cover
Contact Name
Wahyudi
Contact Email
transient@elektro.undip.ac.id
Phone
+628122823417
Journal Mail Official
transient@elektro.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sudharto, SH – Tembalang, Semarang Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26850206     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro (e-ISSN:2685-0206) diterbitkan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Pertama kali terbit pada tahun 2012. TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima artikel ilmiah dari pakar dan peneliti baik dari industri maupun akademisiTRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerbitkan makalah ilmiah berbahasa Indonesia untuk bidang Teknik Elektro meliputi Ketenagaan, Telekomunikasi, Elektronika, Sistem Kendali, Instrumentasi, Biomedika, Komputer dan Teknologi Informasi, serta topik-topik yang terkait. Jadwal penerbitan setiap tiga bulan sekali (Maret, Juni, September dan Desember). Artikel yang terbit akan diberikan nomer identifier unik (DOI/Digital Object Identifier) dan tersedia serta bebas diunduh dari website ini. Penulis tidak dipungut biaya baik untuk pengiriman artikel maupun pemrosesan artikel. Transient telah terindeks di Google Scholar, Garuda, Dimensions.
Articles 1,063 Documents
RANCANG BANGUN APLIKASI STREAMING EDUCATION PADA PERANGKAT BERGERAK BERBASIS ANDROID Nugroho, Fuad Rajab; Syafei, Wahyul Amien; Somantri, Maman
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.833 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.1.32-38

Abstract

Abstrak   Metode pembelajaran elektronik yang berkembang saat ini masih terikat oleh pedagogi tradisional. Sistem yang sudah ada hanya digunakan untuk upload tugas, dan sangat sedikit informasi maupun pengetahuan yang tersampaikan, hal ini disebabkan oleh kurangnya partisipasi baik dari sisi peserta didik maupun pendidik. Kurangnya partisipasi pelaku edukasi ini dikarenakan mereka cenderung menghabiskan waktunya menggunakan perangkat bergerak (Smartphone) dibandingkan komputer. Pada penelitian ini penulis merancang dan membangun Aplikasi Streaming Education pada Perangkat Android. Ini merupakan sebuah media pembelajaran yang memanfaatkan layanan data internet dan perangkat telekomunikasi bergerak. Aplikasi yang digunakan dalam penelitian ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Java dengan mengambil contoh pada Jurusan Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Aplikasi ditanam pada klien yang merupakan perangkat Android untuk mengakses sistem yang berada pada server. Sistem pada server berbasis web menggunakan Aplikasi e-learning Moodle. Penelitian ini akan membahas bagaimana klien yang menggunakan aplikasi Android yang tertanam pada perangkat telekomunikasi bergerak dapat terhubung dengan Web Server. Hasil pengujian membuktikan aplikasi Mobile Streaming Education berbasis Android yang dikembangkan dapat menyediakan media pembelajaran visual dan interaktif secara spontan, sepanjang waktu (long life learning) dan tidak terbatas pada tempat dan waktu. Komponen utama dari sistem edukasi yaitu materi ajar dan tugas juga telah berhasil diterapkan pada aplikasi yang dibangun pada penelitian ini. Kata kunci: Edukasi, mobile streaming, pemrograman android, Moodle     Abstract   The development of electronic learning methods is still bound by traditional pedagogy. Current system only used to upload assignments, and just a bit information or knowledge that is shared, it is caused by a lack of participation both of learners and educators. The lack of participation in this current educational e-learning system is because they tend to spent their time using mobile devices (Smartphone) than the computer.  In this study, the authors designing and building Education Streaming Applications on Android Devices. It is a learning media that utilizes Internet data services and mobile telecommunications device. The applications used in this study were developed using Java programming language by taking the example in the Department of Electrical Engineering, University of Diponegoro. The application was planted in the client Android devices in order to access the system at the server side. The system on the server side was based on web using Moodle e-learning application. This study will discuss how clients mobile device which using Android application connected to the web server. The test results prove Education Streaming Mobile applications based on Android, developed to provide a visual and interactive learning media spontaneously over time (life long learning) and is not limited to space and time. The main component of the education system (task and teaching materials) has also been successfully applied to the applications built on this research.   Key word: Education, Mobile Streaming, Android Programming, Moodle.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS HOTEL KOTA SEMARANG BERBASIS ANDROID PADA FRONT END DAN BERBASIS WEB DENGAN RANGKA KERJA YII PADA BACK END Riyalda, Bondan Fiqi; Somantri, Maman; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.172 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.401-409

