cover
Contact Name
Ahlal Kamal
Contact Email
Ahlal.pkl@gmail.com
Phone
+6285285123236
Journal Mail Official
Ahlal.pkl@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jermani Husein, Desa Lokbangkai RT.07 No.39 Kecamatan Banjang Kab, Lok Bangkai, Kec. Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan 71416
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 31237037     DOI : https://doi.org/10.66914/an-naba
Core Subject :
An Naba Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat adalah jurnal ilmiah yang terbit tiga kali dalam setahun, didedikasikan untuk mempublikasikan hasil penelitian empiris, studi kasus, dan kajian teoretis di bidang pendidikan serta pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini berfokus pada integrasi strategi pendidikan dalam upaya pengembangan masyarakat di dunia nyata, dengan tujuan mendorong kemajuan yang berkelanjutan melalui berbagi pengetahuan, peningkatan kapasitas, dan pemberdayaan sosial. Secara harfiah An Naba berasal dari bahasa Arab yang berarti berita besar atau informasi penting. Sejalan dengan makna tersebut, jurnal ini hadir sebagai wadah diseminasi gagasan inovatif, metodologi, dan praktik terbaik. An Naba bertujuan menyebarkan informasi berdampak besar yang mampu menciptakan perubahan sosial yang positif, meningkatkan kualitas pendidikan, dan memberdayakan berbagai lapisan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 67 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Ekonomi Hijau : Budidaya Tanaman Kangkung Dan Ikan Lele Dengan Metode Akuaponik Sederhana Pini konisah; Alvina Maza Zahwa; Sofi Nur Azizah; Fiolinsa pema yolica; Yatna mahendra mahendra; Apria Rinaldi; Fitri Windari
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/ptyprr98

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan masyarakat Lingkungan 3, Kelurahan Kuripan melalui budidaya kangkung dan ikan lele menggunakan metode akuaponik sederhana berbasis ekonomi hijau. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Agustus 2026 dengan pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan dan praktik, serta evaluasi. Sebanyak 30 peserta terlibat, terdiri atas 13 peserta dari RT 1 dan 17 peserta dari RT 2. Media akuaponik dibuat dengan memanfaatkan galon bekas, bagian bawah digunakan sebagai wadah ikan lele dan bagian atas sebagai tempat menanam kangkung menggunakan tanah gembur. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai ekonomi hijau dan prinsip dasar akuaponik. Peserta juga mampu mengikuti proses perakitan media secara langsung dan menunjukkan minat untuk menerapkannya di rumah. Pemanfaatan galon bekas memberikan fungsi baru pada barang yang tidak terpakai sekaligus mendukung pengurangan limbah rumah tangga. Akuaponik sederhana dapat menjadi alternatif budidaya yang mudah diterapkan pada lahan terbatas serta berpotensi mendukung ketahanan pangan keluarga dan pemberdayaan masyarakat.
Implementasi Edukasi Cyberbullying Berbasis Media Audiovisual dalam Meningkatkan Kesadaran Digital Santri TPQ Ash-Shadiqul Wa’di Desa Candirejo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten Nisa Putri Alifia; Rahmiati; Sasabella Dwi Friskayanti
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/z7ezpn22

Abstract

Peningkatan penggunaan internet di kalangan generasi muda yang tidak diimbangi dengan literasi digital memadai memicu maraknya kasus perundungan siber (cyberbullying). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan edukasi cyberbullying dalam meningkatkan kesadaran digital para santri di TPQ Ash-Shadiqul Wa’di. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan partisipatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung pelaksanaan program, wawancara mendalam dengan beberapa santri, serta studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi edukasi cyberbullying berbasis nilai akhlak Islam berhasil meningkatkan kesadaran digital santri, yang ditandai dengan meningkatnya pemahaman bentuk dan dampak perundungan, pemahaman etika bermedia, kemampuan menjaga keamanan data pribadi, serta tumbuhnya tanggung jawab bermedia sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa model penguatan literasi digital dan pembentukan karakter anak di lembaga pendidikan nonformal keagamaan.
Penguatan Literasi Anak Melalui Bimbingan Belajar di KP Lebak Lame Desa Malingping Selatan Muhammad Yusuf Anwar; Nadia Fitri Yani; Syifa Salsabila; Syukur Ramadhani; Siti Nur Padilah; Nina Chairina
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/x8v04a08

