cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
COPE
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 208 Documents
MENINGKATKAN HASIL PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS I B SD NEGERI JETIS I MELALUI PICTURE AND PICTURE Diana Peggy Putinella
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 21, No 1: Mei 2017
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.448 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v21i1.19206

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa kelas IB SD Negeri Jetis I tahun pelajaran 2015/2016 dengan penerapan pembelajaran tematik dengan model pembelajaran Picture and Picture. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakanselama2 siklus. Pengumpulan data menggunakan intrumen berupa lembar observasi aktivitas guru dan siswa, sertates hasil belajar siswa.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan nilai rata-rata kelas siklus I sebesar 74,5 dan siklus II nilai rata-rata kelas sebesar92,4, dan pencapaian kriteria ketuntasan minimal (KKM) untuk siklus I sebesar 66% dan pada siklus II sebesar 87%.Melalui model picture and picture, perhatian siswa menjadi lebih terpusat pada objek belajar, siswa lebih lancar dalam menceritakan kegiatan/tugas yang dilakukan, siswa berkurang bermain-main selama proses pembelajaran, dan siswa termotivasi untuk melakukan kegiatan selama proses pembelajaran berlangsung
BUDAYA ORGANISASI SEKOLAH ‘MoLIMA’ SEBAGAI MANIFESTASI KEBERHASILAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH Tangsi Sasmita
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 21, No 2: November 2017
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.609 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v21i2.20098

Abstract

Dalam manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah (MPMBS), manajemen berbasis sekolah diartikan sebagai model manajemen yang memberikan otonomilebih besar kepada sekolah dan mendorong pengambilan keputusan partisipatifyang melibatkan secara langsung semua warga sekolah untuk meningkatkan mutu sekolah berdasar kebijakan pendidikan nasional. Keberhasilan suatu penyelenggaraan pendidikan di sekolah tidak hanya bergantung pada kemampuan kepala sekolah secara personal saja tetapi didukung semua komponen yang ada di sekolah sebagai kesatuan sistem, ditunjang iklim dan kebiasaan sekolah yang produktif yang dikenal dengan budaya sekolah. Kompetensi kepala sekolah dalam menciptakan budaya organisasi sekolah dengan implementasi manajemen berbasis sekolah meliputi lima kompetensi, yaitu kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan sosial. Kompetensi tersebut dimanifestasikan dengan mengadaptasi istilah dari unsur budaya/filosofi Jawa yang relevan disebut molima, yaitu momor, momot, momong, mursid, dan murakabi. Indikator keberhasilan pengelolaan satuan pendidikan yang mengimplementasikan manajemen berbasis sekolah (MBS) ditunjukkan dengan kemandirian, kemitraan, partisipasi, keterbukaan, dan akuntabilitas sekolah 
OPTIMALISASI SUPERVISI AKADEMIK MELALUI PEER OBSERVATION Reni Herawati
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 21, No 2: November 2017
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1054.852 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v21i2.20087

Abstract

Penelitian tindakan sekolah ini bertujuan mengoptimalkan supervisi akademik berbasis evaluasi diri guru secara kolaboratif yang dilakukan melalui peerobservation. Indikator keberhasilan ditentukan oleh tingkat keprofesian gurudalam melaksanakan peer observation dilihat dari dua dimensi yaitu persepsi guru dan keprofesian guru. Hasil penelitian menunjukkan bukti bahwa peer observation memberikan hasil positif yaitu perbaikan persepsi guru pada supervisi. Implementasi peer observation juga memberikan perbaikan yang signifikan pada keprofesian guru dalam melaksanakan peer observation diukur dari empat indikator: 1) aspek 'paham bagaimana melakukan’ mengalami kenaikan sebesar 33.3%; 2) aspek ‘dapat melakukan’ sebesar 58,1%; 3) aspek ‘mau melakukan’ memberi konstribusi sebesar 36.1%; 4) dan aspek ‘mau mengembangkan’ meningkat sebesar 50%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa peer observation memberikan hasil positif untuk mengoptimalkan supervisi akademik 
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PRAKTEK MENGELAS TINGKAT LANJUT DENGAN PROSES LAS BUSUR MANUAL PADA KAMPUH I MENGGUNAKAN METODE TUTOR SEBAYA Agus Heri Prasetya
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 2014: COPE, No.2, Tahun XVIII, November 2014
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.546 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v0i2.2914