Abstract

Abstrak Kota Semarang adalah kota niaga yang menjadi tempat singgah dan berkumpulnya para pelaku usaha, untuk melakukan aktivitasnya. Hotel menyediakan layanan akomodasi bagi para pendatang. Namun, terdapat kendala yang umum dihadapi para pendatang dalam mencari informasi hotel dan lokasinya, apalagi jika baru pertama kali datang ke Kota Semarang. Di sisi lain, seiring perkembangan jaman, umumnya para pendatang membawa perangkat informasi bergerak dalam kesehariannya. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah membuat Sistem Informasi Geografis Hotel (SiGeotel) Kota Semarang pada perangkat bergerak berbasis Android pada front end dan berbasis Web pada back end. SiGeotel Kota Semarang dibangun menggunakan MySQL sebagai basis data, bahasa pemrograman PHP dengan rangka kerja Yii pada back end dan java pada front end. Editor text yang digunakan adalah sublime pada back end dan eclipse pada front end. Aplikasi ini digunakan untuk mecari lokasi dan informasi hotel-hotel yang terdapat di Kota Semarang, dan juga terdapat fasilitas pencarian informasi dan lokasi tempat penting dan tempat asik yang terdapat di Kota Semarang. Aplikasi ini menerapkan manajemen startup Alexander Osterwalder Business Model Canvas dalam perancangannya. Terdapat tempat jenis pengujian, yaitu komunikasi data, fungsional, perangkat keras, dan index. Hasil keempat pengujian tersebut menunjukkan bahwa aplikasi SiGeotel Kota Semarang yang dibangun sudah sesuai dengan perancangannya. Kata Kunci : Sistem Informasi Geografis, Hotel, Android, Yii, Alexander Osterwalder Business Model Canvas  Abstract Semarang is a commercial city which became a haven and gathering place for entrepreneurs, in order to perform its activities. Hotels provide accommodation service for the newcomers. However, there are common problems faced by newcomers in finding hotel information and location, especially if they are first time came to the city. On the other hand, as the developing time, generally the migrants bring mobile devices communication in their daily life. The solution to overcome this problem is to make a Semarang Geographic Information Hotel System (SiGeotel) wih Android-based mobile devices on the front end and web-based at the back end. SiGeotel of Semarang built using MySQL as the database, PHP’s programming language with Yii framework at the back end and java. Text editor used sublime on the back end and eclipse at the front end . This application is used to look for the hotel location and information inside the city, and also can search the location of important place and cool place in Semarang. It applying the startup management of Alexander Osterwalder Business Model Canvas in its design. There are four kind of the test, there are data communication, functional, hardware, and index. The fourth test’s results showed that the application of Semarang’s SiGeotel built is in conformity with the design. Keyword : Geographic Information System, Hotel, Android, Yii, Alexander Osterwalder Business Model Canvas
PERANCANGAN INSTALASI LISTRIK SISTEM PEMILIHAN KABEL DAN PEMUTUS PADA RUMAH POMPA BANDARA AHMAD YANI SEMARANG MENGGUNAKAN SOFTWARE ETAP 12.6 Megantara, Lazuardi Bagas; Karnoto, Karnoto; Sukmadi, Tejo
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (832.23 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.4.989-995

