cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Department of Naval Architecture
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Jurusan Teknik Perkapalan yang berisi artikel karya ilmiah mahasiswa program Sarjana Teknik Perkapalan universitas Diponegoro
Arjuna Subject : -
Articles 797 Documents
Analisa Kekuatan Tarik dan Tekuk pada Sambungan Pipa Baja dengan Menggunakan Kanpe Clear Surealis 1208 UWE Sebagai Pengganti Las Sangga Dwiki Tavarel; Hartono Yudo; K. Kiryanto
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 6, No 1 (2018): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.517 KB)

Abstract

Fiberglass Reinforced Plastic (FRP) merupakan suatu bahan yang menyerupai lapisan tipis dari polimer yang terdiri dari serat karbon, serat, dan epoxy. Fiberglass Reinforced Plastic (FRP) penguatan luar dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan geser, lentur, dan tekan. Pada prinsipnya konsep ini digunakan menjadi bahan alternatif pemeliharaan pipa terhadap korosi, meningkatkan kekakuan dan mencegah kebocoran pada sambungan pipa tanpa membuat cacat. Proses ini dapat mengurangi kerusakan tanpa harus membuat cacat permukaan. Dalam penelitian ini terdapat tiga variasi sambungan yaitu las, resin, dan campuran. Untuk bahan resinnya digunakan Kanpe Clear Surealis 1208 UWE dan Catalyst Hardener dengan komposisi 4 : 1 (oleh berat). Hasil pengujian didapatkan kuat tarik rata-rata untuk variasi las sebesar 340,5 N/mm2, untuk variasi resin didapatkan nilai sebesar 65,1 N/mm2, dan untuk yang campuran sebesar 370,3 N/mm2 mengalami kenaikan kekuatan 8% dari variasi las biasa, untuk hasil rata-rata pengujian tekuk variasi las didapatkan sebesar 65,42 N/mm2, untuk variasi resin didapatkan hasil 19,95 N/mm2, dan yang terakhir untuk variasi campuran rata-ratanya sebesar 71,23 N/mm2 mengalami kenaikan kekuatan 8% dari variasi las biasa.   
ANALISA HAMBATAN PADA VARIASI BENTUK LAMBUNG KAPAL IKAN TRADISIONAL CATAMARAN DENGAN METODE CFD Haribowo, Wasisto; Samuel, Samuel; Hadi, Eko Sasmito
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 4, No 1 (2016): JANUARI
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.207 KB)

