cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Interaksi Online
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Interaksi Online adalah jurnal yang memuat karya ilmiah mahasiswa S1 Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP Undip. Interaksi Online menerima artikel-artikel yang berfokus pada topik yang ada dalam ranah kajian Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2: April 2015" : 24 Documents clear
The Impact of Demographic Factors and News Exposure of Child Sexual Abuse in the Mass Media toward Communication Quality of Parents in Providing Sex Education for Children Nidya Aldila; N S Ulfa; Sri Widowati Herieningsih; Tandiyo Pradekso
Interaksi Online Vol 3, No 2: April 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.768 KB)

Abstract

Many cases of child sexual abuse become media spotlight, such as print media, TV, and online. However, not all the audience watch the news. They are motivated by differences in demographic factors, such as gender, age, education level, and income level. The cases spread in the mass media should be concern of many parents to pay more attention to the patterns of communication as a way of parents to control the safety of their children. Sex education is considered to be an appropriate way to provide sexual knownledge to children who are vulnerable from the damage of sexual crimes. However, not all parents are willing to deliver sex education to their children.This study employed the theory of social categories explain the difference between social categories can affect the audience's response when receiving message from mass media (Rakhmat, 2011) and media functionalist theory that explain how media exposure can affect their communication activities that occur between the audience (Mc Quail, 1972). The population of this study were the parents of SD Negeri Padangsari 02 Semarang, who have child 10-12 years old. Sampling was done by simple random technique with a number of 63 respondents.The first hypothesis test indicate that the demographic factors of the three variables, those are gender, age, and educational level when calculated simultaneously using regression analysis techniques, do not affect the news exposure of child sexual abuse in the mass media. While the variable of income level has an impact to the news exposure of child sexual abuse in mass media with significance value of 0,011. The second hypothesis test prove that the news exposure of child sexual abuse in the mass media affects the communication quality of parents in providing sex education with a significance value of 0,001.Advice can be given from this study is that parents should pay more attention to their way to communicate with children, especially regarding sex education. Sex education can be good when it is given according to the child's age and their understanding level considering the number of cases of sexual abuse is increase as in the media.
Hubungan Citra Merek, Harga, Kualitas dan Biaya Pengalihan Telkomsel Loop dengan Loyalitas Pelanggan Indosat IM3 Febri Ariyadi; Djoko Setyabudi; Hedi Pudjo Santosa; Tandiyo Pradekso
Interaksi Online Vol 3, No 2: April 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.621 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya pelanggan operator selular yang berpindah-pindah dari operator selular yang satu ke operator selular yang laing membuat loyalitas pelanggan sulit untuk ditemukan dalam pelanggan pasar operator selular saat ini. Banyak faktor yang memperngaruhi tingkat loyalitas dari seorang pelanggan operator selular diantaranya citra merek, harga kualitas dan biaya pengalihan. Ditambah lagi dengan usaha yang dilakukan oleh kompetitor untuk merebut pelanggan seperti apa yang dilakukan oleh Telkomsel Loop yang merupakan operator selular baru pada segmentasi anak muda kepada Inodsat IM3. Hal tersebut membuat faktor yang mempengaruhi tingkat loyalitas bertambah datang dari kompetitor yang menyentuh tingkatan loyalitas tertentu diantarnya kognitif dan afektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara citra merek, harga, kualitas dan biaya pengalihan Telkomsel Loop dengan loyalitas pelanggan Indosat IM3. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatory. Teori yang digunakan adalah teori mengenai loyalitas pelanggan yang didukung oleh beberapa teori yang berhubungan seperti teori yang menghubungkan citra merek, harga, kualitas, dan biaya pengalihan dengan loyalitas. Subjek penelitian ini adalah pelanggan Indosat IM3 di Semarang dengan umur 15-21 tahun dan telah menggunakan produk Indosat IM3 selama minimal 6 bulan.Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan positif antara citra merek dan kualitas dengan tingkat ketidakloyalan pelanggan Indosat IM3 sementara tidak terdapat hubungan antara harga dan biaya pengalihan dengan tingkat ketidakloyalan pelanggan Indosat IM3. Hubungan citra merek dengan loyalitas menunjukan sebagian konsumen terutama anak muda, memilih suatu merek untuk memahami diri mereka sendiri dan untuk mengkomunikasikan aspek diri mereka sendiri kepada orang lain. Hubungan kualitas dengan loyalitas menunjukan kualitas yang telah dimiliki oleh Telkomsel sejak dulu membuat hal tersebut melekat dengan Telkomsel Loop yang membuat konsumen tertarik dengan kualitas yang mereka miliki. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengkaji lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas yang berasal dari faktor eksternal dan dapat meneliti lebih lanjut menyentuh tingkatan loyalitas tindakan pada pelanggan.
Hubungan Antara Terpaan Informasi Garuda Indonesia di Media Sosial Twitter @Garuda_UK dan Terpaan Sponsorship Garuda Indonesia dalam Pertandingan Liverpool Footbal Club dengan Kesadaran Merek Garuda Indonesia Nurina, Shafira Inas; Rahardjo, Turnomo; Pradekso, Tandiyo; Lailiyah, Nuriyatul
Interaksi Online Vol 3, No 2: April 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.315 KB)

