cover
Contact Name
Esti Swatika Sari
Contact Email
humaniora@uny.ac.id
Phone
+628156865456
Journal Mail Official
humaniora@uny.ac.id
Editorial Address
https://journal.uny.ac.id/index.php/humaniora/about/editorialTeam
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian Humaniora
ISSN : 14124009     EISSN : 25286722     DOI : https://doi.org/10.21831/hum.v26i2.40019
Jurnal Penelitian Humaniora is published by Institute of Research and Community Service, Universitas Negeri Yogyakarta Jurnal Penelitian Humaniora publishes articles of non educational research and issues related to humanity (culture, language, arts, social sciences)
Articles 295 Documents
EVALUASI IMPLEMENTASI MANAJEMEN PEMERINTAHAN DESA DI KECAMATAN PURWOREJO KABUPATEN PURWOREJO Wahyu Purhantara
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 15, No 1: April 2010
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.557 KB) | DOI: 10.21831/hum.v15i1.5036

Abstract

Management of local sometimes does not work in maximum as expected. Local government never succeeds in increasing performance and public services. This condition is caused by the lack of local government employees understanding and capability, which cover: understanding and capability of the job, function, competence of local government chairman and BPD that is not responsive to the changing need of the society. The aim of this study is to recognize the effectiveness of local government implementation and the barriers faced. The type of this study is qualitative descriptive using data collecting method, including observation and interviews. Population in this study is all employees engaged in government activities. The result of the analyses shows that the level of local government activities have not worked in maximum, especially in coordination activities and its evaluation. Meanwhile coordination in other areas have not worked optimally, such as coordination in planning, controlling program, and evaluating the result of local development.
HAK-HAK WANITA DALAM HUKUM PERKAWINAN B.W. DITINJAU DARI SEGI HUKUM ISLAM Marzuki Marzuki
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 5, No 2: 2000
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (962.276 KB) | DOI: 10.21831/hum.v5i2.5377

Abstract

Abstract The research was aimed to know the woman rights in the Indonesian Civil Law (B.W) considered from Islamic law perceptive. The data of this content analysis study, were obtained from chapters of B.W. especially relating to the law of marriage. The results showed that in B.W. the rights given to the women were large enough. These were indicated of law marriage. The women rights in this marriage could be seen in this problems: (1)prerequisites for marriage, (2)preventive of marriage (3)rights and responsibilities of husband and wife, (4) unity and division of property, (5) agreement of marriage (6)dissolution of marriage (7)legal separation (of couple) (8)relationship between parents and children, (9)guardianship, (10)absence. The result of the analysis showed that many of these chapters suitable for Islamic law and few of these had not been suitable for it. Keywords: woman rights, marriage, Islamic law
FENOMENA PEKERJA ANAK USIA SEKOLAH S Wisni Septiarti
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 7, No 1: April 2002
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1013.821 KB) | DOI: 10.21831/hum.v7i1.5397

Abstract

Abstract This research was aimed to covered the phenomenon of school age workers by seeing cause factors that involving them in public economic activity, patterns of study and work, and also what kind of social treatments which they received. The research, which used qualitative analysis in urban and rural areas, found that the 35 school age workers in this research lost their cheerful childhood when they had to devise their time to work and study. Then helping to lighten the economic burden in a family, environmental or peers influences were the two classical reasons of school age workers to decide to involve in the economic activities. School age workers met the problem emerged from the wrong treatment of adults who exploit their power on purpose. The exploitation of child workers, both direct or indirect experiences, and the wrong treatments they received influenced on the deviation of behavior of school age workers. The deviation of behavior occurs in the urban area which tend to get better social treatments in the improvement of their knowledge, skills and spiritual building. Keywords: school age worker, pattern of study and work, social treatments
IDENTIFIKASI POTENSI EKONOMI PRODUKTIF PARA LANSIA PENGHUNI PANTI WERDA Sri Iswanti; Ariyadi Warsito; Kartika Nur Fathiyah
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 17, No 1: April 2012
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.74 KB) | DOI: 10.21831/hum.v17i1.3080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi ekonomi produktif pada para lansia penghuni Panti Wreda. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia di panti wreda memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan untuk kegiatan ekonomi produktif, akan tetapi di lapangan potensi ekonomi yang mengarah produktif belum teraktualisasi karena ketakutan pengelola bahwa aktivitas ekonomi produktif bahwa semakin mempercepat penurunan lansia dan ketakutan menyalahi aturan yang ada. Temuan lain adalah ada perbedaan pengelolaan antara panti yang berstatus negeri dengan yang berstatus swasta. Panti yang berstatus negeri pengembangan minat penghuni cenderung optimal karena pendanaan yang banyak ditopang dana dari pemerintah, sedangkan di swasta pengembangan minat maupun potensi lansia cenderung agak terabaikan karena dana lebih banyak ke operasional pemenuhan kebutuhan sehari-hari lansia
PENGEMBANGAN ALAT UKUR KESANTUNAN BAHASA INDONESIA DALAM INTERAKSI SOSIAL FORMAL BERSEMUKA Zamzani Zamzani; Tadkiroatun Musfiroh; Siti Maslakhah; Ari Listiyorini; Yayuk Eny Rahayu
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 17, No 2: Oktober 2012
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.984 KB) | DOI: 10.21831/hum.v17i2.3102

