cover
Contact Name
SAFIRUDDIN AL BAQI
Contact Email
kindergarten@iainponorogo.ac.id
Phone
+6285646562647
Journal Mail Official
kindergarten@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Institut Agama Islam Negeri Ponorogo Jl. Pramuka No.156 Ronowijayan , Kab. Ponorogo, Jawa Timur 63471
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
KINDERGARTEN
Core Subject :
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini adalah jurnal ilmiah peer-reviewed yang diterbitkan oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo, Indonesia, sebagai media diseminasi hasil penelitian dan kajian konseptual di bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Jurnal ini memuat artikel penelitian empiris dan teoretis yang membahas pembelajaran, perkembangan dan psikologi anak usia dini, pendidikan inklusif dan anak berkebutuhan khusus, pendidikan Islam anak usia dini, profesionalisme pendidik, serta peran keluarga dan masyarakat dalam pendidikan anak. Jurnal Kindergarten terbit dua kali setahun, pada bulan Juni dan Desember, dan ditujukan bagi akademisi, peneliti, dan praktisi yang berkomitmen pada pengembangan kualitas pendidikan anak usia dini dalam konteks lokal dan global.
Arjuna Subject : -
Articles 55 Documents
IMPLEMENTASI METODE BERMAIN KARTU ANGKA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA DINI DI TK MUSLIMAT NU 001 PONOROGO Zam zami Herning Murdaningsih Zam zami
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 1 No. 02 (2022): Kindergarten : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan kognitif merupakan istilah yang digunakan untuk menjelaskan semua aktivitas mental yang berhubungan dengan persepsi, pikiran, ingatan dan pengolahan informasi yang memungkinkan seseorang untuk mmeperoleh pengetahuan. Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu tempat untuk mengembangkan aspek perkembangan anak seperti perkembangan fisik motori, sosial emosional , bahasa, dan kognitif. Penelitian ni berfokus pada metode kartu angka karena melalui kartu nagka anak bisa paham serta memiliki kemampuan yang kreatif dalam memecahkan masalah dan proses berfikirnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode bermain kartu angka dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak dan mengetahui ccapaian keberhasilan perkembangan setelah adanya stimulasi metode bermain kartu angka di TK Muslimat NU 001 Ponorogo. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif yang dilaksanakan di TK Muslimat NU 001 Ponorogo. Data diperoleh dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pasrtisipan penelitian ini adalah 2 guru yang mengajar di TK A dan 1 wali murid yang menjadi sumber data dalam penelitian ini. Berdasarkan penelitian yang elah dilakukan perkembangan kognitif anak usia dini yang ada di TK Muslimat 001 Ponorogo sudah 80 % berkembanga dengan baik. Dengan menggunakan metode kartu nagka anak usia dini menjadi lebih aktif dan memiliki antusias yang tinggi dalam mengikuti pembelajaran yang ada dikelas. Berbeda ketika guru belum menggunakan metode kartu angka dalam pembelajaran anak masih banyak yang bermain sendiri dan tidak memperhatikan. Perkembangan kognitif sangatlah penting bagi perkembangan anak usia dini. Dengan memiliki perkembangan kognitif yang baik anak nantinya bisa belajar untuk memecahkan masalah, mulai berfikir, dan memiliki tanggung jawab terhadap tgugas yang telah diberikan oleh gurunya. Trebukti dengan adanya metode bermain kartu angka dalam proses pembelajaran ini perkembangan kognitif anak usia dini terus mengalami peningkatan dan diharapkan dengan adanya metode kartu angka dan perkembangan kognitif yang baik dapat mempersiapkan anak untuk memasuki ke jenjang pendidikan selanjutnya.