Abstract

Kapal katamaran adalah kapal yang menggunakan dua lambung, memiliki karakteristik yaitu kedua lambungnya yang dihubungkan dengan konstruksi geladak yang kuat dan merentang di atasnya, sehingga kapal memiliki stabilitas yang lebih nyaman dan aman serta memiliki area geladak yang lebih luas daripada kapal satu lambung. Namun dengan adanya jarak antar lambung tersebut menimbulkan adanya interferensi hambatan setelah fluida mengalir melewati haluan kapal. Hambatan adalah salah satu faktor terpenting dalam desain kapal, dimana bentuk lambung kapal (hullform) satu diantara beberapa faktor yang mempengaruhi besar kecilnya hambatan kapal. Pada penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bentuk haluan yang menghasilkan hambatan total paling kecil dengan menggunakan program CFD (Computational Fluid Dynamic. Dalam melaksanakan penelitian ini penulis menggunakan program computer berbasis CFD untuk penyelesaian masalah dari tujuan penelitian, konsep dasar penggunaan software berbasis CFD itu sendiri adalah penyelesaian metoda numerik dengan sebuah persamaan fluida yaitu Persamaan Navier-Stokes, dengan prinsip hukum kekekalan massa, kekekalan momentum (hukum Newton kedua F=m.a), dan kekekalan energi. Pengerjaan dengan korespondensi satu-satu dengan parameter variasi sudut dan panjang entrance kemudian pada variasi tersebut dibatasi dengan 10% dari ukuran asli parameternya. Didapatkan 8 model lambung kapal yang baru dari model lambung yang asli. Berdasarkan hasil analisa dan perhitungan menggunakan CFD, dari 8 variasi bentuk lambung tersebut menunjukkan pengurahan hambatan pada model 4 dengan variasi fn 0.19-0.65. penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan bentuk lambung (entrance CSA) dapat mengurangi hambatan total kapal.
Analisa Pengaruh Perubahan Sudut Swept Fullysubmerged Foil Terhadap Gaya Angkat Dan Hambatan Pada Kapal Katamaran Menggunakan Metode CFD Muhammad Gama Damarjati; Deddy Chrismianto; Berlian Arswendo Adietya
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 7, No 2 (2019): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPengembangan teknologi transportasi laut tak terlepas dari kebutuhan perpindahan aktivitas yang semakin dinamis. Maka dari itu diperlukan inovasi dalam pengembangan kapal yang dapat memenuhi kebutuhan. Pemilihan kapal katamaran dikarenakan memiliki keunggulan berupa stabilitas yang baik hingga ruang deck yang luas. Kapal katamaran kemudian dilakukan modifikasi hydrofoil,berupa bangunan foil yang terpasang dibawah lambung kapal katamaran. Hal ini dilakukan agar kapal katamaran mendapatkan gaya angkat sehingga dapat mengurangi gesekan antara permukaan air dan badan kapal, Sehingga dapat mengurani hambatan kapal katamaran. Tipe foil yang akan digunakan berupa swept fullysubmerged foil,serta akan dilakukan analisa dengan menggunakan metode Computational Fluid Dynamic (CFD). Penelitian yang dilakukan berupa mencari nilai gaya angkat paling tinggi serta hambatan yang paling kecil. Analisa dilakukan dengan berbagai variasi swept foil serta kecepatan. Hasil analisa didapatkan nilai hambatan total dapat berkurang hingga 50,8% dari kapal original. Nilai EHP dapat berkurang hingga 50% dari kapal original. Hasil yang menunjukkan perubahan yang signifikan terjadi pada variasi swept fullysubmerged 10̊ angle of attack 3̊ dengan froud number 1,042.
Analisa Pengaruh Panjang, Letak dan Geometri Lunas Bilga Terhadap Arah dan Kecepatan Aliran (Wake) Pada Kapal Ikan Tradisioal (Studi Kasus Kapal Tipe Kragan) Herman Ferdinan Philip Simanjuntak; Parlindungan Manik; Ari Wibawa Budi Santosa
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 5, No 1 (2017): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (847.195 KB)

Abstract

Terdapat banyak sekali jenis kapal ikan tradisional yang ada di Republik Indonesia, salah satunya yaitu kapal ikan tradisional di daerah Kragan di Kabupaten Rembang Provinsi Jawa Tengah. Memiliki ciri khas dengan lunas bilga yang terpasang pada kedua sisi lambung kapal, yang dipercaya oleh warga setempat untuk menjadikan kapal memiliki stabilitas yang baik sehingga penulis ingin mengetahui nilai wake dan Va (velocity advanced)  dengan melakukan variasi geometri, panjang dan letak lunas bilga dengan patokan dari radius bilga kapal yang direkomendasikan penelitian sebelumnya. Adapun tahapan yang dilalui untuk mencapai tujuan tersebut tahapan untuk mencapai tujuan tersebut menggunakan beberapa software perkapalan yang terintegrasi. Pada awalnya adalah pembuatan  Model dengan rencana garis yang sudah ada, kemudian dilakukan analisa kecepatan aliran dan nilai wake. Berdasarkan hasil analisa kecepatan aliran dan nilai wake pada model foil ½ panjang kapal di 200  adalah yang paling cepat dan memiliki nilai wake terkecil.Dengan ini dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian kali ini model yang di rekomendasikan untuk panjang dan model lunas bilga adalah model Foil dengan panjang lunas bilga 16,5 m di 200 dan nilai wake 0.07055 dan Va = 4.3030 m/s menunjukkan yang terbaik. 
ANALISA STABILITAS DAN EQUILIBRIUM KAPAL SELAM MIDGET 150 UNTUK PERAIRAN INDONESIA Pamuji, Rochman Ikhsan; Chrismianto, Deddy; Kiryanto, Kiryanto
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 2, No 3 (2014): Agustus
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1331.554 KB)

