cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Industrial Engineering Online Journal
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
INDUSTRIAL ENGINEERING ONLINE JOURNAL adalah Karya Ilmiah S1 Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang memuat tulisan ilmiah dan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah, analisis dan pemecahan permasalahan di Industri yang erat hubungannya dengan bidang Ilmu Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 1,253 Documents
PERHITUNGAN OEE (OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS) PADA MESIN KOMURI 2 LITHRONE S40 DAN HEIDELBERG 4WE DALAM RANGKA PENERAPAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) Amru Khaifa Wafa; Bambang Purwanggono
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.203 KB)

Abstract

Pada industri moderen saat ini, kulaitas sangat menjadi prioritas bagi hampir seluruh perusahaan di dunia. PT. Solo Murni adalah salah satu perusahaan percetakan terbesar di indonesia yang memiliki pasar hampir di seluruh dunia. Kesuksesan yang selama ini telah dicapai tidak akan tepisah dengan quality control yang baik. Berdasarkan latar belakang masalah, penelitian dilakukan karena produktitas mesin Komuri 2 Lithrone S40 dan Heidelberg 4WE dirasa sudah mulai menurun, sehingga sangat penting untuk menganalisis faktor apa yang paling dominan serta benkontribusi dalam rangka untuk memperbaiki dan sebagai input dalam penerapan Total Productive Maintenance (TPM). Setelah penelitian dilakukan, rata –rata nilai perhitungan OEE pada Komuri 2 Lithrone S40 adalah 49.52% dan Heidelberg 4WE adalah 42.65%. Dapat disimpulkan bahwasanya efektivitas dari kedua mesin tersebut masih jauh jika dibandingkan dengan worldclass standard yaitu sebesar 85%. Faktor six big losses yang paling berkontribusi pada Komuri 2 Lithrone S40 dan Heidelberg 4WE preparation equipment dengan persentase sebesar 25.55% dan 32.13% serta gangguan mesin dan menganggur sebesar 31.62% and 37.38%.                                      Abstract [OEE (Overall Equipment Effectiveness) Calculations on Komuri 2 Lithrone S40 Engine and Heidelberg 4WE Engine In Order to Total Productive Maintenance (TPM) Aplications] Today in the modern industry, quality be a top priority for almost all companies in the world. PT. Solo Murni is one of the largest printing company in Indonesia that has market share was almost cover the whole world. The success that has been achieved so far would not be separated from good quality control. Based on the problem background, the research do because the productivity of the machine Komuri 2 Lithrone S40 and Heidelberg 4WE felt has begun to decline, so it is necessary to identify and analyze the factors that most dominant and contributed in order to immediately be repaired and as inputs in the implementation of Total Productive Maintenance (TPM ). After the research is done, the averages of OEE calculation for Komuri 2 Lithrone S40 is equal to 49.52% and Heidelberg 4WE is equal to 42.65%. It can be concluded that the effectiveness of the two machines are still far from worldclass standard that is equal to 85%. Six big losses of factors that contribute most to Komuri 2 Lithrone S40 and Heidelberg 4WE is preparation equipment with a percentage of 25.55% and 32.13% and impaired engine and idle at 31.62% and 37.38%.
EVALUASI PENERAPAN SISTEM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA AREA PET BOTTLE 2 (STUDI KASUS PADA PT AMERTA INDAH OTSUKA) Ardyan Burhanudin; Susatyo Nugroho W.P
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.2 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.516 KB)

