cover
Contact Name
Ahlal Kamal
Contact Email
Ahlal.pkl@gmail.com
Phone
+6285285123236
Journal Mail Official
Ahlal.pkl@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jermani Husein, Desa Lokbangkai RT.07 No.39 Kecamatan Banjang Kab, Lok Bangkai, Kec. Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan 71416
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 31237037     DOI : https://doi.org/10.66914/an-naba
Core Subject :
An Naba Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat adalah jurnal ilmiah yang terbit tiga kali dalam setahun, didedikasikan untuk mempublikasikan hasil penelitian empiris, studi kasus, dan kajian teoretis di bidang pendidikan serta pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini berfokus pada integrasi strategi pendidikan dalam upaya pengembangan masyarakat di dunia nyata, dengan tujuan mendorong kemajuan yang berkelanjutan melalui berbagi pengetahuan, peningkatan kapasitas, dan pemberdayaan sosial. Secara harfiah An Naba berasal dari bahasa Arab yang berarti berita besar atau informasi penting. Sejalan dengan makna tersebut, jurnal ini hadir sebagai wadah diseminasi gagasan inovatif, metodologi, dan praktik terbaik. An Naba bertujuan menyebarkan informasi berdampak besar yang mampu menciptakan perubahan sosial yang positif, meningkatkan kualitas pendidikan, dan memberdayakan berbagai lapisan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 67 Documents
Peran Guru PAI dalam Layanan Bimbingan Konseling Islami melalui Tadarus Al-Qur'an untuk Meningkatkan Fokus Belajar Siswa Kelas VI SDN Sungai Malang 2 Agus Diannor
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/gzhhg435

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menyelenggarakan layanan bimbingan konseling Islami melalui kegiatan tadarus Al-Qur'an serta kontribusinya terhadap fokus belajar siswa kelas VI di SDN Sungai Malang 2. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru PAI, kepala sekolah, dan siswa terpilih, serta studi dokumentasi. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan secara bertahap; keabsahan temuan diperkuat dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan tiga peran utama guru PAI, yaitu sebagai fasilitator yang menata pelaksanaan tadarus dan membimbing bacaan, sebagai motivator yang menumbuhkan partisipasi dan kedisiplinan, serta sebagai teladan yang memperlihatkan ketenangan dan akhlak Islami. Tadarus yang dilaksanakan secara rutin dipersepsi membantu siswa menyiapkan diri untuk belajar, mengurangi distraksi, dan meningkatkan keterlibatan dalam pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa tadarus Al-Qur'an dapat digunakan sebagai layanan bimbingan konseling Islami yang bersifat preventif dan pengembangan, selama dirancang secara terarah, reflektif, dan terintegrasi dengan kebutuhan belajar siswa. Kata Kunci: Guru PAI, Bimbingan Konseling Islami, Tadarus Al-Qur'an, Fokus Belajar, Sekolah Dasar Abstract This study examines the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in delivering Islamic guidance and counselling through Qur'an recitation activities and its contribution to the learning focus of sixth-grade students at SDN Sungai Malang 2. The study employed a qualitative case-study design. Data were collected through participant observation, in-depth interviews with the PAI teacher, the school principal, and selected students, as well as document review. Data were analysed through reduction, display, and iterative conclusion drawing, while source and technique triangulation were used to strengthen trustworthiness. The findings identify three key teacher roles: facilitator, who organises the recitation and guides reading; motivator, who encourages participation and discipline; and role model, who demonstrates calmness and Islamic character. Regular Qur'an recitation was perceived to help students prepare for learning, reduce distraction, and participate more actively in classroom activities. The study indicates that structured Qur'an recitation can serve as a preventive and developmental Islamic guidance and counselling strategy when it is purposeful, reflective, and linked to students' learning needs. Keywords: PAI Teachers, Islamic Guidance and Counselling, Qur'an Recitation, Learning Focus, Elementary School
Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Karang Satria Kabupaten Bekasi Bimo Arya Setyawan; Ria Lavina Khansa; Alena Destianty; Alya Savira; Dinda Salsabila; Khairul Daffa Ramadhani; Ayu Setyo Ningrum; Yeni Faridatul Fatma; Alfonsa Susanti Ina; Bagas Ferdianto; Randy Saputra; Reyanda Noperga; Rizkya Trisman; Tegar Virgiawan
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/bxphar51