Abstract

MIDGET 150 adalah kapal selam dari korea selatan yang termasuk  kapal selam kelas changbogo yang mampu menyelam hingga 150 m di bawah permukaan air laut. Sesuai dengan spesifikasi kapal selam tersebut maka Indonesia akan bekerjasama dengan korea selatan dalam pembuatan kapal selam. Jadi kapal selam MIDGET 150 adalah salah satu kapal selam yang akan di kembangkan di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan nilai stabilitas dan pembuatan polygon equilibrium kapal selam MIDGET 150 sebelum dan sesudah diubah penataan tangkinya. Sehingga hasilnya mendapatkan nilai stabilitas ,dan polygon equilibrium saat terjadi perubahan penempatan tangki dan sebelum terjadi perubahan. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah menggunakan software komputasi numerik atau software perkapalan untuk membantu perhitungan pada hidrostatik, stabilitas dan equilibrium. Untuk Analisa stabilitas dilakukan melalui perhitungan nilai stabilitas terhadap kurva stabilitas pada sudut kemiringan 0 – 90o.Analisis menggunakan pedoman standar  stabilitas yang dikeluarkan oleh IMO.Analisa Equilibrium kapal selam dilakukan  menggunakan sofware perkapalan di mulai dari pembuatan batas polygon equilibrium dan perhitungan manual untuk kondisi pembebanan kapal selam.Hasil analisa stabilitas menggunakan aturan IMO (International Maritim Organization) Dalam perhitungannya, MIDGET 150 telah memenuhi semua kriteria IMO dalam 6 kondisi berbeda dan diperoleh hasil, kapal selam tersebut memiliki stabilitas yang baik dan dalam pembuatan equilibrium polygon yang mengacu pada peletakan tangki sebelum dan sesudah di ubah. maka tangki kapal selam sebelum diubah letaknya memiliki equilibrium yang baik dan setelah diubah letaknya equilibrium kapal selam dinyatakan tidak baik.  sehingga  peletakan tangki-tangki pada kapal selam sangat berpengaruh terhadap equilibrium kapal selam tersebut. 
Analisa Kekuatan Besi Hollow Sebagai Bahan Penegar Pada Kapal Fiber Dengan Menggunakan Finite Elemen Method (Fem) sena fadhilah agam; wilma amiruddin; hartono yudho
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 6, No 2 (2018): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Kekuatan memanjang dari kapal fiberglass akan ditentukan oleh ukuran modulus profil penampang melingtang nya dalah satu profil yang berfungsi sebagai arah penumpu panjang kapal adalah profil konstruksi lunas guna melihat nilai kekuatan besi hollow maka dapat diberikan perlakuan pada dimensi profil dengan variasi a/b. Pada penilitian ini variasi model besi hollow berdasarkan perbandingan dimensi a/b yaitu 0,25;1 dan 4.Variasi kletebalan ketebalan 2 mm;5 mm dan 10 mm dan varisai panjang yaitu 250 mm sampai dengan 2000 mm.Analisis buckling yang dilakukan menggunakan  software metode elemen hingga Abaqus . Berdasarkan hasil penelitian dengan variasi a/b dan kondisi pembebanan, maka ditemukan bahwa semakin kecil nilai a/b pada besi hollow maka nilai momen sebelum buckling semakin besar yaitu a/b 0,25 dengan nilai momen sebelum buckling sebesar 24317000 Nm  namun dengan semakin besarnya nilai a/b besi hollow  maka semakin kecil nilai momen sebelum buckling yang terjadi pada besi hollow Besi hollow dengan perbandingan a/b 0,25 memiliki nilai momen sebelum buckling dan plastis buckling paling besar diantara a/b 1 ; 4 
STUDI PERANCANGAN KAPAL INDUK PERAMBUAN TIPE KATAMARAN UNTUK DISTRIK NAVIGASI TANJUNG PINANG ( KEPRI ) A.M Napitupulu, Benny; Manik, Parlindungan; Rindo, Good
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 4, No 2 (2016): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.135 KB)

Abstract

Distrik Navigasi Tanjung Pinang memiliki wilayah kerja yang cukup luas dan terdiri dari kurang lebih 220 rambu-rambu laut sehingga diperlukan kapal induk perambuan yang memenuhi jam kerja serta wilayah kerja distrik navigasi tanjung pinang oleh karena desain lambung KN.JADAYAT di desain dengan tipe lambung katamaran yang mampu membawa 10 rambu suar serta diharapkan mampu bekerja optimal untuk memenuhi kebutuhan SBNP distrik navigasi tanjung pinang. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan beberapa langkah desain yaitu perhitungan dimensi utama, pembuatan rencana garis, perencanaan umum, analisis stabilitas kapal juga olah gerak kapal. Dan peralatan pendukung kapal, pemilihan mesin utama menurut perhitungan tenaga mesin yang dibutuhkan dari resistensi yang dialami oleh kapal. Perancangan kapal menggunakan metode perbandingan dan solver untuk mendapatkan ukuran utama kapal yang optimal, pemodelan dan analisa karakteristik kapal menggunakan software berbasis CAD dan software analisis. Ukuran utama kapal didapatkan yaitu LOA : 67,78 m, LWL : 63,10 m, BOA : 18 m, H : 8,7 m, T : 5,7 m, Vs : 13 knot, dengan displacement 3994,10 ton dan Cb = 0,6. Dari analisa didapatkan performa kapal yang stabil dalam 4 kondisi muatan namun dalam hal olah gerak kapal kurang efektif saat kapal berlayar pada kecepatan maksimum 13 knot di gelombang setinggi 2 meter.
Analisa Seakeeping Ponton Berbentuk Prisma Segi Enam Pada Gelombang Reguler dengan Simulasi Computational Fluid Dynamic (CFD) Eka Heriyanty; Eko Sasmito Hadi; Kiryanto Kiryanto
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 7, No 4 (2019): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1752.625 KB)

Abstract

Negara maritim adalah sebutan untuk Negara Indonesia yang sebagian besar wilayahnya merupakan  perairan. Dengan kondisi ini, Indonesia pun memiliki banyak jenis peralatan yang berhubungan dengan laut di dunia perkapalan seperti Ponton (tongkang). Dalam perkembangan teknologi, untuk pengujian olah gerak dalam bidang perkapalan sendiri dapat dilakukan dengan modelling dan melakukan pengujian di Towing Tank atau simulasi menggunakan software CFD. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai olah gerak pada ponton prisma segi enam dan untuk mengetahui perbedaan nilai olah gerak antara pengujian yang dilakukan pada towing tank dengan simulasi menggunakan software CFD. Maka dari itu dalam penelitian ini metode yang dipakai adalah simulasi pada software CFD dengan karakteristik software berupa analisa olah gerak (Seakeeping) dengan variasi voltase gelombang, sarat dan muatan. Nilai olah gerak Heaving terbesar terjadi pada ponton prisma segi enam dengan variasi muatan air, draft ½ H pada gelombang 4 dengan amplitudo 1,95 cm didapat  nilai olah gerak heaving 8,406 cm. Untuk nilai Pitching pada variasi muatan air, draft ½ H pada gelombang 4 dengan amplitudo 1,95 cm didapat nilai olah gerak pitching 31,218°. Dan untuk nilai Rolling pada variasi muatan air, draft ⅕ H pada gelombang 4 dengan amplitudo 1,95 cm didapat nilai olah gerak rolling 0,054°.
Analisis Pengaruh Penggantian Alat Tangkap Alternatif Jaring Lingkar Terhadap Stabilitas serta Olah Gerak Kapal Tradisional Trawls Juwana Ainul Fadlilah; Deddy Chrismianto; Wilma Amiruddin
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 5, No 4 (2017): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1103.477 KB)

