cover
Contact Name
Khomarudin, M.Pd
Contact Email
khomarudin@syekhnurjati.ac.id
Phone
+6285603361404
Journal Mail Official
edueksos@gmail.com
Editorial Address
Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Edueksos: Journal Pendidikan Sosial dan Ekonomi
ISSN : 22529942     EISSN : 25485008     DOI : 10.24235
Core Subject :
Edueksos: Journal Pendidikan Sosial dan Ekonomi is open access and peer-reviewed journal, investigating and discussing the dynamics of teaching and learning of social education and social-economic problems occuring in the society context of the primary, senior, and higher education level.In addition, Edueksos also covers the critical view and comprehensive mind in the economic and social education. The scope is related to social and economics education, such as: Social Science (Economic, Sociologi, History, Citizenship, Study Gender) in Education Perspective Learning Innovation in Social Education Cultural Values in Education Multicultural education Humanities issues in education E learning in social and economics studies Religious studies perspective on the social and ecomoics subject
Arjuna Subject : -
Articles 281 Documents
HUBUNGAN MOTIVASI MAHASISWA DENGAN MINAT DALAM MEMILIH JURUSAN TADRIS ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DI IAIN SYEKH NURJATI CIREBON TAHUN 2016/2017 Ria Rizqiah; Ratna Puspitasari; Yeti Nurizzati
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 6 No. 1 (2017): Motivasi dalam Pembelajaran
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v6i1.1943

Abstract

ABSTRAK                                                                                           Motivasi dan minat merupakan hal yang dapat melatar belakangi seseorang dalam memilih suatu jurusan di Perguruan Tinggi. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan peneliti diketahui bahwa motivasi mahasiswa dalam memilih Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial di IAIN Syekh Nurjati Cirebon tidak semuanya karena berdasarkan keinginan dari diri sendiri. Ada yang berasal dari keinginan orang tuanya, pelampiasan dikarenakan tidak diterima di Perguruan Tinggi Negeri atau jurusan yang diinginkan, dan pengaruh dari teman. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data motivasi dan minat mahasiswa memilih Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, serta mengetahui hubungan antara motivasi dan minat mahasiswa dalam memilih Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial di IAIN Syekh Nurjati Cirebon tahun 2016/2017. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa angket yang disebarkan kepada 30 responden. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu skala prosentase, koefesien korelasi pearson (r), koefesien determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa tingkat motivasi mahasiswa berdasarkan item positif sebesar 81,03% (baik) dan berdasarkan item negatif sebesar 91,665% (baik) sedangkan minat mahasiswa berdasarkan item positif sebesar 83,333% (baik) dan berdasarkan item negatif sebesar 89,999% (baik) serta angka korelasi sebesar 0,790 (tinggi atau kuat) dan nilai thitung  6,817 > ttabel 2,048 dengan df=28 pada taraf kesalahan 5%. Hal ini dapat diartikan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak, yaitu terdapat korelasi yang signifikan antara motivasi mahasiswa dengan minat dalam memilih Jurusan Tadris IPS di IAIN Syekh Nurjati Cirebon Tahun 2016/2017 dan besarnya motivasi mahasiswa ditentukan oleh minat sebesar 62,41%, sedangkan sisanya 37,59% ditentukan oleh faktor lain. Kata Kunci: Hubungan, Motivasi, Minat ABSTRACT Motivation and interest are things that can be the background of a person in choosing a major in Higher Education. Based on the results of preliminary observations made the researchers note that the motivation of students in choosing the Department of Social Sciences Tadris at IAIN Sheikh Nurjati Cirebon not everything because based on the desire of yourself. Some are derived from the wishes of their parents, impingement is not accepted in the State College or desired department, and the influence of friends. The purpose of this research is to obtain motivation data and interest of students to choose Tadris Department of Social Sciences, and to know the relation between motivation and student interest in choosing Tadris Department of Social Sciences at IAIN Syekh Nurjati Cirebon year 2016/2017. This study uses quantitative research methods, with data collection techniques in the form of a questionnaire distributed to 30 respondents. While the data analysis techniques used are percentage scale, pearson correlation coefficient (r), coefficient of determination and hypothesis testing. The result of this study showed that the students' motivation level based on positive item is 81,03% (good) and based on negative item 91,665% (good) while student interest based on positive item equal to 83,333% (good) and based on negative item equal to 89,999% ) as well as the correlation number of 0.790 (high or strong) and the tcount of 6.817> ttable 2.048 with df = 28 at the 5% error level. This can be interpreted that Ha accepted and H0 rejected, that is there is a significant correlation between student motivation with interest in choosing Tadris IPS Department in IAIN Sheikh Nurjati Cirebon Year 2016/2017 and the amount of student motivation is determined by the interest of 62,41%, while the rest 37.59% is determined by other factors.Keywords: Relationship, Motivation, Interest
PERAN ORANG TUA, SEKOLAH DAN MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN MASYARAKAT KEWARGAAN (CIVIL SOCIETY) DI SMA NEGERI 4 KUPANG efraim semuel nalle
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 6 No. 2 (2017): Multikultural
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v6i2.2189