Abstract

Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata/KKN) is one of the implementations of the Three Pillars of Higher Education aimed at enhancing students' roles in community empowerment through the direct application of knowledge and skills. This KKN program was conducted in RW 014, Mustika Karang Satria Housing Estate, Bekasi Regency, to address community issues related to health, environmental management, legal education, and public facilities. The methods employed included observation, interviews, socialization, demonstrations, hands-on practice, and participatory approaches. Based on the identified community needs, six community service programs were implemented: group aerobic exercise for PKK members, legal awareness socialization on women's and children's protection, training on producing aromatherapy candles from used cooking oil, establishment of a family medicinal plant garden (TOGA), provision of separate organic and inorganic waste bins, and installation of an RW Secretariat signboard. The results indicated active community participation throughout the activities and increased public awareness regarding healthy lifestyles, legal protection, household waste utilization, environmental management, and the use of public facilities. Overall, the KKN program provided tangible benefits to the community and strengthened collaboration between the university and the local community in supporting sustainable community empowerment. Keywords: community empowerment, community service, environmental management, KKN, public health. Abstrak Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan meningkatkan peran mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan keterampilan secara langsung. Kegiatan KKN ini dilaksanakan di RW 014 Perumahan Mustika Karang Satria, Kabupaten Bekasi, dengan tujuan membantu menyelesaikan berbagai permasalahan masyarakat di bidang kesehatan, lingkungan, pendidikan hukum, dan fasilitas umum. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, serta pendekatan partisipatif. Berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan masyarakat, dilaksanakan enam program kerja, yaitu senam bersama ibu-ibu PKK, sosialisasi perlindungan perempuan dan anak dari perspektif hukum, sosialisasi pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah, pembuatan apotek hidup (TOGA), penyediaan tempat sampah organik dan nonorganik, serta pembuatan plang Sekretariat RW 014. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam seluruh rangkaian program serta meningkatnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pola hidup sehat, perlindungan hukum, pemanfaatan limbah rumah tangga, pengelolaan lingkungan, dan pemanfaatan fasilitas umum. Pelaksanaan program KKN ini diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berbasis pemberdayaan. Kata Kunci: KKN, pemberdayaan masyarakat, kesehatan masyarakat, lingkungan, pengabdian masyarakat.
Penguatan Pola Asuh Keluarga dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba dalam Mewujudkan Remaja Berkualitas di Desa Tambun, Kabupaten Bekasi Eka Iqbal Ramdhani; Sandrina Ramadhani; Lidya Novega; Vani Wulandari; Tania Minarny; Muhamad Rafi; Fikry Haikal; Ulya Rahman Maulana; Shifa Putri Aryanti; Erni Pitriyani; Baisuny; Amelia Krisyanti Dwi Febriani; Rosikin Agus Priandana; Yoshua Nathanael Sianturi
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/56rrc253

