cover
Contact Name
Magfiroh
Contact Email
dokicti@gmail.com
Phone
+6285288852893
Journal Mail Official
dokicti@gmail.com
Editorial Address
Rumah Jurnal CV. Doki Course and Training Perumahan Surya Alam 8 Blok A No. 15 Jl. Masjid Jami, Talang Jambe, Kec. Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30961
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Journal of Health and Medical Science
ISSN : -     EISSN : 31238378     DOI : https://doi.org/10.61994/jhms
Core Subject :
Journal of Health and Medical Science is a scientific journal published by collaboration between CV. Doki Course and Training (Publisher Legality) with Universitas Anak Bangsa (Document MOU). The papers to be published in JHMS are research articles (quantitative or qualitative research approaches), literature studies or original ideas that are considered to contribute to scientific studies of health and medical. It covers problems in all medical and health studies. including studies in Medicine, Health, Clinical Psychology, Pharmacy, Midwifery, Public Health and Nursing. It is published two times a year, in June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Dampak Nikotin terhadap Gangguan Kecemasan pada Remaja: Ada Ancaman Tersembunyi di Balik Rokok ? Muhammad Fadhli; Abdul Hakim Farhan; Dwi Anugerah Cahaya Mukti; Uswatun Hasanah
Journal of Health and Medical Science Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Health and Medical Science
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jhms.v1i1.916

Abstract

Perilaku merokok di kalangan mahasiswa menjadi perhatian karena dampaknya terhadap kesehatan fisik dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh nikotin terhadap gangguan kecemasan pada mahasiswa psikologi. Dengan menggunakan desain one-group pretest-posttest, sembilan partisipan diukur tingkat kecemasannya sebelum dan sesudah paparan nikotin. Analisis menggunakan uji Paired Sample T-Test menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest (p = 0,557 > 0,05). Begitu pula, hasil uji Wilcoxon Signed Rank menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan tingkat kecemasan antara kelompok pengguna dan non-pengguna nikotin (p = 0,635 > 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan nikotin tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap gangguan kecemasan pada mahasiswa. Meskipun demikian, hasil ini tidak serta-merta meniadakan potensi dampak negatif nikotin terhadap aspek psikologis lainnya. Temuan ini memberikan implikasi bahwa faktor-faktor lain di luar konsumsi nikotin kemungkinan lebih dominan dalam memengaruhi tingkat kecemasan mahasiswa, seperti stres akademik, dinamika sosial, dan faktor kepribadian.
Tidur Berkualitas, Mental Sehat: Mengungkap Hubungan Tidur dan Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa Muhammad Zainal Fikri; Nurhidayati Muthmainnah; Dila Adelia Royansyah; Nys Zakirah Sammaniah
Journal of Health and Medical Science Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Health and Medical Science
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jhms.v1i1.917

Abstract

This experimental study employs a Pretest Posttest Control Group Design to investigate the effectiveness of sleep quality counseling in reducing stress levels among college students. Sixteen students from the State Polytechnic of Sriwijaya majoring in Business Management participated in the study, divided into experimental and control groups. The independent variable is sleep quality, while the dependent variable is stress level, measured using the Depression Anxiety Stress Scale 42 (DASS 42). Data collection involved administering pretest and posttest questionnaires online, with the experimental group receiving sleep quality counseling while the control group did not. Results indicated a significant difference in stress level gain scores between the two groups, with a p-value of < 0.001, rejecting the null hypothesis. Descriptive analysis revealed that the experimental group experienced a mean stress level gain score of -12.13, compared to 3.88 in the control group, indicating a more significant reduction in stress among students receiving sleep quality counseling. These findings suggest the effectiveness of sleep quality counseling in managing stress among college students, supporting the alternative hypothesis.
Warna dan Kinerja Kognitif: Bagaimana Warna Mempengaruhi Short Term Memory Siswa ? Melyani Sutra Dewi; Khairulsya SL; Opie Karunia Falah; Niken Novia Wenty
Journal of Health and Medical Science Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Health and Medical Science
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jhms.v1i1.918

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh warna terhadap short term memory atau memori jangka pendek pada siswa kelas X SMA PGRI 2 Palembang. Hipotesis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh warna terhadap memori jangka penek, dimana siswa yang diberi kertas berwarna mempunyai memori jangka pendek yang baik dibandingkan siswa yang tidak diberi kertas berwarna. Penelitian ini dilakukan terhadap 30 orang siswa yang berusia 16-18 tahun yang terdiri dari dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen yang masing-masing berjumlah 11 responden dengan menggunakan rancangan randomized two group design eksperimen – post test only. Hasil uji independent sample t test menunjukkan bahawa terdapat pengaruh antara warna terhadap short term memory pada siswa SMA PGRI 2 Palembang. Kesimpulan penelitian ini adalah warna berpengaruh terhadap peningkatan daya menghafal siswa dalam belajar.
Peran Positive Self-Talk dalam Menurunkan Tingkat Stress di Dunia Perbankan Khairunnisa; Sagita Putri Yansu; Fany Safytra; Kiki Cahaya Setiawan; Abel Nila Saputri; Sifa Amalia; Novia Surya Sukawati
Journal of Health and Medical Science Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Health and Medical Science
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jhms.v1i1.919

