cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL TEKNIK MESIN
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 741 Documents
ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR PADA BELLCRANK ASSEMBLY FLAP CONTROL SYSTEM PESAWAT NXXX MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Margiyanto Margiyanto; Ismoyo Haryanto; Gunawan Dwi Haryadi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesawat NXXX merupakan pesawat yang diproduksi PT Dirgantara Indonesia untuk transportasi penumpang dan logistik. Pesawat ini terdiri atas fuselage, wing, tail, landing gear, dan power plant, serta dilengkapi flap sebagai high-lift device yang berfungsi meningkatkan gaya angkat. Flap terpasang pada trailing edge sayap dan berdefleksi hingga 40° untuk memperbesar kelengkungan airfoil, terutama saat fase landing ketika menerima beban aerodinamis maksimum. Beban tersebut diteruskan ke komponen bellcrank assembly melalui mekanisme kendali dari cockpit, sehingga diperlukan struktur yang mampu menahan beban agar flap tetap stabil selama penerbangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai displacement, tegangan von Mises, serta margin of safety (MoS) berdasarkan kriteria material failure, bearing, dan pull-through pada bellcrank assembly desain awal. Metode yang digunakan adalah metode elemen hingga menggunakan MSC Patran dan MSC Nastran dengan pemodelan surface geometry (2D) untuk efisiensi komputasi serta penyederhanaan geometri dalam menganalisis respons struktur terhadap kondisi pembebanan maksimum. Hasil analisis menunjukkan bahwa displacement maksimum struktur secara keseluruhan sebesar 57,5 mm, sedangkan tegangan von Mises maksimum sebesar 991 MPa terjadi pada area fillet yang merupakan daerah konsentrasi tegangan. Analisis kekuatan menunjukkan bahwa tegangan pada struktur untuk kriteria material failure dan bearing masih berada di bawah batas aman material. Meskipun demikian, pada kriteria pull-through ditemukan beberapa komponen dengan nilai margin of safety kurang dari 0. Secara keseluruhan, desain awal bellcrank assembly masih tergolong aman untuk kondisi pembebanan yang dianalisis serta memiliki potensi weight reduction pada komponen dengan margin of safety tinggi.
EVALUASI STRUKTUR SADDLE SUPPORT PENGERING FLUIDIZED BED HORIZONTAL Mohammad Rizqi Aunillah; Mohammad Tauviqirrahman; Eflita Yohana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini melakukan evaluasi struktur saddle support pada pengering Fluidized Bed Dryer (FBD) horizontal yang digunakan untuk proses pengeringan biomassa. Analisis dilakukan menggunakan metode Finite Element Analysis (FEA) dengan pendekatan pembebanan termal dan mekanik untuk mengevaluasi deformasi, tegangan ekuivalen Von Mises, tegangan utama, serta faktor keamanan struktur. Material yang digunakan adalah structural steel dengan sifat mekanik standar industri. Hasil simulasi menunjukkan bahwa deformasi maksimum sebesar 0,00814 mm terjadi pada bagian tengah saddle support, dengan tegangan Von Mises maksimum sebesar 12,271 MPa yang masih jauh di bawah batas luluh material. Nilai faktor keamanan yang diperoleh sebesar 15 menunjukkan bahwa struktur memiliki tingkat keamanan yang sangat tinggi terhadap beban operasional. Hasil ini mengindikasikan bahwa desain saddle support mampu memberikan kestabilan yang baik dalam menopang beban sistem pengering fluidized bed horizontal serta aman digunakan pada kondisi operasi aktual.
EKSTRAKSI SILIKA DENGAN METODE SOL-GEL DARI LIMBAH SEKAM PADI SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN SILIKA GEL Jati Armandani; Sulistyo Sulistyo; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekam padi merupakan limbah pertanian yang memiliki kandungan silika tinggi sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan silika gel. Penelitian ini bertujuan untuk mengekstraksi silika dari limbah sekam padi menggunakan metode sol-gel dengan proses ekstraksi alkali-asam. Proses penelitian diawali dengan pembakaran sekam padi untuk menghasilkan abu sekam padi, kemudian dilakukan ekstraksi menggunakan larutan NaOH 2 M untuk melarutkan silika dan membentuk larutan natrium silikat. Selanjutnya dilakukan proses presipitasi menggunakan larutan HCl 2 M hingga terbentuk gel silika pada kondisi pH netral. Gel silika yang terbentuk kemudian dicuci, dikeringkan, dan dikarakterisasi menggunakan pengujian X-Ray Fluorescence (XRF) serta pengamatan kualitas visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode sol-gel menggunakan NaOH 2 M dan HCl 2 M mampu menghasilkan silika dengan kandungan SiO₂ dominan dan tingkat impuritas yang rendah. Pengamatan visual menunjukkan silika hasil sintesis memiliki warna putih bersih yang menandakan proses ekstraksi berlangsung dengan baik dan kandungan karbon sisa pembakaran relatif rendah. Berdasarkan hasil penelitian, metode sol-gel dengan ekstraksi alkali-asam menggunakan NaOH 2 M dan HCl 2 M efektif digunakan untuk ekstraksi silika berbasis limbah sekam padi sebagai bahan dasar pembuatan silika gel.
