cover
Contact Name
M Isroul laili
Contact Email
pengelolaojs@gmail.com
Phone
+6285646544449
Journal Mail Official
jurnalalyasini@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini Areng-areng Wonorejo, Pasuruan 67173, Jawa Timur
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Al Yasini: Jurnal Keislaman, Sosial, Hukum dan Pendidikan
ISSN : 25273175     EISSN : 25276603     DOI : https://doi.org/10.55102/alyasini
Core Subject :
Focus and Scope Al Yasini: Jurnal Keislaman, Sosial, Hukum dan Pendidikan adalah jurnal akses terbuka yang berdedikasi untuk mempublikasikan riset multidisiplin dan interdisipliner dengan fokus pada integrasi nilai-nilai keislaman, dinamika sosial, pembaruan hukum, dan inovasi pendidikan. Jurnal ini menyediakan platform bagi akademisi untuk mengeksplorasi isu-isu kontemporer melalui empat rumpun utama: 1. Keislaman (Islamic Studies) Fokus pada pemikiran, institusi, dan praktik keagamaan dalam konteks kontemporer: Ekonomi dan Filantropi Islam: Pengelolaan Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF), ekonomi syariah/etis, serta pemberdayaan ekonomi berbasis rumah tangga. Hukum Keagamaan dan Etika: Hukum keluarga, bioetika keagamaan, serta etika lingkungan (Ecotheology). Moderasi dan Pluralisme: Toleransi inklusif, dialog antariman, serta kajian radikalisme vs moderasi. Pendidikan dan Literasi Agama: Literasi skriptural, pendidikan moral-etik, serta integrasi sains dan agama. Sosiologi Agama: Institusi keagamaan, kepemimpinan agama, dan peran ritual sebagai kohesi sosial. 2. Sosial (Social Sciences) Fokus pada dinamika kemasyarakatan, pemberdayaan, dan inklusivitas: Inklusivitas dan Gender: Kajian jender, perlindungan anak, dan inklusi sosial bagi kelompok marginal. Pemberdayaan Masyarakat: Strategi pemberdayaan, peningkatan kesejahteraan sosial, serta resolusi konflik dan harmoni sosial. Sosiologi dan Antropologi: Analisis empiris terhadap perubahan perilaku sosial dan interaksi budaya dalam masyarakat Muslim. 3. Hukum (Law) Fokus pada studi hukum dengan pendekatan multidisipliner dan interseksional: Hukum Murni dan Normatif: Kajian terhadap teks hukum, perundang-undangan, dan teori hukum dasar. Hukum Sosial dan Empiris: Analisis implementasi hukum dalam realitas sosial masyarakat. Interseksi Hukum: Hukum Sosio-Pendidikan (Socio-Educational Law) dan Hukum Sosio-Religius (Socio-Religious Law). 4. Pendidikan (Education) Fokus pada inovasi pedagogi, kebijakan, dan teknologi dalam institusi pendidikan: Inovasi Pembelajaran: Kurikulum, strategi pengajaran, teknologi pendidikan, Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan, serta pedagogi digital dan hibrida. Jenjang Pendidikan: Kajian spesifik pada Pendidikan Dasar, Menengah, Tinggi, dan Pendidikan Luar Biasa. Manajemen dan Kebijakan: Kepemimpinan pendidikan, sosiologi pendidikan, manajemen sekolah/pesantren, serta metode penelitian pendidikan. Pendidikan Karakter dan Nilai: Pengembangan karakter, nilai-nilai moral, serta pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan (Education for Sustainable Development). Profesionalisme Guru: Pelatihan guru (Teacher Training), asesmen pendidikan, dan pengembangan kompetensi pendidik.
Arjuna Subject : -
Articles 103 Documents
Lingkungan Pendidikan Islam Berbasis Hadis Tarbawi dalam Perspektif Pendidikan Kontemporer Dini Widiyastutik; Alif Nur Hanifah; Ahmad Yusam Thobroni; M Baihaqi
Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Vol 10 No 06 (2025)
Publisher : Konsorsium Dosen Institut Agama Islam Al-Yasini Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55102/alyasini.v10i6.134