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan oleh Kelompok Arutala 41 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya berlangsung selama empat minggu pada Mei hingga Juni 2026 di RW 05 Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Program ini mengangkat tema penguatan pola asuh keluarga sekaligus upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba sebagai wujud kepedulian terhadap dua permasalahan utama yang ditemukan di tengah masyarakat, yakni minimnya pengetahuan orang tua dalam menerapkan pola asuh yang sesuai dan maraknya kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Bekasi. Catatan dari Polres Metro Bekasi mengungkapkan bahwa dalam rentang Januari sampai April 2026, sebanyak 216 kasus narkoba berhasil diungkap dengan total 286 tersangka. Beragam metode digunakan dalam pelaksanaan program, di antaranya sosialisasi langsung, seminar, diskusi dua arah, kegiatan kreatif berbasis partisipasi, serta pemberdayaan lingkungan fisik. Rangkaian kegiatan yang diselenggarakan meliputi pembukaan resmi program KKN, pemasangan banner kampanye anti narkoba, Seminar Pola Asuh Keluarga di SDN Tambun 04 dengan 50 peserta, Seminar Pola Asuh Positif dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di SMPN 1 Tambun Selatan dengan 50 siswa sebagai peserta, pembuatan media edukatif Pohon Cerita, senam kebugaran bersama warga, lomba mewarnai bagi anak usia 5 hingga 8 tahun, serta kegiatan gotong royong lingkungan. Seluruh rangkaian kegiatan menghasilkan peningkatan yang nyata dalam pemahaman masyarakat tentang pengasuhan positif, bertambahnya kesadaran remaja akan ancaman narkoba, dan tumbuhnya keterlibatan aktif warga dalam membangun lingkungan yang sehat, harmonis, dan kondusif bagi perkembangan generasi muda. Kata Kunci: Pola Asuh Keluarga; Pencegahan Narkoba; Remaja; KKN; Pengabdian Masyarakat   Abstract The Community Service Program (KKN) carried out by Arutala Group 41 of Bhayangkara Jakarta Raya University took place over four weeks between May and June 2026, located in RW 05, Tambun Village, South Tambun District, Bekasi Regency. The program was anchored around the theme of strengthening family-based parenting practices and preventing drug misuse, responding to two critical challenges identified within the community: inadequate parental knowledge on appropriate child-rearing approaches and the growing prevalence of drug abuse cases across Bekasi Regency. According to records from the Bekasi Metro Police, a total of 216 drug-related cases involving 286 suspects were resolved between January and April 2026. The implementation drew on a variety of methods, including direct outreach, seminars, interactive dialogue sessions, participatory creative activities, and environmental empowerment initiatives. Key activities included the formal opening of the KKN program, placement of anti-drug awareness banners, a Family Parenting Seminar at SDN Tambun 04 attended by 50 participants, a Positive Parenting and Drug Abuse Prevention Seminar at SMPN 1 Tambun Selatan with 50 student participants, an Educational Story Tree creation activity, communal exercise sessions, a coloring competition for children aged five to eight years, and a neighborhood clean-up effort. Outcomes demonstrated a measurable improvement in community understanding of positive parenting, heightened youth awareness regarding the dangers of drug abuse, and meaningful community participation in cultivating a healthy and supportive environment for young people. Keywords: Family Parenting; Drug Abuse Prevention; Youth; KKN; Community Service
Peningkatan Kesadaran Lingkungan dan Literasi Keuangan Sejak Dini Melalui Program Bank Sampah dan Edukasi Menabung pada Siswa Sekolah Dasar di Kp. Pulo RT.002/RW.036 Desa Sumber Jaya Krisna Putra Sanjaya; Yusalima Aulia Nurhasanah; Ken Ayu Dewi Utami; Mochamad Haikal Pitoyo; Yasinta Aulia; Ischaq Lazuardi
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/nm1wg345

Abstract

Penanaman kesadaran lingkungan dan literasi keuangan sejak usia dini merupakan upaya penting dalam membentuk karakter generasi yang peduli terhadap lingkungan serta mampu mengelola keuangan secara bijaksana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan literasi keuangan siswa sekolah dasar di Kampung Pulo RT 002 RW 036, Desa Sumber Jaya, melalui program edukasi menabung sejak dini berbasis Edukatif. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, penyampaian materi secara interaktif, diskusi, permainan edukatif, praktik pemilahan sampah, serta kegiatan menghias celengan sebagai media untuk menumbuhkan minat menabung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan sampah, manfaat Bank Sampah, serta pentingnya kebiasaan menabung sejak dini. Tingginya antusiasme peserta mengindikasikan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan literasi keuangan. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi dalam membentuk kebiasaan menabung serta menanamkan karakter positif, mandiri, dan bertanggung jawab pada anak sejak usia dini. Kata Kunci: Bank sampah Literasi keuangan Menabung sejak dini Kesadaran lingkungan ABSTRAC Environmental awareness and financial literacy from an early age are essential in shaping a generation that is environmentally responsible and capable of managing finances wisely. This community service program aimed to enhance the environmental awareness and financial literacy of elementary school students in Kampung Pulo RT 002 RW 036, Sumber Jaya Village, through an educational early-saving program. The implementation methods included socialization sessions, interactive material delivery, group discussions, educational games, waste sorting practices, and piggy bank decorating activities as a medium to foster children's interest in saving. The results indicated an improvement in participants' understanding of waste management, the benefits of waste banks, and the importance of cultivating saving habits from an early age. The high level of participants' enthusiasm demonstrated that a practice-based learning approach was effective in enhancing both environmental awareness and financial literacy. Furthermore, the program contributed to the development of saving habits while fostering positive values, independence, and responsibility among children from an early age. Keywords: Waste Bank, Financial Literacy, Early Saving Habits, Environmental Awareness.
Pelatihan Kebersyukuran dan Kesejahteraan Remaja Panti Asuhan PYI Anggun Putry Rusmana; Nazla Tri Alaya; Novi Dwi Luqyanaa; Salsabila Syafarini; Shiva Carissa Adivia; Lenny Utama Afriyenti
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/y16bay80

