cover
Contact Name
Jefik Zulfikar Hafizd
Contact Email
hafizd.zulfikar@gmail.com
Phone
+6282124169891
Journal Mail Official
hafizd.zulfikar@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perjuangan By Pass Kota Cirebon
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah
ISSN : 23550805     EISSN : 25494112     DOI : https://doi.org/10.24235
Core Subject :
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah publishes original and recent studies that focus on normative, empirical, and comparative analyses of Sharia economic law and its application across various modern economic sectors in different countries, particularly in Indonesia. The scope of the journal includes: Sharia law in economic activities, trade, the halal industry, and business governance. Regulation of Islamic finance, banking, the Islamic capital market, Islamic fintech, and other financial instruments. Contracts (aqd) from the perspectives of fiqh al-mu‘āmalāt and positive law, including issues of dispute resolution, Sharia compliance, and international regulatory standards. Business ethics and Sharia governance in corporations, financial institutions, and regulatory authorities. Islamic economic thought, legal theory, and interpretive methodologies (ijtihād) within contemporary economic contexts. Judiciary and dispute resolution in Sharia economic matters, including comparative studies between national (Indonesia) and international jurisdictions. Implementation of Sharia economic law in society. The journal encourages multidisciplinary approaches—covering law, economics, finance, and policy studies—provided that the primary analysis remains grounded in the framework of Sharia economic law.
Arjuna Subject : -
Articles 238 Documents
ANALISIS PERBEDAAN PRODUKTIVITAS UKURAN KAPAL DAN PENGARUHNYA TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN (STUDI EMPIRIS NELAYAN GILNET DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAP) Indra Sukma Yulianto; Rusmusi Indranjoto; Suharno Suharno
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v6i1.8316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas kapal antara kapal ukuran di bawah 5 GT dan ukuran 21-30 GT serta menganalisis pengaruh variabel ukuran kapal, lamanya waktu melaut, jumlah awak kapal, dan penggunaan BBM terhadap hasil penangkapan ikan. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, responden dalam penelitian ini berjumlah 86 orang nelayan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, teknik analisis menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat produktivitas kapal di bawah 5 GT adalah 2,07%, lebih kecil dari tingkat produktivitas kapal 20-30 GT yang sebesar 6,95%. Kemudian ukuran kapal dan penggunaan BBM berpengaruh positif signifikan terhadap hasil tangkapan kapal di bawah 5 GT, sedangkan ukuran kapal, penggunaan BBM, dan jumlah awak kapal berpengaruh positif signifikan terhadap hasil tangkapan kapal berukuran 20-30 GT. Implikasinya, nelayan di Kawasan Pelabuhan Perikanan Laut Cilacap lebih memperhatikan alokasi biaya dan pemilihan lokasi penangkapan untuk meningkatkan hasil tangkapan dan produktivitas.Kata Kunci: Produktivitas, Hasil Tangkapan, Ukuran kapal, Lama Melaut, Penggunaan BBM, dan Jumlah ABK.
PELAYANAN SYARIAH LINKAJA PADA EKOSISTEM KEISLAMAN DI KOTA CIREBON DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Afif Muamar; Abdul Aziz; Wasman Wasman; Nisa Lusiana
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v6i1.8361

Abstract

Layanan Syariah LinkAja mengedepankan tiga kategori utama produk layanan syariah yaitu ekosistem Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf, pemberdayaan ekonomi berbasis masjid serta digitalisasi pesantren dan usaha mikro, kecil, dan menengah. Melihat mayoritas masyarakatnya beraga Islam, dan terdapat banyak lembaga keagamaan membuat Kota Cirebon menjadi sasaran perluasan Layanan Syariah LinkAja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, data yang dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi, dokumentasai kemudian dianalisis dengan metode deskriptif analisis. Adapun hasil dari penelitian ini: Transaksi melalui Layanan Syariah LinkAja khususnya di Kota Cirebon tentu diperbolehkan apabila menggunakan prinsip syariah. Akad qardh adalah yang paling mendekati dalam top-up LinkAja Syariah. Layanan Syariah LinkAja menggunakan akad qardh yaitu customer LinkAja Syariah memberikan kepada pihak LinkAja Syariah dalam hal ini disebut top-up dan pihak LinkAja Syariah tidak mempergunakan uang tersebut, hanya menyimpan dan dapat dikembalikan ke customer kapan saja dalam bentuk yang sama.Kata Kunci: Layanan Syariah LinkAja, Ekosistem Keislaman, dan Hukum Islam
IMPLEMENTASI MAQASHID SYARIAH TERHADAP PRODUK PERBANKAN SYARIAH Popon Srisusilawati; Putri Diani Hardianti; Neli Erlianti; Isfi Rizka Pitsyahara; Siti Karomah Nuraeni
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v7i1.8409

