cover
Contact Name
Siti Khusnul Rofiah
Contact Email
jurnal@stiedarulfalahmojokerto.ac.id
Phone
+6289696832524
Journal Mail Official
jurnal@stiedarulfalahmojokerto.ac.id
Editorial Address
Jl. Hasanuddin No.54, RT.08/RW.02, Candisari, Awang Awang, Kec. Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur 61382
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dar El-Falah
ISSN : 28096398     EISSN : 28096398     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Dar El-Falah dimaksudkan sebagai jurnal untuk menerbitkan artikel yang melaporkan hasil penelitian ekonomi. Jurnal Ekonomi mengundang naskah tentang berbagai topik, termasuk, tetapi tidak terbatas pada, topik yang dibahas, yaitu: Manajemen Bisnis Islam Akuntansi Syariah Pemikiran Ekonomi Islam Sosiologi Agama Filsafat Islam Dan topik-topik relevan lainnya dalam lingkup ilmu-ilmu sosial, keagamaan, dan humaniora
Arjuna Subject : -
Articles 45 Documents
Teknologi Digital Sebagai Solusi Pencegahan Korupsi di Era Pemerintahan Modern Deddy Ahmad Fajar; Achmad Saiful Anwar; Abdul Aziz Attamimi; Agus Bintoro
Dar El-Falah Vol 4 No 2 (2025): VOL 4 NO 2 (2025) : JULI
Publisher : Dar El-Falah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korupsi merupakan permasalahan struktural yang menghambat efektivitas pemerintahan, merusak kepercayaan publik, serta mengganggu efisiensi pembangunan nasional. Dalam menghadapi tantangan tersebut, teknologi digital hadir sebagai solusi strategis yang mampu memperkuat sistem pengawasan, meningkatkan transparansi, dan memperkecil ruang terjadinya penyimpangan dalam birokrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka terhadap berbagai sumber literatur ilmiah yang membahas penerapan teknologi digital seperti e-government, e-budgeting, dan e-procurement dalam konteks pencegahan korupsi. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi proses administrasi dan pengelolaan keuangan publik memungkinkan pencatatan yang akurat dan terdokumentasi secara real-time, sehingga memudahkan proses audit serta meminimalkan interaksi tatap muka yang rentan terhadap penyuapan dan kolusi. Selain itu, teknologi digital juga berperan penting dalam membentuk budaya antikorupsi di tengah masyarakat. Platform pelaporan daring dan media digital memperluas ruang partisipasi publik dalam pengawasan pemerintahan dan mendorong penanaman nilai-nilai integritas secara luas. Inovasi seperti blockchain dan kecerdasan buatan (AI) telah membuka peluang besar dalam pendeteksian dini potensi korupsi melalui pengelolaan data yang transparan, terdesentralisasi, dan berbasis algoritma. Namun demikian, efektivitas teknologi sangat ditentukan oleh kesiapan infrastruktur digital, integritas pelaksana, kerangka regulasi yang adaptif, dan kapasitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, keberhasilan strategi antikorupsi berbasis digital memerlukan integrasi menyeluruh antara inovasi teknologi dan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) untuk menciptakan sistem yang efisien, adil, dan bebas dari korupsi.
