cover
Contact Name
SAFIRUDDIN AL BAQI
Contact Email
kindergarten@iainponorogo.ac.id
Phone
+6285646562647
Journal Mail Official
kindergarten@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Institut Agama Islam Negeri Ponorogo Jl. Pramuka No.156 Ronowijayan , Kab. Ponorogo, Jawa Timur 63471
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
KINDERGARTEN
Core Subject :
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini adalah jurnal ilmiah peer-reviewed yang diterbitkan oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo, Indonesia, sebagai media diseminasi hasil penelitian dan kajian konseptual di bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Jurnal ini memuat artikel penelitian empiris dan teoretis yang membahas pembelajaran, perkembangan dan psikologi anak usia dini, pendidikan inklusif dan anak berkebutuhan khusus, pendidikan Islam anak usia dini, profesionalisme pendidik, serta peran keluarga dan masyarakat dalam pendidikan anak. Jurnal Kindergarten terbit dua kali setahun, pada bulan Juni dan Desember, dan ditujukan bagi akademisi, peneliti, dan praktisi yang berkomitmen pada pengembangan kualitas pendidikan anak usia dini dalam konteks lokal dan global.
Arjuna Subject : -
Articles 55 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Papan Flanel Untuk Mengembangkan Kognitif Anak Usia 4-5 Tahun Eka ariyani Lutfi
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 2 No. 01 (2023): Kindergarten : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan media pembelajaran dalam menyampaikan materi pada anak usia dini sangat diperlukan oleh guru agar anak menjadi tertarik dan merasa senang, sehingga akan memunculkan motivasi dalam belajar dan rasa ingin tahu pada anak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengembangan media papan flanel untuk mengembangkan kognitif pada anak usia 4-5 tahun. Jenis penelitian pengembangan (research and development). Prosedur pengembangan menurut teori 4D yang terdiri dari empat tahap, yaitu Define, Design, Develop, Disseminate. Efektifitas Penggunaan Media Papan flanel Untuk Meningkatkan Aspek Kognitif berfikir simbolik Anak Usia 4-5 tahun yaitu setelah dilakukan penelitian di RA Barokatul Qodiri Putra Lempuyang Lampung Tengah dengan menggunakan media papan flanel terbukti bahwa kemampuan aspek kognitif anak usia dini dapat berkembang. Pengembangan dengan model 4D yang terdiri dari define, design, develop, disseminate. Setelah dilakukan dengan menggunakan media papan flanel kemampuan kognitif berfikir simbolik dapat berkembang. Anak mampu membilang banyak benda satu sampai sepuluh, anak mampu mengenal konsep bilangan, anak mengenal lambang bilangan dan anak mampu mengenal lambang huruf. Kata kunci: papan flanel; kognitif
Assesmen Perkembangan Sosial Emosional Anak Melalui Lembar Kerja Anak di RA Patih Semi Cirebon: Assesmen Perkembangan Sosial Emosional Anak Melalui Lembar Kerja Anak di RA Patih Semi Cirebon Libri Rizka Puri Windarta
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 2 No. 01 (2023): Kindergarten : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education is an interaction that involves educators, students and materials or teaching materials. The implementation of education is to provide guidance or stimulation through nutrition and behavior to help develop the quality of individuals or groups. The importance of education in supporting the quality of each individual needs to be carried out as early as possible, which is why educational institutions based on early childhood education are present in the midst of society. This study aims to determine the effect of using worksheets on children's social-emotional development. With a qualitative research method that involves collecting data in its implementation, this activity observes how the stimulation of child development through worksheets is planned to develop students' social and emotional development during learning. The results of this study indicate that LKA can affect aspects of child development, in accordance with the development goals studied, namely social- emotional even though it seems monotonous because the questions on the worksheet are too often encountered alias have the same working pattern as worksheets in general.
Implementasi Media Pembelajaran Kartu Angka dalam Melatih Kecerdasan Logika Matematika Anak Usia Dini di TK Muslimat NU 111 Wringinanom Sambit Ponorogo dinna nur fitriani; Umi Rohmah
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 3 No. 01 (2024): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kindergarten.v3i01.1950

