cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Topik-topik yang berhubungan dengan pemanfaatan sumberdaya perikanan, teknologi penangkapan, desain alat tangkap, fish behaviour, experimental fishing, fishing boat desain, fishing port management, sosial ekonomi perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1: Januari 2016" : 21 Documents clear
PENGARUH PERBEDAAN HANGING RATIO DAN LAMA PERENDAMAN JARING INSANG TERHADAP HASIL TANGKAPAN BETUTU (Oxyeleotris marmorata) DI WADUK SERMO, KULONPROGO Nugroho, Dwi Prasetya; Pramonowibowo, -; Setiyanto, Indradi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 5, No 1: Januari 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.478 KB)

Abstract

Nelayan di area waduk Sermo yang tergabung dalam kelompok nelayan “PAGAR RINDU” menggunakan alat tangkap jaring insang dalam usaha menangkap ikan, namun sebagian besar menggunakan jaring insang dengan ukuran hanging ratio kecil dan belum spesifik untuk satu ikan target. Ikan betutu merupakan ikan komoditas ekspor yang bernilai ekonomis tinggi, belum ada penelitian di waduk Sermo untuk menentukan besarnya ukuran hanging ratio yang selektif menangkap ikan betutu. Untuk itu penyusun melakukan penelitian menggunakan ukuran hanging ratio sebesar 0,68 dan 0,83 yang didapat dari pengukuran lingkar tubuh ikan betutu matang gonad pertama dengan lama perendaman berbeda yaitu 6 jam, 9 jam dan 12 jam. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan 12 kali pengulangan pada tiap variabel. Analisa data menggunakan korelasi dan regresi dengan menggunakan ms.excel. Hasil analisa data diperoleh 0,04 untuk hubungan antara hanging ratio dan mesh size dengan lingkar tubuh ikan betutu yang tertangkap, hasil tersebut menunjukkan H0 ditolak (<0,05) sehingga terdapat interaksi antara kedua variabel dan 0,12 untuk hubungan antara lama perendaman dengan jumlah hasil tangkapan, hasil tersebut menunjukkan H0 diterima (>0,05) sehingga tidak terdapat interaksi antara kedua variabel tersebut. Fishermen in Sermo reservoir area belonging to groups of fishermen "PAGAR RINDU" using a gill net fishing gear in an attempt to catch fish, but mostly using gill nets hanging ratio to the size of the small and not specific for the target fish. Betutu fish is a fish export commodities of high economic value, there has been no research on Sermo reservoir to determine the size of the hanging ratio of selective fishing betutu. To the author conducts research using size hanging ratio of 0.68 and 0.83 were obtained from measurements of the circumference of the body of the fish betutu first ripe gonads with different soaking time is 6 hours, 9 hours and 12 hours. The method used is experiment with 12 repetitions on each variable. Data were analyzed using correlation and regression using Ms.Excel. Results of analysis of data obtained 0.04 for the relationship between the ratio and mesh size of the circumference of the body hanging betutu fish are caught, these results indicate H0 (<0.05), so there is interaction between the two variables and 0.12 for relations between the long soaking the number of catches , these results indicate H0 (> 0.05) so that there is no interaction between the two variables.
ANALISIS KUALITAS HASIL TANGKAPAN KAPAL PURSE SEINE DENGAN PENDINGIN FREEZER DAN PENDINGIN ES DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA (PPN) PEKALONGAN Setiawati, Anggilaras; Bambang, Azis Nur; Setiyanto, Indradi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 5, No 1: Januari 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.298 KB)

