cover
Contact Name
Yugni Maulana Aziz
Contact Email
editor@ellpub.com
Phone
+6285722222327
Journal Mail Official
editor@ellpub.com
Editorial Address
Jl. Cisitu Lama No. 14c, Dago, Kec. Coblong, Kota Bandung 40135
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Lex Journal of Social Sciences and Humanities Perspectives
ISSN : -     EISSN : 31248306     DOI : -
Core Subject :
Lex: Journal of Social Sciences and Humanities Perspectives is a peer-reviewed scholarly journal dedicated to publishing original research articles and critical studies in the fields of social sciences and humanities. The journal aims to advance theoretical, empirical, and interdisciplinary scholarship that examines social, cultural, political, economic, legal, and humanistic issues within local, national, and global contexts. Its scope includes, but is not limited to, sociology, anthropology, political science, public administration, economics, law, communication studies, education, psychology, cultural studies, history, philosophy, linguistics, literature, and related interdisciplinary approaches. By promoting rigorous academic standards and intellectual dialogue, the journal seeks to provide a credible platform for researchers, academics, and practitioners to share insights, contribute to scholarly debates, and offer critical perspectives that enhance understanding of contemporary societal dynamics and human development.
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Analisis Pola Komunikasi Vertikal dan Horizontal pada Instansi Pemerintahan di Kota Serang Provinsi Banten Raden Rakha Manggala Putra; Ayu Widowati Johannes
Lex: Journal of Social Sciences and Humanities Perspectives Volume 1 Issue 1, 2026
Publisher : Ell Publication & Research Center for International Development Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pola komunikasi vertikal dan horizontal pada instansi pemerintahan di Kota Serang, Provinsi Banten, untuk mengidentifikasi hambatan struktural dan kultural yang menghambat koordinasi birokrasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, memanfaatkan wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan studi dokumentasi. Teknik purposive sampling diterapkan pada dua belas informan kunci yang terdiri atas pejabat struktural dan staf koordinasi dengan masa kerja minimal tiga tahun. Data dianalisis secara tematik melalui reduksi sistematis, penyajian matriks, dan penarikan kesimpulan, dengan validitas dijaga melalui triangulasi sumber dan metode serta member checking. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi vertikal masih didominasi pola satu arah dan formal, menciptakan asimetri informasi dan umpan balik yang tertunda. Sebaliknya, komunikasi horizontal sangat bergantung pada jaringan informal dan platform pesan digital yang lincah namun minim akuntabilitas institusional, sehingga berpotensi memicu fragmentasi implementasi kebijakan. Penelitian mengonfirmasi bahwa budaya hierarkis kaku, sistem informasi yang tidak terintegrasi, dan ketiadaan forum koordinasi lintas-OPD yang terstandar menjadi penghambat utama. Studi ini menyumbangkan kerangka pemetaan komunikasi kontekstual bagi pemerintah daerah urban serta merekomendasikan integrasi platform koordinasi digital resmi dengan forum antar-OPD terstruktur. Hasil penelitian memberikan implikasi praktis bagi reformasi tata kelola administrasi publik dan menawarkan model yang dapat direplikasi untuk mengevaluasi efektivitas komunikasi birokrasi di kota menengah Indonesia.