Abstract

Instalasi pada rumah pompa yang baik akan membuat kinerja motor pompa akan semakin baik. Dari penghantar dan juga kabel yang digunakan dapat dilihat seberapa besar motor pompa drainase dapat bekerja. Dengan menggunakan software ETAP 12.6 kita dapat melakukan simulasi untuk mengetahui load flow dari jaringan yang dimana kita dapat mengetahui apakah instalasi yang terpasang sudah sesuai dengan standar yang berlaku dan dapat bekerja dengan baik. Jika instalasi tidak sesuai dengan standar maka kinerja motor pompa akan tidak efisien, sehingga dapat membuat perusahaan yang menggunakannya dapat dirugikan secara finansial. Buruknya instalasi pada motor pompa dapat mengakibatkan berbagai macam hal, seperti kabel terbakar bahkan motor dapat terbakar bila instalasi yang diterapkan tidak sesuai dengan aturan atau standar. Pada tugas akhir ini dilakukan perhitungan pemilihan kabel dan pemutus dengan standar PUIL 2000 yaitu kabel yang terpasang pada motor induksi tidak boleh kurang dari 125% arus beban penuh dan untuk pemutus motor jenis squirrel cage yaitu sebesar 250% dari arus beban penuh motor yang diproteksi. Berdasarkan hasil simulasi menggunakan ETAP 12.6 pemilihan kabel dan pemutus rumah pompa RO, rumah pompa baku dan rumah pompa drainase dengan metode pengasutan motor bintang-delta, menggunakan dua jenis kabel yaitu kabel jenis NYFGbY berisolasi polyvinyl chloride (PVC) dengan pemakaian luas penampang hanya untuk ukuran 2 x 1,5 mm2 dan kabel jenis N2XFGbY berisolasi gross-linked polyethylene (XLPE) dengan pemakaian luas penampang untuk ukuran 2 x 2,5-300 mm2 dan untuk pemilihan model dan kapasitas pemutus menggunakan dua manufacture yaitu Cutler-Hammer dan ABB berkapasitas mulai dari 3 Amps sampai 4000 Amps.
PENINGKATAN KINERJA WI-FI 802.11n MENGGUNAKAN MIMO DEKODER BERBASIS MLD (MAXIMUM LIKELIHOOD DETECTION) PADA KONFIGURASI ANTENA 4x4 Qisthi, Amelia Syarfina; Syafei, Wahyul Amien; Santoso, Imam
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.932 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.4.908-915

Abstract

Abstrak IEEE 802.11n merupakan standar baru Wi-Fi yang menghasilkan high throughput. Standar ini memanfaatkan kombinasi MIMO dan OFDM untuk mencapai kinerja dan throughput yang tinggi. Kinerja MIMO dekoder yang tinggi sangat dibutuhkan untuk memperoleh informasi yang dikirimkan. MIMO dekoder 802.11n yang ada saat ini menggunakan metode linier, yaitu Zero Forcing (ZF) dan Minimum Mean Square Error (MMSE). Kedua metode ini sederhana tetapi memiliki kinerja yang rendah. Penelitian ini mengembangkan sebuah MIMO dekoder berkinerja tinggi dengan metode Maximum Likelihood Detection (MLD) untuk sistem Wi-Fi 802.11n dengan bandwidth 40MHz. Simulasi ini dilakukan pada model kanal B dari IEE 802.11n  yang mewakili cakupan suatu area kantor kecil. Teknik MIMO yang digunakan adalah Spatial Division Multiplexing pada konfigurasi MIMO 4x4 dengan modulasi 64 QAM dan laju pengkodean (2/3, 3/4, 5/6). Hasil simulasi dibandingkan dengan  ZF dan MMSE berdasarkan analisa kinerja dan kompleksitasnya. Pada BER 10-4, MLD memberikan peningkatan kinerja rata-rata 14,2 dB dibandingkan metode ZF dan 12,3 dB terhadap MMSE. MLD memiliki kompleksitas 8x105 kali lipat dibandingkan dengan metode ZF dan MMSE. Kata kunci: Wi-Fi 802.11n, OFDM, MIMO, Maximum Likelihood Detection                                                                            Abstract         The 802.11n as the newest IEEE Wi-Fi standard can provide high throughput. It exploits a combination of MIMO and OFDM to gain high throughput and performance wireless communications. Since it involves many interference signals in the channel, high performance decoder MIMO is highly demanded to obtain the transmitted information. The recent Wi-Fi 802.11n system implements linear method, i.e. ZF and MMSE to cancel the interferences. Both methods are simple but low in performance. This research developing and implementing high performance decoder MIMO based on MLD for Wi-Fi 802.11n system with bandwidth 40 MHz. Simulations was performed on TGN channel model B which represented coverage of a small office area. MIMO technique used is Spatial Division Multiplexing in 4 x 4 MIMO configuration using 64 QAM modulation and coding rate (2/3, 3/4, 5/6). Simulation results compared with the linear detection, ZF and MMSE which based on the comparison of Bit Error Rate (BER) to  Signal to Noise Ratio (SNR) and complexity. For BER 10-4, MLD has contributed an average increase of 14.17 dB to the ZF decoder and 12.3 dB to the MMSE decoder. However, MLD has a high complexity 8x105 compared to ZF and MMSE. Keywords: Wi-Fi 802.11n, OFDM, MIMO, Maximum Likelihood Detection
PERANCANGAN WEARABLE CONTROLLER MENGGUNAKAN MODUL FIELD PROGRAMMABLE GATE ARRAY (FPGA) XILINX NEXYS 3 DAN ACCELEROMETER ADXL345 Bawono, Ajie Nugroho; Riyadi, Munawar Agus; Andromeda, Trias
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.218 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.1.74-80