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  (1)  mengembangkan  alat  ukur kesantuanan bahasa Indonesia dalam tuturan formal bersemuka; (2) melakukan uji lapangan terbatas terhadap alat ukur kesantunan bahasa Indonesia dalam interaksi sosial formal bersemuka; (3) mengembangkan alat ukur kesantunan dalam bentuk VCD interaktif dengan program komputer. Adapun manfaat yang dapat dipetik adalah (1) acuan untuk mengukur kesopanan dalam bertindak tutur formal bersemuka, (2) gambaran alat ukur   kesantunan   formal   bersemuka   (3)   acuan   mengukur   derajat kesantunan atau kesopanan pada pengguna bahasa Indonesia dalam berbagai kelas sosial. Penelitian ini didasarkan pada empat alasan. Pertama, kesantunan berbahasa merupakan unsur penting dalam membina karakter positif masyarakat tutur Indonesia. Kedua, selalu ada potensi negatif dalam komunikasi lintas  kultur dan lintas  sosial karena belum ada  alat ukur kesantunan   dalam   bahasa   Indonesia.   Ketiga,   prinsip   kesantunan berbahasa yang ada masih mengacu Barat yang belum tentu sesuai dengan kultur Indonesia. Keempat, alat ukur kesantunan dapat dimanfaatkan sebagai media pembina kesantunan berbahasa dalam berbagai ranah dan satuan pendidikan. Sebagai  pendekatannya,  digunakan  pendekatan  riset  dan pengembangannya atau Research and Development (R D). Penelitian ini dilaksanakan selama tiga tahun. Pada penelitian tahun pertama telah dihasilkan indikator-indikator kesantunan berbahasa Indonesia. Pada penelitian  tahun  kedua  dilakukan  pengembangan  alat  ukur  kesantunan yang didasarkan pada indikator keuniversalan konsep kesantunan masyarakat  penutur  bahasa  Indonesia  dalam  situasi  formal  bersemuka yang ditemukan di tahun pertama. Pada akhirnya, pada penelitian tahun ketiga ini dihasilkan alat ukur kesantunan berbahasa Indonesia dalam bentuk VCD interaktif dengan program computer. Pada penelitian tahun ketiga ini, yang telah dicapai adalah menghasilkan dan menggandakan produk alat ukur dalam bentuk VCD interaktif serta melakukan sosialisasi alat ukur melalui pelatihan terhadap guru, dosen, mahasiswa, dan instansi-instansi lain calon pengguna alat ukur ini
KEPERCAYAAN DIRI ATLET PON DIY MENGHADAPI PON XVI DI PALEMBANG Dimyati Dimyati
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 9, No 2: Oktober 2004
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (819.829 KB) | DOI: 10.21831/hum.v9i2.6093

Abstract

Abstract This research aimed to know the level of self-confidence of all the athlete of National Games (PON) of Yogyakarta province (DIY) which is drawn up to face the National Games (PON) XVI in Palembang. The population is all readily athlete National Games (PON) of Yogyakarta Palembang, the amount to 158 athletes coming from 28 athletic branches. The population only 90 athletes coming from 18 athletic branches becoming sample in this research. Technique Sampling used is sample random sampling. Instrument used is “The Sport Confidence Inventory” which has been modified. The result indicated that the mean of all athletes of National Games of (PON) Yogyakarta Special Province (DIY) had the level of self-confidence 73.37% in facing National Games (PON) XVI in Palembang. The concluded that all athletes of the national Games (PON) of Yogyakarta Special province (DIY) had the level of high self confidence in facing of National Games (PON) XVI in Palembang Keywords:self-confidence, athlete, national games
PENGEMBANGAN PRODUK DAN STRATEGI PEMASARAN BUSANA BATIK BANTULAN DENGAN STILASI MOTIF ETHNO MODERN Sri Wening; Enny Zuhni Khayati; Sri Emy Yuli Suprihatin
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 18, No 1: April 2013
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.158 KB) | DOI: 10.21831/hum.v18i1.3271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi permasalahan untuk mengembangkan produk dan memasarkan kain batik, 2) mengembangkan produk kain batik berpola dengan stilasi motif ethno modern untuk busana wanita, 3) mengetahui tingkat kemenarikan produk kain batik berpola dengan stilasi motif ethno modern untuk busana wanita, 4) mengembangkan pemasaran produk kain batik berpola dengan stilasi motif ethno modern untuk busana wanita. Penelitian ini menggunakan pendekatan research and development (Borg W.R., 1981). Data dikumpulkan melalui observasi partisipasi, Focus Group Discussion (FGD), angket dan wawancara kepada para pengrajin batik Giriloyo Kabupaten Bantul DIY. Data dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) para pengrajin kesulitan mengembangkan kreativitas mencipta desain motif, desain produk batik dan pewarnaan untuk produk baru di luar pakem batik tulis dan memasarkan produk batik, sehingga penjualannya tidak sesuai dengan yang diharapkan karena harganya mahal dengan konsumen tertentu; (2) menghasilkan kain batik berpola dengan stilasi motif ethno modern untuk busana wanita melalui pelatihan kepada para pengrajin batik melalui tahapan: membuat buku panduan pelatihan, membuat prototype kain batik berpola dengan stilasi motif ethno modern, pelatihan pengembangan produk, uji coba pembuatan produk kain batik berpola dengan stilasi motif ethno modern untuk busana wanita oleh para pengrajin, dan menguji tingkat kemenarikan produk kain batik kepada pemerhati batik tulis; (3) dari delapan 8 desain motif kain berpola dan busana yang dibuat mendapat penilaian yang baik dari konsumen dan konsumen menyatakan tertarik baik dari segi bahan utama, corak dan warna batik, ukuran dan lokasi motif, tampilan secara keseluruhan dan panjang kain 2,5m dan 3 m; (4) strategi pemasaran dengan bentuk pameran dan fashion show secara berkala lebih meningkatkan animo masyarakat untuk mengenal lebih jauh batik Giriloyo dan memperluas segmen pasar produk kain batik bantulan berpola dengan stilasi motif ethno modern
PENGARUH KADMIUM (Cd) TERHADAP AKTIVITAS FISIOLOGI PERKECAMBAHAN KEDELAI (Glycine max L.) Suyitno Suyitno
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 2, No 2 (1997): 1997
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.316 KB) | DOI: 10.21831/hum.v2i2.7313

