Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Analisis Model Komunikasi Organisasi Penghuni Asrama Degan Pendekatan Motivation-Hygiene Theory Risky, Aulia; Fazila, Nurul
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran komunikasi organisasi dalam meningkatkan kedisiplinan penghuni asrama dengan menerapkan teori Motivation-Hygiene Theory of Motivation. Penelitian dilakukan melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan observasi mendalam, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Data yang diperoleh diolah dengan cara mengelompokkan informasi penting untuk melihat pola komunikasi yang mendukung pembentukan perilaku disiplin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang terbuka, jelas, dan konsisten antara pengelola asrama dan penghuni mampu menciptakan lingkungan yang kondusif, meningkatkan rasa tanggung jawab, serta meminimalkan pelanggaran aturan. Penerapan teori ini terbukti efektif dalam memotivasi penghuni asrama untuk mematuhi ketentuan yang berlaku.
EcoVillage Revival: Merevitalisasi Potensi Desa Melalui Ekowisata Berkelanjutan di Desa Tungkop, Kecamatan Sungai Mas Muhimmah, Faidatul; Amin, Hilda Fitriani; Risky, Aulia
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.11843

Abstract

Desa Tungkop terletak di Kecamatan Sungai Mas. Desa ini menawarkan beragam daya tarik wisata, termasuk wisata religi makam pahlawan Pocut Baren. Namun, sangat disayangkan potensi makam ini sebagai destinasi ekowisata sejarah belum dimanfaatkan secara maksimal. Minimnya informasi sejarah yang tersedia di lokasi membuat pengunjung, terutama generasi muda, belum mendapatkan gambaran utuh tentang Pocut Baren dan perannya dalam perjuangan kemerdekaan bangsa. Selain itu, minimnya fasilitas pendukung seperti tempat sampah, peta desa, dan papan petunjuk desa juga menjadi permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk merevitalisasi potensi desa melalui ekowisata berkelanjutan di Desa Tungkop. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR). Tahap awal pelaksanaan diawali dengan identifikasi masalah melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat dan perangkat desa, serta diskusi kelompok terfokus (FGD) dengan masyarakat, termasuk ibu-ibu PKK, pemuda, dan perangkat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi wisata belum dimanfaatkan secara optimal. Upaya yang dapat dilakukan melalui kerjasama antara mahasiswa KKN, perangkat desa, pemuda dan masyarakat Desa Tungkop adalah memfasilitasi penyediaan informasi sejarah tentang Pocut Baren, peta Desa Tungkop, tempat sampah di pemakaman Pocut Baren, rambu lalu lintas desa dan pemberdayaan masyarakat melalui program pelatihan sabun cuci piring.
From Policy to Practice: How Institutions Shape McDonald’s Behavior in Indonesia Aziz, Chairul Iqbal; Abrar, Habibul; Latif, Ikhwan Rahmatika; Risky, Aulia; Fahlevi, Reza
International Journal on Social Science, Economics and Art Vol. 15 No. 2 (2025): August: Social Science, And Economics
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/ijosea.v15i2.784

Abstract

This paper examines how national institutional environments shape the behavior of multinational corporations, with a focus on McDonald’s operations in Indonesia. Using Institutional Theory as the primary analytical framework, the study examines how international businesses react to various institutional pressures, including formal regulations, religious mandates, and informal cultural expectations. Through a qualitative case study approach, the research finds that McDonald's modified its operations to adhere to domestic sourcing regulations, fulfill halal certification standards, and accommodate regional dietary preferences and social norms. These adaptations reflect broader processes of institutional negotiation and legitimacy-building that go beyond market strategy. This research contributes to the literature on institutional theory and public governance by illustrating how deeply embedded regulatory and normative systems in emerging economies shape the strategic and operational choices of multinational firms. The findings offer actionable insight for policymakers aiming to guide foreign business conduct through institutional design, and for companies seeking legitimacy and stability in governance-intensive settings. By showing how public policy instruments and societal expectations interact to form a dynamic institutional environment, the study demonstrates how governments in emerging economies can steer globalization in ways that reinforce national values and development priorities
Optimalisasi Pengelolaan Laboratorium Komputer MTs Darul Hikmah Islamiyah Melalui Kegiatan Praktik Desain Grafis sebagai Alternatif Ekstrakurikuler Al Zuhri; Aulia Risky; Ulfa Khairina; Ibnu Phonna Nurdin; Deddy Satria M; Adli; Fitria Akmal
Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/ngabdi.v3i2.47

