cover
Contact Name
Muhammad Guntur Purboyo
Contact Email
jurnalnengahnyappur@fisip.unila.ac.id
Phone
+628117902911
Journal Mail Official
jurnalnengahnyappur@fisip.unila.ac.id
Editorial Address
Gedung E, Lantai 3, Fisip, Universitas Lampung, Jl. Sumantribrojonegoro no. 1, Gedong Meneng, BAndar LAmpung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 2828741X     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Nengah Nyappur adalah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat telah memiliki e-ISSN 2828-741X yang diterbitkan oleh Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung. Periode penerbitan jurnal ini akan dilaksanakan sebanyak 2 (dua) Kali dalam satu tahun pada bulan Mei dan November. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide dan gagasan dalam pengembangan ilmu-ilmu sosial dan budaya khususnya bidang Sosiologi. Jurnal Nengah Nyappur mengundang dan menerima artikel hasil Pengabdian kepada Masyarakat dari internal Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Lampung ataupun dari pihak eksternal untuk dapat berpartisipasi didalamnya. Penulis yang akan mengirimkan naskah pada jurnal ini diharapkan membaca petunjuk penulisan naskah yang ada pada halaman web ini. Apabila penulisan naskah tidak sesuai dengan petunjuk penulisan naskah yang tersedia maka naskah akan ditolak atau dikembalikan kepada penulis untuk dilakukan penyesuaian terhadap petunjuk penulisan naskah yang tersedia.
Arjuna Subject : -
Articles 34 Documents
PELATIHAN MANAJEMEN SEKOLAH YANG RESPONSIF GENDER PADA SMA MUHAMMADIYAH 1 METRO Yulianto Yulianto; Teuku Fahmi; Asnani Asnani
Nengah Nyappur Vol. 0 No. 1 (2021): Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berbentuk pelatihan manajemen sekolah yang responsif gender dalam mendukung impelementasi program merdeka belajar Kemendikbud RI. Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini direncanakan berjumlah 40 orang, yang merupakan unsur warga sekolah SMA Muhammadiyah 1 Kota Metro. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini diantaranya: ceramah dan tanya jawab, simulasi, kerja kelompok, dan diskusi & presentasi. Secara khusus kegiatan pengabdian ini telah mengarah pada beberapa capaian tujuan diantaranya yakni: aspek kognitif, telah terjadi peningkatan pemahaman para peserta tentang konsep gender dan ruang lingkupnya. Pada aspek ini juga para peserta juga lebih memahami permasalahan gender di lingkungan pendidikan (sekolah), telah mampu menemukenali kesenjangan gender di sekolah, danmampu menemukenali materi bahan ajar yang kurang responsif gender. Pada aspek praktis, terlihat ada upaya kongkrit dalam penyelenggaraan pengelolaan satuan pendidikan yang responsif gender di SMA Muhammadiyah 1 Metro yakni memberikan kesempatan yang sama diantara siswa laki-laki dan perempuan untuk memperoleh beragam fasilitas yang disediakan oleh pihak sekolah.
ANYAMAN BAMBU (AWI BAMBAN) DAN KAIN TAPPAN: MERAWAT KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT ADAT SAI BATIN DI MUSEUM ADAT KEKHATUAN SEMAKA, TANGGAMUS LAMPUNG Bartoven Vivit Nurdin; Damar Wibisono; Handy Mulyaningsih
Nengah Nyappur Vol. 0 No. 1 (2021): Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah minat dan motivasi generasi muda dalam merawat dan melestarikan anyaman bambu (Awi Bamban) dan kain tappan yang memiliki motif khusus yang tidak dimiliki oleh daerah lainnya, selain itu juga meningkatkan pemahaman mengenai ekonomi kreatif anyaman tersebut untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Sasaran dalam kegiatan ini adalah generasi muda masyarakat adat Sai Batin Sanggi Unggak yang merupakan pendukung dari pelestarian kearifan lokal setempat. Lokasi kegiatan ini terletak di Pekon Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus. Kegiatan ini dilakukan dengan harapan generasi muda mampu merawat dan melestarikan anyaman bambu yang memiliki potensi untuk menjadi industri ekonomi kreatif guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat adat setempat.