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kadmium (Cd) terhadap aktivitas fisiologi perkecambahan biji kedelai. Cadmium diberikan pada medium pengecambahan dalam bentuk larutan CdS4.Perlakuan Cd dilakukan dalam cawan petri dengan beberapa variasi konsentrasi, yakni 10-8,10-7,10-6,10-5, 10-4 Molar (M) dan satu unit control. Pengaruh Cd terhadap aktivitas perkecambahan diukur dari daya berkecambah (%) panjang radikula dan hopokotil serta kandungan protein terlarutnya. Sampel biji yang digunakan diseleksi menurut kualitasnya dan dipilih yang relative homogeny. Pada uji pertumbuhan radikula, hipokotil dan kandungan protein terlarut digunakan sampel kecambah dari hasil pragerminasi. Pengukuran panjang radikula, hipokotil dan kandungan protein dilakukan setelah kecambah umur 4 hari.Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis varian satu arah dan dilanjutkan uji DMRT untuk melihat ada tidaknya perbedaan antar konsentrasi perlakuannya. Hasil perlakuan menunjukan bahwa Cd pada konsentrasi di atas 10-7M secara nyata menurunkan daya berkecambah biji dan pertumbuhan radikula dan hipokotil. Pernghambatan ini terkait dengan penurunan kandungan protein larut yang diduga karena terhambatnya proses pemecahan protein cadangan pada endosperm biji kedelai.
Dampak Teori Domino di Negara-Negara Afrika Utara Terry Irenewati; Aman Aman
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 19, No 1: April 2014
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.073 KB) | DOI: 10.21831/hum.v19i1.3522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap keterkaitan revolusi di negara-negara Afrika Utara, terutama yang terjadi di Mesir dan Libya yang notabene mayoritas penduduknya memeluk agama Islam. Penelitian ini menggunakan metode historis kritis, kritis meliputi 5 tahap, yaitu: (1) pemilihan topik, (2) heuristik, (3) verifikasi (keabsahan sumber, kritik sejarah), (4)  interpretasi: analisis dan sintetis, dan (5) historiografi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kemiripan penyebab revolusi yang terjadi di negara-negara Afrika Utara, meliputi Mesir dan Libya. Kemiripan tersebut terletak pada dinamika pemerintahan yang sama-sama dipimpin oleh pemimpin yang telah lama berkuasa, sistem diktator, dan rendahnya tingkat kesejahteraan sosial, serta minimnya demokrasi. Hal ini sejalan dengan teori domino yang menjelaskan bahwa peristiwa yang terjadi di suatu negara bisa berdampak pada negara sekitar yang memiliki karakteristik yang sama
PENGETAHUAN DAN PERSEPSI MAHASISWA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DAN PERMASALAHANNYA Kartika Ratna Pertiwi; Das Salirawati
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 19, No 2: Oktober 2014
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.23 KB) | DOI: 10.21831/hum.v19i2.8037

Abstract

The aims of this research are to describe the knowledge level and perception accuracy toward reproductive health among students from Yogyakarta State University (YSU). This research was an analytical survey, with crosssectional approach. Population were YSU students while respondents were taken by simple random sampling. The instruments were adapted from Pertiwi (2007) which consist of questionnaires on knowledge about reproductive health and perception towards myths around sexual health problems. Data were analysed descriptively to determine the factors involved. There were 177 males and 174 female with an average age 20 years old. The highest and the lowest knowledge score were FMIPA and FBS respectively whereas the highest and the lowest perception score were FMIPA and FIK resepctively. Factors involved in knowledge were faculty origin, sex and socioeconomic status