Abstract

Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pekalongan merupakan pelabuhan perikanan yang telah berhasil dalam pengelolaannnya, baik ditinjau dari segi fasilitas, produksi dan nilai produksi, maupun pengaturan secara lengkap mengenai fungsinya sebagai pelabuhan perikanan. Untuk menjadikan PPN Pekalongan menghasilkan ikan yang bermutu perlu dilakukan analisis kualitas/organoleptik ikan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kualitas mutu ikan segar pada hasil tangkapan kapal purse seine yang menggunakan pendingin freezer dan kapal purse seine yang menggunakan pendingin es dan mengkaji perbedaan kualitas mutu ikan, nilai produksi dan produksi ikan pada kapal purse seine yang menggunakan pendingin freezer dan kapal purse seine yang menggunakan pendingin es. Metode yang digunakan adalah metode studi kasus, pengambilan responden serta analisis kualitas ikan/organoleptik, analisis uji normalitas, uji validitas dan uji beda nyata. Hasil uji organoleptik didapatkan selang kepercayaan untuk ikan layang beku sebesar  sedangkan untuk ikan layang segar sebesar . Dari hasil analisis uji normalitas dari data kualitas mutu ikan, nilai produksi dan produksi ikan berdistribusikan normal. Hasil uji validitas dari data kualitas mutu ikan, produksi ikan dan nilai produksi ikan dinyatakan valid dikarenakan nilai rhitung > nilai rtabel. Sedangkan hasil uji beda nyata dari data kualitas mutu ikan freezer dan es nilai sig < 0.05 bahwa H0 ditolak tidak sama (ada perbedaan) besarnya kualitas mutu ikan sangat mempengaruhi kenaikan harga jual ikan, sedangkan data produksi ikan dan nilai produksi ikan nilai sig > 0.05  bahwa H0 diterima pada freezer dan es adalah sama (tidak ada perbedaan). Nusantara Fishery Port (PPN) Pekalongan is a fishing port which has been successful in management, both in terms of facilities, production and value of production, as well as the complete setting of the function as a fishing port. To make PPN Pekalongan produce quality fish need to analyze the quality of the fish. This study analyzed the quality of quality fish in the catch of purse seiner and purse seiner freezer ice and study the differences in the quality of fish quality on purse seiner and purse seiner freezer ice. The method used the case study method with the quality difference purse seiner fishing purse seiner freezer with ice, sampling with purposive sampling and data analysis is the analysis of the quality of fish quality, normality test analysis, validity and real difference test. The result of the organoleptic test the confidence interval for  frozen fish float by while for fresh fish float by . The analysis of the data normality test of the quality of fish quality, value of production and normal is distributed fish production. The validity of test results from data on production of fish and fish production values declared invalid because the value rhitung > rtabel value. While the test results significantly different from data quality of the quality of the fish freezer and ice sig>0.05 that H0 is rejected is not the same (no difference) the amount of quality fish quality greatly affects the increase in the selling price of fish, while data on fish production and value of  production of fish sig>0.05 that H0 received in freezer and ice are the same (no difference).
ANALISIS HASIL TANGKAPAN IKAN KEMBUNG (Rastrelliger sp) DAN CUMI-CUMI (Lolligo sp) PADA ALAT TANGKAP MINI PURSE SEINE DI PERAIRAN MORODEMAK, KABUPATEN DEMAK JAWA TENGAH Ispahdianto, Dwi; Fitri, Aristi Dian Purnama; Asriyanto, -
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 5, No 1: Januari 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.331 KB)