Abstract

Abstract: Contemporary education faces serious challenges, including value fragmentation, moral decline, the reduction of educational environments to merely physical spaces, and the dominance of pragmatic–instrumental approaches in learning practices. At the same time, studies on educational environments from an Islamic perspective—particularly those based on hadith tarbawi—remain largely normative and have yet to be developed into frameworks that address modern educational issues. This study aims to analyze and reconstruct the concept of educational environments derived from hadith tarbawi in a manner aligned with contemporary educational needs. The research employs library research using thematic hadith analysis (maudhu‘i) combined with critical examination of contemporary educational literature. The findings indicate that hadith tarbawi contains a holistic conception of educational environments encompassing spiritual, social, moral, and educative dimensions. This conception positions educators as moral exemplars, learners as subjects of continuous cultivation, and the environment as a space for value internalization and character formation. The novelty of this study lies in offering a conceptual framework that bridges prophetic values with modern educational challenges. It contributes theoretically to the development of Islamic education that is more integrative, contextual, and character-oriented.
Kolaborasi Ekosistem Startup Digital dalam Inovasi Kewirausahaan Lembaga Dakwah sebagai Instrumen Penguatan Filantropi Yoga Basyiril Sabirin; Cecep Castrawijaya
Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Vol 10 No 06 (2025)
Publisher : Konsorsium Dosen Institut Agama Islam Al-Yasini Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55102/alyasini.v10i6.135

Abstract

Pergeseran peran lembaga dakwah dari institusi spiritual menuju aktor sosial-ekonomi menjadi fenomena baru dalam lanskap dakwah Indonesia modern. Kolaborasi ini memungkinkan dakwah tidak hanya berfungsi sebagai media penyiaran nilai keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat melalui kerja sama strategis dengan startup digital. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research, dengan sumber data berupa laporan resmi Kominfo, APJII, OJK, publikasi lembaga dakwah seperti Dompet Dhuafa dan Rumah Zakat, serta startup syariah nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kolaborasi yang paling dominan meliputi program inkubasi bisnis, pendanaan bersama, mentoring kewirausahaan, dan pemanfaatan platform digital seperti Evermos.id dan SantripreneurBaznas.id. Bentuk kerja sama ini terbukti meningkatkan inovasi kewirausahaan dakwah, memperluas jangkauan dakwah digital, dan mengintegrasikan nilai religius dengan praktik bisnis modern. Selain itu, kolaborasi startup juga berkontribusi besar terhadap perkembangan filantropi Islam melalui digitalisasi zakat, infak, dan sedekah yang lebih transparan, akuntabel, serta berdampak produktif. Namun, penelitian ini juga menemukan tantangan signifikan berupa keterbatasan literasi digital, kendala regulasi fintech syariah, serta ketimpangan pendanaan dan model bisnis sosial. Dengan demikian, kolaborasi dakwah–startup dapat dipandang sebagai arah baru dakwah Islam yang tidak hanya menekankan aspek spiritual, tetapi juga memperkuat dimensi ekonomi dan kemandirian umat dalam ekosistem digital yang terus berkembang.
IMPLEMENTASI PEMIKIRAN AL-GHAZALI DALAM MANAJEMEN SEKOLAH SEBAGAI UPAYA PENGUATAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI MA AL-MUHAJIRIN Muhamad Hasan; Eva Dianawati Wasliman
Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Vol 10 No 06 (2025)
Publisher : Konsorsium Dosen Institut Agama Islam Al-Yasini Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55102/alyasini.v10i6.138

Abstract

Kemerosotan moral generasi muda di era globalisasi menunjukkan bahwa kemajuan ilmu pengetahuan tidak selalu disertai peningkatan karakter peserta didik. Pendidikan Islam dituntut berperan strategis dalam membangun kepribadian yang berlandaskan nilai spiritual dan akhlak. Pemikiran Imam Al-Ghazali tentang penyucian jiwa, pembiasaan akhlak, dan keselarasan antara ilmu dan amal dianggap relevan sebagai paradigma manajemen pendidikan untuk memperkuat karakter peserta didik. Berdasarkan relevansi tersebut, penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi nilai-nilai pemikiran Al-Ghazali dalam manajemen sekolah sebagai strategi penguatan karakter peserta didik, dengan MA Al-Muhajirin sebagai lokasi studi kasus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pemikiran Al-Ghazali berjalan secara sistematis melalui tiga pilar utama: Pertama, integrasi kurikulum yang menghilangkan dikotomi ilmu umum dan agama, sehingga proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada capaian kognitif tetapi juga pembinaan moral. Kedua, pembiasaan spiritual yang mencerminkan konsep tazkiyat al-nafs melalui rutinitas dzikir, kajian kitab turots, dan praktik ibadah kolektif yang konsisten sehingga nilai-nilai akhlak terinternalisasi dalam perilaku siswa. Ketiga, manajemen visi “Madrasah Kader Ulama” sebagai arah pembentukan karakter mengacu pada prinsip khasyyah, khusyu’, tawadlu’, husnul khuluq, dan zuhud. Implementasi ini menjadikan sekolah tidak hanya sebagai pusat transfer ilmu tetapi juga sebagai institusi penyempurna kepribadian. Dengan demikian, penerapan pemikiran Al-Ghazali dalam manajemen sekolah terbukti efektif dalam memperkuat karakter peserta didik di tengah tantangan moral modern
Peran Pengawas dalam Membumikan Karakter Warga Sekolah pada Satuan Pendiikan di Kabupaten Musi Banyuasin Asti Triasih Asti
Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Vol 11 No 01 (2026)
Publisher : Konsorsium Dosen Institut Agama Islam Al-Yasini Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55102/alyasini.v11i01.140

