cover
Contact Name
Risjunardi Damanik
Contact Email
jpmsm.usi@gmail.com
Phone
+6281263435115
Journal Mail Official
jpmsm.usi@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM - USI) Universitas Simalungun Jl. Sisingamangaraja Pematang Siantar
Location
Kota pematangsiantar,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
ISSN : -     EISSN : 28096045     DOI : https://doi.org/10.36985
Core Subject :
Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI ini dimaksudkan untuk menyebarkan/mempublikasi hasil - hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen-dosen maupun mahasiswa maupun kajian implementasi hasil - hasil penelitian dalam rangka peningkatan dan pengembangan produk - produk inovatif untuk masyarakat. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober
Arjuna Subject : -
Articles 225 Documents
Sosialisasi Pentingnya Pendidikan Hukum Tentang Kenakalan Remaja Sejak Dini Bagi Peserta Didik Imman Yusuf Sitinjak; Sariaman Gultom; Krissi Wahyuni; Aris Suhendar; Christian Daniel Hermes; Netty Mewahaty Simbolon; Wahyunita Sitinjak; Mardin Silalahi; Johan Alfred Sarades Silalahi; Humala Sitinjak
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/gtz0r260

Abstract

Dilaksanakan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan sosialisasi, pemahaman dan keilmuan yang dapat digunakan dan diterapkan di masyarakat oleh peserta didik, serta mengevaluasi masalah-masalah yang terjadi mengenai kenakalan remaja dan aturan hukum.Kegiatan pengabdian dilakukan melalui sosialisasi berbentuk metode ceramah, dengan memberikan materi dan diskusi serta tanya jawab. Dengan adanya pengabdian masyarakat ini dapat memberikan solusi dan pendalaman ilmu tentang hukum bagaimana perlunya ilmu pengetahuan secara umum tentang kenakalan remaja. Pelaksanaan pengabdian ini yang dilakukan memiliki penyelesaian dan berguna bagi para masyarakat untuk menghindari masalah-masalah hukum dan memahami solusi-solusi hukum. Pentingnya pengetahuan hukum tentang kenakalan remaja bagi peserta didik, dapat diimplementasikan kepada seluruh masyarakat sekitar bahwa kenakalan remaja merupakan perilaku buruk yang harus dirubah dan dihilangkan pada kalangan peserta didik, guna menciptakan masyarakat yang teratur, rukun dan jauh dari perilaku kejahatan di masyarakat
Pengembangan Produk Lokal Berbasis Kearifan Lokal Mahasiswa KKN untuk Meningkatkan Ekonomi Kreatif Masyarakat Binaan Lapas II-B Kota Padangsidimpuan Nur Sahara; Nurmaini Ginting; Fatma Suryani; Melvarianisyari Melvarianisyari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/fw30tk09

Abstract

Pembangunan ekonomi berbasis kreativitas menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Keterbatasan akses terhadap sumber daya, keterampilan, dan peluang usaha menyebabkan warga binaan memerlukan pendekatan pemberdayaan yang inovatif dan berkelanjutan. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan untuk mengembangkan produk lokal berbasis kearifan lokal melalui peran aktif mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat binaan di Lapas Kelas II-B Kota Padangsidimpuan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pendekatan partisipatif berbasis komunitas, yang terdiri atas tahapan identifikasi potensi lokal, pelatihan keterampilan produksi, pendampingan inovasi produk, serta penguatan strategi pemasaran berbasis digital. Produk yang dikembangkan difokuskan pada pemanfaatan bahan lokal dan limbah kreatif menjadi produk bernilai ekonomi, seperti kerajinan tangan dan produk olahan sederhana. Mahasiswa berperan sebagai fasilitator, motivator, dan pendamping dalam proses pemberdayaan, sekaligus memperkenalkan teknologi digital sebagai sarana promosi. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah meningkatnya keterampilan dan kreativitas warga binaan, terciptanya produk lokal yang inovatif dan bernilai jual, serta terbukanya peluang usaha yang dapat mendukung kemandirian ekonomi setelah masa pembinaan. Selain itu, program ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan Lapas dalam menciptakan model pemberdayaan ekonomi kreatif yang berkelanjutan dan aplikatif
Solusi Mencegah Terjadinya Tindak Pidana Persetubuhan Terhadap Anak Muldri Pudamo James Pasaribu; Hisarma Saragih; Elpina Elpina; Haris Damanik; Harry Yusack Dimitrio Damanik; Dion Yoas Sitorus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/h34tea14

