cover
Contact Name
erlangga hadi sasmita
Contact Email
shofanahmediaberkah@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
shofanahmediaberkah@gmail.com
Editorial Address
https://jurnalmahasiswa.com/index.php/Jurihum/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurihum
ISSN : 30257409     EISSN : 30257409     DOI : -
Core Subject :
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora dengan ISSN 3025-7409 (Media Online) merupakan jurnal ilmiah peer-review yang bertujuan untuk mempublikasikan artikel penelitian, kajian ilmiah, dan tinjauan literatur berkualitas pada berbagai bidang ilmu multidisiplin. Jurnal ini menjadi media bagi peneliti, dosen, mahasiswa, dan praktisi untuk menyebarluaskan hasil penelitian, inovasi, serta perkembangan ilmu pengetahuan di bidang humaniora dan ilmu terapan. Ruang lingkup jurnal meliputi, tetapi tidak terbatas pada: Pendidikan Sosial dan Humaniora Sistem Informasi dan Teknologi Manajemen dan Bisnis Hukum Ilmu Komunikasi Administrasi Publik Psikologi Statistika dan Penelitian Terapan Pengabdian kepada Masyarakat Penelitian Multidisiplin Jurnal ini menerima artikel berupa hasil penelitian, studi kasus, artikel konseptual, dan tinjauan literatur dari akademisi maupun praktisi, cocok untuk tugas, mini project, skripsi untuk mahasiswa terbit bulan juni, September, Desember, Maret
Arjuna Subject : -
Articles 252 Documents
VERBAL AND VISUAL SIGNS FOUND IN Y.O.U COSMETIC ADVERTISEMENTS Putu Ayu Vinka Maharani; I Wayan Juniartha
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2024): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study is to find out verbal and non-verbal sign in Y.O.U Cosmetic advertisements. While these Y.O.U Cosmetics Advertisements aim to sell us products, they also communicate powerful messages through the clever use of semiotics, the study of signs and symbols. Verbal and non-verbal signs, especially in advertisements, are very important, which function as intermediaries for the intent and purpose of the advertisement. The method that was applied in this research is descriptive qualitative method. The result of this shows 30 denotative meanings and 21 connotative meanings for verbal and nonverbal signs
Redefining Healthcare and Workforce Engagement: A Comprehensive Examination of AI, Skill Development, and Incentives in Banking, Healthcare, and Fraud Prevention in the Petroleum Industry Alexandra Harry; Ali Khan
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2024): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This thorough investigation explores how cutting-edge technologies like artificial intelligence (AI) and cloud computing are revolutionizing a number of industries, with particular attention to supply chain risk management, employee performance, cloud security, healthcare innovations, and database optimization. Emphasizing the link between ongoing learning and better organizational outcomes, the need of training and development is emphasized, especially in improving employee performance within the banking industry in Noakhali. Block chain technology and AI's involvement in predictive analytics in healthcare provide patient-centered care and safe data management while posing crucial privacy and ethical questions. Cloud Security Posture Management (CSPM), which emphasizes automated risk detection and ongoing monitoring to protect sensitive data, becomes a crucial approach for businesses using cloud environments. AI-driven query optimization in relational databases is also discussed, demonstrating how this technology may automate processes and improve performance and resource efficiency. Additionally, supply chain management predictive analytics driven by AI gives businesses the insight they need to anticipate possible disruptions, enhancing stakeholder collaboration and resilience. The combination of these observations emphasizes how important it is for businesses to embrace strategic approaches to technology integration in order to improve operational effectiveness and promote long-term success. Businesses can position themselves for success in a competitive context by utilizing these innovations to build a framework that is safe, effective, and flexible enough to handle the challenges of a changing environment.
Leveraging Reinforcement Learning for Autonomous Cloud Management and Self-Healing Systems Nisher Ahmed; Md Emran Hossain; S M Shadul Islam Rishad; Arafath Bin Mohiuddin; Md Imran Sarkar; Zakir Hossain
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 1 No. 6 (2024): JURIHUM : Jurnal Riset dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This work investigates and enhances innovative methods for autonomous cloud management with artificial intelligence, specifically self-healing and self-optimization. The study uses AI based anomaly detection, predictive maintenance and automated recovery to derive self-healing. To self-optimize, it employs machine learning algorithms to analyze existing workload patterns, anticipate resource utilization demand, and adjust resources dynamically. These techniques are tested and validated in a simulated cloud environment in terms of performance metrics like response time, throughput, and resource utilization. 
