cover
Contact Name
Andi Sahrul Hidayat
Contact Email
sipilart@indiepress.id
Phone
+6282145603346
Journal Mail Official
andi_sahrul93@yahoo.com
Editorial Address
Jalan Cijerah 2 Blok 18 No 7 RT 04 RW 03 Kel Gempolsari, Kec Bandung Kulon Kota Bandung Jawa Barat 40125
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SIPILART (Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur)
Published by Indie Press Publisher
ISSN : 31248403     EISSN : 31248381     DOI : https://doi.org/10.66865
Core Subject :
SIPILART (Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur) adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil-hasil penelitian dalam bidang teknik sipil dan arsitektur. Jurnal ini bertujuan menjadi media diseminasi informasi ilmiah yang relevan dengan perkembangan ilmu dan teknologi, khususnya di bidang sipil, arsitektur, dan topik terkait lainnya. Seluruh artikel yang diterbitkan melalui proses double-blind peer review untuk menjamin kualitas dan orisinalitas naskah. SIPILART diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu setiap bulan Maret dan September, oleh Indie Press Publisher. Jurnal ini terbuka bagi penulis dari kalangan akademisi, peneliti, maupun praktisi yang memiliki ketertarikan terhadap: Teknik sipil Arsitektur Teknologi konstruksi Perencanaan wilayah dan kota Serta topik lain yang relevan, termasuk integrasi teknologi dalam pembangunan SIPILART telah terindeks di berbagai basis data ilmiah seperti Google Scholar, Garuda, One Search, IPI, Dimensions, EBSCO, dan ROAD. Jurnal ini menggunakan lisensi Creative Commons CC-BY-SA, yang memungkinkan distribusi terbuka dengan atribusi yang sesuai.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
EVALUASI PENGGUNAAN MATERIAL BATA RINGAN/HEBEL DALAM BANGUNAN Rivaldi Umar; Rahman Abdul Djau; Nasir Bumulo
SIPILART (Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur) Vol. 1 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Indiepress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring berjalanya waktu, peningkatan kebutuhan batu bata secara signifikan akan meningkatkan kerusakan lingkungan yang merupakan suatu masalah yang harus segera diatasi. Bata ringan sebagai alternatif pengganti batu bata untuk pembuatan dinding diharapkan mampu mengatasi permasalahan tersebut. Selain itu dalam pelaksanaannya, bata ringan dapat disusun 4 kali lebih cepat dan cukup kuat untuk semua penggunaan(Singkop Lensius Sinaga et al.,2021). Dinding adalah suatu struktur padat yang membatasi dan kadang melindungi suatu area. Umumnya, dinding membatasi suatu bangunan dan menyokong struktur lainnya, membatasi ruang dalam bangunan menjadi ruanganruangan, atau melindungi atau membatasi suatu ruang di alam terbuka (Sari, 2019). Dengan kemajuan ilmu konstruksi. munculnya Inovasi dalam segi kekuatan dan kestabilan struktur, namun juga harus memperhatikan segi ekonomis, praktis dan ketepatan waktu. Metode pengumpulkan data, menganalisis, dan menarik kesimpulan dari data atau informasi yang diperoleh untuk. Pemilihan metode penelitian yang tepat sangat penting agar hasil penelitian dapat valid dan dapat diandalkan. metode pengambilan data, kuesioner, studi literatur dan observasiLokasi penelitian berada pada proyek pembangunan Gedung Kantor Cabang BPJS Kesehatan Gorontalo, Kel. Paguyaman, Kec. Kota Tengah, Kota Gorontalo.