Abstract

Keselamatan kerja bertujuan agar dalam melakukan pekerjaan diperoleh suatu cara yang mudah dan menjamin keselamatan dari gangguan alam, binatang maupun gangguan dari manusia lainnya. Masalah K3 juga merupakan bagian dari suatu upaya perencanaan dan pengendalian proyek sebagaimana halnya dengan biaya, perencanaa, pengadaan serta kualitas.Maka, sistem manajemen K3 mutlak diperlukan oleh semua industri, termasuk dalam industri minuman seperti pada PT. Amerta Indah Otsuka Sukabumi Factory dengan salah satu produk yang sudah dikenal oleh masyarakat luas yaitu minuman Pocari Sweat.Untuk melihat suatu organisasi sudah baik atau buruk dalam melakukan manajemen K3 perlu dilakukan evaluasi. Dalam melakukan evaluasi penerapan K3 pada PT. Amerta Indah Otsuka dilakukan identifikasi dahulu pada proses PET BOTTLE, evaluasi K3 serta lingkungan fisik kerja.       Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa penerapan sistem K3 sudah dilakukan dengan baik. Namun, masih terjadinya kecelakaan kerja dikarenakan kelalaian manusia nya sendiri. Diharapkan perusahan memberikan sanksi dan peraturan lebih ketat lagi kepada pelanggar atau pekerja yang mengabaikan K3.    ABSTRACT Safety aims to do the job in a way that is easily obtained and ensure the safety of natural disturbances, animals or other human interference. K3 issue is also part of an effort of planning and project control as well as the cost, planning, procurement and kualitas.Maka, K3 management system is absolutely needed by all industries, including the beverage industry such as the PT. Amrita Indah Otsuka Sukabumi Factory with one of the products that are already known by the public that drink Pocari Sweat.To see an organization is good or bad in doing K3 management needs to be evaluated. In evaluating the implementation of K3 at PT. Amrita Indah Otsuka be identified earlier in the process PET BOTTLE, K3 evaluation and physical work environment.This study concluded that the implementation of K3 system has done well. However, there are still accidents due to human negligence of his own. Expected the company to impose sanctions and stricter regulations to the offender or workers who ignore the K3.
IMPLEMENTASI SISTEM HAZARD ANALYSIS CRITICAL CONTROL POINT (HACCP) DAN SISTEM JAMINAN HALAL DI UD BANDENG CITRA SEMARANG Octavia Putri Winey; Haryo Santoso; Naniek Utami Handayani
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.767 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai implementasi Sistem Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) dan Sistem Jaminan Halal pada pengolahan ikan bandeng duri lunak di UD Bandeng Citra Semarang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi kesesuaian kondisi existing UD Bandeng Citra Semarang dengan kriteria HACCP dan kriteria Sistem Jaminan Halal. Sifat penelitian ini adalah penelitian deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah studi kasus. Hasil dari penelitian ini adalah evaluasi pada UD Bandeng Citra Semarang dengan menggunakan kriteria HACCP ditemukan 6 titik kritis. Evaluasi dengan menerapkan aspek Sistem Jaminan Halal terdapat 5 kriteria yang telah terpenuhi dari 11 kriteria yang ditetapkan. ABSTRACT This study examines the implementation of Hazard Analysis Critical Control Point System (HACCP) and Halal Assurance System on the processing of Bandeng fish in UD Bandeng Citra Semarang. The purpose of this study is to evaluate appropriate existing conditions in UD Bandeng Citra Semarang with the HACCP criteria and Halal Assurance System criteria. This research is a descriptive analysis study with qualitative approach. The method used is case study. The result of this study is evaluation in UD Bandeng Citra Semarang using HACCP criteria found 6 critical points. Evaluation by applying aspect of Halal Assurance System there are 5 criterias that have been fulfilled from the total of 11 criterias.
PENENTUAN EOQ SPARE PART YANG OPTIMAL DENGAN PENDEKATAN FUZZY NON-LINEAR GOAL PROGRAMMING Eva Octaria Siregar; Diana Puspitasari
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Kubota Indonesia memiliki tujuan ingin meminimalkan investasi dana persediaan di gudang, meminimalkan biaya - biaya yang timbul akibat adanya persediaan tersebut, dan memaksimalkan tingkat persediaan di gudang agar tidak terjadi kekurangan kebutuhan spare part tetapi tingkat persediaan ini diharapkan tidak sampai mengganggu perputaran kotak – kotak persediaan di gudang. Untuk itu dibutuhkan kebijakan untuk menentukan jumlah pemesanan yang ekonomis atau optimal agar ketiga tujuan tersebut tercapai. Tujuan – tujuan ini mengandung aspek yang berbeda atau bahkan bertentangan. Sehingga untuk mencari titik temu yang optimal dari tujuan - tujuan tersebut digunakanlah metode goal programming. Dalam penentuan jumlah kuantitas optimal atau ekonomis beberapa parameter mungkin tidak diketahui secara pasti atau didefinisikan dalam arti fuzzy. Untuk pertimbangan ketidakpastian dalam penentuan jumlah kuantitas pemesanan digunakan metode fuzzy non-linear goal programming
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK GIFT BOX MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA (STUDI KASUS PT. SOLO MURNI) Pratiwi Putri; Susatyo Nugroho W.P
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.118 KB)