Abstract

Adolescents in orphanages often feel they lack appropriate guidance, leading to feelings of sadness and low self-confidence. This study aimed to determine whether a positive psychology intervention program focused on gratitude (gratitude training) could help improve the psychological well-being of adolescents at the PYI Orphanage. The intervention was conducted over four sessions, each lasting 60 minutes. Methods employed included psychoeducation, group discussions, and educational activities such as the Gratitude Box, Gratitude Tree, and Gratitude Letters. The study subjects consisted of nine adolescents aged 10 to 14. Assessment involved pre-test and post-test measurements using the Gratitude Questionnaire-Six Item Form (GQ-6). Evaluation results showed an increase in the total gratitude score from 299 at the initial test to 318 at the final test a rise of 19 points. Additionally, observations revealed positive behavioral changes, including increased confidence in expressing opinions, the ability to independently recognize positive aspects of daily life, and more open social interactions. The program's main challenges were the age differences among participants which affected their comprehension of the material and time constraints. The study demonstrates that gratitude training successfully enhanced the happiness of adolescents living in the orphanage.   Keywords: Gratitude Training; Psychological Well-being; Adolescents; Orphanage; Positive Psychology.   Abstrak   Remaja di panti asuhan sering merasa kurang didampingi dengan cara yang tepat, sehingga membuat mereka merasa sedih dan kurang percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah program intervensi psikologi positif yang berfokus pada kebersyukuran (pelatihan rasa syukur) bisa membantu meningkatkan kesejahteraan psikologis remaja di Panti Asuhan PYI. Intervensi dilakukan dalam empat sesi, masing-masing berlangsung selama 60 menit.Metode yang digunakan meliputi psikoedukasi, diskusi kelompok, serta permainan edukatif seperti Kotak Syukur, Pohon Syukur, dan Surat Terima Kasih.Subjek penelitian terdiri dari 9 remaja dengan usia antara 10 hingga 14 tahun. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan metode pre-test dan post-test serta alat ukur berupa Gratitude Questionnaire-Six Item Form (GQ-6). Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan total skor kebersyukuran dari 299 pada awal tes menjadi 318 pada akhir tes, kenaikan sebesar 19 poin.Selain itu, hasil observasi menunjukkan perubahan perilaku positif, yaitu meningkatnya keberanian dalam menyampaikan pendapat, kemampuan mengenali hal-hal positif dalam kehidupan sehari-hari secara mandiri, serta hubungan sosial yang lebih terbuka. Kendala utama dari program tersebut adalah perbedaan usia peserta yang memengaruhi pemahaman terhadap materi dan juga keterbatasan waktu yang tersedia. Penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan rasa syukur berhasil meningkatkan kebahagiaan remaja yang tinggal di panti asuhan.   Kata kunci: Gratitude Training; Kesejahteraan Psikologis; Remaja; Panti Asuhan; Psikologi Positif.  
Membangun Desa Bersih dan Sehat melalui Kolaborasi dan Edukasi Lingkungan di Desa Kedung Pengawas Aura Tria Hunny Septiana; Vera Pariska; Silmi Hafizha; Saiful Rizky Ramadhan; Rizki Maulana; Rama Sigit Nugraha; Oktavia Ramadhani Riansyah; Nindita Augustin; Muhammad Fikhri Al Bukhari; Mohamad Iqbal; Meidita Salsabila; Muhammad Fauzi Aditya Firdaus; Husnaya Amelia; Rycha Kuwara Sari
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/542x1026

