cover
Contact Name
Hanif
Contact Email
jpmina@mitraakademia.or.id
Phone
+6236701584442
Journal Mail Official
jpmina@mitraakademia.or.id
Editorial Address
Drien Rampak, Johan Pahlawan, Kode Pos 23611, Aceh Barat, Aceh, Indonesia.
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 31238572     DOI : https://doi.org/10.67380/jpmina
Core Subject :
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia (JPMINA) merupakan jurnal open-access yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai disiplin ilmu, di antaranya pendidikan, teknik, pertanian, ekonomi, sosial humaniora, perikanan, teknologi dan kesehatan. JPMINA diterbitkan 4 kali setahun, pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Pendampingan Kegiatan Nutrition Fair 2023 dalam Rangka Menyambut Hari Gizi Nasional (HGN) yang Ke-63 Hanif Muchdatul Ayunda; Safrida Safrida; Suci Eka Putri
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 1 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v1i2.20

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini mendokumentasikan upaya pendampingan terhadap Nutrition Fair 2023 yang diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Gizi Nasional (HGN) ke-63 di Universitas Teuku Umar (UTU). Peringatan HGN menjadi momentum strategis untuk menguatkan upaya pencegahan masalah gizi di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan utama untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman di kalangan civitas akademika UTU mengenai signifikansi gizi yang baik dan seimbang dalam mendukung pencapaian gaya hidup sehat dan kualitas hidup yang optimal. Metode pelaksanaan PkM melibatkan partisipasi langsung tim pengabdi sebagai juri pada pameran makanan sehat dan pemilihan stan terbaik dalam kegiatan Nutrition Fair. Lokasi kegiatan adalah di Kampus UTU, Meureubo, Meulaboh, pada tanggal 14-16 Februari 2023. Pendampingan diawali dengan sosialisasi dan edukasi mengenai kriteria penilaian, meliputi aspek gizi, kebersihan, kreativitas, dan presentasi produk. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya animo dan partisipasi aktif dari berbagai elemen civitas akademika (dosen, mahasiswa, staf, dan tenaga pendidik) dalam kegiatan sosialisasi gizi dan pameran. Pameran makanan sehat berperan efektif dalam memberikan pemahaman langsung dan interaktif mengenai pola makan seimbang (karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin, mineral) yang krusial untuk menjaga berat badan sehat, mendukung pertumbuhan optimal, dan mencegah penyakit terkait gizi. Disimpulkan bahwa kegiatan pendampingan ini berhasil mewujudkan tujuan peningkatan kesadaran gizi , dan partisipasi kolektif UTU menjadi langkah positif dalam menciptakan lingkungan kampus yang mendukung penerapan gaya hidup sehat.
Pemanfaatan Potensi Lokal Jengkol Menjadi Keripik Bernilai Jual Dalam Kegiatan KKN Di Gampong Tuwi Kareung Kecamatan Panga Rizki Aldiansyah; Yudi Nurcahyanto; Andra Alfian; Febri Ariyanti; Heri Firnanda; Vela Haswita; Nurul Sa'ada; Puput Arisna; Ilham Juliwardi; Sanusi; Muhammad Ardiansyah; Suryadi; Rivansyah Suhendra
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 2 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v2i1.23

