cover
Contact Name
HASAN HUSAINI
Contact Email
info@sahakreasindo.co.id
Phone
+6285348848226
Journal Mail Official
info@sahakreasindo.co.id
Editorial Address
Komplek Nur Aisya Lestari IV No. 43, Jl Handil Tiga RT 02 / RW 01 Manarap Baru, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan 70654
Location
Kab. banjar,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah
ISSN : 31096239     EISSN : 31096220     DOI : https://doi.org/10.64788/ar-rasyid
Core Subject :
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah adalah jurnal peer-review yang bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan ide-ide inovatif di antara para peneliti, akademisi, dan praktisi dari berbagai disiplin ilmu. Kami menerima kontribusi ilmiah dalam bentuk artikel penelitian, tinjauan pustaka, studi kasus, dan laporan teknis yang mencakup berbagai bidang keilmuan, termasuk tetapi tidak terbatas pada: Sains dan Teknologi: Fisika, Kimia, Biologi, Matematika, Informatika, Teknik, dan Ilmu Lingkungan. Ilmu Sosial dan Humaniora: Sosiologi, Antropologi, Psikologi, Ekonomi, Pendidikan, Hukum, Sejarah, dan Filsafat. Kesehatan dan Kedokteran: Kedokteran, Farmasi, Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Ilmu Biomedis. Bisnis dan Manajemen: Manajemen, Akuntansi, Keuangan, Pemasaran, dan Kewirausahaan.
Arjuna Subject : -
Articles 373 Documents
EKSISTENSI ADAT PIDUDUK DI KALANGAN GENERASI Z DI DESA BANUA JINGAH KECAMATAN BARABAI Darmawan Saputra
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 5 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Mei 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i5.450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis eksistensi adat piduduk sebagai warisan budaya yang masih dijaga di masyarakat pedesaan. Adat piduduk merupakan tradisi turun-temurun yang mengandung nilai-nilai religius, sosial, dan budaya yang kuat, seperti dalam upacara pernikahan, kelahiran, dan kegiatan adat lainnya. Namun, seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, minat serta pemahaman generasi muda terhadap tradisi ini mulai mengalami pergeseran. Generasi Z, yang tumbuh dalam era digital dengan arus informasi global yang sangat cepat, memiliki cara pandang dan sikap yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi terhadap beberapa informan dari kalangan generasi Z di lingkungan masyarakat yang masih menerapkan adat piduduk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar generasi Z memiliki rasa menghargai dan kebanggaan terhadap adat piduduk sebagai identitas budaya lokal. Namun, tantangan muncul dari kurangnya keterlibatan aktif mereka dalam pelaksanaan tradisi tersebut serta minimnya pemahaman mendalam mengenai makna dan filosofi adat piduduk. Faktor pendidikan, lingkungan keluarga, serta pengaruh media sosial berperan besar dalam membentuk perspektif mereka. Temuan ini menunjukkan pentingnya peran generasi Z sebagai penerus dalam menjaga keberlangsungan adat piduduk agar tidak mengalami kemunduran atau hilang ditelan modernisasi. Upaya pelestarian perlu dilakukan melalui pendekatan yang kreatif, edukatif, dan relevan dengan karakteristik generasi muda agar tradisi ini tetap eksis dan dapat  diwariskan kepada generasi berikutnya
HADIST TENTANG ETIKA MURID TERHADAP GURU Marlina
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 5 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Mei 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i5.451

Abstract

Pada dasarnya, proses pembelajaran berkaitan erat dengan empat unsur, yaitu: guru,  murid, materi pelajaran, dan sisitem pengajaran. Dalam mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan, pendidik dan anak didik merupakan dua unsur yang saling memilki ketergantungan. Posisi murid dalam bingkai pendidikan merupakan subyek dan sekaligus obyek. Melihat kompleksitas posisi murid hendaknya dibekali dengan kemampuan dasar yang cukup. Untuk mencapai harapan tersebut, maka lembaga pendidikan (baik formal maupun non-formal) perlu mengutamakan manajemen dan penataan yang baik, serta pengelolaannnya tidak boleh bertentangan dengan aturan-aturan al-Qur’an dan al-Hadits. Aturan-aturan dalam al-Qur’an dan al-Hadits tersebut, disamping sebagai sumber hukum, juga menjadi sumber ilmu bagi umat islam, bahkan umat-umat lainnya. Karena ilmu itu hakikatnya dari Allah SWT, maka harus ada etika dalam pengaturannya.
ANALISIS IMPLEMENTASI ASESMEN FORMATIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA KURIKULUM MERDEKA Adika Indah Dewi; Nur Fadliah Rahmah; Intan Sulistiyowati; Anita Candra Dewi
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 7 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Juli 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i7.452

