cover
Contact Name
SAFIRUDDIN AL BAQI
Contact Email
kindergarten@iainponorogo.ac.id
Phone
+6285646562647
Journal Mail Official
kindergarten@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Institut Agama Islam Negeri Ponorogo Jl. Pramuka No.156 Ronowijayan , Kab. Ponorogo, Jawa Timur 63471
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
KINDERGARTEN
Core Subject :
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini adalah jurnal ilmiah peer-reviewed yang diterbitkan oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo, Indonesia, sebagai media diseminasi hasil penelitian dan kajian konseptual di bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Jurnal ini memuat artikel penelitian empiris dan teoretis yang membahas pembelajaran, perkembangan dan psikologi anak usia dini, pendidikan inklusif dan anak berkebutuhan khusus, pendidikan Islam anak usia dini, profesionalisme pendidik, serta peran keluarga dan masyarakat dalam pendidikan anak. Jurnal Kindergarten terbit dua kali setahun, pada bulan Juni dan Desember, dan ditujukan bagi akademisi, peneliti, dan praktisi yang berkomitmen pada pengembangan kualitas pendidikan anak usia dini dalam konteks lokal dan global.
Arjuna Subject : -
Articles 55 Documents
Bahasa Cinta dalam Pola Komunikasi Orang tua dalam Membangun Emosional Anak Usia Dini Khairunnisa Ulfadhilah; Pudin Saripudin; Salsabila Dwi Nurkhafifah
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 4 No. 01 (2025): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kindergarten.v4i01.4142

Abstract

Bahasa cinta merupakan elemen penting dalam pola komunikasi orang tua, khususnya dalam membangun ikatan emosional dengan anak usia dini. Pada tahap perkembangan ini, anak sangat sensitif terhadap ekspresi kasih sayang yang diberikan oleh orang tua. Penelitian ini dilakukan PAUD An-Nur dapat mengeksplorasi berbagai bentuk bahasa cinta, seperti kata-kata afirmasi, pelukan, tindakan perhatian, dan kualitas waktu yang dihabiskan bersama. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini mengamati interaksi orang tua dan anak, serta dampaknya terhadap perkembangan emosional dan sosial anak. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan bahasa cinta yang konsisten dan adaptif tidak hanya memperkuat hubungan orang tua-anak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri, empati, dan keterampilan sosial anak. Temuan ini menyarankan pentingnya pelatihan bagi orang tua dalam memahami dan menerapkan bahasa cinta dalam komunikasi sehari-hari, agar dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan emosional anak sejak dini.
Reducing Verbal Aggression in Early Childhood through the Development of the “Menjaga Lisan” Storybook Denok Dwi Anggraini; Muthi’ah Muthi’ah; Adhisa Ayuning Tyas; Dwi Fatmawati; Layina Humairo
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 4 No. 01 (2025): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kindergarten.v4i01.5069

Abstract

Verbal Aggression in early childhood is a form of unwanted behavior that often occurs in the school, home,or playground environment. Actions such as shouting, insulting, or swearing at peers if left without proper intervention, these behaviors can have a negative effect on society. Someone who has this character can disrupt the environment around the child. The development of the book “Menjaga Lisan” aims to reduce verbal aggression in children with a comprehensive approach and based on ethical values. The type of observation or research used is Research and Development or often known as RnD. The RnD method is a research method used to create a product which is then tested for its effectiveness. The subjects of this study were 9 children aged 6 years at one of the kindergarten institutions in Ponorogo Regency. The results of statistical analysis calculations show that the use of the “Menjaga Lisan” guidebook with the storytelling method is effective in reducing verbal aggression in children. This finding supports the research hypothesis that storytelling based interventions can have a positive impact on controlling verbal aggressive behavior in early childhood. After the trial was carried out for 3 days, there was a positive increase in children, such as children's awareness in speaking, the formation of positive habits by speaking more politely, and not speaking rudely, children can respect other people's feelings more, children can communicate well and respect others more, and children also learn to control their emotions.
Pembiasaan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Melalui Kegiatan Mencuci Tangan Dan Relevansinya Dengan Tujuan Pendidikan Karakter di TKIT 1 Qurrota A'yun Ponorogo Dinar Dwi Astika; Tirta Dimas Wahyu Negara
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 4 No. 01 (2025): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kindergarten.v4i01.5092

