cover
Contact Name
Muhammad Guntur Purboyo
Contact Email
jurnalnengahnyappur@fisip.unila.ac.id
Phone
+628117902911
Journal Mail Official
jurnalnengahnyappur@fisip.unila.ac.id
Editorial Address
Gedung E, Lantai 3, Fisip, Universitas Lampung, Jl. Sumantribrojonegoro no. 1, Gedong Meneng, BAndar LAmpung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 2828741X     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Nengah Nyappur adalah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat telah memiliki e-ISSN 2828-741X yang diterbitkan oleh Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung. Periode penerbitan jurnal ini akan dilaksanakan sebanyak 2 (dua) Kali dalam satu tahun pada bulan Mei dan November. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide dan gagasan dalam pengembangan ilmu-ilmu sosial dan budaya khususnya bidang Sosiologi. Jurnal Nengah Nyappur mengundang dan menerima artikel hasil Pengabdian kepada Masyarakat dari internal Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Lampung ataupun dari pihak eksternal untuk dapat berpartisipasi didalamnya. Penulis yang akan mengirimkan naskah pada jurnal ini diharapkan membaca petunjuk penulisan naskah yang ada pada halaman web ini. Apabila penulisan naskah tidak sesuai dengan petunjuk penulisan naskah yang tersedia maka naskah akan ditolak atau dikembalikan kepada penulis untuk dilakukan penyesuaian terhadap petunjuk penulisan naskah yang tersedia.
Arjuna Subject : -
Articles 34 Documents
Kolaborasi Antarpemangku-kepentingan di Tingkat Lokal dalam Upaya Preventif Malnutrisi: Pengalaman dari Desa di Kawasan Agroindustri Fuad Abdulgani
Nengah Nyappur Vol. 2 No. 1 (2023): Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nengahnyappur.v2i1.39

Abstract

Salah satu paradoks dalam pembangunan pertanian yakni fakta bahwa petani kecil (smallholders) yang terintegrasi dengan agroindustri harus menyediakan kebutuhan pangan bagi rumah tangganya dengan bergantung pada hasil pangan dari tempat lain dan dipengaruhi oleh tingkat pendapatan dari penjualan tanaman komoditas. Petani terekspos pada situasi kerentanan pangan yang dapat berimplikasi terhadap masalah kesehatan yang terkait dengan pangan atau diet-related non-communicable disease (NCD) seperti malnutrisi (tengkes, gizi buruk, gizi kurang, obesitas). Identifikasi kondisi ketahanan pangan, penyadar-tahuan komunitas, dan inisiatif kolaborasi antarlembaga di tingkat lokal diperlukan untuk mencari strategi intervensi yang tepat dan kontekstual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Desa Agung Jaya, Kec. Banjar Margo, Kab. Tulang Bawang, sebagai desa yang berada di kawasan agroindustri, dengan metode diskusi kelompok terarah dan edukasi kepada kelompok sasaran intervensi tengkes (stunting). Kegiatan telah mengidentifikasi bahwa literasi pangan, ketersediaan sumber pangan, serta kolaborasi antarpemangku-kepentingan yang sensitif gender merupakan ranah yang perlu dikuatkan ke depannya dalam upaya preventif masalah malnutrisi.
MODEL STRUKTUR PEMERINTAHAN ADAT BUWAI KHUNJUNG SEKRETARIAT PUSAT PEKON MAJA, KALIANDA, LAMPUNG SELATAN Suwarno Suwarno; Pairul Syah; Anita Damayantie; Damar Wibisono
Nengah Nyappur Vol. 2 No. 1 (2023): Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nengahnyappur.v2i1.40

Abstract

ABSTRAK Tujuan umum dilakukan kegiatan PkM adalah mensosialisasikan model struktur Pemerintahan Adat,tugas pokok dan fungsi tokoh adat berkaitan dengan nilai-nilai budaya dalam rangka penyelenggaraan Pemerintahan Adat, Khususnya Pemerintahan Adat Pekon Maja, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan. Sementara tujuan khususnya adalah memperjelas struktur pemerintahan adat di desa tersebut agar pemerintahan adat dapat mejalankan fungsi dan tugasnya dengan baik. Dalam pelaksanaan seminar menggunakan metode ceramah dan diskusi. Metode ceramah dan diskusi di dalam ruangan yang digunakan untuk menyajikan materi. Adapun materi yang akan diberikan adalah peranan Penyimbang Adat, kepemimpinan pemerintah adat, konsep kepala pemerintahan adat, fungsi kepala pemerintahan adat, peranan kepala pemerintahan adat dalam memberikan pelayanan kepada warga adat yang menjadi tanggungjawabnya. Kegiatan pengabdian ini dihadiri oleh tokoh adat dan masyarakat di Pekon Maja, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan yang berjumlah 15 orang. Berdasarkan hasil evaluasi dilapangan dapat disimpulkan bahwa setelah peserta mengikuti penyuluhan, pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan meningkat sebesar 14%. Pemahaman peserta sebelum dilakukannya kegiatan sosialiasi rata-rata 60,67, sedangkan setelah dilakukannya sosialisasi menunjukkan adanya meningkatan nilai rata-rata 74,67. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta tentang Model Struktur Pemerintahan Adat (Penyuluhan Peranan Penyimbang Adat dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Adat Buwai Khunjung Sekretariat Pusat Pekon Maja, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan. Selain itu, peserta juga terlihat antusiasme peserta mengajukan pertanyaan terkait dengan materi yang diberikan
POLA PEMBERDAYAAN DENGAN MEMANFAATKAN LKMD UNTUK MENGELOLA POTENSI PERDESAAN: Lokus Kegiatan pada Desa Asahan Way Sindi, Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat Muhammad Guntur Purboyo; Junaidi Junaidi; Prasetya Nugraha
Nengah Nyappur Vol. 2 No. 1 (2023): Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nengahnyappur.v2i1.41