PELATIHAN PEMBUATAN TOKO ONLINE PADA PRODUK PERTANIAN DI PEKON SUKARAJA KECAMATAN GUNUNG ALIPKABUPATEN TANGGAMUS Roby Rakhmadi; Muhammad Guntur Purboyo; Junaidi Junaidi
Nengah Nyappur Vol. 0 No. 1 (2021): Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi pertanian di Pekon Sukaraja, Kecamatan Gunung Alip, Kabupaten Tanggamus harus ditanggapi dengan pelatihan terhadap masyarakat di kawasan sekitarnya agar mampu memanfaatkan potensi tersebut. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi berupa pelatihan toko online terhadap produksi pertanian dalam pemasaran produk. Ekonomi digital akan menunjang kegiatan pertanian sehingga akan memberikan kesejahteraan pada kehidupan manusia. Agar pertanian mampu dikelola dengan baik, para petani harus mampu beradaptasi di tengah perubahan pola ekonomi akibat pandemi Covid 19. Ekonomi digital melalui e-commerce diharapkan menjadi solusi bagi permasalahan yang ada. Produk pertanian yang ada dapat dipasarkan kepada konsumen sehinggga nantinya akan memberikan dampak kesejahteraan langsung pada petani.
MEMBANGUN KESADARAN PELAJAR SMA TERHADAP KEJAHATAN SEKSUAL DI DUNIA MAYA DENGAN PENDEKATAN CYBERCRIME PREVENTION Susetyo Susetyo; Hartoyo Hartoyo; Ikram Ikram; Teuku Fahmi
Nengah Nyappur Vol. 0 No. 1 (2021): Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berbentuk pelatihan dibarengi dengan pendampingan dalam membangun kesadaran terhadap kejahatan seksual di dunia maya dengan pendekatan cybercrime prevention. Kegiatan pengabdian ini dilandasi oleh realitas sosial perkembangan masyarakat digital dewasa ini yang semakin masif yang secara tidak langsung, telah banyak terjadi tindak kekerasan seksual di dunia maya. Untuk konteks ini, para siswa SMA harus dibekali pemahaman dan kemampuan dalam mendeteksi beragam kejahatan di dunia maya, khususnya yang terkait dengan kekerasan seksual. Secara khusus kegiatan pengabdian ini telah mengarah pada beberapa capaian tujuan diantaranya yakni: aspek kognitif, terjadi peningkatan pemahaman para peserta tentang kejahatan seksual di dunia maya dan ruang lingkupnya. Pada aspek ini juga para peserta lebih memahami beragam bentuk pencegahan kejahatan mayantara. Pada aspek praktis, para peserta mampu mengidentifikasi beragam bentuk pelecehan ataupun kejahatan seksual serta menerapkan strategi pencegahan kejahatan, khususnya kejahatan seksual. Merujuk pada hasil pre-test dan post-test terlihat bahwa masih terdapat keragaman persepsi peserta tentang kejahatan seksual didunia maya. Meskipun demikian, penyelenggaraan kegiatan pengabdian ini secara keseluruhan telah meningkatkan pemahaman para siswa tentang isu kejahatan seksual di dunia maya.
PENGUATAN LITERASI MEDIA BARU SEBAGAI UPAYA MITIGASI HUMAN TRAFFICKING Andi Windah; Roby Rakhmadi; Bendi Juantara
Nengah Nyappur Vol. 0 No. 1 (2021): Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pengabdian di Desa Margototo yaitu memberikan penguatan pemahaman mengenai media baru dalam upaya mitigasi human trafficking. Kegiatan ini sangat diperlukan bagi desa karena mengingat begitu masifnya masyarakat desa yang bekerja di luar negeri sehingga membutuhkan perlindungan dan penguatan. Metode kegiatan berupa penyampaian materi dan diskusi literasi media, media sosial dan Cyber Crime, Human Traficking dan penguatan kelembagaan. Setelah pemaparan dilakukan tanya jawab. Peserta yang ikut dalam kegiatan berjumlah 20-25 orang dan terdiri dari Perangkat Desa, BPD, Dusun hingga masyarakat calon peserta migran keluar negeri.