Implementasi Kompilasi Dan Aup Sebagai Solusi Layanan Profesional Akuntan Publik Masa Kini: Studi Pada Kap Supriadi Laupe Maria Sihombing; ansela kongkarawe; zefanya patricia; ernawaty usman; abdul kahar
Lex: Journal of Social Sciences and Humanities Perspectives Volume 1 Issue 1, 2026
Publisher : Ell Publication & Research Center for International Development Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kebutuhan informasi keuangan di era digital mendorong profesi akuntan publik untuk menyediakan layanan yang lebih fleksibel, efisien, dan adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi jasa kompilasi dan Agreed-Upon Procedures (AUP) sebagai solusi layanan profesional akuntan publik masa kini pada KAP Supriadi Laupe. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif  melalui studi kepustakaan dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, artikel profesional, serta publikasi resmi organisasi profesi akuntan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jasa kompilasi dan AUP  memberikan alternatif layanan non-audit yang relevan bagi perusahaan yang membutuhkan informasi keuangan yang cepat, sistematis, dan efisien tanpa harus melakukan audit penuh. Jasa kompilasi membantu penyusunan laporan keuangan yang lebih terstruktur sesuai standar akuntansi, sedangkan AUP memberikan fleksibilitas pemeriksaan berdasarkan prosedur yang disepakati sesuai kebutuhan  klien. Implementasi kedua layanan tersebut juga didukung oleh pemanfaatan teknologi digital seperti aplikasi akuntansi berbasis cloud dan sistem pencatatan otomatis yang meningkatkan efektivitas dan akurasi pelayanan. Kesimpulan  penelitian ini menunjukkan bahwa kompilasi dan AUP dapat menjadi solusi layanan profesional akuntan publik yang inovatif, efisien, dan sesuai dengan perkembangan kebutuhan bisnis modern
Analisis Makna Lagu Lancang Kuning terhadap Realitas Kegagalan Pengelolaan Pemimpin Negara Indonesia dalam Memberdayakan Sumber Daya Manusia yang Kompeten Rizky Ramadhan PH
Lex: Journal of Social Sciences and Humanities Perspectives Volume 1 Issue 1, 2026
Publisher : Lex: Journal of Social Sciences and Humanities Perspectives

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini memiliki tujuan untuk makna yang terkandung dalam salah satu lagu daerah Melayu yang berjudul Lancang Kuning untuk meneliti korelasi dan relevansinya terhadap realitas kegagalan pengelolaan sumber daya manusia yang kompeten di negara Indonesia. Lagu Lancang Kuning tidak hanya memiliki fungsi sebagai warisan dan khazanah yang dimiliki bangsa Melayu, di sisi lain lagu ini memiliki pesan moral, sosial, dan politik yang sarat terhadap nilai-nilai pemimpin sebuah bangsa yang mestinya bertanggung jawab agar tidak memberikan dampak negatif yang menjadi kelemahan dan menimbulkan potensi bangsa tersebut lemah hingga hancur. Penelitian ini juga menjadikan makna lagu Lancang Kuning sebagai landasan dalam memberikan kritik sosial kepada pemimpin negara untuk memiliki orientasi yang kuat dan jelas terhadap pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan menjadi sebuah acuan terhadap pemimpin negara Indonesia untuk melakukan refleksi dan evaluasi dalam tata kelola negara. Data dalam penelitian ini diperolah melalui studi kepustakaan yang mencakup literatur budaya Melayu, teori kepemimpinan, dan riset tentang pengembangan sumber daya manusia. Kata Kunci : Lancang Kuning, Kepemimpinan, Sumber Daya Manusia.
Makna Profesionalisme Auditor dalam Implementasi Standar Audit: Studi Fenomenologi pada KAP Supriadi Laupe Eva Nur Setyawati; Dhea Daleta; Chiky Salma
Lex: Journal of Social Sciences and Humanities Perspectives Volume 1 Issue 1, 2026
Publisher : Lex: Journal of Social Sciences and Humanities Perspectives

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the meaning of auditor professionalism regarding the implementation of auditing standards at the Supriadi Laupe Public Accounting Firm in Palu City. Utilizing a qualitative approach with a phenomenological method, this study delves into the firsthand experiences of auditors in deeply practicing their professional duties. Data were gathered through in-depth interviews with senior auditors and reinforced by a literature review on auditing standards and the public accounting profession. The findings indicate that the value of professionalism is manifested in the structured application of auditing standards, spanning from the engagement, planning, execution, to the reporting phases. Furthermore, aspects of independence, professional skepticism, and professional judgment serve as vital foundations in evaluating materiality, audit risk, and the sufficiency of audit evidence. This study concludes that the integrity, objectivity, and professional responsibility of auditors play a crucial role in determining audit quality to maintain the credibility of financial statements and public trust.
