cover
Contact Name
erlangga hadi sasmita
Contact Email
shofanahmediaberkah@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
shofanahmediaberkah@gmail.com
Editorial Address
https://jurnalmahasiswa.com/index.php/Jurihum/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurihum
ISSN : 30257409     EISSN : 30257409     DOI : -
Core Subject :
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora dengan ISSN 3025-7409 (Media Online) merupakan jurnal ilmiah peer-review yang bertujuan untuk mempublikasikan artikel penelitian, kajian ilmiah, dan tinjauan literatur berkualitas pada berbagai bidang ilmu multidisiplin. Jurnal ini menjadi media bagi peneliti, dosen, mahasiswa, dan praktisi untuk menyebarluaskan hasil penelitian, inovasi, serta perkembangan ilmu pengetahuan di bidang humaniora dan ilmu terapan. Ruang lingkup jurnal meliputi, tetapi tidak terbatas pada: Pendidikan Sosial dan Humaniora Sistem Informasi dan Teknologi Manajemen dan Bisnis Hukum Ilmu Komunikasi Administrasi Publik Psikologi Statistika dan Penelitian Terapan Pengabdian kepada Masyarakat Penelitian Multidisiplin Jurnal ini menerima artikel berupa hasil penelitian, studi kasus, artikel konseptual, dan tinjauan literatur dari akademisi maupun praktisi, cocok untuk tugas, mini project, skripsi untuk mahasiswa terbit bulan juni, September, Desember, Maret
Arjuna Subject : -
Articles 252 Documents
Role of AI in Predicting and Mitigating Threats: A Comprehensive Review Aftab Arif; Ali Raza A Khan; Muhammad Ismaeel Khan
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2024): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The field of danger prediction and mitigation is changing due to artificial intelligence (AI) in a number of areas, including national security, cybersecurity, public health, and finance. This paper examines how artificial intelligence (AI) might improve threat detection, response, and prevention. It emphasizes AI's capacity to scan large datasets and spot patterns that speed up decision-making. Anomaly detection in cybersecurity, disease outbreak and natural disaster prediction using predictive modeling, and financial system fraud detection are some of the key uses. The application of AI technologies, however, brings up important ethical issues, such as algorithmic bias, data privacy, responsibility, and the requirement for openness. In order to responsibly manage AI implementation, the essay highlights the significance of ethical AI practices and the creation of strong regulatory frameworks. Future trends point to a move toward more sophisticated machine learning methods, the incorporation of AI with cutting-edge platforms like block chain and the Internet of Things (IoT), and an emphasis on human-AI cooperation. The article's conclusion is that, despite AI's enormous potential to improve security and resilience, responsible use of this disruptive technology will need proactive interaction with a variety of stakeholders and ethical considerations. Society can successfully handle the complexities of AI and make sure it works as a positive force to counteract emerging risks by encouraging a collaborative approach.
Leveraging AI in Healthcare: Innovations in Fraud Detection and Novel Approaches to Cancer Medicine Muhammad Umer Qayyum; Muhammad Fahad; Muhammad Ibrar; Ali Husnain
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2024): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artificial intelligence (AI) has revolutionized fraud detection and cancer treatment by providing cutting-edge technologies that improve patient outcomes, efficiency, and accuracy. Healthcare systems can protect themselves from financial losses and ensure the seamless processing of valid claims by implementing individualized prevention methods and real-time analysis through the use of AI-driven fraud detection systems, which are getting more and more complex. AI is pushing the limits of early detection, precision medicine, and drug development in the field of cancer medicine, enabling more individualized and efficient treatments. But the use of AI in these domains also presents significant moral and legal issues, such as worries about prejudice, responsibility, openness, and patient privacy. To address these issues and guarantee that AI is applied responsibly and that its advantages are shared fairly, strong legal frameworks, international cooperation, and well-defined ethical standards must be established. It is anticipated that as AI develops, its application in healthcare will grow, spurring additional innovation and requiring a delicate balancing act between ethical concerns and technical advancements. In the end, AI has the potential to improve healthcare delivery in ways that are more effective, efficient, and egalitarian, but this will rely on how these formidable technologies are developed and used responsibly.