Abstract

Ekstrakurikuler dapat mendorong pengembangan kompetensi dan kreativitas peserta didik serta dapat menghidupkan laboratorium komputer di sekolah sehingga alat-alat yang ada di sana dapat dirasakan manfaatnya dengan baik, bukan hanya jadi pajangan atau simpanan. Dengan dasar itu, tim di sini merancang kegiatan untuk mendorong aktifnya pengelolaan laboratorium yang berorientasi pada peningkatan kompetensi dan kreativitas peserta didik. Pengabdian di sini dibagi menjadi tiga bagian yakni prapengabdian, pengabdian, dan pascapengabdian yang masing-masing bagiannya terdiri dari berbagai metode. Pada prapengabdian dilakukan asesmen diagnostik yang meliputi observasi, wawancara, dan pre-test. Sementara pengabdian meliputi deskripsi materi, diskusi, praktik langsung, dan asesmen formatif. Terakhir pascapengabdian yang meliputi asesmen sumatif, penulisan laporan, dan penulisan artikel ilmiah. Materi yang dipilih adalah desain sertifikat sebagai langkah awal dengan memanfaatkan Photoshop terhadap 20 peserta didik yang terlibat. Hasil yang diperoleh adalah 100% peserta didik telah memahami dan menguasai desain grafis berupa desain sertifikat pada tingkat dasar yang awalnya 95% dari peserta didik tidak mengetahui dan memahami desain grafis sama sekali. Dengan dasar itu, tim mengklaim pengabdian ini berhasil sesuai dengan apa yang ditargetkan. Selanjutnya, sekolah dapat merencanakan secara terstruktur dan berkala ekstrakurikuler lainnya yang sesuai, diperlukan, dan diminati oleh peserta didik untuk menunjang fungsional laboratorium serta kompetensi dan kreativitas peserta didik
Paradoks Empati: Tinjauan Sistematis Komunikasi Antarpribadi Manusia dalam Pelayan Pelanggan Berbasis Kecerdasan Buatan Hibrida Elza Evelina Amanta Simanjuntak; Naztia Maulida Putri; Fera Widianata; Santa Clara Sitanggang; Iza Alfira; Wilda Sarwangi; Aulia Risky
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/dscdya14

Abstract

The development of digital technology, particularly Artificial Intelligence (AI), has brought about significant changes in the way companies communicate with customers. The use of AI in customer service, such as chatbots and virtual assistants, provides convenience through faster, more efficient, and more accessible services. However, these developments also pose challenges in interpersonal communication, particularly regarding AI's ability to convey empathy, which is typically found in human interactions. This study aims to analyze how the use of Artificial Intelligence affects interpersonal communication in a Hybrid AI-Driven Customer Services system and to identify the role of empathy in building a better customer experience. This study used the Systematic Literature Review (SLR) method by analyzing various scientific articles related to Artificial Intelligence, interpersonal communication, empathy, Computer-Mediated Communication (CMC), and customer satisfaction. The results show that AI makes a positive contribution to improving service effectiveness through automation, response speed, and ease of access to information. However, AI still has limitations in deeply understanding customer emotions because it lacks the emotional experience of humans. Therefore, implementing a Hybrid AI-Driven Customer Services system provides a solution by combining the capabilities of AI technology with the role of humans. While AI can help address simple customer needs, humans are still needed to provide empathy and resolve more complex issues. This research demonstrates that the development of AI in customer service should not only focus on technological efficiency but also consider interpersonal communication aspects to create a more personalized and meaningful customer experience.
Pemberdayaan Berbasis Masyarakat di Desa Drien Sibak Kecamatan Sungai Mas Jeumpa Aulia; Aulia Risky; Azkal Azkiya; Setio Haditomo; Pieter Derek Kanalung; Wulfa Utari; Rumi Asrini; Jupri; Lasni Roha Br Manik
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 1 No 1: Agustus 2025
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v1i1.1

