cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Department of Naval Architecture
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Jurusan Teknik Perkapalan yang berisi artikel karya ilmiah mahasiswa program Sarjana Teknik Perkapalan universitas Diponegoro
Arjuna Subject : -
Articles 797 Documents
Analisa Pengaruh Penambahan Hull Fixed Fin dengan Variasi Foil dan Sudut Serang terhadap Gaya Angkat dan Hambatan Kapal Muhammad Ikhsan; Parlindungan Manik; Mahendra Indiaryanto
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 1 (2020): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.02 KB)

Abstract

Penambahan variasi Fixed Fin pada badan kapal dapat dilakukan untuk mengurangi nilai hambatan kapal tersebut. Penambahan variasi Fixed Fin pada badan kapal memiliki tujuan untuk menghasilkan gaya angkat dan mengurangi aliran turbulen yang disebabkan oleh gelombang divergen (Diverging Wave) yang bergerak menyebar ke samping dari kapal, yang kemudian bergerak sepanjang garis lurus pada permukaan air. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gaya angkat dan hambatan dari setiap desain kapal yang telah divariasikan sehingga dapat memberikan alternatif desain penerapan Fixed Fin pada lambung kapal. Penelitian dilakukan dengan beberapa uji analisis model dengan metode CFD. Dengan variasi model yang berbeda dan pada kecepatan yang berbeda. Hasil penelitian ini menunjukan dari enam model variasi yang sudah dianalisa didapat model Fixed Fin dengan konfigurasi Foil NACA 0021 dengan sudut serang 7 derajat pada Froude Number 0,226 memiliki hasil yang paling optimum dari hasil yang lainnya mengurangi nilai hambatan sebesar 9,43%. Konfigurasi penempatan, luas area dan sudut serang sangat berpengaruh terhadap gaya angkat yang dihasilkan oleh Fixed Fin dan hambatan total kapal.
Analisa Kekuatan Pondasi Bollard Pada Tongkang Santan 195 Dengan Metode Elemen Hingga Irvan Putera Samudera; Hartono Yudo; Eko Sasmito Hadi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 5, No 4 (2017): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1548.653 KB)

Abstract

Tongkang merupakan salah satu media yang biasa digunakan untuk pengujian kemampuan kapal tunda (Bollard Pull Test). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai analisa kekuatan terjadi pada konstruksi pondasi bollard tongkang, mengetahui variasi pada bollard tongkang untuk meminimalisir kerusakan saat tegangan maksimum dan jenis desain bolard tongkang yang paling optimal. Hasil analisa bollard yang dilakukan ketika ditarik rah 0 derajat nilai tegangan maksimum dengan variasi 2 bracket sebesar 8,25 x 102 N/mm2, 3 bracket sebesar 8,3 x 102 N/mm2 dan 4 bracket sebesar 8,2 x 102 N/mm2. Diarah 30 derajat dengan variasi 2 bracket sebesar 3,06 x 102 N/mm2, 3 bracket sebesar 3,04 x 102 N/mm2dan 4 bracket 3,06 x 102 N/mm2. Diarah 45 derajat sebesar dengan variasi 2 bracket sebesar 5,86 x 102 N/mm2, 3 bracket sebesar 6,34 x 102 N/mm2dan 4 bracket sebesar 5,8 x 102 N/mm2. Diarah 60 derajat dengan variasi 2 bracket sebesar 3,06 x 102 N/mm2, 3 bracket sebesar 8,93 x 102 N/mm2, dan 4 bracket sebesar 3,06 x 102 N/mm2. Diarah 90 derajat dengan variasi 2 bracket sebesar 3,02 x 102 N/mm2, 3 bracket sebesar 3,04 x 102 N/mm2dan 4 bracket sebesar 8,2 x 102 N/mm2.
PERBANDINGAN PENGGUNAAN MATERIAL ISOTROPI DAN ORTHOTROPI PADA METODE ELEMEN HINGGA UNTUK ANALISA KEKUATAN KAPAL FIBERGLASS Daniel Sahala Putra Panggabean; Ahmad Fauzan Zakki; Berlian Arswendo Adietya
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 3, No 2 (2015): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.039 KB)