Abstract

Wearable controller adalah suatu alat yang sangat praktis karena bisa dipasang di tubuh manusia bagian luar untuk menggerakkan alat lainnya yang lebih besar, kompleks, dan berada terpisah dari alat wearable controller ini. Wearable controller merupakan salah satu contoh dari wearable device yang pada saat ini banyak perusahaan-perusahaan teknologi terkenal yang menciptakan wearable device untuk memberikan kemudahan dan sebagai solusi atas masalah yang sering dihadapi manusia. Perancangan wearable controller ini menggunakan Field Programmable Gate Array (FPGA) dan sensor accelerometer yang dirancang untuk menggerakkan mobil Radio Control (RC). Accelerometer ADXL345 mendeteksi data 3 sumbu berdasarkan percepatan gravitasi. Data tersebut diproses di modul FPGA Xilinx Nexys 3 Spartan-6. Data yang diproses dihubungkan ke controller mobil RC untuk menggerakkan mobil RC. Alat yang dirancang dapat mengendalikan mobil RC untuk melakukan pergerakan maju, mundur, belok ke kanan, belok ke kiri, maju-kanan, maju-kiri, mundur-kanan, dan mundur-kiri.
ANALISIS TEGANGAN JATUH SISTEM DISTRIBUSI LISTRIK KABUPATEN PELALAWAN DENGAN MENGGUNAKAN ETAP 7.5.0 Putro, Andang Purnomo; Karnoto, Karnoto; Winardi, Bambang
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.46 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.1.122-127