Abstract

Kemampuan literasi dasar anak, khususnya membaca, dan memahami teks. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan bimbingan belajar sebagai bentuk penguatan literasi anak di Kampung Lebak Lame, Desa Malingping Selatan. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif deskripstif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengamatan dilakukan terhadap kemampuan membaca, menulis, memahami, keatifan, keberanian, serta kesulitan belajar anak selama kegiatan berlangsung. Hasil pengamatan terhadap 48 anak menunjukkan adanya perbedaan kemampuan literasi yang cukup beragam. Sebanyak 22 anak telah memiliki kemampuan dasar membaca dan menulis, tetapi masih memerlukan penguatan dalam memahami kalimat dan berhitung, sedangkan 26 anak masih mengalami kesulitan dalam membaca, menulis dan mengenal huruf. Berdasarkan kondisi tersebut pendampingan dilakukan dengan membagi anak sesuai tingkat kemampuan dan memberikan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan masingg-masing. Kegiatan meliputi pengenalan huruf, latihan mengeja, membaca cerita, menulis kalimat, serta Latihan berhitung dasar. Hasil pendampingan menunjukkan adanya perkembangan secara bertahap dalam kemampuan calistung, keaktifan, dan rasa percaya diri anak selama mengikuti kegiatan bimbingan belajar. Kata kunci : Literasi Anak; Bimbingan Belajar; Pendampingan
Pemanfaatan Lubang Resapan Biopori sebagai Inovasi Ramah Lingkungan dalam Mengatasi Sampah Organik di Desa Bawak, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten Ainun Yudhistira'; Waidah Puji Astuti; Liana Rahmawati; Sabrina Handayani; Ahmad Khafidzul Aqmal; Isro Ibnu Ridho; Qinanthi; Septiana Nuridhayanti; Rani Tri Anggraini; Anisa Kayla Iriani; Muhammad Shofiyyul Marom; Adidya Dwi Purnomo
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/zn8n0b07

Abstract

Sampah organik rumah tangga masih menjadi permasalahan lingkungan di Desa Bawak, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, karena sebagian masyarakat masih mengelolanya dengan cara dibakar secara terbuka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkenalkan Lubang Resapan Biopori (LRB) sebagai solusi ramah lingkungan untuk mengelola sampah organik sekaligus meningkatkan resapan air dan kesuburan tanah. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UIN Raden Mas Said Surakarta pada 22 Juni–31 Juli 2026 di RW 06–RW 10 Desa Bawak dengan sasaran ibu-ibu PKK. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, demonstrasi, tanya jawab, dan praktik pembuatan biopori menggunakan pipa PVC berdiameter 10 cm dengan kedalaman sekitar 100 cm. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memberikan respons positif dan antusias, ditandai dengan keaktifan bertanya mengenai manfaat, cara pembuatan, dan perawatan biopori. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong perubahan kebiasaan masyarakat dari membakar sampah menjadi mengolahnya secara mandiri, sehingga berkontribusi pada terciptanya lingkungan Desa Bawak yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Penguatan Digitalisasi UMKM melalui Edukasi dan Pendampingan Pembuatan QRIS dan Geotagging Google Maps dalam Pengabdian KKN Tematik Kelompok 275 Desa Karangtalun Anny Mumtaazah; Poppy Rolanda; Mutia Risma Ma'rufi; Siti Nur Hanifah; Fauzan Ainunnajib Mulyana; Muhammad Ilham Fadhilah; Muhammad Budi Santoso; Imam Mahmudi; Aisyah Qurrata A`yun; Yusika Misel Pramunika; Viola Zharifah Putri; Elly Wulandari; Qoriyah Azizzah Rahmawati
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/takq8p32