Abstract

Kecerdasan Logika Matematika merupakan sesuatu yang dilakukan individu mengolah angka dengan logika. Pembelajaran dalam melatih kecerdasan Logika Matematika anak dilakukan belajar sambil bermain dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik salah satunya media kartu angka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) implementasi media pembelajaran kartu angka dalam melatih kecerdasan Logika Matematika anak usia dini; (2) faktor-faktor yang mempengaruhi kecerdasan Logika Matematika anak usia dini; dan (3) capaian perkembangan kecerdasan Logika Matematika anak usia dini di TK Muslimat NU 111 Wringinanom Sambit Ponorogo setelah guru mengimplementasikan media pembelajaran kartu angka. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Partisipan penelitian ini adalah anak kelompok B, guru kelas, dan kepala sekolah TK Muslimat NU 111 Wringinanom Sambit Ponorogo. Data hasil peneliti dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana dengan langkah-langkah kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Implementasi media pembelajaran kartu angka dalam melatih kecerdasan Logika Matematika anak usia dini di TK Muslimat NU 111 Wringinanom Sambit Ponorogo menunjukkan hasil yang optimal; (2) faktor yang mempengaruhi kecerdasan Logika Matematika anak usia dini adalah media pembelajaran, sarana pendidikan, penataan kelas, dan stimulasi orang tua; dan (3) capaian perkembangan kecerdasan Logika Matematika anak usia dini setelah guru mengimplementasikan media pembelajaran kartu angka di TK Muslimat NU 111 Wringinanom Sambit Ponorogo mayoritas berkembang sesuai harapan yang tidak terlepas dari faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Profil Kesiapan Anak Bersekolah pada Jenjang Pendidikan Dasar di TK Muslimat NU 001 Ponorogo Febri Cahyani; Umi Rohmah
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 2 No. 02 (2023): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesiapan anak untuk sekolah didefinisikan sebagai kemampuan anak mengelola dirinya dalam hal pengetahuan, keterampilan, dan sosial emosional yang merupakan hasil interaksi anak secara terus-menerus dengan berbagai pengalaman di lingkungan anak tumbuh dan berkembang sehingga dapat beradaptasi dengan tantangan belajar di jenjang berikutnya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus di TK Muslimat NU 001 Ponorogo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) strategi yang diterapkan guru dalam mempersiapkan anak bersekolah pada jenjang pendidikan dasar di antaranya strategi pembelajaran langsung dan strategi pembelajaran tidak langsung dengan memberikan program layanan dan fasilitas seperti alat permainan edukatif, buku bacaan, dan majalah; (2) faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan anak bersekolah pada jenjang pendidikan dasar adalah kematangan, yaitu kondisi anak berupa keadaan kesehatan dan emosional yang baik, lingkungan sekitar, seperti keluarga, sekolah, dan masyarakat, serta peran guru; (3) kesiapan anak bersekolah memasuki pendidikan dasar di TK Muslimat NU 001 Ponorogo berbeda-beda, akan tetapi mayoritas berkembang sesuai harapan (BSH), hal ini dibuktikan dengan kemampuan mencapai beberapa indikator kriteria kesiapan anak bersekolah pada jenjang pendidikan dasar. Kata Kunci : Kesiapan Anak Bersekolah, Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar
Strategi Mengembangkan Motorik Halus Melalui Kegiatan Bermain Pasir Anak Usia Dini Di TK Aisyiyah III Baturetno Wonogiri Jawa Tengah Essy Farwati; Yuli Salis Hijriyani
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 3 No. 01 (2024): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kindergarten.v3i01.1966

