cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Topik-topik yang berhubungan dengan pemanfaatan sumberdaya perikanan, teknologi penangkapan, desain alat tangkap, fish behaviour, experimental fishing, fishing boat desain, fishing port management, sosial ekonomi perikanan.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 3: Agustus 2017" : 13 Documents clear
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENANGKAPAN IKAN PADA ALAT TANGKAP POLE AND LINE DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) LABUHAN LOMBOK Wiratama, Andika; Wijayanto, Dian; Jayanto, Bogi Budi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 3: Agustus 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.941 KB)

Abstract

Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Labuhan Lombok adalah satu-satunya pelabuhan yang memiliki status pelabuhan sebagai PPP tipe C di Kabupaten Lombok Timur. Alat tangkap yang beroperasi diantaranya pancing ulur, pancing tonda dan pole and line (huhate). Terdapat dua perusahaan di PPP Labuhan Lombok yang melakukan kegiatan penangkapan menggunakan alat tangkap pole and line dengan ukuran kapal < 30 GT yang memiliki target tangkapan ikan cakalang. Penelitian dilakukan pada Bulan Desember 2016 yang bertujuan menganalisis aspek teknis penangkapan, aspek keuangan dan aspek finansial pada usaha perikanan tangkap pole and line. Analisis kelayakan usaha penangkapan pole and line  meliputi aspek pemasaran, aspek operasional dan aspek regulasi. Hasil perhitungan finansial pada kedua kapal yang beroperasi di PPP Labuhan Lombok, KM Cendana Wangi dengan nilai NPV Rp 207.289.467,00,- , IRR sebesar 26%, B/C ratio 1,08 dan PP selama 5,08 (5 tahun 8 hari) sedangkan pada KM Bintang Omega nilai NPV sebesar Rp 207.193.725,00,- , IRR sebesar 26%, B/C ratio 1,07 serta Payback Period selama 5,07 (5 tahun 7 hari). Faktor diskonto yang digunakan sebesar 9% berdasarkan bunga deposito yang berlaku ditempat penelitian. Berdasarkan perhitungan NPV, IRR, B/C dan PP usaha penangkapan ikan pole and line di PPP Labuhan Lombok layak untuk dijalankan dan dikembangkan dengan adanya pengelolaan yang profesional.
PENGEMBANGAN FASILITAS PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) MAYANGAN DITINJAU DARI ASPEK PRODUKSI, KOTA PROBOLINGGO, JAWA TIMUR Prasetyowati, Wulan; Bambang, Azis Nur; Kurohman, Faik
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 3: Agustus 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.532 KB)