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin banyaknya penyimpangan–penyimpangan  dalam masyarakat yang secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi karakteristik masyarakat itu sendiri. Hasilnya, apa yang masyarakat lihat, alami dan rasakan, memberikan pengaruh terhadap perkembangan masyarakat , baik pengaruh positif maupun negatif. Karena itu, diperlukan modal kajian masyarakat kewaragaan (Civil Society) sebagai  tolok ukur dalam membangun masyarakat. Penelitian kualitatif  dengan metode fenomenologi dan budaya  ini dilakukan di SMA Negeri 4 Kupang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumnetasi. Data yang diperoleh dari informen, selanjutnya diolah dan dianalisis dengan menggunakan analisis model interaktif,  hasilnya sebagai berikut : 1) Kurang optimalnya peran orang tua dalam membangun masyarakat kewargaan (Civil Society), 2) Sekolah secara baik menanamkan konsep masyarakat pada peserta didiknya namun perlu penguatan karakter pada pesertadidik, 3) Tidak dijalankan secara baik konsep masayarakat kewargaan (Civil Society) dalam kehidupan bermasyarakat, 4) kendala yang mengakibatkan tidak terbentuknya masyarakat kewargaan (Civil Society) secara baik meliputi kurang obtimalnya pendidikan karakter, sifat ketergantungan masyarakat yang begitu tingi kepada pemerintah, kurangnnya fasilitas dalam pengembangan anak di sekolah, kurangnnya pendidikan politik dan komunikasi politik serta, dan adanya praktik nepotisme dan kepentingan dalam pelaksanaan keadilan sosial.
MODEL PENILAIAN HASIL BELAJAR DAN KARAKTER Heryanto Heryanto
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 6 No. 2 (2017): Multikultural
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v6i2.2649

Abstract

The purpose of this article is to provide an overview of student learning and character assessment. The assessment of student learning has been focus more on mastery of material, but less attention to aspects of character. Whereas in education has two dimensions of purpose, namely to be smart and good morals. Intelligence has related to cognitive, while character has related to affective. Through this study, has expected to obtain a model of assessment that involves cognitive and affective aspects in an integrated manner. The method of study has done in compiling the article through literature study, i.e. studying the theory or opinion relating to student learning assessment. Based on this study, it concluded that: (1) Assessment of learning and character carried out independently. (2) Teachers face constraints assessing the character of students. (3) There are a number of interventions to the teacher's assessment; (4) Collaborative assessment of learning and character makes it easier for teachers and schools to make responsible decisions. (5) Assessment of learning has a positive implication on the formation of student character or otherwise.
STRATEGI KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU DALAM MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS IX UNTUK MENGHADAPI UJIAN AKHIR SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL (USBN) DI MTs NEGERI 10 MAJALENGKA arien nur rahmanita; Etty Ratnawati
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2018): Evaluasi Pembelajaran
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v7i1.3100