Pengaruh Kebiasaan Berdoa terhadap Pertumbuhan Iman Pemuda Lingkungan II GMIT Bait El Nunhila Renate Devina Athalia Po; Yonanda Matasina; Hendrik A. E. Lao
Lex: Journal of Social Sciences and Humanities Perspectives Volume 1 Issue 1, 2026
Publisher : Ell Publication & Research Center for International Development Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efek dari kebiasaan berdoa terhadap perkembangan iman di kalangan pemuda di Lingkungan II GMIT Bait El Nunhila. Kebiasaan berdoa yang dilakukan dengan baik merupakan salah satu elemen penting dalam menunjang keberhasilan dalam pengembangan spiritual. Disiplin spiritual yang diterapkan oleh pemuda Kristen mencakup berdoa secara pribadi setiap hari, berdoa dengan penuh perhatian, menyediakan waktu khusus untuk berdoa, serta bersyukur dalam setiap keadaan. Diharapkan, pelaksanaan kebiasaan berdoa yang rutin dapat memperkuat hubungan yang intim dengan Tuhan, meningkatkan pemahaman terhadap firman-Nya, serta memperkokoh iman para pemuda. Dalam studi ini, digunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh pemuda di Lingkungan II GMIT Bait El Nunhila yang juga menjadi subjek dalam penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial (regresi linear sederhana) untuk mengukur pengaruh kebiasaan berdoa terhadap pertumbuhan iman pemuda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan berdoa berperan dalam memengaruhi perkembangan iman pemuda Kristen di Lingkungan II GMIT Bait El Nunhila. Semakin konsisten dan baik kebiasaan berdoa yang dijalani pemuda dalam kehidupan sehari-hari, semakin baik pertumbuhan iman yang mereka tunjukkan dalam aspek kognitif, emosional, dan spiritual. Kebiasaan berdoa yang dilakukan secara rutin dapat meningkatkan kedekatan dengan Tuhan, disiplin spiritual, serta kepatuhan terhadap firman-Nya. Oleh sebab itu, gereja perlu mengembangkan program pembinaan dan dukungan rohani untuk membantu meningkatkan kualitas spiritual dan pertumbuhan iman para pemuda. Kata kunci: kebiasaan berdoa, pertumbuhan iman, pemuda Kristen, Lingkungan II, GMIT Bait El Nunhila.
Kepastian Hukum Peralihan Hak Atas Tanah Melalui PPJB Lunas Dalam Hal Pembeli Meninggal Dunia Sebelum Balik Nama Carolina; Asrul Hamid
Lex: Journal of Social Sciences and Humanities Perspectives Volume 1 Issue 1, 2026
Publisher : Ell Publication & Research Center for International Development Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kepastian hukum peralihan hak atas tanah melalui Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) Lunas jika pembeli meninggal sebelum balik nama. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer (seperti KUHPerdata, UU No. 5 Tahun 1960 tentang UUPA, dan PP No. 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah) serta bahan hukum sekunder yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) lunas yang dibuat secara autentik di hadapan Notaris merupakan perjanjian yang sah dan memiliki kekuatan pembuktian yang sempurna. Berdasarkan asas pacta sunt servanda (Pasal 1338 KUHPerdata) dan yurisprudensi Mahkamah Agung/SEMA, Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) lunas membuktikan bahwa perikatan jual beli telah selesai. Meninggalnya pembeli tidak membatalkan perjanjian tersebut. Berdasarkan asas le mort saisit le vif, segala hak dan kewajiban pewaris beralih kepada para ahli warisnya. Ahli waris berhak menuntut penjual untuk membuatkan Akta Jual Beli dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) guna keperluan balik nama. Untuk melakukan balik nama di Kantor Pertanahan (BPN), ahli waris harus melengkapi persyaratan administratif, termasuk penetapan ahli waris dan pelunasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) pewaris.