ANALISIS PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN JALAN PADA RUAS JALAN PINONTOYONGA MENGGUNAKAN METODE MANUAL DESAIN PERKERASAN (MDP), METODE ANALISIS KOMPONEN (MAK), DAN AASHTO 1993 Syahril Panigoro; Ilyas Ichsan; Muhammad Ramdhan Olii
SIPILART (Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur) Vol. 1 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Indiepress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lapis perkerasan lentur jalan terbagi atas lapis permukaan  (Surface Course). lapis pondasi atas (Base Cource). lapis pondasi bawah (Subbase Cource) dan tanah dasar (Subgrade). Faktor utama yang mempengaruhi tebal lapis perkerasan tersebut adalah beban lalu lintas (LHR). kondisi lingkungan dan karakteristis material (Dinata et al.. 2017). Perencanaan perkerasan jalan dikatakan baik apabila konstruksi tersebut memberikan bebrapa sifat yaitu kuat. nyaman dan bernilai ekonomis (Nuryati. 2015). Konstruksi perkerassan harus mampu mendukung beban lalu lintas serta ketahanannya terhadap kondisi lingkungannya. Dengann latar belakang  maka penulis mengangkat judul Analisis Perencanaan tebal perkerasan jalan menggunakan metode Manual desain Perkerasa (MDP). Metode Analisis Komponen (MAK) dan AASHTO pada ruas jalan Pinontoyonga. Desa Pinontoyonga. Kec. Atinggola. Berdasarkan Hasil Analisis menggunakan Metode Manual Desain Perkerasan (MDP) Didapatkan tebal perkerasan sebesar 210 mm dimana, tebal AC BC sebesar 60 mm dan tebal AC WC sebesar 40 mm. Berdasarkan Hasil Analisis menggunakan Metode Analisa Komponen Didapat Tebal Perkerasan 42 cm dengan rincian lapisan permukaan (surface course) digunakan Laston MS 340 kg dengan tebal 5 cm, lapisan pondasi atas (base course) digunakan Batu Pecah Kelas C dengan tebal 20cm, lapisan pondasi bawah (subbase course) digunakan Sirtu Kelas C dengan tebal 17 cm. Berdasarkan Hasil Analisis Menggunakan Metode AASHTO 1993 Didapatkan hasil tebal perkerasan Sebesar sebesar 25 cm dengan rincian, lapisan permukaan (surface course) digunakan lapis permukaan beton aspal dengan tebal 4 cm, lapisan pondasi atas (base course) digunakan lapis pondasi granular dengan tebal 6 cm, lapisan  pondasi  bawah  (subbase  course)  digunakan  lapis  pondasi  bawah  granular dengan tebal 15 cm.
PERBANDINGAN KINERJA ASPAL CAMPURAN DINGIN DENGAN ASPAL PANAS PADA PEKERJAAN PENGASPALAN JALAN (AC-WC) Supriyanto S. Datungsolang; Nurhayati Doda; Ilyas Ichsan
SIPILART (Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur) Vol. 1 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Indiepress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan merupakan salah satu unsur penting dalam prasarana transportasi yang memungkinkan orang dan barang dapat diangkut dari satu tempat ke tempat lain. Jalan dapat berupa lintasan yang secara tegas diperuntukkan bagi kendaraan bermotor, pejalan kaki, sepeda, atau gabungan keduanya. Perkerasan jalan merupakan lapisan perkerasan yang terletak di antara tanah dasar dan roda kendaraan, yang berfungsi memberikan pelayanan kepada sarana transportasi. Selama masa pelayanan tersebut diharapkan tidak terjadi kerusakan. Dalam penelitian ini, jenis penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian kuantitatif karena penelitian ini dilakukan secara sistematis, terencana, dan terstruktur dengan jelas sejak awal sehingga dibuatlah rancangan penelitian. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan di Laboratorium Transportasi Jalan Raya dan Aspal Fakultas Teknik Universitas Gorontalo dan Laboratorium Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Gorontalo diperoleh data pemeriksaan. Berdasarkan hasil kajian pustaka dan analisis yang telah dilakukan, Hot Mix Asphalt (HMA) memiliki keunggulan dalam hal kekuatan struktur, stabilitas terhadap beban lalu lintas berat, ketahanan terhadap cuaca ekstrem, dan masa pakai yang panjang. Cold Mix Asphalt (CMA) memiliki keunggulan dalam hal efisiensi energi, kemudahan mobilisasi, dan biaya yang lebih rendah. Pemanfaatan HMA untuk proyek strategis dengan volume lalu lintas tinggi, area yang padat kendaraan, dan kondisi cuaca yang menantang, seperti jalan tol, jalan nasional, dan bandara. Pemanfaatan CMA untuk pekerjaan pemeliharaan rutin, penambalan, atau konstruksi jalan di daerah terpencil, terutama jika akses ke AMP terbatas atau anggaran proyek terbatas.