Abstract

This research is motivated Many students who experienced a confidence crisis when following (USBN). Like the feeling of disbelief, insecure, fearful, restless and anxious that experienced by students so feel unable to yourself to do the USBN problem. It takes communication skills by teachers to build a sense of confidence in students through interpersonal communication. The purpose of this research are: (1). To know the confidence of class IX students in the face of USBN, (2). To know the interpersonal communication strategy of teacher to build confidence of class IX students facing USBN, (3). To know the supporting factor of teacher interpersonal communication strategy to build confidence of class IX students facing USBN, (4). To know the inhibiting factor of teacher interpersonal communication strategy in building confidence of class IX students to face USBN. Confidence is one of the most important aspects of personality in human life. As for building confidence required a good communication strategy between teachers and students. For. By using the theory of human communication strategy that is, openness, empathy, supportive attitude and positive attitude. It is expected that this interpersonal communication strategy can foster students' self-confidence. This study used qualitative research methods. Research subjects are: IPS Class IX Teachers, Class IX students are taken from each representative class 3 people MTsN, (junior high school) and Principal. Instument data collection interview, observation and documentation. Data analysis uses data reduction, data presentation, and conclusions. The result of research stated that Interpersonal Communication Strategy conducted by teachers at MTsN , (junior high school) 10 Majalengka to develop self-confidence of class IX students is done with openness, empathy, support and positive feeling. Supporting factors of interpersonal communication strategy to foster self-confidence of class IX students provide support in the form of motivation, direction and active learning for students. In this limiting factor is the limitations of existing media in schools such as LCD-Projector, social interaction, and culture or language used by many students who do not understand. So that the interpersonal communication of teachers and students become obstructed. Keywords: Master's Interpersonal Communication Strategy, Student Self Confidence, USBN
PENGARUH PEMBERIAN REFLEKSI TUGAS INDIVIDUAL SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DI MADRASAH ALIYAH PUTRI PUI KABUPATEN MAJALENGKA Diah Ayu Nurfaidah; Nur yana
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2018): Evaluasi Pembelajaran
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v7i1.3104

Abstract

ABSTRAK Penelitianini di latarbelakangidiketahui bahwa pada mata pelajaran Sosiologi telah dilakukan pemberian refleksi oleh guru berupa pemberian tugas individual siswa. Selain itu juga tugas individual yang dikumpulkan kemudian telah diberi feedback oleh   guru.   Namun   demikian   pada   kenyataannya   meskipun   guru   sudah memberikan respon yang baik terhadap tugas-tugas yang dikerjakan oleh siswa, tetapi   dalam   realita   disinyalir   bahwa   masih   saja   ditemukan   beberapa permasalahan, diantaranya  yaitu siswa diindikasikan kurang termotivasi dalam belajar, prestasi siswa yang cenderung masih rendah bahkan tugas-tugas yang dibuatnya cenderung kurang berkualitas.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemberian refleksi tugas individual siswa pada mata pelajaran sosiologi, untuk mengetahui bagaimana hasil belajar siswa dengan dilakukannya refleksi tugas individual siswa pada mata pelajaran sosiologi dan mengetahui pengaruh pemberian refleksi tugas individual siswa terhadap hasil belajar pada mata pelajaran sosiologi di Madrasah Aliyah Putri PUI Kabupaten Majalengka.Tugas individual yang diberikan berupa tugas menyelesaikan soal, membuat  rangkuman,  membuat  makalah  dan  lain-lain.  Setelah  diberikannya tugas-tugas  tersebut  guru  melakukan  refleksi  terhadap  tugas  yang  diberikan dengan kata lain memberikan feedback dengan tujuan untuk memberi pengaruh terhadap hasil belajar siswa.Cara pengambilan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kuantitatif regresional dengan teknik pengambilan data menggunakan angket dan tes yang didapatkan dari guru sosiologi.Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, homogenitas, linearitas, korelasi, regresi, dan koefisien determinasi.Berdasarkan hasil uji regresi dengan nilai signifikasi 0,01 lebih kecil dari 0,05. Serta dilihat dari hasil uji koefisien determinasi, pemberian refleksi tugas individual siswa memberi kontribusi  terhadap  hasil  belajar  sebesar  75,3%  dan  sisanya  sebesar  24,7% ditentukan oleh faktor-faktor yang lain. Adapun dari hasil uji t diperoleh   ��ℎ????��????????(3.913) lebih besar dari �������????    (2.602) maka Ho ditolak, artinya bahwa  terdapatpengaruh antara pemberian refleksi tugas individual siswa terhadap hasil belajarpada mata pelajaran sosiologi di MA Putri PUI Kabupaten Majalengka. Kata kunci: Refleksi, Tugas, Hasil Belajar
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN HUMANISTIK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VII DI SMP NEGERI 8 KOTA CIREBON Nur hakiki; Ratna Puspitasai
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2018): Evaluasi Pembelajaran
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v7i1.3105