Abstract

Anak merupakan generasi penerus bangsa yang diharapkan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik serta meningkatkan kualitas pendidikan guna dapat meningkatkan kualitas kehidupan. Anak memiliki berbagai hak, yang notabene berbagai hak anak yang ditentukan dalam Hukum Positif merupakan bagian dari HAM. Sesuai ketentuan Pasal 28 B UUD 1945 jo Pasal 4 dan Pasal 15 UU Nomor 17 Tahun 2016, setiap anak berhak memperoleh perlindungan dari kekerasan seksual. Dengan adanya berbagai ketentuan hukum tersebut, diharapkan tidak ada lagi anak yang menjadi korban tindak pidana persetubuhan. Fakta hukumnya, masih ada anak yang menjadi korban tindak pidana persetubuhan, baik yang pelakunya merupakan manusia dewasa maupun pelakunya merupakan anak yang berkonflik dengan hukum. Terkait fakta hukum tersebut, tentunya harus dapat ditemukan solusinya. Ada 7 (tujuh) hal yang diajukan sebagai solusi guna mencegah terjadinya tindak pidana persetubuhan terhadap anak
Pengaturan Pelaksanaan Perlindungan Hukum Hak Narapidana Anak Dion Yoas Sitorus; Elpina Elpina; Sarles Gultom; Hisarma Saragih; Ika Rosenta Purba
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/e1c0bg96

Abstract

Anak merupakan generasi penerus bangsa, yang memiliki berbagai hak yang wajib dilindungi Pemerintah dan setiap orang, sebab hak anak merupakan HAM. Demikian juga halnya dengan hak anak yang berkonflik dengan hukum, yang menjalani pembinaan di Lapas Kelas II A Pematang Siantar. Adapun dasar pengaturan pelaksanaan perlindungan hukum hak narapidana anak di Lapas Kelas II A Pematang Siantar adalah UU Nomor 22 Tahun 2022, yang mengacu pada ketentuan-ketentuan khusus mengenai anak dalam sistem peradilan pidana. UU Nomor 22 Tahun 2022 juga menguatkan perlindungan HAM narapidana anak, termasuk hak-hak yang diatur dalam UU Nomor 39 Tahun 1999, UU Nomor 11 Tahun 2012, dan UU Nomor 17 Tahun 2016
Perlindungan Hukum Bagi Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Atas Resiko Pelaksanaan Tugas Ronald Alex Firdaus Sigiro; Muldri Pudamo James Pasaribu; Rony Andre Christian Naldo; Elpina Elpina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/nm74wc71

Abstract

Pelaksanaan tugas pemadaman kebakaran tentunya berisiko terhadap Petugas Disdamkarmat berupa kecelakaan kerja yang dapat terjadi kapan saja tanpa bisa diprediksi. Terkait resiko pelaksanaan tugas tersebut, diharapkan agar tidak terjadi kecelakaan kerja. Fakta hukumnya ada terjadi kecelakaan kerja, dan terkait kecelakaan kerja tersebut, Petugas Disdamkarmat tidak mendapat perlindungan hukum. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu kajian secara komprehensif dengan mengaitkan kepada prinsip-prinsip jaminan sosial yang berkeadilan. Dengan demikian pada masa yang akan datang dapat tercipta jaminan kepastian perlindungan hukum bagi Pegawai Disdamkarmat yang mengalami kecelakaan kerja saat melaksanakan tugas
Eskalasi Literasi Ilmiah Melalui Webinar 'Detektif Sains': Pendampingan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Bagi Siswa SMKN 6 Konawe Selatan Oriny Tri Ananda; Jendri Mamangkey; Dian Aswita; La Ode Adi Parman Rudia; Adi Pramuda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/xgvter82

Abstract

Di tengah disrupsi era Society 5.0, penguasaan literasi sains dan keterampilan menulis karya tulis ilmiah (KTI) menjadi prasyarat mutlak bagi siswa, namun realitasnya capaian literasi ilmiah di daerah rural masih tergolong rendah. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengeskalasi kompetensi literasi ilmiah siswa SMKN 6 Konawe Selatan melalui program pelatihan intensif bertajuk webinar "Detektif Sains". Pelaksanaan program menggunakan pendekatan pendampingan sistematis yang terdiri dari enam tahapan, yakni observasi awal, identifikasi problematika di sekolah, penyusunan solusi strategis, perancangan aksi, implementasi pelatihan melalui media webinar, serta evaluasi akhir. Partisipan dalam kegiatan ini berjumlah 25 siswa kelas XI. Instrumen evaluasi menggunakan survei untuk memetakan persepsi dan kendala teknis siswa dalam penulisan ilmiah. Temuan menunjukkan bahwa meskipun seluruh siswa (100%) memiliki ketertarikan untuk mengangkat fenomena lokal menjadi ide riset, terdapat hambatan teknis yang signifikan. Sebanyak 84,2% peserta mengalami kesulitan dalam menyusun kerangka tulisan yang logis, dan lebih dari separuh peserta belum terbiasa memanfaatkan jurnal ilmiah sebagai referensi kredibel. Namun, pasca-intervensi melalui webinar, terjadi peningkatan pemahaman mendalam mengenai struktur KTI, teknik sitasi, dan formulasi latar belakang masalah. Program pelatihan karya ilmiah efektif dalam menumbuhkan budaya riset dan memberikan modalitas intelektual bagi siswa di daerah rural untuk menyusun karya ilmiah yang terstruktur. Pendampingan ini diharapkan mampu memperkecil kesenjangan literasi antara wilayah urban dan rural dalam menghasilkan generasi yang literat secara ilmiah
Penyuluhan Hukum Pengaruh Penyalahgunaan Narkoba Di Kalangan Pemuda Van Lodewijk Purba; Novelina Hutapea; Jenriswandi Damanik; Desy KC Sitepu; Sarles Gultom; Yuspika Y Purba; Johan Silalahi; Mhd Fadly Nst; Parlin Dony Sipayung; Merry Sinaga; Elpina Elpina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/hf3j8z98