ANALISIS LIMITASI MODEL YOLOv8n PADA SISTEM DETEKSI MANUSIA BERBASIS CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK UNTUK PLATFORM MADAGASCAR HISSING COCKROACH Oscar David Sulistya Nugraha; Mochammad Ariyanto; Munadi Munadi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Robotika bio-hibrida memanfaatkan serangga hidup, seperti Madagascar hissing cockroach (Gromphadorhina portentosa), sebagai platform mobilitas untuk eksplorasi ruang sempit dan misi pencarian korban. Salah satu fungsi fundamental sistem tersebut adalah deteksi manusia secara real-time yang pada penelitian ini diimplementasikan menggunakan model Convolutional Neural Network (CNN) YOLOv8n. Permasalahan utama yang dikaji adalah bahwa keandalan model deteksi sangat dipengaruhi oleh kondisi akuisisi citra di lapangan, sehingga batas operasionalnya perlu dikarakterisasi sebelum diintegrasikan pada platform bergerak. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi limitasi model YOLOv8n terhadap dua faktor lingkungan, yaitu jarak objek dan intensitas pencahayaan. Pengujian dilakukan dengan menempatkan objek pada jarak 50 hingga 400 cm dengan interval 50 cm, pada tiga tingkat pencahayaan (88, 140, dan 185 lux), kemudian merekam hasil deteksi setiap frame selama 15 detik melalui kamera OV2640 yang ditransmisikan ke komputer host. Tiga metrik digunakan untuk mengukur keandalan, yaitu detection rate, mean confidence, dan standar deviasi confidence. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model paling stabil pada intensitas 140 lux dengan detection rate di atas 95% pada rentang 100–300 cm. Pencahayaan rendah (88 lux) menurunkan keberhasilan deteksi secara tajam akibat noise citra, sedangkan pencahayaan tinggi (185 lux) menurunkan kontras pada jarak jauh. Penurunan performa mulai terlihat signifikan pada jarak 350 cm yang ditetapkan sebagai batas awal degradasi. Seluruh nilai mean confidence tetap berada di atas threshold sistem 0,65 sehingga deteksi yang berhasil tetap valid sebagai dasar keputusan navigasi.
PENGARUH PENAMBAHAN MATERIAL BUSA LOGAM SEBAGAI CAMPURAN PADA PHASE CHANGE MATERIAL TERHADAP TEMPERATUR PANEL SURYA Matthew Reinhard Indrawijaya; Nazaruddin Sinaga; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Panel surya merupakan salah satu energi terbarukan yang dapat mengubah energi matahari menjadi energi listrik yang dapat diterapkan untuk mengurangi pemakaian bahan bakar fosil yang semakin menipis. Akan tetapi peningkatan temperatur pada panel surya dapat menyebabkan terjadinya penurunan efisiensi panel surya tersebut sehingga diperlukan adanya suatu metode pendinginan yang dapat dimanfaatkan juga untuk keperluan lain yaitu sebagai pemanas air. Penelitian ini melakukan analisis terhadap Phase Change Material (PCM) sebagai pendingin panel surya sekaligus penyimpan kalor yang dicampur dengan menggunakan material tambahan busa logam (metal foam) untuk meningkatkan nilai konduktivitas termal serta laju perpindahan panas dari PCM. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen dan simulasi numerik dengan menggunakan Ansys Fluent dengan hasil yang menunjukkan perbedaan antara temperatur permukaan panel tanpa pendingin, panel dengan tambahan PCM dan busa logam, serta panel yang dialiri aliran fluida dalam pipa. Dengan demikian, metode pendinginan pada penelitian ini diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari – hari baik dalam skala kecil maupun besar.