Abstract

Purse seine merupakan salah satu alat tangkap paling dominan dari berbagai alat tangkap aktif yang ada di Pelabuhan Perikanan Pantai Morodemak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisa komposisi hasil tangkapan mini purse seine dilihat dari fishing ground nelayan yang meliputi aspek oseanografi (kedalaman, suhu dan salinitas), mengetahui dan menganalisa ukuran layak tangkap ikan pada fishing ground mini purse seine. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis hasil tangkapan dan analisis pemetaan menggunakan Arc Gis 10.2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi hasil tangkapan mini purse seine terdiri dari Ikan Kembung (Rastrelliger sp), Cumi-cumi (Lolligo sp), Ikan Tenggiri (Scomberomorus sp), Ikan Petek (Leiognathus equlus) dan Ikan Juwi (Sardinella gibbosa). Ikan kembung berukuran layak tangkap >16 cm, sedangkan cumi-cumi berukuran layak tangkap >10 cm. Purse seine was the most dominant fishing gear on Morodemak Coastal Fishing Port. The purpose of this research, was know and analyze  the composition of mini purse seine catches were seen from fishermen’s fishing ground which include oceanographic aspect (depth, temperature and salinity), to know and analyze the size of suitable catches in the mini purse seine fishing ground. The method of this research used descriptive method. Data analysis used descriptive analysis, catches analysis and mapping analysis with Arc Gis 10.2. The results showed that the composition of mini purse seine catches consisted of Long Jawed Mackerel (Rastrelliger sp), Squid (Lolligo sp), King Mackerel (Scomberomorus sp), Slipmounths (Leiognathus Equlus) and Goldstripe sardinella (Sardinella gibbosa). The Long Jawed Mackerel have suitable size > 16 cm and  the Squid have suitable size > 10 cm. The test results with F Test showed that the oceanographic factors  give affect to Long Jawed Mackerel while to squid give unaffected.
ANALISIS PENDAPATAN NELAYAN ALAT TANGKAP MINI PURSE SEINE 9 GT DAN 16 GT DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) MORODEMAK, DEMAK Restumurti, Dini; Bambang, Azis Nur; Dewi, Dian Ayunita NN
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 5, No 1: Januari 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.655 KB)

Abstract

Nelayan di Morodemak rata-rata mempunyai kapal mini purse seine mulai dari kapal 5 GT sampai 25 GT. Hasil tangkapan yang dominan didapatkan adalah ikan Kembung, Udang, dan Cumi-cumi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui spesifikasi armada penangkapan mini purse seine 9 GT dan 16 GT, menganalisis perbedaan biaya operasi mini purse seine serta menganalisis pendapatan juragan kapal mini purse seine 9 GT dan 16 GT. Metode deskriptif dengan cara studi kasus digunakan dalam penelitian. Metode pengambilan responden dengan cara sensus. Metode analisis pendapatan menggunakan analisis statistik dengan Uji T, dengan menganalisis rata-rata pendapatan juragan kapal mini purse seine 9 GT dan 16 GT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan juragan 9 GT lebih kecil dari pendapatan juragan 16 GT. Hasil penelitian pendapatan juragan mini purse seine di PPP Morodemak pada kelas kapal 9 GT dan 16 GT. Rata-rata pendapatan juragan per trip kapal mini purse seine 9 GT sebesar Rp. 943.162 sedangkan 16 GT adalah Rp.1.108.825. Rata-rata pendapatan juragan per tahun kapal mini purse seine 9 GT sebesar Rp.113.179.476 sedangkan 16 GT Rp.133.059.000. Fishermen in Morodemak operates mini purse seine vessels ranging from 5 GT until 25 GT. The dominant catches are Indian Mackerel (Rastrelliger sp), Shrimp (Penaeus sp), and Squid (Loligo sp). The research objectives were to know the spesifications of mini purse seine 9 GT and 16 GT, analyze the difference operating cost of mini purse seine and to analyze the revenue of mini purse seine owner 9 GT and 16 GT. Descriptive method by case study used in this research. The data collection method used census. The revenue analysis method used statistic analysis with T test, by analyzing the average revenue of  mini purse seine owner 9 GT and 16 GT. The results showed that revenue of mini purse seine 9 GT is smaller than 16 GT. The research results the revenue of mini purse seine owner in Fishing Port Morodemak on class 9 GT and 16 GT. The average revenue per trip of mini purse seine  owner  9 GT of Rp. 943.162 while 16 GT of Rp. 1.108.825. The average revenue for mini purse seine owner 9 GT  of Rp. 113.179.476/per year while 16 GT of Rp. 133.059.000/per year.
KESESUAIAN TEKNIS RASIO GAYA APUNG (BUOYANCE FORCE) DAN GAYA TENGGELAM (SINKING FORCE) PADA PURSE SEINE TIPE WARING DI TPI SENDANG SIKUCING, KABUPATEN KENDAL Setyasmoko, Tunjung Budi; Fitri, Aristi Dian Purnama; Gautama, Syahasta Dwinanta
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 5, No 1: Januari 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.127 KB)