Pola Asuh Orang Tua dalam Mengembangkan Kemandirian Belajar Anak Usia Dini di Desa Mantren Kecamatan Kebonagung Kabupaten Pacitan Vina Luthfi Hamidah; Safiruddin Al Baqi
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 1 No. 02 (2022): Kindergarten : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola asuh merupakan sikap atau tingkah laku orang tua saat berinteraksi dengan anak. Pola perlakuan orang tua tersebut akan berpengaruh terhadap kemandirian belajar khususnya anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pola asuh yang diterapkan orang tua dalam mengembangkan kemandirian belajar anak usia dini, dan (2) mengetahui dampak dari pola asuh yang diterapkan orang tua dalam membangun kemandirian belajar anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah kualitatif studi kasus, dan bersifat deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Desa Mantren Kecamatan Kebonagung Kabupaten Pacitan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara secara langsung dan dokumentasi yang menggunakan subjek 4 orang tua dari anak yang berusia 5-6 tahun, dan 2 orang guru PAUD. Analisis data meliputi data reduction, data display, dan conclusion. Berdasarkan data yang diperoleh di lapangan ditemukan bahwa orang tua menggunakan pola asuh otoriter, pola asuh permisif, dan pola asuh demokratis dalam mendidik kemandirian belajar anak usia 5-6 tahun. Meskipun demikian, pola asuh yang sering digunakan adalah pola asuh demokratis. Dari masing-masing pola asuh tersebut memiliki dampak yang berbeda yaitu: pola asuh permisif menghasilkan anak dengan kemandirian belajar mulai berkembang, pola asuh otoriter menghasilkan anak dengan kemandirian belajar yang berkembang sesuai harapan, sedangkan anak dengan pola asuh demokratis memiliki kemandirian belajar yang berkembang sangat baik.
Program Literasi Sebagai Upaya Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini di RA Al Falah Dolopo Madiun Isna Afifah Azizi; Umi Rohmah
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 1 No. 01 (2022): Kindergarten : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kemampuan bahasa anak usia dini yang belum optimal pada indikator mengenal simbol-simbol dan berpartisipasi dalam percakapan, maka perlu diadakan proses belajar mengajar yang efektif dan menarik bagi anak yaitu melalui kegiatan literasi. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui program literasi anak yang diterapkan di RA Al-Falah Dolopo Madiun (2) untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi perkembangan bahasa anak di RA Al-Falah Dolopo Madiun dan (3) untuk mengetahui capaian perkembangan bahasa setelah diterapkan program literasi. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknis analisis data menggunakan konsep dari Miles dan Hubberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) program literasi anak yang diterapkan di kelompok A RA Al-Falah Dolopo Madiun diantaranya bermain peran, membacakan cerita kepada anak, pengenalan abjad dengan kartu huruf, dan membaca bertahap. (2) faktor yang mempengaruhi perkembangan kemampuan bahasa adalah faktor kesehatan, komunikasi dengan orang tua, pergaulan dengan teman sebaya dan intelegensi (3) capaian kemampuan bahasa anak usia dini setelah diterapkannya program literasi di kelompok A RA Al-Falah Dolopo Madiun berkembang sesuai dengan harapan, dibuktikan dengan kemampuan mencapai beberapa indikator dalam mengungkapkan bahasa dan keaksaraan.