PENGUATAN KAPASITAS KELEMBAGAAN PADA KELOMPOK PETANI KAKAO SIDORUKUN DESA KEDIRI KECAMATAN GADINGREJO Dewi Ayu Hidayati; I Gede Sedemen; Asnani Asnani; Azis Amriwan
Nengah Nyappur Vol. 1 No. 1 (2022): Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berbentuk pelatihan dan pendampingan dalam hal penguatan kapasitas kelembagaan kelompok tani Sidorukun Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu. Peserta yang dilibatkan dalam kegiatan ini berjumlah 15 orang yang berasal dari aparatur desa setempat, pengurus kelompok tani dan pengurus BUMDES di Desa tersebut. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini diantaranya: ceramah, tanya jawab, dan forum discussion group (FGD). Kegiatan pengabdian ini secara khusus telah mengarah pada beberapa capaian tujuan diantaranya yakni: pada aspek kognitif, telah terjadi peningkatan pemahaman para peserta mengenai langkah langkah operasional penguatan kapasitas kelembagaan kelompok tani, seperti dalam hal kegiatan pengadministrasian, kegiatan pemberdayaan masyarakat, peancangan kegiatan kerjasama, pemanfaatan bantuan dari pemerintah, dan pembentukan struktur organisasi beserta peran dan fungsi dalam struktur kelembagaan tersebut. Pada aspek praktis, terlihat ada keinginan dan kesadaran yang kuat bagi kelompok tani untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan kelompok tani melalui berbagai langkah yang dilakukan dari apa yang disampaikan pada saat kegiatan PKM tersebut berlangsung
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA PENERIMA MANFAAT PROGRAM KELUARGA HARAPAN UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS INDUSTRI RUMAH TANGGA DI DESA WAY WAKAK, KECAMATAN ABUNG BARAT, LAMPUNG UTARA usman raidar; Junaidi Junaidi; Erna Rochana; muhammad Guntur Purboyo
Nengah Nyappur Vol. 1 No. 1 (2022): Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The mandate of the 1945 Constitution article 34 paragraph 1 explains that the poor and neglected children are looked after by the State. This mandate is the legal basis for requiring the State to provide assistance to the community. Families who are part of society are mandatory and must receive benefits from the State's obligation to provide assistance. So far, direct assistance provided by the government to the community or poor families in the community is in the form of cash assistance in the form of the Program Keluarga Harapan (PKH). However, the assistance is not significant in giving impact to the community to be able to become independent families. Departing from this, it is necessary to have a formalization that has a significant impact on improving the standard of living of the community to become an independent society, namely through empowerment of housewives of PKH beneficiary families.
PELATIHAN PENYUSUNAN E-MARKETSPACE SEBAGAI MODEL PROMOSI DI ERA DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK LOKAL KEPADA GENERASI MUDA Prasetya Nugeraha; Junaidi Junaidi; Muhammad Guntur Purboyo
Nengah Nyappur Vol. 1 No. 1 (2022): Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

e-market place diperlukan dalam membantu penjualan produk lokal. Sehingga diperlukan keahlian digital marketing yang diinisiasi oleh generasi muda. Dalam pelatihan ini, tim akan menerapkan model E-Marketspace kepada peserta. Model ini memanfaatkan konsumsi media online yang tinggi dari masyarakat sehingga menjadikannya sebagai alat marketing para pebisnis. Penerapan keilmuan bisnis dibidang teknologi ini yang masih kurang dapat diterapkan oleh masyarakat desa. Maka dari itu, pelatihan ini akan membuat peserta pelatihan untuk membuat dan mendesain web online ataupun media bisnis online. Setelah peserta memiliki media online, barulah tim akan memberikan treatment tentang keilmuan bisnis kepada peserta. Hasil pelatihan ini diharapkan akan memberikan saluran distribusi baru bagi bubuk lokal yang sudah diproduksi oleh masyarakat dan menjadi arahan bagi pemerintah Kabupaten Tanggamus untuk memfasilitasi penjualan secara online di level nasional dan internasional
Transformasi Galeri Makhga Legun Menjadi Museum Adat Bartoven Vivit Nurdin; Dewi Ayu Hidayati; Ifaty Fadliliana Sari; Yuni Ratna Sari
Nengah Nyappur Vol. 1 No. 1 (2022): Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The construction of the Traditional Museum of the Marga Legun is still ongoing. Indigenous peoples have begun to collect historical relics and package them in the form of the Makhga Legun Gallery. The existence of this gallery shows a fairly high spirit, as well as indicating that indigenous peoples experience various obstacles in their efforts to build a traditional museum. The involvement of academics is needed to provide solutions to overcome all kinds of problems. Therefore, this community service activity was held as a form of assistance by academics. This service activity aims to facilitate indigenous peoples in the process of establishing the Legun Traditional Museum. This service activity was carried out at Lamban Balak Marga Legun, Way Urang, Kalianda. The parties involved included the local government, traditional leaders, the traditional museum manager, and the Lampung Museum manager, the resource persons. This activity was carried out on May 14, 2022. Participants were very enthusiastic about this service activity. The activity process begins with a pretest and ends with a post-test. So far, the construction of the Marga Legun's traditional museum has been very progressive. Several historical relics have been displayed in the museum's showroom. Archaeologists from the Lampung Museum assist in the identification of historical objects and provide some input so that the management of the museum is more optimal.