Abstract

Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW) merupakan unit pelayanan pemerintahan terkecil yang ada di desa. RT/RW memiliki peran sebagai perpanjang tanganan pemerintah desa dalam pengelolaan pembangunan desa secara maksimal (Permendagri no. 18 tahun 2018). Penerapan peran dan fungsi RT/RW ataupun masyarakat di wilayahnya akan berdampak besar bagi program-program yang dicanangkan oleh pemerintah, baik dalam skala desa maupun skala nasional. Selama ini, RT/RW sudah digerakkan oleh pemerintah desa. Namun, hanya sebatas sebagai jabatan administratif, sehingga peran dan fungsinya tidak memiliki dampak maksimal dalam pembangunan. Oleh karena itu, kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas RT/RW dalam mengelola potensi wilayahnya. Pengabdian ini diimplementasikan dengan sosialisasi dan latihan penyusunan kanvas model bisnis yang dilakukan secara berkelompok. Proses evaluasi kegiatan ini dilakukan dengan dua pendekatan yakni kualitatif dan kuantitatif. pendekatan kuantitatif mnggunakan metode post-test dan pre-test. semantata pendekatan kualitatif memanfaatkan kanvas model bisnis untuk diisi secara berkelompok yang kemudian akan diamati dinamikanya oleh tim pengabdian. Proses evaluasi kegiatan ini dilakukan dengan dua pendekatan yakni kuantitatif (pre dan post test) dan kualitiatif (Kanvas Model Bisnis). Berdasarkan evaluasi Kuntitatif secara unum terjadi peningkatan pemehaman sebesar 10,3 persen. Sedangkan secara kualitatif peserta berhasil Menyusun 3 model rencana bisnis untuk BUM Desa dan Desanya.
PEMBANGUNAN KESADARAN DAYA SAING PARIWISATA INTERNASIONAL PADA KELOMPOK PEMUDA DI BANDAR LAMPUNG.docx Hasbi Sidik
Nengah Nyappur Vol. 1 No. 1 (2022): Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of community services is to sharing knowledge, sharping tourism awarness on international tourism industry in Indonesia. As a productive generation and potential entrepreneur in tourism industry, youth people in Bandarlampung were our main audiens. Using Zoom as media platform, this programme intended that the young people could possibly identify tourism sector and involving positively in international tourism development in Bandarlampung province Keywords: Tourism Awareness, International Tourism, Youth, Lampung Province
Sosialisasi Kewirausahaan Berbasis Pengolahan Ikan di Pondok Pesantren Ittifaqiah Indralaya Ogn Ilir Sumatera Selatan yulasteriyani yulasteriyani; Yunindyawati Yunindyawati
Nengah Nyappur Vol. 2 No. 1 (2023): Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nengahnyappur.v2i1.51