Abstract

Stress merupakan ketidakmampuan individu dalam mengatasi ancaman yang dihadapi oleh mental, fisik, emosional, dan spiritual manusia. Berdasarkan penelitian-penelitian terdahulu positive self-talk memberikan banyak manfaat salah satunya adalah mengurangi tingkat stress pada individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positive self-talk terhadap tingkat stress pada Pegawai Perbankan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian pre-experimental design dengan tipe one-group prestest-posttest. Subjek penelitian ini adalah Pegawai Perbankan sebanyak 16 orang. Hasil tes menunjukkan bahwa tingkat stres Pegawai Perbankan setelah perlakuan positive self-talk (posttest) lebih rendah dari tingkat stres sebelum perlakuan (pretest). Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa positive self-talk dapat mempengaruhi tingkat stres Pegawai Perbankan.
Peran Radiografer dalam Primary Percutaneous Coronary Intervention pada Pasien STEMI Anterior di RSJPD Harapan Kita M. H. Affandi
Journal of Health and Medical Science Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Health and Medical Science
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jhms.v1i1.925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran radiografer dalam primary PCI pada pasien STEMI anterior di RSJPD Harapan Kita. enelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan radiografer serta tenaga medis terkait. Analisis data dilakukan dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi tugas dan tanggung jawab radiografer dalam setiap tahapan primary PCI. Hasil: Temuan penelitian menunjukkan bahwa peran radiografer terbagi menjadi tiga tahap utama. (1) Sebelum prosedur, radiografer bertugas menyiapkan alat cath lab, menginput data pasien, menyediakan kontras media, serta memastikan keselamatan radiasi dengan penggunaan APD, TLD, dan shielding. (2) Saat prosedur berlangsung, radiografer bertanggung jawab dalam mengoperasikan dan memposisikan alat angiografi, mengganti kontras, mengaktifkan x-ray, serta memilih gambaran referensi sesuai instruksi dokter spesialis. (3) Setelah prosedur, radiografer mematikan x-ray, memposisikan C-Arm, menurunkan meja pemeriksaan, mencatat jumlah kontras media, DAP, fluoro time, dan melakukan burning CD untuk dokumentasi pasien serta arsip rumah sakit. Kesimpulan: Radiografer memiliki peran yang esensial dalam memastikan kelancaran, keselamatan, dan efektivitas prosedur primary PCI pada pasien STEMI anterior, sehingga kompetensi dan kepatuhan terhadap standar keselamatan radiasi menjadi aspek yang sangat penting.
Pengaruh Self-Control Terhadap Aggressive Driving Pada Pengendara di Kota Palembang Filzah Syakiroh Ranau Pati; Olivia Malinda Tsabita; Rizki Putri Hanifah; Adisti Juliani Salsabilah; Sapta Sabelah; Yolanda; Ibie Tipani; Kurnia Sari; Sinta Wulandari
Journal of Health and Medical Science Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Health and Medical Science
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jhms.v1i2.1476

Abstract

Kemacetan lalu lintas dan peningkatan kecelakaan di Palembang mencerminkan tingginya perilaku berkendara agresif, khususnya pada pengendara motor. Penelitian ini bertujuan menguji hubungan antara kontrol diri dan perilaku agresif berkendara pada pengguna kendaraan roda dua. Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan desain potong lintang, melibatkan 81 responden melalui aksidental sampling. Instrumen berupa skala kontrol diri dan agresivitas berkendara yang diadaptasi dari Luthfi (2014), dianalisis dengan regresi linier sederhana. Hasil menunjukkan kontrol diri dan agresivitas berkendara berada pada tingkat sedang. Analisis regresi mengungkap hubungan signifikan, dengan kontrol diri menjelaskan 43,6% variasi perilaku agresif, sedangkan 56,4% dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti. Keterbatasan penelitian terletak pada teknik sampling non-probabilitas dan kurangnya validasi konstruk lanjutan. Meski demikian, temuan menekankan pentingnya pengendalian diri sebagai faktor psikologis dalam menekan kecenderungan berkendara agresif di Palembang.
Digital Interaction and Student Mental Health in the Modern Technological Era: A Phenomenological Study Amanda Damayanti; Mardiatusaleha; Amanda Febriyani; Konto Iskandar Dinata
Journal of Health and Medical Science Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Health and Medical Science
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jhms.v1i2.1500