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat merupakan salah satu pembiasaan yang diterapkan di TKIT 1 Qurrota A`yun Ponorogo, salah satu programnya yaitu pembiasaan mencuci tangan. Pembiasaan ini bertujuan untuk membentuk pola hidup sehat pada anak didik agar terhindar dari gangguan penyakit yang sering diderita oleh anak. Permasalahan yang diangkat dari penelitian ini yaitu 1) bagaiaman penerapan PHBS melalui kegiatan mencuci tangan; 2) apa hasil penerapan PHBS melalui kegiatan mencuci tangan; 3) apa saja faktor pendukungnya; 4) bagaimana relevansi kegiatan mencuci tangan sebagai pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat dengan tujuan pendidikan karakter di TKIT 1 Qurrota A`yun Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kulaitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik Pengumpulan data pada penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di TKIT 1 Qurrota A`yun Ponorogo pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Subjek pada penelitian ini adalah anak kelas A2 dan B1 TKIT 1 Qurrota A`yun Ponorogo. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti yaitu melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di TKIT 1 Qurrota A`yun melalui kegiatan mencuci tangan di TKIT 1 Qurrota A`yun Ponorogo telah terprogram dan terencana dikurikulum dan sudah menjadi kebiasaan harian anak. 2) Hasil dari penerapan kegiatan mencuci tangan ini sudah baik anak-anak memiliki kesadaran untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan kue maupun saat makan siang. 3) Faktor pendukung yang mempengaruhi perilaku hidup bersih dan sehat pada kegiatan mencuci tangan yaitu adanya keterlibatan seluruh warga sekolah serta kerjasama, dukungan, motivasi yang diberikan oleh orang tua dan wali murid serta adanya pendampingan dari guru dan tersedianya sarana dan prasarana yang ada di sekolah. 4) Program PHBS ini jelas sangat menunjang pendidikan karakter pada anak karena dapat mengembangkan karakter kemandirian, kedisiplinan, dan juga berakhlak mulia.
Pengembangan Alat Permainan Edukatif Maze Adventure Untuk Anak Usia Dini Reni Sulistina; Afidatur Rosyidah; Afifah Nurhalizah; Fiki Nabilatu Sausan; Nanda Pratiwi Wijayana
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 4 No. 01 (2025): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kindergarten.v4i01.5153

Abstract

Bermain merupakan aktivitas penting bagi anak usia dini yang berperan dalam mendukung perkembangan motorik, kognitif, dan sosial-emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat permainan edukatif (APE) Maze Adventure sebagai solusi inovatif yang mendukung kebutuhan perkembangan anak usia dini. Maze Adventure dirancang dengan konsep permainan labirin yang dimodifikasi agar lebih aman, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Maze Adventure, yang terbuat dari kayu jati belanda, memiliki keunggulan dalam hal keamanan, daya tahan, dan daya tarik visual. Dengan ukuran 45x45 cm, alat ini dirancang untuk dimainkan secara kelompok, sehingga tidak hanya mendukung perkembangan motorik halus, tetapi juga membantu meningkatkan aspek sosial-emosional anak. Elemen gambar hewan dan habitatnya dirancang untuk merangsang daya ingat, konsentrasi, serta kemampuan berpikir logis. Uji coba lapangan menunjukkan bahwa alat ini mampu menarik perhatian anak dan meningkatkan motivasi bermain, meskipun masih perlu pengembangan lebih lanjut dalam aspek variasi permainan dan sistem penyimpanannya.
Optimalisasi Model Pembelajaran Klasikal Untuk Mengembangkan Aspek Sosial Emosional Anak Kelompok B di RA Muslimat NU 051 Setono Jenangan Ponorogo Cindy Nanda; Ratna Nila Puspitasari
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 4 No. 01 (2025): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kindergarten.v4i01.5255

Abstract

Permasalahan dalam pengembangan sosial emosional anak usia dini masih sering ditemukan,terutama dalam penerapan model pembelajaran klasikal yang belum sepenuhnya efektif. DiRA Muslimat NU 051 Setono Jenangan Ponorogo, anak-anak kelompok B menunjukkanketerbatasan dalam kemampuan berinteraksi, mengenali emosi, dan bekerja sama denganteman sebaya. Permasalahan inilah yang menjadi fokus utama dalam penelitian ini, yaitubagaimana mengoptimalkan model pembelajaran klasikal agar dapat menunjangperkembangan sosial emosional anak kelompok B secara lebih maksimal. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) Penerapan model pembelajaran klasikal di RAMuslimat NU 051 Setono Jenangan Ponorogo; (2) Perkembangan sosial emosional anak di RAMuslimat NU 051 Setono Jenangan Ponorogo; dan (3) Upaya guru untuk mengoptimalkanmodel pembelajaran klasikal dalam mengembangkan sosial emosional anak di RA MuslimatNU 051 Setono Jenangan Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenispenelitian studi kasus, dengan subjek penelitian yaitu anak-anak kelompok B1 dan guru di RAMuslimat NU 051 Setono Jenangan Ponorogo. Teknik pengumpulan data menggunakanobservasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan konsepdari Miles, Hubermen, dan Saldana, dengan langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data yang ditemukanbahwa, (1) Penerapan model pembelajaran klasikal di RA Muslimat NU 051 menggunakanmetode langsung untuk mengelola susana pengajaran dan untuk mengorganisasian pesertadidik agar dapat bertanggung jawab atas situasi kelas dalam proses pembelajaran; (2)Perkembangan sosial emosional anak di RA Muslimat NU 051 tampak berkembang secarabertahap dan positif; (3) Upaya guru untuk mengoptimalkan model pembelajaran klasikaldalam mengembangkan sosial emosional anak di RA Muslimat NU 051, guru berperan sebagaipengarah yang memastikan setiap anak memperoleh pengalaman sosial yang konsisten, yangpada akhirnya akan membentuk kedisiplinan dan sikap mandiri.
Peningkatan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini Melalui Media Pembelajaran Busy Book Subhan; Nida Fitra Nurani; Nuha Maulida Zakiya; Nurasyia S. Usman; Rita Suciani
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 4 No. 01 (2025): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kindergarten.v4i01.5271

Abstract

Pada anak usia dini, perkembangan bahasa merupakan salah satu aspek terpenting yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan secara menyeluruh. Bahasa berfungsi sebagai alat untuk mengekspresikan ide, bertanya, serta membentuk konsep dalam berpikir. Melalui bahasa, anak dapat mengekspresikan keinginan dan kebutuhannya. Empat komponen perkembangan bahasa anak usia dini adalah berbicara, mendengarkan, membaca, dan menulis. Namun, keterlambatan berbicara masih menjadi permasalahan di beberapa sekolah, sehingga diperlukan metode yang efektif untuk mengatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan busy book terhadap peningkatan kemampuan bahasa anak usia dini. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan atau R&D (research and development), dengan model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Berdasarkan hasil penelitian yang dianalisis menggunakan aplikasi SPSS, diperoleh nilai sig. 2-tailed sebesar .007, yang menunjukkan bahwa penggunaan busy book efektif dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini. Dengan demikian, busy book sebagai alat permainan edukatif dapat dijadikan alternatif media pembelajaran untuk mendukung perkembangan bahasa anak usia dini.
Pengembangan Media Pembelajaran Big Book untuk Meningkatkan Pemahaman Sex Education pada Anak Usia 5-6 Tahun Fajar Luqman Tri Ariyanto; Nyimas Rowina Rahmawati; Octavia Hana Saputri; Rizkita Putri Haiza; Salsabiila Futikhatis Salma
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 4 No. 01 (2025): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kindergarten.v4i01.5272

