cover
Contact Name
SAFIRUDDIN AL BAQI
Contact Email
kindergarten@iainponorogo.ac.id
Phone
+6285646562647
Journal Mail Official
kindergarten@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Institut Agama Islam Negeri Ponorogo Jl. Pramuka No.156 Ronowijayan , Kab. Ponorogo, Jawa Timur 63471
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
KINDERGARTEN
Core Subject :
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini adalah jurnal ilmiah peer-reviewed yang diterbitkan oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo, Indonesia, sebagai media diseminasi hasil penelitian dan kajian konseptual di bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Jurnal ini memuat artikel penelitian empiris dan teoretis yang membahas pembelajaran, perkembangan dan psikologi anak usia dini, pendidikan inklusif dan anak berkebutuhan khusus, pendidikan Islam anak usia dini, profesionalisme pendidik, serta peran keluarga dan masyarakat dalam pendidikan anak. Jurnal Kindergarten terbit dua kali setahun, pada bulan Juni dan Desember, dan ditujukan bagi akademisi, peneliti, dan praktisi yang berkomitmen pada pengembangan kualitas pendidikan anak usia dini dalam konteks lokal dan global.
Arjuna Subject : -
Articles 55 Documents
Penerapan Finger Painting Untuk Melatih Kreativitas Pada Anak Usia 5 - 6 Tahun di RA Muslimat NU 094 Sooko Kecamatan Sooko Ponorogo Binti Sa'idatul Khusna
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 3 No. 01 (2024): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kindergarten.v3i01.2641