Abstract

Di TK Aisyiyah III Baturetno Wonogiri peneliti menemukan permasalahan motorik halus, seerti anak yang masih belum mampu dalam menulis, dalam menulis masih ada yang salah dan dengan kata kata yang panjang lalu ditulis kembali, anak-anak ada yang masih kurang kata-katanya dalam menulis. Dalam menggunting masih kurang rapi, mewarnai masih ada yang kurang penuh dan masih keluar garis dalam mewarnai. Untuk kegiatan mehubungkan atau menarik garis masih ada yang kurang tepat. Selain itu guru mengembangkan motorik halus juga menggunakan kegiatan bermain pasir. Sehingga diperlukan mengembangkan kemampuan motorik halus melalui kegiatan bermain pasir. Artikel ini bertujuan: 1) Mendeskripsikan bagaimana strategi pengembangan kemampuan motoric halus melalui kegiatan bermain pasir anak usia dini di TK Aisyiyah III Baturetno Wonogiri. 2) Mendeskripsikan apa faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan motorik halus melalui kegiatan bermain pasir anak usia dini di TK Aisyiyah III Baturetno Wonogiri. 3) Mendeskripsikan capaian perkembangan kemampuan motoric halus melalui kegiatan bermain pasir di TK Aisyiyah III Baturetno Wonogiri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis data yaitu menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah 1) strategi pembelajaran mengguanakan strategi berpusat pada anak, dan strategi pembelajaran bermain. Serta melatih motorik halusnya dengan bermain pasir, yaitu dengan mencetak, membentuk, menabur, melukis. 2) faktor-faktornya ada faktor internal seperti faktor genetik, faktor motivasii diri, faktor kesehatan, faktor gizi anak. faktor eksternal yaitu pengetahuan orang tua, sosial ekonomi, sosial budaya, lingkungan sekitar. 3) Capaian perkembangan kemampuan motorik halus dalam kegiatan bermain pasir yaitu dengan mencetak, membentuk, menabur, melukis dapat mengembangkan motorik halus.
Strategi Demonstrasi Guru Dalam Mengembangkan Kecerdasan Naturalis Anak Usia Dini di TA Al-Manaar Al-Islamiyah Ngabar Siman Ponorogo Fharadena Chyeneza Aulia
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 2 No. 02 (2023): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecerdasan naturalis merupakan kemampuan anak untuk mengenali, membedakan dan mengelompokkan segala hal yang berkaitan dengan alam baik itu flora maupun fauna. Melalui kecerdasan naturalis maka dapat menanamkan sikap cinta terhadap alam, dengan adanya kecerdasan naturalis pada anak, membuat anak sejak dini peka terhadap lingkungannya yaitu flora, fauna, gunung-gunung, awan, dan lain sebagainya. Kecerdasan naturalis yang dimiliki anak usia dini di TA Al-Manaar Ngabar ini sangat bervariasi. Terdapat anak yang kecerdasan naturalisnya masih kurang berkembang maka dibutuhkan strategi untuk mengembangkan kecerdasan naturalis tersebut, sebagaimana dalam penelitian sangat penting untuk mengkaji strategi demonstrasi guru dalam mengembangkan kecerdasan naturalis. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan penerapan strategi demonstrasi yang dilakukan oleh guru di TA Al-Manaar Al-Islamiyah Ngabar Siman Ponorogo; (2) mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam mengembangkan kecerdasan naturalis anak usia dini di TA Al-Manaar Al-Islamiyah Ngabar Siman Ponorogo; dan (3) mendeskripsikan capaian perkembangan kecerdasan naturalis yang dilakukan oleh guru melalui strategi demonstrasi di TA Al-Manaar Al-Islamiyah Ngabar Siman Ponorogo. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis daata menggunakan konsep miles dan huberman meliputi reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau penyimpulan data. Hasil penelitian ini adalah: (1) penerapan strategi demonstrasi yang dilakukan oleh guru di TA Al-Manaar Al-Islamiyah Ngabar Siman Ponorogo dilakukan dengan tiga tahapan yaitu mempersiapkan bahan yang akan diajarkan, pelaksanaan pembelajaran dan penutup. (2) faktor pendukung dan faktor penghambat kecerdasan naturalis anak antara lain: ada tiga hal faktor pendukung peningkatan kecerdasan naturalis melalui strategi demonstrasi antara lain: 1). Sarana dan prasarana strategi guru dengan memfasilitasi ruang sentra bahan alam, 2). APE (Alat Permainan Edukatif) untuk meningkatkan kecerdasan naturalis, 3). Lingkungan sekitar sekolah. Sedangkan ada dua hal faktor penghambat peningkatan kecerdasan naturalis secara internal dan secara eksternal. Secara internal yaitu minat pada diri anak dan secara eksternal yaitu faktor lingkungan. (3) capaian perkembangan kecerdasan naturalis yang dilakukan oleh guru melalui strategi demonstrasi di TA Al-Manaar Al-Islamiyah Ngabar Siman Ponorogo menunjukkan anak berkembang sesuai harapan.
Stimulasi Pengembangan Fisik Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Handicraft Dengan Kertas Origami Dwi Nur Aini Dwi Nur Aini; Yuli Salis Hijriyani
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 2 No. 02 (2023): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di TK PGRI 1 Ngilo-Ilo Slahung Ponorogo peneliti mendapatkan permasalahan fisik motorik halus anak usia dini, peneliti menemukan beberapa anak yang seperti anak terlihat kesulitan dalam memegang pensil dan menyalin menulis bentuk huruf dan beberapa anak terlihat kurang mampu dalam menggambar bentuk benda. Dari temuan diatas maka peneliti menyimpulkan bahwa masih lemahnya koordinasi antara mata dengan tangan serta keterampilan jari-jemari anak masih rendah. Artikel ini bertujuan untuk: 1) untuk mengetahui stimulasi pengembangan fisik motorik halus anak usia dini melalui kegiatan handicraft dengan kertas origami di TK PGRI 1 Ngilo-Ilo Slahung Ponorogo; 2) untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi stimulasi pengembangan fisik motorik halus anak usia dini melalui kegiatan handicraft dengan kertas origami di TK PGRI 1 Ngilo-Ilo Slahung Ponorogo; 3) untuk mengetahui capaian perkembangan fisik motorik halus anak usia dini melalui kegiatan handicraft dengan kertas origami di TK PGRI 1 Ngilo-Ilo Slahung Ponorogo. Teknik pengumpulan data yang dikutip dari tokoh Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah: (1) stimulasi pengembangan fisik motorik halus anak usia dini melalui kegiatan handicraft dengan kertas origami dilakukan dengan cara kegiatan mengganyam, origami bentuk kapal laut, pesawat terbang, meronce bunga dan menempel; (2) faktor eksternal dan internal dalam kegiatan menstimulus perkembangan fisik motorik halus anak usia dini melalui kegiatan handicraft dengan kertas origami, untuk eksternal adalah keturunan atau gen, makanan sehat bergizi, masa sebelum melahirkan, kecerdasan, dan kesehatan diri anak sedangkan faktor internal adalah pola asuh, kesehatan, perbedaan tradisi, jenis kelamin dan (3) capaian handicraft kertas origami terlihat anak melalui proses menggambar sesuai gagasan, menirukan bentuk, megang alat tulis dengan benar, menggunting, menempel dan menunjukan diri dengan gerakan. Berdasarkan standar tingkat pencapaian perkembangan anak melalui kegiatan handicraft dengan kertas origami untuk meningkatkan perkembangan motorik halus di TK PGRI 1 Ngilo-Ilo Slahung Ponorogo.
Analisis Bibliometrik Trend Reset Management Sarana APE Indoor Efektif Meningkatkan Kreativitas Berbasis Data Scopus Tahun 2003-2023 Intan Asyikin Rantikasari
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 2 No. 02 (2023): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