Abstract

Maqashid syariah adalah tujuan yang ingin dicapai oleh syariat agar kemashlahatan manusia bisa terwujud. Kemaslahatan disini mencangkup semua kehidupan manusia salah satunya dibidang ekonomi. Maqashid syariah sendiri berperan sebagai ketetapan yang relevan sebagai landasan bagi praktik, produk perbankan syariah dan pengembangan system. Karena maqashid syariah bertujuan sebagai kemaslahan serta kesejahteraan bagi manusia. Sehingga layanan serta produk perbankan syariah yang diberikan kepada nasabah bisa menghasilkan kemaslahatan Sehingga dapat dilihat bagaimana implementasi maqashid syariah terhadap produk-produk yang dikeluarkan oleh perbankan syariah sangat bermanfaat bagi nasabah. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif maka didapatkan hasil bahwa maqashid syariah diimplementasikan kepada produk perbankan dengan lima hal pokok, ialah: hifdz al-din, hifdz al-naf, hifdz al-'aql, hifdz al-nasl dan hifdz al-maal.Kata kunci: Maqashid Syariah, Perbankan, Bank Syariah.
E-MONEY PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH FII AL-MUAMALAH Sajida Sanata Islam; Iffatin Nur
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v6i2.8608

Abstract

E-money merupakan  modernisasi metode pembayaran non tunai berbasis teknologi yang saat ini lazim digunakan oleh masyarakat. Perkembsngsn  metode pembayaran berbaasi e-money ini tentunya harus sejalan dengan prinsip-prinsip agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan adanya e-money ini sejalan dengan kosep maqashid syariah fi al-muamalah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan ialah studi dokumen atau sudi pustaka dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan jika hukum bertransaksi dengan e-money adalah mubah atas dasar kaidah “Al ashlu fil mua'malati al ibahah hatta yadullu ad-daliilu ala tahrimiha”, namun kemubahan ini hanya terbatas pada e-money dengan prinsip syariah yang berpedoman pada Fatwa Dewan Syariah Nasional. Adapun e-money kovensional dianggap tidak memenuhi prinsip syariah sebaiknya kita menghindari penggunaannya karena ditakutkan adanya unsur riba, gharar, dan maitsir yang dapat merugikan pihak-pihak dalam e-money tersebut.Kata Kunci: E-Money, Maqashid Syariah Fi Al-Muamalah, Maslahah.
TRANSFORMASI AKAD TABARRU’ MENJADI AKAD MU’AWADHAT; ANALISIS AKAD HIWALAH DAN AKAD KAFALAH DI LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH Muhamad Izazi Nurjaman; Doli Witro
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v6i2.8748