Abstract

This study explores the lived experiences of students regarding digital interactions and their implications for mental health in the modern technological era. Using a phenomenological qualitative approach, the research involved two informants selected through purposive sampling, consisting of individuals aged 18-25 years who actively use digital media for 3-4 hours daily. Data were collected through semi-structured interviews, observations, and documentation, then analyzed using phenomenological steps combined with thematic analysis. The findings reveal that digital interactions are integral to students' daily lives, with social media usage reaching 2-3 hours per day. Four main themes emerged: intensity of use and behavioral dependence, emotional impact and mental fatigue, formation of self-image and digital literacy as protection, and interpersonal impact and ethics of use. The study demonstrates that intensive digital interactions can trigger psychological risks such as anxiety, stress, depression, and feelings of isolation. However, good digital literacy and healthy management of digital interactions serve as protective factors against these negative impacts. This research concludes that understanding students' subjective experiences in digital technology interactions is crucial for developing appropriate strategies to maintain psychological well-being and promoting awareness of digital ethics and technology use time management in the digital age.
Frustasi Kerja Sebagai Bentuk Stress Psikologis: Analisis Literatur Tentang Regulasi Emosi dan Resiliensi Karyawan Kiki Cahaya Setiawan; Firly Prayuda; Debby Dwi Amanda Putri; Rizki Putri Hanifah; Salsabila Athallah Egissa; Marsya Trisna
Journal of Health and Medical Science Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Health and Medical Science
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jhms.v1i2.1501

Abstract

Studi ini menganalisis frustrasi kerja sebagai bentuk stres psikologis melalui tinjauan sistematis literatur tentang regulasi emosi dan resiliensi karyawan. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian menggabungkan temuan dari jurnal nasional dan internasional terbitan 2015–2024. Analisis menyoroti bagaimana strategi regulasi emosi dan mekanisme resiliensi memengaruhi tingkat frustrasi kerja dalam berbagai konteks organisasi. Hasil menunjukkan bahwa regulasi emosi yang buruk dan resiliensi rendah meningkatkan intensitas frustrasi, menurunkan kinerja, kepuasan kerja, serta kesejahteraan psikologis. Sebaliknya, karyawan dengan kesadaran emosional tinggi dan resiliensi kuat lebih mampu beradaptasi terhadap tekanan, menjaga motivasi, dan mencegah burnout. Kesimpulan menegaskan bahwa regulasi emosi dan resiliensi berperan penting dalam mereduksi frustrasi kerja dan stres psikologis. Oleh karena itu, organisasi disarankan mengembangkan program pelatihan untuk memperkuat sumber daya psikologis demi kesehatan mental dan produktivitas karyawan.
The Impact of Authoritarian Parenting on Aggressive Behavior in Adolescents Adelia Marsella; Aliza Cahya Fadhilah; Anisyah Astriasari; Alfina Tri Hapsari; Dewi Franshisca; Salsabila Dwi Putri
Journal of Health and Medical Science Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Health and Medical Science
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jhms.v1i2.1517

Abstract

This study aims to explore the impact of authoritarian parenting on aggressive behavior in adolescents. Aggressive behavior during adolescence is often expressed verbally through insults or threats, and physically through fighting or violence, and it is influenced by the parenting style applied at home. Authoritarian parenting, characterized by strict rules, high demands, one-way communication, and the use of punishment, is suspected to contribute to the emergence of aggression. This research employed a qualitative descriptive method with data collection techniques including participatory observation, in-depth interviews, and documentation. The participants consisted of students in SMK Muhammadiyah 1 Palembang who were identified as experiencing authoritarian parenting patterns. The results revealed that adolescents raised with authoritarian parenting tend to show aggressive behaviors such as shouting, mocking, pushing, or hitting peers, which often emerge as an outlet for frustration due to strict parental control. These findings are in line with Baumrind’s parenting theory and the frustration–aggression hypothesis, which highlight the negative effects of excessive control and lack of emotional support. The study concludes that authoritarian parenting significantly increases the risk of aggressive behavior in adolescents, while democratic parenting approaches are more effective in fostering emotional regulation, mutual respect, and healthy social interaction. This research provides important implications for parents, educators, and counselors in designing preventive strategies and interventions to reduce aggression among adolescents.   
Keadilan Di Tengah Tekanan : Peran Organizational Justice Dalam Menekan Stress Kerja Pada Pegawai Milenial Dengan Tuntunan Tinggi Az-zahra Atika Putri; Risky Intan Permata Hutahaeyan; Heppy Desmita Haryana; Melisa Putriana
Journal of Health and Medical Science Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Health and Medical Science
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jhms.v1i2.1537

Abstract

Penelitian ini menyoroti peran persepsi keadilan organisasi dalam menurunkan stres kerja pada pekerja milenial melalui survei kuantitatif terhadap 83 partisipan. Instrumen 20 item menunjukkan reliabilitas tinggi (α = 0,871) dan layak untuk analisis faktor (KMO = 0,799). Hasilnya mengidentifikasi lima faktor utama: keadilan prosedural/interaksional, distributif, informasional, kejelasan prosedur, serta aspek terkait stres. Analisis menegaskan bahwa keadilan prosedural dan interaksional paling berpengaruh, terutama terkait perlakuan atasan dan konsistensi kebijakan. Responden juga menilai positif keadilan distributif, khususnya keseimbangan beban kerja. Kejelasan prosedur dan keadilan informasional memperkuat persepsi transparansi organisasi. Secara keseluruhan, keadilan organisasi berfungsi sebagai mekanisme protektif yang menurunkan tekanan psikologis. Temuan ini menekankan pentingnya komunikasi, transparansi, dan interaksi interpersonal untuk menciptakan lingkungan kerja sehat dan produktif.

Page 1 of 3 | Total Record : 25