Abstract

Digitalisasi menjadi salah satu kebutuhan bagi UMKM dalam menghadapi perubahan pola pemasaran, transaksi, dan interaksi dengan konsumen. Namun, sebagian pelaku UMKM di wilayah perdesaan masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi awal UMKM, mendeskripsikan pelaksanaan program penguatan digitalisasi, serta menggambarkan partisipasi pelaku usaha pada setiap tahapan kegiatan di Desa Karangtalun. Kegiatan dilaksanakan oleh Kelompok KKN 275 dengan mengadaptasi pendekatan Participatory Action Research melalui tahapan identifikasi, perencanaan, tindakan, dan refleksi. Program meliputi pemetaan UMKM, workshop digitalisasi, pendampingan QRIS dan Google Maps, serta EXPO UMKM. Hasil pemetaan mengidentifikasi 18 UMKM dengan mayoritas bergerak pada sektor makanan dan minuman. Workshop diikuti oleh 9 pelaku UMKM, sedangkan pendampingan menghasilkan 5 QRIS dan 3 titik lokasi Google Maps. Sebanyak 6 UMKM berpartisipasi dalam EXPO UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program telah memberikan akses pengetahuan, pengalaman praktik, dan fasilitas digital dasar bagi sebagian pelaku UMKM. Namun, tingkat partisipasi belum merata dan keberlanjutan penggunaan teknologi belum dapat dipastikan karena belum dilakukan pemantauan jangka panjang.
Upaya Peningkatan Kepedulian Masyarakat Terhadap Pengelolaan Sampah Melalui Penyediaan Kotak Sampah dan Papan Informasi Masa Penguraian Sampah di RT 01 dan RT 02 Lingkungan 3 Desa Kuripan Kecamatan Teluk Betung Barat Azzahra Nabila Pandiangan; Fikri Fayshal Chafidz; Gading Maharatu Dipa Putri; Mario Mario; Pitri Amelia; Zulfatina Azzahra; Fitri Windari Windari
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/fjmcdn17

Abstract

Pengelolaan limbah merupakan salah satu tantangan lingkungan yang masih dihadapi oleh komunitas di kawasan organisasi, disebabkan oleh kurangnya perhatian terhadap kebersihan lingkungan dan keterbatasan sarana pembuangan limbah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan limbah melalui penyediaan tempat sampah dan papan informasi mengenai waktu penguraian limbah di RT 01 dan RT 02 Wilayah 3 Desa Kuripan, Kecamatan Teluk Betung Barat. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan ini adalah pendekatan partisipatif yang mencakup observasi, kolaborasi dengan perangkat RT dan warga, penyediaan serta instalasi tempat sampah, pemasangan papan informasi, sosialisasi tentang pengelolaan limbah berbasis prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R), serta monitoring dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa penyediaan tempat memudahkan masyarakat untuk membuang limbah pada tempat yang seharusnya, sedangkan papan informasi membantu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang jangka waktu penguraian berbagai macam limbah dan dampaknya terhadap lingkungan. Sosialisasi yang dilakukan juga membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penghematan limbah serta penerapan 3R dalam prinsip keseharian. Keterlibatan aktif warga selama program berlangsung menunjukkan adanya dukungan terhadap usaha menjaga kebersihan lingkungan. Oleh karena itu, program ini dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan limbah dan mendorong terbentuknya lingkungan organisasi yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Pemberdayaan Literasi Masyarakat Melalui Program Pojok Baca Di Lingkungan Rt 02 Kelurahan Kuripan, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung Athiyah Asya Afwanti Afwanti; Aura Permata Putri; Erfrian Aditya; Tri Ajie Kurniawan; Siti Maimunah; Taufik Hidayat; Yuniardhana Yuniardhana; Fitri Windari
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/1y5v6v41

Abstract

Literasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendukung terbentuknya budaya belajar di lingkungan masyarakat. Namun, keterbatasan fasilitas dan bahan bacaan yang mudah diakses dapat menjadi salah satu kendala dalam membangun kebiasaan membaca, khususnya bagi anak-anak usia sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pemberdayaan literasi masyarakat melalui Program Pojok Baca di lingkungan RT 02 Kelurahan Kuripan, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dengan empat tahapan, yaitu observasi, sosialisasi, pelatihan dan praktik, serta evaluasi. Data kegiatan diperoleh melalui observasi, wawancara sederhana, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keberadaan Pojok Baca memberikan akses yang lebih mudah terhadap bahan bacaan dan menciptakan ruang belajar yang dekat dengan masyarakat. Anak-anak menunjukkan ketertarikan dalam memilih dan membaca buku, terutama melalui kegiatan membaca mandiri, membaca bersama, pendampingan, dan diskusi sederhana. Selain itu, masyarakat turut memberikan dukungan dalam pemanfaatan dan pemeliharaan fasilitas. Program Pojok Baca dapat menjadi salah satu strategi sederhana dalam pemberdayaan literasi masyarakat. Keberlanjutan program memerlukan partisipasi masyarakat, pengelolaan fasilitas secara bersama, penambahan koleksi buku, dan pelaksanaan kegiatan membaca secara rutin.