Abstract

Finger painting merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan ekspresi melalui media lukis dengan gerakan tangan, mengembangkan fantasi, imajinasi dan kreasi, melatih otot-otot jari (motorik halus), koordinasi otot dan mata, melatih kecakapan mengkombinasikan warna, memupuk perasaan terhadap gerakan tangan, dan memupuk perasaan keindahan. Kreativitas pada anak usia dini tententunya perlu adanya stimulus dengan menyediakan permainan, sarana ataupun media yang dapat membantu merangsang kreativitasnya, dengan adanya permainan yang menstimulus perkembangan kreativitas anak sangat di perlukan untuk mendapatkan hasil dan tujuan yang akan di capai dengan maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penerapan finger painting pada anak usia 5 6 tahun di RA Muslimat NU 094 Sooko Ponorogo, (2) mendeskripsikan keterkaitan finger painting dalam melatih kreativitas anak usia 5 6 tahun di RA Muslimat NU 094 Sooko Ponorogo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan sumber data hasil wawancara, obseervasi dan dokumentasi di RA Muslimat NU 094 Sooko Ponorogo. Hasil penelitian ini adalah (1) Proses kegiatan finger painting diawali dengan persiapan alat dan bahan dan pembagian kelompok, penjelasan kegiatan, proses kegiatan dan penilaian. (2) Keterkaitan kegiatan finger painting dalam melatih kreativitas anak usia 5 6 tahun di RA Muslimat NU 094 Sooko adalah anak dapat berimajinasi dalam berkarya, anak bebas mengekspresikan diri mereka sendiri dalam bentuk karya melalui kegitan finger painting.
Peran Pola Asuh Orang Tua dalam Penanaman Kemandirian Anak Usia Dini di Kelurahan Kramat Kecamatan Nganjuk Kabupaten Nganjuk Al Baqi; Silma Raizhannah Maulida
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 2 No. 02 (2023): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Parenting patterns are all interactions carried out by parents to provide support to children, by changing behavior, mentality and values ​​that make a child an independent, confident person and have a high curiosity. The aim of this research is (1) to determine the profile of parenting patterns in Kramat Village, Nganjuk District, Nganjuk Regency (2) the factors that influence the independence of early childhood in Nganjuk District, Nganjuk District (3) the contribution of parental parenting patterns to the independence of young children. early in Kramat Village, Nganjuk District, Nganjuk Regency. This type of research uses qualitative research using case studies, and is descriptive in nature. The research was conducted in Kramat Village, Nganjuk District, Nganjuk Regency. The data collection techniques used were observation, direct interviews and documentation with subjects of four parents of four children aged 4-5 years. Data analysis which includes data reduction, data presentation and drawing conclusions. The data obtained is then carried out in a data analysis process which aims to draw conclusions from the research process. Based on the research results that have been obtained, there are three types of parenting patterns given by parents, namely democratic parenting, authoritarian parenting and permissive parenting in training the independence of children aged 4-5 years. In parenting patterns to train independence, there are factors that influence children's independence, namely environmental factors, parenting patterns and education. From these factors, there is a contribution from different parenting styles to children's independence, such as democratic parenting, children will become more independent individuals, authoritarian parenting will make children less confident or hesitant, and permissive parenting, children will tend to often ask for help. From this, children's independence can be seen from the child's physical, mental, creative and emotional aspects.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SENTRA PERSIAPAN DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI DI KELOMPOK A2 TKIT 1 QURROTA A’YUN PONOROGO: IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SENTRA PERSIAPAN DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI DI KELOMPOK A2 TKIT 1 QURROTA A’YUN PONOROGO Siti Qomariah; Ratna Nila Puspitasari
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 2 No. 02 (2023): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Language development is one aspect of a child's developmental stages that should not escape the attention of educators and parents. Therefore, this problem has received great attention from educators so that they can stimulate children's language development from an early age at TKIT 1 Qurrota A'yun Ponorogo. As in the observations made by researchers at TKIT 1 Qurrota A'yun Ponorogo using child-centred learning centers, this institution uses 4 centers, one of which is a preparation center. The preparation center stimulates children to dare to speak, express their opinions, express the feelings they are experiencing. This research aims to determine the development of preparatory learning centers in improving early childhood language development. This research uses qualitative research with a descriptive approach. The techniques used in collecting data are observation, interviews and documentation techniques. The results of this research are that after research was conducted at TKIT 1 Qurrota A'yun Ponorogo using preparatory learning centers, it was proven that early childhood language development was developing as expected. This can be seen from indicators of language development aged 4-5 years regarding understanding language, then indicators of language development aged 4-5 years regarding uncovering language, and then indicators of language development aged 4-5 years regarding literacy.
Branding BRANDING STRATEGIES IN RISING THE NUMBER OF PARTNERS: BRANDING STRATEGIES TO IMPLEMENT ACCEPTION OF PARTNERS FAUZIAH
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 3 No. 02 (2024): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kindergarten.v3i02.2908

Abstract

Many educational institutions have emerged, giving rise to competition. To attract new students, educational institutions must find ways to attract students to their educational institutions. This research aims to find out what branding strategies can be carried out, how implementing branding strategies can increase the number of students, and what are the advantages of branding strategies implemented at the Mutiara Hati IT Kindergarten, Klaten, Central Java. The method used in this research is qualitative with a field research approach. The results of the research show that at the IT Mutiara Hati Kindergarten, Klaten, Central Java, the school's branding strategy uses digital marketing strategies. By using digital marketing strategies, we have succeeded in increasing the number of student. Using a digital marketing strategy has several advantages: it is easy, cheap, has a wide target reach, and can be targeted.
Dampak Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Anak Usia Dini di Era Digital Ni'amatul Azizah; Safiruddin Al Baqi
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 3 No. 01 (2024): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kindergarten.v3i01.3162