Abstract

Menyadari pentingnya pendidikan seks sejak dini, penelitian ini menekankan pentingnya menyediakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari kekerasan, karena anak semakin rentan terhadap pelecehan seksual. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui seberapa efektif pengembangan media pembelajaran buku bergambar Big Book pada pengetahuan pendidikan seks anak usia dini. Subjek penelitian ini adalah anak berusia kisaran 5-6 tahun di RA Muslimat NU 049 Ngrupit II Jenangan Ponorogo. Model penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan R&D (research and development) serta model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran Big Book dapat secara signifikan meningkatkan pemahaman anak tentang pendidikan seks. Anak mampu mengetahui karakteristik antara perempuan dan laki-laki, mengetahui anatomi tubuh manusia, mengetahui bagian tubuh yang tidak boleh disentuh, mengetahui keterampilan dasar melindungi diri, dan paham akan toilet training, sehingga dapat membekali anak dengan pengetahuan untuk mengenal diri dan perlindungan diri.
Pendidikan Islam Holistik untuk Anak Usia Dini: Kerangka Konseptual Integrasi Kognitif, Sosial-Emosional, dan Spiritual Safiruddin Al Baqi; Defi Firmansah
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kindergarten.v4i2.5506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam konsep perkembangan kognitif anak usia dini dalam perspektif psikologi modern dan pendidikan Islam, serta merumuskan kerangka konseptual holistik yang mengintegrasikan perkembangan kognitif, sosial-emosional, dan spiritual. Kajian ini menggunakan metode systematic literature review yang mencakup artikel jurnal nasional dan internasional, buku-buku psikologi perkembangan, kurikulum PAUD Indonesia, serta literatur klasik dan kontemporer dalam pendidikan Islam. Proses analisis dilakukan melalui seleksi sumber, kategorisasi tema, dan sintesis teoretis untuk menghasilkan pemahaman komprehensif yang relevan dengan konteks pendidikan anak usia dini di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan kognitif anak usia dini tidak dapat dipahami secara terpisah dari aspek sosial-emosional dan spiritual. Temuan literatur menunjukkan bahwa interaksi, regulasi emosi, dan pembiasaan nilai-nilai keagamaan berkontribusi signifikan terhadap kesiapan belajar, pembentukan fungsi eksekutif, serta perkembangan bahasa dan pemecahan masalah. Dalam tradisi pendidikan Islam, proses belajar dipandang sebagai aktivitas integral yang memadukan akal (‘aql), hati (qalb), dan perilaku (adab), sehingga perkembangan kognitif menjadi bagian dari penyempurnaan diri secara utuh. Kerangka konsep Pendidikan Islam Holistik diharapkan memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan kurikulum PAUD yang lebih komprehensif, sekaligus menawarkan perspektif integratif yang dapat menjadi rujukan bagi pendidik, peneliti, dan pengambil kebijakan.
Pendidikan Etika Berbasis Musik: Menyerap Pesan-Pesan Etis dari Lagu-Lagu Tradisional Dadang Wahyu Saputra
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kindergarten.v4i2.5622

Abstract

Kajian ini membahas pendidikan etika berbasis musik. Studi ini merupakan peneltian kepustakaan yang menggunakan data-data literer dari berbagai sumber literatur. Dalam kajian ini ditegaskan bahwa pendidikan etika bisa dilakukan melalui musik. Ada hubungan yang simetris dan saling mendukung antara musik dan pendidikan etika, terutama terhadap anak-anak. Di dalam tradisi Jawa telah lama diajarkan bahwa tembang atau gendhing jika dipelajari secara serius bisa mengasah dan memperkuat nilai-nilai etis (budi) dalam diri seseorang. Pendidikan etika berbasis musik ini bisa menggunakan lagu-lagu tradisional yang di dalam liriknya banyak mengajarkan nilai-nilai moral. Ada banyak lagu lokal yang liriknya menyerukan nilai-nilai moral sehingga sangat efektif digunakan untuk membentuk karakter dan etika anak didik. Dengan menggunakan lagu-lagu daerah, metode pendidikan etika bisa lebih variatif dan tidak monoton. Selain itu, pendidikan etika lewat lagu-lagu lokal juga menyenangkan karena di dalamnya mengandung hiburan sehingga bisa lebih melekat di dalam diri anak didik. Itulah kenapa lagu-lagu lokal perlu dieksplorasi sebagai media pendidikan etika. Untuk bisa sampai pada pembiasaan etis tentu saja pendidikan etik ini berada dalam proses yang terus menerus.
Upaya Guru Dalam Melatih Kreativitas Mewarnai Bagi Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Muslimat NU 001 Ponorogo Khidmatul Shalfiyah; Tirta Dimas Wahyu Negara
Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia
Publisher : UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/kindergarten.v4i2.5642

Abstract

Kreativitas merupakan elemen penting dalam perkembangan kognitif anak usia dini yang harus dipupuk sejak usia dini. Salah satu cara efektif untuk mengembangkan kreativitas anak adalah melalui kegiatan mewarnai. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dalam menumbuhkan kreativitas mewarnai dan hasil pencapaian kreativitas anak di TK Muslimat Nahdlatul Ulama’ 001, Ponorogo. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman, yang melibatkan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru meliputi pengenalan alat dan bahan mewarnai, pengenalan warna, memberikan kebebasan kepada anak untuk mengekspresikan imajinasi mereka, dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Kreativitas mewarnai anak menunjukkan peningkatan yang signifikan: mereka yang awalnya dikategorikan belum berkembang berkembang menjadi berkembang seperti yang diharapkan setelah kegiatan mewarnai terstruktur. Studi ini menyimpulkan bahwa kegiatan mewarnai yang difasilitasi dengan baik oleh guru dapat menjadi cara efektif untuk mengembangkan kreativitas anak usia dini.