Abstract

ABSTRAK Latar belakang permasalahan penelitian ini terkait etika peserta didik disekolah tersebut dikatakan cukup memprihatinkan, disekolah tersebut telah menerapkan KURTILAS, dalam proes pembelajaran guru dituntut untuk dapat mengikuti kurikulum yang ada dengan pendekatan Scientific, guru berupaya semampunya dalam proses pembelajaran menggunakan metode bervariasi, didukung media disekolah cukup memadai, tetapi pada kenyataannya masih banyak peserta didik mengalami kesulitan, bahkan hasil belajarnyapun masih banyak siswa tidak mencapai KKM.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan pendekatan pembelajaran humanistik pada pelajaran IPS kelas 7, untuk mengetahui hasil belajar siswa pada pelajaran  IPS di kelas 7  setelah menggunakan pendekatan humanistik, untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan pembelajaran humanistik terhadap hasil belajar siswa kelas 7 di SMPN 8 Kota Cirebon.Pembelajaran dalam pendekatan humanistik dipahami sebagai pembelajaran yang mengarah pada proses memanusiakan manusia. Penelitian ini didasarkan pada sebuah asumsi bahwa pembelajaran harus memperhatikan siswa sebagai manusia yang memiliki karakter dan perbedaan individual. Siswa diarahkan agar dapat mengembangkan potensi dirinya tanpa ada tekanan, paksaan, ataupun kekerasan dari guru.Jenis penelitian ini kuantitatif Eksperimen. Teknik dan instrumen pengumpulan datanya observasi ,wawancara, Tes (Pre-Post Test), Angket dan dokumentasi. Teknik analisi datanya uji skala prosentase, uji normalitas, uji homogenitas, analisis butir soal, uji analisis korelasi, koefisien determinasi, analisis regresi linear, uji “t”. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas  7  dengan  sampel  2  kelas  (kelas  7  G  dan  7  H).Hasil  penelitian  ini berdasarkan  analisi  data angket  pembelajaran  humanistik  mendapatkan respon yang “cukup” dari siswa dengan interval presentase (41-60%). Hal ini ditunjukkan dengan sebagian besar siswa (41,55%)menjawab “setuju”. Hasil belajarnya diperoleh rata-rata nilai Post-Test 81,33, yang artinya hasil belajar siswa “baik” dengan interval persentase (76-85%). Hasil perhitungan spss v.22 menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh signifikan pada penerapan pendekatan pembelajaran humanistik terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas 7 di SMPN8 Kota Cirebon. Kata Kunci : Pembelajaran, Humanistik, Hasil Belajar.
HUBUNGAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DENGAN MOTIVASI BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI KELAS XI MAN 2 KABUPATEN CIREBON mukh lisin; Cecep Sumarna
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2018): Evaluasi Pembelajaran
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v7i1.3106