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan untuk membantu mengatasi berbagai permasalahan sosial, ekonomi, maupun lingkungan yang ada di sekitar masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji secara lebih mendalam bagaimana peran mahasiswa dalam memperdayakan masyarakat, khususnya dalam mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) di Desa Drien Sibak, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi partisipatif, di mana mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pengamat, tetapi juga terlibat langsung dalam memberikan edukasi, penyuluhan, serta pendampingan kepada masyarakat. Seluruh program yang dijalankan berorientasi pada pencapaian SDGs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui kegiatan KKN, program-program yang dirancang dapat terlaksana dengan baik karena adanya keterlibatan masyarakat secara aktif. Mahasiswa berperan sebagai fasilitator yang mampu memotivasi, mengarahkan, sekaligus mendampingi masyarakat untuk lebih mandiri dan berdaya guna. Dengan demikian, KKN menjadi sarana efektif dalam membangun sinergi antara mahasiswa dan masyarakat demi tercapainya pembangunan berkelanjutan di desa.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Belajar Ceria: Peningkatan Kualitas Pendidikan Anak-Anak Desa di Gampong Geudong Sudayu; Aulia Risky; Sabila Mujahidah Al Khayr; Muhammad Ilfandi; Ergenes; Emisna; Hadistzahra; Faula Safira; Novia; Mega Wati
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 1 No 1: Agustus 2025
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v1i1.5

Abstract

Program Joyful Learning merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan melalui kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat (KKN) di Desa Geudong, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak desa melalui pendekatan pembelajaran kreatif, kegiatan seni dan kerajinan, serta pembentukan karakter. Program tersebut dilaksanakan selama 35 hari mulai tanggal 15 Juli hingga 19 Agustus 2025 dengan melibatkan anak-anak sekolah dasar sebagai sasaran utama. Metode yang digunakan meliputi kelas pembelajaran kreatif, kegiatan seni dan ekspresi, pendidikan agama, pembelajaran matematika, dan pengembangan karakter melalui simulasi kehidupan sehari-hari. Hasil utamanya menunjukkan peningkatan motivasi belajar anak, peningkatan keterampilan dasar akademik, dan penguatan kolaborasi masyarakat dalam mendukung pendidikan anak. Program tersebut berhasil menciptakan suasana belajar menyenangkan yang mendorong kreativitas dan rasa percaya diri anak sekaligus membangun nilai-nilai karakter positif. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini berkontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas, dan mendukung prioritas pembangunan nasional dalam pengembangan sumber daya manusia. Program ini menunjukkan potensi besar untuk direplikasi di daerah pedesaan lainnya guna meningkatkan kualitas pendidikan non-formal.
Digitalisasi dan Inovasi untuk Pembangunan Desa Berkelanjutan di Desa Kajeung, Kecamatan Sungai Mas, Aceh Barat Aulia Risky; Rosma; Muhammad Rafiq Febrian; Zulhelmi Rifaldi; Viktor Mawar Berutu; Silfira Ariska; Desi Fauziah; Andra Wijaya; Anisya Putri
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 1 No 1: Agustus 2025
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v1i1.8

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama 35 hari di Desa Kajeung, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat. Tujuan kegiatan adalah memberdayakan masyarakat melalui program berbasis digitalisasi dan inovasi, meliputi pembangunan taman herbal, pelatihan sistem informasi gampong (SIGAP), pelestarian desa, pelatihan Canva, dan digitalisasi arsip. Metode yang digunakan yaitu observasi, wawancara, diskusi kelompok, pelatihan, serta kerja bakti. Hasil menunjukkan bahwa program ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pemanfaatan sumber daya lokal, memperkuat kapasitas administrasi aparatur desa, serta memperkenalkan literasi digital untuk tata kelola berkelanjutan. Kendala seperti jaringan internet yang tidak stabil dan ancaman hewan ternak berhasil diatasi melalui alternatif berupa penanaman hidroponik dan pengarsipan digital berbasis Google Drive. Secara keseluruhan, program ini berdampak signifikan dalam peningkatan pengetahuan masyarakat, kesadaran lingkungan, serta keterampilan digital, mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs) 3, 4, 8, dan 11.
Unpacking Failures and Challenges in Flood Mitigation: An Actuating-Based Policy Implementation Analysis in West Aceh Erlinda Sarni Sidim; Ikhwan Rahmatika Latif; Ilham Mirza Saputra; Aulia Risky; Karuni Humairah Arta; Najamudin Najamudin
JOURNAL OF GOVERNMENT SCIENCE Vol 7 No 1 (2026)
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54144/govsci.v7i1.150

Abstract

Flood disasters remain a recurrent and escalating risk in Indonesia, particularly in regions with high hydrometeorological vulnerability such as West Aceh Regency. This study aims to analyze the implementation of flood disaster mitigation policies at the local government level by employing George R. Terry’s actuating framework, which encompasses motivating, directing, communicating, and leading. A qualitative research approach was adopted, utilizing in-depth interviews, field observations, and document analysis to capture the dynamics of policy implementation in practice. The findings reveal that the effectiveness of flood mitigation in West Aceh is constrained by several interrelated factors, including low community participation, weak policy synchronization across institutions, limited communication systems, and insufficient leadership coordination. Although the local government has undertaken both structural measures—such as drainage improvement and flood control infrastructure—and non-structural measures—such as community awareness programs and institutional strengthening—these efforts remain fragmented and insufficiently integrated. As a result, mitigation outcomes have not yet significantly reduced the recurring flood risks. This study contributes to the literature by proposing an integrative conceptual framework that connects the actuating function with structural and non-structural mitigation approaches. The framework highlights that effective disaster mitigation is not solely dependent on technical interventions but also on the quality of policy execution, institutional capacity, and participatory governance. The study recommends strengthening institutional coordination, enhancing participatory communication strategies, and ensuring the integration of technical and social approaches in local disaster mitigation policies. These findings provide practical and theoretical implications for improving disaster governance in flood-prone regions, particularly within decentralized governance contexts.
Revitalisasi Cagar Budaya Makam Pahlawan Nasional Teuku Umar Johan Pahlawan sebagai Bentuk Keberlanjutan Ekologis Amri Wahid Hidayat; Tri Quari Handayani; Akmal Saputra; Yeni Sri Lestari; Saiful Asra; Cut Irna Liyana; Aulia Risky; Samwil Samwil; Lilis Sariyanti; Devi Intan Chadijah
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 8, No 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v8i1.13783

Abstract

The Community Service Activity (PkM) is an integral part of the implementation of the Tri Dharma of Higher Education, which aims to apply academic knowledge for the welfare of society. This PkM was conducted on May 21, 2025, at the Cultural Heritage Site of the National Hero Teuku Umar’s Tomb in West Aceh, as part of the 10th National Sociology Conference attended by sociology lecturers from various universities across Indonesia. The program aimed to preserve the historical site while strengthening the social and ecological values of the surrounding community through environmental revitalization and tree planting activities. The approach used was a problem-solving method with stages of preparation, implementation, and evaluation. The results showed improvements in environmental cleanliness and aesthetics, as well as active community participation in preserving the site. Beyond ecological benefits, the activity fostered social cohesion and collective awareness of cultural heritage preservation. Academically, this PkM serves as tangible evidence of the Tri Dharma implementation and demonstrates sociology’s practical contribution in addressing social challenges and supporting sustainable local development.