Abstract

Kerjasama co-branding Garuda Indonesia – Liverpool FC membuat Garuda Indonesia mendapat keuntungan untuk menjalankan kegiatan komunikasi pemasaran dengan tujuanmenciptakan kesadaran merek. Terkait dengan hal tersebut, Garuda Indonesia belum melakukan evaluasi yang berhubungan dengan tujuan diadakannya kerjasama Garuda Indonesia dengan Liverpool FC, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara terpaan informasi Garuda Indonesia di media sosial Twitter @Garuda_UK dan terpaan sponsorship Garuda Indonesia dalam pertandingan Liverpool FC dengan kesadaran merek Garuda Indonesia. Teori mengenai kesadaran merek yang didukung denganteori mengenai terpaan informasi di media sosial dan teori mengenai terpaan sponsorship menjadi dasar pemikiran dalam penelitian ini.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif tipe eksplanatif dengan metode penarikan sampel non random sampling dan teknik penarikan sampel adalahpurposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 50 orang yang merupakan fans Liverpool FC yang berdomisili di Negara Inggris.Analisis data yang digunakan adalah uji Korelasi Pearson dengan hasil yang didapat adalah bahwa terdapat hubungan yang sigifikan antara terpaan informasi Garuda Indonesia di media sosial Twitter @Garuda_UK (X1) dengan kesadaran merek Garuda Indonesia (Y) karena menghasilkan angka signifikansi 0,014 dengan koefisien korelasi Pearson sebesar 0,345 serta terdapat hubungan yang signifikan antara terpaan sponsorship Garuda Indonesia dalam pertandingan Liverpool FC (X2) dengan kesadaran merek Garuda Indonesia (Y) menghasilkan angka signifikansi 0,002 dengan koefisien korelasi Pearson sebesar 0,418.Hasil temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi Garuda Indonesia agar dapat memanfaatkan media sosial dan sponsorship secara lebih efektif.
Persepsi Audiens tentang Kompetensi Public Speaking Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah dalam Kegiatan Sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kalangan Peserta Sosialisasi Ribka Minatisari Sekeon; M Yulianto; Agus Naryoso; Joyo NS Gono
Interaksi Online Vol 3, No 2: April 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.542 KB)

Abstract

Prevention and Eradication of Illicit Drug Abuse dissemination activities undertakenby the Central Java BNNP basically aims to sensitize the public about the dangers of drug use. In this socialization certainly has a specific purpose and contains a lot of values andthings that would be submitted or implanted in the minds of the public. This study aimed to determine the audience's perception of the competence of public speaking officer in theCentral Java BNNP Prevention and Eradication of Illicit Drug Abuse socialization among participants sozialization. It is assessed by the audience became one of which was consideredideal or not by the audience. The theory used is the Communication Competency whichbasically refers to the speaker's ability to communicate effectively, means of communicationwill affect the audience, if the speaker has the competence: knowledge of the content of the message of public communication, motivation expressed communicator, non-verbal abilityand technical ability. Competencies that make the speaker assessed by the audience to raisethe audience's perception of the speaker who is considered to have a good competence as a speaker or not.This type of research is a descriptive study using a quantitative approach with surveyresearch methods. The sampling technique using nonprobability sampling with saturatedsample method. This study uses positivism paradigm. Data collection tool was a questionnaire with the use of questionnaires to respondents. Analysis of data usingdescriptive statistics to classify the answer in the form of mono table.Broadly speaking, the results of this study stated that the Central Java BNNP Officerscompetent in doing public speaking competence. However, there are still some shortcomingsof Officers BNNP Central Java, it is advisable to further establish a close relationship withthe audience, to adapt the communication with the audience, and the corresponding timemanagement. 
Resistensi terhadap Konstruksi Gender Dominan dalam Yaoi Fanfiction Naruto Royal Revenge Nisa, Mujahidah Amirotun; Naryoso, Agus; Rahardjo, Turnomo; Dwiningtyas, Hapsari
Interaksi Online Vol 3, No 2: April 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.524 KB)