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi asesmen formatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada Kurikulum Merdeka melalui kajian literatur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, dan dokumen resmi yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa asesmen formatif berperan penting dalam mendukung pembelajaran yang berpusat pada peserta didik melalui pemberian umpan balik, pemantauan perkembangan belajar, dan penyesuaian strategi pembelajaran sesuai kebutuhan peserta didik. Penerapan asesmen formatif juga berkontribusi terhadap peningkatan keterampilan berbahasa dan motivasi belajar. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan waktu, beban administrasi guru, jumlah peserta didik yang besar, serta belum meratanya pemahaman guru. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru, pemanfaatan teknologi pembelajaran, dan dukungan kebijakan sekolah agar pelaksanaan asesmen formatif dapat berlangsung secara optimal.
PENGARUH VOLUME LALU LINTAS TERHADAP TINGKAT KERUSAKAN JALAN  (STUDI KASUS JALAN H.DJOLE/BANTARGEBANG – SETU) Rizka Januarini; R. Nawang Sari; Aulia Choiri Windari
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 7 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Juli 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i7.453

Abstract

Jalan H.Djole/Bantargebang – Setu merupakan ruas jalan arteri sekunder yang berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan jalan, menganalisis pengaruh volume terhadap tingkat kerusakan jalan serta memetakan sebaran kerusakan jalan menggunakan QGIS sebagai dasar rekomendasi penanganan. Metode yang digunakan meliputi analisis volume lalu lintas dan kinerja ruas jalan berdasarkan PKJI 2023, evaluasi tebal perkerasan menggunakan MDPJ 2017 serta penilaian kondisi jalan dan penentuan rekomendasi penanganan menggunakan metode bina marga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas harian sebesar 17.886 smp/hari yang menghasilkan nilai derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,57 dengan tingkat pelayanan jalan C. Evaluasi struktur perkerasan menunjukkan bahwa tebal perkerasan eksisting 250 mm belum memenuhi kebutuhan desain sebesar 295 mm. Kerusakan yang dominan adalah tambalan sebesar 766,13 m2 (5,40%), diikuti retak kulit buaya sebesar 452,66 m2 (3,19%). Penilaian kondisi jalan menghasilkan nilai kondisi 5 dan nilai kelas jalan 6, sehingga direkomendasikan program pemeliharaan berkala. Berdasarkan hasil analisis, volume lalu lintas berpengaruh terhadap tingkat kerusakan jalan melalui pembebanan kendaraan yang berulang, yang diperkuat oleh kondisi struktur perkerasan yang belum memenuhi kebutuhan desain
RANCANG BANGUN SOLAR TRACKER SINGLE AXIS DENGAN 4 REFLEKTOR CAHAYA Wahyu Kartiko Adjie; Aditya Chandra Hermawan
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 7 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Juli 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i7.454