Abstract

Material komposit merupakan material yang terbentuk dari kombinasi antara dua atau lebih material pembentuknya melalui pencampuran yang tidak homogen, dimana sifat mekanik dari masing-masing material pembentuknya berbeda. Dewasa ini banyak FEM software yang membantu dalam menganalisa kekuatan struktur suatu bahan,termasuk penggunaan materialnya, menggunakan isotropi atau orthotropi. Dengan menggunakan program bantu FEM software untuk analisa nantinya kita dapat mengetahui kekuatan struktur dari komposit dengan menggunakan material isotropi atau orthotropi, dengan demikuan diharapkan dari analisa tersebut dapat diketahui detail dari material isotropi dan orthotropi.           Pada tugas akhir ini dilakukan analisa local stress yang terjadi pada struktur kedua metode penelitian tersebut dengan bantuan FEM software. Analisa yang digunakan adalah linier static analisys yang bertujuan untuk mengetahui kekuatan kapal setelah mengalami kondisi pembebanan, karakteristik dan letak tegangan terbesar yang terjadi pada model analisa.           Hasil perhitungan dengan bantuan program komputasi FEM software didapat data untuk beam stresses Maximum Combined, Isotropi didapatkan hasil max. 5,43 x 106  N/m2 , min. 1,95 x 103  N/m2 , Orthotropi didapatkan hasil max. 6,45 x 106 N/m2  , min. 2,35x 103N/m2,dengan nilai deformasi Isotropi 1,04 x 10-2 m atau 6,86 mm, orthotropi 1,36 x 12-2 m atau 13,6 mm.
Studi Analisis Kekuatan Poros Propeller Kapal KMP. Pertiwi Nusantara Akibat Dikenai Torsi Dari Propeller Mahendra Guna Satriananta; Hartono Yudo; Berlian Arswendo Adietya
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 7, No 1 (2019): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1035.645 KB)

Abstract

Bahan poros propeller yang baik akan mempengaruhi kekuatan dan umur material poros propeller. Salah satu cara pemilihan poros propeller kapal adalah pemilihan material poros propeller maupun memberikan variasi baru pada poros propeller untuk mengetahui kekuatan dan nilai ekonomis poros propeller. Poros propeller berbahan Stainless Steel merupakan jenis bahan poros propeller yang paling banyak digunakan pada kapal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai safety factor dan kekuatan puntir dari variasi poros propeller kapal KMP. Pertiwi Nusantara. Variasi yang dilakukan adalah pengurangan dan penambahan diameter poros propeller dan bahan Manganese Bronze poros propeller sebagai bahan  pembanding. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Safety Factor poros propeller bahan Stainless Steel bernilai 5.2 dan Safety Factor bahan Manganese Bronze bernilai 5.6. Sedangkan kekuatan puntir poros propeller bahan Stainless Steel 33,45 dan kekuatan puntir bahan Manganese Bronze 37,20 N/.
Analisa Pengaruh Sloshing Pada Ruang Muat Kapal Tanker Pertamina 17500 LTDW Dengan Metode CFD (Computational Fluid Dynamic) Ananda Ragil Prakarsa; Deddy Chrismianto; Muhammad Iqbal
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 5, No 1 (2017): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.551 KB)