Abstract

Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan yang berada di Kota Probolinggo Jawa Timur dilengkapi dengan fasilitas pokok, fungsional dan penunjang. Fasilitas yang dimiliki oleh PPP Mayangan  sudah lengkap akan tetapi perlu adanya pengembangan untuk menampung hasil tangkapan dimasa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fasilitas pelabuhan serta permasalahan yang ada di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, menganalisis tingkat pemanfaatan fasilitas pelabuhan yang ada di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, pemetaan permasalahan dan pengembangan solusi bagi pengembangan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif serta menggunakan analisa data yaitu analisa tingkat pemanfaatan fasilitas, analisa estimasi dan analisis nilai Penting dan kondisi sekarang (NPKS). Hasil penelitian diperoleh bahwa kondisi fasilitas Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan cukup baik karena fasilitas-fasilitas tersebut terawat dan dalam kondisi masih bagus. Tingkat pemanfaatan fasilitas Pelabuhan Perikanan  Pantai  Mayangan  didapatkan bahwa, lahan 100%, alur pelayaran 93,75%, kolam  pelabuhan  barat 107,27%, kolam  pelabuhan timur 64,87%, TPI 21% dan pemanfaatan dermaga sudah 100% untuk tambat sejajar dengan dermaga  tegak lurus 27,18%. Strategi yang dipilih adalah strategi pada kuadran I yaitu prioritas pengembangan. Fasilitas yang berada pada kuadran I dan menjadi prioritas pengembangan yaitu IPAL, Coldstorage dan drainase.
ANALISIS PERBANDINGAN KEUNTUNGAN USAHA DOCKING KAPAL PERIKANAN BERDASARKAN SISTEM PEMBAYARAN : STUDI KASUS DOK KAPAL ALONG JAYA BATANG DAN PT PISANG SARI DOK GUNUNG SLAMET PEKALONGAN Ardianti, Desi Dwi; Mudzakir, Abdul Kohar; Setiyanto, Indradi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 3: Agustus 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.33 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek teknis dan finansial serta kelayakan usaha Dok Kapal Along Jaya Batang dan PT Pisang Sari Gunung Slamet Pekalongan, membandingkan keuntungan usaha docking kapal dengan sistem pembayaran yang berbeda antara Dok Kapal Along Jaya Batang dan PT Pisang Sari dok Gunung Slamet Pekalongan, serta mengukur tingkat efisiensi ekonomis antara Dok Kapal Along Jaya Batang dan PT Pisang Sari dok Gunung Slamet Pekalongan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang bersifat survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara yang dilengkapi dengan kuesioner dan observasi secara langsung di lapangan. Data primer terdiri atas kapasitas kapal, aspek ekonomis yang berupa biaya investasi, biaya total, pendapatan, dan aspek teknis yang berupa fasilitas docking kapal, sedangkan data sekunder berupa jumlah kapal, dan jumlah karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dok Kapal Along Jaya Batang dan PT Pisang Sari dok Gunung Slamet Pekalongan layak dan menguntungkan. Dok Kapal Along Jaya Batang nilai rata-rata NPV Rp. 87.059.513,56, IRR 89%, B/C Ratio 1,23. Pengembalian modal cepat dengan PP 1,9 tahun. Margin keuntungan 0,354, Total Asset Turn Over 1,866, earning power 0,6, dan efisiensi berdasarkan pendapatan dan biaya sebesar 1,5. Sedangkan PT Pisang Sari dok Gunung Slamet Pekalongan nilai rata-rata NPV Rp. 22.203.164,97, IRR 23%, B/C Ratio 1,4. Pengembalian modal sedang dengan PP 3 tahun. Margin keuntungan 0,571, Total Asset Turn Over 0,678, earning power 0,398, dan efisiensi berasarkan pendapatan dan biaya sebesar 2,414. Penelitian ini dapat memberikan pandangan mengenai penentuan sistem pembayaran yang lebih menguntungkan pada usaha docking kapal perikanan antara menggunakan GT kapal atau ukuran lunas kapal.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN NELAYAN TERHADAP FUNGSI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA PEKALONGAN BERDASARKAN PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR PER.08/MEN/2012 Kurniawan, Fandy; Triarso, Imam; Kurohman, Faik
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 3: Agustus 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.166 KB)

Abstract

PPN Pekalongan merupakan pusat pendaratan ikan yang berlokasi di Pekalongan, Jawa Tengah. Pelabuhan perikanan bukan hanya menyediakan fasilitas untuk aktivitas pendaratan, maupun pengolahan perindustrian hasil tangkapan tetapi juga memberikan pelayanan yang optimal terhadap pengguna pelabuhan perikanan khususnya nelayan. Pemerintah telah menetapkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor PER.08/MEN/2012 tentang fungsi Pelabuhan Perikanan Nusantara. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kondisi fasilitas pelabuhan, menganalisis tingkat kepuasan nelayan terhadap fungsi Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.08/MEN/2012. Penelitian dilakukan pada tanggal 9 -14 Mei 2016. Metode penelitian adalah metode deskriptif dengan mendiskripsikan kepuasan nelayan sebanyak 45orang terhadap fungsi pelabuhan. Analisis data menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI) untuk mengetahui besarnya tingkat kepuasan nelayan dan Importance and Performance Analysis (IPA) untuk mengetahui atribut fungsi yang dianggap penting oleh nelayan. Terdapat 20 atribut fungsi yang diteliti tercantum dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor PER.08/MEN/2012. Tingkat kepuasan nelayan terhadap fungsi pelabuhan menunjukkan nilai 64,2 % (cukup puas). 
ANALISIS UMPAN DAN WAKTU PENANGKAPAN BOTTOM GILL NET TERHADAP HASIL TANGKAPAN RAJUNGAN (Portunus pelagicus sp.) DI PERAIRAN BEDONO, KABUPATEN DEMAK Nurcahyati, Nurcahyati; Fitri, Aristi Dian Purnama; Sardiyatmo, Sardiyatmo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 3: Agustus 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.625 KB)