Abstract

Konstruksi gender dominan dalam masyarakat membagi peran gendertradisional antara laki-laki dan perempuan. Media massa mainstream seringkali merepresentasikan wanita sebagai pihak inferior dan menjadi objek tatapan dari laki-laki. Salah satu jenis media yang seringkali mengobjektivikasi wanita adalah manga atau komik yang berasal dari Jepang. Para penggemar wanita berusaha melawan konstruksi gender tersebut dengan menggunakan yaoi fanfiction yang tersebar di internet. Yaoi fanfiction yang mengomodifikasikan homoerotisme ini merupakan ekspresi wanita mengenai hubungan yang setara di antara dua individu.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana bentuk resistensi terhadap konstruksi gender dominan yang dimunculkan dalam teks yaoi fanfiction Naruto Royal Revenge karya Fro Nekota, serta mengungkap gagasan residual konstruksi gender yang masih muncul di dalamnya. Teori yang digunakan adalah Teori Resistensi Hidden Transcript James C. Scott. Metode yang digunakan adalah analisis semiotik naratif A.J. Greimas yaitu dengan menganalisis struktur luar dan struktur dalam cerita untuk mendapatkan ideologi dominan yang terdapat di dalam teks.Hasil penelitian menunjukkan adanya bentuk-bentuk perlawanan yang berusaha dimunculkan dalam yaoi fanfiction. Resistensi ini muncul dalam aspek sosial, seksual, gender, institusi, ranah publik, dan komodifikasi homoerotis. Hubungan homoseksual yang dimunculkan di dalam yaoi fanfiction menjadi penyalur frustasi wanita terhadap konstruksi gender yang membatasi seksualitas wanita. Namun jika dicermati lebih kritis, resistensi yang berusaha ditampilkan tersebut justru balik menyerang wanita. Realitas baru yang berusaha ditampilkan justru melahirkan dominasi baru yang pada akhirnya tetap mengopresi salah satu pihak. Residu nilai-nilai heteroseksual masih muncul sebagai bagian dalam budaya dominan. Pada akhirnya, resistensi yang muncul dalam Royal Revenge adalah resistensi semu.
PEMAKNAAN MASYARAKAT BELITUNG TERHADAP MARGINALISASI KELOMPOK DAN MOTIVASI DALAM FILM LASKAR PELANGI Putri Ramadhini; Sri Budi Lestari; Wiwid Noor Rakhmad; Triyono Lukmantoro
Interaksi Online Vol 3, No 2: April 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.719 KB)

Abstract

Phenomenal movie titled Laskar Pelangi represent group discrepancy occur in Belitong. Interpretation of Belitong’s citizen toward group marginalization and motivation that happen in Belitong potrayed in Laskar Pelangi to be background of this research. The problem that arises is movie has many multiple interpretations message that could be interpreted by audience in asymmetric way. Audience within Belitong Island have their own mindset to interpret Laskar Pelangi, accompanied their straight experience because the movie has background as it main story in Belitung. The purpose of this research to discribe the interpretation of Belitong’s citizens about marginalization symptom that newcomer group did toward local group, and motivation as represented in Laskar Pelangi movie. This reserarch uses theory of social stratifications, theory of active audience, and theory of audience interpretation with reception analyze methods. Object of research is Belitong’s local citizens that watched Laskar Pelangi movie. The result is show audience capability to identify group marginalization potrayed in many scene such as the comparison between students PN Timah primary school with Muhammadiyah primary school. Discrepancy also seen from the difference of look, tools and infrastucture of school, activities during holiday and their job. Boundary areas between groups be marked on guardrail with disallowance to enter specific area. Informants have different interpretation and interpret movie based on mindset that being affected b y their own background. Based on the decoding-encoding audience theory of Stuart Hall, informants grouped in Dominant-Hegemonic Position, Negotiated Position and Oppositional Position.Informant at Dominant-Hegemonic position accept the meaning as it contained in the film about group marginalization and motivation recognized by the informant indeed found in the real life. Informant at Negotiated position generally accept the meaning as it defined and signed but deny some inappropriate aspect because being represented excessively and unsuitable according Belitongs conditions are better than before. Informant at Opppositional position measure scenes in the film were too excessive and only intended to make the story being more attractive, even considered disfigure the condition of Belitong’s society that couldn’t found in the real life.
REPRESENTASI KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA PADA RUBRIK “NAH INI DIA” DI SURAT KABAR POS KOTA (ANALISIS WACANA SARA MILLS) Yunni Wulan Ndari; Lintang Ratri Rahmiaji; Dr Sunarto; Hapsari Dwiningtyas
Interaksi Online Vol 3, No 2: April 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.883 KB)