Abstract

Pendidikan karakter merupakan fondasi penting dalam peningkatan mutu pendidikan nasional, terutama di daerah dengan keragaman sosial, budaya, dan geografis seperti Kabupaten Musi Banyuasin. Penelitian ini mendeskripsikan peran pengawas sekolah dalam membumikan nilai-nilai karakter warga sekolah melalui supervisi akademik, supervisi manajerial, dan pembinaan profesional guru dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi supervisi, serta telaah dokumen terkait implementasi pendidikan karakter. Hasil menunjukkan pengawas berperan signifikan dalam mengarahkan integrasi nilai karakter dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, memperkuat budaya positif sekolah melalui keteladanan, pembiasaan, dan regulasi internal, serta meningkatkan kapasitas guru melalui pendampingan berkelanjutan. Pengawas juga mendorong kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pembentukan karakter peserta didik. Kendala meliputi jumlah pengawas terbatas, cakupan binaan luas, variasi kompetensi guru, dan dukungan keluarga yang belum optimal. Secara keseluruhan, penelitian menegaskan peran strategis pengawas dalam membumikan karakter warga sekolah, tetapi efektivitasnya memerlukan penguatan kapasitas, inovasi supervisi berbasis teknologi, dan sinergi multipihak agar pendidikan karakter berjalan konsisten dan berkelanjutan
MENUMBUHKAN MENUMBUHKAN MOTIVASI BERBAHASA ARAB DI KALANGAN SISWI ASRAMA Siti Mashlahah Al Fikri
Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Konsorsium Dosen Institut Agama Islam Al-Yasini Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55102/alyasini.v9i1.142

Abstract

Arabic plays a crucial role in Islamic education because it is the primary language for understanding the Qur’an and Hadith. Arabic proficiency is not only an academic requirement but also an essential means of internalizing Islamic teachings and values. However, conditions in the female dormitory of MAN Pasuruan City show that many students have limited motivation to actively use Arabic in daily communication, despite recognizing its importance for religious learning. This condition highlights the need for Arabic language development strategies beyond formal classroom instruction that are integrated into students’ daily activities in the dormitory. Accordingly, this study aims to describe effective strategies for fostering Arabic language motivation among female dormitory students. This research employs a qualitative descriptive approach with a case study design. Data were collected through in depth interviews, participatory observation, and documentation to obtain a comprehensive understanding of program implementation and outcomes. The findings indicate that strategies such as daily Arabic conversations (hiwar yaumi), peer tutoring, Arabic language corners, reward based motivation systems, and the integration of Islamic values into language activities significantly increased students’ motivation. Within one month, motivation levels rose from approximately sixty percent to seventy five percent. These strategies created a learning atmosphere, strengthened students’ confidence, and encouraged the development of an Arabic speaking culture in the dormitory. The study offers contributions for Islamic education.
ANALISIS SHOLAT SUNNAH RAWATIB DAN GHAIRU RAWATIB DALAM PERSPEKTIF FIQH IBADAH : ANALISIS SHOLAT SUNNAH RAWATIB DAN GHAIRU RAWATIB DALAM PERSPEKTIF FIQH IBADAH Rini Chairunnisa; Siti Aisya; Resti Maharani Putri; Naila Nur Fatihah; Imam Tauhid
Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Vol 10 No 06 (2025)
Publisher : Konsorsium Dosen Institut Agama Islam Al-Yasini Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55102/alyasini.v10i6.144

Abstract

Abstract:Sholat sunnah merupakan bagian penting dalam sistem ibadah Islam yang berfungsi sebagai pelengkap dan penyempurna sholat wajib. Dalam kajian fiqh ibadah, sholat sunnah diklasifikasikan menjadi sholat sunnah rawatib dan sholat sunnah ghairu rawatib berdasarkan keterikatannya dengan sholat fardhu. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan, dasar hukum, serta fungsi sholat sunnah rawatib dan ghairu rawatib dalam perspektif fiqh ibadah. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis, yang bersumber dari Al-Qur’an, hadis Nabi SAW, serta literatur fiqh klasik dan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa sholat sunnah rawatib memiliki fungsi struktural sebagai pengiring sholat wajib dan berperan dalam menyempurnakan kekurangan pelaksanaannya, sedangkan sholat sunnah ghairu rawatib berfungsi sebagai sarana penguatan spiritual dan pembinaan keistiqamahan ibadah secara personal. Dengan demikian, kedua jenis sholat sunnah tersebut memiliki peran yang berbeda namun saling melengkapi dalam membentuk kualitas ibadah sholat seorang Muslim. Keywords:sholat sunnah, rawatib, ghairu rawatib, fiqh ibadah
Open Legal Policy dalam Putusan Mahkamah Konstitusi dan Perlindungan Hak Politik (Perspektif HAM dan Fiqh al-Siyasah) Zainal Fanani
Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Vol 10 No 06 (2025)
Publisher : Konsorsium Dosen Institut Agama Islam Al-Yasini Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55102/alyasini.v10i6.146