Penguatan Industri Kreatif Berbasis Kearifan Lokal Moh Nizar; Hasbi Sidik; Damar Wibisono
Nengah Nyappur Vol. 1 No. 1 (2022): Nengah Nyappur: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kegiatan sosialisasi penguatan industri kreatif berbasis kerarifan lokal bagi para pelaku industri kreatif secara umum bertujuan memberikan pemahaman tentang pentingnya mengembangkan pembangunan kota atau daerah kreatif yang berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 15 Oktober 2016 di FISIP Universitas Lampung. Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB s.d. pukul 16.00 WIB. Kegiatan diawali dengan melakukan pre test untuk melihat pemahaman peserta sebelum dilakasakannya kegiatan dan post test untuk melihat pemahaman peserta setelah dilaksanakannya kegiatan. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, terlihat bahwa pemahaman peserta setelah mendapatkan materi kegiatan mengalami peningkatan 15,8%. Pemahaman awal peserta sebelum dialksanakannya kegiatan sosialisasi penguatan industri kreatif berbasis kearifan lokal sebesar 59,47, sementara setelah dilakukannya kegiatan sosialisasi peserta mengalami peningkatan nilai sebesar 75,27. Hasil evaluasi juga menunjukkan bahwa sebagain peserta mengalami peningkatan pengetahuan sebesar 30-40%. Data tersebut menunjukkan bahwa peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut dan terjadi peningkatan pemahaman terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Antusias peserta juga tampak dari keterlibatan aktif peserta dalam setiap sesi kegiatan dimana peserta mampu menjawab dan merespon setiap pertanyaan pada saat kegiatan sosialisasi berlangsung. Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif bagi peserta terutama dalam hal peningkatan pengetahuan peserta tentang ”Penguatan Industri Kreatif Berbasis Kearifan Lokal”. Kata Kunci: industri kreatif, kearifan lokal ABSTRACT Socialization activities for strengthening local wisdom-based creative industries for creative industry players generally aim to provide an understanding of the importance of developing creative city or regional development based on local wisdom. This activity was carried out on October 15, 2016 at FISIP, University of Lampung. Activities are carried out starting at 08.00 a.m. until at 16.00 p.m. The activity begins with a pre-test to see the participants' understanding before the activity is carried out and a post-test to see the participants' understanding after the activity is carried out. Based on the evaluation carried out, it was seen that the participants' understanding after receiving the activity materials increased by 15.8%. The initial understanding of the participants before the socialization activity for strengthening the creative industry based on local wisdom was 59.47, while after the socialization activity the participants experienced an increase in the value of 75.27. The results of the evaluation also showed that some participants experienced an increase in knowledge of 30-40%. The data shows that participants are very enthusiastic in participating in these activities and there is an increase in understanding of the activities carried out. The enthusiasm of the participants was also evident from the active involvement of the participants in each activity session where participants were able to answer and respond to every question during the socialization activity. Thus, it can be concluded that this activity has a positive impact on participants, especially in terms of increasing participants' knowledge about "Strengthening Creative Industries Based on Local Wisdom". Keywords: creative industry, local wisdom

Page 1 of 4 | Total Record : 34