Abstract

Pukat cincin tipe waring ada 2 jenis yaitu webing PA (Polyamide) dengan sebutan lokal “sibolga”, sedangkan webing PE (Polyethylen) atau sebutan lokalnya “waring”. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui, dan Menganalisis karakteristik bentuk dan konstruksi Purse Seine dengan webing PE “waring” dan webing PA “sibolga” di kabupaten kendal. Menganalisis kesesuaian teknis rasio gaya apung (buoyance force) dan gaya tenggelam (sinking force) pukat cincin (Purse Seine) tipe waring di kabupaten kendal. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Juli – Oktober 2014, dengan mengambil lokasi di TPI Sendang Sekucing, Kabupaten Kendal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskripsi survei dengan simple random sampling. Metode pengumpulan data dengan cara Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis karakteristik bentuk, menganalisis karakteristik konstruksi, menghitung berat komponen, menghitung gaya apung (buoyance force) dan gaya tenggelam (sinking force). Gaya apung Purse Seine yang ideal adalah sama dengan 1,5 – 2 kali jumlah gaya tenggelamnya. Gaya tenggelam terbesar dihasilkan oleh pemberat timah pada webing PE, pada webing dari PA yang terberat adalah bahan webing itu sendiri. Rasio gaya apung dan gaya tenggelam 24 unit yang mengguanakan webing PE dan 11 unit yang menggunakan webing PA, 1 unit yang memiliki rasio sesuai dengan prado, webing dari bahan PE meiliki rasio kurang dari 1,5. Webing dengan PA memiliki rasio lebih dari 2,0. Purse Seine waring type there are 2 types of waring PA (Polyamide) with local designation "sibolga", while webing PE (Polyethylen) or local designation "waring". buoyancy Purse Seine ideal is equal to 1.5 to 2 times the amount of force the sinking. This study aims to identify and analyze the characteristics of the shape and construction of the Purse Seine small pelagic with webing PE "waring" and webing PA "Bolga" in the district kendal and analyze the suitability of the technical ratio of buoyancy (buoyance force) and style sink (sinking force) Purse Seine (Purse Seine) type waring in kendal district. This study will be conducted in July-October 2014 took place in Spring PPI Sekucing, Kendal. The method used is a survey with a description of the method of simple random sampling. Methods of data collection by observation, interviews, and documentation. Methods of data analysis using Analyzing characteristics, Analyzing the characteristics of construction, heavy components Counting, Counting buoyancy (buoyance force) and the sink (sinking force). The method used is the description of the survey method with simple random sampling. Methods of data collection by observation, interview, and documentation. Methods of data analysis using the analysis of the characteristics of shape, to analyze the characteristics of construction, Calculating the weight of components, Calculating buoyancy (buoyance force) and style sink (sinking force). The buoyance force is generated by buoys, rope - rigging, srampat, and webbing PE (Polyethylen). The sink style produced by lead weights on webing PE and PA webing of the toughest is webing material itself. Ratio of buoyancy and style sank 24 units mengguanakan webing PE and 11 units that use webing PA, 1 unit has a ratio according to Prado, webing of PE materials meiliki ratio less than 1.5. Webing with PA have a ratio of more than 2.0.
ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN NELAYAN PUKAT CINCIN (PURSE SEINE) DAN PANCING TONDA (TROLL LINE) DI PPP TAMPERAN PACITAN, JAWA TIMUR Purwasih, Juwita Dwi; Wibowo, Bambang Argo; Triarso, Imam
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 5, No 1: Januari 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.415 KB)

