cover
Contact Name
Indrya Mulyaningsih
Contact Email
literatureindonesian@gmail.com
Phone
+6289667890219
Journal Mail Official
literatureindonesian@gmail.com
Editorial Address
Tadris Bahasa Indonesia Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian Language Education and Literature
ISSN : -     EISSN : 25022261     DOI : https://doi.org/10.24235/
Core Subject :
Indonesian Language Education and Literature also known ILEaL (2502-2261) is a journal of research publication. The scopes of this research are Indonesian language and literature teaching, either as the first, second, or foreign language. The research can be conducted in elementary schools, junior high schools, senior high schools, and/or university. The journal is regularly published on July and December in collaboration with the cooperation Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia (ADOBSI) Ikatan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI) and Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP). ILEaL is registered in Science and Technology Index (SINTA 2), Directory of Open Access Journals (DOAJ), Garba Rujukan Digital (Garuda), Ministry of Religious Affairs Reference (MORAREF), Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) or National Library of The Republic of Indonesia, and several indexing services with e-ISSN: 2502-2261. We receive articles in Indonesian. All the requirements and guidelines are available at Author Guidelines or downloaded from the Template.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "vol. 7 no. 2 (2022)" : 16 Documents clear
Pola dan Implikasi Sikap Partisan terhadap Estetika Trilogi Novel “Kemi” Karya Adian Husaini (Patterns and Implications of Partisan Attitudes to the Aesthetics of Adian Husaini's “Kemi” Novel Trilogy) Liana Shinta Dewi; Winasti Rahma Diani; M. Dhaniel Fahmi Rizal
Indonesian Language Education and Literature Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.7759

Abstract

This study aims to understand the partiality of Kemi trilogy by Adian Husaini and its impact on the aesthetic of the novel. This is a quantitative study using a methodology of aesthetics established by Dewit H. Parker. The result shows two patterns of partiality. First, the author ignores the "show don't tell method" in the novel. Second, the author tends to use flat characterization.  Thus, it affects the balance of the novel that is determined by the contradictory pattern. The result of this study can be used as teaching material on Literary Criticism subject.Penelitian ini bertujuan untuk melihat pola partisan yang muncul dalam trilogi novel Kemi karya Adian Husaini dan melihat implikasinya terhadap estetika novel. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teori estetika yang digagas oleh Dewitt H. Parker. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap partisan dalam novel terlihat dari dua pola yaitu kecenderungan menjelaskan alih-alih menunjukkan dan penokohan dan pelataran yang datar. Implikasi sikap partisan ini adalah keseimbangan di dalam novel cenderung dibangun oleh model pertentangan. Hasil penelitian ini bisa digunakan sebagai materi dalam mata kuliah Kritik Sastra.
Representasi Kekuasaan dan Solidaritas Pada Tuturan Informal Masyarakat Multietnis (Representation of Power and Solidarity in Informal Speech of Multiethnic Society) Heru Susanto; Veni Nurpadillah
Indonesian Language Education and Literature Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.7949