Upaya Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Huruf Hijaiyah Melalui Metode Demonstrasi Pada Anak Kelompok B di RA Muslimat NU 113 Bajang Mlarak Ponorogo Dina Kurnia Rahmawati; Yuli Salis Hijriyani
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 1 No. 02 (2022): Kindergarten : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya guru dalam meningkatkan kemampuan membaca huruf hijaiyah kurang kreatif sehingga terdapat anak yang masih bingung membedakan huruf hijaiyah. Artikel ini bertujuan: 1) untuk mengetahui upaya guru dalam meningkatkan kemampuan membaca huruf hijaiyah melalui metode demonstrasi, dan 2) untuk mengetahui capaian kemampuan anak dalam membaca huruf hijaiyah melalui metode demonstrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dokumentasi. Adapun teknik analisisnya, peneliti menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/ verifikasi. Berdasarkan analisis data, peneliti menemukan hasil penelitian: 1) upaya guru dalam meningkatkan kemampuan membaca huruf hijaiyah melalui metode demonstrasi adalah dengan menggunakan flashcard/kartu bergambar, APE pohon hijaiyah, APE puzzle, APE papan stik huruf hijaiyah dan membaca huruf hijaiyah di papan tulis. 2) capaian kemampuan membaca huruf hijaiyah melalui metode demonstrasi dapat dikatakan cukup baik. Hal tersebut dibuktikan bahwa kemampuan anak dalam membaca huruf hijaiyah sudah Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Anak mampu mencapai indikator dalam membaca huruf hijaiyah melalui metode demonstrasi. Terlihat dari anak mampu menirukan pelafalan huruf hijaiyah sesuai makhroj dan tanda baca, menyebutkan huruf hijaiyah secara acak serta membaca huruf hijaiyah di papan tulis. Keberhasilan capaian kemampuan tersebut tidak terlepas dari minat, motivasi, dukungan orangtua danlingkungan anak dalam belajar membaca huruf hijaiyah.
Penggunaan Media Playdough Untuk Mengembangkan Sikap Kreatif Anak Usia Dini Di RA Perwanida Ngrandu Kauman Ponorogo Zihan Azizatul Rohmatin; Yuli Salis Hijriyani
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 2 No. 01 (2023): Kindergarten : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan bermain Playdough memiliki hubungan erat dengan aspek perkembangan sikap kreatif untuk merangsang perilaku tindakan anak terhadap suatu benda Oleh karena itu penelitian ini dalam menggunakan media Playdough untuk mengembangkan sikap kreatif sangat penting dilakukan mengingat masa keemasan anak sehingga penelitian penting dilakukan di RA Perwanida. Hal tersebut dilaksanakan untuk: mengetahui penggunaan Playdough dalam kegiatan pembelajaran di RA Perwanida Ngrandu Kauman Ponorogo, mengetahui sikap kreatif anak usia dini di RA Perwanida Ngrandu Kauman Ponorogo, dan mengetahui keberhasilan penggunaan Playdough untuk mengembangkan sikap kreatif anak usia dini di RA Perwanida Ngrandu Kauman Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (Field Research). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Hubberman yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:1) penggunaan Playdough dalam kegiatan pembelajaran dilakukan dengan beberapa tahapan seperti: guru menjelaskan materi, memilih jenis bahan dan alat, membuat adonan Playdough bersama anak, membagikan adonan, membentuk bebas sesuai imajinasi, membentuk Playdough sesuai yang dicontohkan guru dengan tambahan media bahan bekas 2) sikap kreatif anak sebagaimana terlihat bahwa sudah menunjukkan peningkatan perkembangan dengan sangat baik. Hal ini terbukti anak dapat mencapai indikator sikap kreatif seperti mengeksplor dan bertanya, menuangkan ide dan bercerita, menyelesaikan tugas, mempunyai jiwa seni, mengerjakan tanpa bantuan, mendengar instruksi guru 3) keberhasilan penggunaan Playdough untuk mengembangkan sikap kreatif terlihat bahwa anak-anak sudah bisa memahami penggunaan Playdough yang disampaikan guru serta anak mampu dalam pemanfaatan media Playdough. Selain itu, anak dapat memvariasikan Playdough menjadi berbagai bentuk sehingga pengembangan sikap kreatif anaktercapai dengan optimal.