Abstract

Melihat perkembangan pergaulan anak-anak pemuda baru khususnya pemuda di Nagori Tiga Ras Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun dan ditambah dengan perkembangan teknologi informatika yang dengan mudah hal-hal yang positif bisa didapatkan dengan cepat, demikian juga hal -hal yang negatif, kalangan pemuda dan anak-anak yang berstatus sebagai pelajar maupun sudah bekerja yang membutuhkan penyuluhan mengenai dampak dan bahaya penggunaan narkoba mengingat pada dasarnya bahwa Pemuda tersebut mempunyai rasa keingintauan yang tinggi dan selalu ingin mencoba coba hal-hal baru yang didapatkan dari informasi tersebut dan apa bila hal ini tidak dibarengi dengan adanya pengawasan, bimbingan dan arahan dari berbagai pihak, maka para pemuda tersebut akan terjerumus dan melakukan hal-hal yang negatif khususnya bahaya narkoba Dengan disahkannya Undang- Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika di Indonesia, Undang-Undang tersebut diharapkan mampu menanggulangi masalah narkotika dan prekusor narkotika dari berbagai aspek, sehingga bisa menggurangi reduksi supply dan demand illegal untuk menyelamatkan bangsa Indonesia dari ancaman narkoba, karena muatan UU yang baru lebih kompensif dibandingkan UU yang lama. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pemahaman oleh semua pihak. Dalam UU Narkotika ditekankan peran serta masyarakat untuk ikut aktif dalam memerangi kejahatan narkotika. Dalam hal ini termasuk peran masyarakat khususnya bagi pemuda. Dalam Pasal 104 UU Narkotika menyebutkan: Masyarakat mempunyai kesempatan yang seluas-luasnya untuk berperan serta membantu pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika
Sosialisasi Pengembangan Kecerdasan Sosial Emosional Siswa dalam Meningkatkan Critical Thinking Skill Sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri 091550 Raja Maligas Kecamatan Hutabayuraja Radode Kristianto Simarmata; Benjamin A Simamora
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/mymahy35

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru SD Negeri 091550 Raja Maligas dalam mengintegrasikan kecerdasan sosial emosional (SEL) ke dalam pembelajaran guna meningkatkan critical thinking skill siswa sebagai wujud implementasi Kurikulum Merdeka. Menggunakan pendekatan partisipatif-transformative, kegiatan dilaksanakan melalui workshop intensif dua hari yang melibatkan 12 guru, mencakup sosialisasi konsep, emotional check-in, simulasi peran, penyusunan RPP integratif, serta perencanaan pendampingan berkelanjutan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang pembelajaran yang berpusat pada siswa, menciptakan iklim kelas yang aman secara psikologis, dan memicu kemampuan berpikir kritis melalui aktivitas reflektif dan dialogis. Guru berhasil menyusun perangkat ajar yang menggabungkan aspek afektif dan kognitif, serta membentuk komitmen awal menuju ekosistem sekolah ramah sosial emosional. Secara akademik, pengabdian ini berkontribusi pada pengembangan ilmu pendidikan dengan membuktikan secara empiris bahwa kematangan emosional dan keterampilan sosial merupakan fondasi strategis bagi tumbuhnya berpikir kritis tingkat tinggi. Model integrasi SEL dan critical thinking yang ditawarkan tidak hanya menjawab tantangan pedagogis di daerah rural, tetapi juga memperkaya khasanah strategi implementasi Kurikulum Merdeka yang holistik, humanis, dan berkelanjutan. Pengabdian ini memperkuat paradigma bahwa pendidikan karakter dan pengembangan kognisi saling mensinergikan dalam membentuk Profil Pelajar Pancasila
Penerapan Pompa Air Tenaga Surya Untuk Irigasi Pertanian Skala Kecil Di Kabupaten Simalungun Immanuelta Sitepu; Ebbit Dermawan Purba; Darwan Edyanto Saragih; Joni Wilson Sitopu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/r7ekr146