Abstract

Sebagian besar eksplorasi minyak dan gas bumi berada di lautan, dimana kapal adalah alat transportasi penting untuk mendistribusikan hasil eksplorasi tersebut. Kapal-kapal pengangkut minyak dan gas cair memiliki resiko kecelakaan yang tinggi, selain dari muatan yang berbahaya karena mudah terbakar, kapal pengangkut cairan juga harus memperoleh gaya sloshing dari muatan akibat dari pergerakan fluida dinamis. Sloshing adalah gerakan fluida resonansi dalam tangki yg bergerak. Ketika cairan bergerak dan berinteraksi dengan wadahnya, tekanan dinamis seperti interaksi dapat menyebabkan deformasi besar di dinding kontainer serta struktur pendukung. Gerak cairan muncul karena gerakan dinamis wadah yang dapat terjadi dalam berbagai keadaan. Ada dua masalah utama yang timbul dalam pendekatan komputasi untuk sloshing. Ini adalah kondisi batas bergerak pada antarmuka tangki cairan, dan gerak nonlinier permukaan bebas. Pemodelan tangki muatan dilakukan pada kapal Tanker Pertamina dengan tangki berbentuk persegi panjang dalam 3D. Tangki tersebut memiliki ukuran panjang 20,20 m, tinggi sisi 10,00 m dan lebar moulded 11,85 m. Analisa dilakukan menggunakan metode Computational Fluid Dynamic (CFD). Simulasi dilakukan dalam 4 variasi pengisian tangki yakni, 30%, 50%, 70% dan 90% menggunakan software simulasi fluida. Simulasi sloshing dilakukan pada model tangki tipe tetrahedrons meshing dengan jumlah nodes 76259 dan elements 247571. Pada penelitian ini dapat diketahui gaya dinding tangki pada pengisian 30% sebesar 572,13 N. Pada pengisian 50% sebesar 847,50 N Pada pengisian 70% sebesar 1032,35 N. Pada Pengisian 90% sebesar 1253,86 N. Kemudian dilakukan analisa olah gerak menggunakan Hydrodynamic Diffraction dan stabilitas menggunakan Maxsurf Stability. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai RMS of Roll With Sloshing pada pengisian 30% sebesar 6,57 deg, pada pengisian 50% sebesar 9,52 deg, pada pengisian 70% sebesar 9,39 deg, pada pengisian 90% sebesar 9,35 deg. Nilai GZ pengisian 30% sepanjang 1,00 m, nilai GZ pengisian 50% sepanjang 1,54 m, nilai GZ pengisian 70% sepanjang 1,67 m, dan nilai GZ pengisian 90% sepanjang 1,81 m.
Analisa Kekuatan Kontruksi Memanjang pada Kapal Ikan Mini Purse Seine Tradisional Dengan Kapal Sesuai Aturan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) Mohammad Budi Hermawan; Hartono Yudo; Ahmad Fauzan Zakki
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 6, No 1 (2018): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.413 KB)

Abstract

Sebagian besar kapal kayu di Indonesia dibangun oleh galangan kapal tradional yang masih dikerjakan secara tradisional atau konvensional dengan patokan warisan turun menurun artikel ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan untuk mengetahui pengaruh kekuatan kontruksi memanjang dan nilai moment kapal ikan tradisional mini purse seine  15 GT dengan kesesuaian aturan BKI . Penelitian ini dilakukan dengan beberapa langkah meliputi survey langsung dengan nelayan dan galangan kapal ikan daerah Cilacap sehinga mendapatkan data rencana umum,dan profil contruction,. Data yg didapat akan diolah di software Rhinoceros untuk membuat model kapal yang akan dianalisa pada  Maxsuf  dan Ms. Excel. Ketentuan yang dipakai untuk standar kekuatan dengan menggunakan Peraturan Kontruksi Kayu Indonesia. Besaran standar kekuatan sebesar 15 mpa. Hasil dari penelitian analisa nilai moment yang diperoleh pada saat kondisi air tenang = 26,837 ton.m, hogging = 31,613 ton.m, sagging = 14,426 ton.m dan nilai tegangan kapal sebelum disesuaikan dengan aturan BKI pada saat air tenang = 15,7 mpa, hogging = 18,8 mpa, sagging =  8,6 Mpa dan nilai tegangan kapal yang disesuaikan dengan aturan BKI pada saat air tenang = 12,43 Mpa, hogging = 14,6 Mpa, sagging = 6,67 Mpa. Nilai tegangan pada kapal survey tidak memenuhi standar kekuatan PKKI yang bernilai maksimum 15 Mpa, sedangkan kapal yang disesuaikan aturan BKI masih memenuhi standar PKKI.
Analisa Bentuk Variasi Propulison Module Pada Sistem Propulsi Azipod (Azimuthing Podded Drive) Berbasis Computational Fluid Dynamic (CFD) Rahmat Nurhadi; Deddy Chrismianto; Good Rindo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 5, No 1 (2017): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.347 KB)

