cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Oceanography
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Oseanografi diterbitkan oleh Program Studi Oseanografi, FPIK, Undip. Jurnal ini digunakan untuk menerbitkan jurnal-jurnal karya lulusan S1 Oseanografi Universitas Diponegoro.
Arjuna Subject : -
Articles 382 Documents
ANALISA SPASIAL KERAWANAN BENCANA TSUNAMI DI WILAYAH PESISIR KABUPATEN KULON PROGODAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Tarigan, Togi Persada; Subardjo, Petrus; Nugroho, Denny
Journal of Oceanography Vol 4, No 4 (2015)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.839 KB)

Abstract

Salah satu ancaman bencana yang ada di Indonesia adalah bahaya geologis berupa gempa bumi dan tsunami. Tsunami merupakan bencana alam yang belum dapat diperediksi kapan dan dimana terjadinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memetakan daerah yang  rawan bencana tsunami wilayah Pesisir Kabupaten Kulon Progo.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah  metode kuantitatif dimana pengambilan lokasi titik penelitian dilakukan secara random  dan analisa data yang dilakukan bertujuan untuk menguji hipotesis yang sudah  ada. Pengolahan data dilakukan dengan analisis daerah rawan tsunami berdasarkan  parameter  yang  mempengaruhi, dan penentuan daerah rawan tsunami. Proses pemodelan melalui proses pembobotan dan skoring parameter yang berpengaruh kemudian ditumpang susunkan untuk mendapatkan peta kerawanan bencana tsunami. Melalui analisis dan pemodelan  SIG, dapat diketahui wilayah pesisir Kabupaten Kulon Progo dalam  kelas kerawanan  tsunami dan dapat diketahui nilai luas dan  persentase luas dalam tingkat kerawanan  tsunami dimana kelas sangat rawan 475, 30 Ha (4,21%), kelas rawan 3621, 98 (32,10%), kelas agak rawan 2441, 24 Ha ( 21,63%), kelas aman 3316, 03 Ha (29,38%), dan kelas sangat aman 1430, 85 (12,68%).
KAJIAN PENYEBARAN PLUME TERMAL OUTLET AIR PENDINGIN POWER PLANT PT NEWMONT NUSA TENGGARA DI PERAIRAN TELUK BENETE Panalaran, Satriyo; Prasetyawan, Indra Budi; Saputro, Siddhi
Journal of Oceanography Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1825.151 KB)

Abstract

AbstrakPanas yang masuk ke badan air dapat melalui interaksi antara atmosfer dan air, ataupun dapat melalui kegiatan yang dilakukan manusia. Panas yang bersumber dari kegiatan manusia disebut juga panas artificial, yang dalam hal ini bersumber dari outlet power plant. Konsentrasi termal di titik sumber (outlet) memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, sehingga terjadi kondisi dimana konsentrasi thermal menyebar dari sumber ke lingkungan sekitarnya, kondisi itu lah yang diistilahkan sebagai penyebaran plume termal. Proses penyebaran suhu di perairan dapat melalui tiga proses yaitu secara radiasi, adveksi, dan difusi. Proses adveksi berpengaruh besar terhadap proses-proses transport di badan air. Pengambilan data dilakukan di Teluk Benete pada tanggal 1 hingga 15 April 2011. Data primer yang digunakan pada penelitian ini adalah data arus perairan dan data suhu perairan. Sedangkan data sekunder yang digunakan adalah data pasang surut, peta bathimetri, data angin dan cuaca. Hasil penelitian menunjukkan jenis pasang surut di Teluk Benete adalah campuran condong ke harian ganda. Karakteristik arus di Teluk Benete di lapisan dasar cenderung bergerak ke arah barat laut dan tenggara dengan kecepatan 0,6 – 17,4 cm/detik. Arus di lapisan menengah cenderung bergerak ke semua arah dengan kecepatan 0,2 – 14,2 cm/detik. Arus di lapisan permukaan cenderung bererak ke semua arah dengan kecepatan 0,15 – 21,7 cm/detik. Dari pemisahan kecepatan arus ke dalam komponen arus pasut dan arus residu, maka didapatkan bahwa arus di Teluk Benete lebih didominansi oleh arus residu. Hasil pengukuran suhu air di dekat outlet menunjukkan suhu di kolom air berkisar antara 28,0 – 28,8 °C. Sedangkan suhu pada stasiun kontrol suhu berkisar antara 27,7 – 28,9 °C. Hasil simulasi model penyebaran termal menunjukkan bahwa plume termal dari outlet air pendingin power plant tidak memiliki jangkauan yang luas, yaitu ditunjukkan pada jarak 50 meter dari outlet, suhu perairan hanya memiliki rentang kurang dari 0,5 °C. Hal ini menunjukkan bahwa pada jarak ini suhu air telah serupa dengan suhu lingkungan perairan di sekitarnya.
IDENTIFIKASI FAKTOR OSEANOGRAFI YANG BERPENGARUH TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN KEMBUNG DI PERAIRAN KABUPATEN PATI Halim, M. Arief Rahman; Kunarso, Kunarso; Marwoto, Jarot
Journal of Oceanography Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.104 KB)