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik merupakan bentuk pengabdian perguruan tinggi yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat. Artikel ini mendokumentasikan dan menganalisis secara kritis pelaksanaan program KKN di Desa Kedung Pengawas, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dengan fokus pada pengelolaan lingkungan, penyediaan fasilitas publik, dan peningkatan literasi digital. Permasalahan utama meliputi pengelolaan sampah yang belum optimal, keterbatasan fasilitas umum, serta rendahnya kewaspadaan terhadap penipuan digital. Melalui pendekatan participatory action research (PAR) dan pemberdayaan berbasis komunitas, dilaksanakan enam program kerja, yaitu edukasi penipuan digital, pembuatan wadah sampah terpilah, pembangunan taman bermain anak, pemasangan tiang pull-up, pemasangan papan peringatan, serta kerja bakti dan penghijauan. Hasil menunjukkan peningkatan kesadaran lingkungan, kebiasaan pemilahan sampah, kewaspadaan terhadap kejahatan siber, serta tersedianya fasilitas publik yang bermanfaat. Program ini menegaskan bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat efektif dalam mendorong perubahan sosial yang berkelanjutan. Kata kunci: KKN, pemberdayaan masyarakat, literasi digital, pengelolaan sampah, gotong royong, Desa Kedung Pengawas Abstract: The Thematic Community Service Learning (KKN) is a form of community service by higher education institutions that integrates academic knowledge with the needs of the community. This article documents and critically analyzes the implementation of the KKN program in Kedung Pengawas Village, Bekasi Regency, West Java, focusing on environmental management, the provision of public facilities, and the improvement of digital literacy. The main issues include suboptimal waste management, limited public facilities, and low awareness of digital fraud. Through a participatory action research (PAR) approach and community-based empowerment, six programs were implemented: education on digital fraud, the creation of sorted waste bins, the construction of a children’s playground, the installation of pull-up bars, the installation of warning signs, as well as community service and greening initiatives. The results showed an increase in environmental awareness, waste sorting habits, and vigilance against cybercrime, as well as the availability of useful public facilities. This program underscores that collaboration between students and the community is effective in driving sustainable social change. Keywords: KKN, community empowerment, digital literacy, waste management, gotong royong, Kedung Pengawas Village
Strategi Digital Marketing Melalui Tiktok dalam Meningkatkan Penjualan Produk pada Toko Rohani Karmel Yogyakarta Auvril Liku; Azfa Mutiara Ahmad Pabulo
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/x9mkf940

Abstract

Promosi melalui media sosial menjadi salah satu strategi yang banyak digunakan oleh pelaku usaha untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat. Toko Rohani Karmel Yogyakarta telah memanfaatkan platform TikTok sebagai media promosi, namun konten yang diunggah masih berfokus pada satu produk sehingga informasi mengenai kelengkapan produk belum tersampaikan secara menyeluruh. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi digital marketing melalui platform TikTok di Toko Rohani Karmel Yogyakarta. Metode yang digunakan meliputi observasi, pengenalan produk, pembuatan konten, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa konten yang dibuat mampu menampilkan beberapa produk dalam satu video sehingga informasi yang diberikan menjadi lebih lengkap dibandingkan dengan konten sebelumnya. Konten yang dipublikasikan juga memperoleh respons awal berupa tayangan dan interaksi dari pengguna TikTok. Dengan demikian, pemanfaatan TikTok dapat mendukung kegiatan promosi digital serta membantu memperkenalkan produk Toko Rohani Karmel Yogyakarta kepada konsumen.   Kata kunci: digital marketing, TikTok, media sosial, promosi digital.     ABSTRACT Promotion through social media is a strategy widely used by businesses to introduce their products to the public. Toko Rohani Karmel Yogyakarta has utilized the TikTok platform as a promotional medium, but the uploaded content focuses on a single product, thus lacking comprehensive information about the product's completeness. This community service activity aims to describe the implementation of digital marketing strategies through the TikTok platform at Toko Rohani Karmel Yogyakarta. The methods used included observation, product introduction, content creation, and evaluation. The results showed that the created content was able to showcase multiple products in a single video, providing more comprehensive information than previous content. The published content also received an initial response in the form of views and interactions from TikTok users. Thus, the use of TikTok can support digital promotional activities and help introduce Toko Rohani Karmel Yogyakarta products to consumers.   Keywords: digital marketing, TikTok, social media, digital promotion.
Strategi Pengembangan Tenaga Kependidkan dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Pendidikan Marlinda Sapus; Imelda R.R Manbait; Beltis B. Batu; Yefri Manu; Yanti Y.E. Sole
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/sjj3m915