SARUNG KE MODEST FASHION: NEGOSIASI KESALEHAN DAN MODERNITAS DALAM BUDAYA SANTRI Zaenab Niswati Kamali; Mamluaturohmah
Dar El-Falah Vol 4 No 2 (2025): VOL 4 NO 2 (2025) : JULI
Publisher : Dar El-Falah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis transformasi gaya berpakaian mahasiswa berlatar pondok pesantren serta bagaimana perubahan tersebut dapat dihubungkan dengan sejarah perkembangan studi Islam di Indonesia. Studi dilaksanakan melalui kajian literatur (library research) yang menghubungkan nilai‐nilai tradisional pesantren, perkembangan studi Islam dari era klasik ke kontemporer, serta dinamika fashion Muslim modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa perubahan fashion mahasiswa pesantren bukan hanya soal estetika, tetapi juga mencerminkan reartikulasi identitas religius, modernitas, dan habitus keislaman yang terbentuk oleh lembaga pesantren dan perguruan tinggi. Fashion menjadi medium negosiasi antara kesalehan tradisional dan ekspresi keislaman kontemporer yang terbuka terhadap budaya global. Temuan ini memiliki implikasi terhadap pemahaman kurikulum studi Islam dan pembinaan karakter mahasiswa berlatar belakang pondok pesantren
KONSEPTUALISASI LITERASI KOMUNIKASI SEBAGAI KOMPETENSI DASAR DALAM MENGHADAPI ANCAMAN DISINFORMASI DI KALANGAN PELAJAR Annida; Luthfia Rahmadita Br Siregar; Naila Ridya Ramadhani; Najla Dwi Herina; Ere Mardella Arbiani Arbiani
Dar El-Falah Vol 4 No 2 (2025): VOL 4 NO 2 (2025) : JULI
Publisher : Dar El-Falah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi informasi yang pesat telah memberikan pengaruh yang besar terhadap pola komunikasi dan penyebaran informasi di kalangan pelajar. Namun, kemudahan akses informasi tersebut juga diiringi oleh meningkatnya ancaman disinformasi yang dapat memengaruhi cara berpikir, bersikap, dan berperilaku pelajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengonseptualisasikan literasi komunikasi sebagai kompetensi dasar yang diperlukan pelajar dalam menghadapi arus informasi yang tidak akurat di era digital. Melalui pendekatan kualitatif, kajian ini menganalisis literatur terkait literasi komunikasi, literasi digital, dan fenomena disinformasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi komunikasi tidak hanya mencakup kemampuan memahami dan menyampaikan pesan secara efektif, tetapi juga melibatkan aspek kritis dalam menilai sumber, isi, serta konteks informasi. Literasi komunikasi yang kuat berperan sebagai benteng kognitif dan sosial dalam menanggulangi penyebaran disinformasi di lingkungan pendidikan. Oleh karena itu, integrasi literasi komunikasi dalam kurikulum dan kegiatan pembelajaran menjadi urgensi strategis untuk membentuk generasi pelajar yang kritis, etis, dan bertanggung jawab dalam berkomunikasi di ruang digital
NILAI PENDIDIKAN DALAM KONSEP KE KHALIFAHAN MANUSIA : ANALISIS SURAH AL-BAQARAH AYAT 30 Nurul Aulia Rahmi
Dar El-Falah Vol 4 No 2 (2025): VOL 4 NO 2 (2025) : JULI
Publisher : Dar El-Falah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surah Al-Baqarah ayat 30 memuat pernyataan penting tentang tujuan penciptaan manusia sebagai khalifah di muka bumi. Konsep kekhalifahan ini bukan hanya memiliki makna sosial dan spiritual, tetapi juga menjadi dasar teologis yang kuat dalam perumusan arah dan tujuan pendidikan Islam. Melalui pendekatan tafsir tematik dan studi literatur keislaman, ditemukan bahwa pendidikan Islam idealnya diarahkan untuk menyiapkan peserta didik menjadi khalifah yang mampu mengelola bumi secara adil, bijak, dan sesuai dengan nilai-nilai Ilahiyah. Nilai-nilai seperti amanah, ilmu, tanggung jawab, dan akhlak menjadi inti dari pendidikan berbasis kekhalifahan. Dengan demikian, Surah Al-Baqarah ayat 30 menjadi landasan teologis yang penting dalam membangun paradigma pendidikan Islam yang integratif, transformatif, dan berorientasi pada misi penciptaan manusia.
STRATEGI ADAPTASI DAN HAMBATAN MAHASISWA AFIRMASI PAPUA DI JEMBER San Hilapok; Mohammad Na’im; Sukidin
Dar El-Falah Vol 5 No 1 (2026): VOL 5 NO 1 (2026) : JANUARI
Publisher : Dar El-Falah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan mengkaji adaptasi mahasiswa Papua afirmasi di lingkungan UniversitassNegeri Jember dan,tempat tinggal. Menggunakan,teori adaptasi dimana.Mahasiswa Papua beradaptasi1dengan lingkungan sosialsdan budaya di Kabupaten Jember. Metodeepenelitian kualitatifydigunakan disini dengan narasumberxyaitu mahasiswa’Papua itu sendiri. Peneliti;menemukan bahwasanya mereka”mengalami kesulitaniadaptasi terhadap beberapalaspek yang berada di Kabupaten Jember. Namun tidaksmenghalangi guna tetapimenempuh pendidikan di perguruan;tinggi. Hasil penelitian|menunjukkan bahwa prosesskomunikasi antarabudaya menjadi hal/penting saat proses adaptasi. Mahasiswa;asal Papua mengalami,proses adaptasi.berbeda-beda
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Nilai Humanis Religius di Era Society 5.0 pada Siswa SMK PGRI Kab. Mojokerto Pratiwi Indah Selawati
Dar El-Falah Vol 4 No 1 (2025): VOL 4 NO 1 (2025) : JANUARI
Publisher : Dar El-Falah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Strategi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan nilai-nilai humanis religius kepada siswa di SMK PGRI Mojosari pada Era Society 5.0. Era ini ditandai dengan kemajuan teknologi yang pesat, yang membawa tantangan sekaligus peluang bagi pendidikan, khususnya dalam membentuk karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI mencakup tiga pendekatan utama: pembiasaan, pemanfaatan teknologi, dan keteladanan. Pembiasaan dilakukan melalui rutinitas harian seperti salat Dhuha dan salat Dzuhur berjamaah. Pemanfaatan teknologi diintegrasikan dalam pembelajaran dengan menggunakan media seperti Platfrom, YouTube, podcast, dan aplikasi belajar al-Qur'an untuk membuat konten edukatif. Sementara itu, keteladanan dari para guru menjadi kunci dalam menguatkan internalisasi nilai-nilai tersebut dalam diri siswa. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih responsif terhadap kebutuhan siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang holistik.
Pengaruh Pengawas dan Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru MAS Al-Istiqomah Dlanggu Kab. Mojokerto Ikhwan Muji Abdillah
Dar El-Falah Vol 4 No 2 (2025): VOL 4 NO 2 (2025) : JULI
Publisher : Dar El-Falah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh peran pengawas sekolah dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru di MAS Al-Istiqomah Dlanggu Kabupaten Mojokerto. Kualitas pendidikan di Indonesia menghadapi tantangan, dan kinerja guru dianggap sebagai faktor kunci untuk peningkatan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional untuk menganalisis hubungan dan pengaruh antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pengawas sekolah dan kepemimpinan kepala sekolah memiliki pengaruh signifikan secara parsial maupun simultan terhadap kinerja guru. Pengawas sekolah terbukti berperan aktif dalam melakukan supervisi, memberikan bimbingan teknis, dan membangun komunikasi yang baik dengan guru dan kepala sekolah. Sementara itu, kepemimpinan kepala sekolah yang efektif dapat meningkatkan kinerja guru melalui pengelolaan sumber daya dan kebijakan sekolah. Meskipun demikian, penelitian ini menemukan bahwa pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru masih berada pada kategori rendah, yaitu sebesar 36%.
DAMPAK PENGGUNAAN GENERATIVE ARTIFICIAL INTELLIGENCE (GENAI) TERHADAP KETERAMPILAN CRITICAL THINKING MAHASISWA DI INDONESIA: SUATU TINJAUAN LITERATUR Mahmud; Mohammad Thoriq Aqil Fauzi; Deddy Ahmad Fajar; Sephia Puji Ning Atik; Divanda Jingga Novara
Dar El-Falah Vol 4 No 1 (2025): VOL 4 NO 1 (2025) : JANUARI
Publisher : Dar El-Falah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemunculan Generative Artificial Intelligence (GenAI) seperti ChatGPT, Gemini, dan Copilot telah mengubah lanskap pembelajaran di pendidikan tinggi, termasuk di Indonesia. Pemanfaatan teknologi ini oleh mahasiswa berkembang pesat, namun memunculkan perdebatan akademik mengenai implikasinya terhadap keterampilan berpikir kritis (critical thinking). Tulisan ini bertujuan untuk mensintesis secara kritis temuan-temuan riset internasional mengenai dampak penggunaan GenAI terhadap critical thinking mahasiswa, dengan fokus pada konteks pendidikan tinggi Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah literature review terhadap artikel jurnal bereputasi yang terindeks Scopus dan diterbitkan pada periode 2019–2025. Analisis tematik menunjukkan bahwa GenAI memiliki karakter ambivalen: penggunaan yang bersifat substitutif cenderung melemahkan proses analisis dan refleksi, sementara integrasi yang bersifat reflektif dan pedagogis berpotensi memperkuat keterampilan berpikir tingkat tinggi. Kajian ini juga mengajukan suatu model teoretis integratif yang menempatkan GenAI sebagai mitra kognitif dalam pembelajaran, dengan menekankan desain pedagogis reflektif, literasi AI, dan budaya akademik yang etis. Temuan kajian ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan kebijakan dan praktik pembelajaran di perguruan tinggi Indonesia, serta mendukung agenda inovasi dan reformasi pendidikan
Integrasi AI dalam Kurikulum Sekolah Menengah Berbasis Pembelajaran Abad 21 Mahmud; Mohammad Thoriq Aqil Fauzi; Sudiah Hestianah; Dwi Maulid Anisiyah; Reza Mentari Rahmadani
Dar El-Falah Vol 4 No 1 (2025): VOL 4 NO 1 (2025) : JANUARI
Publisher : Dar El-Falah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pendidikan menjadi salah satu agenda strategis global dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21. Pada jenjang sekolah menengah, AI berpotensi mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan literasi digital peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis literatur ilmiah terkait integrasi AI dalam kurikulum sekolah menengah berbasis pembelajaran abad ke-21. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan pendekatan PRISMA, terhadap artikel jurnal terindeks Scopus yang dipublikasikan pada rentang 2018–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi AI dalam kurikulum sekolah menengah mencakup: (1) AI sebagai konten kurikulum (AI literacy dan computational thinking), (2) AI sebagai alat pedagogis (personalized learning, intelligent tutoring systems, dan learning analytics), serta (3) AI sebagai instrumen asesmen adaptif. Tantangan utama meliputi kesiapan guru, kesenjangan infrastruktur digital, serta isu etika dan privasi data. Artikel ini berkontribusi pada pengembangan kerangka konseptual integrasi AI yang relevan dengan karakteristik pembelajaran abad ke-21 dan konteks sekolah menengah.
Membangun Budaya Kerja yang Inklusif dan Ramah Perempuan di Era Industri 4.0 Mahmud; Dian Mafulla; Sudiah Hestianah; Mohammad Thoriq Aqil Fauzi; Wardatus Sholikhah
Dar El-Falah Vol 4 No 1 (2025): VOL 4 NO 1 (2025) : JANUARI
Publisher : Dar El-Falah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era Industri 4.0 membawa perubahan besar pada dunia kerja, termasuk kebutuhan akan budaya kerja yang inklusif dan ramah perempuan. Budaya kerja ini penting untuk meningkatkan keadilan dan kesetaraan gender, meningkatkan kinerja dan produktivitas organisasi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadapi tantangan era Industri 4.0. Membangun budaya kerja inklusif dan ramah perempuan tidak mudah, karena ada beberapa tantangan yang dihadapi, seperti: stereotip dan bias gender, kurangnya dukungan dan kesempatan, pelecehan dan kekerasan di tempat kerja, ketidaksetaraan dalam akses teknologi, kurangnya kesadaran dan komitmen. Namun, dengan strategi yang tepat, organisasi dapat menciptakan budaya kerja yang inklusif dan ramah perempuan, seperti: memperkuat kepemimpinan dan komitmen, mendorong kesetaraan dan keadilan, meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan kerja-kehidupan, meningkatkan kesadaran dan pendidikan, memantau dan mengevaluasi kemajuan. Dengan membangun budaya kerja yang inklusif dan ramah perempuan, organisasi dapat menarik dan mempertahankan talenta terbaik, meningkatkan produktivitas dan profitabilitas, dan berkontribusi pada masyarakat yang lebih adil dan sejahtera