Abstract

Perubahan sosial budaya akibat modernisasi dan globalisasi menuntut perubahan berbagai aspek kehidupan termasuk pesantren. Pada aspek ekonomi pesantren (peternakan ikan lele) juga perlu menyesuaikan diri dengn perkembangan zaman dan kebutuhan pasar. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan ilmu dan teknologi pengolahan hasil ikan agar bernilai tambah dan menghasilkan pendapatan yang lebih banyak/ meningkat. Pengabdian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Ittifaqiah Indralaya Ogan Ilir Sumatera Selatan di Kampus A. Metode pelaksanaan pengabdian adalah persiapan (sarana prasarana, materi penyuluhan, dan pre test), penyuluhan (perilaku kewirausahaan, peran strategis pesantren, nilai sosial pesantren dan kewirausahaan berbasis pengolahan ikan), serta post test (dilakukan (setelah seluruh tahapan kegiatan dilaksanakan). Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa sebelum diberikan sosialiasi para santri telah memahami konsep kewirausahaan. Hasil pre test tentang pemahaman santri mengenai kewirausahaan salah satunya dilihat dari motivasi berwirausaha. Ini terjadi karena pada tahun 2019 tim pengabdian sudah melakukan sosialisasi sosiopreunership kepada Santri di pesantren ini. Akumulasi hasil post test menunjukkan bahwa khalayak sasaran mayoritas sangat setuju (55%) tentang pengembangan kewirausahaan berbasis pengolahan ikan di pondok pesantren Alittifaqiah. Kata Kunci: Pesantren, Kewirausahaan, Pengelolaan Ikan, Internalisasi.
Peran Serta Masyarakat dalam Pengembangan Pariwisata berbasis kearifan lokal dan komunitas di Pulau Pisang Dini Hardilla; Citra Persada; Nandang nandang
Nengah Nyappur Vol. 2 No. 1 (2023): Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nengahnyappur.v2i1.52

Abstract

Pulau Pisang memiliki daya tarik dan potensi alam yang sangat baik, kekayaan heritage, budaya dan adat masyarakat lokal, yang menarik untuk dikunjungi. Namun, potensi ini tidak seimbang dengan pengembangan pariwisata di Pulang Pisang, dimana pelabuhan kedatangan memiliki resiko bahaya yang tinggi bagi penumpang. Selain itu, sulitnya akomodasi, promosi, kurangnya kelompok sadar wisata, menyebabkan banyak bangunan yang bernilai wisaya tidak dikelola dengan baik dan memiliki kekuatan wisata yang lemah, sehingga menyebabkan akses tujuan wisata terhambat. Oleh karena itu, dengan adanya kegiatan pendampingan ini, akan memberikan inspirasi bagi masyarakat Pulau Pisang untuk mengembangkan pariwisata secara terpadu, sehingga dapat menghasilkan income tambahan bagi masyarakat Pulau Pisang. Selain itu, kegiatan ini dapat menjadi titik mula bagi masyarakat dan pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk peduli dalam manajemen pengelolaan Pulau Pisang secara menyeluruh melalui peningkatan kualitas sarana prasana dan sumber daya manusia. Pengabdian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode deskripsi kualitatif dan pendekatan partisipatif kepada masyarakat Pulau Pisang. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan peranan masyatakat dalam meningkatkan kualitas pariwisata di Pulau Pisang
Komodifikasi sebagai Upaya Pelestarian Kebudayaan Tupping dengan Memanfaatkan Fungsi Komunitas Lokal di Desa Palembapang, Lampung Selatan Branden Jaya Tivantara; Muhammad Guntur Purboyo; Junaidi Junaidi; Alamsyah Alamsyah; Tatang Hermawan
Nengah Nyappur Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nengahnyappur.v4i1.63

Abstract

Desa Palembapang memiliki potensi kebudayaan yang menonjol, salah satunya adalah kebudayaan tupping. Eksistensi kebudayaan direpresentasikan dengan aktifnya komunitas lokal kebudayaan, yaitu Sanggar Sai Buay. Namun, aktivitas kebudayaan yang aktif tidak selaras dengan agenda regenerasi kebudayaan di Desa Palembapang. Kebudayaan tupping memiliki nilai sakral sehingga hanya bisa diakses oleh hierarki adat Lampung tertentu. Hal ini juga menyebabkan keterpinggiran kebudayaan tupping tersebut. Oleh karena itu diperlukan upaya komodifikasi tupping agar kebudayaan tupping dapat diakses oleh siapa pun tanpa menghilangkan esensi kebudayaan tupping itu sendiri. Pengabdian oleh tim HMJ Sosiologi Universitas Lampung ini akan menjawab problematika tersebut dengan menawarkan kegiatan berupa pelatihan pembuatan inovasi tupping dengan bahan dasar kertas. Metode evaluasi pada kegiatan ini adalah dengan menggunakan evaluasi kuantitatif dan kualitatif. Metode evaluasi kuantitatif menggunakan evaluasi pre-test dan post-test dan evaluasi kualitatif menggunakan pengamatan saat proses praktik berlangsung dengan memperhatikan setiap detail dinamika kegiatan. Hasil evaluasi kuantitatif terdapat peningkatan pemahaman peserta sebesar 20,8% terkait wawasan tupping. Sedangkan evaluasi kualitatif adalah peserta dapat mempraktikkan pembuatan tupping dengan sangat baik sekaligus terdapat stimulasi untuk menambah inovasi tupping. Sehingga kegiatan ini akan meningkatkan peluang regenerasi pelaku pengrajin tupping di Desa Palembapang, Kalianda, Lampung Selatan. Kata Kunci: kebudayaan tupping, komodifikasi tupping, regenerasi
Optimalisasi Proses Preservasi dan Konservasi Berbasis pada Tradisi Lokal di Museum Kekhatuan Semaka Ifaty Fadliliana Sari; Muhammad Guntur Purboyo; Bartoven Vivit Nurdin; Azis Amriwan
Nengah Nyappur Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nengahnyappur.v4i1.65