Abstract

Metode atau cara yang dimiliki oleh orang tua untuk mendidik dan membimbing anak guna memberikan perkembangan dan pertumbuhan anaksangatlah beragam, khususnya pada era digital ini. Dimana sebagian besar masyarakat menggunakan sistem digital dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pola asuh orang tua dan untuk menganalisis dampak pemberian gadget oleh orang tua terhadap perkembangan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan penelitian studi kasus, dan bersifat deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Desa Mruwak Kecapatan Dagangan Kabupaten Madiun. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara secara langsung, observasi serta dokumentasi dengan subjek 3 orang tua dari 3 anak yang berusia 4-6 tahun. Analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Kemudian data yang didapat akan dianalisis yang bertujuan untuk menarik kesimpulan dari proses penelitian tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis pola asuh yang diterapkan orang tua yaitu : pola asuh demokratis, pola asuh otoriter serta pola asuh permisif. Pola asuh demokratis, anak diberikan kesempatan untuk menggunakan gadget tetapi masih dalam pengawasan dan diberikan batasan oleh orang tua. Pola asuh otoriter, anak tidak diberikan kesempatan atau kebebasan dalam menggukan gadget. Pola asuh permisif, anak diberikan kebebasan dalam menggunakan gadget tanpa dibatasi oleh orang tua. Sedangkan dampak pemberian gadget oleh orang tua terhadap perkembangan anak usia dini yaitu: pola asuh demokratis, perkembangan anak yang terbentuk dari pola asuh ini anak menjadi pribadi yang bertanggung jawab, memiliki inisiatif serta tidak ketergantungan dengan gadget. Pola asuh otoriter dalam perkembangan anak di era digital menjadikan anak pribadi yang tidak ketergantungan dengan gadget tetapi memiliki sifat agresif karena didikan yang keras oleh orang tua. Serta yang terakhir pola asuh permisif dapat menjadikan anak pribadi yang tidak peduli dengan sekitarnya lebih berfokus pada gadget dan mudah marah ketika diberikan larangan oleh orang tua.
Pengendalian Diri Dalam Meningkatkan Moralitas Remaja: Prespektif Psikologi Islam Marwah Yunika
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 3 No. 02 (2024): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kindergarten.v3i02.3249

Abstract

ABSTRACT Adolescents are an important phase in an individual's life, marked by the search for identity and integration into society. This article discusses the importance of self-control in the moral development of adolescents, focusing on modern psychology and Islamic perspectives. The method used in this research is qualitative research with a library research method, by collecting data and information available in libraries, and previous studies. Self-control, or self-control, is the ability to regulate behavior according to social and moral norms. In Islam, self-control is referred to as mujahadah an nafs, which depicts the struggle against desires. Good self-control is important in shaping a good personality in adolescents. Factors such as parental upbringing and social environment influence the development of adolescent self-control. This article also provides steps to enhance adolescent self-control, including supporting rational decision-making, building open communication, and encouraging worship practices as a shield against negative temptations. With an integrated approach between psychology and Islamic teachings, it is hoped that adolescents can develop strong self-control to achieve good life goals and high morality. ABSTRAK Remaja adalah fase penting dalam kehidupan individu, ditandai dengan pencarian identitas dan integrasi ke dalam masyarakat. Artikel ini membahas tentang pentingnya kontrol diri dalam perkembangan moral remaja, dengan fokus pada psikologi modern dan perspektif Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan, dengan mengumpulkan data dan informasi yang tersedia di perpustakaan, dan penelitian-penelitian terdahulu. Kontrol diri, atau pengendalian diri, adalah kemampuan untuk mengatur perilaku sesuai dengan norma-norma sosial dan moral. Dalam Islam, pengendalian diri disebut sebagai mujahadah an nafs, yang menggambarkan perjuangan melawan hawa nafsu. Kontrol diri yang baik penting dalam membentuk kepribadian yang baik pada remaja. Faktor-faktor seperti pola asuh orang tua dan lingkungan sosial mempengaruhi perkembangan kontrol diri remaja. Artikel ini juga memberikan langkah-langkah untuk meningkatkan kontrol diri remaja, termasuk mendukung pengambilan keputusan yang rasional, membangun komunikasi yang terbuka, dan mendorong praktik ibadah sebagai perisai dari godaan yang bersifat negatif. Dengan pendekatan yang terintegrasi antara psikologi dan ajaran Islam, diharapkan remaja dapat mengembangkan kontrol diri yang kuat untuk mencapai tujuan hidup yang baik dan berakhlak mulia
Penanganan Kekerasan Mental Anak (Pola Asuh yang Merusak Kekerasan Mental Anak Usia Dini) Khairunnisa Ulfadhilah
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 3 No. 01 (2024): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kindergarten.v3i01.3296