Abstract

Sistem propulsi adalah salah satu bagian terpenting dari kapal, khususnya yang berhubungan erat dengan kecepatan. Salah satu target optimalisasi yaitu bagaimana mendapatkan kecepatan kapal yang optimum dengan penggunaan daya mesin sekecil mungkin. Kehadiran sistem propulsi Azipod memberikan inovasi baru pada alat penggerak. Yang paling signifikan adalah kemampuannya dalam memerbaiki aliran pada bagian propulsion module. Bentuk propulsion module yang baik akan mengoptimalkan kinerja dari azipod. Maka penentuan parameter geometris perlu didukung oleh penyidikan yang rinci pada kinerja hidrodinamik dari propulsor agar memiliki nilai thrust yang besar dengan besaran nilai power sekecil mungkin. Dalam penelitian ini akan mencari bentuk yang maksimal pada sistem propulsi azipod yang dikeluarkan oleh ABB Azipod® seri VI2300 dengan parameter perubah berupa sudut kemiringan 5o,10o,15o,20o pada bagian Hub serta bagian Tapper dan juga mengunakan perbandingan DPod/Dprop 0,474, 0,536, 0,615 sehingga didapatkan bentuk propulsion module yang optimum dengan bantuan program Computational Fluid Dynamics (CFD).
KAJIAN TEKNIS FROUDE NUMBER (Fn) UNTUK PENENTUAN KECEPATAN DINAS KAPAL EKONOMIS PADA KAPAL IKAN TRADISIONAL TIPE BATANG Nasikin, Mohammad; Hadi, Eko Sasmito; Budiarto, Untung
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 1, No 2 (2013): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapal yang digunakan oleh nelayan untuk melaut masih menggunakan kapal ikan tradisional yang belum memiliki perhitungan dan masih dibuat secara turun temurun berdasarkan pengalaman membangun kapal ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung tahanan total (Rt), menghitung nilai Froude number (Fn) dan pengaruhnya terhadap nilai konsumsi bahan bakar dengan variasi kecepatan kapal ikan tradisional. Penyelesaian penelitian ini menggunakan software pendukung perkapalan seperti Delftship. Penelitian ini pada analisanya membuat pemodelan yang mewakili kapal sebenarnya. Setelah permodelan langkah selanjutnya adalah menganalisa tahanan, menghitung nilai Froude number (Fn) dan konsumsi bahan bakar. Hasil perhitungan didapat nilai tahanan total (Rt) terkecil pada lunas 11 meter sebesar 3.20 KN dan nilai (Rt) terbesar pada lunas 16 meter sebesar 5.37 KN, nilai tahanan terjadi pada kecepatan 7.50 knot. Pengaruh perubahan nilai Froude number (Fn) terhadap konsumsi bahan bakar paling irit pada kapal lunas 11 meter dengan kenaikan nilai (Fn) 0.30 – 0.40 perubahan kenaikan nilai konsumsi bahan bakar sebesar 6,21 liter/jam. Nilai terbesar ditunjukan pada kapal lunas 15 meter dengan kenaikan nilai (Fn) 0.30 – 0.40 kenaikan konsumsi bahan bakar sebesar 23,53 liter/jam.
Analisa Pengaruh Variasi Geometri Centerbulb Elips & Foil Kapal Katamaran Terhadap Gerakan Slamming Berbasis Software CFD (Computational Fluid Dynamic) Namo Prima Sembiring; Parlindungan Manik; Muhammad Iqbal
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 6, No 3 (2018): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap kapal saat beroperasi diatas air mengalami gerakan yang disebabkan kapal itu sendiri maupun dari luar (seakeeping). Gerakan yang berasal dari luar kapal menyebabkan gelombang besar yang dapat membahayakan ABK. Penelitian sebelumnya instalasi ceterbulb pada kapal katamaran dapat mengurangi gerak vertikal dan respon percepatan gerak vertikal. Pada penelitian ini akan dianalisa pengaruh penambahan centerbulb  terhadap gerakan slamming kapal katamaran serta diperoleh bentuk dan geometri yang optimal. Sehingga sebelum membangun suatu kapal sudah diketahui pengaruh geometri dan bentuk centerbulb yang diinstall pada kapal katamaran. Adapun cara untuk mengetahui gerakan slaamming kapal katamaran yaitu dengan melakukan permodelan kapal di software maxsurf dan rhinoceros dan analisa olah gerak menggunakan softwae ansys aqwa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan centerbulb pada kapal katamaran dapat mengurangi gerakan slamming, dan bentuk dari centerbulb foil lebih optimal dibandingkan dengan centerbulb berbentuk elips pada wave heading 1800. Panjang pada centerbulb merupakan faktor yang sangat mempengaruhi gerakan slamming kapal katamaran. Centerbulb kapal katamaran dengan panjang 1,48 m dan diameter 0,504 m berbentuk foil dapat mengurangi ptobabilitas slamming 22,91% pada wave heading 1800 dan centerbulb  dengan panjang 1,339 m dan diameter 0,504 m berbentuk elips dapat mengurangi probabilitas slamming 38,63% pada wave heading 1500.
PERANCANGAN KAPAL IKAN MINI PURSE SINE DISPLACEMENT 15 TON TIPE MONOHULL MENGGUNAKAN PIPA PVC Ngazis, Herman Afdul; Kiryanto, Kiryanto; Mulyatno, Imam Pujo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 4, No 1 (2016): JANUARI
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.164 KB)