Abstract

Rajungan umumnya dapat ditangkap dengan menggunakan alat tangkap bottom gill net. Penggunaan umpan pada alat tangkap bottom gill net bertujuan agar lebih efektif dalam metode penangkapan, selain itu diperlukan juga informasi terkait dengan waktu perendaman umpan untuk mendapatkan hasil tangkapan yang maksimal. Tujuan penelitian adalah mengetahui dan menganalisis perbedaan umpan petek asin dan petek essens, mengetahui dan menganalisis perbedaan waktu penangkapan serta hubungan kedua faktor tersebut terhadap hasil tangkapan Rajungan (Portunus pelagicus). Metode yang digunakan adalah eksperimental fishing berupa 8 kali setting pada waktu crepuscular (16.00-20.00 WIB) dan nocturnal (21.00-03.00 WIB) dengan mengunakan analisis data (uji normalitas, homogenitas, dan annova). Dari hasil penelitian yang didapatkan bahwa penggunaan umpan ikan petek asin dan petek essens pada bottom gill net tidak berpengaruh nyata atau sama terhadap hasil tangkapan  (p > 0,05), namun dari segi lebar karapas petek essens mendapatkan hasil tangkapan dengan lebar karapas yang telah disesuaikan dengan PERMEN KP No. 1 tahun 2015. Perbedaan waktu penangkapan crepuscular dan nocturnal tidak berpengaruh nyata atau sama terhadap hasil tangkapan  (p > 0,05), namun dari segi lebar karapas waktu penangkapan crepuscular mendapatkan hasil tangkapan dengan lebar karapas yang telah disesuaikan dengan PERMEN KP No. 1 tahun 2015. Disamping itu Tidak ada interaksi antara waktu penagkapan dengan umpan yang berbeda terhadap hasil tangkpan Rajungan (p > 0,05).
ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN NELAYAN ARAD DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) TAMBAK LOROK SEMARANG Rengganis, Aninda; Mudzakir, Abdul Kohar; Hapsari, Trisnani Dwi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 3: Agustus 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.951 KB)

Abstract

Tambak Lorok merupakan kampung nelayan terbesar di Kota Semarang, dengan didominasi alat tangkap arad yang memiliki produktivitas tinggi, tetapi nelayannya hidup dalam kondisi miskin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesejahteraan nelayan arad berdasarkan indikator kesejahteraan gabungan BPS, dan mengetahui kondisi sosial ekonomi nelayan arad. Analisis tingkat kesejahteraan dengan menggunakan indikator kesejahteraan gabungan BPS (tahun 2013 dan 2015) dan Nilai Tukar Nelayan (NTN). Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang bersifat studi kasus dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah nelayan arad. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 83 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi langsung di lapangan. Teknik analisis data menggunakan Indikator Kesejahteraan Gabungan serta NTN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesejahteraan nelayan arad dengan indikator gabungan BPS skor di atas 29 atau sejahtera tinggi sebanyak 69,87%, sedangkan skor 27-38 yang artinya sejahtera sedang terdapat sebanyak 30,12%. Sedangkan hasil analisis tingkat kesejahteraan nelayan berdasarkan NTN >1, menunjukkan dalam kriteria sejahtera tinggi sebanyak 48,19%, sedangkan untuk NTN =1 sejahtera sedang sebanyak 18,07% dan NTN < 1 yang artinya sejahtera rendah sebanyak 33,74%. Kondisi sosial masyarakat nelayan, kepala keluarga rata-rata berada pada umur produktif dan pendidikan kepala keluarga rendah. Jumlah anggota keluarga mayoritas 4 sampai 5 orang. Sebanyak 55,42% terdapat anggota keluarga yang bekerja, sehingga nelayan dapat terbantu dalam meningkatkan kesejahteraan. Berdasarkan indikator BPS dan NTN, nelayan arad hidup sejahtera.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) MORODEMAK, KABUPATEN DEMAK Saputri, Deby Weviditya; Bambang, Azis Nur; Pramitrasari, Sulistyani Dyah
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 3: Agustus 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.674 KB)