Abstract

Museum Kekhatuan Semaka merupakan museum yang telah berdiri lebih dari satu dekade. Pemeliharaan terhadap benda-benda peninggalan bersejarah dilakukan dengan memanfaatkan pengetahuan lokal masyarakat yang telah menjadi tradisi turun-temurun warisan nenek moyang. Adapun kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi lokal yang diterapkan dalam proses preservasi dan konservasi benda-benda di museum adat tersebut. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi dalam bentuk ceramah dan diskusi. Selain itu, pendampingan kepada para pengelola museum juga dilaksanakan sebagai bentuk optimalisasi. Hasilnya, masyarakat adat di Desa Sanggi Unggak Kabupaten Tanggamus mempunyai cara-cara tradisonal dalam merawat benda-benda di museum. Kegiatan preservasi dan konservasi telah dilakukan secara berkala dan sederhana dengan menggunakan bahan maupun alat yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Para pengelola museum adat juga menyelenggarakan acara-acara adat yang melibatkan masyarakat lokal yang dikemas dalam bentuk ritual adat untuk membersihkan benda-benda bersejarah. Ritual adat ini sekaligus menjadi langkah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian budaya Lampung.
Upaya Pencegahan Stunting melalui Konsumsi Protein Hewani dengan Inovasi Jurnalistik Media Pop Digital : (Isi Piringku Kini Kaya Protein Hewani) Ikram Ikram; Usman Raidar; Yuni Ratna Sari; Handi Mulyaningsih; Anita Damayantie
Nengah Nyappur Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nengahnyappur.v4i1.66

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat “Isi Piringku Kini Kaya Protein Hewani” melalui Inovasi Jurnalistik Media Pop Digital adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang gizi seimbang dan mempromosikan konsumsi protein hewani sebagai upaya pencegahan stunting. Selain itu, program ini bertujuan untuk memberikan keterampilan pembuatan konten digital kepada perempuan muda dalam menyebarkan pesan edukasi gizi secara efektif. Sasaran utama adalah 20 anggota Muli Leadership Lampung, organisasi kepemimpinan perempuan yang diinisiasi oleh Perkumpulan DAMAR. Metode pelatihan menggunakan kombinasi ceramah interaktif, diskusi kelompok, role-play, brainstorming, simulasi pembuatan konten, dan latihan langsung di lapangan. Hasil menunjukkan bahwa peserta berhasil meningkatkan pemahaman mereka tentang tubuh, tumbuh kembang optimal, serta manfaat protein hewani dalam mencegah stunting. Peserta juga terampil membuat content plan dengan tujuan Brand Awareness, Keywords Ranking, dan Conversion dalam media pop digital. Program ini menjadi model intervensi komunitas yang dapat direplikasi dalam skema kampanye digital anti-stunting.
Upaya Penguatan Literasi dan Nilai Karakter Anak melalui Program POSKRITER di Taman Baca Masyarakat Kota Bandar Lampung Rafli Aditya; Imam Mahmud; Dewi Ayu Hidayati; Erna Rochana; Hartoyo Hartoyo
Nengah Nyappur Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nengahnyappur.v4i1.67

Abstract

Literasi dan pendidikan karakter merupakan aspek fundamental dalam pembentukan sumber daya manusia yang berintegritas dan unggul. Sayangnya, proses pendidikan formal di Indonesia cenderung berfokus pada aspek kognitif, sehingga penguatan nilai-nilai karakter seringkali terabaikan. Program POSKRITER (Pondok Singgah Kreatif dan Berkarakter) hadir sebagai bentuk pengabdian masyarakat berbasis literasi, yang bekerja sama dengan Taman Baca Masyarakat (TBM) di Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini menggunakan metode pemaparan materi dan praktik kreatif seperti membuat batik jumputan, ikat kepala, dan menggambar dengan tujuan meningkatkan literasi multidimensi dan membentuk karakter anak-anak melalui pendekatan budaya lokal. Evaluasi kualitatif menunjukan bahwa program ini efektif dalam meningkatkan literasi bahasa, budaya, dan emosional anak, sekaligus membangun nilai-nilai karakter seperti empati, gotong royong, tanggung jawab, dan rasa bangga terhadap identitas lokal. Anak-anak menunjukan antusiasme tinggi dan perubahan sikap yang positif selama dan setelah kegiatan berlangsung. Program ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis budaya lokal yang aplikatif dan menyenangkan dapat menjadi alternatif strategis dalam penguatan pendidikan karakter berbasis komunitas.

Page 2 of 4 | Total Record : 34