Abstract

PT. Solo Murni merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur perlengkapan alat tulis. PT. Solo Murni selalu mengedepankan kualitas produknya, hal ini ditempuh dengan cara melakukan pengendalian kualitas proses produksi di seluruh lapisan tahapan prosesnya. Dalam proses produksinya, PT. Solo Murni masih mengalami hambatan berupa sering terjadinya cacat pada produk gift box. Cacat pada produk gift box bermacam-macam, seperti pond pecah, pond tidak putus, bekas lem, lipatan tidak simetri, dan sobek. Cacat dominan yang paling berpengaruh dan menyebabkan reject adalah cacat pond pecah. Untuk mengatasi hal ini, perusahaan perlu menerapkan pengendalian kualitas. Pengendalian kualitas dilakukan dengan cara mengidentifikasi jenis cacat pada produk dan mengatasi penyebab cacat pada produk. Tujuan dilakukannya pengendalian kualitas ini untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya produk cacat dan meminimalisir terjadinya produk cacat sehingga produk sesuai dengan spesifikasi dan dapat dijual ke konsumen. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Six Sigma. Tingkat kecacatan produk gift box sebesar 23419 DPMO. Nilai ini menunjukkan bahwa dalam satu juta produk yang dihasilkan akan terdapat 23419 buah produk yang cacat. Level sigma yang dihasilkan adalah 3,71 σ. AbstractQuality control analysis of gift box product using six sigma method is applied on PT. Solo Murni. PT. Solo Murni is a company which involved in manufacturing stationary. PT. Solo Murni always put the quality for its products,  it is reached by doing quality control throughout the production process in all stages. In the production process, PT. Solo Murni still encounter obstacles in the form of frequent occurrence of defects in the product named gift box. Defects in gift box are broken pond, not break up pond, former glue, no symmetry folds, and tear. The most influential dominant defect and cause of the rejection is broken pond. To overcome this obastacle, a company needs to implement quality control. Quality control is done by identifying the type of defects in the product and addressing the causes of defects in the products. The purpose of doing the quality control is to determine the factors that cause the occurrence of product defects and minimize the occurrence of defective products so that the products conform to the spesifications and can be sold to consumers. The method that used in this study is Six Sigma. Defect rate of gift box is 23419 dpmo. This value indicates that in one million products produced, there will be 23419 pieces of defective products. The resulting sigma level is 3,71 σ.
PEMILIHAN PARAMETER PRETREATMENT PEMBUATAN SERAT BAMBU SEBAGAI BAHAN ALTERNATIF SERAT ALAMI DENGAN MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI Angga Hasmoro Hadi; Denny Nurkertamanda
Industrial Engineering Online Journal Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peranan bambu sebagai pengganti kayu dalam konstruksi bangunan sudah banyak di jumpai di Indonesia. Bambu memiliki struktur serat yang kuat sehingga dapat menjadi alternatif pengganti kayu. Model penelitian yang dilakukan Metode Taguchi untuk mengetahui pengaruh suhu, konsentrasi NaOH dan lama perebusan didalam proses degumming. NaOH dicampurkan kedalam air untuk menghasilkan variabel konsentrasi 3%, 4%, dan 5%. Pada penelitian ini, bambu direbus dalam larutan konsentrasi NaOH dengan lama perebusan 60, 90, dan 120 menit dengan suhu perebusan 60o, 80o, dan 100o celcius.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas yang dihasilkan dari proses degumming terbaik terjadi pada suhu 60o celcius, dengan konsentrasi NaOH 4% selama 60 menit dengan hasil kuat tarik rata – rata sebesar 7,87 kg.   ABSTRACT The role of bamboo as a substitute for wood in construction a building has been often able to be found in Indonesia. Bamboo has structure a strong fiber construction so that it can be alternative for substituting wood.Model study conducted to determine the influence of Taguchi method, temperature, concentration of NaOH and length of time of boiling in the degumming process. NaOH get mixed into water to produce concentration variable 3%, 4%, and 5 %. On the research, bamboo boiled in solution concentration NaOH with duration of boiling 60, 90, and 120 minutes with boiling temperature 60o, 80o, and 100o celcius.The result showed that quality resulted from the process degumming best occurs in temperature 60o celcius, by concentration NaOH 4 % for 60 minutes  with tensile test flattened of 7,87 kg.
USULAN PERBAIKAN POSTUR KERJA TENAGA KERJA PENGANGKUTAN SWEET WHEY POWDER DI GUDANG PENYIMPANAN DENGAN METODE OVAKO WORK POSTURE ANALYSIS SYSTEM (OWAS). (STUDI KASUS DI CV. CITA NASIONAL) Dhialma Yonathan Susilo; Heru Prastawa
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (942.083 KB)