Abstract

Skripsi ini melihat bagaimana representasi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang ada pada rubrik “Nah Ini Dia” di Surat Kabar Pos Kota. Skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode analisis wacana Sara Mills. Tujuan skripsi ini adala h menjelaskan bagaimana strategi teks pemunculan korban KDRT, melihat viktimisasi korban KDRT yang ditampilkan dalam rubrik ini serta mengetahui ideologi dominan apa yang melatarbelakanginya. Hasil dari skripsi ini menunjukkan bahwa kemunculan korban KDRT dilakukan melalui empat tahap yaitu konstruksi karakter lelaki dan perempuan dalam teks pemberitaan (character), penggambaran bagian tubuh perempuan (fragmentation), sudut pandang gender (focalization) dan bagaimana ideologi dominan yang ada tumbuh dalam perbedaan gender. Adapun viktimisasi korban KDRT dilakukan dengan menggunakan bahasa dan ekpresi humor yang membuat KDRT sebagai hiburan bagi pembaca dan bukannya sebagai masalah serius, penyudutan korban KDRT, dan terakhir memanfaatkan konstruksi sosial budaya. Sedangkan ideologi patriarki dan ekonomi politik media adalah ideologi dominan yang melatarbelakangi representasi korban KDRT.
INTERPRETASI KHALAYAK TERHADAP PEMBERITAAN KASUS KEKERASAN SEKSUAL DI JAKARTA INTERNATIONAL SCHOOL DI TELEVISI Brillian Barro Vither; Hedi Pudjo Santosa; Turnomo Rahardjo; Adi Nugroho
Interaksi Online Vol 3, No 2: April 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.317 KB)

Abstract

Televisi merupakan teknologi audio visual yang dapat menyajikan informasi dan hiburan secara cepat, terjangkau, dan umum dimiliki oleh masyarakat. Setiap stasiun televisi berusaha memberikan program-program terbaru sesuai dengan tren yang berlangsung. Begitu beranekaragam produk yang disajikan televisi, salah satu produk unggulan yang disajikan televisi adalah program berita.Berita yang memuat peristiwa kekerasan dan kriminalitas mendapat perhatian yang cukup tinggi dari para penonton televisi. Bahkan berita kriminal dan kekerasan sering disiarkan pada jam-jam produktif untuk menarik minat masyarakat. Pemberitaan kekerasan yang berlebihan ditakutkan dapat menimbulkan efek bagi pemirsa yang menyaksikan berita tersebut secara terus menerus. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan audiens mengenai pemberitaan kasus kekerasan seksual di Jakarta International School yang tayang pada program berita di televisi. Penelitian ini menggunakan model encoding-decoding Stuart Hall untuk menjelaskan jalannya proses encoding-decoding pemberitaan dari program berita.Penelitian ini adalah penelitian dengan tipe deskriptif yang bersifat kualitatif dan menggunakan pendekatan analisis resepsi. Dalam analisis resepsi khalayak dipandang sebagai produser makna yang tidak hanya menjadi konsumen isi media. Hasil penelitian akan membagi khalayak ke dalam tiga posisi pemaknaan. Yaitu kelompok dominat reading, khalayak yang menerima fakta yang ditayangkan oleh program berita sesuai dengan prefered reading (makna yang ditawarkan media). Kelompok ini diisi oleh mereka yang menganggap bahwa kasus kekerasan seksual di JIS merupakan kasus yang menyeramkan. Kelompok negotiated reading, memaknai fakta yang ditayangkan sesuai dengan kenyataan, namun tidak setuju dengan cara penyampaiannya dalam program berita. Sedangkan kelompok oppositional reading, adalah khalayak yang memiliki pemaknaan yang berbeda sama sekali dengan makna dominan.Kelompok ini terdiri dari mereka yang menganggap bahwa kasus kekerasan seksual di JIS adalah kasus kriminalitas biasa dan tidak takut terhadap hal tersebutPenelitian ini sangat terbuka untuk dikaji dari sudut pandang dan metode berbeda dan menjadi dasar penelitian selanjutnya, terutama hal mengenai pemberitaan pesohor di infotainment dan khalayak aktif sehingga dapat menambah kajian penerimaan khalayak.
Public Speaking Ability Analysis of Traffic Police Officer In Socialization Traffic Rule in resort Ungaran , Kabupaten Semarang Phopy Harjanti Bulandari; Hedi Pudjo Santosa; Much Yulianto; Agus Naryoso
Interaksi Online Vol 3, No 2: April 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.341 KB)