Abstract

Efisiensi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di wilayah tropis seperti Indonesia sangat dipengaruhi oleh seberapa optimal panel surya menangkap radiasi matahari. Panel surya statis mengalami penurunan output yang signifikan terutama pada pagi dan sore hari akibat sudut datang cahaya matahari yang miring dan intensitas iradiasi yang rendah. Sementara itu, solar tracker konvensional sudah cukup baik menjaga panel tetap tegak lurus terhadap matahari, namun outputnya tetap rendah ketika iradiasi matahari di waktu tersebut memang rendah. Penelitian ini merancang dan menguji solar tracker single axis yang dilengkapi empat reflektor cahaya, dengan harapan dapat memantulkan cahaya tambahan ke permukaan panel saat pagi dan sore hari. Reflektor ini dilengkapi mekanisme otomatis yang membuka untuk memantulkan cahaya dan menutup ketika suhu panel melebihi ambang batas, guna mencegah penurunan performa akibat panas berlebih. Sistem menggunakan dua sensor UV GUVA-S12SD yang dihadapkan ke arah timur dan barat sebagai pendeteksi arah matahari, motor DC dengan driver H-Bridge L298N sebagai aktuator, dan ESP32 sebagai mikrokontroler. Pengujian dilakukan selama empat hari dengan variasi sudut reflektor 45°, 50°, 55°, dan 60°. Validasi menunjukkan sensor UV mampu membaca radiasi dengan baik dan berfungsi presisi untuk pelacakan matahari, meski nilainya belum setara UV Index global akibat perbedaan parameter konversi. Hasil pengujian menunjukkan peningkatan energi harian pv solar tracker berkisar 12,2% hingga 19,4%, dengan hasil terbaik didapatkan dari pengujian dengan sudut reflektor 60°. Peningkatan terjadi pada waktu dengan iradiasi matahari rendah yaitu sekitar pukul (06.00-08.00 dan 15.00-18.00), sementara pada siang hari (11.00-13.00) hasil output dari pv solar tracker dan pv statis relatif sama karena matahari berada di PSH (Peek Sun Hour) atau di titik puncaknya sehingga sudut datang cahaya  hampir tegak lurus dengan panel surya di kedua metode. Ditemukan juga dari hasil penelitihan bahwa tegangan keluaran panel surya cenderung jenuh pada kisaran 13-14 V saat siang hari akibat efek dari kenaikan suhu panel, walaupun iradiansinya terus meningkat. Penelitian ini membuktikan bahwa kombinasi tracking dan reflektor cahaya yang dilengkapi dengan penjagaan suhu nagar tidak terlalu panas dengan memutar reflektor berdasarkan hasil sensor suhu tidak terlalu worth it di indonesia khususnya di daerah panas seperti sidoarjo karena meskipun ada peningkatan hasil output panel surya, di waktu pagi dan sore posisi iradiasi yang minim tetap saja tidak dapat menunjang output panel surya menjadi jauh lebih besar
PENGARUH BEBAN KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN WORK-LIFE BALANCE SEBAGAI PEMODERASI PADA KPP MADYA BANDAR LAMPUNG Yolanda Permata Yanra; Ni Putu Widhia Rahayu
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 8 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Agustus 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i8.455

Abstract

Employee performance plays a crucial role in supporting organizational effectiveness, particularly in public institutions that face high service demands and revenue targets. Excessive workload and work-related stress may reduce employee performance when they are not balanced by supportive working conditions. This study aims to examine the effects of workload and work stress on employee performance and to investigate the moderating role of Work-Life Balance among employees of KPP Madya Bandar Lampung. A quantitative research approach was employed using a survey method involving 112 employees selected through a census technique. The data were analyzed using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The findings indicate that workload and work stress have a significant negative effect on employee performance. Furthermore, Work-Life Balance significantly moderates these relationships by mitigating the negative effects of workload and work stress on employee performance. These results suggest that maintaining a balance between work responsibilities and personal life contributes to sustaining employee productivity under demanding work conditions. Therefore, organizations are encouraged to implement policies that effectively manage workload, reduce work stress, and strengthen Work-Life Balance to enhance sustainable employee performance.
PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI MELALUI MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA KANTOR IMIGRASI KELAS II NON TPI KALIANDA Tania Permata Yanra; Ni Putu Widhia Rahayu
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 8 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Agustus 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i8.456

Abstract

This study examines the direct and indirect effects of job satisfaction and workload on employee performance, with work motivation serving as a mediating variable, at the Class II Non-Border Checkpoint Immigration Office (Non-TPI) in Kalianda. The study is motivated by increasing public service demands, the growing complexity of employees’ responsibilities, and the need to effectively manage job satisfaction, workload, and work motivation to enhance organizational performance. The proposed conceptual framework is grounded in Herzberg’s Two-Factor Theory and Vroom’s Expectancy Theory, which provide a theoretical basis for explaining the relationships among job satisfaction, workload, work motivation, and employee performance. A quantitative approach with an explanatory research design was employed. The study involved all 50 employees of the Class II Non-TPI Immigration Office in Kalianda, using a census sampling technique in which the entire population was included as respondents. Data were collected through a structured questionnaire based on a five-point Likert scale and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS. The findings reveal that job satisfaction has a positive and significant effect on both work motivation and employee performance, whereas workload has a negative and significant effect on work motivation and employee performance. In addition, work motivation positively and significantly influences employee performance and partially mediates the relationships between job satisfaction and employee performance as well as between workload and employee performance. These findings suggest that improving employee performance requires organizations to enhance job satisfaction and strengthen work motivation while maintaining a balanced and manageable workload. Accordingly, management should prioritize fair reward systems, supportive leadership, continuous employee development, equitable task allocation, realistic performance targets, and the provision of adequate work resources to foster sustainable organizational performance.
ANALISIS SARANA ANGKUTAN UMUM DAMRI RUTE DAYA MURNI – UNIT 2 KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT Hedi Saputra; Sugito Sugito; Sep Aan Ansori; Waris Waris; Teguh Santoso
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 8 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Agustus 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i8.457

