cover
Contact Name
LPPM STP REINHA LARANTUKA
Contact Email
lppmstpreinhalarantuka@gmail.com
Phone
+6238322166
Journal Mail Official
stprenya2018@gmail.com
Editorial Address
Jl. K. H. Dewantara Kompleks Biara CIJ Ratu Damai Waibalun Larantuka
Location
Kab. flores timur,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya
Published by STP Reinha Larantuka
ISSN : 27468623     EISSN : 27758699     DOI : https://doi.org/10.56358/japb.v6i1
Core Subject :
Jurnal JAPB (jJurnal Agama Pendidikan dan Budaya) adalah jurnal cetak dan online Sekolah Tinggi Pastoral Reinha Larantuka yang telah memiliki Nomor E-ISSN : 2775-8699 dan P-ISSN : 2746-8623. Jurnal ini terbit setiap bulan Juni dan Desember. Artikel yang dimuat adalah adalah artikel yang bertemakan Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik, Budaya, Sosiologi, Pastoral, Ekopastoral, Katekese, Kitab Suci, Perkawinan Gereja Katolik, Teologi Katolik, dan juga isu-isu kependidikan secara umum dan merupakan hasil penelitian atau studi pustaka, terutama dari para dosen, alumni dan mahasiswa baik dari lingkungan kampus maupun dari luar kampus STP Reinha.
Arjuna Subject : -
Articles 97 Documents
PEMBENTUKAN KARAKTER MELALUI PEMBIASAAN DALAM KEGIATAN KEAGAMAAN DI ERA GLOBALISASI BAGI PESERTA DIDIK SMP NEGERI 1 SOLOR BARAT Magdalena Atulolon; Vinsensius Bawa Toron
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v5i1.250

Abstract

Pembentukan karakter dalam hal ini sangat erat kaitannya dengan pendidikan karakter yang dapat dikaitkan dari defenisi pendidikan karakter yakni sebuah usaha untuk mendidik para peserta didik agar dapat mengambil keputusan dan praktik dengan bijak untuk memberikan kontribusi positif bagi lingkungan tempat tinggalnya. Realita yang terjadi pada lembaga SMP Negeri 1 Solor Barat, kurangnya pembiasaan kegiatan keagamaan peserta didik di era globalisasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui seperti apa pembentukan karakter melalui pembiasaan dalam kegiatan keagamaan di era globalisasi bagi peserta didik SMP Negeri 1 Solor Barat. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini sebanyak delapan narasumber. Lokasi penelitian dilakukan di SMP Negeri 1 Solor Barat sejak bulan Februari-Mei 2023. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah pembiasaan dalam kegiatan keagamaan yakni meditasi, rekoleksi, ziarah, dan rekoleksi dapat membentuk karakter peserta didik menjadi generasi yang berkarakter baik.
MENELISIK PERKAWINAN USIA DINI DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESETIAAN SUAMI ISTRI Margaretha Golu Sanga; Alfonsus Mudi Aran
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v4i2.278

Abstract

Kesetiaan dalam perkawinan Katolik merupakan janji suci yang dimaksudkan untuk membina hubungan suami istri. Dalam Gereja Katolik, perkawinan dini cenderung menimbulkan permasalahan dalam kehidupan rumah tangga bagi pasangan yang menikah pada usia muda. Penelitian ini mengkaji tentang loyalitas pasangan suami istri dalam perkawinan dan faktor-faktor penyebab perkawinan usia dini. Tujuanya untuk mengetahui tingkat kesetiaan pasangan suami istri dan mengetahui penyebab terjadinya perkawinan dini. Jenis penelitiannya adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di Stasi Santa Elisabeth Lewokung Paroki Santa Maria Diangkat ke Surga Lewokeluok-Bama Keuskupan Larantuka. Subjek penelitian sebanyak tujuh pasangan suami istri Katolik. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat dua penyebab dan dampak terjadinya perkawinan usia dini di Stasi Santa Elisabeth Lewokung Paroki Santa Maria Diangkat ke Surga Lewokeluok-Bama yaitu: (1) hubungan seks pranikah yang menimbulkan MBA (nikah karena kecelakaan) (2) kemauan diri sendiri karena jatuh cinta dan cocok. Ada dua dampak perkawinan usia dini yakni positif dan negatif. Dampak positif yaitu saling menerima, memberikan kasih sayang, dan saling membantu sedangkan dampak negatifnya yaitu tidak menghormati, tidak percaya, dan tidak menghargai antar pasangan.
KETERAMPILAN GURU PAK DALAM PENGELOLAAN KELAS DAN RELEVANSINYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Maria Fransiska Ina Tukan; Hermania Bhoki; Yosep Belen Keban
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v5i1.316