Pola Asuh Orang Tua dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini di Dusun Jumok Ngraho Bojonegoro Nuraini Siti Kusnul Nuraini; Tirta Tirta Dimas Wahyu Negara
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 2 No. 01 (2023): Kindergarten : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kreativitas adalah kemampuan untuk membuat kombinasi hal-hal yang baru atau sudah ada sebelumnya, menciptakan sesuatu atau melahirkan suatu gagasan, proses, metode, ataupun produk yang efektif bersifat imajinatif, estetis, fleksibel, integrasi, yang berdaya guna dalam berbagai bidang untuk pemecahan suatu masalah. Tujuan penelitian ini untuk (1) mengetahui bagaimana tipe-tipe pola asuh orang tua. (2) mengetahui bagaimana keterkaitan mata pencarian dengan pola asuh orang tua. (3) mengetahui bagaimana peranan orang tua untuk mengembangkan kreativitas anaknya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Ex-post facto. Populasi berjumlah 30 orang tua di Dusun Jumok Desa Jumok Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro yang memiliki anak usia 5-6 tahun. Sampel berjumlah 20 keluarga dengan rincian 10 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, checklist dan dokumentasi. Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa (1) pola asuh orang tua di Dusun Jumok termasuk pola asuh demokratis. Hal ini diketahui dari hasil analisis yang menunjukkan persentase tertinggi adalah pola asuh demokratis sebanyak 13 orang responden (65%). (2) terdapat keterkaitan antara mata pencaharian dengan pola asuh orang tua. Alasan orang tua dengan mata pencaharian sama-sama sebagai wiraswasta tetapi menerapkan pola asuh yang berbeda-beda karena orang tua menyesuaikan waktu untuk mengawasi anaknya. (3) Peranan orang tua di Dusun Jumok Desa Jumok Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro dalam mengembangkan kreativitas anak usia dini yaitu dengan cara orang tua memfasilitasi akan kebutuhan anak dalam mengembangkan kreativitasnya, mengikutsertakan anak dalam perlombaan, memperlihatkan youtube tentang kegiatan yang dapat menunjang kreativitas anak dan memberikan contoh dalam membuat karya kreatif.
Pola Asuh Orang Tua Dalam Mengembangkan Kecerdasan Sosial Emosional Anak Usia 4-5 Tahun Di Desa Pucanganom Kebonsari Madiun Laili I'lma Masykurin Masykur; Umi Rohmah Umi
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 2 No. 01 (2023): Kindergarten : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola asuh merupakan perlakuan khas orang tua dalam mengasuh anak, dengan ini anak dapat mengenali lingkungannya dan dirinya dengan baik. Perkembangan kecerdasan sosial emosional sangat penting untuk diajarkan kepada anak. Sebab, dengan adanya kecerdasan ini anak dapat berinteraksi dengan orang yang ada di lingkungannya.Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan pola asuh orang tua dalam mengembangkan kecerdasan sosial emosional anak usia 4-5 tahun; (2) mendeskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan kecerdasan sosial emosional anak usia 4-5 tahun; dan (3) mendeskripsikan dampak pola asuh orang tua dalam mengembangkan sosial emosional anak usia 4-5 tahun. Teknik Pengumpulan data dengan observasi, wawancara , dan dokumentasi. Adapun teknis analisis data menggunakan konsep Miles dan Hubberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pola asuh yang diterapkan orang tua dalam mengembangkan kecerdasan sosial emosional anak yakni: pola asuh demokrasi, otoriter, dan permisif; (2) faktor –faktor yang memengaruhi perkembangan kecerdasan sosial emosional anak usia dini: lingkungan, hereditas, dan jenis kelamin; (3) dampak pola asuh yang diterapkan orang tua dalam mengembangkan kecerdasan sosial emosional tergantung dari pola asuh yang diterapkan. Pola asuh demokratis: anak mandiri, dapat mengendalikan perasaan, percaya diri tinggi, berani tampil di depan umum, menaati peraturan yang ada, menghargai orang lain, bangga terhadap karya diri sendiri, berbagi dan menolong sesama, bersemangat, berempati. Pola asuh otoriter: anak kurang bisa mengendalikan perasaanya, penakut, mudah menyerah kurang dapat menghargai karya orang lain, dan kurang percaya diri. Pola asuh permisif: sikap mandiri kurang, kurang toleransi dalam besosialisasi, kurang dapat menaati peraturan, menentang jika keinginananya tidak sesuai dan dituruti.