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan wujud pengabdian masyarakat untuk mengintegrasikan ilmu akademik dengan kebutuhan riil di lapangan. Desa Tuwi Kareung, Kabupaten Aceh Jaya, memiliki potensi komoditas jengkol yang melimpah, namun nilai ekonominya masih rendah karena umumnya dijual dalam bentuk mentah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah jengkol melalui inovasi produk keripik, meningkatkan keterampilan teknis masyarakat dalam produksi dan pengemasan, serta memperkuat kapasitas kewirausahaan warga desa. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-partisipatif dengan model learning by doing yang meliputi tahap pra-pelaksanaan (observasi dan koordinasi), pelaksanaan (sosialisasi, praktik produksi, dan pendampingan pengemasan), serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan teknis masyarakat, mulai dari teknik perebusan untuk mengurangi aroma hingga teknik penggorengan yang menghasilkan tekstur renyah. Selain itu, masyarakat berhasil memproduksi keripik jengkol dengan kemasan dan label sederhana yang siap pasarkan. Secara kualitatif, terjadi perubahan persepsi masyarakat terhadap potensi jengkol sebagai produk olahan bernilai ekonomi tinggi. Meskipun durasi kegiatan terbatas untuk mengukur dampak ekonomi jangka panjang, program ini berhasil meletakkan dasar unit usaha produktif bagi ibu rumah tangga. Kesimpulannya, inovasi pengolahan jengkol merupakan strategi yang aplikatif dan relevan dalam memperkuat ketahanan ekonomi perdesaan berbasis potensi lokal di Desa Tuwi Kareung.
Inovasi Pemanfaatan Tanaman Kelapa Sawit sebagai Produk Bernilai Ekonomi di Desa Alue Pande Kabupaten Aceh Jaya Suci Rahmi; Irsa Seri Mulia; Alfatahul Hakim; Eva Julia Yanti; Mizan Kiram; Ade Isra Multazam; Wahyudi Berutu
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 2 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v2i1.24

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk mendorong inovasi pemanfaatan seluruh bagian tanaman kelapa sawit sebagai produk bernilai ekonomi di Desa Alue Pande, Kabupaten Aceh Jaya. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah rendahnya nilai tambah kelapa sawit akibat pola pemanfaatan yang masih terbatas pada penjualan tandan buah segar serta belum optimalnya pengelolaan limbah sawit. Program pengabdian dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif-edukatif dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam tahapan persiapan, sosialisasi, pelatihan, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu mengolah berbagai bagian tanaman kelapa sawit menjadi produk bernilai guna, yaitu briket dari pelepah sawit, Crude Palm Oil (CPO) dari buah sawit, Palm Kernel Oil (PKO) dari kernel sawit, sapu lidi dari pelepah sawit, serta pupuk organik dari tandan kosong kelapa sawit. Program ini memberikan dampak positif berupa peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat terhadap potensi sumber daya lokal, sekaligus membuka peluang usaha baru berbasis kelapa sawit. Inovasi ini diharapkan dapat mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Respon Medis Pasca-Bencana: Skrining Kesehatan dan Layanan Pengobatan di Kawasan Terdampak Banjir Pidie Jaya, Aceh Rayhan Shafithri
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 2 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v2i1.25

Abstract

Bencana banjir yang melanda Provinsi Aceh, khususnya Kabupaten Pidie Jaya pada akhir tahun 2025, telah mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan krisis kesehatan masyarakat. Kerusakan pada 215 fasilitas kesehatan memperburuk akses terhadap layanan medis darurat di tengah meningkatnya kasus penyakit pascabencana seperti ISPA, penyakit kulit, dan diare. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan respons medis cepat melalui layanan kesehatan bergerak (mobile clinic) bagi warga terdampak di Desa Gampong Blang, Dayah Usien, dan Meunasah Lhok. Metode pelaksanaan dilakukan dalam dua tahap pada 27 dan 29 Desember 2025, meliputi alur pendaftaran, triase, skrining kesehatan dini, diagnosis dokter, pengobatan gratis, serta edukasi kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan mobile clinic efektif menjangkau masyarakat dengan hambatan mobilitas. Melalui skrining dan pengobatan ini, riwayat penyakit kronis dan gejala akut dapat teridentifikasi serta ditangani segera guna mencegah komplikasi lebih lanjut. Program ini berhasil memulihkan status kesehatan sementara masyarakat dan menekan risiko wabah penyakit menular di wilayah terdampak banjir.
Penguatan Kapasitas Ibu Balita Melalui Edukasi Pemberian Makanan Tambahan di Posyandu Gampong Suak Ribee Laila Apriani Hasanah Harahap; Firman Firdauz Saputra; Nasrianti Syam; Irzal Fanany; Meutia Paradhiba; Rubi Rimonda; Eva Flourentina Kusuma Wardhani; Sri Wahyuni Muhsin; Cukri Rahma
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 2 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v2i1.26