Etika Komunikasi Digital dalam Pembelajaran PAI: Perspektif Turats Hadis dan Akhlak Sunoto
Lex: Journal of Social Sciences and Humanities Perspectives Volume 1 Issue 1, 2026
Publisher : Ell Publication & Research Center for International Development Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital yang pesat dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) telah membawa perubahan besar dalam komunikasi instruksional, yang sering kali mengikis batasan tradisional terkait adab (etika) antara pendidik dan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan kerangka kerja komprehensif mengenai etika komunikasi digital dalam PAI dengan menggali khazanah intelektual Islam (*turats*), khususnya tradisi kenabian (hadis) dan kitab-kitab etika klasik. Dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan kualitatif serta pendekatan tekstual-kontekstual, penelitian ini menganalisis teks dari *Shahih al-Bukhari* (Kitab al-Adab) dan *Tazkirat as-Sami’ wa al-Mutakallim* karya Ibn Jama’ah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa *turats* Islam menyediakan landasan yang kokoh bagi etika siber melalui empat paradigma utama: *Qaulan Sadidan* (validasi informasi digital), *Sitr al-‘Ayb* (perlindungan privasi dan anti-perundungan siber), *Hifzh al-Lisan* (kesantunan tekstual di ruang digital), dan *Ihtiram al-Mu'allim* (hierarki virtual antara guru dan murid). Dengan mengintegrasikan nilai-nilai klasik ini ke dalam *Learning Management System* (LMS) modern serta komunikasi pesan instan yang bersifat sinkron maupun asinkron, PAI dapat bertransformasi dari sekadar sarana transfer pengetahuan kognitif (*naql al-‘ilm*) menjadi proses penyempurnaan karakter (*tahzib al-akhlaq*) yang transformatif di era digital. Kata Kunci: Etika Digital, Pendidikan Agama Islam, Turats, Hadis, Etika Islam (Akhlak).
Analisis Dampak Program Makan Bergizi Gratis terhadap Peningkatan Human Capital, Kinerja Pendidikan, dan Efisiensi Ekonomi Rumah Tangga di Indonesia: Pendekatan Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Kebijakan Publik Rehulina Bangun; Jasa Ginting; Bernadetta A.J. Simbolon; Sabarita Tarigan; Benhur Pakpahan
Lex: Journal of Social Sciences and Humanities Perspectives Volume 1 Issue 2, 2026
Publisher : Ell Publication & Research Center for International Development Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap peningkatan human capital, kinerja pendidikan, efisiensi ekonomi rumah tangga, serta dinamika ekonomi lokal dalam perspektif ekonomi pembangunan dan manajemen kebijakan publik melalui pendekatan studi literatur sistematis dengan analisis tematik dan sintesis naratif terhadap jurnal internasional, laporan lembaga global, dan dokumen kebijakan. Hasil kajian menunjukkan bahwa MBG berkontribusi signifikan terhadap perbaikan status gizi anak yang berdampak pada peningkatan kapasitas kognitif dan produktivitas jangka panjang, peningkatan kehadiran serta prestasi belajar siswa, pengurangan beban pengeluaran rumah tangga miskin, serta penguatan ekonomi lokal melalui efek multiplier pada sektor pangan dan UMKM, meskipun masih terdapat tantangan implementasi berupa kesenjangan kapasitas kelembagaan dan koordinasi lintas sektor. Dengan demikian, MBG diposisikan sebagai instrumen strategis investasi modal manusia yang berimplikasi pada pembangunan ekonomi jangka panjang dan membutuhkan penguatan tata kelola untuk memastikan efektivitas kebijakan secara berkelanjutan. Kata kunci: makan bergizi gratis, human capital, ekonomi pembangunan.   Kata kunci: makan bergizi gratis, human capital, ekonomi pembangunan,

Page 2 of 2 | Total Record : 18