ANALISIS MATERIAL DAN GEOMETRI ELASTOMER PADA SAMBUNGAN SIPHONIC ROOF OUTLET UNTUK MENCEGAH KEBOCORAN BERBASIS METODE ELEMEN HINGGA Muhammad Syaichur Rohman; Ojo Kurdi; Achmad Widodo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem drainase siphonic roof outlet (SRO) beroperasi dengan memanfaatkan tekanan negatif, sehingga menuntut kinerja sealing yang sangat baik pada komponen sambungannya untuk mencegah kebocoran udara maupun air. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan material dan desain geometri elastomer yang optimal pada sambungan SRO menggunakan simulasi Finite Element Method (FEM) dengan perangkat lunak ANSYS Static Structural. Variasi yang diteliti meliputi jenis kekerasan material Ethylene Propylene Diene Monomer (EPDM Shore A60, A65, dan A70), jumlah groove, dan bentuk geometri groove. Hasil uji konvergensi elemen menunjukkan hasil stabil pada 578.196 elemen. Hasil simulasi menunjukkan bahwa material EPDM Shore A65 memiliki distribusi tegangan dan deformasi arah sumbu-Y yang paling merata. Berdasarkan variasi jumlah groove, peningkatan jumlah groove justru menyulitkan pencapaian tekanan kontak minimum yang dibutuhkan. Desain geometri yang paling optimal adalah variasi geometri groove 2 yang menghasilkan tekanan kontak sebesar 1,3 MPa. Penggabungan variasi terbaik (EPDM Shore A65 dengan geometri groove 2) menunjukkan performa sealing yang sangat baik dengan pencapaian nilai tekanan kontak di atas batas minimum yaitu sekitar 1,4 MPa.
ANALISIS PENERAPAN PHASE CHANGING MATERIAL (PCM) DALAM PENDINGINAN PANEL SURYA SERTA PENGGUNAANNYA UNTUK MEMANASKAN AIR DENGAN ENERGI SURYA Akasia Ellyansyah Dimyati; Nazaruddin Sinaga; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan suhu operasional pada panel surya fotovoltaik (PV) akibat radiasi matahari menyebabkan penurunan efisiensi listrik secara signifikan. Sistem pendinginan pasif menggunakan Phase Change Material (PCM) menawarkan solusi tanpa memerlukan konsumsi energi tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem pendinginan pasif berbasis PCM parafin dalam menurunkan temperatur permukaan panel surya. Metode penelitian menggunakan simulasi numerik Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan perangkat lunak Ansys Fluent 2023 R1, yang divalidasi terhadap data eksperimen. Parameter yang dianalisis meliputi temperatur permukaan panel pada dua kondisi utama, yaitu panel PV tanpa pendingin dan panel PV yang dilengkapi dengan lapisan PCM parafin dengan variasi ketebalan 12 mm hingga 33 mm. Melalui simulasi ini, diharapkan diperoleh pemahaman tentang efektivitas PCM dalam menyerap panas berlebih melalui mekanisme perubahan fasa serta pengaruh ketebalan lapisan terhadap kemampuan pendinginan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan acuan desain sistem pendinginan pasif yang optimal untuk meningkatkan kinerja panel surya fotovoltaik.
IMPROVEMENT DESAIN SUPPORT PIPA SIPHONIC TERHADAP BEBAN EKSPANSI TERMAL MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT METHOD (FEM Muhammad Arif Nuruzzaman; Ojo Kurdi; Achmad Widodo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem drainase siphonic merupakan metode distribusi air hujan yang memanfaatkan tekanan negatif untuk meningkatkan efisiensi aliran pada jaringan perpipaan [1][2]. Dalam penerapannya, support pipa memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan sistem terhadap pembebanan mekanis dan pengaruh ekspansi termal akibat perubahan suhu lingkungan [3][4]. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban ekspansi termal terhadap performa support pipa siphonic serta menentukan desain support yang lebih optimal untuk kondisi iklim tropis di Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan Finite Element Method (FEM) berbasis perangkat lunak ANSYS melalui simulasi steady-state thermal dan static structural [5][6]. Analisis dilakukan pada kondisi hujan dan panas berdasarkan data temperatur lingkungan dengan parameter evaluasi performa struktur. Variasi desain dilakukan pada posisi bracing, geometri omega, geometri connection, dan diameter longdrat untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap performa struktur support. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pembebanan termal memberikan pengaruh signifikan terhadap distribusi tegangan dan deformasi pada support pipa siphonic. Variasi geometri omega menghasilkan performa struktur terbaik dibandingkan variasi lainnya. Dengan demikian, desain support hasil improvement dinilai lebih optimal dan layak diterapkan pada sistem perpipaan siphonic di wilayah beriklim tropis.