Abstract

Tenaga manusia masih menjadi pilihan dalam aktivitas manual material handling (MMH). CV Cita Nasional merupakan salah satu perusahaan pengolahan susu bertempat di Kopeng, Salatiga. Pada area gudang Sweet Whey Powder perusahaan ini, tenaga manual manusia masih dihandalkan. Para pekerja gudang diberi tugas untuk mengangkat dan memindahkan sack seberat 25 Kg dari truk ke gudang secara repetitif. Berdasarkan pengamatan di lapangan, postur kerja para pekerja memiliki risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui evaluasi hasil pengukuran metode Ovako Work-posture Analysis System (OWAS) pada postur tubuh pekerja gudang saat bekerja. Penelitian ini dibatasi hanya pada aktivitas pemindahan sack dari truk ke gudang. Pada pengukuran metode OWAS dihasilkan kategori 3 untuk pengangkatan, kategori 2 untuk membawa, dan kategori 3 untuk menurunkan. Kategori 3 adalah tindakan perbaikan harus dilakukan sesegera mungkin dan kategori 2 adalah tindakan korektif yang diperlukan dalam waktu dekat. Berdasarkan hasil tersebut, diusulkan perancangan alat bantu trolley. Dengan bantuan trolley diketahui aktivitas mengangkat ataupun menurunkan sack menjadi kategori 2 dan untuk aktivitas membawa menjadi kategori 1. Penurunan hasil pengukuran ini membantu meringankan pekerjaan dan menghindarkan pekerja gudang dari gangguan MSDs.  ABSTRACT Proposed repair work posture employment carrying sweet whey powder in storage warehouse with Ovako Work-posture Analysis System (OWAS) methods. Human labor is still Manual Material Handling (MMH) activity option. CV Cita National is one of the milk processing company located in Kopeng, Salatiga. In the warehouse company's Sweet Whey Powder area, human manual labor still be reliable. The warehouse workers given the task to lift and move a sack weighing 25 kg from truck to warehouse repetitively. Based on observations in the field, the posture of workers has Musculoskeletal Disorders (MSDs) risk. The purpose of this study was to determine evaluation of the measurement Ovako Work-posture Analysis System (OWAS) method on warehouse worker posture when working. The study limited to the sack transfer activities from the truck to the warehouse. The OWAS's method measurement has resulted: lifting is category 3, carry is category 2, and drop is category 3. Category 3 is the corrective actions shall be as soon as possible. Category 2 is corrective action required in the near future. Based on these results, is proposed design of tools trolley. With a trolley, the activity of lifting or lowering the sack became categories 2 and to bring activity became category 1. The results of these measurements help ease the work and avoid interference warehouse workers from MSDs.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PERPINDAHAN KONSUMEN PT. POS INDONESIA SEMARANG Ratih Hapsari Mawantika; Diana Puspita Sari; Susatyo Nugroho W.P.
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.327 KB)