Abstract

Educational support staff (tendik) play a strategic and integral role in supporting administration, management, and technical services within educational units. However, reality in the field reveals challenges such as a mismatch between staff competencies and their assignments, which directly leads to low-quality administrative services. This study aims to formulate professional development strategies for educational support staff to enhance the quality of educational services, particularly in facing the digitalization era. The research method employed a qualitative approach using the Systematic Literature Review (SLR) method, filtering relevant scientific articles from the 2016–2026 period through the PRISMA flow diagram. The analysis indicates that development strategies for educational support staff rest on three main pillars: regular knowledge updates, equitable access to training, and higher academic qualifications. In the digital era, implementing a Continuous Development Program (CDP/CPD) supported by accurate job analysis, appropriate incentives, and an innovative organizational culture is proven effective in upgrading technological skills, minimizing digital resistance, and sustainably optimizing school management services.  ​ Keywords: Development Strategy,Educational Support Staff, Educational Services, Digitalization,  Continuous Development Program.   Abstrak. Tenaga kependidikan (tendik) sangat penting dan strategis dalam mendukung layanan teknis, manajemen, dan administrasi unit pendidikan.  Namun demikian, kualitas layanan administrasi dipengaruhi oleh disparitas antara kompetensi staf pendidikan dan penempatan tugas mereka, yang merupakan tantangan di dunia nyata.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan strategi pengembangan profesional bagi tenaga kependidikan guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan, khususnya dalam konteks era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) melalui penyaringan diagram alir PRISMA terhadap artikel ilmiah yang relevan periode 2016–2026. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi pengembangan tendik bertumpu pada tiga pilar utama: pembaruan pengetahuan berkala, pemerataan akses pelatihan, dan peningkatan kualifikasi akademik. Di era digital, penerapan Continuous Development Program (CDP/CPD) yang didukung oleh analisis pekerjaan (job analysis) yang tepat, pemberian insentif, dan budaya organisasi yang inovatif terbukti efektif meningkatkan keterampilan teknologi, menekan resistensi digital, serta mengoptimalkan layanan manajemen sekolah secara berkelanjutan.  ​Kata kunci: Strategi Pengembangan, Tenaga Kependidikan, Layanan Pendidikan, Digitalisasi, Continuous Development Program.
Peran Mahasiswa KKN dalam Meningkatkan Kreativitas, Kecerdasan Digital, dan Kesadaran Lingkungan Masyarakat Desa Buni Bakti RT 024/RW 013 Maidani; Arief Hidayatulloh; Nova Indriyani; Bella Ananda Gunawan; Reszal Aji Prasetyo; Donnie Farizki Julianto; Felisya Putri Dinata; Riah Isnaini Rohmah; Zara Zettira rizal; Sevia Dwi Jayanti; Josua Rodo Anugrah M; Maria Evanggeline S; Raihan Nurdiantono
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/s7a0ds18