Abstract

Dalam meningkatkan mutu pendidikan, pada mata pelajaran Mengelas TingkatLanjut dengan Proses Las Busur Manual yang sebagian materinya berisi deskriptif,biasanya metode yang digunakan oleh guru adalah metode ceramah, namun metodeini dirasa kurang efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaanmetode tutor sebaya dapat meningkatkan hasil belajar praktek mengelas tingkatlanjut dengan proses las busur manual pada kampuh I pada siswa Kelas XI TPMB SMK Negeri 5 Surakarta Tahun Pelajaran 2011/2012.Penelitian ini menggunakan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dan dilaksanakanpada bulan Oktober 2011 sampai dengan Desember 2011. Penelitian ini bertempatdi SMK Negeri 5 Surakarta dengan subjek penelitian siswa kelas XI TPM Bdengan jumlah siswa 32 orang. Teknik pengumpulan data meliputi data prestasibelajar mata pelajaran mengelas dan data proses pembelajaran melalui pengamatan,wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatifdan kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelajaran mengelas tingkat lanjut denganmetode tutor sebaya dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam pelajaranmengelas tingkat lanjut khususnya pada materi proses las busur manual padakampuh I. Terbukti melalui metode tutor sebaya dapat meningkatkan kemampuansiswa belajar praktek mengelas tingkat lanjut denan proses las busur manualpada kampuh I. Hal ini terlihat dari nilai yang diperoleh dari siklus II siswa yangmendapatkan nilai 70-79 sebanyak 20 siswa (62,50%), siswa yang mendapatkannilai 80-89 sebanyak 11 siswa (34,38%), dan siswa yang mendapatkan nilai 90sebanyak 1 siswa (3,13%).Kata kunci: Hasil belajar, proses las busur manual pada kampuh I, metode tutorsebaya.
PENGGUNAAN MULTIMEDIA INTERAKTIFDALAM PEMBELAJARAN IPA DI SMP Rustanti Hari Wismadi
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 2013: Cope, No.01, Tahun XVII, Mei 2013
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1838.398 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v0i1.2961

Abstract

Salah satu unsur penting dalam kegiatan pembelajaran adalah mediapembelajaran. Media pembelajaran sangat dibutuhkan untuk membantu pesertadidik memahami materi pembelajaran terutama media yang dioperasionalkan sendirioleh peserta didik. Begitu juga dengan materi IPA di SMP dalam pembelajarannyajuga dibutuhkan media yang mengaktifkan peserta didik. Tulisan ini bertujuanuntuk mendeskripsikan aplikasi multimedia interaktif dalam pembelajaran IPAfisika di SMP.Multimedia interaktif yang akan dibahas pada tulisan ini dengan formattutorial, animasi atau simulasi, percobaan, dan latihan dalam pembelajaran IPAfisika di SMP materi kelistrikan. Pada materi kelistrikan terdapat beberapa konsepyang bersifat abstrak sehingga dibutuhkan animasi atau simulasi yang jelas. Denganpenggunaan multimedia interaktif melalui format tutorial, animasi atau simulasi,percobaan, dan latihan dalam pembelajaran IPA khususnya fisika di SMP, materipembelajaran akan lebih mudah dipahami peserta didik, dan multimedia interaktifdapat menumbuhkan aktifitas peserta didik. Dengan demikian diharapkan prestasipeserta didik dapat meningkat.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI THINK PAIR SHARE PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI JETIS 1 YOGYAKARTA Khamid Khamid
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 2014: COPE, No.2, Tahun XVIII, November 2014
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.993 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v0i2.2909