Abstract

PT. Pos Indonesia merupakan BUMN yang bergerak dalam bidang jasa kurir, jasa keungan, jasa logistik, jasa retail dan properti. Salah satu target pencapaian PT. Pos Indonesia adalah mendapatkan kembali pangsa pasar. Namun dari tahun 2012-2014 terjadi fluktuasi total pelanggan paket untuk retail/individu di PT. Pos Indonesia di.seluruh Kota Semarang. Total pelanggan paket mengalami penurunan sebesar 12,74% pada tahun 2013-2014. Penurunan ini diindikasikan karena adanya konsumen yang beralih/berpindah menggunakan jasa kurir swasta. Didukung dengan hasil kuesioner pendahuluan yang menyatakan konsumen masih tidak puas dan akan menggunakan jasa kurir swasta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel-variabel perpindahan terhadap perilaku perpindahan konsumen. Metode yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda. Teknik pengambilan data penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner sebanyak 120 sampel ke konsumen yang pernah menggunakan PT. Pos Indonesia dan jasa kurir swasta di Kota Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel lokasi menunjukkan bahwa variabel lokasi memiliki pengaruh paling besar terhadap perilaku perpindahan konsumen, sehingga rekomendasi yang diberikan diantaranya menambah titik layanan agen pos dan memperpanjang jaringan ages pos, meningkatkan promosi secara langsung dan tidak langsung.    ABSTRACT PT. Pos Indonesia is a State-Owned Enterprises that is engaged in courier services, the financial services, logistics services, retail and property services. One of the targets achievement of PT. Pos Indonesia is regaining market share. But there are fluctuations in total customers for retail/individual package service from 2012-2014. Total customers decreased by 12,74% from 2013 to 2014. This decline is indicated customers switching and use private courier services. Supported by the results of a preliminary questionnaire that states consumers are still not satisfied and will use the services of a private courier. This study aims to determine effect of switching variables on consumer behavior. The method used is Multiple Linear Regression. Modes of data collection is by distributing questionnaires to 120 consumers who had used the PT. Pos Indonesia service and private courier services in Semarang.The resulth showed that location has the strongest effect on consumer swicthing behavior, so the recommendations that given such as adding the number of postal agents and expanding the network of postal agents, improving the promotion directly and indirectly. 
COST BENEFIT ANALYSIS (CBA) PERGANTIAN TIPE PESAWAT BOMBARDIER CRJ 1000 NG MENJADI BOEING 737-800 NG PADA RUTE PENERBANGAN SORONG-UJUNG PANDANG (Studi Kasus : PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Cengkareng, Tangerang) Pratiwi, Icha Putri; Handayani, Naniek Utami
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.845 KB)