Abstract

Alat tangkap pukat cincin dan pancing tonda di PPP Tamperan mempunyai target penangkapan yang sama yaitu ikan pelagis besar seperti Cakalang, Tuna dan Tongkol. Produksi yang diperoleh dari kedua alat tangkap ini sangat mempengaruhi pendapatan nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek teknis dari masing-masing usaha penangkapan pukat cincin (purse seine) dan pancing tonda (troll line) di PPP Tamperan dan menganalisis perbandingan pendapatan nelayan buruh dari masing-masing unit penangkapan pukat cincin (purse seine) dan pancing tonda (troll line) di PPP Tamperan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus di PPP Tamperan, Pacitan. Metode penelitian yang digunakan adalah survey yang bersifat deskriptif. Penentuan jumlah sampel menggunakan proportional stratified random sampling. Jumlah sampel yang diambil yaitu masing-masing 3 orang untuk Kapten, Wakil Kapten, KKM, Juru Masak dan 10 orang ABK biasa pada purse seine, sedangkan pada pancing tonda masing-masing 6 orang untuk Kpaten, KKM, Juru Masak dan 10 orang untuk ABK. Metode analisis data yang digunakan adalah uji Independent samples T-test. Hasil penelitian menunjukkan daerah penangkapan purse seine sejauh 30 mil, sedangkan  pancing tonda sejauh 60 mil dari fishing base. Jumlah trip purse seine selama 7 hari dan pancing tonda selama 10 hari. Hasil tangkapan yang diperoleh adalah ikan pelagis besar seperti Cakalang, Tuna, Tongkol, Marlin dan Albakor. Pendapatan kotor usaha penangkapan purse seine Rp. 75.787.400,- dan pancing tonda Rp. 31.766.500,-. Pendapatan bersih nelayan ABK purse seine Rp. 23.390.800, dan pancing tonda Rp. 13.940.500,-.Uji Independent samples t-test  didapatkan sig sebesar 0,00<0,05 yang artinya H0 ditolak atau pendapatan nelayan buruh dari kedua usaha penangkapan tersebut berbeda. Perbedaan ini disebabkan oleh perbedaan jumlah nelayan ABKpurse seine lebih banyak dan jumlah produksi produksinya juga lebih besar. Purse seine and troll line in PPP Tamperan have the same fish targets that giant pelagic as like as Cakalang, Tuna and Tuna. Production obtained from these two fishing gear greatly affect the income of fishermen. This study aimed to describe the technical aspects of each fishing effort Purse Seine and Troll Line in PPP Tamperan and comparison analysis income purse seine and troll line fishermen from each unit catching Purse Seine and Troll Line in PPP Tamperan. This study was held on August in PPP Tamperan, Pacitan. The method used is descriptive survey. Determination of the number of samples using proportional stratified random sampling. The number of samples were taken respectively 3 persons for the captain, vice captain, chief engineer, Cook and 10 persons regular crew on purse seine, while trolling each 6 persons to Captain, KKM, Cook and 10 persons to ABK. Data analysis methods used is Independent samples t-test. The results showed purse seine fishing area 30 miles by trolling as far as 60 miles from the fishing base. Number of purse seine trip for 7 days and trolling for 10 days. The catch is obtained is giant pelagic fish such as Cakalang, Tuna, Tuna, Marlin and Albakor. Gross revenue purse seine fishing effort Rp. 75.787.400,- and trolling Rp. 31.766.500,-. Net income of USD purse seine fishing crew. 23.3908 million, and trolling Rp. 13.9405 million, -Independent samples t-test result obtained sig 0,00<0,05 it means that H0 is rejectedor from purse seine and troll line fishermen have different revenue. This difference is caused by differences in the number of purse seine fishing crews more and the amount of production is also greater production.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PERIKANAN TANGKAP JARING INSANG PERMUKAAN ( SURFACE GILL NET) DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) BANYUTOWO KABUPATEN PATI Zain, Habieb Noor; Triarso, Imam; Hapsari, Trisnani Dwi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 5, No 1: Januari 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.002 KB)