Abstract

Abstrak Salah satu permasalahan dalam penyaluran daya listrik adalah besarnya tegangan jatuh di jaringan distribusi listrik. Hal ini biasanya dikarenakan oleh jarak pembangkit ke titik beban yang sangat jauh. Semakin besar tegangan jatuh yang terjadi pada sistem distribusi listrik maka kualitas energi listrik yang dikirimkan semakin buruk. Sistem distribusi listrik di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau memiliki jaringan radial dengan jarak distribusi yang mencapai 200 kms. Berdasarkan simulasi ETAP 7.5.0 tegangan jatuh terbesar di jaringan tegangan menengah mencapai 41% dan di jaringan tegangan rendah 30%. Sebagai upaya untuk meminimalisir tegangan jatuh di sistem distribusi, pada analisis penelitian ini dilakukan rekonduktor dan pemasangan kapasitor bank. Dengan menggunakan ETAP 7.5.0 hasil tegangan jatuh dengan rekonduktor menjadi 40,05% sedangkan dengan kapasitor bank menjadi 35%. Setelah pemasangan kapasitor bank, tap transformator terendah dilakukan untuk mengatasi pengunaan AVR di jaringan tegangan rendah. Hasilnya untuk Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pangkalan Kuras, dan bunut penggunaan AVR tegangan rendah dapat diatasi. Selain menggunakan perhitungan simulasi ETAP 7.5.0 dilakukan pula perhitungan manual yang hasilnya mendekati dengan hasil simulasi. Untuk jenis dimensi konduktor yang dipakai pada jaringan tegangan menengah sudah sesuai dengan kebutuhan. Kata kunci : Jatuh Tegangan, ETAP 7.5.0, Sistem Distribusi, Rekonduktor, Kapasitor Bank  Abstract Drop voltage is the one of problem in delectrical distribution system. It is usually caused by the long distance between electrical power station to the load. Quality of electrical power system become worse as the drop voltage in distribution increased.  Electrical distribution system in Pelalawan, Province of Riau has radial system with the longest distance reach 200 kms. Based on ETAP 7.5.0 simulation, drop voltage in electrical distribution of Pelalawan at midle voltage is 41% and at low voltage is 30%. Analysis of reconductor and instalation of capacitor bank were conclude in this research report to reduce drop voltage in Pelalawan’s electrical distribution system. The result of analysis based on ETAP 7.5.0 showed that the drop voltage in Pelalawan’s electrical distribution system decreaced to 35%. To revise the using of low voltage AVR, the lowest value of tap transformers is done after instalation of Capacitor Bank. The result show that the using of low voltage AVR in District of Pangkalan Kerinci, Pangkalan Kuras, and Bunut can be overcome. The Manual analytisis also showed the close value of drop voltage to the simulation of ETAP 7.5.0. Reconducting by selection dimention of conductor was carried out according to technical requirement. Keywords : Drop Voltage, ETAP 7.5.0, Distribution System, Reconductor, Capacitor Bank
ANALISIS KOORDINASI DAN SETTING RELE ARUS LEBIH SEBAGAI PENGAMAN MOTOR INDUKSI 6,3 KV DI UNIT SWBD 1 DAN 2 PLTU REMBANG DENGAN ETAP 12.6.0 Abdurrahman, Fauzan Haidar; Windarta, Jaka; Facta, Mochammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1057.712 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.1.260-267

Abstract

Motor induksi merupakan salah satu jenis mesin listrik yang digunakan secara luas karena memiliki keandalan yang tinggi dan harga yang murah. Mengingat peran motor induksi yang vital, maka diperlukan sistem proteksi yang baik sehingga dapat melindungi motor induksi ketika terjadi gangguan hubung singkat. Salah satu ciri motor induksi adalah arus start yang beberapa kali dari arus nominal motor. Pada kondisi normal ini tidak boleh menyebabkan bekerjanya sistem pengaman arus lebih yang berarti setting waktu kerja rele harus lebih besar dari waktu start motor. Pada penelitian ini menggunakan program bantu ETAP 12.6.0 untuk mensimulasikan setting dan koordinasi rele proteksi arus lebih sehingga dihasilkan sistem pengaman yang dapat melindungi motor induksi ketika terjadi gangguan hubung singkat dan memenuhi standar persyaratan  proteksi motor induksi. Setelah dilakukan analisa dan perhitungan setting rele proteksi arus lebih, didapatkan koordinasi relay arus lebih yang tepat dimana relay bekerja dimulai dari titik terdekat gangguan diikuti relay back up nya serta tidak ada kurva yang saling tumpang tindih. Selisih waktu kerja relay pada waktu start motor dengan waktu start motor sudah sesuai dengan standar IEEE  C37.96-2000 dan Time grading sudah sesuai dengan standar IEEE 242-1986.
PERANCANGAN APLIKASI SISTEM PRESENSI MAHASISWA MENGGUNAKAN QR CODE PADA SISTEM OPERASI ANDROID Setyawan, Antonius Hendry; Satoto, Kodrat Iman; Isnanto, R. Rizal
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.723 KB) | DOI: 10.14710/transient.2.2.241-246