Abstract

Orang tua menjadi ujung tombak sebuah pengasuhan bagi anak saat dirumah dengan begitu saat orang tua menerapkan pengasuhan yang tepat, dan terbaik akan membentuk anak dengan bahagia ceria maupun tumbuh kembang dengan tepat. Namun berbeda kondisi saat orang tua menerapkan pengasuhan dalam anak didik saat diberikan pengasuhan tidak tepat akan menggoreskan luka dalam diri anak sejak dini, dan terganggu dengan kesehatan mental anak. Dengan adanya riset ini di RA Nurul Falah diteliti akan menjadikan referensi untuk ayah ibu memberikan pengasuhan yang terbaik untuk anak sejak dini, dan membentuk anak yang sehat cerdas serta ceria. Dengan begitu sangat penting andil maupun peran utama sebagai orang tua yang paham betul dalam mendidik, dan stimulasi yang tepat. Saat mental anak mengalami gangguan akan mengakibatkan menjadi pribadi yang murung, dan memiliki luka batin sejak dini yang akan berdampak saat anak tumbuh dewasa kemudian sangat penting bagi orang tua menghindari dalam kekerasan mental anak sejak dini.
UPAYA GURU DALAM MENGEMBANGKAN NILAI AGAMA DAN MORAL ANAK MELALUI PEMBIASAAN SHALAT DHUHA DI TK ISLAM KHAIRIAH JIMBE JENANGAN PONOROGO mega sulfiani; Yuli Salis Hijriyani
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 3 No. 02 (2024): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kindergarten.v3i02.3746

Abstract

Perkembangan nilai agama dan moral merupakan suatu kemampuan anak dalam beriskap dan berperilaku tetapi saat ini baanyak anak yang belum bisa memahami terhadap aturan kegiatan pembiasaan disekolah seperti anak sulit mengikuti aktifitas bersama guru. Padahal disisi lain terdapat pembelajaran bersikap dan bertutur kata yang menjadi pondasi awal untuk bekal anak dimasa yang akan mendatang untuk menjadi peribadi yang memiliki nilai agama dan moral yang baik. Shalat dhuha menjadi rutinitas harian anak yang dilakukan sebagai bentuk penanaman nilai agama dan moral. Oleh karena itu penelitian tentang upaya guru dalam meningkatkan perkembangan nilai agama dan moral melalui pembiasaan shalat dhuha sangat penting untuk dilakukan Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan pembiasaan shalat di TK Islam Khairiah Jimbe Jenangan Ponorogo (2) untuk mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi perkembangan nilai agama dan moral melalui pembiasaan shalat dhuha di TK Islam Khairiah Jimbe Jenangan Ponorogo (3)untuk mendeskripsikan tingkat capaian perkembangan nilai agama dan moral melalui pembiasaan shalat dhuha di TK Islam Khairiah Jimbe Jenangan Ponorogo. Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan shalat dhuha merupakan kegiatan terjadwal di sekolah yang dilakukan di Masjid pada pukul 07.30 WIB. Sebelum shalat dhuha diawali dengan wudhu, belajar adzan, menghafal surah pendek serta asmaul husna dan diakhiri dengan berdoa dan berzikir.(2) Faktor yang mempengaruhi Perkembangan nilai agama dan moral yaitu faktor internal dan faktor eksternal, faktor internal merupakan keinginan anak untuk mengikuti shalat dhuha dan ketertiban anak melakukan shalat, faktor eksternal yaitu sarana prasarana yang memadahi untuk melakukan pembiasaan shalat dhuha di sekolah berupa tempat ibadah atau masjid.(3) Capaian tingkat pengembangan nilai agama dan moral melalui shalat dhuha berkembang sesuai dengan yang diharapkan, diantaranya mampu mengenal agama yang dianut, meniru gerakan shalat dengan benar, berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu, mengenal perilaku yang baik, membiasakan diri berperilaku baik,serta memberi salam dan membalas salam. Dengan adanya pembiasaan shalat dhuha dapat membentuk anak memiliki nilai agama dan moral yang baik sesuai.
Teachers' strategies for stimulating fine motor skills in early childhood in coloring extracurricular activities at Muslimat NU 001 Ponorogo Kindergarten: Strategi Guru Dalam Menstimulasi Motorik Halus Anak Usia Dini Pada Kegiatan Ekstrakurikuler Mewarnai di TK Muslimat NU 001 Ponorogo kafaina ittaqoina; Tirta Dimas Wahyu Negara
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 3 No. 02 (2024): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kindergarten.v3i02.3796