Kemitraan Guru Dan Orangtua Dalam Mengembangkan Kemandirian Siswa KB SPMAA Desa Jarorejo Kecamatan Kerek Nurul Novitasari Novitasari
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 1 No. 02 (2022): Kindergarten : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explain the partnership between teachers and parents in developing the independence of SPMAA family planning students in Jarorejo Village. This research uses qualitative research. The location of this research is in KB SPMAA, Jarorejo Village, Kerek District. Data collection techniques using the method of observation, interviews, and documentation. This study uses primary data sources, namely: head of family planning and teachers, while secondary data researchers use observations that researchers did at KB SPMAA Jarorejo Village and documentation during the activity. Data analysis researchers used 3 stages, namely: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The validity of the data researchers used 3 techniques, namely: triangulation technique, source, time. Based on the process of data collection and data analysis, researchers can conclude several things. The first is a partnership between teachers and parents in the form of a teacher and parent meeting which is held during recess and it discusses what activities will be carried out and informs students about the learning progress of students, parents who help teachers decorate the classroom, parents and teachers exchange stories about the learning process. students and how students develop. Secondly, the development of student independence at this time after parents no longer accompany students in class, from this change, the KB SPMAA students in Jarorejo Village, Kerek District, have now started to be more creative and can do everything themselves without asking for help from others.
IMPLEMENTASI EVALUASI PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI DI KB AISYIYAH QURROTA AYUN BOJONEGORO Nurul Novitasari Novitasari
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 2 No. 02 (2023): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluating learning is an activity that is said to be very important to do in order to know the success in a learning process which will be informed to children and parents of students. This evaluation can be used as a benchmark for the extent of student development and can be very helpful for educators to follow up if there are problems and delays in the learning process that students receive. Evaluation of learning in KB Aisyiyah Qurrota Ayun Bojonegoro was carried out based on research results from observations, interviews, and documentation analysis of learning at KB Aisyiyah Qurrota Ayun Bojonegoro. The implementation of the Learning Evaluation at the Bojonegoro KB Aisyiyah Qurrota Ayun Bojonegoro was carried out when learning was taking place through natural observations of children, with questions and answers or observations. The assessment tools used in the KB Aisyiyah Qurrota Ayun Bojonegoro are the results of the work, anecdotal notes, and the Rating Scale. This assessment instrument is used to assess the results of children's development as a basis for description at the end of the semester report. This assessment can also be used as an indicator of a child's ability to receive.
Program Pra Sekolah Inklusi Pasca Pandemi Covid-19 Ariq Nurjannah Irbah
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 2 No. 01 (2023): Kindergarten : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan inklusif adalah layanan pendidikan yang memberikan kemampuan kepada semua siswa yang berkelainan dan berpotensi cerdas atau berbakat istimewa untuk mengikuti pembelajaran siswa lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami program PAUD inklusif dalam konteks pasca pandemi covid 19, bagaimana bentuk program PAUD inklusif dikembangkan dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan implementasi program PAUD inklusif. Format program termasuk PAUD dikembangkan di atas program PAUD reguler yang dimodifikasi. Persiapan program integrasi PAUD tergantung pada jenis gangguan, tingkat keparahan gangguan, dan hasil penilaian yang dilakukan. Format program disesuaikan dengan aspek pengembangan nilai-nilai agama dan moral, pengembangan gerak fisik, pengembangan kognitif, pengembangan bahasa, pengembangan sosial emosional dan seni. Faktor penghambat dalam pelaksanaan program PAUD inklusi antara lain keterbatasan informasi tentang PAUD inklusi, pelatihan guru yang tidak memadai, dan kurangnya referensi tentang PAUD inklusi. Elemen pendukungnya antara lain bekerja sama secara holistik untuk memudahkan orang tua, guru, dan terapis dalam memberikan pendidikan yang komprehensif dan terintegrasi. Disarankan agar PAUD bekerja sama dengan pengelola sekolah inklusi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru.