Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ANALISIS PRODUKSI SERASAH Rhizophora apiculata dan Sonneratia alba DI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE DAN BEKANTAN KOTA TARAKAN Wahyuni, Yeni; Taqwa, Amrullah
Jurnal Harpodon Borneo Vol 7, No 1 (2014): Volume 7 No 1 April 2014
Publisher : Jurnal Harpodon Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.915 KB) | DOI: 10.35334/harpodon.v7i1.10

Abstract

Hutan Mangrove menghasilkan bahan organik  yang  tinggi, karena  adanya  guguran  serasah  vegetasi baik  berupa  daun,  ranting,  bunga dan buah.  Penelitian  bertujuan  untuk mengetahui  produksi  serasah  R. apiculata  dan  S. alba di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan Kota Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan  pada  bulan April - Juni  2013. Metode  penelitian  yang  digunakan untuk mengumpulkan  serasah daun,  ranting dan  bunga  adalah litter-trap  (jaring penampung  serasah)  yang  berukuran  2 x 2  m2  dengan  menempatkan  4 jaring penampung serasah di bawah kanopi tegakan mangrove di masing-masing jenis. Produksi serasah dengan satuan gram/m2/bulan. Produksi  serasah  daun R. apiculata meningkat dari April ke Juni, sedangkan S. alba menurun dari April ke Juni.  Serasah  ranting  R. apiculata tertinggi  pada bulan Mei,  sedangkan  S. alba tertinggi pada bulan  April.  Serasah  bunga  R. apiculata tertinggi  pada bulan Mei, sedangkan S. alba tertinggi pada bulan Juni. Iklim memberikan pengaruh  yang besar  terhadap produksi  serasah  dimana  adanya  fluktuasi  di  setiap  bulan, karena adaptasi masing-masing jenis terhadap iklim dan perbedaan morfologi dari kedua jenis mangrove.Kata kunci :  mangrove, produksi serasah, R. apiculata dan S. alba
PERBANDINGAN STRUKTUR UKURAN DAN HUBUNGAN PANJANG BERAT IKAN NOMEI (Harpadon nehereus) ANTARA JUATA DAN AMAL taqwa, amrullah
Jurnal Harpodon Borneo Vol 10, No 1 (2017): Volume 10 No. 1 April 2017
Publisher : Jurnal Harpodon Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.726 KB) | DOI: 10.35334/harpodon.v10i1.227

Abstract

Penelitian tentang struktur ukuran dan hubungan panjang – berat ikan Nomei telah dilakukan pada bulan Nopember 2016 hingga Januari 2017 di dua lokasi, yaitu perairan Juata dan perairan Amal. Pengambilan sampel ikan di perairan Juata menggunakan pukat hela dan di perairan Amal menggunakan jermal. Panjang total diukur di atas papan ukur dengan penggaris berskala 1 mm. Berat total diukur dengan timbangan elektrik dengan ketelitian 1 gram. Selang kelas ukuran panjang ikan menggunakan aturan Sturges (Cimbala, 2014). Pola hubungan panjang-berat ikan   digunakan   persamaan   hukum kubik Le Cren (1951). Pada bulan Nopember, Desember dan Januari di perairan Juata ukuran ikan Nomei yang mendominasi berturut-turut 21,1 – 22,0 cm; 20,1 – 21,0 dan 19,1 – 20,0; sedangkan di perairan Amal berturut-turut 17,1 – 18,0; 19,1 – 20,0 dan 17,1 – 18,0. Hubungan panjang – berat ikan Nomei di perairan Juata adalah W = 0,0061.L2,95, sedangkan di perairan Amal adalah W = 0,0052.L3,00. Ikan Nomei di kedua perairan merupakan populasi yang berbeda.Kata kunci: Ikan Nomei, struktur ukuran, hubungan panjang berat
PRODUKTIVITAS PRIMER FITOPLANKTON DAN KEANEKARAGAMAN JENIS FAUNA MAKROBENTHOS BERDASARKAN KERAPATAN MANGROVE Taqwa, Amrullah; Supriharyono, Supriharyono; Ruswahyuni, Ruswahyuni
Jurnal Harpodon Borneo Vol 3, No 1 (2010): Volume 3 No. 1 April 2010
Publisher : Jurnal Harpodon Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.021 KB) | DOI: 10.35334/harpodon.v3i1.437

