cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL TEKNIK MESIN
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 726 Documents
ANALISIS THERMOHYDRODYNAMIC PENGARUH PEMBERIAN TEKSTUR MULTISTEP TERHADAP KAVITASI PADA JOURNAL BEARING Muhammad Mifthahul Rohman; Muchammad Muchammad; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Journal bearing merupakan elemen mesin yang berfungsi menopang poros dan mengurangi gesekan melalui pembentukan film pelumas fluida. Performa thermohydrodynamic journal bearing dipengaruhi oleh geometri permukaan, jenis pelumas, serta interaksi aliran fluida dan perpindahan panas di dalam celah pelumas. Penelitian ini menganalisis pengaruh tekstur multistep pada journal bearing menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan parameter evaluasi berupa load carrying capacity (LCC), dan volume fraction of vapour. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dibandingkan dengan plain journal bearing, nilai load carrying capacity menurun sebesar 68,97% pada 2 groove, 89,30% pada 4 groove, dan 93,80% pada 6 groove. Selain itu, modifikasi geometri multistep mampu menurunkan volume fraction of vapour secara signifikan hingga mendekati nol, yang menunjukkan berkurangnya fenomena kavitasi pada film pelumas. Hasil ini menunjukkan bahwa penambahan groove efektif dalam mengurangi gesekan dan kavitasi, namun menyebabkan penurunan kemampuan bantalan dalam menahan beban.
PENGEMBANGAN SISTEM CLOSED-LOOP AUTONOMOUS NAVIGATION PADA KECOA CYBORG BERBASIS PERBANDINGAN MODEL MARKERLESS POSE ESTIMATION DAN KOMUNIKASI NIRKABEL ESP-NOW Hafiz Akbar Simanjorang; Mochammad Ariyanto; Munadi Munadi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sistem navigasi otonom closed-loop pada Madagascar hissing cockroach (Gromphadorhina portentosa) cyborg menggunakan pendekatan markerless pose estimation berbasis deep learning sebagai alternatif terhadap metode marker-based dan external motion capture system yang umum digunakan pada penelitian cyborg insect sebelumnya. Tiga model pose estimation, yaitu YOLO Pose v8, Heatmap Hourglass Network, dan DeepLabCut (DLC), dilatih dan dibandingkan untuk menentukan sudut hadap (heading angle) kecoa secara real-time melalui kamera tunggal topview. Estimasi sudut tersebut digunakan sebagai umpan balik dalam algoritma navigasi closed-loop yang mengarahkan kecoa menuju serangkaian titik checkpoint melalui stimulasi elektromekanis pada antena dan cerci, yang ditransmisikan secara nirkabel melalui protokol ESP-NOW ke backpack berbasis ESP32-C6 yang terpasang pada tubuh kecoa. Evaluasi dilakukan berdasarkan empat metrik, yaitu akurasi estimasi sudut (MAE, RMSE, R²), kompleksitas dan latensi inferensi, frame rate (FPS), serta tingkat noise estimasi sudut. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model YOLO Pose v8 memberikan performa terbaik dengan MAE 2,75°, RMSE 3,70°, dan R² 0,9988, didukung oleh arsitektur ringkas (3,08 juta parameter) dan latensi inferensi rendah (32 ms), sehingga ditetapkan sebagai model terbaik untuk diintegrasikan ke dalam sistem navigasi. Pengujian sistem navigasi otonom pada tiga skenario lintasan (zigzag, belok kanan, dan belok kiri) menunjukkan bahwa kecoa cyborg berhasil mencapai target checkpoint pada seluruh percobaan dengan FPS rata-rata di atas 20, mengonfirmasi kelayakan sistem markerless untuk aplikasi navigasi biohybrid secara real-time tanpa penanda fisik maupun perangkat motion capture eksternal.