Abstract

Penelitian ini membahas transformasi akad tabarru’ menjadi akad mu’awadhat khususnya pada akad hiwalah dan kafalah di Lembaga Keuangan Syariah (LKS). Artikel ini menggunakan metode deskriptif analisis yang bersifat kepustakaan. Penelitian bertujuan untuk menemukan fakta akan perubahan pada status akad tersebut dan kedudukannya dapat diketahui dengan melihat dan menganalisis praktiknya di lapangan khususnya di LKS. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat kepustakaan (library research). Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat transformasi akad tabarru’ (hiwalah dan kafalah) menjadi akad mu’awadhat (hiwalah bi al-ujrah dan kafalah bia al-ujrah di LKS dan telah diatur dalam fatwa DSN/MUI. Penetapan fatwa tersebut berlandaskan kepada kebutuhan masyarakat (LKS dan Nasabah) dengan memperhatikan ketentuan nash, pendapat para ulama dan tingkat kemaslahatan yang tidak bertentangan dengan prinsip ekonomi syariah.Kata Kunci: Transformasi Akad, Hiwalah, Kafalah, Lembaga Keuangan Syari’ah.
THE INFLUENCE OF INFRASTRUCTURE ON INEQUALITY OF INCOME DISTRIBUTION IN EASTERN INDONESIA Albani Elha Laraibaphy; Abdul Aziz Ahmad; Suharno Suharno
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v8i2.8843

Abstract

AbstractThis quantitative research was on income inequality and infrastructure in Eastern Indonesia. This study investigates the impact of road, electricity, water, telecommunication, housing, education, and health infrastructure on income inequality from 2012 to 2018. Using panel data from 16 Eastern Indonesia provinces with 96 observations, this study combines cross-sectional data from 16 Eastern Indonesia provinces and six years of time-series data (2012, 2013, 2014, 2015, 2017, 2018). The results from the Fixed Effect Model by Panel Data indicate that (1) Road, electricity, water, housing, education, and health infrastructure were not significantly correlated with income inequality, and (2) Telecommunication infrastructure harmed income inequality. The implication is that in achieving a more just income distribution, the government should reexamine the distribution of infrastructure projects, i.e., road, electricity, water, housing, education, and health, that are being built. This can be done by focusing the projects on less developed areas.Keywords: Income Inequality; Infrastructure; Eastern Indonesia.
PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA: RESILIENSI USAHA DI MASA PANDEMI Syaeful Bakhri
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v6i2.8878

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan strategi penataan PKL sekaligus melakukan penelitian terkait fakotr - faktor yang mempengaruhi resiliensi usaha PKL di tengah pandemi covid-19. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis SWOT yang digunakan untuk menggali atau mengevaluasi terhadap kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman terhadap kondisi eksisting dalam menganalisis kekuatan resiliensi para pedagang kaki lima di tengah pandemi covid-19. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa dalam penataan PKL perlu dukungan pemerintah daerah melalui strategi regulasi terkait penataan dan pemberdayaan yang implementasinya perlu lebih tegas untuk meminimalisasi kelemahan dengan memanfaatkan peluang sumber daya yang ada pada PKL. Adapun untuk menjaga eksistensi usaha para pelaku PKL di tengah masa pandemi covid-19, para pelaku PKL dapat melakukan upgrade pola layanan yang disesuaikan dengan kondisi pemberlakukan kebijakan social distancing oleh pemerintah, seperti halnya penyediaan take away disepanjang pedestrian, pemanfaatan teknologi informasi sebagai sarana inovasi pemasaran agar dapat bersaing dengan persaingan yang semakin kompetitif.Kata Kunci: Pedagang Kaki Lima, Resiliensi Usaha, dan Pandemi Covid-19.
PASAR MU’AMALAH DAN REKONSTRUKSI PENGGUNAAN DINAR, DIRHAM DAN FULUS SEBAGAI ALAT TUKAR DI CIREBON Zaenal Masduqi; Alvien Septian Haerisma
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v6i2.8974