Abstract

Pelabuhan perikanan sebagai pusat kegiatan perikanan dituntut untuk memberikan kualitas pelayanan yang prima kepada seluruh masyarakat perikanan, terutama nelayan sebagai pengguna fasilitas-fasilitas yang ada di pelabuhan menginginkan pelayanan yang optimal dari pengelolaan pelabuhan, sehingga setiap pelabuhan perikanan dituntut untuk dapat memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan efisien. Pelayanan yang diberikan pelabuhan perikanan antara lain berupa jasa-jasa mulai ikan didaratkan sampai ikan didistribusikan. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fasilitas pokok, fungsional, dan penunjang yang ada di Pelabuhan Perikanan Pantai Morodemak, menganalisis tingkat kualitas pelayanan Fasilitas Pokok, Fungsional, dan Penunjang, serta mengetahui peningkatan kinerja di PPP Morodemak. Kualitas pelayanan pelabuhan di analisis berdasarkan nilai Customer Satisfaction Indeks (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, tingkat kualitas pelayanan di Pelabuhan Perikanan Pantai Morodemak berdasarkan perhitungan CSI untuk masing-masing atribut pelayanan untuk Fasilitas Pokok sebesar 65,2% dengan kriteria kepuasan nelayan  dari 0,51 – 0,65 yang  berarti cukup puas, Fasilitas Fungsional sebesar 70,6% dengan kriteria kepuasan nelayan dari 0,66 – 0,88 yang berarti puas, dan Fasilitas Penunjang sebesar 66% dengan kriteria kepuasan nelayan dari 0,51 – 0,65 yang berarti cukup puas. Hasil analisis IPA Fasilitas Pokok dan Penunjang mendominasi pada kuadran IV (berlebihan) dan Fasilitas Fungsional mendominasi pada kuadran I (prioritas utama). Penilaian pelayanan ketiga fasilitas tersebut nelayan merasa puas dengan pelayanan dari pihak pengelolaan pelabuhan di PPP Morodemak.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PERIKANAN TANGKAP BAGAN PERAHU DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA (PPN) KARANGANTU SERANG BANTEN Alam, Amrullah Gusti; Sardiyatmo, Sardiyatmo; Dewi, Dian Ayunita Nugraheni Nurmala
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 3: Agustus 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.622 KB)

Abstract

Alat tangkap bagan perahu merupakan salah satu jenis alat tangkap yang memiliki target tangkapan ikan-ikan dengan nilai ekonomis tinggi. Tercatat dalam laporan tahunan statistik Pelabuhan Perikanan Nusantara Karangantu tahun 2015 alat tangkap bagan perahu memproduksi jenis ikan teri (Stolephorus sp) sebanyak 115.425 Kg, dari total produksi ikan teri (Stolephorus sp) di PPN (Pelabuhan Perikanan Nusantara) Karangantu sebanyak 553.578 kg, maka alat tangkap bagan perahu memproduksi 20,8% dari total produksi ikan teri (Stolephorus sp) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek finansial serta kelayakan usaha dari alat tangkap bagan perahu, dan mengetahui aspek pemasaran dari ikan hasil tangkapan bagan perahu di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Karangantu. Bagan perahu pada penelitian ini dibagi menjadi 2 tipe, yaitu bagan perahu A (lunas < 20 m) dan bagan perahu B (lunas > 20 m). Metode penelitian aspek finansial yang  digunakan adalah NPV (Net Present Value), IRR (Internal Rate Return), dan PP (payback period). Hasil dari penelitian ini adalah nilai NPV Rp 3.581.027.36 untuk bagan perahu A dan Rp 54.381.146.50 untuk bagan perahu B, IRR 11% untuk bagan perahu A dan 18% untuk bagan perahu B, dan PP 4,28 untuk bagan perahu A dan 3,83 untuk bagan perahu B, saluran pemasaran dari hasil tangkapan bagan perahu di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Karangantu bersifat satu tingkat.
APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DALAM PENENTUAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis) DI PERAIRAN SADENG, YOGYAKARTA Maulana, Alvin; Triarso, Imam; Sardiyatmo, Sardiyatmo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 3: Agustus 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.397 KB)