STUDI EKSPERIMENTAL PERPINDAHAN PANAS KONVEKSI PADA HEAT EXCHANGER DENGAN KONFIGURASI ALIGNED DAN STAGGERED TUBE BUNDLE Akhmad Iqbal Ekadiarta; MSK Tony Suryo Utomo; Khoiri Rozi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Heat exchanger dengan konfigurasi pipe bundle merupakan peralatan penting dalam aplikasi industri untuk efisiensi perpindahan panas konveksi paksa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jumlah tube bundle , kecepatan aliran udara, dan daya pemanas terhadap performa termohidraulik secara eksperimental. Eksperimen menggunakan heat exchanger dengan variasi 1-3 tube bundle , kecepatan udara 4-28 m/s (Re 10³-10⁵), dan daya pemanas 20-40 W. Pengukuran mencakup koefisien konveksi h, Nusselt number Nu, pressure drop ΔP, dan selisih suhu ΔT pada konfigurasi heater tunggal hingga 3-tube bundle. Hasil utama menunjukkan: (1) Pressure drop meningkat signifikan pada konfigurasi 2-3 tube bundle akibat blockage ratio tinggi, dengan ΔP jauh lebih besar dibanding 1 tube bundle ; (2) Kecepatan aliran dominan terhadap performa, h dan Nu meningkat dengan Re, ditandai ΔT mengecil; (3) Daya pemanas 20-40 W menghasilkan h linear naik kemudian menurun pada 35-40 W (ΔT masih tinggi), sementara Nu relatif konstan. Konfigurasi multi-tube bundle tingkatkan heat transfer namun memiliki pressure drop tinggi. Optimalisasi pemilihan rentang Re dan daya input penting untuk efisiensi termal industri.
SIMULASI PERFORMA MODEL KENDARAAN LISTRIK SEBAGAI SARANA TRANSPORTASI DALAM KAMPUS Fajar Wahyudi; Munadi Munadi; Ismoyo Haryanto
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan kendaraan listrik sebagai sarana transportasi dalam lingkungan kampus menjadi alternatif yang potensial untuk mendukung mobilitas yang efisien dan ramah lingkungan. Untuk memastikan kinerja sistem penggerak sesuai dengan kebutuhan operasional, diperlukan analisis performa kendaraan secara komprehensif melalui pendekatan simulasi. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan dan menganalisis performa kendaraan listrik berbasis motor BLDC dan baterai LiFePO₄ 72 V 105 Ah menggunakan MATLAB/Simulink dengan siklus berkendara FTP-75 yang merepresentasikan kondisi lalu lintas stop-and-go. Analisis performa dilakukan dengan mengevaluasi kebutuhan torsi motor, daya motor, kecepatan kendaraan, jarak tempuh, daya regeneratif, konsumsi energi, serta perubahan State of Charge (SOC) baterai selama satu siklus pengujian. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kebutuhan daya motor berfluktuasi mengikuti profil kecepatan FTP-75 dengan daya maksimum mencapai sekitar 9 kW pada fase akselerasi, sedangkan putaran motor maksimum berada pada kisaran 4.000 rpm. Kecepatan rata-rata kendaraan berada pada rentang 20-25 km/jam dengan jarak tempuh total sekitar 13,5 km selama satu siklus. Sistem regenerative braking mampu menghasilkan daya hingga sekitar 8 kW pada fase deselerasi, sehingga membantu mengurangi beban energi baterai. Secara keseluruhan, model yang dikembangkan mampu merepresentasikan respons dinamis kendaraan listrik terhadap variasi beban dan perubahan kecepatan, serta dapat digunakan sebagai dasar evaluasi performa dan efisiensi energi kendaraan listrik untuk aplikasi transportasi kampus.