Abstract

Abstrak Sistem presensi memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kegiatan belajar mengajar di universitas presensi merupakan faktor yang penting. Selama ini presensi dilakukan masih secara manual. Presensi dilaksanakan dengan pengisian tanda tangan. Di era modern seperti sekarang ini smartphone (ponsel pintar) dapat dimanfaatkan untuk sistem presensi mahasiswa. Ponsel pintar memiliki beragam fitur yang mendukung, antara lain kamera. Salah satu ponsel pintar yang berkembang saat ini adalah ponsel berbasis android. Dengan ponsel berbasis android diharapkan dapat membangun sistem presensi mahasiswa menggunakan QR Code. QR Code merupakan evolusi kode batang dari satu dimensi menjadi dua dimensi yang dikembangkan oleh Denso Wave. QR Code memiliki keunggulan kapasitas besar, mudah dibaca dari berbagai arah, ukuran kecil, tahan terhadap kotor dan rusak. Pada tugas akhir ini dibangun sistem presensi mahasiswa menggunakan QR Code pada android. Sistem presensi yang dibangun terdiri atas administrator, generator, dan reader. Aplikasi dibuat dengan Eclipse pada Windows 7. Implementasi dilakukan pada Samsung Galaxy Tab 2 7.0. Berdasarkan hasil pengujian dapat diambil kesimpulan bahwa QR Code dapat dimanfaatkan sebagai alat identifikasi karena keunggulan yang dimiliki, antara lain tahan terhadap kotor dan rusak. QR Code masih dapat terbaca dengan kondisi rusak mencapai 15%. QR Code juga dapat dibaca dengan posisi terbalik. Ponsel berbasis android dapat dimanfaatkan untuk sistem presensi dengan QR Code karena dapat menjalankan aplikasi dengan baik. Kata kunci : Android, QR Code, sistem presensi.  Abstract Attendance system has an important role in everyday life. In teaching and learning activities in university attendance is an important factor. However, it is still carried out manually by signature. In the modern era smartphone can be used as student attendance system. The smartphone has variety of features such as cameras. One of the smartphone is android. By using android it is possible  to make the attendance system using a QR Code. QR Code is a barcode evolution from one-dimensional to two-dimensional code and it is developed by Denso Wave.QR has several advantage such as large capacity, easy to read from any direction, small size, resistance to dirty and tough. In this thesis student attendance system was built using a QR Code on android. The system consist of administrator, generators, and reader. Applications created by using Eclipse on Windows 7. Implementation is applied on the Samsung Galaxy Tab 2 7.0. Based on the experiment results it can be concluded that the QR Code can be used as an identification tool with several advantages, such as resistant to dirty and tough. QR Codehas possibility to be read with damaged condition up to 15%. QR Code can also be read in the inverted position. It is concluded that Android based phones can be used for attendance system with QR Code because it run the application properly. Keywords : Android, presence system, QR Code.
ANALISIS PENGARUH PEMBEBANAN DAN USIA PAKAI TERHADAP KARAKTERISTIK DAN ESTIMASI LITEFIME MINYAK ISOLASI TRANSFORMATOR Muttaqin, Ilham; Hermawan, Hermawan; Syakur, Abdul
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.917 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.4.1064-1071

Abstract

Isolasi yang dipakai pada transformator adalah isolasi cair dan padat. Pada saat minyak isolasi transformator dipakai, terjadi penuaan dan kerusakan kerusakan yang disebabkan oleh beberapa hal antara lain reaksi kimia berupa rekasi oksidasi, ketidakmurnian, air, gas yang terlarut, asam, katalis dan pemanasan pada minyak sehingga kondisi minyak isolasi harus dicek secara teratur dan perlu dilakukan perawatan ketika dibutuhkan, untuk menghindari kegagalan tiba tiba dari sebuah transformator. Penelitian ini membahas tentang pengaruh usia pakai dan pembebanan terhadap karakteristik dielektrik, fisik, dan kimia minyak transformator. Penelitian ini juga memprediksi sisa usia pakai minyak dengan mengacu pada setiap karakteristiknya. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan analisis trend data historis data pengujian minyak isolasi meliputi data kualitas, data tan delta, data DGA, dan data pembebanan 2 minyak isolasi transformator dengan usia dan tingkat pembebanan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan usia pakai dan pembebanan transformator akan menyebabkan penurunan kualitas dielektrik (tegangan tembus, tan delta), fisika (warna), serta kimia (asam) dari transformator. Selain itu kandungan gas terlarut juga ikut meningkat. Hasil penelilitian juga menunjukkan minyak isolasi dengan usia lebih tua cenderung mengalami pemburukan yang lebih serius dan minyak dengan tingkat pembebanan yang lebih tinggi menunjukkan usia yang relatif lebih singkat.
PERANCANGAN ALAT PENGUKUR DETAK JANTUNG DENGAN SENSOR FOTODIODA BERBASIS PHOTOPLETHYSMOGRAPHY (PPG) MENGGUNAKAN ATMEGA32A Hidayatulah, Sidiq; Riyadi, Munawar Agus; Darjat, Darjat
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.639 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.312-316

