cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalempati@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Soedarto SH Tembalang Semarang Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal EMPATI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 2337375X     EISSN : 28291859     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DENGAN PERILAKU KONSUMTIF MEMBELI KOSMETIK PADA MAHASISWI JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS UNIVERSITAS X SEMARANG Ika Isti Sofiana; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.293 KB) | DOI: 10.14710/empati.2020.26922

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara harga diri dengan perilaku konsumtif membeli kosmetik pada mahasiswi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas X Semarang. Populasi penelitian ini adalah 134 mahasiswi Jurusan Manajemen Universitas X Semarang, dengan sampel penelitian berjumlah 103 orang yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala psikologi likert yang terdiri dari dua skala, yaitu skala harga diri (35 aitem, α=0,960) dan skala perilaku konsumtif membeli kosmetik (33 aitem α=0,953). Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana dengan bantuan SPSS Versi 17.0. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara harga diri dengan perilaku konsumtif membeli kosmetik pada mahasiswi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas X (rxy =-0,540 p=0,000). Semakin positif harga diri maka perilaku konsumtif membeli kosmetik semakin rendah. Sebaliknya, semakin negatif harga diri maka perilaku konsumtif membeli kosmetik semakin tinggi. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,292, artinya harga diri memberikan sumbangan efektif sebesar 29,2% pada perilaku konsumtif membeli kosmetik.
HUBUNGAN ANTARA KONFLIK PERAN GANDA DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI PADA MAHASISWI YANG SUDAH BERKELUARGA DI JOMBANG Majesty Ayu Aulia; Diana Rusmawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.04 KB) | DOI: 10.14710/empati.2020.26913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konflik peran ganda dengan motivasi berprestasi pada mahasiswi yang sudah berkeluarga di Jombang. Motivasi berprestasi adalah dorongan yang ada dalam diri seseorang untuk mencapai suatu tujuan yang merupakan pengharapan dari dirinya sendiri sehingga memungkinkan tercapainya prestasi yang terbaik. Konflik peran ganda adalah konflik dalam diri yang muncul akibat pertentangan antara peran sebagai mahasiswi dengan peran di dalam keluarga, sehingga mengganggu tanggung jawab antar peran. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 72 mahasiswi yang sudah berkeluarga dengan sampel penelitian sejumlah 35 subjek. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu convenience sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala konflik peran ganda (24 aitem, a=958) dan motivasi berprestasi (32 aitem, a=940). Hasil analisis menggunakan regresi sederhana menunjukkan koefisien korelasi sebesar -0.585 dengan nilai signifikan 0.000 (p.>0.05). Konflik peran ganda memberi sumbangan efektif sebesar 0.342 atau sebesar 34,2% terhadap motivasi berprestasi pada mahasiswi yang sudah berkeluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara konflik peran ganda dengan motivasi berprestasi pada mahasiswi yang sudah berkeluarga di Jombang. Semakin rendah konflik peran ganda pada mahasiswi yang sudah berkeluarga maka semakin tinggi motivasi berprestasi, sebaliknya semakin tinggi konflik peran ganda pada mahasiswi yang sudah berkeluarga maka semakin rendah motivasi berprestasi.
HUBUNGAN ANTARA LEADER-MEMBER EXCHANGE (LMX) DAN KARYAWAN SUPPORTING PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA TBK PLANT PALIMANAN CIREBON Khoerunnisa, Merlinda Sucihani; Prasetyo, Anggun Resdasari
Empati Jurnal Empati, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020