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaanpembelajaran matematika dan peningkatan hasil belajar siswa kelas VI A SD NegeriJetis 1 dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share. Penelitiantindakan kelas ini dilaksanakan selama 3 siklus. Pengumpulan data menggunakaninstrumen berupa lembar observasi aktivitas guru dan siswa, dan tes hasil belajarsiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan model pembelajarankooperatif tipe Think Pair Share terdapat peningkatan pada siklus I diperolehnilai rata-rata kelas 76,34, siklus II nilai rata-rata kelas 80,77, dan pada siklus IIIdiperoleh nilai rata-rata kelas 90,19. Melalui TPS, siswa telah merasakan bahwaaktivitas berfiir ini memang memerlukan pengetahuan yang dimiliki masingmasing, siswa sudah mampu bekerja kelompok dan menyepakati hasilnya, sertamempertanggungjawabkan hasilnya di depan kelas.Kata Kunci : Think Pair Share, Hasil Belajar, Matematika
PENGGUNAAN METODE LATIHAN BERSAMA TEMAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI MENULIS PARAGRAF ARGUMENTATIF PADA SISWA KELAS X SMA N 1 DEPOK Nuning Suistiningsih
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 2014: COPE, No.1, Tahun XVIII, Mei 2014
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.109 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v0i1.2936

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menggunakan Metode Latihan Bersama Temandalam pembelajaran bahasa Indonesia, (2) meningkatkan kompetensi menulisparagraf argumentatif siswa kelas XA SMAN 1 Depok.Penelitian dilakukan melalui penelitian tindakan kelas. Setting penelitian iniadalah siswa kelas XA SMA Negeri 1 Depok semester satu tahun ajaran 2012-2013.Subjek penelitian ada 32 siswa yang terdiri dari 9 laki-laki dan 23 perempuan. Kriteria siswa adalah tertinggi nilai UN-nya dibandingkan dengan siswa kelas X yanglain, namun kompetensi menulis paragraf argumentatifnya rendah. Objek penelitian ini adalah peningkatan kompetensi menulis paragraf argumentatif. Penelitianini terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus menggunakan empat komponentindakan dalam satu spiral yang saling terkait. Komponen tindakan tersebut adalah(1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) reflksi.Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, catatanlapangan, tes, dan angket siswa. Jenis data penelitian ini adalah data primer, yaitudata yang diperoleh dari hasil observasi, hasil tes dalam proses pembelajaran yangberupa nilai siswa yang diperoleh melalui proses pembimbingan, hasil tes akhir, danhasil angket siswa. Data dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif, analisisdata kuantitatif, dan analisis reflksi putaran penelitian tindakan kelas.Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Metode Latihan Bersama Teman yangdigunakan pada pembelajaran menulis paragraf argumentatif siswa kelas XA SMA N1 Depok tahun ajaran 2012-2013 (1) dapat dilakukan dengan cara memberdayakansiswa yang telah mencapai nilai tuntas untuk menilai dan membimbing siswa yangbelum mencapai nilai tuntas, (2) dapat meningkatkan kompetensi menulis paragrafargumentatif siswa kelas XA SMA N 1 Depok, (3) sebagai akibat pemberdayaansiswa membimbing teman, penelitian ini dapat menumbuhkan kegiatan remidialdan pengayaan secara beriringan saat KBM berlangsung sehingga terjadi peningkatan kompetensi.Kata kunci : Menulis paragraf; paragraf argumentatif; metode Latihan Bersama
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KOMPETENSI SISWADALAM PEMBELAJARAN SERVIS DAN PERBAIKAN SISTEM AC MOBILMELALUI PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN TEKNIKKOMPETISI PADA KELAS XII SMKN 2 WONOSARI Bambang Sudiyono
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 2013: COPE, No. 02, Tahun XVII, Nopember 2013
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.995 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v0i0.3006