Abstract

komoditi penting di Indonesia. Kabupaten Pati merupakan salah satu daerah dengan hasi l tangkapan ikan kembung terbanyak di Provinsi Jawa Tengah. Keberadaan ikan kembung di suatu perairan di pengaruhi oleh berbagai factor oseanografi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui factor oseanografi yang dominan berpengaruh terhadap hasil tangkapan ikan kembung di perairan Kabupaten Pati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, hasil yang ditampilkan dalam bentuk gambar, tabel, grafik, atau tampilan lainnya serta bersifat sistematis. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer adalah data yang diambil langsung di lapangan, sedangkan data sekunderberasal dari data citrasatelit. Parameter oseanografi yang dikaji meliputi suhu permukaan laut, klorofil-a, angin, arus permukaan, dan data tangkapan ikan kembung. Data tersebut digambarkan secara spasial dan temporal (SPL, klorofil-a, arus permukaan, angin) secara klimatologi bulan andan grafik data tangkapan ikan kembung selama 7 tahun (2009-2015). Hasil analisa memperlihatkan bahwa faktor angin dominan berpengaruh terhadap nilai CPUE ikan kembung di Kabupaten Pati. Hasil analisis klimatologi menunjukkan adanya hubungan yang kuat, dengan nilai korelasi sebesar 0.736, sementara data antar tahunan menunjukkan hubungan dengan tingkat korelasi sedang, nilainyasebesar 0,415.
STUDI KARAKTERISTIK ARUS LAUT DI PERAIRAN MARUNDA, JAKARTA UTARA Andika Asri, Anissa Cintya; Suryoputro, Agus Anugroho Dwi; Atmodjo, Warsito
Journal of Oceanography Vol 3, No 4 (2014)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.372 KB)

Abstract

Perairan Marunda merupakan perairan yang terdapat di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, yang dikelola oleh PT. Kawasan Berikat Nusantara (Persero). PT. Kawasan Berikat Nusantara (Persero) berencana mengembangkan bisnisnya dengan melakukan pembangunan pelabuhan di perairan Marunda. Adanya rencana pembangunan pelabuhan tersebut menunjukan bahwa banyak fenomena oseanografi seperti arus laut yang sangat penting untuk dipelajari. Sehingga, diperlukan kajian untuk mengetahui karakteristik arus laut yang terjadi di perairan Marunda, Jakarta Utara sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan rancana pembangunan tersebut. Tujuan penelitian  ini adalah untuk mengetahui karakteristik arus yang meliputi pola kecepatan arus, arah arus, serta jenis arus laut di perairan Marunda, Jakarta Utara. Penelitian dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu tahap pertama survei pendahuluan, tahap kedua pengambilan data lapangan dan tahap tahap ketiga adalah pengolahan serta analisis data. Materi yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer berupa data pengukuran arus, sedangkan data sekunder berupa peta LPI Jakarta, dan data pasang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kasus sedangkan penentuan lokasi menggunakan metode purposive sampling method, untuk pengambilan data arus dengan menggunakan metode Euler. Model matematik yang digunakan adalah model 2D depth average yaitu ADCIRC untuk pola arus. Berdasarkan hasil penelitian diketahui kecepatan arus berkisar antara 0 – 0,43 m/dt pada lapisan permukaan, 0 – 0,18 m/dt pada lapisan tengah dan 0 – 0,16 m/dt pada lapisan dasar. Arus yang berperan pada lapisan permukaan, tengah, dan dasar adalah merupakan tipe arus pasang surut. Pada lapisan tengah dan dasar dominan ke arah barat daya dan timur laut. Pola arus tersebut mengikuti pergerakan pasang surut.
Pola Arus Permukaan di Perairan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta pada Musim Peralihan (Maret-Mei) Yogaswara, Gerdha Muhamad; Indrayanti, Elis; Setiyono, Heryoso
Journal of Oceanography Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1905.151 KB)