Abstract

Kabupaten Pati merupakan salah satu daerah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, yang strategis di bidang perikanan. Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk mengetahui tingkat pendapatan usaha alat tangkap Gillnet, mengidentifikasi aspek-aspek ekonomi dan menganalisis aspek finansial usaha alat tangkap Gillnet di PPI Banyutowo Pati. penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Maret 2015 di PPI Banyutowo Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati, Propinsi Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, dengan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan penentuan jumlah sampel ini menggunakan rumus pengambilan sampel menurut Suparmoko dengan jumlah responden 12 orang. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis finansial dan kelayakan usaha yaitu NPV, IRR, B/C ratio, dan Payback Periode (PP). Dari analisis finansial yang dikaji untuk usaha perikanan tangkap jaring insang (Gillnet) di PPI Banyutowo diperoleh hasil sebagai berikut NPV dengan nilai Rp.11.553.698,-, IRR 30% dengan nilai B/C 1,10 dan nilai PP 6,15. Dari penelitian ini kesimpulan yang diperoleh adalah  usaha perikanan tangkap jaring insang Permukaan (Surface Gillnet) di PPI Banyutowo Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati, dikatakan layak dan menguntungkan. Pati Regency is one of regencies in Central Java province, a strategic area in the field of fisheries. Purpose of this study are to determine the income level of the Gillnet fishing  bussiness, identified echonomy aspect and analysis financial aspect Gillnet fishing bussiness in PPI Banyutowo Pati. This research was conducted on February and March 2015 in PPI Banyutowo Dukuhseti District of Pati regency, Central Java Province. The method used in this research is descriptive, and the sampling method used is purposive sampling method and determining the amount of this sample using the formula Suparmoko sampling according to the number of respondents 12 people. The analytical method used is the method of financial analysis and feasibility namely NPV, IRR, B/C ratio, and Payback Period (PP). The results of the financial analysis for the studied fishery business gill net (gillnet) in PPI Banyutowo Dukuhseti District of Pati regency, Central Java Province as follows NPV of Rp. 11.553.698,-,IRR value 30%, B/C value 1,10 and PP 6,15 The Conclusions of this study were obtained from business fishery capture  Surface gill nets in PPI Banyutowo Dukuhseti District of Pati regency, said to be viable and profitable.
PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA NELAYAN MELALUI KELOMPOK USAHA BERSAMA WANITA NELAYAN DI KELURAHAN BANTEN KABUPATEN SERANG Nilamsari, Rachmaniar Meidina; Wibowo, Bambang Argo; Dewi, Dian Ayunita NN
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 5, No 1: Januari 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.01 KB)