APE indoor merupakan sarana dalam mengembangkan aspek perkembangan anak. salah satu aspek yang dapat dikembangkan adalah aspek kreativitas anak. Penelitian ini bertujuan mengetahuan perkembangan riset tentang management sarana APE indoor efektif meningkatkan kreativitas anak usia dini dengan menggunakan data berindeks scopus tahun 2003-2023. Pengumpulan dilakukan dengan menggunakan aplikasi R studio dengan kata kunci management, game, creativity. Untuk menganalisis tren riset, topik yang paling banyak ditliti menggunakan aplikasi R studio. Hasil penelitian menunjukkan publikasi tertinggi yakni pada tahun 2023 dengan topik yang paling banyak digunakan yakni human, article, teaching, education, creativity, project management, software design, game theory. Peneliti paling produktif yakni Simon L yang menghasilakan sebanyak 3 artikel jurnal penelitian.
Upaya Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Belajar Pemecahan Masalah Anak Usia Dini melalui Balok Cruissenaire di KBIT Ulul Albab Prayungan, Sawoo, Ponorogo Uswatun Khasanah; M. Fathurahman
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 3 No. 01 (2024): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kindergarten.v3i01.2373

Abstract

Di KBIT Ulul Albab terdapat anak yang mampu memecahkan masalah dengan baik, namun ada beberapa anak yang masih kesulitan dalam memecahkan suatu masalah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) upaya guru dalam meningkatkan kemampuan belajar pemecahan masalah anak usia dini di KBIT Ulul Albab Prayungan, Sawoo, Ponorogo; (2) faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan belajar pemecahan masalah anak usia dini melalui balok cruissenaire di KBIT Ulul Albab Prayungan, Sawoo, Ponorogo; dan (3) capaian perkembangan belajar pemecahan masalah anak usia dini melalui balok cruissenaire di KBIT Ulul Albab Prayungan, Sawoo, Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulkan data dilakukan secara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa (1) Upaya guru dalam meningkatkan kemampuan belajar pemecahan masalah anak usia dini di KBIT Ulul Albab adalah melihat karakteristik perkembangan anak, menyediakan media dan alat peraga, mengatur lingkungan belajar, mengemas pembelajaran melalui bermain, dan penampilan guru dalam memberikan pembelajaran. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan belajar pemecahan masalah anak usia dini melalui balok cruissenaire di KBIT Ulul Albab adalah faktor lingkungan, kematangan, pembentukan keterampilan kognitif, minat dan bakat, serta kebebasan bereksplorasi. (3) Capaian perkembangan belajar pemecahan masalah anak usia dini melalui balok cruissenaire di KBIT Ulul Albab adalah paham bila ada bagian yang hilang, menyebutkan berbagai nama makanan dan rasanya, menyebutkan berbagai macam kegunaan dari benda, memahami persamaan antara dua benda, memahami perbedaan antara dua hal dari jenis yang sama, bereksperimen dengan bahan menggunakan cara baru, mengerjakan tugas sampai selesai, menjawab apa yang akan terjadi selanjutnya dari berbagai kemungkinan, menyebutkan bilangan angka 1-10, dan mengenal beberapa huruf atau abjad tertentu dari A-Z yang pernah dilihatnya.
Permainan Lompat Karet dalam Membangun Keterampilan Kerja Sama Anak Usia Dini Dahrul Safitri Dahrul Safitri
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 3 No. 01 (2024): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kindergarten.v3i01.2570

Abstract

Menjamurnya permainan modern lambat laun mengikis eksistensi permainan tradisional yang syarat nilai-nilai kerja sama yang penting bagi anak sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permainan tradisional lompat karet untuk membangun keterampilan kerja sama anak usia dini, di tengah permainan modern yang merujuk pada individualitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kasus. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah konsep Miles and Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Informan dari penelitian adalah 5 orang tua anak dengan usia 5-6 tahun, dengan subjek penelitian 3 anak laki-laki dan 2 anak laki-laki. Uji keabsahan data melalui triangulasi sumber. Permainan lompat tali atau biasa disapa dengan lompat karet karena penggunaan media karet sebagai tali di Dukuh Sewelut menunjukkan berbagai sikap positif kaitannya dalam keterampilan kerjasama anak usia dini, serta damapk positif bagi keterampilan kerjasama anak. Penelitian ini memiliki keterbatasan, sehingga hasil penelitian tidak dimaksudkan untuk mendapatkan kesimpulan umum. Akan tetapi, diharapkan dari penelitian ini dapat digunakan untuk memahami peristiwa serupa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah pemahaman baru mengenai pentingnya permainan tradisional lompa karet dalam membangun serta melatih keterampilan kerja sama anak usia dini. Serta mungkin untuk kembali melestarikan berbagai permainan tradisional yang penting bagi perkembangan berbagai aspek kemampuan anak.Disarankan penelitian yang akan datang untuk membahas mengenai permainan-permainan tradisional yang dapat melatih kemampuan regulasi diri pada anak serta pembahasan lebih mendalam tentang dampak negative dari permainan tradisional