Abstract

Pulau Tidung merupakan salah satu Pulau di Kepulauan Seribu yang memiliki potensi wisata bahari yang masih perlu dilakukanya perencanaan pengembangan pembangunan lebih lanjut. Pengembangan wilayah pesisir dan laut sangat dibutuhkanya informasi mengenai kondisi perairan untuk mengurangi dampak-dampak negatif yang terjadi. Arus merupakan salah satu faktor oseanografi yang penting untuk dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola arus di Perairan Pulau Tidung. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 11-13 Mei 2015. Metode pengukuran data arus di lapangan menggunakan metode lagrange. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif pada pengukuran data arus dan metode permodelan matematik pada permodelan hidrodinamika. Data survei lapangan yang diperoleh akan digunakan sebagai verivikasi hasil model matematis yang dibuat. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa pola pergerakan arus di Perairan Tidung di pengaruhi oleh pasang surut. Kecepatan arus permukaan berkisar antara 0,0341 – 0,277 m/det dengan arah dominan ke tenggara dan barat laut.
SEBARAN NITRAT DAN FOSFAT DALAM KAITANNYA DENGAN KELIMPAHAN FITOPLANKTON DI KEPULAUAN KARIMUNJAWA Handoko, Handoko; Yusuf, Muh.; Wulandari, Sri Yulina
Journal of Oceanography Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1413.541 KB)

Abstract

Abstrak Kepulauan Karimunjawa memiliki karakteristik daerah yang semi tertutup, karena dikelilingi oleh gugusan pulau-pulau, baik gugusan pulau besar maupun pulau kecil, dan merupakan ekosistem terumbu karang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi  nitrat (NO3-), fosfat (PO4-), dan keterkaitannya dengan kelimpahan fitoplankton di perairan Karimunjawa.. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 22–27 September 2012 di Kepulauan Karimunjawa. Data yang digunakan sebagai data primer adalah  fisika kimia oseanografi, konsentrasi nitrat, konsentrasi fosfat, kelimpahan fitoplankton dan data arus. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode eksploratif dan penentuan titik sampling menggunakan purposive sampling method . Analisis data untuk sebaran nitrat, fosfat, dan kelimpahan fitoplankton menggunakan ArcGis dan untuk pola arus menggunakan model ADCIRC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nitrat mempunyai nilai sebaran antara 0.108-1.595mg/l. Fosfat memiliki nilai kisaran antara 1.769-4.030 mg/l. Kelimpahan fitoplankton nilai sebaran antara 32-292  sel/ml. Berdasarkan data tersebut, dapat diketahui bahwa sebaran nitrat dan fosfat terkait erat dengan sebaran fitoplankton, meskipun pada kuantitas yang tidak selalu sama.
STUDI SEBARAN SEDIMEN DASAR DI PERAIRAN MUARA SUNGAI KLUWUT, KABUPATEN BREBES, JAWA TENGAH Apriyantoro, Kukuh; Saputro, Siddhi; Hariadi, Hariadi
Journal of Oceanography Vol 5, No 4 (2016)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.001 KB)