Abstract

The studies of phytoplankton primary productivity and diversity of macrobenthic fauna in different density of mangrove were carried out from May to June 2009 in mangrove conservation area, in Tarakan, East-Kalimantan, Indonesia. Content of chlorophyll-a converted to phytoplankton primary productivity by Strickland formula.  Diversity of macrozoobenthos calculated with Shannon?s Index. Phytoplankton primary productivity in high, middle and low density of mangrove are 50.13±5.53 mgC/m3/d; 45.32±6.48 mgC/m3/d and 41.48±6.48 mgC/m3/d respectively.  Shannon?s index value in low, middle and high density of mangrove are 2.24-2.61; 1.33-2.51 and 1.35-2.51 respectively.  The results of this study showed a strong correlation betweeen diversity of macrobenthic fauna and the density of mangrove (Contingency coefficient = 0.554; Sig.= 0.147)Key words: mangrove,  phytoplankton, diversity, macrobenthos.
ANALISIS PRODUKSI SERASAH Rhizophora apiculata dan Sonneratia alba DI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE DAN BEKANTAN KOTA TARAKAN Yeni Wahyuni; Amrullah Taqwa
Jurnal Harpodon Borneo Vol 7, No 1 (2014): Volume 7 No 1 April 2014
Publisher : Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/harpodon.v7i1.10

Abstract

Hutan Mangrove menghasilkan bahan organik  yang  tinggi, karena  adanya  guguran  serasah  vegetasi baik  berupa  daun,  ranting,  bunga dan buah.  Penelitian  bertujuan  untuk mengetahui  produksi  serasah  R. apiculata  dan  S. alba di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan Kota Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan  pada  bulan April - Juni  2013. Metode  penelitian  yang  digunakan untuk mengumpulkan  serasah daun,  ranting dan  bunga  adalah litter-trap  (jaring penampung  serasah)  yang  berukuran  2 x 2  m2  dengan  menempatkan  4 jaring penampung serasah di bawah kanopi tegakan mangrove di masing-masing jenis. Produksi serasah dengan satuan gram/m2/bulan. Produksi  serasah  daun R. apiculata meningkat dari April ke Juni, sedangkan S. alba menurun dari April ke Juni.  Serasah  ranting  R. apiculata tertinggi  pada bulan Mei,  sedangkan  S. alba tertinggi pada bulan  April.  Serasah  bunga  R. apiculata tertinggi  pada bulan Mei, sedangkan S. alba tertinggi pada bulan Juni. Iklim memberikan pengaruh  yang besar  terhadap produksi  serasah  dimana  adanya  fluktuasi  di  setiap  bulan, karena adaptasi masing-masing jenis terhadap iklim dan perbedaan morfologi dari kedua jenis mangrove.Kata kunci :  mangrove, produksi serasah, R. apiculata dan S. alba
PRODUKTIVITAS PRIMER FITOPLANKTON DAN KEANEKARAGAMAN JENIS FAUNA MAKROBENTHOS BERDASARKAN KERAPATAN MANGROVE Amrullah Taqwa; Supriharyono Supriharyono; Ruswahyuni Ruswahyuni
Jurnal Harpodon Borneo Vol 3, No 1 (2010): Volume 3 No. 1 April 2010
Publisher : Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/harpodon.v3i1.437

Abstract

The studies of phytoplankton primary productivity and diversity of macrobenthic fauna in different density of mangrove were carried out from May to June 2009 in mangrove conservation area, in Tarakan, East-Kalimantan, Indonesia. Content of chlorophyll-a converted to phytoplankton primary productivity by Strickland formula.  Diversity of macrozoobenthos calculated with Shannon’s Index. Phytoplankton primary productivity in high, middle and low density of mangrove are 50.13±5.53 mgC/m3/d; 45.32±6.48 mgC/m3/d and 41.48±6.48 mgC/m3/d respectively.  Shannon’s index value in low, middle and high density of mangrove are 2.24-2.61; 1.33-2.51 and 1.35-2.51 respectively.  The results of this study showed a strong correlation betweeen diversity of macrobenthic fauna and the density of mangrove (Contingency coefficient = 0.554; Sig.= 0.147)Key words: mangrove,  phytoplankton, diversity, macrobenthos.
PERBANDINGAN STRUKTUR UKURAN DAN HUBUNGAN PANJANG BERAT IKAN NOMEI (Harpadon nehereus) ANTARA JUATA DAN AMAL amrullah taqwa
Jurnal Harpodon Borneo Vol 10, No 1 (2017): Volume 10 No. 1 April 2017
Publisher : Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.725 KB) | DOI: 10.35334/harpodon.v10i1.227