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PERMASALAHAN LINGKUNGAN HIDUP DI KOTA BANDUNG (STUDI KASUS PERMASALAHAN SANITASI LINGKUNGAN) Leonita Audina
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2024): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia menjadi negara yang kerap mengalami kerusakan maupun tercemarnya lingkungan. Salah satunya ialah masalah terkait sanitasi yang menjadi isu krusial di Kota Bandung. Sehingga, dalam mengatasi masalah ini, penegakan hukum yang adil wajib diterapkan, lantaran adanya hukum yang ditegakkan bisa menjadi pedoman guna menyelesaikan berbagai masalah lingkungan hidup, yang mengacu pada UndangUndang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup. Adapun tujuan dari penelitian ini yakni menjalankan analisis hukum lingkungan hidup serta bentuk dari penegakan hukum terhadap masalah sanitasi lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, yang mana hasil dari penelitian ini bisa dinyatakan bahwasannya penerapan hukum terkait lingkungan hidup terbilang lemah, artinya aturan tersebut belum diterapkan secara meyeluruh serta lemah dalam menyelesaikan berbagai masalah lingkungan hidup yang ada, terlebih masalah terkait sanitasi di Kota Bandung. Alasan hukum lingkungan belum terlaksana secara optimal yakni kurangnya ketegasan penegak hukum dalam mengaplikasikannya. Oleh karenanya, hukum lingkungan wajib ditegakkan secara tegas dan menyeluruh serta perlu adanya upaya peningkatan dalam menegakkan hukum agar kelestarian lingkungan dapat terwujud.
PENGATURAN TUNJANGAN PERUMAHAN DAN TUNJANGAN TRANSPORTASI BAGI ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KOTA KUPANG Yohanes Baptista Neonbeni; Yohanes G. Tuba Helan; Kotan Y. Stefanus
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2024): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tunjangan perumahan dan tunjangan transportasi bagi anggota DPRD Kota Kupang merupakan hak keuangan yang dapat diberikan dengan mengacu pada peraturan perundang-undangan terkait dan memperhatikan kemampuan keuangan daerah. Terbitnya Peraturan Wali Kota Kupang Nomor 39 Tahun 2022 tentang Besaran Tunjangan Perumahan dan Tunjangan Transportasi bagi Anggota DPRD Kota Kupang menjadi polemik dimana penambahan besaran tunjangan bagi anggota DPRD Kota Kupang harus memperhatikan peraturan yang lebih tinggi dan mengacu pada asas kepatutan, kewajaran, kewajaran dan harga setempat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1). Apakah Peraturan Wali Kota Kupang Nomor 39 Tahun 2022 tentang Besaran Tunjangan Perumahan dan Tunjangan Transportasi bagi Anggota DPRD Kota Kupang telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi? (2). Apa akibat hukum dari Peraturan Wali Kota Kupang Nomor 39 Tahun 2022 bagi Anggota DPRD Kota Kupang? Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual yang terkait dengan materi yang dikaji dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menemukan bahwa (1). Peraturan Wali Kota Kupang Nomor 39 Tahun 2022 tentang Besaran Tunjangan Perumahan dan Tunjangan Transportasi bagi Anggota DPRD Kota Kupang tidak sinkron dengan peraturan yang lebih tinggi yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Hak Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Daerah, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2017 tentang Pengelompokan Kemampuan Keuangan Daerah serta Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Dana Operasional, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 20/PMK.02/2021 tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2022. (2). Akibat dari Peraturan Wali Kota Nomor 39 Tahun 2022 adalah: a.) Anggota DPRD Kota Kupang mengembalikan selisih pembayaran tunjangan perumahan dan tunjangan transportasi yang telah diterim dengan cara mengangsur atau membayar sekaligus. b.) Wali Kota Kupang sebagai pembuat Peraturan Wali Kota Nomor 39 Tahun 2022 dikenakan sanksi sebagai bentuk pertanggungjawaban jabatan dan pertanggungjawaban pribadi. Sanksi administratif dan sanksi pidana sebagai upaya penegakan hukum dan teguran untuk meningkatkan kinerja, kedisiplinan dan integritas dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabsebagai kepala daerah.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN (STUDI KASUS SEKOLAH DASAR SWASTA AL-IMAN BINTARO) Nor Naimah
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2024): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penulis melakukan penelitian ini adalah ketika mayoritas sekolah di kawasan Bintaro merupakan sekolah unggulan dengan biaya yang besar namun SDS Al-Iman Bintaro justru memberikan pendidikan secara gratis kepada keluarga pra-sejahtera. Kepala Sekolah SDS Al-Iman Bintaro memiliki program unggulan, sehingga nilai siswa menjadi meningkat dan sekolah meraih akreditasi B. Karena itu penulis ingin mengetahui peran kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan SDS Al-Iman Bintaro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan SDS Al-Iman Bintaro. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriftif. Hal ini dikarenakan penulis menyajikan atau mendeskripsikan gambaran SDS Al-Iman Bintaro dengan menggunakan data-data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran kepala sekolah sebagai pemimpin sudah menjalankan perannya sesuai aturan pemerintah. Dengan karakter yang hamble, humoris namun tetap disiplin, dan memiliki kepribadian yang bersifat terbuka dan selalu mengkomunikasikan dan memusyawarahkan apabila terdapat masalah atau suatu hal yang harus diputuskan. Meskipun dari segi sarana prasarana masih belum stabil, namun pada kepemimpinan kepala sekolah sekarang SDS Al-Iman Bintaro banyak mengalami peningkatan dibanding kepemimpinan sebelumnya. Mulai dari nilai raport hingga terakreditasinya sekolah.