Abstract

Kabupaten Simalungun merupakan salah satu daerah agraris di Sumatera Utara yang masih menghadapi kendala penyediaan air irigasi, terutama pada lahan pertanian skala kecil yang belum memiliki akses energi listrik yang stabil. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan dan mendemonstrasikan teknologi pompa air tenaga surya sebagai alternatif penyediaan air irigasi yang hemat energi, ramah lingkungan, dan sesuai dengan kebutuhan petani. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, perancangan sistem pompa air tenaga surya off-grid, pembuatan dan pemasangan prototipe, pelatihan pengoperasian, pendampingan perawatan, serta evaluasi kinerja sistem melalui pengukuran radiasi matahari, tegangan, arus, daya panel, debit air, head pompa, daya hidrolik, efisiensi sistem, dan volume air harian. Data pengujian selama lima hari pada pukul 08.00-16.00 WIB menunjukkan bahwa kinerja sistem meningkat dari pagi menuju siang dan menurun pada sore hari mengikuti perubahan intensitas radiasi matahari. Daya panel maksimum berada pada kisaran 408-414 W, debit air maksimum 0,95-0,98 L/s, head maksimum 11 m, daya hidrolik tertinggi 102-106 W, dan efisiensi sistem berada pada kisaran 17,0-25,5%. Rekapitulasi pengamatan menunjukkan debit rata-rata harian sebesar 0,69-0,75 L/s dengan volume air 19,87-21,60 m³/hari selama 8 jam operasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pompa air tenaga surya layak diterapkan sebagai teknologi tepat guna untuk mendukung irigasi pertanian skala kecil, mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, dan meningkatkan kemandirian energi petani di Kabupaten Simalungun
Edukasi Penanggulangan Tanah Longsor Di Desa Siantar Utara Kecamatan Parmaksian Kabupaten Toba Dermina Roni Santika Damanik; Joni Wilson Sitopu; Novdin Manoktong Sianturi; Freddy Sibarani; M Efrizal Lubis; Unggul Sitorus; Rivaldi Samuel; Reynaldi David Bekham Manik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/401p1a75

Abstract

Desa Siantar Utara memiliki posisi yang cukup strategis karena dibelah oleh Sungai Asahan dan sebagian wilayahnya berdekatan dengan operasional kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI). Dengan potensi sumber daya alam yang sangat besar tersebut maka kondisi ini dapat dimanfaatkan untuk menciptakan suatu kegiatan yang menguntungkan bagi masyarakat dan badan usaha. Namun kondisi wilayah dengan dataran tinggi dan lembah lereng yang curam berpotensi rawan longsor karena pengaruh curah hujan yang tinggi menyebabkan tanah menjadi yang tidak stabil sehingga terjadi longsor pada konstruksi tebing dan jalan di daerah tersebut.  Konstruksi jalan dan tebing yang longsor yang berada di Desa Siantar Utara Kecamatan Parmaksian Kabupaten Toba merupakan akses jalan utama mobilisasi kegiatan industri dan juga masyarakat setempat dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Upaya-upaya yang dilakukan untuk menanggulangi longsor ini dilakukan dalam dua tahapan, yaitu: survei lapangan, investigasi geoteknik serta tinjauan di lapangan. Pada tahapan pertama, tim terlebih dahulu meninjau kondisi jalan dan tebing yang longsor di Desa Siantar Utara. Tahapan kedua, tim meninjau lokasi longsor dengan mengukur kedalaman longsor, kedalaman tanah keras, jenis tanah dan kadar air di sekitar lokasi longsor untuk merekomendasikan perbaikan struktural yang sesuai di lokasi tersebut. Kemudian pada tahapan terakhir, tim mempersiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan di lapangan untuk mendukung kegiatan pembangunan konstruksi jalan dan tebing yang berdampak longsor. Berdasarkan hasil survei, investigasi dan kunjungan di lapangan serta dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti lokasi, sumber material, kemudahan pembangunan, dan ketersediaan dana. Tim merekomendasikan upaya penanggulangan tanah longsor dengan cara memperkuat daya dukung lereng tanah yang berdampak longsor dengan membangun dinding penahan tanah (DPT) dari bronjong dan jalan yang longsor diperkuat dengan dinding penahan tanah (DPT) dari beton bertulang untuk menahan tekanan tanah dan mencegah gerakan tanah pada lereng