Integritas akad ijarah dan Al-Bay’ dalam Meningkatkan Penyewaan Gaun Pengantin pada Usaha Davina Gallery Putri Amelia Pasaribu; Mella Devina Pulungan; Abdul Nasser Hasibuan
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2024): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi konsep ijarah (sewa) dan al-bay' (jual beli) dalam bisnis penyewaan gaun pengantin berbasis syariah di Davina Gallery. Melalui strategi ini, Davina Gallery berhasil menciptakan layanan yang variatif, inovatif, dan sesuai dengan prinsip syariah. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis literatur untuk memahami kerangka hukum Islam dalam bisnis penyewaan gaun pengantin. Strategi pemasaran digital, diversifikasi layanan, dan kolaborasi dengan vendor pernikahan turut memperkuat daya saing Davina Gallery. Integrasi etika bisnis Islami menjadi fondasi untuk menjaga keberlanjutan dan keberkahan usaha.
Pemberlakuan Asas Lex Posteriori UU IKN 2023 terhadap UU Pokok Agraria 1960 Fatimah Nurikhsani Rahman; Kotan Y. Stefanus; Umbu Lily Pekuwali
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2024): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asas hukum lex posteriori derogat legi priori merupakan prinsip penting dalam sistem hukum Indonesia yang menyatakan bahwa undang-undang yang lebih baru dapat mengesampingkan undang-undang yang lebih lama. Pemberlakuan asas ini dalam konteks Undang-Undang No. 21 Tahun 2023 tentang Ibu Kota Negara (IKN) berperan signifikan dalam menentukan validitas dan penerapan norma-norma hukum yang berkaitan dengan pengaturan agraria, khususnya Undang-Undang No. 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria.Dengan diterbitkannya UU No. 21 Tahun 2023, terdapat perubahan substansial dalam pengaturan kewenangan dan penataan ruang Ibu Kota Nusantara, yang berpotensi berkonflik dengan ketentuan ketentuan yang ada dalam UU No. 5 Tahun 1960. Penerapan asas lex posteriori diharapkan dapat menghindari ketidakpastian hukum yang mungkin timbul akibat adanya dua norma yang saling bertentangan. Dalam hal ini, UU No. 21 Tahun 2023 sebagai norma baru harus diutamakan, terutama dalam konteks penguasaan dan pemanfaatan tanah untuk kepentingan pembangunan IKN.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan asas lex posteriori dalam konteks perubahan regulasi terkait IKN dan dampaknya terhadap peraturan agraria yang lebih lama. Terdapat dua rumusan masalah di antara nya adalah Apakah 1. Ratio Legis pemberlakuan Asas lex Posteriori derogat legi priori terkait Undang-undang No.21 Tahun 2023 Tentang Ibu Kota Negara terhadap Undang-undang No.5 Tahun 1960 Tentang peraturan dasar pokok-pokok Agraria dan 2. Apakah dampak pemberlakuan Asas lex Posteriori derogat legi priori terkait Undang-undang No.21 Tahun 2023 Tentang Ibu Kota Negara terhadap Undang-undang No.5 Tahun 1960 Tentang peraturan dasar pokok-pokok Agraria. Ratio legis pemberlakuan Asas lex Posteriori derogat legi priori terkait Undang-undang No.21 Tahun 2023 Tentang Ibu Kota Negara terhadap Undang-undang No.5 Tahun 1960 Tentang peraturan dasar pokok-pokok Agraria adalah : Inovasi dalam prosedur percepatan pengandaan tanah untuk kepentingan ikn, strategi pendorongan investor untuk menanamkan modal di ikn dan optimalisasi pencegahan konflik antara UU Ikn dan UUPA. Pemberlakuan Asas lex Posteriori derogat legi priori terkait Undang-undang No.21 Tahun 2023 Tentang Ibu Kota Negara terhadap Undang-undang No.5 Tahun 1960 Tentang peraturan dasar pokok-pokok Agraria memiliki beberapa dampak di antaranya adalah dampak pada lingkungan, dampak pada hukum, dampak pada ekonomi dan sosial. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai interaksi antara kedua undang-undang tersebut dan dampak terhadap kepastian hukum serta pengelolaan sumber daya agraria di Indonesia.