TRANSFORMING FRAUD DETECTION, HEALTHCARE, AND PETROLEUM: UNCOVERING CHATGPT'S REVOLUTIONARY POTENTIAL IN A VARIETY OF INDUSTRIES George Edison
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2024): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The integration of Artificial Intelligence (AI) across various industries, including healthcare, petroleum, and fraud detection, is revolutionizing operational efficiencies, enhancing decision-making processes, and improving overall quality of life. This review explores the transformative applications of AI technologies, highlighting their potential to streamline operations, personalize patient care, and bolster security measures against fraud. AI's ability to analyze vast datasets in real time empowers organizations to respond swiftly to challenges and optimize resource management. However, the adoption of AI is accompanied by significant challenges, including ethical considerations related to data privacy, algorithmic bias, and potential job displacement due to automation. Addressing these challenges is essential for ensuring responsible AI development and maintaining public trust. Furthermore, as AI technologies continue to evolve, collaboration among stakeholders—businesses, researchers, policymakers, and civil society—will be crucial for sharing insights, establishing best practices, and promoting ethical usage. Looking toward the future, AI presents unprecedented opportunities for innovation and growth. The convergence of AI with other emerging technologies, such as blockchain and the Internet of Things (IoT), promises to enhance its capabilities and applications. By embracing AI as a catalyst for sustainable development, industries can enhance efficiency while reducing environmental impact. Ultimately, the journey toward a sustainable future with AI requires a commitment to ethical principles, continuous workforce development, and a collaborative approach that prioritizes the well-being of all members of society. The transformative potential of AI is immense, offering pathways to a more efficient, secure, and equitable world.
TAKAFUL: Alternatif Perlindungan Finansial Syariah di Era Modern Nurfaisah; Elapinia Tanjung; Abdul Nasser Hasibuan
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2024): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Takaful, sebagai sistem asuransi berbasis syariah, berkembang untuk memenuhi kebutuhan perlindungan finansial yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Sistem ini berlandaskan pada konsep tolong menolong dan berbagi risiko di antara peserta, menjadikannya berbeda dari asuransi konvensional yang berfokus pada transfer risiko individu kepada perusahaan. Dalam operasionalnya, takaful menghindari unsur riba, gharar, dan maysir, serta beroperasi di bawah pengawasan Dewan Pengawas Syariah untuk memastikan kesesuaian dengan hukum Islam. Meskipun memiliki perbedaan mendasar dengan asuransi konvensional, seperti dalam hal pengelolaan dana dan distribusi surplus, industri takaful menghadapi berbagai tantangan, termasuk rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan inovasi produk, dan persaingan ketat dengan asuransi konvensional. Tantangan ini memerlukan inovasi dan edukasi lebih lanjut untuk mempercepat perkembangan takaful di pasar global. Dengan potensi yang besar dan dukungan yang tepat, takaful dapat menjadi solusi perlindungan finansial yang lebih inklusif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat muslim.