Abstract

Sistem transaksi dinar dan dirham sudah dikenal cukup lama di Indonesia, akan tetapi belum banyak masyarakat yang sadar untuk menggunakan dari dinar dan dirham sebagai alat transaksi. Dalam bidang pasar mu’amalah banyak dari kaum muslimin tidak tahu bahkan tidak memperdulikan bahwa Islam memiliki seperangkat nilai dan aturan yang dahsyat dan komprehensif bila difahami dan dilaksanakan. Hal ini dilatarbelakangi karena tidak banyak dari ulama dan tokoh masyarakat Islam yang mensosialisasikan teori dan praktek perdagangan secara Islam, disamping tertunduknya nilai dan aturan perdagangan Islam itu kepada kepentingan ekonomi kapitalis global.Media transaksi ini diwadahi oleh pasar mu’amalah dengan menggunakan sistem pasar danpada kegiatan ekonomi itu mengacu kepada konsep maslahat dan menjunjung tinggi asas-asaskeadilan. Hal ini dapat dilihat dari jumlah pedagang dan pengguna dinar dan dirham saat ini pada jaringan perdagangan pasar mu’amalah yang pada perkembangan dari awal dibentuk pada tahun 2009 sampai dengan saat ini. Penelitian ini bertujuan memotret praktek sistem perdagangan Islam beserta manfaat-manfaatnya melalui pasar mu’amalah dengan alat tukar dinar, dirham dan fullus berbasis tanah wakaf.Kata Kunci: Pasar Mu’amalah, Alat Tukar, Wakaf, Kapitalis Global
OPTIMALISASI PERDAGANGAN UKM MIKRO DI TENGAH PEMBERLAKUAN PPKM DARURAT COVID-19 MENURUT HUKUM ISLAM: STUDI KASUS Ziadatun Kholishoh; Diaz Ardian Firmansyah; Sufi Ikrima Sa'adah
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v7i1.9036

Abstract

Usaha Kecil dan Menengah merupakan salah satu sektor terdampak oleh karena pandemi Covid-19 dan penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dampak PPKM terhadap para pedagang nasi bebek di Kecamatan Rungkut, Surabaya dan bagaimana mereka mengoptimalkan perdagangan mereka serta pandangan hukum Islam mengenai optimalisasi tersebut. Peneliti menggunakan penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pedagang nasi bebek mengalami penurunan pendapatan hingga lima puluh persen akibat penerapan PPKM. Untuk mengatasi penurunan pendapatan, para pedagang melakukan optimalisasi managemen waktu dan layanan, diantaranya dengan digitalisasi. Sementara itu, dalam pandangan hukum Islam, penerapan PPKM bisa dipandang sebagai aturan yang diterapkan demi kemaslahatan bersama sedangkan optimalisasi yang dilakukan para pedagang nasi bebek merupakan perwujudan menjaga mafsadah yang lebih besar dengan melakukan mafsadah yang lebih kecil.Kata kunci: Covid-19, Dampak Pandemi, PPKM, UMKM.
ANALISIS HUKUM ISLAM TENTANG PRAKTIK SEWA MENYEWA LAPAK PEDAGANG KAKI LIMA DI KELURAHAN SINDURJAN PURWOREJO Muhajir - Muhajir; Hajar Mukaromah; Purnama Zafi Najibi
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v6i2.9081

Abstract

Para pedagang mendapatkan lapak untuk berdagang dengan cara menyewa lapak antara pedagang dengan pengelola (Perangkat Kelurahan). Bagi pengelola lapak hal ini dilakukan supaya mendapatkan penghasilan tambahan untuk kas Desa. Di dalam akad sewa ini dilakukan antara penyewa dan Pengelola, yaitu pedagang kaki lima membayar sejumlah uang sebesar Rp.1.000.000,- dengan jangka waktu selamanya (tidak ditentukan jangka waktunya). Setelah membayar RP.1.000.000,- pedagang kaki lima tidak akan ada penarikan uang lagi, baik kebersihan, retribusi dan lain sebagainya. Penelitian ini menggunakan perspektif hukum Islam yang mengedepankan asas kemaslahatan umat manusia. Pendekatan yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan normatif. Selain itu untuk menyederhanakan pembenaran atau penemuan hukum atas masalah yang diangkat dengan tolak ukur penyesuaian nash-nash dan ketentuan hukum dalam syariat Islam. Sebagai kesimpulan akhir analisis tinjauan hukum Islam terhadap praktik sewa menyewa lapak Pedagang Kaki Lima di Kelurahan Sindurjan tersebut adalah sah. Kata Kunci: Sewa Menyewa, Hukum Islam, Lapak