Abstract

The purpose of this study is research aims to reveal how the representation of superiority and solidarity in conversations occurs. The data of this research is collected through two methods which are, the listening and speaking methods. The listening data uses a basic technique, which is the tapping technique. The advanced technique of the listening method in this research is the “free to listen bound to speak”, partnering and recording technique. Next is the speaking method. It uses face-to-face speaking techniques, recording techniques, and writing techniques. To analyze the data of this research, an equivalent method is used, with another language as the determining instrument. The result of the analysis of the representation of superiority and solidarity in informal conversations of multilingual communities in STKIP Singkawang, West Kalimantan is as follows. The representation of superiority is divided into four parts: greeting words, imperative words, conversational domination, and conversational code usage. Whereas the representation of solidarity shows the usage of greeting words, imperative words, and conversational code usage. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana representasi unsur kekuasaan dan solidaritas dalam wacana percakapan. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui dua metode, yaitu metode simak dan metode cakap. Metode simak menggunakan teknik dasar, yaitu teknik sadap. Teknik lanjutan dari metode simak dalam penelitian ini adalah simak bebas libat cakap, teknik rekam dan teknik catat. Selanjutnya, untuk metode cakap menggunakan teknik dasar, yaitu teknik pancing. Teknik lanjutan dari metode cakap, yaitu teknik cakap semuka, teknik rekam dan teknik catat. Untuk menganalisis data dalam penelitian ini menggunakan metode padan dengan alat penentu adalah bahasa lain. Hasil analisis mengenai representasi kekuasaan dan solidaritas pada tuturan informal masyarakat multilingual di STKIP Singkawang Kalimantan Barat adalah sebagai berikut. Representasi kekuasaan terbagi menjadi empat bagian, yaitu penggunaan kata sapaan, penggunaan kata perintah, dominasi percakapan, dan penggunaan kode tutur. Sementara representasi solidaritas ditunjukkan dengan penggunaan kata sapaan, penggunaan kata perintah, dan penggunaan kode tutur.
Fungsi Pantun Adat Perkawinan Melayu Riau (Pantun Function as Malay Marriage Tradition of Riau) Rezki Puteri Syahrani Nurul Fatimah; Fathiaty Murtadho; Zuriyati Zuriyati
Indonesian Language Education and Literature Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.8791

Abstract

This study aims to describe the function of rhymes in the marriage customs of the Riau Malay community. The approach used is the sociology of literature. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Informants in this study are rhymes at marriage. The results showed that the function of the rhyme in the marriage of the Riau Malay community was (1) as a cultural identity; (2) as a conjunction or tongue; (3) education about culture; (4) as a symbol explanation; and (5) as a guide or procedure. This research has implications for the development of the Indonesian language and literature in universities and schools.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi pantun pada adat perkawinan masyarakat Melayu Riau. Pendekatan yang digunakan adalah Sosiologi sastra. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah tukang pantun pada pernikahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi pantun pada perkawinan masyarakat Melayu Riau adalah (1) sebagai identitas budaya; (2) sebagai penyambung kata atau lidah; (3) pendidikan tentang budaya; (4) sebagai penjelasan simbol; dan (5) sebagai petunjuk atau tata cara. Penelitian ini dapat diimplikasikan bagi perkembangan ilmu bahasa dan sastra Indonesia di perguruan tinggi maupun di sekolah.
Semiotika Batik Paseban Kabupaten Kuningan (Semiotics of Paseban Batik, Kuningan Regency) Opah Ropiah; Lia Maulia Indrayani; Teddi Muhtadin; Susi Yuliawati
Indonesian Language Education and Literature Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.9090

Abstract

The aims of this study is to describe the meaning of Batik Paseban from Kuningan Regency using Roland Barthes' semiotic approach. The results show that the meanings found in the Paseban batik motifs include: (1) Sekar Galuh which describes nature conservation; (2) Oyog Mingmang which depicts unity and oneness; (3) Mayang Segara which implies the breadth of the human heart; (4) Adu Manis which describes domestic life; (5) Rereng Pwah Aci which reflects Sundanese women; (6) Geger Sunten which describes self-defense; (7) Réréng Kujang which means keeping a promise; (8) Mayang Cindé which describes character; (9) Sekar Kencana which describes leadership; 10) Ayang-Ayang which implies mutual cooperation; 11) Kadatun or Karatun which is interpreted as a fair and wise leader; and 12) Gagang Sénggang which represents prosperity.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan makna Batik Paseban dari Kabupaten Kuningan dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna yang ditemukan dalam motif batik Paseban di antaranya: (1) Sekar Galuh yang menggambarkan pelestarian alam; (2) Oyog Mingmang yang menggambarkan persatuan dan kesatuan; (3) Mayang Segara yang mengisyaratkan keluasan hati manusia; (4) Adu Manis yang menggambarkan kehidupan rumah tangga; (5) Rereng Pwah Aci yang mencerminkan perempuan Sunda; (6) Geger Sunten yang menggambarkan pertahanan diri; (7) Réréng Kujang yang dimaknai menepati janji; (8) Mayang Cindé yang menggambarkan budi pekerti; (9) Sekar Kencana yang menggambarkan kepemimpinan; 10) Ayang-Ayang yang mengisyaratkan gotong-royong; 11) Kadatun atau Karatun yang dimaknai pemimpin adil dan bijaksana; serta 12) Gagang Sénggang yang menggambarkan kemakmuran. 
Tinjauan Kritis Statements Para Tokoh Tentang Kasus Tanah Golo Mori dalam Pemberitaan Media Massa Daring (Critical Review of Personages Statements About the Golo Mori Land Dispute in the Online Mass Media Reportation) Antonius Nesi; Tati Sri Uswati; B Wahyudi Joko Santoso
Indonesian Language Education and Literature Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.9271