STUDI PENGARUH JENIS COOLANT RADIATOR DAN PENAMBAHAN EKSTRAK DARI DAUN KELOR TERHADAP LAJU KOROSI PADA BESI COR KELABU FC200 Fergi Yudha Pratama; Agus Suprihanto; Yusuf Umardani
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korosi merupakan salah satu permasalahan utama pada material logam, khususnya besi cor kelabu FC200 yang banyak digunakan sebagai bahan blok mesin. Dalam sistem pendingin, jenis coolant radiator dapat mempengaruhi laju korosi material. Selain itu, ekstrak daun kelor sering diteliti sebagai inhibitor alami untuk menghambat korosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju korosi pada berbagai jenis coolant radiator, mengevaluasi efektivitas ekstrak daun kelor sebagai inhibitor alami dalam media aquades, serta menganalisis pengaruh variasi konsentrasi ekstrak terhadap laju korosi besi cor kelabu FC200. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan dua kelompok pengujian, yaitu lima jenis coolant radiator serta media aquades tanpa ekstrak sebagai kontrol dan aquades dengan penambahan ekstrak daun kelor pada konsentrasi 15 mL, 20 mL, dan 25 mL. Setiap pengujian dilakukan sebanyak tiga kali. Pengujian laju korosi menggunakan metode elektrokimia dengan potensiostat (CorrTest) untuk memperoleh parameter Icorr dan Ecorr, yang kemudian dikonversikan menjadi laju korosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju korosi berbeda pada setiap jenis coolant radiator. Pada media aquades, penambahan ekstrak daun kelor menyebabkan peningkatan laju korosi dibandingkan tanpa ekstrak, dan peningkatan tersebut semakin besar seiring bertambahnya konsentrasi ekstrak. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor tidak efektif sebagai inhibitor alami dan cenderung mempercepat korosi pada besi cor kelabu FC200.
ANALISIS LAJU DEGRADASI POLYLACTIC ACID (PLA) PADA VARIASI VOLUME KLOROFORM MENGGUNAKAN METODE SOLVENT CASTING Ahmad Fachri Ash-Shiddiqi; Agus Suprihanto; Yusuf Umardani
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Polylactic Acid (PLA) merupakan material biodegradable yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai alternatif bone plate karena mampu terdegradasi secara alami di dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi volume kloroform terhadap laju degradasi spesimen PLA yang dibuat menggunakan metode solvent casting. Pembuatan spesimen dilakukan menggunakan 6 gram PLA dengan variasi volume kloroform sebesar 10 mL, 15 mL, 20 mL, dan 25 mL. Proses pencampuran dilakukan pada suhu 30°C dengan kecepatan pengadukan 300 rpm selama 15 menit. Pengujian degradasi dilakukan melalui pengamatan perubahan massa (weight loss), perubahan volume, serta pengamatan makrografi dan mikrografi setelah proses perendaman dalam larutan NaCl selama 4 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai weight loss dan persentase perubahan volume meningkat seiring bertambahnya waktu perendaman pada seluruh variasi spesimen. Variasi 25 mL menunjukkan tingkat degradasi tertinggi, sedangkan variasi 10 mL menunjukkan tingkat degradasi terendah. Hasil pengamatan permukaan menunjukkan bahwa peningkatan volume kloroform menyebabkan struktur spesimen menjadi lebih kasar, berpori, dan tidak merata akibat proses penguapan pelarut. Kondisi tersebut mempercepat penyerapan larutan dan proses degradasi spesimen PLA. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variasi volume kloroform berpengaruh terhadap karakteristik permukaan dan laju degradasi spesimen PLA hasil metode solvent casting.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2026): VOLUME 14, NOMOR 3, JULI 2026 Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026 Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026 Vol 13, No 2 (2025): VOLUME 13, NOMOR 2, APRIL 2025 Vol 13, No 1 (2025): VOLUME 13, NOMOR 1, JANUARI 2025 Vol 12, No 4 (2024): VOLUME 12, NOMOR 4, OKTOBER 2024 Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024 Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024 Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024 Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023 Vol 11, No 2 (2023): VOLUME 11, NOMOR 2, APRIL 2023 Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2023 Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022 Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022 Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021 Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021 Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021 Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017 Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): VOLUME 4, NOMOR 3, JULI 2016 Vol 4, No 2 (2016): VOLUME 4, NOMOR 2, APRIL 2016 Vol 4, No 1 (2016): VOLUME 4, NOMOR 1, JANUARI 2016 Vol 3, No 4 (2015): VOLUME 3, NOMOR 4, OKTOBER 2015 Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015 Vol 3, No 2 (2015): VOLUME 3, NOMOR 2, APRIL 2015 Vol 3, No 1 (2015): VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015 Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014 Vol 2, No 3 (2014): VOLUME 2, NOMOR 3, JULI 2014 Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014 Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014 Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): VOLUME 1, NOMOR 3, JULI 2013 Vol 1, No 2 (2013): VOLUME 1, NOMOR 2, APRIL 2013 Vol 1, No 1 (2013): VOLUME 1, NOMOR 1, JANUARI 2013 More Issue