Abstract

Penelitian ini berfokus pada keterampilan guru Pendidikan Agama Katolik dalam mengelola kelas dan relevansinya untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas IV SD Katolik Gayak. Tujuannya adalah untuk mengetahui sejauh mana keterampilan guru dalam pengelolaan kelas berkontribusi terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada Pendidikan Agama Katolik pada aspek sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan agama Katolik dan kecakapan hidup beragama. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan dilakukan di SDK Gayak dengan melibatkan 9 subjek penelitian yang terdiri dari guru dan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan guru Pendidikan Agama Katolik SDK Gayak belum memiliki keterampilan yang memadai dalam mengelola kelas. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan keterampilan guru dalam pengelolaan kelas agar dapat mempengaruhi peningkatan hasil belajar siswa pada pendidikan Agama Katolik pada aspek sikap spiritual, sikap sosial, dan pengetahuan Agama Katolik serta keterampilan hidup beragama. This research focuses on the skills of Catholic Religious Education teachers in managing classes and their relevance to improving the learning achievement of fourth grade students at SDK Gayak. The aim is to find out to what extent the teacher's skills in managing the class contribute to increasing student achievement in Catholic religious education in the aspects of spiritual attitudes, social attitudes, Catholic religious knowledge and religious life skills. Research using descriptive qualitative method. This research was conducted at SDK Gayak, involving 9 research subjects consisting of teachers and students. Data was collected through interviews, observation, and documentation, then analyzed using data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that Catholic Religious Education teachers at SDK Gayak do not yet have adequate skills in managing classes, so it is necessary to increase teacher skills in managing classes in order to influence the increase in student achievement in Catholic Religious Education in the aspects of spiritual attitudes, social attitudes, religious knowledge Catholicism and religious life skills.
PENGARUH KOMPETENSI KEPRIBADIAN DAN KOMPETENSI SOSIAL GURU TERHADAP KARAKTER PESERTA DIDIK Maria Hingi Ruron; Alfonsus Mudi Aran; Skolastika Lelu Beding
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v5i1.317

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana dampak dari kompetensi kepribadian dan sosial guru pada karakter yang dimiliki peserta didik di SDN Welo, Desa Painapang, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur. Penelitian ini menggunakan teknik analisa statistik inferensial dan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian di SDN Welo, Desa Painapang, Kecamatan Lewolema, dengan menghimpun data melalui teknik wawancara serta kuesioner pada 58 peserta didik sebagai sampelnya. Data penelitian dianalisis secara regresi dengan rumus product moment dan dilakukan uji hipotesis melalui uji parsial (uji t) dan uji simultan (uji F). Hasil uji hipotesis yang dilakukan pada variabel X1 (kompetensi kepribadian) terhadap Y (karakter peserta didik) menghasilkan nilai thitung sebesar 2,861, sedangkan nilai ttabel sebesar 2,00404 dengan taraf signifikannya 5% dan N = 58, ini menunjukan nilai thitung > ttabel, oleh karena itu, Ha diakui sementara Ho ditolak.  Pada variabel X2 (kompetensi sosial) terhadap Y (karakter peserta didik), nilai thitung sebesar 3,007, sedangkan nilai ttabel sebesar 2,00404 dengan taraf signifikannya 5% dan N = 58, ini menunjukan bahwa nilai thitung > ttabel, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. kemudian hasil uji F, memperoleh nilai Fhitung sebesar 4,477, sedangkan koefisien Ftabel dengan taraf signifikan 5% dan N = 58 sebesar 3,16. Ini menunjukan Fhitung > Ftabel. Sehingga, hipotesis yang peneliti ajukan diterima karena, terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kompetensi kepribadian guru dan kompetensi sosial guru terhadap karakter peserta didik SD Negeri Welo, Desa Painapang, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur.
THE ROLE OF THE HEAD OF EDUCATION AS A CONTROLLER AND GUARANTEE OF EDUCATION QUALITY BASED ON INTEGRATED QUALITY MANAGEMENT Kristina Anamaria Kewasi Uran; Hermania Bhoki; Yosep Belen Keban
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v5i1.321