Abstract

This study aims to critically review the statements of personages related to the land dispute Golo Mori in West Manggarai, Nusa Tenggara Timur, at the online mass media consists of Kompas.com, Cnnindonesia.com, Poskupang.com, and Voxntt.com. In collecting data the researchers used the listening method, reading, and note-taking techniques. In analyzing the data, the researcher used the content analysis method which was applied through the stages of identification, classification, and meaning of the data. The results showed that the statements of the characters were always repeated; use passive sentences and negative sentences that refer to certain meanings. Each media is unique in its reporting. Two national online media focused more on the authorities, while the other two regional media focused on victims and advocates. Land dispute resolution is actually an ancestral heritage that should be considered as a cultural norm in conflict resolution.Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara kritis statements para tokoh dalam pemberitaan media massa online yang secara khusus memberitakan sengketa tanah Golo Mori di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Media massa online yang ditinjau adalah Kompas.com, Cnnindonesia.com, Poskupang.com, dan Voxntt.com. Dalam pengumpulan data, digunakan metode simak, teknik baca dan catat. Analisis data menggunakan metode analisis isi yang diterapkan melalui tahap identifikasi, klasifikasi, dan pemaknaan data. Hasil penelitian ini dideskripsikan sebagai berikut. Pada tahap deskripsi, ditemukan bahwa di dalam beberapa pernyataan para tokoh, terdapat kosakata yang selalu diulang atau berlebihan; terdapat juga fitur linguistik yang berkorelasi makna secara antonimi dan konotatif. Pada aspek tata bahasa, ditemukan formulasi kalimat pasif dan kalimat negatif yang merujuk pada makna tertentu. Pada tahap interpretasi disibak bahwa terdapat hubungan antarteks yang saling berterima. Pada pihak lain, ditemukan juga pernyataan lain yang bersifat naratif tetapi memiliki struktur yang rapi. Dari sisi posisi media, masing-masing media memiliki keunikan di dalam pemberitaannya. Dua media online nasional lebih menyoroti pihak aparat, sedangkan dua media regional lainnya menyoroti korban dan advokat. Pada bagian eksplanasi dipaparkan mengenai konteks sosial dan budaya, terutama sistem pembagian tanah dalam budaya Manggarai, termasuk peran struktur Gendang sebagai warisan leluhur.
Representasi Kepemimpinan Presiden Joko Widodo Pada Berita Korupsi di Media Indonesia (President Joko Widodo's Leadership Representation on Corruption News in Indonesian Media) Saiyidinal Firdaus
Indonesian Language Education and Literature Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.9293