Abstract

Penelitian tentang struktur ukuran dan hubungan panjang – berat ikan Nomei telah dilakukan pada bulan Nopember 2016 hingga Januari 2017 di dua lokasi, yaitu perairan Juata dan perairan Amal. Pengambilan sampel ikan di perairan Juata menggunakan pukat hela dan di perairan Amal menggunakan jermal. Panjang total diukur di atas papan ukur dengan penggaris berskala 1 mm. Berat total diukur dengan timbangan elektrik dengan ketelitian 1 gram. Selang kelas ukuran panjang ikan menggunakan aturan Sturges (Cimbala, 2014). Pola hubungan panjang-berat ikan   digunakan   persamaan   hukum kubik Le Cren (1951). Pada bulan Nopember, Desember dan Januari di perairan Juata ukuran ikan Nomei yang mendominasi berturut-turut 21,1 – 22,0 cm; 20,1 – 21,0 dan 19,1 – 20,0; sedangkan di perairan Amal berturut-turut 17,1 – 18,0; 19,1 – 20,0 dan 17,1 – 18,0. Hubungan panjang – berat ikan Nomei di perairan Juata adalah W = 0,0061.L2,95, sedangkan di perairan Amal adalah W = 0,0052.L3,00. Ikan Nomei di kedua perairan merupakan populasi yang berbeda.Kata kunci: Ikan Nomei, struktur ukuran, hubungan panjang berat
PRODUKSI PAKAN MANDIRI UNTUK BUDIDAYA IKAN NILA Amrullah Amrullah; Mohammad Adnan Baiduri; Wahidah Wahidah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v2i1.406

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi mitra petani ikan nila di Desa Coppo tompong, Pangkep adalah biaya operasional pakan komersial tinggi, padahal pakan pellet komersial merupakan input produksi budidaya yang sangat menentukan tingkat pertumbuhan ikan.  Solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi petani mitra adalah pembuatan pakan sederhana dengan memanfaatkan bahan baku yang ada di lingkungan sekitar petani.  Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan petani dalam memproduksi pakan buatan murah. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri atas penyuluhan non teknis, penyuluhan teknis, kegiatan demonstrasi/praktik dan pendampingan.  Kegiatan penyuluhan non teknis dilakukan untuk membuka wawasan kelompok tani tentang pentingnya pemberian pakan pada pemelihara ikan nila.  Selain itu juga diharapkan peningkatan motivasi kerja serta pentingnya menumbuh-kembangkan minat berwirausahaan.  Penyuluhan teknis terdiri atas pemilihan bahan baku pakan; menghitung kebutuhan bahan baku; penepungan; penimbangan; pencampuran pakan; pelleting pakan; penjemuran pakan; dan uji pakan secara fisik, kimia dan biologi.  Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan maka disimpulkan bahwa petani dapat menerima inovasi, mampu mempersiapkan bahan baku beserta sarana pendukung pembuatan pakan dan mampu melakukan pembuatan pakan murah.
KARAKTER MORFOLOGIS DAN KOMPOSISI UKURAN UDANG GALAH HASIL TANGKAPAN BUBU DI SUNGAI KAYAN, KABUPATEN BULUNGAN Firdaus, Muhammad; Salim, Gazali; Haryono, M. Gandri; Jabarsyah, Abdul; Taqwa, Amrullah; Abdiani, Ira Maya; Rasi, Moh.
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 15 No 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24319/jtpk.15.139-148