Abstract

Pelarangan penggunaan alat tangkap jaring trawls di wilayah perairan tangkap Indonesia mengharuskan nelayan untuk melakukan penggantian alat tangkap terhadap kapal mereka. Penggantian alat tangkap ikan pada kapal mempengaruhi performance dari kapal itu sendiri. Penelitian ini dilakukan  untuk mengetahui sejauh mana penggantian itu dapat diterapkan pada kapal ikan tradisional Trawls Juwana. Penelitian difokuskan pada alat tangkap jaring insang sebagai alat tangkap pengganti.  Analisa dilakukan dengan menggunakan software yang terintegrasi, yaitu maxsurf . Berdasarkan hasil analisa stabilitas dan olah gerak yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa penggantian alat tangkap dipengaruhi oleh faktor pembebanan peralatan tangkap yang digunakan (layout peralatan tangkap). Kapal dengan penggantian alat tangkap jaring lingkar memiliki stabilitas yang masih dibawah dari nilai stabiitas yang dimiliki kapal tradisional trawl Juwana. Untuk hasil analisa olah gerak, kapal sudah memenuhi kriteria penerimaan karakteristik kapal ikan (Tello 2009) untuk kapal dengan kecepatan penuh dan gelombang setinggi 2m kapal memiliki nilai rolling tertinggi yaitu 3,31°, serta probabillitas slamming dengan nilai  terbesar 2,10% untuk kecepatan kapal 6 knot dan sudut heading head sea 180deg.
ANALISA BENTUK OSCILLATING WATER COLUMN UNTUK PEMANFAATAN GELOMBANG LAUT SEBAGAI SUMBER ENERGI TERBARUKAN DENGAN METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMIC ( CFD ) Royyana, Mita Buwana Noor; Budiarto, Untung; Rindo, Good
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 3, No 1 (2015): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.658 KB)

Abstract

Permasalahan energi bagi kelangsungan hidup manusia merupakan masalah besar yang dihadapi oleh hampir seluruh negara di dunia ini termasuk Indonesia.Penggunaan energi fosil di Indonesia masih mendominasi dibandingkan energi terbarukan.  padahal potensi energi alternatif dan ramah lingkungan di Indonesia dapat dimaksimalkan, misalnya energi gelombang laut. Pada penelitian ini difokuskan pada analisa model bentuk oscillating water colomn dan mengenai besarnya daya yang dihasilkan gelombang laut menggunakan teknologi OWC (Oscillating Water Column). Untuk mengetahui potensi tenaga gelombang laut tipe owc jika diterapkan di pantai Siung Yogyakarta maka dilakukan perhitungan dan simulasi berdasarkan data-data ombak di pantai Siung.Pada penelitian ini menggunakan percobaan model dengan bantuan software CFD. CFD (Computational Fluid Dynamic) adalah ilmu yang mempelajari cara memprediksi aliran fluida, perpindahan panas, dan reaksi kimia dengan menyelesaikan persamaan matematika/numerik dinamika fluida. Berdasarkan hasil analisa dan perhitungan menggunakan CFD dari 3 model balok,piramida dan silinder didapatkan 1 model dengan nilai daya terbesar yaitu model piramida lebar kolom 4 meter menghasilkan 197,53 kilowatt. Dari hasil simulasi didapatkan perkiraan nilai daya rata rata tertinggi pada model piramida sebesar 97,30 killowatt