Abstract

Pembelajaran menggunakan Pendekatan problem based learning (berbasismasalah) dikombinasi dengan teknik kompetisi dilaksanakan dengan maksuduntuk meningkatkan aktivitas dan kompetensi belajar siswa dalam menyelesaikanmasalah servis dan perbaikan sistim AC mobil. Menjadi subyek penerapan adalahsiswa kelas XII jurusan otomotif berjumlah 23 siswa SMK Negeri 2 WonosariGunungkidul Yogyakarta. Sebelum perlakuan tindakan, pelaksanaan pembelajarandi kelas didominasi dengan metode ceramah berbantuan LCD, di awal serangkaianpembelajaran perhatian siswa tinggi namun terjadi penurunan daya aktivitasdan fokus perhatiannya pada serangkaian jam pelajaran berikutnya. Diharapkansetelah mengikuti pelajaran siswa dapat mengenal, mengidentifikasi masalah danmenyelesaikannya dengan menghadapi benda dan masalah sistim AC mobil secaranyata. Dengan pendekatan problem based learning, pembelajaran akan memberikantantangan berkompetisi bagi siswa untuk berlaga dengan maksud merangsang siswauntuk fokus aktif belajar sehingga kompetensinya meningkat. Dengan tindakanmenggunakan pendekatan problem based learning (berbasis masalah) dikombinasidengan teknik kompetisi diperoleh hasil peningkatan kompetensi kemampuanbelajar siswa merangkai kelistrikan komponen dan melakukan servis perbaikansistim AC mobil.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR BAHASA SASTRA DAN BUDAYA JAWA MELALUI “PAIR CHECK” Parminingsih Parminingsih
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 2014: COPE, No.1, Tahun XVIII, Mei 2014
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.603 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v0i1.2931

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaandan hasil belajar bahasa, sastra, dan budaya Jawa dengan Pair Check. Penelitiantindakan kelas ini dilaksanakan di kelas VI B SD Negeri Jetis 1 Yogyakarta. Hasilpenelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata padasiklus 1 yaitu sebesar 56,12, dan siklus 2 sebesar 76, 84. Guru diharapkan dapatmenggunakan model pembelajaran kooperatifPair Check pada mata pelajaran yangsesuai agar tercipta pembelajaran inovatif yang memberi ruang yang cukup bagiprakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai bakat, minat, pertumbuhan fiik, sertaperkembangan psikologi siswa.Kata kunci: Pair Check, kooperatif, bahasa sastra, budaya Jawa
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN PROGRAM BERBASISLECTORA UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR IPAKONSEP GERAK TROPISME PADA SISWA SMP KELAS VIII Rina Purwendri
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 2013: COPE, No. 02, Tahun XVII, Nopember 2013
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.694 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v0i0.3001

Abstract

Gerak tropisme sebagai salah satu konsep yang wajib dipelajari relatif sulituntuk diamati secara langsung oleh siswa sehingga siswa hanya menggali informasimelalui buku maupun carta. Hal itu terkadang membuat minat siswa dalam belajarmenurun karena dirasa kurang menarik akibatnya siswa tidak dapat memahamimateri dengan jelas yang akan berimbas pada hasil belajar siswa tersebut. Tujuanpenulisan artikel ini adalah untuk mengetahui penggunaan media pembelajaranberbasis Lectora dapat meningkatkan minat dan hasil belajar IPA konsep geraktropisme pada siswa kelas SMP kelas VIII. Proses pembelajaran merupakan proseskomunikasi yang melibatkan tiga komponen pokok, yaitu guru, siswa dan materipelajaran. Peranan guru dalam proses belajar mengajar berupaya menentukan danmenggunakan media pembelajaran yang tidak hanya menarik bagi siswa, tetapijuga dapat meningkatkan minat belajar siswa sehingga mampu meningkatkan hasilbelajarnya. Guru menggunakan media pembelajaran berbasis Lectora sehinggamateri gerak tropisme yang semula relatif sulit untuk diamati siswa secara langsungsehingga tidak mudah dipahami siswa, dapat dihadirkan secara langsung melaluivideo yang dapat menampilkan gerak tropisme dari tumbuhan. Pembelajaran geraktropisme dengan media pembelajaran berbasis Lectora ini dimungkinkan dapatmeningkatkan minat siswa dalam belajar, meningkatkan pemahaman siswa terhadapmateri yang disajikan sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat.