cover
Contact Name
Muhammad Guntur Purboyo
Contact Email
jurnalnengahnyappur@fisip.unila.ac.id
Phone
+628117902911
Journal Mail Official
jurnalnengahnyappur@fisip.unila.ac.id
Editorial Address
Gedung E, Lantai 3, Fisip, Universitas Lampung, Jl. Sumantribrojonegoro no. 1, Gedong Meneng, BAndar LAmpung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 2828741X     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Nengah Nyappur adalah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat telah memiliki e-ISSN 2828-741X yang diterbitkan oleh Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung. Periode penerbitan jurnal ini akan dilaksanakan sebanyak 2 (dua) Kali dalam satu tahun pada bulan Mei dan November. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide dan gagasan dalam pengembangan ilmu-ilmu sosial dan budaya khususnya bidang Sosiologi. Jurnal Nengah Nyappur mengundang dan menerima artikel hasil Pengabdian kepada Masyarakat dari internal Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Lampung ataupun dari pihak eksternal untuk dapat berpartisipasi didalamnya. Penulis yang akan mengirimkan naskah pada jurnal ini diharapkan membaca petunjuk penulisan naskah yang ada pada halaman web ini. Apabila penulisan naskah tidak sesuai dengan petunjuk penulisan naskah yang tersedia maka naskah akan ditolak atau dikembalikan kepada penulis untuk dilakukan penyesuaian terhadap petunjuk penulisan naskah yang tersedia.
Arjuna Subject : -
Articles 34 Documents
Mengkaji Kebijakan Pembatasan Usia Pernikahan dan Kaitannya Dengan Dispensasi Pernikahan Oprasetya Fajar Thorifa'i; Muhammad Rayhan Syauqii; Laula Khairun Nisa; Fuad Abdulgani; Teuku Fahmi
Nengah Nyappur Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nengahnyappur.v4i1.71

Abstract

Pernikahan dini menjadi salah satu fenomena sosial sekaligus masalah yang harus dihadapi serta harus segera diselesaikan. Dalam upaya menyelesaikan masalah tersebut, pemerintah memberlakukan pembatasan usia pernikahan. Namun dalam pelaksanaannya, pemerintah sendiri memberikan kelonggaran kelonggaran berupa pengajuan dispensasi pernikahan. Berdasarkan latar belakang tersebut, artikel ini disusun untuk mengkaji kebijakan pembatasan usia pernikahan dan kaitannya dengan dispensasi pernikahan. Jenis data yang digunakan dalam pengabdian ini adalah jenis data sekunder, Tujuan analisis data sekunder,yaitu untuk menggali dan menemukan permasalahan (pertanyaan) pengabdian baru serta menguji kebenaran hasil pengabdian terdahulu. Dalam menggunakan analisis data sekunder peneliti harus memperhatikan kualitas data yang akan digunakan Dikeluarkannya kebijakan dispensasi pernikahan, nyatanya mengurangi efektivitas dibentukknya undang undang pembatasan usia perkawinan, namun apabila dilihat lebih dalam, pernikahan usia dini terjadi karena maraknya fenomena hamil diluar nikah, maka menikah menjadi jalan satu satunya. Maka upaya yang dapat dilakukan diantaranya penyediaan pendidikan formal yang dapat memadai, pemberdayaan peran keluarga dalam mencegah dan memahami bahaya dari perkawinan usia dini, peningkatan peran dari pemerintah, & Menciptakan kondisi kesetaraan gender.
Penguatan Kelembagaan Tim Percepatan Penurunan Stunting dan Tim Pendamping Keluarga Desa Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan Damar Wibisono; Suwarno Suwarno; Pairul Syah; Anita Damayantie; Asnani
Nengah Nyappur Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nengahnyappur.v4i1.72

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memetakan aktor dan bentuk program percepatan penurunan stunting dalam upaya membangun desa anti stunting di Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah dan diskusi aktif yang melibatkan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) Desa Way Huwi. Materi yang disampaikan mencakup kebijakan penurunan stunting, program percepatan, mekanisme kerja TPPS, peran TPK, serta penguatan kelembagaan. Kegiatan ini dihadiri oleh 23 peserta dari TPPS dan TPK. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan. Sebelum kegiatan, rata-rata pemahaman peserta adalah 76,95 dan meningkat menjadi 96,95 setelah sosialisasi, atau naik sebesar 20%. Selain peningkatan pemahaman, peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam diskusi dan tanya jawab. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kelembagaan TPPS dan TPK serta mendukung target zero new stunting di Desa Way Huwi. Kata Kunci: Stunting, Penguatan Kelembagaan, Tim Percepatan, Tim Pendamping Keluarga
Strategi Edukasi Komprehensif untuk Mitigasi Pernikahan Usia Dini di Lingkungan SMPN 3 Hulu Sungkai Usman Raidar; Teuku Fahmi; Imam Mahmud; Junaidi Junaidi; Azis Amriwan; Alamsyah Alamsyah
Nengah Nyappur Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nengahnyappur.v4i2.73

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan pernikahan usia dini yang signifikan di lingkungan SMPN 3 Hulu Sungkai dan Desa Ibul Jaya melalui strategi edukasi komprehensif. Dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman akan dampak negatif pernikahan usia dini dan terbatasnya upaya pencegahan yang sistematis, kegiatan ini menerapkan metode partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan asesmen awal, penyusunan modul edukasi kontekstual, pelatihan guru dan staf sekolah, sesi edukasi interaktif untuk siswa, workshop orang tua, pembentukan kelompok sebaya, kampanye komunitas, dan penguatan kerjasama dengan pihak terkait. Evaluasi pelaksanaan program dilakukan secara berkala melalui kuesioner, observasi, dan diskusi kelompok terfokus. Keberlanjutan program diupayakan melalui pengembangan modul replikatif, pelatihan kader, advokasi kebijakan lokal, dan pembentukan jaringan kerjasama. Kegiatan pengabdian yang dilakukan telah berhasil meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para peserta sebesar 13,20%. Pada aspek praktis, Tim PkM bersama masyarakat lokal serta warga sekolah telah berupaya mengembangkan dan mengimplementasikan strategi edukasi yang komprehensif dan berkelanjutan untuk mencegah praktik pernikahan usia dini di lingkungan SMPN 3 Hulu Sungkai.
Bakoel Kopi: Pengembangan Kewirausahaan Perempuan Muda Anggota Gerakan Perempuan Lampung melalui Pelatihan Kopi, Reseller, dan Coffee Brewer Ikram Badila; Hartoyo; Anita Damayantie; Fuad Abdulgani
Nengah Nyappur Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nengahnyappur.v4i2.74

Abstract

  The economic empowerment of young women through local-potential-based entrepreneurship is a crucial strategy for strengthening the sustainability of women's civil society organizations (CSOs). This community service activity aims to enhance the entrepreneurial capacity of young women activists from women's CSOs in Bandar Lampung through coffee entrepreneurship training, focusing on brewing skills, the role of a reseller, and micro-business management. Fifteen participants from three organizations—Serikat Perempuan Bandar Lampung, Lamban PuAn Lampung, and Solidaritas Perempuan Sebay Lampung—attended a three-day training session using a participatory approach, covering coffee product education, practical sessions, digital marketing, and business plan mentoring. The Bakoel Kopi program optimally leverages the potential of Lampung's coffee resources and the local "Ngupi Pai" trend as a business opportunity. The implementation results showed a significant increase in participants' technical and managerial competencies, successfully establishing at least three micro-business units, and boosting entrepreneurial motivation and self-confidence. This program concludes that the micro-businesses developed have the potential to become a sustainable funding source for the partner organizations.   Keywords: entrepreneurship, young women, coffee, reseller, coffee brewer
Strategi Pemberdayaan Ekonomi Lokal Melalui Optimalisasi Potensi Gerabah Erri Art di Desa Negara Ratu Nayla Nurlitha; Diana Chandra Olivia; Nikmatunnasikhah Nikmatunnasikhah; Viada Chrisellia; Aldi Saputra
Nengah Nyappur Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nengahnyappur.v5i1.77

Abstract

Empowering the local economy at the village level is a key effort in improving community welfare through the sustainable utilization of existing resources. Negara Ratu Village has a pottery craft sector with strong economic and cultural value, yet it still faces several obstacles, such as limited innovation, suboptimal marketing, and minimal use of digital media. This program aims to enhance the economic and social capacity of Gerabah Erri Art artisans through digital marketing assistance, branding reinforcement, and the implementation of pottery educational classes. The method applied was Participatory Action Research (PAR), which directly involved the artisans in every stage of the activity. The program was carried out through the development of an educational module on pottery, the creation of digital promotional materials, the preparation of a product catalog, and the activation of social media accounts as an initial publication platform. In addition, a trial pottery workshop was conducted with participants from outside the village. The results show improvements in digital promotion skills, expanded market reach, strengthened business identity, and emerging opportunities to develop craft-based educational tourism. Therefore, this program has a positive impact on strengthening the local economy and supporting the sustainability of the pottery industry in Negara Ratu Village.
Program PROTECT sebagai Edukasi Perlindungan Diri terhadap Kekerasan Seksual pada Siswa-siswi SDN 1 Sabah Balau Ghaisani Thifal Rahman; Karmi Umayah; Citra Regina; Wahyu Rizki Adrista Rhamadani
Nengah Nyappur Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nengahnyappur.v5i1.78

Abstract

Kekerasan seksual pada anak masih menjadi persoalan serius di lingkungan sekolah dasar, terutama karena rendahnya pemahaman siswa mengenai batas tubuh dan mekanisme perlindungan diri. Program PROTECT diterapkan di SDN 1 Sabah Balau sebagai upaya preventif untuk meningkatkan literasi perlindungan diri melalui pendekatan edukatif yang interaktif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tindakan partisipatif melalui penyampaian materi, simulasi zona tubuh aman, latihan respon penolakan, diskusi interaktif, serta penyediaan ruang curhat digital sebagai layanan lanjutan. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan interaksi langsung dengan siswa dan guru pendamping. Hasil pelaksanaan program menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dalam mengenali bentuk kekerasan seksual, membedakan sentuhan aman dan tidak aman, serta membangun keberanian untuk menolak perilaku yang berpotensi membahayakan. Meskipun penggunaan ruang curhat masih terbatas, temuan ini menunjukkan adanya kesadaran awal terhadap isu kekerasan seksual dan bullying. Secara keseluruhan, Program PROTECT dinilai efektif sebagai intervensi preventif awal, namun keberlanjutan program diperlukan agar dampaknya dapat lebih optimal.
Peran Program PROTECT sebagai Upaya Anti-Bullying dalam Mendorong Pembentukan Karakter Positif Siswa-siswi SDN 1 Sabah Balau Ghaitsa Alya Zalfa; Rina Mustika; Dhandi Lionar Fajri
Nengah Nyappur Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nengahnyappur.v4i2.80

Abstract

Bullying merupakan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pelaku baik secara individu maupun kelompok yang merasa memiliki kontrol lebih besar terhadap korban atau orang lain yang dianggap lebih lemah. Namun, banyak dari pihak sekolah yang belum cukup mengoptimalkan penanganan kasus bullying dan hanya menganggap tindakan-tindakan itu merupakan hal yang biasa saja jika terjadi di lingkungan sekolah. Maka, hadir Program PROTECT sebagai salah satu bentuk pengabdian masyarakat sebagai program edukasi dan pencegahan bullying serta kekerasan seksual yang berlokasi di SDN 1 Sabah Balau. Kegiatan edukasi ini dilaksanakan dengan pemaparan materi serta praktik think-write dan think-write-share yang bertujuan untuk menanmkan upaya anti-bullying dan mendorong pembentukan karakter positif anak-anak. Tingkat keberhasilan dan evaluasi kualitatif menunjukkan bahwa program ini efektif dalam memberi pemahaman nilai-nilai anti-bullying sehingga mereka dapat terdorong dalam membentuk moral pengetahuan, moral perasaan, dan moral tindakan. Setelah kegiatan program ini sudah terlaksana secara keseluruhan, karakter anak-anak berangsur-angsur bergeser menjadi lebih positif. Program PROTECT terbukti dapat berperan sebagai upaya anti-bullying dalam mendorong pembentukan karakter positif siswa-siswi SDN 1 Sabah Balau.
Implementasi Social Branding sebagai Strategi Promosi: Studi Kasus Erri Art Gerabah Fahri Ridwan; Carissa Carissa; Serly Serly; Habib Rizki
Nengah Nyappur Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nengahnyappur.v4i2.81