Abstract

Early childhood is a very important period to provide stimulation so that children's growth and development becomes optimal. Fine motor development is one aspect of development in children that must receive stimulation. Fine motor development is related to a child's ability to carry out activities involving small muscles that require coordination between the eyes, hands and brain as the control center. As a facilitator in the learning process the teacher must be able to choose the right strategy to achieve the learning objectives. Strategy is something that is prepared to achieve certain goals. This research uses a qualitative approach with a qualitative descriptive research type. Data collection techniques are observation, interviews and documentation. The data analysis technique uses the Miles and Huberman concept, namely through data reduction, data presentation, and drawing conclusions from research. The results of the research found that: 1) The fine motor skills of young children at TK Muslimat NU 001 Ponorogo have developed well. 2) Strategies used by teachers in training fine motor skills in early childhood at Muslimat NU 001 Ponorogo Kindergarten 1) Introduction of colors to children carried out by teachers; 2) Teach children good and correct coloring techniques; 3) Guide, give examples and provide explanations directly in front of the child.
- EFEKTIVITAS PENGGUNAAN YOUTUBE TERHADAP KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA 4-5 TAHUN: THE EFFECTIVENESS OF USING YOUTUBE ON THE LANGUAGE SKILLS OF 4-5 YEAR OLD CHILDREN Wuri Annisa Nurfadlilah
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 3 No. 02 (2024): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kindergarten.v3i02.3978

Abstract

Kemampuan Bahasa anak menjadi salah satu faktor penting dalam kehidupan manusia, dimana bahasa digunakan sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan orang lain dan menjalankan kehidupan. Tujuan utama dari penelitian ini yaitu mengetahui efektivitas kemampuan bahasa melalui Youtube sebagai sarana edukasi terhadap orang tua sebagai pendidik ketika dirumah, untuk senantiasa mengawasi dan memberikan fasilitas sarana belajar anak yang baik dan sesuai dengan porsi anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Secara keseluruhan peneliti membagikan angket kepada 25 orang tua Dari jumlah tersebut, hanya 22 orang tua (Laki-laki : 11 anak, Perempuan : 11 anak) yang mengembalikan pre-test dan post-test secara lengkap, tepat waktu dan sesuai dengan prosedur. Uji alternatif lain dari uji t yaitu Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil evaluasi dan analisis data menunjukkan bahwa penggunaan youtube animasi sebagai media untuk pengembangan kemampuan bahasa pada anak usia 4-5 tahun. Hal ini dapat terjadi karena anak melihat berbagai video yang ada di youtube animasi, sehingga kemampuan bahasa anak terstimulus melalui video yang mereka tonton dan pemilihan video telah melalui pemilihan dari orang tua atau guru yang didalamnya mengandung nilai-nilai moral atau nilai kebaikan lainnya. Kemampuan Bahasa, Anak Usia Dini, Youtube