NAVIGASI OBSTACLE AVOIDANCE ROBOT KECOAK BIO-HIBRIDA MENGGUNAKAN KAMERA MONOKULAR Arif Ainurrofiq; Mochammad Ariyanto; Munadi Munadi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merealisasikan sistem navigasi obstacle avoidance pada robot bio-hibrida berbasis Madagascar Hissing Cockroach (Gromphadorhina portentosa) menggunakan arsitektur komputasi off-board untuk mengatasi keterbatasan daya olah pada platform mikro. Wahana dilengkapi kamera OV2640 dan sensor Time-of-Flight VL53L0X pada modul Seeed XIAO ESP32S3 yang mengirimkan aliran video dan data jarak secara nirkabel melalui WiFi ke komputer utama, di mana model Depth Anything V2 menghasilkan peta kedalaman secara real-time dan algoritma berbasis probabilitas zona menentukan jalur bebas hambatan. Perintah navigasi dikirimkan kembali melalui protokol ESP-NOW berlatensi rendah, sementara eksekusi gerak dilakukan melalui stimulasi elektro-mekanis berupa sinyal 50 Hz, 3,3 V pada antena untuk kendali rotasi dan motor vibrator pada cerci untuk translasi maju. Evaluasi komparatif terhadap tiga varian model mengonfirmasi adanya trade-off yang signifikan secara statistik antara kualitas depth map dan kecepatan inferensi melalui uji One-Way ANOVA (F = 3,631; p = 0,0336) dan Tukey HSD (q = 3,565 > q kritis = 3,44), sehingga dipilih ViT-S pada resolusi QVGA dengan rata-rata FPS AI 20,18. Pengujian navigasi pada arena labirin 66 × 71 cm menghasilkan tingkat keberhasilan 81,25%, meningkat signifikan dari 12,5% tanpa sistem navigasi, mengonfirmasi bahwa pendekatan ini efektif untuk mewujudkan navigasi otonom pada platform serangga dengan potensi aplikasi dalam misi pencarian dan penyelamatan pascabencana.
ANALISIS FLUID STRUCTURE INTERACTION PADA TURBIN GORLOV Muhammad Akmal Daffaroihan; Syaiful Syaiful; Achmad Widodo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan energi baru terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut (PLTAL) mendorong pengembangan turbin Gorlov sebagai salah satu Vertical Axis Water Turbine (VAWT) yang memiliki keunggulan pada kondisi aliran rendah, namun interaksi fluida dan struktur bilah berpotensi menimbulkan tegangan dan deformasi yang memengaruhi keandalan struktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi tekanan pada bilah turbin, mengevaluasi respon mekanis struktur melalui pendekatan One-Way Fluid-Structure Interaction (FSI), serta mengidentifikasi titik kritis berdasarkan tegangan dan deformasi. Metode yang digunakan adalah simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) untuk memperoleh distribusi tekanan pada variasi Tip Speed Ratio (TSR) yang kemudian dipetakan ke analisis struktur menggunakan Finite Element Method (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi tekanan dipengaruhi oleh variasi TSR dengan tekanan maksimum terjadi pada sisi depan bilah, tegangan dan regangan maksimum teralokasi pada sambungan antara bilah-plat dan area sekitar poros, serta deformasi maksimum terlokalisasi pada bagian tengah leading edge, namun nilai tegangan maksimum masih berada di bawah batas kekuatan material sehingga struktur dinyatakan aman. Dengan demikian, turbin Gorlov yang dianalisis memiliki karakteristik struktural yang memenuhi kriteria keamanan dan berpotensi untuk diaplikasikan pada sistem PLTAL.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2026): VOLUME 14, NOMOR 3, JULI 2026 Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026 Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026 Vol 13, No 2 (2025): VOLUME 13, NOMOR 2, APRIL 2025 Vol 13, No 1 (2025): VOLUME 13, NOMOR 1, JANUARI 2025 Vol 12, No 4 (2024): VOLUME 12, NOMOR 4, OKTOBER 2024 Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024 Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024 Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024 Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023 Vol 11, No 2 (2023): VOLUME 11, NOMOR 2, APRIL 2023 Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2023 Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022 Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022 Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021 Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021 Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021 Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017 Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): VOLUME 4, NOMOR 3, JULI 2016 Vol 4, No 2 (2016): VOLUME 4, NOMOR 2, APRIL 2016 Vol 4, No 1 (2016): VOLUME 4, NOMOR 1, JANUARI 2016 Vol 3, No 4 (2015): VOLUME 3, NOMOR 4, OKTOBER 2015 Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015 Vol 3, No 2 (2015): VOLUME 3, NOMOR 2, APRIL 2015 Vol 3, No 1 (2015): VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015 Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014 Vol 2, No 3 (2014): VOLUME 2, NOMOR 3, JULI 2014 Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014 Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014 Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): VOLUME 1, NOMOR 3, JULI 2013 Vol 1, No 2 (2013): VOLUME 1, NOMOR 2, APRIL 2013 Vol 1, No 1 (2013): VOLUME 1, NOMOR 1, JANUARI 2013 More Issue