Abstract

West Tulang Bawang Regency is a region experiencing rapid development across various sectors, which has led to increased population mobility and a growing demand for adequate transportation systems. One of the public transportation services operating in this area is the DAMRI public transport on the Daya Murni – Unit 2 route. However, limitations in the number of vehicles and operating hours indicate the need for an evaluation of the quality of service provided. This study aims to analyze users’ perceptions of the DAMRI public transportation service based on the indicators of Safety (security and safety), Comfort, Accessibility, Reliability, Cost affordability, Efficiency of service, and overall user satisfaction, as well as to evaluate service quality across all aspects. The research method employed is quantitative descriptive analysis using a survey approach, with data collected through the distribution of questionnaires to 100 respondents, determined using the Slovin formula. Secondary data were obtained from Perum DAMRI and related institutions. The research instrument utilized a five-point Likert scale, and the results of the analysis were classified using class interval methods. The results of the study indicate that users’ perceptions of the seven indicators show average scores ranging from 3,98 to 4,03 which fall into the “good” category. Furthermore, the overall quality of public transportation services based on all aspects achieved a total average score of 87,93 also classified as “good”. These findings demonstrate that the service quality of the DAMRI public transportation on the Daya Murni – Unit 2 route, based on users’ perceptions, is in the good category.
PENDAMPINGAN DAN PENYEDIAAN SARANA PRASARANA UNTUK PENINGKATAN EFISIENSI LAYANAN KANTIN DAN LAUNDRY DI MILBOS PUTRA DESA TANGKIL, KECAMATAN CARINGIN, KABUPATEN BOGOR M. Rayhan Azhar; Fakhri Anhar Sabiq Firdaus; Muhammad Faza Fauzan Adzim; Imam Ubadah; Abdan Syakuro
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 8 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Agustus 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i8.458

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kantin dan Laundry MILBoS Putra, Desa Tangkil, Kabupaten Bogor, dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan operasional pada unit layanan penunjang pondok pesantren boarding school dengan 800 santri. Permasalahan yang diidentifikasi meliputi ketidakoptimalan pelayanan kantin pada jam ramai, ketidaksinkronan data administrasi, belum adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) tertulis, keterbatasan sarana prasarana laundry, dan belum tersedianya media informasi terpusat. Kegiatan ini menggunakan metode partisipatif melalui tahapan observasi, perencanaan kolaboratif bersama mitra, pelaksanaan pendampingan, dan evaluasi hasil. Program yang dilaksanakan mencakup pendampingan pengelolaan data barang, penyusunan dan sosialisasi SOP, digitalisasi pencatatan laundry dengan tablet, pendistribusian kupon laundry, serta pengadaan sarana prasarana pendukung. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek administrasi, operasional, dan kenyamanan lingkungan kerja di kedua unit layanan. SOP berhasil menertibkan alur pelayanan, tablet operasional merapikan pendataan digital, dan pengadaan sarana prasarana meningkatkan kenyamanan kerja pegawai serta kualitas layanan. Disimpulkan bahwa pendampingan dan penyediaan sarana prasarana secara kolaboratif efektif meningkatkan efisiensi layanan kantin dan laundry, sekaligus menjadi sarana pembelajaran nyata bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu manajemen dan pengabdian masyarakat.
KESEHATAN FINANSIAL RUMAH TANGGA DITINJAU DARI PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP AKUNTANSI DASAR: KAJIAN LITERATUR KOMPARATIF Dinda Rizki Sakinah Kasim
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 8 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Agustus 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i8.459

Abstract

Kesehatan finansial rumah tangga merupakan indikator penting kesejahteraan keluarga, namun praktiknya di Indonesia masih menghadapi tantangan besar. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komparatif bagaimana penerapan prinsip-prinsip akuntansi dasar—pemisahan aset-liabilitas, pencatatan arus kas, dan penganggaran—berkontribusi terhadap kesehatan finansial rumah tangga, menggunakan metode kajian literatur komparatif tanpa pengumpulan data primer. Hasil kajian menunjukkan adanya kesenjangan antara literasi keuangan dan praktik nyata pengelolaan keuangan rumah tangga, serta variasi penerapan prinsip akuntansi berdasarkan konteks sosial-ekonomi (perkotaan vs pedesaan, berpenghasilan tinggi vs rendah). Studi ini merekomendasikan pendekatan edukasi akuntansi rumah tangga yang lebih kontekstual dan aplikatif.