Abstract

Indonesia ranks 89th out of 180 countries and is still a corrupt country. As the leader of the country, the president is expected to make Indonesia no longer a corrupt country. This study seeks to analyze corruption news in the March 31, 2019 edition of Media Indonesia in order to raise views on Joko Widodo as a social actor. This can be known through the analysis of language structure, cognitive processes, and the meaning of discourse based on the context of the "2019 Presidential Election". This study applies a qualitative approach with van Dijk's critical discourse analysis (AWK) approach. The results show that the text of corruption news in the March 31, 2019 edition of Media Indonesia aims to raise Jokowi's image ahead of the 2019 Presidential Election. The context of the "2019 Presidential Election" shows a tremendous influence for the Media Indonesia editorial team to produce corrupt news texts associated with Jokowi, as well as his candidacy, himself as a presidential candidate in the 2019 presidential election.Indonesia menempati posisi ke-89 dari 180 negara dan masih menjadi negara korup. Sebagai pemimpin negara, presiden diharapkan menjadikan Indonesia tidak lagi menjadi negara yang korup. Penelitian ini berupaya untuk menganalisis berita korupsi di Media Indonesia edisi 31 Maret 2019 dalam memunculkan pandangan kepada Joko Widodo sebagai aktor sosial. Hal ini dapat diketahui melalui analisis struktur bahasa, proses kognitif, dan makna wacana berdasarkan konteks “Pilpres 2019”. Penelitian ini menerapkan ancangan kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis (AWK) van Dijk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks berita korupsi di Media Indonesia edisi 31 Maret 2019 bertujuan untuk mengangkat citra Jokowi menjelang Pilpres 2019. Konteks “Pilpres 2019” menunjukkan pengaruh yang luar biasa bagi tim redaksi Media Indonesia untuk memproduksi teks berita korupsi yang dikaitkan dengan Jokowi, serta pencalonan kembali dirinya sebagai calon presiden pada Pilpres 2019.
Ketahanan Literasi Anak-Anak di Masa Pandemi melalui Aplikasi Let’s Read (Children's Literacy Resilience in a Pandemic Period Through the Let's Read Application) Endang Sri Maruti
Indonesian Language Education and Literature Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.9298

Abstract

This study aims to describe the improvement of children's digital literacy skills. Research data in the form of the results of children's reading activities with the application. Data were collected by questionnaires and from observations and strengthened by data from interviews with children. The collected data is then analyzed with reference to the flow model. The results showed that the use of the Let's Read application could improve digital literacy for the children of Kampung Wonopuro. Utilization of spare time can be filled by playing while learning to read. The language in the reading text that is read is not only Indonesian but can be regional or foreign languages.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan literasi digital anak-anak. Data penelitian berupa hasil kegiatan membaca anak dengan aplikasi. Data dikumpulkan dengan angket dan dari observasi dan diperkuat dengan data dari wawancara dengan anak-anak. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan mengacu pada model alir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan aplikasi Let’s Read dapat meningkatkan literasi digital bagi anak-anak Kampung Wonopuro. Pemanfaatan waktu senggang dapat diisi dengan bermain sambil belajar membaca. Bahasa dalam teks bacaan yang dibaca juga tidak hanya bahasa Indonesia, tetapi bisa bahasa daerah maupun bahasa asing.
Pengembangan Prototipe Bahan Ajar Puisi Berbasis Multimedia 3D Flipbook (Prototype Development of 3D Multimedia-Based Poetry Teaching Materials Flipbook) Yusra D
Indonesian Language Education and Literature Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.9303

Abstract

This study aims to develop a prototype of poetry teaching materials based on 3D Flipbook multimedia. Through this research, it is hoped that there will be more varied teaching materials as well as learning media than the previous ones. The research design is a procedural descriptive research model, which is guided by the ADDIE model development research procedure initiated by Lee & Owens. Broadly speaking, this development model consists of 4 stages, namely: 1) analysis, 2) design, 3) development and implementation, and 4) evaluation. Thus, this research is a category of development research. The result of this research is poetry teaching materials in the form of 3D Flipbook multimedia. The results showed that according to 30 respondents, the 3D Flipbook multimedia display aspect was very feasible, the 3D Flipbook multimedia material aspect was feasible, and the 3D Flipbook multimedia learning aspect was very feasible. In conclusion, according to respondents, 3D multimedia flipbooks can be used as a very feasible alternative for learning poetry.Penelitian ini bertujuan mengembangkan prototipe bahan ajar Puisi berbasis multimedia 3D Flipbook. Melalui penelitian ini diharapkan tersedia bahan ajar sekaligus media pembelajaran yang lebih variatif dari yang sebelumnya. Penelitian pengembangan ini berpedoman pada model ADDIE yang terdiri atas empat tahap yaitu: 1) analisis, 2) desain, 3) pengembangan dan implementasi, dan 4) evaluasi. Hasil penelitian ini adalah bahan ajar puisi berupa multimedia 3D Flipbook.  Berdasarkan respons dari informan dapat diketahui bahwa aspek tampilan dan pembelajaran multimedia 3D Flipbook sangat layak, serta aspek materi multimedia 3D Flipbook layak. Multimedia 3D Flipbook bisa dijadikan alternatif dalam pembelajaran puisi.
Representasi Nilai Estetis dalam Syair Karambangan Suku Pamona (Aesthetic Value Representation In the Karambangan Poem of the Pamona Tribe) Ulinsa Ulinsa; Dandi Golontalo; Ninawati Syahrul
Indonesian Language Education and Literature Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.9404