Abstract

ABSTRAK Kegiatan ektrakurikuler merupakan kegiatan kurikuler yang dilaksanakan sekolah di luar jam kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler. Tujuannya adalah mengembangkan potensi, bakat, minat, kemampuan siswa. Harapannya siswa yang mengikuti ektrakurikuler dapat menjadi siswa yang mempunyai kompetensi yang lebih. Namun kegiatan ekstrakurikuler terkadang dijadikan sebab siswa di sekolah tersandung masalah dalam proses kegiatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai bagaimana motivasi belajar siswa dan juga prestasi belajar siswa kelas XI MAN 2Kab. Cirebon yang mengikuti kegiatan ektrakurikuler dan bagaimana hubungan kegiatan   ektrakurikuler   dengan   motivasi   belajar   dan   prestasi   belajar   siswa . Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, teknik pengumpulan  data  melalui  angket  dan  hasil  nilai  rapot.  Teknik  analisis  yang digunakan yaitu korelasi product moment dan korelasi sederhana. Rekapitulasi rata- rata hasil angket mengenai kegiatan ektrakurikuler, diperoleh nilai 87, 5 % termasuk dalam kategori baik. Kemudian rekapitulasi rata-rata hasil angket mengenai motivasi belajar  siswa,  diperoleh  nilai  78,  75  %  dan  termasuk  dalam  kategori  baik. Berdasarkan rekapitulasi rata-rata hasil nilai rapot mengenai prestasi belajar siswa, diperoleh nilai 94, 4 % dan termasuk dalam kategori baik. Hasil pearson correlation antara kegiatan ekstrakurikuler dengan motivasi belajar siswa sebesar 0,641 dengan Sig. 0,000 < 0,05. Artinya terdapat hubungan yang positif antara kegiatan ekstrakurikuler dengan motivasi belajar siswa dan nilai hubungannya adalah kuat karena 0,641 nilai korelasi ini berada di interval 0,60-0,80. Hasil pearson correlation antara kegiatan ekstrakurikuler dengan prestasi belajar siswa sebesar 0,649 dengan Sig. 0,000 < 0,05. Artinya terdapat hubungan yang positif antara kegiatan ekstrakurikuler dengan motivasi belajar siswa dan nilai hubungannya adalah kuat karena0,649 nilai korelasi ini berada di interval 0,60-0,80. Kata Kunci: Kegiatan Ekstrakurikuler, Motivasi Belajar Siswa, Prestasi Belajar Siswa
HUBUNGAN LINGKUNGAN BELAJAR DAN MINAT BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 1 CIAWIGEBANG KABUPATEN KUNINGAN Nur Azijah; Naseh udin
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2018): Evaluasi Pembelajaran
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v7i1.3107

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan  observasi  di  SMP  Negeri  1  Ciawigebang  bahwa  prestasi belajar mata pelajaran IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ciawigebang yang diperoleh siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut berasal dari luar maupun dari dalam diri siswa. Faktor dari luar bisa dari lingkungan belajar  siswa  selama  proses  pembelajaran  dalam  kelas  sering  tidak  kondusif. Faktor dari dalam diri siswa juga mempengaruhi prestasi belajar siswa seperti minat belajar. Siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ciawigebang juga kurang memiliki minat belajar mata pelajaran IPS hal ini dapat diketahui dengan perilaku siswa pada saat kegiatan pelajaran berlangsung siswa cenderung asyik bermain sendiri dari pada memperhatikan penjelasan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui   hubungan   lingkungan   belajar   terhadap   prestasi   belajar   siswa, hubungan minat belajar terhadap prestasi belajar siswa, hubungan antara lingkungan  belajar  dan  minat  belajar  terhadap  prestasi  belajar  siswa  mata pelajaran IPS di SMP Negeri 1 Ciawigebang Kabupaten Kuningan. Penelitian dalam  skripsi  ini  menggunakan  metode  penelitian  kuantitatif.  Teknik pengumpulan data yang digunakan: observasi, angket, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu korelasi product moment pearson dan korelasi ganda. Hasil penelitian ini adalah Tidak terdapat hubungan positif dan signifikan antara lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran IPS di SMP Negeri 1 Ciawigebang Kabupaten Kuningan. Hal ini terbukti dari analisis korelasi product moment pada taraf signifikan 5% yang diperoleh nilai rx1y sebesar 0,086 dan thitung lebih kecil dari ttabel atau 0,086 < 1,670.Tidak terdapat hubungan positif dan signifikan antara minat belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran IPS di SMP Negeri 1 Ciawigebang Kabupaten Kuningan. Hal ini terbukti dari analisis korelasi  product  moment  pada  taraf  signifikan  5%  yang  diperoleh  nilai  rx2y sebesar 0,113 dan thitung  lebih kecil dari ttabel  atau 0,113 < 1,670. Tidak terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara lingkungan belajar dan minat belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar mata pelajaran IPS di SMP Negeri1 Ciawigebang Kabupaten Kuningan. Hal ini terbukti dari hasil analisis korelasi berganda pada taraf signifikan 5% yang diperoleh Fhitung<   Ftabel    atau 0,463 <3,148.Kata kunci : Prestasi Belajar, Lingkungan Belajar, Minat Belajar
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF SETING KOOPERATIF UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 3 PALIMANAN KABUPATEN CIREBON Nur nuy; Mahdi Mahdi
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2018): Evaluasi Pembelajaran
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v7i1.3108