Abstract

Karakter morfologis merupakan informasi penting dalam pengkayaan data ilmiah spesies pada pengetahuan taksonomi dan pemahaman variasi ukuran yang terkait dengan aktivitas penangkapan dan lingkungannya. Sumberdaya udang galah di Sungai Kayan memiliki ragam ukuran dan karakteristik morfologis yang belum terlaporkan secara ilmiah, termasuk komposisi ukurannya. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis karakter morfologis dan komposisi ukuran udang galah (Macrobrachium spp.) di Sungai Kayan, Kabupaten Bulungan. Penelitian dilaksanakan dari Januari-Maret 2023 di Perairan Sungai Kayan Kabupaten Bulungan. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 12 kali, dengan jumlah sampel sebanyak 30 ekor per sampling (total 360 data). Data yang diambil meliputi: jenis kelamin, kondisi galah, warna, abdomen, karapas, rostum, uropoda, kaki jalan, kaki renang, dan alat kelamin. Hasil penelitian didapatkan karakteristik corak udang yaitu warna hijau kebiruan, hijau kecoklatan, hijau kekuningan, dan hijau putih. Udang galah jantan dan betina memiliki kesamaan berupa 5 ruas galah berwarna biru kehijauan dan ujung capitnya warna coklat yang bentuknya seperti lumpur dengan tekstur kasar, terdapat 5 kaki jalan dan 5 kaki renang, namun perbedaannya dari capit dan duri lebih besar udang galah jantan. Komposisi ukuran panjang total terbentuk 9 kelas dengan kisaran ukuran 8,4-26,2 cm, panjang karapas kisaran 2,9-9,9 cm, panjang abdomen 5,4-14,5 cm, dan komposisi berat 5,0-245 g.
Pengembangan Inovasi Pengelolaan Limbah Budi Daya Rumput Laut Melalui Pemberdayaan Komunitas Menuju Desa Wisata Mandiri di Pantai Amal Kota Tarakan Hasrullah, Hasrullah; Hernadi, Ahmad; Nurdin, Muhammad Firdan; Taqwa, Amrullah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 9 (2025): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i9.3442

Abstract

Kawasan pesisir Pantai Amal, Kota Tarakan, menghadapi permasalahan ganda yang kompleks, melimpahnya limbah biomassa budi daya rumput laut yang belum terkelola sehingga menurunkan kualitas lingkungan, serta meningkatnya ancaman dampak perubahan iklim seperti abrasi dan cuaca ekstrem. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk memaparkan hasil program pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang menawarkan solusi terintegrasi melalui pemberdayaan komunitas. Metode pelaksanaan PkM menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan mitra (kelompok pembudidaya) secara aktif dalam empat tahapan: (1) analisis situasi dan identifikasi kebutuhan prioritas, (2) pelatihan dan lokakarya inovasi teknologi tepat guna untuk mengolah limbah rumput laut menjadi produk bernilai tambah, seperti pupuk organik cair, (3) implementasi aksi adaptasi perubahan iklim berbasis alam (Nature-based Solutions) melalui penanaman mangrove di zona rawan abrasi, dan (4) pendampingan penguatan kelembagaan melalui pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Kesimpulan dari program ini menunjukkan keberhasilan signfikan, diman terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknis mitra dalam mengolah limbah, yang dibuktikan dengan dihasilkannya dua unit produk prototipe teknologi inovasi berupa rak pengeringan tenaga surya (solar dryer portable) dan mesin pencacah biomassa (chopper). Selain itu, telah terlaksana penanaman 1000 bibit mangrove dan kegiatan aksi bersih lingkungan yang merupakan salah satu program kerja paling mendasar dan vital bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), yang siap merintis paket eduwisata. Program ini membuktikan bahwa sinergi antara inovasi pengelolaan limbah (circular economy) dan aksi adaptasi iklim merupakan fondasi yang kuat untuk mewujudkan Desa Wisata Mandiri di Pantai Amal.  
Sosialisasi Manajemen Usaha Untuk Pengembangan Ekonomi Keluarga di Kelompok Wanita Tani Kelurahan Mamburungan Tuty Alawiyah; Heni Irawati; Amrullah Taqwa; Encik Weliyadi; Dhimas Wiharyanto; Gazali Salim; Syamsidar Gaffar; Muhammad Firdaus; M Gandri Haryono; Asbar Laga
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v2i2.274

Abstract

Kesejahteraan keluarga menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan berkeluarga. Kesejahteraan keluarga akan berdampak besar bagi segala aspek kehidupan, seperti kebutuhan gizi keluarga, ekonomi, pendidikan, sosial, dan aspek lainnya. Untuk menjamin kesejahteraan keluarga diperlukan berbagai upaya yang sesuai dengan keahlian dari masing-masing individu yang berperan dalam suatu keluarga. Ibu pekerja secara otomatis akan sangat membantu peran kepala keluarga dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Berbeda halnya dengan ibu rumah tangga dengan tingkat pendidikan rendah memiliki kendala dalam membantu kepala keluarga meningkatkan kesejahteraan keluarga. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya pengembangan keahlian yang dimiliki untuk memotivasi ibu-ibu rumah tangga dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Bukan hanya keahlian yang harus ditingkatkan tetapi pengenalan jenis usaha, strategi pemasaran serta pengelolaan keuangan perlu juga dikuasai. Oleh karena itu pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan dilakukan Sosialisasi Manajemen Usaha Untuk Pengembangan Ekonomi Keluarga Di Kelompok Wanita Tani Kelurahan Mamburungan. Kegiatan yang akan dilakukan ini diharapkan dapat membuka wawasan ibu-ibu sehingga dapat membantu peningkatan ekonomi keluarga. Sasaran kegiatan PKM ini adalah ibu-ibu kelompok Wanita Tani Kelurahan Mamburungan. Kegiatan PKM ini dilakukan dengan beberapa tahapan antara lain koordinasi dengan ketua kelompok wanita tani Kelurahan Mamburungan, mengundang narasumber kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Target yang akan dicapai pada kegiatan PKM ini adalah Kelompok Wanita Tani dapat memahami dan mengubah mindset dari ibu-ibu untuk dapat mengembangkan potensi diri yang dimiliki. Hasil kegiatan yang telah dilakukan adalah kelompok ibu-ibu Wanita tani memiliki antusias terhadap kegiatan PKM hal ini digambarkan dari respon awal pelaksanaan kegiatan serta ibu-ibu dapat mengikuti kegiatan dengan sangat baik. Hasil evaluasi kegiatan baik, namun perlu dilakukan pendampingan khusus bagi ibu-ibu dalam jangka waktu tertentu.
Co-Authors Abdul Jabarsyah Abdul Jabarsyah, Abdul Abdul Rahman Achyani, Ratno Adelia, Gita Ais’ya, Ais’ya Al Fahro, Aprio Mischa Anang Zunianto Anwar, Syahferi Aptianti, Aria Ardy Andreas Bernard Kase Asbar Laga Asbar Laga, Asbar Balqis Nurmauli Damanik Balqis Nurmauli Damanik Balqis Nurmauli Damanik Darliah, Lilis Dhimas Wiharyanto Dian Islamia Muhtar Dori Rachmawani Dori Rachmawanti Dwi Ulan Rahmawati Encik Weliyadi Fitria, Hilwah Gazali Salim Hartati Hartati Hartati Hartati Haryono, M Gandri Haryono, M. Gandri Hasrullah Hasrullah, Hasrullah Heni Irawati Heni Irawati Heri Prasetio Hermawan Susanto Hermawan Susanto Hernadi, Ahmad Ira Maya Abdiani Kase, Ardy Andreas Bernard Lilis Darliah m gandri haryono Marhamah Marhamah Marhamah Marhamah Miska Sanda Lembang Mohammad Adnan Baiduri Muhamad Roem Muhammad Firdaus Muhammad Firdaus Muhammad Gandri Haryono Muhammad Roem Muhammad Roem Muhammad Yusfi Yusuf Muhtar, Dian Islamia Nurdin, Muhammad Firdan Pranata, Gio Prasetio, Heri Rachmawanti, Dori Rahmadania, Sabrina Nourramzy Rahmawati, Dwi Ulan Rasi, Moh. Ratno Achyani Resti Amelia Saputri Roem, Muhamad Romdoni, Taufiq Ahmad Ruswahyuni Ruswahyuni Ruswahyuni Ruswahyuni Sabrina Nourramzy Rahmadania Saputri, Resti Amelia Suci Wulandari Suci Wulandari Supriharyono Supriharyono Supriharyono Supriharyono Syamsidar Gaffar Taufiq Ahmad Romdoni Taufiq Ahmad Romdoni Theresia Theresia Theresia Theresia Tuty Alawiyah Tuty Alawiyah Wahidah Wahidah Weliyadi, Encik Yeni Wahyuni Yeni Wahyuni Yoriezan, Ahmad Yushra Yushra Yushra, Yushra Yusuf, Muhammad Yusfi Zunianto, Anang