Abstract

Abstrak Dalam dunia kesehatan salah satu organ yang sering mendapatkan perhatian adalah jantung. Jantung yang akan selalu berdetak setiap saat selama manusia hidup.  Pengukuran detak jantung secara konvensional dilakukan dengan cara mendengarkan detakan  jantung dengan menggunakan stetoskop atau meraba denyut nadi. Namun dalam pengukuran secara konvensional hasil dipengaruhi tingkat kepekaan orang yang mengukur dan juga harus memastikan waktu pengukuran tepat 1 menit. Pada penelitian ini, dibuat pengukuran detak jantung  berdasarkan prinsip photoplethysmography (PPG) menggunakan LED  inframerah sebagai sumber cahaya, dan  fotodioda sebagai detektor cahaya  dengan mikrokontrloter ATmega32a sebagai pengolah data. Hasil validasi dengan pengukuran manual menunjukan angka yang hampir mendekati dengan rata-rata error 1,60%. Kata Kunci :detak  jantung, photoplethysmography (PPG), inframerah, fotodioda  Abstract In medical world one of organs that often get attention is the heart. The heart always beats every time for a life of human. The  conventional measurement of heart rate are using a stethoscope to hear heartbeat or feel the pulse. However, the conventional measurement result is influenced by the level of sensitivy of the measure and also must ensure the time of measurement  proper one minute.  At this research,has created a heartbeat measurement  base on the principle of photoplethysmography (PPG) by using LED  infrared  as  light source, and  photodiode as light detector  with microcontroler ATmega32a as a data processor. The validation result by manual methode  shows number that almost close to the error average 1,60%. Keywords: heartbeat, photoplethysmography (PPG), infrared, photodiode

Page 20 of 107 | Total Record : 1063


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue TRANSIENT, VOL. 13, NO.3, SEPTEMBER 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.2, JUNI 2024 TRANSIENT, VOL. 13, NO.1, MARET 2024 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 4, DESEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 3, SEPTEMBER 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO. 2, JUNI 2023 TRANSIENT, VOL. 12, NO.1, MARET 2023 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 4, DESEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 3, SEPTEMBER 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 2, JUNI 2022 TRANSIENT, VOL. 11, NO. 1, MARET 2022 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 3, SEPTEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 4, DESEMBER 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 2, JUNI 2021 TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 4, DESEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 3, SEPTEMBER 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 2, JUNI 2020 TRANSIENT, VOL. 9, NO. 1, MARET 2020 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 4, DESEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 3, SEPTEMBER 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 2, JUNI 2019 TRANSIENT, VOL. 8, NO. 1, MARET 2019 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 3, SEPTEMBER 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 2, JUNI 2018 TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 2, JUNI 2017 TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 2, JUNI 2016 TRANSIENT, VOL. 5, NO. 1, MARET 2016 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015 TRANSIENT, VOL. 4, NO. 1, MARET 2015 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 4, DESEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 2, JUNI 2014 TRANSIENT, VOL. 3, NO. 1, MARET 2014 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 4, DESEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 3, SEPTEMBER 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 2, JUNI 2013 TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 4, DESEMBER 2012 TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012 More Issue