Abstract

Sungai Kluwut merupakan sungai yang bermuara di daerah Pantai Utara Kabupaten Brebes. Proses sedimentasi yang terjadi di Perairan Muara Sungai Kluwut sangat di pengaruhi oleh pasokan sedimen dari darat dan wilayah sekitar muara. Arus sebagai salah satu parameter hidro-oseanografi memiliki peran aktif terhadap sebaran sedimen dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis sedimen dasar dan pola persebarannya juga untuk mengetahui proses transport dan pengendapan sedimen yang terjadi di Muara Sungai Kluwut Kabupaten Brebes. Penelitian dilakukan dalam tiga tahap, pertama adalah pra lapangan berupa studi pustaka, pencarian peta, dan survei pendahuluan. Kedua adalah lapangan berupa pengambilan data sampel sedimen menggunakan grap sampler dan pengukuran arus menggunakan ADCP (Acoustic Doppler Current Profiler) yang dilakukan pada tanggal 30 s.d 31 Desember 2015, Proses laboratorium berupa analisa ukuran butir. Ketiga yaitu tahap analisa data. Berdasarkan analisa data, sebaran sedimen dasar di perairan Muara Sungai Kluwut didominasi oleh jenis sedimen Lanau. Sedangkan dominasi arah arus menuju ke tenggara dengan kecepatan 0,044 m/s sampai dengan 0,35 m/s. 
Studi Sebaran Sedimen Menggunakan Software SMS (Surface-Water Modeling System) pada Musim Timur di Muara Sungai Wulan Kabupaten Demak Sunaryo, Sondy; Subardjo, Petrus; Widada, Sugeng
Journal of Oceanography Vol 2, No 4 (2013)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sedimentasi akan terjadi apabila terdapat suplai muatan sedimen yang berasal dari daratan yang dibawa melalui aliran sungai. Timbulnya daratan baru di daerah sekitar perairan Muara Sungai Wulan menyebabkan banyaknya endapan di sekitar muara sungai sehingga tampang alirannya kecil, yang dapat mengganggu pembuangan debit sungai ke laut.  Kajian ini dibatasi hanya pada jenis dan sebaran sedimen dasar serta sedimen suspensi di Perairan Muara Sungai Wulan Demak pada saat penelitian dilakukan.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jenis dan sebaran sedimen dasar serta sedimen suspensi di perairan muara Sungai Wulan. Penelitian dilakukan pada tanggal 28 Juni – 10 Juli 2012 pada posisi geografis 6°44' 26.6" LS sampai 6° 46'44.3" LS dan 110° 31' 00.6" BT sampai 110° 33' 34.6" BT..Hasil analisis laboratorium terhadap sampel air di perairan sekitar muara Sungai Wulan menunjukkan bahwa nilai konsentrasi sedimen terendah di permukaan berada pada stasiun 5 dengan nilai 8.8 mg/l. Nilai konsentrasi sedimen tertinggi di permukaan berada pada stasiun 3 dengan nilai 90.8 mg/l. Di bagian kolom air, nilai konsentrasi terendah berada pada stasiun 4 dengan nilai 8.8 mg/l. Nilai tertinggi berada pada stasiun 1 dengan nilai 27.6 mg/l. Di dekat dasar perairan nilai konsentrasi terendah berada pada stasiun 5 dengan nilai 8.8 mg/l. Nilai konsentrasi tertinggi berada pada stasiun 9 dengan nilai 18.1 mg/l. Sementara sedimen dasar sekitar perairan di sekitar muara Sungai Wulan didominasi oleh sedimen lanau (silt) dengan nilai rata-rata persentase dari 10 stasiun sebesar 52.78%, sedangkan untuk sedimen pasir, nilai rata-rata persentasenya sebesar 29.22% dan untuk lempung (clay) sebesar 18%.  Pemodelan konsentrasi TSS menghasilkan sebaran konsentrasi TSS saat pasang dan sebaran konsentrasi TSS saat surut dengan nilai MRE (Mean Relative Error) sebesar 28.44%.
ANALISA SPASIAL DAERAH BANJIR GENANGAN (ROB) AKIBAT KENAIKAN MUKA AIR LAUT DI KOTA PADANG Rasyda, M. Hanif; Widada, Sugeng; Rochaddi, Baskoro
Journal of Oceanography Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.012 KB)