Abstract

Seperti kita ketahui, kapal perikanan di Indonesia sebagian besar menggunakan bahan baku kayu. Kayu yang digunakan memiliki syarat tertentu, seperti tahan terhadap binatang laut, memiliki kekutan yang cukup, tahan terhadap air ,telah berumur tua dan memiliki ukuran yang panjang. Untuk saat ini bahan kayu untuk pembuatan kapal semakin berkurang dan sulit untuk didapatkan. Dalam waktu jangka panjang penebangan kayu untuk pembuatan kapal dapat merusak kelestarian lingkungan. Diperlukan bahan alternatif lain yang digunakan untuk pembuatan kapal perikanan. Kapal ikan menggunakan bahan fiber mempunyai harga yang relatif mahal, sedangkan kapal ikan menggunakan baja tidak efektif untuk ukuran yang kecil. Alternatif bahan lain yang bisa digunakan adalah menggunakan pipa polyvinyl chloride (PVC) sebagai lambung kapal. Penggunaan bahan pipa PVC diharapkan mampu menggantikan bahan baku dari kayu karena mempunyai beberapa kelebihan, dan pada akhirnya dapat menciptakan kapal ikan alternatif untuk nelayan indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat merancang kapal ikan mini purse sine dengan lambung pipa PVC serta dapat megetahui karaktristik stabilitas, hambatan dan olah gerak kapal..Dalam melaksanakan penelitian ini dilakukan beberapa tahapan perancangan yaitu perhitungan ukuran utama, membuat rencana garis dan  rencana umum. Selanjutnya adalah melakukan analisa terhadap model kapal yang sudah dibuat meliputi analisa hidrostatik, hambatan kapal, stabilitas kapal dan olah gerak kapal. Juga dilakukan perhitungan jaring purse seine dan motor induk berdasarkan hasil perhitungan daya motor sesuai dengan hambatan yang dialami kapal. Hasil analisa hidrostatik menunjukan letak titik bouyancy terletak didepan midship kapal sejauh 0.72 m dan displacement 14,65 ton.  Pada tinjauan stabilitas, hasil menunjukkan nilai GZ terbesar dan periode oleng tercepat terjadi pada saat kapal dengan  muatan kosong  dan hanya membawa es .Olah gerak, kapal penangkap ikan memiliki olah gerak yang baik terbukti dengan tidak terjadinya deck wetness.