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis pada balita yang berdampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah melalui edukasi dan pemberian makanan tambahan (PMT) bergizi tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita serta memperkenalkan PMT berbasis pangan lokal berupa abon hati ayam sebagai sumber zat besi dalam upaya pencegahan stunting. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Post 2 Mekar Gampong Suak Ribee dengan sasaran ibu yang memiliki balita. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi pembuatan abon hati ayam, serta pemberian PMT kepada balita. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu balita mengenai pentingnya PMT dan pencegahan stunting, serta penerimaan yang baik terhadap abon hati ayam sebagai alternatif makanan tambahan bergizi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu strategi berbasis masyarakat dalam pencegahan stunting melalui pemanfaatan pangan lokal yang mudah diakses dan bernilai gizi tinggi.
Upaya Pemenuhan Kebutuhan Logistik Masyarakat Pasca-Bencana Banjir di Provinsi Aceh Reza Wahyudi
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 2 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v2i1.27

Abstract

Bencana banjir di Provinsi Aceh pada akhir tahun 2025 menyebabkan putusnya jalur distribusi dan melumpuhkan ekonomi lokal, sehingga memicu krisis logistik bagi masyarakat terdampak. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar logistik masyarakat di empat wilayah terdampak parah: Aceh Tamiang, Aceh Utara, Bireuen, dan Pidie Jaya. Metode yang digunakan adalah distribusi logistik terpadu dan penyaluran bantuan langsung (door-to-door) selama periode 20-22 Desember 2025. Hasil kegiatan menunjukkan penyaluran 360 paket logistik yang terdiri dari pangan instan, perlengkapan sanitasi, serta masker berhasil meringankan beban warga di pengungsian. Selain itu, penyaluran 7.000 liter air bersih dan bantuan finansial (zakat) terbukti krusial dalam menjaga higienitas dan fleksibilitas ekonomi warga pasca-bencana. Program ini berhasil memperkuat jaring pengaman sosial dan mempercepat fase pemulihan awal masyarakat di lokasi terdampak.
The Role of Local Food in Improving the Nutritional Status of the Community in Purwosari Village, Nagan Raya Regency Maiza Duana; Fikri Faidul Jihad; Safrida; Cut Mega Putri; Rahma Hidayati; Ambia Nurdin; Muhammad Furqan; Amiruddin; Yulizar Kasma
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 2 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v2i2.32

Abstract

Nutritional problems, particularly stunting, remain a serious challenge in Indonesia, including in Aceh Province, which ranks fifth in the highest stunting prevalence nationally. One of the contributing factors is the suboptimal utilization of local food resources that actually have high nutritional potential and are easily accessible to the community. This community service activity aims to increase the knowledge and awareness of the people of Purwosari Village, Nagan Raya Regency, regarding the importance of utilizing local food as an effort to improve family nutrition, especially for preventing stunting in children. The implementation method used a qualitative approach through nutrition education, demonstrations of processing nutritious local foods, and interactive discussions with the community. The results of the activity showed an increase in community understanding of the concept of balanced nutrition, the importance of animal protein for children's growth and development, and proper methods of processing local food. In addition, innovations in local food products such as modified cassava flour (mocaf) and grilled eggplant with fish-based dishes received positive responses as opportunities for small-scale family businesses. This activity is in line with the theory of local food security and previous studies emphasizing the role of local food in improving the nutritional status of rural communities. Therefore, optimizing the use of local food can be an effective strategy in supporting food security and reducing stunting rates in rural areas.
Improving the Knowledge of Tanjung Bubuk Community at Palembang Regarding Plastic Biocomposites from Plastic Waste-Kapok Fiber Rahmatullah; Rizka Wulandari Putri; Prahady Susmanto; Harry Waristian; Alek Al Hadi; Muhammad Rendana; Selpiana
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 2 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v2i2.34