Abstract

Kota Padang merupakan pusat administrasi dan salah satu kawasan utama penggerak ekonomi provinsi Sumatera Barat. Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangannya yang pesat, Kota Padang juga memiliki kerentanan bencana terhadap potensi kenaikan muka air laut karena letaknya di tepi pantai. Sehingga dilakukan upaya identifikasi potensi kenaikan muka air laut di Kota Padang agar dapat merencanakan pembangunan yang berwawasan kebencanaan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kecenderungan kenaikan muka air laut di Kota Padang, memprediksi kenaikan muka air laut dan memprediksi luas genangan di kawasan pesisir Kota Padang, yang dibangkitkan oleh kenaikan muka air laut. Penelitian ini menggunakan pendekatan spasial melalui pengolahan DEM yang diturunkan dari titik tinggi pada peta RBI Kota Padang skala 1:10000 dan pengamatan lapangan, serta data pasang surut dari Badan Informasi Geospasial (BIG) yang kemudian diolah untuk mendapatkan nilai rata-rata MSL (Mean Sea Level) bulanan dan tahunan. Dalam pembuatan model genangan dilakukan perhitungan dengan menggunakan persamaan WD = Con(Con("DEM" <= X,X),Con("DEM" <= X,X)-"DEM",0). Hasil penelitian menunjukkan bahwa di wilayah pesisir Kota Padang pada tahun 2020 diprediksi terjadi genangan seluas 0,382 km2 , pada tahun 2060 seluas 0,571 km2 dan pada tahun 2100 seluas 0,831 km2. Kenaikan muka air laut yang terjadi di Kota Padang adalah 1,1786 cm/tahun. Berdasarkan hasil penelitian diprediksikan sampai tahun 2100 bahwa daerah yang berada di pesisir Kota Padang rentan terhadap genangan akibat potensi kenaikan muka air laut. 
SEBARAN KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA SEDIMEN DASAR DI SEKITAR PERAIRAN MUARA SUNGAI WARIDIN, KABUPATEN KENDAL Garvano, Muhammad Faldi; Saputro, Siddhi; Hariadi, Hariadi
Journal of Oceanography Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.186 KB)

Abstract

Muara Sungai Waridin merupakan perairan pesisir yang berada di Desa Wonorejo, Kabupaten Kendal memiliki potensi sumber daya perairan dan perikanan tangkap yang tergolong berkembang. Perairan ini juga berada dekat dengan area pengembangan kawasan industri Kendal. Aktivitas industri dan manusia di sekitar wilayah Muara Sungai Waridin menghasilkan limbah industri yang kemudian masuk ke perairan, ditambah dengan berbagai macam limbah domestik seperti limbah rumah tangga dan limbah dari tambak yang dibuang ke dalam sungai akan menyebabkan perairan semakin tercemar. Penyebab pencemaran pada perairan salah satunya kerena masuknya logam berat ke dalam badan perairan dalam jumlah yang jauh di atas normal. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kandungan timbal dalam sedimen dan ukuran butir sedimen. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 12 Mei 2016. Materi yang digunakan berupa sampel sedimen dengan materi pendukung berupa parameter fisika dan kimia oseanografi yang meliputi arus laut, pasang surut, dan pH. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif karena data yang digunakan berdasarkan angka – angka yang dianalisis. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh konsentrasi Pb tertinggi pada sedimen terletak di dekat kawasan mangrove dengan nilai 9,339 mg/kg, dan konsentrasi Pb terendah pada sedimen yang terletak di Muara Sungai Waridin dengan nilai 4,709 mg/kg. Berdasarkan hasil analisis ukuran butir, jenis sedimen pada Perairan Muara Sungai Waridin didominasi oleh jenis pasir lanauan. 

Page 10 of 39 | Total Record : 382