Pengaruh Penambahan Abu Tongkol Jagung Terhadap Sifat Fisik dan Kuat Tekan Bata Ringan Juhra Winata; Muhammad Ramdhan Olii; Rahman Abdul Djau
SIPILART (Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur) Vol. 1 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Indiepress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan abu tongkol jagung terhadap sifat fisik dan kuat tekan bata ringan, serta persentase optimal penambahannya. Pengumpulan data dilakukan dengan metode pengamatan dengan acuan yang digunakan adalah SNI 8640-2018.pengujian dilaksanakan pada umur 28 hari. Variasi benda uji terdiri dari variasi normal dan variasi penambahan abu tongkol jagung 5%, 10%, dan 15%. Hasil pengujian bata ringan variasi normal dengan berat isi kering sebesar 592,00 kg/m3, penyerapan air sebesar 15,02% dan kuat tekan sebesar 2,06 Mpa. Bata ringan variasi penambahan abu tongkol jagung 5%, 10% dan 15% dengan berat isi kering sebesar 553,48 kg/m3, 538,07 kg/m3 dan 504,30 kg/m3; penyerapan air sebesar 16,06%, 16,52% dan 16,64%; kuat tekan sebesar 1,95 Mpa, 1,70 Mpa dan 1,74 Mpa. Persentase optimal didapatkan pada variasi penambahan abu tongkol jagung sebesar 5% dengan hasil pengujian berat isi kering sebesar 553,48 kg/m3, penyerapan air sebesar 16,06% dan kuat tekan sebesar 1,95 Mpa. Hal ini menunjukan bahwa semakin banyak penambahan abu tongkol jagung maka kinerja bata ringan semakin berkurang.
PENGARUH SUBSTITUSI SEMEN MENGGUNAKAN ABU BONGGOL JAGUNG DAN ADMIXTURE SIKA VISCOCRETE 3115 N TERHADAP KUAT TEKAN BETON Islamuddin ismul; Ilyas Ichsan; Muhammad Ramdhan Olii
SIPILART (Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur) Vol. 1 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Indiepress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penambahan abu bonggol jagung diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap beton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kuat tekan beton akibat substitusi abu bonggol jagung terhadap sebagian semen ditambah admixture Sika Viscocrete 3115 N dan menganalisa persentase optimalnya. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif melalui metode observasi, dimana peneliti terlibat langsung di laboratorium. Acuan yang digunakan adalah SNI 7656:2012. Benda uji beton yang digunakan berbentuk kubus dengan 5 sampel setiap variasinya. Variasi benda uji adalah variasi beton normal (tanpa substitusi abu bonggol jagung dan penambahan admixture Sika Viscocrete 3115 N) dan variasi 5%, 10% dan 15% ditambah admixture Sika Viscocrete 3115 N sebesar 0,5% dengan kuat tekan rencana 20,75 MPa. Pengujian kuat tekan beton dilaksanakan pada umur 28 hari. Dari pengujian kuat tekan beton, didapatkan hasil kuat tekan karakteristik pada variasi beton normal sebesar 20,83 MPa. Sementara untuk variasi 5%, 10% dan 15% kuat tekan karakteristik yang didapat sebesar 21,08 MPa, 17,35 MPa dan 15,39 MPa. Persentase optimal ditunjukkan pada variasi 5% dengan hasil kuat tekan karakteristik sebesar 21,08 MPa. Hal ini menunjukkan substitusi abu bonggol jagung dan penambahan admixture Sika Viscocrete 3115 N 0,5% tidak boleh lebih dari 5%.