Abstract

Plastic biocomposites play a significant role in reducing environmental impacts as an alternative to conventional plastics due to their more readily biodegradable nature. Plastic biocomposites can be made using a mixture of conventional plastic waste and kapok fiber through certain stages. The purpose of this community service is to increase public knowledge about how to process plastic waste and kapok fiber as raw materials for plastic biocomposites. Data collection techniques were carried out by providing an explanation of the procedure for making plastic biocomposites, followed by filling out a questionnaire about the level of understanding of the material provided. Based on the results of the survey through filling out the questionnaire before and after the activity was carried out, many residents did not know what plastic biocomposites were and only learned and understood after the activity was carried out.
Efektivitas Edukasi Interaktif terhadap Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Tuberkulosis pada Siswa SMP Negeri 3 Meulaboh Siti Maisyaroh Fitri Siregar; Lili Eky Nursia N; Ernawati Ernawati; Darmawan Darmawan; Perry Boy Chandra Siahaan; Tri Susanti Sirait; Yovhandra Ockta
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 2 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v2i2.36

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dengan angka kejadian yang terus meningkat, termasuk di Provinsi Aceh. Remaja sekolah merupakan kelompok penting dalam upaya promotif dan preventif karena tingginya interaksi sosial di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan Tuberkulosis (TBC) melalui edukasi interaktif di SMP Negeri 3 Meulaboh. Metode kegiatan menggunakan desain one group pretest-posttest yang dilaksanakan pada 33 siswa kelas IX SMP Negeri 3 Meulaboh. Edukasi diberikan menggunakan media PowerPoint interaktif, diskusi, dan kuis edukatif. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test berisi 10 pertanyaan terkait TBC. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan siswa dari 46,67 sebelum edukasi menjadi 73,33 setelah edukasi. Sebanyak 79% siswa mengalami peningkatan pengetahuan setelah mengikuti kegiatan. Penggunaan media interaktif dan pemberian reward mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa selama proses edukasi berlangsung. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pencegahan Tuberkulosis. Program edukasi kesehatan di sekolah perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya mendukung target eliminasi TBC tahun 2030
Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Pangan dan Gizi (RAN PG) melalui Pemanfaatan Udang Rebon sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Ibu Hamil, Balita dan Anak-Anak Darmawan; Yulizar Kasma; Siti Maisyaroh Fitri Siregar; Marniati; Ernawati; Meutia Paradhiba; Rubi Rimonda; Lily Eky Nursia; Safrizal; Zakiyuddin; TM Rafsanjani; Wardah Iskandar; Rinawati; Sri Wahyuni Muhsin; Ihsan Murdani
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 2 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v2i2.38

Abstract

Permasalahan gizi pada ibu hamil, balita, dan anak-anak masih menjadi tantangan dalam pembangunan kesehatan masyarakat, khususnya terkait kurang optimalnya pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber gizi keluarga. Desa Suak Indra Puri, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat memiliki potensi pangan lokal berupa udang rebon/sabu yang mudah diperoleh dan memiliki kandungan gizi yang baik, namun pemanfaatannya masih belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pemanfaatan udang rebon/sabu sebagai sumber pangan bergizi dalam mendukung kesehatan ibu hamil, balita, dan anak-anak melalui pelaksanaan sosialisasi Rencana Aksi Nasional Pangan dan Gizi (RAN-PG). Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukatif berupa penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab kepada masyarakat. Sasaran kegiatan meliputi ibu hamil, ibu balita, ibu yang memiliki anak usia sekolah, kader posyandu, kader kesehatan desa, serta aparatur desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif dalam sesi diskusi serta tanya jawab. Kegiatan sosialisasi ini memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber gizi keluarga. Pelaksanaan kegiatan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat dalam memanfaatkan udang rebon/sabu sebagai alternatif pangan bergizi untuk mendukung kesehatan ibu dan anak serta mendukung implementasi RAN-PG di tingkat desa.

Page 2 of 3 | Total Record : 21