Abstract

This thesis is entitled "The Role of the Principal as a Controller and Assurer of Education Quality Based on Integrated Quality Management in SD Se Gugus Timur, Larantuka District". The formulation of the problem in this study is the lack of implementation of integrated quality management in education and the lack of the role of the school principal as controller and guarantor of quality education based on integrated quality management. The purpose of this study was to determine the extent to which the role of the principal as controller and guarantor of quality education based on integrated quality management can affect teacher performance and student achievement. The type of research used is descriptive qualitative research. The research was conducted at SD Se Gugus Timur, Larantuka District, East Flores Regency. The subjects in this study were 4 school principals. Data collection techniques using interviews, and data analysis techniques using data reduction, presentation, and drawing conclusions. The results of this study are that the role of the school principal as controller and guarantor of educational quality based on integrated quality management is very important because by applying the MMT approach and involving the entire school community, the school principal can play a key role in improving the quality of education and achieving good learning outcomes for students.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA DALAM MENANAMKAN SIKAP TOLERANSI BERAGAMA DI SMA NEGERI 1 TALIBURA Maria Apriela Elisa; Vinsensius Bawa Toron; Krisantus Minggu Kwen
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v5i1.325

Abstract

Toleransi beragama merupakan proses atau cara yang dilakukan seseorang untuk menghargai dan menghormati agama yang lain. Masih terdapat sebagian peserta didik SMA Negeri 1 Talibura yang belum mencerminkan sikap toleransi beragama seperti mengeluarkan kata-kata kasar, menghina dan hanya bergaul dengan teman sesama agama. Hal ini dapat menumbuhkan benih-benih konflik apabila tidak ditanggapi secara serius oleh pihak sekolah. Dengan demikian,tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peran guru pendidikan agama dalam menanamkan sikap toleransi beragama di SMA Negeri 1 Talibura. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu guru pendidikan agama Katolik, agama Islam sebagai subjek utama dan  kepala sekolah serta peserta didik yang beda agama sebagai subjek pendukung.Teknik analisis menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran guru pendidikan agama Katolik sebagai pendidik dan pewarta, petugas pastoral, saksi, warta kristen, pembina, dan peran guru agama Islam sebagai educator, motivator dan fasilitator telah menjalankan perannya dibuktikan dengan beberapa bentuk sikap toleransi yang diterapkan di SMA Negeri 1 Talibura.  Namun masih ditemukan beberapa konflik kecil yang sering terjadi di sekolah ini. Hal ini dikarenakan peserta didik belum mempunyai kesadaran dalam memahami sikap toleransi dengan baik.  
PENDIDIKAN MORAL KELUARGA SEBAGAI BASIS PENGEMBANGAN KARAKTER ANAK DI KBG MARIA PEMBANTU ABADI Anastasia Katarina Den Tukan; Skolastika Lelu Beding
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v5i1.326

Abstract

Keluarga memiliki peran yang sangat penting sebagai institusi pertama dan utama untuk memberikan pendidikan kepada anak-anak dan dikatakan sebagai dasar untuk pendidikan selanjutnya. Pendidikan yang diberikan di lingkungan keluarga bersifat informal yang tidak terikat oleh waktu dalam program pendidikan secara khusus. Esensi pendidikan tersirat di dalam integrasi keluarga, baik di dalam komunikasi antar sesama anggota keluarga dalam tingkah laku keseharian. Keluarga sebagai tempat pertama, memainkan peran yang sangat besar dalam memberikan nilai moral kepada anak. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui pendidikan moral dalam keluarga sebagai basis pengembangan karakter anak. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di KBG Maria Pembantu Abadi Paroki St. Kornelius Pohon Bao. Subjek penelitian ini adalah 7 orangtua yang mempunyai anak usia SD-SMA. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil studi menunjukkan bahwa pendidikan moral di KBG Maria Pembantu Abadi pada dasarnya sudah diajarkan dengan baik namun belum sepenuhnya diterima baik oleh anak. Hal ini dikarenakan seiring perkembangan dan pertumbuhan usia anak-anak, orangtua lebih membiarkan anak menyadari kewajibannya sendiri. Didikan dan bimbingan orang tua anak sangat menentukan masa depan mereka.
PENGARUH KETERAMPILAN MENGAJAR GURU PAK DAN MINAT BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMP SE KABUPATEN FLORES TIMUR Klemensia Leri Maran; Hermania Bhoki; Yosep Belen Keban
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v5i1.327