Pemanfaatan Abu Ampas Tebu Sebagai Subtitusi Parsial Semen Pada Pembuatan Beton Michael Rorimpandey; Muhammad Ramdhan Olii; Ilyas Ichsan
SIPILART (Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur) Vol. 1 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Indiepress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tebu dalam pemanfaatannya diambil sari-sarinya untuk dijadikan gula. Namun, faktanya hanya 10 % dari berat isi tebu yang bisa terekstraksi, sisanya sebesar 90% limbahnya beberapa hanya digunakan sebagai pakan ternak, pupuk organik, dan bahan pembuatan tisu. AAT (Abu Ampas Tebu) yang memiliki kandungan silikat sebesar 68,5% mempunyai potensi untuk menjadi pengganti parsial untuk bahan material konstruksi yaitu semen. Pemeriksaan karakteristik agregat yang dilakukan dalam penelitian ini mengacu pada SNI 7656:2012. Didalam penelitian ini penulis mencoba menggunakan metode SNI 7656-2012 dalam perencanaan campuran beton. Pengujian nilai slump dilakukan mengikuti standar SNI 7656-2012. Pengujian kuat tekan beton dilakukan mengikuti standar SNI 7656-2012. Experiment ini dilaksanakan di Laboratorium Terpadu Universitas Gorontalo. Penelitian ini menggunakan abu ampas tebu dari PT. PG. Gorontalo Unit Tolangohula yang berlokasi di Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Gorontalo. Dari hasil pengujian kuat tekan beton normal didapatkan nilai kuat tekan rata-rata sebesar 21,57 Mpa dan nilai kuat tekan karakteristik sebesar 20,20 Mpa. Hasil Pengujian pada variasi pertama meningkat menjadi rata-rata 21,57 Mpa, dengan perbandingan 10% abu ampas tebu terhadap 90% semen. Rata-rata kuat tekan variasi 15% abu ampas tebu dan 85% semen adalah 22,64 Mpa. Variasi kedua ini merupakan variasi dengan nilai kuat tekan tertinggi. Variasi ketiga, ketika persentase abu ampas tebu 20% sedangkan semen 80%, nilai kuat tekan rata-rata yang dimiliki 20,85 Mpa
Reinterpretasi Arsitektur Modern Desain Halte Kampus 4 Universitas Negeri Gorontalo melalui Simbol Konektivitasdan Estetika Urban Ratna Dwi Ma'sum Ratna; Mifidyah Putri Palilati; Abdul Razak Aguli; Rahman Abdul Djau
SIPILART (Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur) Vol. 1 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Indiepress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasi konsep arsitektur modern dalam perancangan halte di Kampus 4 Universitas Negeri Gorontalo sebagai simbol konektivitas dan estetika urban. Metodologi yang digunakan meliputi pendekatan kualitatif melalui observasi langsung, studi literatur serta pengumpulan data primer dan sekunder. Data lapangan diperoleh melalui survei, dokumentasi visual dan pengukuran tapak guna mengidentifikasi kondisi eksisting di sekitar gerbang utama kampus. Analisis SWOT diterapkan untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang berpengaruh terhadap perancangan halte. Hasil analisis dan pembahasan mengungkap bahwa lokasi strategis di gerbang utama memberikan potensi besar untuk meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas seluruh civitas akademika, meskipun terdapat tantangan infrastruktur pendukung yang masih perlu dikembangkan. Visualisasi desain tiga dimensi yang dihasilkan menampilkan integrasi prinsip arsitektur modern seperti fungsionalitas, kesederhanaan bentuk, kejujuran material dan konektivitas—yang secara efektif menyinergikan dinamika ruang kampus dengan lingkungan urban sekitarnya. Berdasarkan temuan tersebut rekomendasi desain mencakup pengembangan halte yang tidak hanya memenuhi aspek fungsional tetapi juga berfungsi sebagai landmark strategis yang meningkatkan interaksi sosial dan identitas visual Kampus 4 UNG selaras dengan semangat inovasi dan modernitas institusi.
Analisis Sebaran Sedimen Tersuspensi Di Danau Limboto Menggunakan Pengindraan Jauh Wawan Rauf; Nasir Bumulo; Ilyas Ichsan; Mohamad Alfandi Hippy
SIPILART (Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur) Vol. 1 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Indiepress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi danau limboto kini sangat memprihatinkan karena mengalami proses penyusutan dan pendangkalan akibat sedimentasi yang mengancam keberadaannya di masa yang akan datang. Semakin berkurangnya luasan perairan danau menyebabkan semakin menurunnya fungsi danau sebagai kawasan penampungan air sehingga berpotensi mengakibatkan banjir dan kekeringan di sekitar wilayah kawasan bahkan di luar daerah kawasan danau limboto. tingginya kadar sedimen dapat mempercepat hilangnya habitat alami bagi berbagai spesies ikan dan organisme lainnya, serta mengurangi keanekaragaman hayati di danau. Penginderaan jauh menawarkan pendekatan yang efektif untuk memantau dinamika sedimentasi di Danau Limboto. Dengan menggunakan citra satelit, peneliti dapat memperoleh data spasial yang luas mengenai sebaran sedimen tersuspensi secara akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran sedimen tersuspensi di danau limboto menggunakan pengindraan jauh. Pengolahan data citra satelit Sentinel-2 pada software SNAP ESA menggunakan persamaan Laili 2016, untuk mendapatkan kondisi persebaran TSS dan nilai TSS di Danau Limboto. Metode analisa yang digunakan adalah analisa deskriptif untuk menggambarkan nilai TSS yang didapatakan dari pengolahan data-data yang ada. Hasil penelitian menunjukan konsentrasi sedimen tersuspensi (TSS) di danau limboto variasi yang signifikan baik secara spasial maupun temporal sepanjang tahun 2024, dengan nilai tertinggi terjadi pada bulan Desember (17,53–30,12 mg/L) dan terendah pada bulan Agustus (5,61–15,48 mg/L).
HUBUNGAN PERUBAHAN HARGA SATUAN TENAGA KERJA DAN MATERIAL TERHADAP BIAYA DAN KEUNTUNGAN PROYEK Adriana Frida Tanines; Laurensius Lulu; Paulus Sianto; Gregorius Paus Usboko
SIPILART (Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur) Vol. 1 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Indiepress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of construction projects often experiences obstacles that arise due to inconsistencies between what is planned and implementation in the field, one of which is changes in unit prices for labor and materials. This study only analyzes changes in unit prices for labor and materials, while equipment is not analyzed because equipment is considered a fixed cost that has been calculated previously in the early stages of project planning. This study aims to calculate how much the contribution of labor and material needs costs to costs, to find out changes in costs due to changes in unit prices for labor and materials. And to find out the changes in profits that occur due to changes in unit prices for labor and materials. The study began with the collection of initial data, namely volume, coefficient and unit price from the RAB data and calculations were carried out until changes in project costs and profits were found due to changes in unit prices. The results of this study indicate that changes in construction cause changes in costs and profits, the smaller the project costs, the greater the profits. Likewise, the greater the project costs, the smaller the profits will be.
Evaluasi Tingkat Kerusakan Jalan Dengan Metode PCI Pada Ruas Jalan By Pass Kelurahan Tamalate Kota Gorontalo Ilyas Ichsan; Aleks Olii; Adrianto Galema
SIPILART (Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur) Vol. 1 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Indiepress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan By Pass Kelurahan Tamalate Kota Gorontalo merupakan salah satu ruas dengan perkembangan lalu lintas yang pesat, namun pada beberapa segmen mengalami kerusakan perkerasan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis kerusakan, persentase kerusakan, dan nilai kondisi perkerasan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI). Metode PCI menghasilkan indeks 0–100, yang menggambarkan kondisi perkerasan dari sangat buruk hingga sempurna. Hasil penelitian pada 34 segmen jalan sepanjang 1700 m dengan lebar 7 m menunjukkan beberapa jenis kerusakan, yaitu retak kulit buaya, retak blok, benjolan dan penurunan, kerusakan bahu jalan, lubang, pengembangan, dan pelepasan butir dengan variasi tingkat keparahan. Nilai PCI rata-rata sebesar 76,47, yang mengindikasikan kondisi perkerasan berada pada kategori “sangat baik (very good)”.

Page 1 of 2 | Total Record : 15