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat strategi social branding pada Gerabah Erri Art di Desa Negara Ratu guna meningkatkan identitas usaha, jangkauan promosi digital, dan keterlibatan masyarakat. Permasalahan utama yang ditemukan yaitu kurangnya dokumentasi visual, rendahnya aktivitas media sosial, serta belum terarahnya strategi promosi. Program ini dilaksanakan selama dua bulan dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menempatkan pelaku usaha sebagai mitra aktif dalam proses identifikasi kebutuhan, perencanaan strategi, tindakan, dan evaluasi. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, penyusunan rencana branding, produksi konten foto dan video, penyelenggaraan workshop gerabah, serta publikasi konten melalui Instagram, TikTok, dan media partner lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada konsistensi unggahan, kualitas identitas visual, partisipasi workshop, serta peningkatan jangkauan digital. Kolaborasi dengan media partner turut memperluas audiens dan memperkuat citra usaha. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan social branding berbasis PAR mampu meningkatkan visibilitas, nilai budaya, dan daya tarik Gerabah Erri Art secara berkelanjutan. Kata Kunci: social branding, gerabah, pemberdayaan, promosi digital, PAR
Dinamika dan Tantangan Dinamika dan Tantangan Bank Sampah Caraka dalam Partisipasi Masyarakat di Desa Hajimena Nayla Amanda Madrin; Arya Nur Rohim; Rohani Enjelina Nainggolan; Novia Safitri
Nengah Nyappur Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nengahnyappur.v5i1.84

Abstract

Permasalahan sampah di Desa Hajimena masih menjadi tantangan karena rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah rumah tangga. Kehadiran Bank Sampah Caraka menjadi langkah penting untuk mendorong perubahan perilaku dengan menawarkan sistem tabungan sampah yang bernilai ekonomis serta wadah pembelajaran bagi warga. Melalui kegiatan pemilahan, penimbangan, dan sosialisasi rutin, program ini berupaya membangun kebiasaan baru dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas. Namun, dalam pelaksanaannya masih muncul berbagai hambatan, seperti kurangnya motivasi warga, minimnya sosialisasi, fasilitas yang belum memadai, pencatatan manual, serta kurangnya dukungan pemasaran dan informasi melalui media sosial. Situasi ini menunjukkan perlunya penguatan organisasi, edukasi berkelanjutan, serta kerja sama dengan pemerintah desa, sekolah, dan mitra industri daur ulang agar Bank Sampah Caraka dapat berkembang secara optimal. Upaya kolaboratif dan pemanfaatan teknologi menjadi kunci dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dan mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih baik di Desa Hajimena
Efektivitas Metode Learning by Playing pada Program Ruang HIVI dalam Peningkatan Kemampuan Calistung: Studi Kasus TK Al-Hikmah Natar Annisa Rahmayani Mayaguezz; Nazril Irham Wiranata; Eni Veronisa; Muhammad Rifat Firzatullah
Nengah Nyappur Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nengahnyappur.v4i2.87

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pendekatan Learning by Playing dalam program Ruang HIVI di TK Al-Hikmah, Natar, untuk meningkatkan kemampuan Calistung (membaca, menulis, berhitung) anak usia dini. Masalah yang mendasari penelitian ini adalah ditemukannya kesulitan pada beberapa anak dalam mengenali huruf, membedakan bentuk visual, serta melakukan perhitungan dasar, ditambah pola belajar yang monoton. Untuk menangani isu tersebut, riset ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengabdian melalui observasi partisipatif, wawancara informal, dan dokumentasi. Program dilaksanakan dalam lima sesi. Temuan menunjukkan bahwa Learning by Playing efektif, dengan tingkat keberhasilan 80%. Terlihat peningkatan signifikan dalam kemampuan kognitif, di mana sekitar 80% anak dapat mengenali huruf (AZ) dan angka (120), serta mulai menulis nama dan melakukan perhitungan sederhana. Selain itu, metode ini juga meningkatkan motivasi belajar anak (80%) dan semangat mengikuti permainan edukatif (90%), yang tampak dari keaktifan serta keberanian mereka berpendapat. Kesimpulannya, Learning by Playing efektif tidak hanya meningkatkan kemampuan Calistung, tetapi juga mendukung perkembangan holistik anak, termasuk aspek afektif dan sosial, melalui pembelajaran yang menyenangkan.

Page 3 of 4 | Total Record : 34