Abstract

Prestasi belajar siswa SMP di kabupaten Flores Timur pasti dipengaruhi oleh kemampuan guru dan minar belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana keterampilan mengajar guru PAK dan minat belajar mempengaruhi prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dan data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara. Lokasi penelitian di sekolah menengah pertama di kabupaten Flores Timur. Penelitian ini melibatkan semua guru PAK di SMP di kabupaten Flores Timur, yang berjumlah orang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik deskriptif dan statistik inferensial, seperti regresi linear berganda. Aplikasi SPSS versi 16 digunakan untuk menguji hipotesis dengan uji F dan uji t. Hasil menujukkan bahwa (1) ada pengaruh yang signifikan antara keterampilan mengajar guru terhadap prestasi belajar peserta didik SMP se kabupaten Flores Timur dengan hasil nilai thitung sebesar 2,068 dan nilai ttabel sebesar 0,244. (2) ada pengaruh yang signifikan antara minat belajar terhadap prestasi belajar peserta SMP se kabupaten Flores Timur dengan hasil nilai thitung sebesar 2,398 dan nilai ttabel sebesar 0,244. (3) ada pengaruh yang signifikan antara keterampilan mengajar dan minat belajar terhadap prestasi belajar peserta didik SMP se kabupaten Flores Timur dengan hasil nilai fhitung  sebesar 42,130  dan nilai ttabel sebesar 3,143.
REFLEKSI TEOLOGIS DAN EKSEGESE LUKAS 2, 41-52 TENTANG BUNDA MARIA BERDASARKAN PENGALAMAN GURU KB-TK KATOLIK SANG TIMUR MALANG Cosmas Buru; Gregorius Pasi
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v5i2.337

Abstract

Fokus studi ini pertama, mendeskripsikan tentang apa maksud menjadi guru KB-TK Katolik. Kedua, apa kekhasan dari guru KB-TK Katolik berdasarkan pengalaman para guru. Ketiga, figur Bunda Maria yang tepat bagi anak-anak KB-TK Katolik dalam pandangan guru KB-TK Katolik Sang Timur Malang. Keempat, perspektif guru KB-TK Katolik Sang Timur Malang mengenai siapa itu Bunda Maria. Kelima, sosok Bunda Maria dalam guru KB-TK Katolik Sang Timur Malang menurut sudut pandang peneliti. Tujuan menggerjakan penelitian ini merupakan suatu ajakan bagi para guru Katolik untuk imitatio spirit pelayanan Bunda Maria sebagai guru dalam dunia pendidikan. Hasil penelitian dikumpulkan langsung dari sekolah KB-TK Katolik Sang Timur Malang Jl. Bandung no. 02 Malang, Jawa Timur. Studi ini berbasis pengalaman umat sebagai guru KB-TK Katolik Sang Timur Malang. Peneliti mengkonfrontasikan riset ini dengan Injil Lukas 2, 41-52 sebagai suatu bentuk kolaborasi dalam memandang Bunda Maria berdasarkan pengalaman empiris para guru KB-TK Katolik Sang Timur Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis melalui wawancara, observasi, pengalaman empirik peneliti sebagai tenaga bina iman, dan studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode Interpretative Phenomenological Analisis atau Analisis Fenomenologi Interpretatif (IPA). Melalui metode IPA penulis menganalisa hasil wawancara dan observasi dengan memberikan komentar eksploratoris, menentukan tema emergen hingga superordinat untuk menemukan hasil yang lebih khusus atau spesifik. Adapun temuan studi ini pertama menjadi guru KB-TK itu seperti orang tua sedang menimang bayinya; kedua telaten dalam melayani anak-anak; ketiga Bunda Maria ibu yang super sibuk; keempat Bunda Maria ibu yang peka; kelima Bunda Maria ibu yang suka kepo.
PERAN ETOS KERJA GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK Anastasia Lipat Kamolen; Hermania Bhoki; Petrus Tukan
JAPB: Jurnal Agama, Pendidikan dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/japb.v5i2.338

Abstract

Penelitian ini berfokus pada peran etos kerja guru dalam meningkatkan motivasi peserta didik dan dampaknya terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas V di SDN Bawalatang. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana peran etos kerja guru dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik dalam Pendidikan Agama Katolik pada aspek sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan tentang agama Katolik dan keterampilan hidup beragama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SDN Bawalatang, dengan melibatkan tujuh orang dalam penelitian yakni kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Katolik dan peserta didik kelas V SDN Bawalatang. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, setelah itu dianalisis dengan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Oleh karena itu perlu adanya etos kerja guru dalam meningkatkan motivasi siswa agar dapat mempengaruhi peningkatan hasil belajar siswa pada pendidikan agama Katolik pada aspek sikap spiritual, sikap sosial, dan pengetahuan agama Katolik serta keterampilan hidup beragama.

Page 7 of 10 | Total Record : 97