Abstract

Kelompok Usaha Bersama merupakan wadah untuk memberdayakan wanita-wanita nelayan agar dapat melakukan kegiatan ekonomi. Wanita nelayan yang melakukan kegiatan ekonomi memberikan kontribusi terhadap pendapatan keluarga. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan wanita nelayan, dan menganalisis kontribusi usaha wanita nelayan terhadap peningkatan ekonomi keluarga nelayan. Penelitian ini dilakukan dari Bulan Mei-Juni 2015 di Kelurahan Banten, Kabupaten Serang, Provinsi Jawa Barat. Materi yang digunakan adalah 30 orang wanita nelayan yang terlibat dalam kegiatan kelompok Usaha Bersama. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif studi kasus. Metode pengambilan sampel menggunakan metode sensus. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Metode Analisis data menggunakan analisis kontribusi wanita nelayan, uji korelasi, uji regresi dan linier berganda.  Hasil penelitian yang didapat berdasarkan uji regresi linier berganda variabel yang berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan wanita nelayan adalah tingkat pendidikan. Nilai signifikannya sebesar 0,014. Variabel tingkat pendidikan < 0,05 artinya pendapatan nelayan mempengaruhi pendapatan wanita nelayan. Kontribusi tertinggi wanita nelayan KUB adalah 75,66% terhadap pendapatan keluarga, kontribusi terendah pendapatan wanita nelayan KUB sebesar 29,03%, dan kontribusi rata-rata wanita nelayan KUB sebesar Rp. 3.718.467 (51,41%). Business Group is a forum to empower women so that fishermen’s wives can carry out economic activities. Fishermen’s wives who join economic activities give contribution to family income. The aim of this research was to identify and analyze factors that affect the income of fishermen’s wives in Banten, and analyze the contribution of fishermen’s wives effort to increase fishermen income. This research was conducted in May-June 2015 in the Banten village, Serang, west Java. The materials were 18 fishermen’s wives who join business group. Descriptive study case was used in this research. The method of election of the respondents used purposive sampling. The collection of data used were observation, interview, documentation and literature. The analysis method used correlation test and multiple linear regression test. The results of the research showed that the fishermen’s wives based on the multiple linear regression, variable that significantly affect fishermen’s wives was level of education, with the significant value was 0,014. Level of education < 0,05 it means time to work affected the income of fishersmen’s wives. The highest contribution of fishersmen’s wives to family income was 75,66%, the lowest contribution of fishermen’s wives income was 29,03%, and the average contribution of women fishermen’s was Rp. 3.718.467 (51,41%). 
PENGARUH UMPAN DAN LAMA PERENDAMAN ALAT TANGKAP JEBAK (BUBU LIPAT) TERHADAP HASIL TANGKAPAN RAJUNGAN (Portunus pelagicus) DI DESA SEMAT, JEPARA Perdana, Mohammad Taubatullah Isyak; Boesono, Herry; Sardiyatmo, -
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 5, No 1: Januari 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.489 KB)

Abstract

Usaha penangkapan rajungan di Desa Semat Kabupaten Jepara dengan menggunakan alat tangkap bubu lipat sudah dilakukan oleh nelayan setempat yang tergabung dalam kelompok nelayan “RIZQI LUMINTU” dengan operasi penangkapan di perairan pantai 1-3 mil dari bibir pantai. Umpan yang sering dipakai oleh nelayan setempat adalah umpan ikan rucah yang diasinkan. Dilihat dari segi teknis, apakah dengan menggunakan umpan lain seperti nonkarkas (sisa-sisa bagian ayam) berpengaruh relatif besar atau tidak terhadap hasil tangkapan rajungan karena apabila berpengaruh akan menjadi umpan alternatif jika tidak ada ikan-ikan murah atau tidak musim. Untuk itu penyusun melakukan penelitian menggunakan umpan selain ikan rucah yaitu dengan umpan usus ayam dengan lama perendaman berbeda yaitu 9 jam, 12 jam dan 15 jam. Metode penelitian yang digunakan adalah experimental fishing yaitu dengan mengoperasikan bubu lipat sebanyak 300 unit terbagi 3 lajur yang masing-masing 100 unit dengan umpan usus ayam 50 unit disetiap lajurnya dengan sistem selang-seling dan melakukan perendaman yang berbeda dengan lama perendaman 12 jam sebagai kontrol serta 6 kali pengulangan pada tiap variabel. Analisa data menggunakan regresi dan korelasi dengan menggunakan MS.Excel. Hasil analisis data diperoleh Nilai Significance F = 0,004 (9 jam); 0,0009 (12 jam) dan 0,01 (15 jam) untuk hubungan lama perendaman dengan umpan nonkarkas rajungan yang tertangkap, hasil tersebut menunjukkan H0 ditolak (<0,05) sehingga terdapat interaksi antara kedua variabel dan 0,001 (9 jam); 0,001 (12 jam) dan 0,01 (15 jam) untuk hubungan antara lama perendaman dengan jumlah hasil tangkapan, hasil tersebut menunjukkan H0 ditolak (<0,05) sehingga terdapat interaksi antara kedua variabel tersebut. Swimming Crab fishing effort in Semat Village Jepara district using a collapsible trap fishing gear has been carried out by local fishermen who are members of a group of fishermen "RIZQI LUMINTU" with fishing operations in coastal waters 1-3 miles off shore. Bait is often used by local fishermen bait trash fish is marinated. Viewed from a technical standpoint, whether by using other baits such as noncarcass (remnants of chicken parts) are relatively large effect or not to catch crabs for feed when the effect would be an alternative if no fish are low or no season. To the author conducts research using trash fish bait in addition to that with the chicken gut bait with different soaking time is 9 hours, 12 hours and 15 hours. The method used is an experimental fishing is to operate the traps as much as 300 units divided into three rows, each 100 units to feed chicken intestine 50 units each row system with alternating and perform immersion different soaking time 12 hours as control and 6 repetitions on each variable. Data were analyzed using regression and correlation using Ms.Excel. Results of analysis of data obtained Significance F value = 0,004 (9 hour); 0,0009 (12 hour) and 0,01 (15 hour) for prolonged submersion relationship with noncarcass swimming crab bait caught, these results indicate H0 (<0.05), so there is interaction between the two variables and 0,001 (9 hour); 0,001 (12 hour) and 0,01 (15 hour) for the relationship between the long soaking the number of catches, these results indicate H0 (< 0.05) so that there is interaction between the two variables.
ANALISIS DISTRIBUSI PEMASARAN RAJUNGAN (Portunus pelagicus) DI DESA SUKOHARJO, KABUPATEN REMBANG, JAWA TENGAH Sari, Melinda Puspa; Bambang, Azis Nur; Sardiyatmo, -
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 5, No 1: Januari 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.207 KB)