Abstract

ABSTRAKPT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. merupakan penerbangan terbesar di Indonesia berstandard internasional dengan predikat ‘Maskapai Penerbangan Regional Terbaik di Dunia’ yang diberikan oleh Skytrax. Rute penerbangan domestik Sorong menuju Ujung Pandang dan sebaliknya merupakan salah satu rute yang sedang mengalami peningkatan minat dari konsumen, karena Sorong merupakan salah satu akses untuk menuju destinasi pariwisata Raja Ampat. Saat ini rute penerbangan Sorong menuju Ujung Pandang dan sebaliknya hanya menggunakan satu tipe pesawat, yaitu Bombardier CRJ 1000 NG. Tujuan dari penelitian ini adalah analisis kelayakan pergantian tipe pesawat Bombardier CRJ 100 NG  menjadi Boeing 737-800 NG untuk dapat memenuhi permintaan dari konsumen. Pada penelitian ini, dilakukan analisis kelayakan dari Bandar Udara Domine Eduard Osok Sorong. Kemudian dilakukan analisis biaya-biaya operasional yang terkait pada kedua tipe pesawat menggunakan Cost Benefit Analysis (CBA) dengan keadaan bandar udara saat ini dan dengan asumsi perbaikan. Selanjutnya dilakukan analisis dengan membandingkan biaya-biaya operasional dari kedua tipe pesawat. Perbandingan biaya-biaya operasional dari masing-masing tipe pesawat ini yang menjadi landasan apakah tipe pesawat Boeing 737-800 NG layak untuk menggantikan tipe pesawat Bombardier CRJ 1000 NG. ABSTRACT[Cost Benefit Analysis Replacement of Aircraft Type From Bombardier CRJ 1000 NG to Boeing 737-800 NG On Sorong-Ujung Pandang Flight Route] PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. is the biggest airlines in Indonesia with international standard and the title ‘Best Regional Airline in The World’ given by Skytrax. Domestic flight route Sorong to Ujung Pandang is one of the routes that increased interest from customers, because Sorong is one of the access to Raja Ampat tourism destinations. Currently the flight route Sorong to Ujung Pandang using only one type of aircraft, it is Bombardier CRJ 1000 NG. The purpose of this research is the analysis of the replacement of the aircraft type Bombardier CRJ 1000 NG to Boeing 737-800 NG to meet the demand from customers. In this research, feasibility analysis of Domine Eduard Osok Sorong Airport was conducted. Operational costs related to both types of aircraft using Cost Benefit Analysis (CBA) are then analyzed with the current state of the airport and with the assumption of improvement. Furthermore, the analysis is done by comparing the operational costs of the two types of aircraft. Comparison of operational costs of each type of aircraft is the basis of whether the type of Boeing 737-800 NG aircraft worthy to replace the type of Bombardier CRJ 1000 NG.
USULAN PERBAIKAN KUALITAS PELAYANAN PADA JASA PERPANJANGAN STNK DI KANTOR SAMSAT KABUPATEN SEMARANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE SERVQUAL DAN QFD Senja Puspita Sari; Aries Susanty; Nia Budi Puspitasari
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantor SAMSAT adalah salah satu instansi Pemerintahan Daerah yang berwenang untuk mengesahkan dan mengeluarkan surat-surat kendaraan bermotor. Semakin bertambahnya jumlah kendaraan bermotor maka kantor SAMSAT dituntut untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Kantor SAMSAT Kabupaten Semarang belum pernah melakukan penilaian kualitas untuk pelayanan jasa perpanjangan STNK, namun dari banyaknya keluahan pelanggan maka perlu dilakukan penilaian dan peningkatan kualitas yang didasarkan oleh keinginan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbaikan fasilitas yang harus dilakukan SAMSAT Kabupaten Semarang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Sampel diambil dari pelanggan yang melakukan perpanjangan STNK dengan presepsi karyawan SAMSAT Kabupaten Semarang. Salah satu metode yang digunakan untuk menganalisa kualitas pelayanan kantor SAMSAT adalah mentode Servqual. Metode ini menilai kualitas pelayanan berdasarkan lima dimensi yaitu dimensi tangible, reliability, responsiveness, assurance, empathy. Perencanaan perbaikan pelayanan kantor SAMSAT dilakukan dengan metode QFD (Quality Fuction Development). Metode ini merupakan suatu perencanaan dan pengembangan desain pelayanan dengan mengklasifikasikan keinginan dan kebutuhan pelanggan. Dari hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa nilai kesenjangan terbesar untuk Gap 1 terdapat di dimensi Realibility yaitu sebesar -0,106, sedangkan untuk Gap 5 pada dimensi Assurance yaitu sebesar -0,142. Kesenjangan Gap tersebut terjadi karena pelanggan belum merasa puas terhadap pelayanan jasa Kantor SAMSAT Kabupaten Semarang. Dari 51 varibel yang perlu dilakukan perbaikan ada 21 variabel. Variabel tersebut diambil dari variabel yang masuk pada kuadran 1 dan bernilai negatif pada metode servqual.

Page 30 of 126 | Total Record : 1253


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024 Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024 Vol 13, No 2 (2024): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2024 Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024 Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023 Vol 12, No 3 (2023): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2023 Vol 12, No 2 (2023): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2023 Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023 Vol 11, No 4 (2022): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2022 Vol 11, No 3 (2022): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2022 Vol 11, No 2 (2022): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2022 Vol 11, No 1 (2022): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2022 Vol 10, No 1 (2021): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2021 Vol 9, No 4 (2020): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2020 Vol 10, No 4 (2021): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2021 Vol 10, No 3 (2021): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2021 Vol 9, No 3 (2020): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2020 Vol 9, No 2 (2020): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2020 Vol 9, No 1 (2020): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2020 Vol 8, No 4 (2019): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2019 Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019 Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019 Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019 Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018 Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018 Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018 Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018 Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017 Vol 6, No 3 (2017): wisuda periode juli 2017 Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017 Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017 Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016 Vol 5, No 3 (2016): Wisuda Juli Tahun 2016 Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016 Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016 Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015 Vol 4, No 3 (2015): Wisuda Juli Tahun 2015 Vol 4, No.2 Tahun 2015 Vol 4, No.1 Tahun 2015 volume 3,nomor 4,tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012 More Issue