Penundaan Keputusan Tata Usaha Negara (Perlindungan Hukum Bagi Penyedia dalam Sengketa Pengadaan Barang/Jasa) Aini Sahara; Yohanes G. Tuba Helan; Saryono Yohanes
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2024): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pemilihan penyedia barang atau jasa pemerintah membutuhkan kepastian hukum sebab pelaksanaannya ditentukan berdasarkan jadwal yang sudah tetap. Dalam penyelesaian sengketa penyedia barang dan jasa pemerintah maka dibutuhkan instrumen penundaan pelaksanaan keputusan terkait pemilihan penyedia barang atau jasa pemerintah. Permasalahannya secara normatif terdapat pertentangan persyaratan antara Pasal 67 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 Tentang Peradilan Tata Usaha Negara (UU Peradilan TUN) dengan Undang-Undang No. 30 Tahun 2014 Tentang Administrasi Pemerintahan (UU AP). Selain itu permasalahan juga timbul terkait dengan apakah pejabat yang menerbitkan atau atasan pejabat yang menerbitkan berita acara hasil pemilihan penyedia barang atau jasa pemerintah dapat menunda berita acara hasil pemilihan tanpa perintah dari pengadilan atau harus dengan perintah pengadilan. Kedua hal inilah yang akan dibahas dalam tesis ini. Adapun tesis ini menggunakan metode yuridis normatif yang menggunakan sumber hukum primer dan sekunder, serta menggunakan analisis kualitatif dan studi kepustakaan. Hasil penelitian dalam tesis ini menemukan bahwa meskipun terdapat pertentangan antara Pasal 65 UU AP dengan pasal 67 UU Peradilan TUN yang harus digunakan berdasarkan asas referensi hukum Lex posterior derogat legi priori adalah ketentuan dalam Pasal 65 UU AP. Sedangkan Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan Penyedia Barang/Jasa Pemerintah selaku pejabat yang menerbitkan berita acara hasil pemilihan penyedia ataupun Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) selaku atasannya dapat melakukan penundaan pelaksanaan berita acara hasil pemilihan sebagai langkah perlindungan Hukum preventif agar calon penyedia yang tidak terpilih dapat mengakses langkah hukum terlebih dahulu. Sedangkan untuk perlindungan represif dapat dilakukan melalui pengadilan dengan meminta pengadilan untuk menunda pelaksanaan berita acara hasil pemilihan penyedia barang atau jasa pemerintah sesuai dengan ketentuan Pasal 67 UU Peradilan TUN..
Implementasi Fungsi Pengawasan Syahbandar Terhadap Keselamatan Dan Keamanan Pelayaran Di Pelabuhan Tenau Kupang Mangir Edi Handoko Bawani; Yohanes G. Tubahelan; Dhey W. Tadeus
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2024): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-Syahbandar merupakan pejabat tertinggi di pelabuhan yang diangkat oleh Menteri Perhubungan yang melaksanakan fungsi keselamatan dan keamanan pelayaran yang mencakup, pelaksanaan, pengawasan dan penegakan hukum di bidang pengangkutan perairan, kepelabuhanan. Rumusan masalah Bagaimanakah fungsi pengawasan syahbandar dalam menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran di Pelabuhan Tenau Kupang dan apa kendala yang dihadapi oleh Syahbandar di Pelabuhan Tenau Kupang dalam menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran berdasarkan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran. Sejalan dengan apa yang menjadi pokok utama pembahasan dari tesis yang penyusun sajikan, maka jenis penelitian yang akan digunakan adalah penelitian hukum empiris. Hasil penelitian menunjukan bawah fungsi pengawasan Syahbandar dalam rangka menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran di Pelabuhan Tenau Kupang antara lain Melakukan Pengawasan dan pengaturan lalu lintas kapal, koordinasi dengan pihak terkait, pelaporan dan dokumentasi, keselamatan dan keamanan pelabuhan, dan melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap kapal yang akan berlayar. kendala yang dihadapi oleh Syahbandar di Pelabuhan Tenau Kupang dalam menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran berdasarkan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran antara lain kendala kecukupan dan kecakapan SDM, budaya dan subtansi hukum. Kesimpulan Secara keseluruhan, fungsi Syahbandar sangat integral dalam menciptakan pelayaran yang aman dan tertib. Syahbandar tidak hanya mengawasi lalu lintas kapal, tetapi juga menjamin koordinasi antar instansi terkait, serta mendokumentasikan setiap kegiatan yang berhubungan dengan pelayaran, sehingga keselamatan dan keamanan pelabuhan serta pelayaran dapat terjamin dengan baik. Secara keseluruhan, kendala yang dihadapi oleh Syahbandar dalam menjalankan fungsinya sangat beragam dan kompleks. Keterbatasan SDM yang tidak memadai, baik dari segi jumlah maupun kualitas, dapat menghambat efektivitas pengawasan dan koordinasi. Budaya organisasi yang kurang mendukung, baik dalam hal disiplin maupun kesadaran keselamatan.