Abstract

This study was conducted to see how the ability Police Officer in Public Speaking for socialization orderly traffic in Kab.Semarang districtThe purpose of this study was to determine the forms of public speaking activities undertaken within the framework of the Indonesian National Police Traffic orderly dissemination and to evaluate the ability of the Public Speaking Police Officer in the socialization of traffic rules in Police in Ungaran. Kab. Semarang 2014 .The results showed that the police officers while providing socialization begins with wearing uniform look neat and fresh and fresh face. Mastery of traffic police officers in socialization orderly traffic in the jurisdiction of police station Ungaran . The use of verbal language using words that are easily understood , a series of sentences neatly arranged, delivery of messages using long sentences and material power point of interest . Confidence traffic police officer noticed aspect of " pause " and this is a good effort made by the traffic police officer in the socialization orderly traffic in the jurisdiction of police station Ungaran . Interaction and communication officers are able to blend , capable of interacting , able to provide feedback and conduct a question and answer with the audience .
Pengaruh Intensitas Bermain Game Online dan Mediasi Restriktif Orang Tua terhadap Perilaku Antisosial Remaja Apriani Rahmawati; Hedi Pudjo Santosa; Sri Widowati Herieningsih; Agus Naryoso
Interaksi Online Vol 3, No 2: April 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.294 KB)

Abstract

Masa remaja menjadi periode yang rentan terhadap pengaruh-pengaruh negatif yang diterimanya. Pengaruh ini dapat memunculkan perilaku -perilaku yang kurang disukai atau bahkan sama sekali tidak dikehendaki oleh masyarakat, perilaku ini dikenal dengan perilaku antisosial. Game online merupakan tempat bermain bagi remaja, dimana di dalamnya terdapat berbagai macam jenis permainan dari game action, strategi, petualangan, musical, sampai olahraga sehingga menimbulkan daya tarik tersendiri bagi yang memainkannya.Penelitian ini menggunakan teori Belajar Sosial (Social Learning Theory) yang menjelaskan dalam proses belajar sosial, individu selalu mengumpulkan informasi dan melakukan pengamatan dari lingkungan dalam melakukan sesuatu dalam berbagai konteks dan Restrictive Mediation dari Parental Mediation yang menjelaskan mediasi yang dilakukan orang tua pada anak dengan memberikan peraturan-peraturan dalam ha penggunaan media. Populasi dari penelitian ini adalah murid kelas VII dan VIII SMP Eka Sakti Semarang. Usia 12-14 tahun. Penarikan sampel dilakukan dengan teknik acak sederhana dengan jumlah sampel 70 orang. Analisis data yang digunakan adalah regresi liner sederhana dengan spss 20. Hasil uji hipotesis pertama menunjukkan bahwa variabel intensitas bermain game online berpengaruh terhadap perilaku antiosial remaja dan signifikan (sig.=0,000) dengan persamaan linier sederhana Y = 6,869 + 0,156X1. Hasil uji hipotesis kedua membuktikan bahwa mediasi restriktif orang tua berpengaruh terhadap perilaku antisosial remaja dan signifikansi (sig,.=0,000) dengan persamaan linier Y=11,044 – 0,434X2. Saran yang diberikan penelitian ini adalah supaya orang tua perlu memperdalam hubungan komunikasi dengan anaknya. Selain itu orang tua perlu bersikap terbuka dan mengkomunikasikan hal-hal yang berkaitan dengan perilaku antisosial dikalangan remaja, sehingga hubungan yang terjalin semakin berkualitas dan kemungkinan remaja untuk berperilaku antisosial semakin kecil atau bahkan tidak ada.

Page 2 of 3 | Total Record : 24