cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
COPE
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 208 Documents
Pengembangan Anak dan Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Enny Zubaidah
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 10, No 01: Februari 2006
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jig cope.v10i01.5500

Abstract

-
PEMBELAJARAN KEMAMPUAN MENULIS RINGKASAN ISI BUKU MELALUI “PENDIKAR” (PENUGASAN DIKEMAS ARTISTIK) DI KELAS XI SMA NEGERI 7 YOGYAKARTA - Agriyati
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 19, No 2: November 2015
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jig cope.v19i2.9640

Abstract

Tulisan yang berisi inovasi dalam pembelajaran ini secara umum bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan (keterampilan) bagi siswa dalam menulis ringkasan isi buku. Secara khusus, tujuannya adalah: (1) menemukan model penilaian yang menarik yaitu meringkas isi buku dengan kemasan yang artistik, (2) menemukan model penilaian terkini yang tidak membosankan siswa, dan (3) menumbuhkan minat atau gemar membaca dan menulis di kalangan siswa. Dalam pembelajaran kemampuan menulis, guru diharapkan dapat memilih pendekatan, strategi, metode, media, model, dan sistem penilaian yang tepat. Menulis merupakan salah satu dari empat keterampilan atau kemampuan berbahasa yangdianggap paling sulit, baik oleh siswa maupun oleh guru. Dengan ini perlu dilakukan suatu inovasi pembelajaran kemamapuan menulis yang dapat menciptakan model penilaian yang menarik dan dapat mengaktifkan siswa kelas XI SMA Negeri 7 Yogyakarta, yaitu melalui “Pendikar” (Penugasan dikemas artistik). Hasil penugasan menunjukkan hal yang menggembirakan dan sangat bermakna karena ringkasan yang telah dibuat oleh siswa bentuknya sangat menarik, artistik, dan bervariasi, serta praktis. Tentu hal ini dapat memotivasi siswa untuk selalu membawa, meletakkan, dan mempelajari ringkasan tersebut di mana, ke mana, dan kapanpun berada 
PEMBELAJARAN KIMIA DENGAN PERMAINAN KARTU KIMIA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Ceri Setiyati
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 20, No 1: Mei 2016
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jig cope.v20i1.10796

Abstract

Keaktifan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran sangat menentukan prestasi belajar. Guru diharapkan dapat merancang pembelajaran yang dapat menarik minat belajar serta mengaktifan dan menyenangkan bagi peserta didik. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dengan mengemas permainan kartu kimia dalam pembelajaran kimia. Materi  kimia yang disajikan adalah materi sistem periodik unsur dan konfigurasi elektron kelas X semester gasal di SMA. Dengan menguasai materi ini dapat mempermudah peserta didik mengikuti materi berikutnya. Materi ini dikemas dalam permainan kartu kimia secara berkelompok. Dengan bermain dan belajar peserta didik akan aktif dan diharapkan prestasi peserta didik dapat meningkat. Pada penelitian tindakan kelas ini, siklus pertama dengan topik unsur dalam SPU, pengelolaan pembelajaran mencapai prosentase 72,16% dalam kategori baik hasil belajar peserta didik yang mendapat nilai ≥ 70 baru mencapai 75%. Setelah siklus kedua dengan topik konfigurasi elektron pengelolaan pembelajaran mengalami kenaikan menjadi 77,14% dan hasil belajar peserta didik meningkat menjadi 92,86%. Hal menunjukkan penelitian tindakan kelas berhasil meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X-3 di SMA Negeri 3 Bantul. Dari hasil observasi pengelolaan pembelajaran peserta didik lebih aktif dalam pembelajaran. Dari hasil angket siswa menunjukan rasa senang dalam mengikuti pembelajaran kimia dengan metoda permainan kartu kimia
Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay-Two Stray (TS-TS) Siswa Kelas XI IPA4 SMA N 5 Yogyakarta TA 2010-2011 Sapto Nugroho
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 15, No 01: Mei 2011
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jig cope.v15i01.5038

Abstract

-
Peran Australia dalam Penyelesaian Konflik Indonesia dan Belanda melalui Perundingan Renvile R. Sarjono
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 3, No 1: Mei1999
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jig cope.v3i1.5272

Abstract

-
Membuat Sistem Informasi Geografis (SIG) Sederhana Dyah Respati Suryo Sumunar
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 6, No 01: Februari 2002
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jig cope.v6i01.5415

Abstract

-
PENINGKATAN KESIAPAN BELAJAR MEMBACA SISWA TAMAN KANAK-KANAK DENGAN TEKNIK MEMBACA CERITA BERGAMBAR Sudiman Sudiman
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 13, No 01: Februari 2009
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jig cope.v13i01.5446

Abstract

Keterampilan membaca sangat penting bagi keberhasilan anak dalam belajar. Besar harapan orang tua agar anaknya dapat membaca untuk dapat masuk SD unggulan. Hal ini perlu mendapat perhatian. Kebijakan pendidikan menetapkan bahwa anak di TK belum diperbolehkan diberi pelajaran membaca, menulis seperti di SD. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh jawaban apakah benar penerapan teknbik membaca cerita bergambar dapat meningkatkan kematangan kesiapan belajar membaca anak TK PKK Jatisarono. Penelitian ini adalah PTK dalam dua siklus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan catatan lapangan. Data dianalisis dengan kuantitatif deskriptif statistik. Hasil penelitian menunjukkan teknik membacakan cerita bergambar terbukti memfasilitasi perubahan atau peningkatan kematangan kesiapan belajar membaca anak. Hasil wawancara, orang tua mengaku bahwa anak telah tumbuh minat/perhatian terhadap bacaan, keinginan membaca dan diajari membaca, serta ada usaha anak untuk dapat membaca. Hasil pengamatan menunjukkan adanya perubahan perilaku anak.
TANTANGAN, HAMBATAN, DAN SOLUSI PENGEMBANGAN PROFESI GURU MELALUI PENELITIAN TINDAKAN KELAS DI SMA NEGERI 2 YOGYAKARTA Timbul Mulyono
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 10, No 01: Februari 2006
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jig cope.v10i01.5494

Abstract

Penelitian tindakan kelas adalah salah satu cara untuk memenuhi tuntutan pengembangan profesi guru. Kenyataan di lapangan menunjukkan guru merasa kurang memiliki kemampuan baik pengetahuan maupun keterampilan dan dana untuk melaksanakan PTK. Sekolah sebagai tempat guru melaksanakan profesi, diharapkan dapat mencarikan solusinya agar guru dapat melaksanakan pengembangan profesi melalui PTK. Adapun hasil yang dicapai, sebagaian besar guru telah termotivasi membuat perencanaan dan melaksanakan PTK.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MEMBACA MELALUI PENERAPAN TEKNIK TARI BAMBU Catarina Kurnia Setyawati
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 15, No 02: November 2011
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jig cope.v15i02.5513

Abstract

Anggapan pada sebagian besar siswa terhadap pembelajaran keterampilan membaca adalah sebagai pembelajaran yang membosankan. Siswa cenderung malas dan pasif untuk membaca. Alasan siswa kurang tertarik padapembelajaran keterampilan membaca dikarenakan teks yang panjang dan sulit dipahami. Kondisi tersebut menyebabkan motivasi membaca yang rendah pada diri siswa,yang mengakibatkan kemampuan membacasiswayang rendah pula. Oleh karena itu,harus dilakukan berbagai cara agarsiswamerasamudah, senang, dan mempunyai motiyasi yang tinggi untuk membaca. TeknikTari Bambu sebagai salah satu teknik pembelajaran keterampilan membaca dapat membuat siswa belajar membaca sambil bermain, sehingga siswa terhindar dari rasa bosan untuk membaca. Teknik Tari Bambu dapat membuatasiswa senang mengikuti pembelajaran keterampilan membaca.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISlKA MELALUI PEMBELAJARAN EMPECE PADA SISWA KELAS XI-IPA 4 SMA NEGERI 5 YOGYAKARTATAHUN PELAJARAN2012/2013 Irwan Yusuf
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 19, No 01: Mei 2015
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jig cope.v19i01.5643

Abstract

Penelitian  tindakan kelas ini  bertujuan untuk  mengetahui  apakah metode  empece dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Penelitian terdiri dari 2 siklus dilakukan di kelas XI IPA-4 SMA Negeri 5 Yogyakarta yang berjumlah 37 siswa. Karakteristik kelas ini memiliki keaktifan dan hasil belajar yang kurang dibanding kelas XI lainnya. Data diperoleh dari lembar observasi  psikomotorik, sikap  ilmiah dan minat siswa. Sedangkan data hasil belajar diperoleh dari ujian setelah siklus berlangsung. Data tentang kegiatan guru dalam proses pembelajaran diperoleh dari Iembar observasi. Dari data tersebut, kemudian dianalisis dengan deskriptif persentase. Indikator keberhasilan untuk keaktifan siswa setidak-tidaknya 75%, dan indikator hasil belajar klasikal sekurang-kurangnya 85% dari jumlah siswa yang mengikuti tes. Selama penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktifitas dan hasil belajar siswa dari sikius I ke siklus II. Pada siklus I nilai rata-rata psikomotorik siswa diakhir siklus I sebesar 75,85 menjadi 79,26 diakhir siklus II, nilai afektif sikap ilmiah pada sikius I dengan rata-rata 78,03 dan naik menjadi 80,74 pada siklus II. Analisis belajar kognitif siswa diperoleh melalui hasil ujian per siklus yang dilakukan setiap siklus. Peningkatan hasil belajar kognitif terlihat dari nilai rata-rata yang diperoleh siswa sebelum siklus 65 dengan ketuntasan 31%, diakhir siklus I rata-rata sebesar 73,52 dengan ketuntasan 63,64% dan diakhir sklus II menjadi 78,18 dengan ketuntasan 87,88%. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran fisika empece yang diterapkan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar fisika pada siswa kelas XI-4 SMA Negeri 5 Yogyakarta.