HUBUNGAN POWER OTOT LENGAN DAN OTOT TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN SPIKE DALAM BOLA VOLI EKSTRAKURIKULER SMP NEGERI 1 KANDANGHAUR Yupita Sari; Fauzan Effendy; Seni Oktriani
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2024): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan power otot lengan dan otot tungkai terhadap kemampuan spike dalam bola voli ekstrakurikuler SMP Negeri 1 Kandanghaur. Dalam penelitian ini menggunakan metode korelasi dan untuk teknik pengumpulan data menggunakan tes prestasi atau achivemen test serta instrumen yang digunakan adalah instrumen tes diantaranya 1) tes power otot lengan 2) tes otot tungkai 3) tes spike. Pengujian dalam hipotesis ini menggunakan uji korelasi pearson product moment. Populasi penelitian menggunakan siswa SMP Negeri 1 Kandanghaur sebanyak 40 siswa dan Sampel 11 siswa, menggunakan sampel Purposif Sampling. Hasil Hipotesis dalam uji korelasi pearson product moment Menjelaskan power otot lengan terhadap spike nilai koefisien korelasi sebesar 0,550 sama dengan 55,0% yang artinya “sedang”. Sedangkan otot tungkai terhadap spike nilai koefisien korelasi sebesar 0,465 sama dengan 46,5% yang artinya “sedang”. Lebih lanjut power otot lengan dan otot tungkai terhadap spike nilai koefisien korelasi sebesar 0,600 sama dengan 60,0% yang artinya “kuat”. Dengan hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) terdapat hubungan power otot lengan dengan kemampuan spike. 2) terdapat hubungan otot tungkai terhadap kemampuan spike. 3) terdapat hubungan power otot lengan dan otot tungkai terhadap kemampuan spike dalam bola voli ekstrakurikuler SMP Negeri 1 Kandanghaur.
A VERBAL AND NON-VERBAL SIGNS FOUND IN DESCENDANTS MOVIE POSTER Ni Wayan Sinta Laras Hati; I Made Yogi Marantika
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2024): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this study is to determine and analyse the verbal and non-verbal signs within the movie poster of "Descendants." The aim is to extract verbal and non-verbal signs and the use of these indicators in conveying the movie's thematic content. The study employs a movie poster from "Descendants" obtained from Pinterest as its primary data source. The study employs a descriptive qualitative approach, applying the theory of semiotics proposed by Saussure in Chandler (2007), the second theory to analyze the meaning of verbal and non-verbal signs proposed by Barthes (1977). Additionally, Cerrato's theory of color meaning (2012) is employed to supplement this analysis. Data collection process involved several sequential steps, including the selection and retrieval of the movie poster from Pinterest, followed by thorough examination and documentation. The result indicate the presence of a total of 10 signs, with 5 verbal and 5 non-verbal signs. The meanings associated with these signs are discerned through an explored of the accompanied textual and visual elements present on the poster. Notably, both verbal and non-verbal signs predominantly encompass connotative meanings. The utilization of actor portraits as part of the non-verbal signs across the movie posters to attract public attention by capitalized on the visual represented of the film's cast.
AI-POWERED HEART FAILURE PREDICTION AND MONITORING TOOLS Roman Khan; Arbaz Haider Khan; Hira Zainab; Hafiz Khawar Hussain
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2024): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Recently, a chronic and severe form of cardiovascular diseases – heart failure (HF) – became preventable with the aid of artificial intelligence (AI). In this article, we explore the multiple ways in which AI is employed to enhance the care of patients with heart failure: remote real-time supervision systems, individualized interventions, risk assessment models. AI’s ability to review massive amounts of data from Wearables, electronic health, and record checking tools may aid heart failure early detection, risk elevation, and preventive treatments. This enhances the patients’ quality of life, and also reduces the client’s expenditure on healthcare. Several challenges remain relating to: AI availability and data quality; algorithm explain ability; legal and regulatory aspects; and patient engagement, even if there are positive preliminary signs for the broad development of AI-based solutions in the health field. Even bigger promises for the improvement of precision and individualized heart failure therapy are seen in future developments of AI through application of big data, genomics, and remote touchscreen monitors. The work on the improvement of the explainable AI models and expanded international cooperation will also help solve these problems and enhance the efficiency as well as equity of heart failure treatment. With rapid advancements in Artificial Intelligence, it is expected that the care of patients with heart failure will be transformed, both in terms of time, efficiency, and individual patient needs.