Abstract

This study attempts to trace the legal arguments of Constitutional Court Decision Number 62/PUU-XXII/2024 and its implications for the protection of political rights. This is motivated by the Constitutional Court's change in stance in deciding legal norms categorized as Open Legal Policy, as stated in the decision in question. This study is methodologically classified as normative legal research with an integrative approach between human rights law and fiqh al-siyasah. This study concludes that the Constitutional Court's shift in principles regarding Open Legal Policy in the decision reflects an effort to harmonize the paradigms of human rights law and fiqh al-siyasah in interpreting political rights as basic human rights. In this context, human rights values ​​oriented towards human dignity and the principle of maqasid al-shari'ah, which emphasizes the welfare of the people, combine to form a moral-ethical basis for upholding Indonesian constitutionalism.
Internalisasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama di Kalangan Pasangan Nikah Beda Agama Masyarakat Tosari-Pasuruan Rudi Adi
Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Vol 10 No 06 (2025)
Publisher : Konsorsium Dosen Institut Agama Islam Al-Yasini Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55102/alyasini.v10i6.147

Abstract

This study aims to examine the internalization of religious moderation values ​​among interfaith married couples in Tosari, Pasuruan. This is motivated by the fact of religious plurality that occurs in the intended location. The important question to be answered is how interfaith married couples in Tosari, Pasuruan internalize the values ​​of religious moderation in their family life. Methodologically, this study is based on a field study based on emic data tracking. Through this method, the study found that the internalization of religious moderation values ​​in the families of interfaith married couples in Tosari, Pasuruan, occurs through four main pillars: tolerance, commitment to nationality, anti-violence, and accommodation to local traditions. This is of course not only related to efforts to maintain household harmony but also to strengthen social cohesion in a multicultural society.
Strategi Komunikasi Verbal dalam Menerapkan Metode Yanbu’a di TPQ Al Amin Ery Fajarwaty Priyono; Umi Najikhah Fikriyati
Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Vol 11 No 01 (2026)
Publisher : Konsorsium Dosen Institut Agama Islam Al-Yasini Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55102/alyasini.v11i01.150

Abstract

Strategi Komunikasi Verbal dalam Menerapkan Metode Yanbu’a di TPQ Al Amin
Peran Pendidikan Islam dalam Pencegahan Korupsi: Analisis Literatur Fiqh Jinayah dan Pendidikan Moral Anis; WIDYA SARI; KHADIJAH
Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Vol 11 No 01 (2026)
Publisher : Konsorsium Dosen Institut Agama Islam Al-Yasini Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55102/alyasini.v11i01.151

Abstract

Korupsi merupakan persoalan multidimensional yang tidak hanya berdampak pada kerugian negara, tetapi juga merusak nilai keadilan, amanah, dan kepercayaan publik. Upaya pemberantasan korupsi memerlukan pendekatan preventif yang berorientasi pada pembinaan moral, salah satunya melalui pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pendidikan Islam dalam pencegahan korupsi melalui kajian literatur fiqh jinayah dan pendidikan moral Islam. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan teknik content analysis dan analisis tematik terhadap sumber-sumber utama, yaitu Hukum Pidana Positif dan Hukum Pidana Islam karya Ishaq dan Fadhli Muhaimin Ishaq, Ilmu Pendidikan Islam karya Ramayulis, jurnal pendidikan karakter Islam, serta kajian Al-Qur’an tentang korupsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korupsi dalam perspektif Islam memiliki padanan konsep dalam fiqh jinayah berupa ghulul, risywah, dan khianat amanah yang dikategorikan sebagai jarīmah ta‘zīr. Pendidikan Islam berperan strategis dalam pencegahan korupsi melalui internalisasi nilai kejujuran, amanah, keadilan, dan tanggung jawab. Integrasi pendidikan moral Islam dan kerangka hukum fiqh jinayah menjadi fondasi penting dalam membangun budaya antikorupsi yang berkelanjutan. Kata kunci: pendidikan Islam, korupsi, fiqh jinayah, pendidikan moral, ta‘zīr

Page 4 of 11 | Total Record : 103