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Buni Bakti RT 024/RW 013, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, kecerdasan digital, dan kesadaran lingkungan masyarakat melalui pendekatan partisipatif dan edukatif. Permasalahan utama di wilayah ini meliputi kurangnya pemanfaatan bahan alam untuk kegiatan produktif, tingginya risiko penyalahgunaan teknologi digital seperti kecerdasan buatan (AI) dan game online, serta rendahnya pengelolaan kebersihan lingkungan sekitar. Metode pelaksanaan dilakukan melalui serangkaian program edukasi dan praktik langsung, yang terbagi dalam tiga agenda utama: pelatihan Eco-Art Ecoprint menggunakan kain kanvas bagi anak-anak TPQ Batulrohman, sosialisasi bahaya kecerdasan buatan (AI) dan game online bagi ibu rumah tangga, serta kerja bakti lingkungan disertai pengadaan tong sampah organik dan anorganik. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kreativitas peserta dalam memanfaatkan bahan alam menjadi karya seni mandiri, peningkatan pemahaman warga mengenai pemanfaatan teknologi secara aman dan bijak, serta terciptanya lingkungan permukiman yang lebih bersih dan tertata melalui budaya gotong royong. Kegiatan ini penting sebagai upaya hilirisasi ilmu pengetahuan demi mewujudkan masyarakat desa yang kreatif, cerdas teknologi, dan peduli terhadap keberlanjutan lingkungan. Kata kunci: Buni Bakti, Ecoprint, Gotong Royong, Kecerdasan Digital, Kuliah Kerja Nyata.   Abstract The Community Service Program (KKN) in Buni Bakti Village RT 024/RW 013, Babelan District, Bekasi Regency, aims to enhance community creativity, digital intelligence, and environmental awareness through participatory and educational approaches. The primary issues in this area include the lack of natural resource utilization for productive activities, the high risk of digital technology misuse such as Artificial Intelligence (AI) and online games, and low environmental cleanliness management. The implementation method involved a series of educational programs and direct practices, divided into three main agendas: Eco-Art Ecoprint training using canvas tote bags for children at TPQ Batulrohman, socialization on the dangers of AI and online games for housewives, and environmental community cleaning accompanied by the procurement of organic and inorganic trash bins. The results demonstrated an increase in participants' creativity in utilizing natural materials into independent artworks, improved community understanding of safe and wise technology utilization, and the creation of a cleaner and well-organized residential environment through mutual cooperation. This program is essential as an effort to downstream knowledge to foster a creative, technology-savvy, and environmentally conscious village community. Keywords: Buni Bakti, Community Service Program, Digital Intelligence, Ecoprint, Mutual Cooperation.
Disharmonisasi Regulasi dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam di Kabupaten Kotabaru: Perspektif Hukum Otonomi Daerah Azam Mansyur; Alifian Fauzi; Dimas Awanda Putra
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/0jnn2n64

Abstract

Natural resource management within the framework of regional autonomy aims to maximize a region's potential for the sake of development and community welfare. However, its implementation remains hindered by a lack of alignment regarding regulations and the division of authority between the central and regional governments. This study examines the nature of the disharmony in natural resource management in Kotabaru Regency, the underlying causes, and efforts to harmonize policies to achieve effective, equitable, and sustainable management. The findings indicate that this disharmony stems from overlapping regulations, policy shifts, sectoral ego, and weak inter-agency coordination. These conditions give rise to legal uncertainty, land-use conflicts, risks of environmental degradation, and suboptimal utilization of natural resources for regional development. Keywords: Regional autonomy, regulatory disharmony, natural resource management, legal certainty, Kotabaru Regency. Abstrak Pengelolaan sumber daya alam dalam otonomi daerah bertujuan untuk memaksimalkan potensi wilayah demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Namun, pelaksanaannya masih terkendala oleh belum selarasnya aturan dan pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah. Penelitian ini membahas bentuk disharmonisasi pengelolaan sumber daya alam di Kabupaten Kotabaru, faktor penyebabnya, serta upaya harmonisasi kebijakan agar tercipta pengelolaan yang efektif, adil, dan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disharmonisasi terjadi karena tumpang tindih peraturan, perubahan kebijakan, ego sektoral, dan lemahnya koordinasi antarinstansi. Kondisi ini menimbulkan ketidakpastian hukum, konflik pemanfaatan lahan, risiko kerusakan lingkungan, dan belum optimalnya pemanfaatan sumber daya alam bagi pembangunan daerah. Kata Kunci: Otonomi daerah, disharmonisasi peraturan, pengelolaan sumber daya alam, kepastian hukum, Kabupaten Kotabaru.