Abstract

Sistem Informasi Geografis (SIG) adalah sistem berbasis pemetaan dan geografis dengan bantuan komputer yang menganalisis faktor-faktor oseanografi. Kabupaten Gunungkidul merupakan daerah yang memiliki potensi perikanan tangkap yang perlu dikembangkan. Ikan cakalang merupakan salah satu hasil perikanan yang cukup banyak di Kabupaten Gunungkidul. Penangkapan ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) dapat dilakukan dengan mengetahui aspek-aspek wilayah lautan baik aspek fisik maupun aspek non fisik. Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk menganalisis penentuan daerah penangkapan ikan, dan menganalisis hubungan antara hasil tangkapan dengan faktor oseanografi di perairan Gunungkidul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, didapat 17 titik sampel, data sampling dikumpulkan berdasarkan nelayan waktu beroperasi dilaut. Metode Analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik, uji Heteroskedastisitas, uji normalitas, regresi linier, uji F dan uji T. Parameter oseanografis suhu permukaan laut, konsentrasi Klorofil-a, kedalaman, dan kecepatan arus memberi pengaruh nyata secara bersamaan terhadap variasi hasil tangkapan ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis)  di perairan Sadeng, sedangkan Faktor oseonografi yang  menunjukkan pengaruh signifikan terhadap hasil tangkapan ikan Cakalang adalah khlorofil-a dan Kecepatan arus. DPI Cakalang dapat dipaparkan menggunakan data Citra Satelit Aqua Modis untung mengetahui persebaran ikan tersebut.
ANALISIS TINGKAT EFISIENSI TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) DI KABUPATEN BATANG Nur Hidayah; Herry Boesono; Indradi Setiyanto
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 6, No 3: Agustus 2017
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.986 KB)

Abstract

Pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana pelabuhan perikanan salah satunya dengan cara meningkatkan peran efisiensi dan optimalisasi fasilitas fungsional yaitu Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Efisiensi suatu tempat pelelangan ikan dipengaruhi oleh berbagai faktor persyaratan yaitu manajemen pengolahan TPI, sarana prasarana fasilitas TPI, hingga kegiatan aktivitas lelang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sarana prasarana, menganalisis tingkat efisiensi serta membandingkan efisiensi Tempat Pelelangan Ikan yang ada di Kabupaten Batang. Penelitian ini dilakukan selama bulan Januari 2017 di lima TPI yang ada di Kabupaten Batang yaitu TPI Klidang Lor, TPI Roban Barat, TPI Roban Timur, TPI Celong dan TPI Siklayu. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah metode deskriptif. Metode pengambilan sample yang digunakan adalah purposive sampling. Metode yang digunakan untuk menganalisis efisiensi TPI menggunakan alat analisis DEA banxia forontier analysis 4.1. Hasil analisa menunjukan bahwa TPI yang menjadi objek penelitian setelah dianalisis menggunakan DEA banxia forontier analysis terdapat tiga TPI yang telah mencapai skor 100% yakni TPI Klidang Lor, TPI Roban Timur dan TPI Celong, sedangkan TPI yang belum mencapai efisien yaitu TPI Roban Barat memperoleh skor sebesar 65,3 % dan TPI Siklayu memperoleh skor sebesar 50,7 %.  Dalam kinerjanya, salah satu faktor yang sangat mempengaruhi skor adalah nilai output yaitu raman dari masing-masing TPI.

Page 1 of 2 | Total Record : 13