Abstract

Desa Sukoharjo adalah salah satu daerah produsen rajungan. Pemasaran hasil tangkapan rajungan di Desa Sukoharjo tidak melalui TPI. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji saluran pemasaran, marjin pemasaran, dan efisiensi pemasaran rajungan di Desa Sukoharjo, Kabupaten Rembang. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juni 2015 di Desa Sukoharjo, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif studi kasus. Metode pengambilan sampel menggunakan metode sampel secara acak. Metode pengumpulan data menggunakan jenis data data primer dan data sekunder. Metode pengambilan data yang digunakan ialah observasi, wawancara, dokumentasi. Metode analisis data meliputi aspek teknis, dan aspek pemasaran yang dianalisis dengan metode deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah alat tangkap rajungan adalah Set Bottom Gillnet (pejer). Tipe distribusi pemasaran dalam penelitian ini adalah distribusi tidak langsung. Marjin pemasaran rajungan pada nelayanRp. 39.293, pada Tengkulak Rp. 30.000 dan bakul sebesar Rp. 40.000. Efisiensi pemasaran pada nelayan sebesar 0,514664, pada tengkulak 0,052374, dan bakul  0,061991. The village of Sukoharjo is a manufacturer of small crab attaching. The marketing of catches  small crab attaching in the village of Sukoharjo not through FAP.  The purpose of this research was to study the  marketing channels,  marketing  margins, and the efficiency of  marketing  small crab attaching  in the village of  Sukoharjo  Regency of Rembang.  This research was carried out from June 2015 in the village of Sukoharjo, Rembang, Central Java. The methods used in this research is descriptive case studies.Sampling method using the method of random samples. Method of  data collectionusing this type of  data  primary data and  secondary  data. Data capture method used is the  observation,  interviewing,  documentation, methods of data analysis  covering the technical aspects,  and  the  marketing  aspect  analyzed  descriptive  method. The results  of  this  research  is  the capture tool  is a small crab attaching  Bottom  Set Gillnet (pejer).  The type of distribution marketing  in this research is the indirect distribution. Small crab attaching marketing margins at nelayan Rp. 39293, on the middleman 30000  IDR and  the basket of  40000 IDR. The efficiency of marketing on the fishermen of  0.514664, on 0.052374, the middleman and the basket 0.061991.

Page 1 of 3 | Total Record : 21