Using Task-Based Learning in CLT to Foster Engagement Among English Beginners in Pamulang University Darmawati; Neneng Misliyah
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2024): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This action research explores the implementation of Task-Based Learning (TBL) within the framework of Communicative Language Teaching (CLT) to enhance engagement among English beginners at Pamulang University. The study was conducted with a group of 25 first-semester Informatics Engineering students who had limited English proficiency. Using a qualitative approach, the research was carried out over two cycles, each involving the stages of planning, action, observation, and reflection. In the first cycle, task based activities such as role-playing, information gap tasks, and group discussions were introduced to encourage communication. Data collected through classroom observations, student reflections, and teacher journals indicated initial challenges, including hesitancy to participate and difficulty understanding instructions. Based on these findings, adjustments were made in the second cycle, including the use of scaffolding techniques, clearer task instructions, and the incorporation of multimedia resources to support vocabulary acquisition. The results showed a significant improvement in student engagement and willingness to participate in communicative tasks. Students reported increased confidence in using English and found the activities enjoyable and relevant to their academic needs. The study concludes that integrating TBL into CLT is an effective approach to fostering active participation and building communicative competence among English beginners. It also emphasizes the iterative nature of action research in refining teaching strategies to address learners' needs in specific contexts.
Penerapan Klasifikasi CNN Kepada Citra X-Ray Untuk Deteksi Tuberkolosis Yoan Aldiansyah; Panji Restu Fadilah; Edward Parhusip Nainggolan; Agung Pranoto Susilo; Perani Rosyani
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2024): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis merupakan suatu penyakit infeksi berbahaya mematikan pada paru-paru dan disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang dapat menular melalui udara ketika seorang penderita tuberkulosis batuk, bersin, atau meludah dan dapat menyebabkan gangguan pernapasan, seperti batuk kronis dan sesak napas. Didunia, sekitar 10 juta orang lebih setiap tahun terjangkit penyakit ini, sementara di Indonesia sendiri pada tahun 2020 terdapat 390.000 lebih kasus tuberkulosis. Pada diagnosisnya sering terlalu subjektif dalam mendeteksi tuberkulosis, tak jarang juga terjadi perdebatan antara tenaga medis atau dokter unutk menetapkan pasien terinfeksi tuberkulosis. Oleh karena itu, dibutuhkan teknologi computer vision yang dapat mendeteksi secara akurat dan cepat. Algoritma CNN yang termasuk jenis Deep Learning yang banyak diterapkan pada klasifikasi citra dan dapat mengungguli metode lainnya dapat dijadikan metode dalam mendeteksi citra. Maka, dalam penelitian ini dilakukan analisis model dan klasifikasi tuberkulosis dengan algoritma CNN mengggunakan data citra X-ray paru-paru manusia.
Pengembangan Aplikasi Web Pengaduan Masalah Sekolah sebagai Media Komunikasi Siswa dan Sekolah di SMAN 17 Kabupaten Tangerang Farhan Dwitama Saputra; Rangga Fatahillah Azis; Abdul Rahman Harahap; Wasis Haryono
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 2 No. 6 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi informasi di bidang pendidikan kini menjadi bagian penting yang mendukung proses belajar mengajar berjalan dengan lancar. Di SMAN 17 Kabupaten Tangerang, sistem pengaduan dari siswa masih menggunakan cara manual, Keluhan dapat disampaikan oleh siswa melalui media tertulis yang dimasukkan ke dalam kotak saran, atau secara langsung kepada guru yang bersangkutan. Metode penyampaian keluhan secara konvensional dinilai kurang optimal karena respon yang diberikan kepada siswa cenderung lambat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi sistem pengaduan siswa sebagai bagian dari pelayanan sekolah, serta memfasilitasi pihak sekolah dalam menerima masukan dan keluhan terkait layanan pendidikan yang masih perlu diperbaiki. Sistem ini dikembangkan dengan menggunakan model SDLC.