Abstract

ABSTRAK  Salah satu keberhasilan belajar, dipengaruhi oleh metode yang digunakan guru dalam proses pembelajaran, penelitian awal yang dilakukan oleh peneliti di SMP Negeri 3 Palimanan  Kabupaten Cirebon  yaitu  ditemukannya  guru  yang lebih dominasi  menggunakan  metode  ceramah  yang  berdampak pada siswa  kurang termotivasi dan mendapatkan hasil belajar yang kurang atau di bawah KKM yaitu75, sedangkan rata-rata kelas baru mencapai 58,03. Maka peneliti terdorong melakukan  penelitian  untuk  meningkatkan  motivasi  dan  hasil  belajar  siswa dengan menggunakan model Pembelajaran Interaktif Seting Kooperatif. Tujuan umum penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS, sedangkan tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran menggunakan model Pembelajaran Interaktif Seting Kooperatif, motivasi dan hasil belajar siswa kelas VIII   di   SMP   Negeri   3   Palimanan   Kabupaten   Cirebon.   Penelitian   ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan  empat  tahapan  yaitu  :  penelitian,  pelaksanaan,  tindakan,  observasi, refleksi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil implemnetasi model Pembelajaran Interaktif Seting Kooperatif yaitu pada siklus I sebesar 62,5% siklus II sebesar92,5% dan siklus III sebesar 95%. Peningkatan motivasi belajar siswa siklus I sebesar 57,5% siklus II sebesar 90% dan siklus III sebesar 97,5%, sedangkan hasil belajarnya yaitu pra siklus sebesar 58,03 dengan ketuntasan 14,28% siklus I sebesar 67 dengan ketuntasan 50% siklus II sebesar 74 dengan ketuntasan 65% dan siklus III 80 dengan ketuntasan 85% dengan demikian dapat disimpulkan bahwasannya  implementasi  model  Pembelajaran  Interaktif  Seting  Kooperatif dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 3Palimanan Kabupaten Cirebon.   Kata Kunci : Pembelajaran,  Interaktif Seting Kooperatif, Motivasi  dan HasilBelajar
PENGARUH GAYA BELAJAR SISWA DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 MUNDU KABUPATEN CIREBON Asep Saefudin; Yeti Nurizzati
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2018): Evaluasi Pembelajaran
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v7i1.3110

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan hasil observasi siswa kesulitan menyesuaikan gaya belajar mereka dengan cara mengajar guru. Serta ada pergaulan siswa yang senang ke perpustakaan, dan adasiswa yanghanya bermain dan bercanda sehingga berdampak pada prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh gaya belajar siswa dan pergaulan teman sebaya terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VIII di SMP Negeri 1 Mundu Kabupaten Cirebon. Pengaruh gaya belajar terhadap prestasi belajar merupakan kunciuntuk mengembangkan kinerja dalam sekolah. Pengaruh pergaulan teman sebaya terhadap prestasi belajar adalah ketika siswa bersama teman-teman melakukan aktivitas yang bermanfaat maka bisa mendapatkan prestasi terbaik. Penelitain ini merupakan penelitian kuantitatif ex post facto. Populasi penelitian ini sebanyak 277 siswa. Sampel peneliti sebanyak 56 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, angket dan dokumentasi. Adapun analisis data yang digunakan adalah analisis prosentase, uji normalitas, uji linearitas, uji multikolinearits, uji heteroskedastisitas, dan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian diperoleh persamaan regresi linier bergada Y=102,240+0,276X1-1,19X2. Hasil uji F menunjukan nilai Sig. F sebesar 0,000 (P.Sig<0,05) maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh gaya belajar dan pergaulan teman sebaya berpengaruh terhadap prestasi belajar. Nilai koefisien determinasi sebesar 29,4%.Sedangkan sisanya 70,6% dipengaruhi oleh variabel lain. Kata Kunci: Gaya Belajar, Pergaulan Teman Sebaya, Prestasi Belajar.

Page 9 of 29 | Total Record : 281