Abstract

This study discusses the representation of aesthetic values in the kara-mbangan verses of the pamona tribe in Poso regency. The object of the study is a collection of transcribed karambangan verses. Furthermore, there is an explanation of the aesthetic value, the function of aesthetic value, and the benefits of the aesthetic value of the pamona tribe's kar-ambangan verses. This research is a qualitative research with a conte-nt analysis method, and a hermeneutics approach. Data collection uses observation techniques, interviews, and documentation studies. The results of the study found that the pamona tribe's poetry consists of aesthetic values, such as (1) religious values, (2) cultural values, (3) moral values, (4) educational values, (5) entertainment values, (6) sac-rificial values, and (7) compassion values.Penelitian ini membahas tentang representasi nilai estetis dalam syair karambangan suku pamona di kabupaten Poso. Objek penelitian berupa kumpulan syair karambangan yang telah ditranskripsi. Selanjutnya ter-dapat pemaparan nilai estetika, fungsi nilai estetika, dan manfaat dari nilai estetika syair karambangan suku Pamona. Penelitian ini merupak-an penelitian kualitatif dengan metode analisis isi, dan pendekatan her-meneutika. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawan-cara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa syair karambangan suku Pamona terdiri dari nilai-nilai estetika, seperti (1) nilai agama, (2) nilai budaya, (3) nilai moral, (4) nilai pendidikan, (5) nilai hiburan, (6) nilai pengorbanan, dan (7) nilai kasih sayang.
Ragam Bahasa Pada Caption Instagram: Analisis Gender (Variety of Languages on Instagram Captions: Gender Analysis) Adinda Oktaseska Agata; Aceng Ruhendi Saifullah
Indonesian Language Education and Literature Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.9592

Abstract

The phenomenon of using language on the internet is something unique. This study aims to describe the influence of gender on the variety of languages in Instagram captions and realize the intended meaning. This study uses a Computer-Mediated Discourse Analysis (CMDA) approach. The data collection technique is in the form of screenshots containing captions with the theme of make-up on Instagram social media. Data analysis in this study refers to Lakoff's theory of female language characteristics and Mulac's theory of male language characteristics. The results of the analysis show that the variety of languages used by men and women in Instagram captions have some similarities in the use of language features and also vary in realizing their intentions. This study recommends that sociolinguistics is an interesting topic for research so that future fields of study pay more attention to the rapidly changing phenomena in social media.Fenomena penggunaan bahasa di internet merupakan sesuatu yang khas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh gender terhadap ragam bahasa pada caption Instagram dan merealisasikan makna yang dimaksud. Penelitian ini menggunakan pendekatan Computer Mediated Discourse Analysis (CMDA). Teknik pengumpulan data berupa tangkapan layar yang memuat caption yang bertemakan make-up dalam sosial media Instagram. Analisis data dalam penelitian ini mengacu pada Teori Lakoff tentang karakteristik bahasa perempuan dan Teori Mulac tentang karakteristik bahasa laki-laki. Hasil analisis menunjukkan bahwa ragam bahasa yang digunakan oleh laki-laki dan perempuan pada caption Instagram memiliki beberapa kesamaan dalam penggunaan fitur bahasa dan beragam pula dalam merealisasikan maksudnya. Studi ini merekomendasikan bahwa sosiolinguistik merupakan topik yang menarik untuk diteliti sehingga bidang studi kedepannya lebih memperhatikan fenomena yang berubah dengan cepat di media sosial.

Page 1 of 2 | Total Record : 16