Publisher : Empati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.78 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara leader-member exchange dan happiness at work pada karyawan supporting PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Plant Palimanan Cirebon. Leader-member exchange merupakan hubungan timbal balik antara atasan dan bawahan yang salingmemengaruhi satu sama lain. Sedangkan happiness at work adalah sebuah perasaan positif dirasakan oleh karyawan saat berada di tempat kerja yang dapat memaksimalkan potensi diri karyawan. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 60 orang dengan teknik pengambilan data conveniencesampling. Metode pengumpulan data menggunakan dua skala psikologi yaitu, skala leader-member exchange dan skala happiness at work. Skala leader-member exchange terdiri dari 47 aitem (α= 0,965) dan skala happiness at work terdiri dari 32 aitem (α.0,727). Metode analisis yang digunakan menggunakan analisis regresisederhana dengan hasil rxy = 0,517 dengan signifikansi korelasi p = 0,000 (p <0,05). Maka terdapat hubungan yang positif antara leader-member exchange dan happiness at work. Semakin tinggi leader-member exchange maka akan semakin tinggi happiness at work. leader-member exchange memberi sumbangan efektif sebesar 26,7% terhadap happiness at work, 73,3% faktor lainnya tidak diungkapkan pada penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN PADA ATASAN DENGAN KETERIKATAN KERJA PADA ANGGOTA DETASEMEN PELOPOR SATUAN BRIGADE MOBIL (BRIMOB) KEPOLISIAN DAERAH JAWA TENGAH (POLDA JATENG) Redemta Putri Nayasari; Ika Zenita Ratnaningsih
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.712 KB) | DOI: 10.14710/empati.2020.26912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan pada atasan dengan keterikatan kerja anggota detasemen Pelopor Brimob Polda Jateng. Keterikatan kerja merupakan suatu sikap positif baik secara afeksi, pikiran, maupun perilaku terhadap pekerjaannya yang melibatkan adanya semangat kerja, dedikasi, dan penghayatan. Kepercayaan kepada pemimpin adalah keyakinan seseorang terhadap kompetensi, integritas, dukungan, maupun dapat memperkirakan tindakan dari orang yang akan dipercaya meskipun harus berada di situasi berbahaya dan tanpa memiliki kendali yang kuat. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 219 anggota Brimob Pelopor Polda Jateng yang berada di Kompi 1 (Srondol) dan Kompi 2 (Simongan) dengan sampel sebanyak 60 anggota yang seluruhnya berjenis kelamin laki - laki. Sampel dalam populasi ini memiliki rata – rata usia yakni berkisar antara 18 – 20 tahun. Masa kerja responden dalam penelitian ini berkisar antara 1 – 12 bulan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik convenience sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Skala Kepercayaan pada atasan (24 aitem, α = 0,902) dan Skala Keterikatan Kerja (33 aitem, α = 0,948). Analisis Spearman’s Rank menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara orientasi masa depan dengan keterlibatan siswa (rxy = 0,657 dan p = 0,000). Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa semakin tinggi kepercayaan pada atasan maka semakin tinggi pula keterikatan kerja anggota dan sebaliknya, semakin rencah kepercayaan pada atasan semakin rendah pula keterikatan kerjaanggota.  
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN PEMAAFAN PADA GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN PRINGSURAT Bina Abidatul Khusna1; Nailul Fauziah
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.79 KB) | DOI: 10.14710/empati.2020.27696

Abstract

Kecerdasan spiritual merupakan kemampuan potensial manusia untuk menentukan makna, nilai dan moral, baik dengan sesama manusia maupun dengan Tuhan. Sedangkan pemaafan merupakan perubahan keterikatan emosi, pikiran, dan perilaku negatif akibat suatu pelanggaran pada diri sendiri, orang lain maupun situasi menjadi netral atau positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan spiritual dengan pemaafan pada Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Pringsurat. Populasi pada penelitian ini berjumlah 290 guru sekolah dasar dengan subjek penelitian sebanyak 162 Guru Sekolah Dasar. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan 2 skala sebagai alat ukur, yaitu Skala Kecerdasan Spiritual (23 aitem valid dengan α=0,889) dan Skala Pemaafan (25 aitem valid dengan α=0,903). Analisis Spearman Rho menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,430 dan p = 0,000 (p<0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima, yaitu terdapat hubungan positif antara kecerdasan spiritual dengan pemaafan. Semakin tinggi kecerdasan spiritual seseorang, maka semakin tinggi pula pemaafannya dan sebaliknya.
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP KEBERFUNGSIAN KELUARGA DENGAN PENYESUAIAN DIRI PADA REMAJA DI SMA NEGERI 1 BATANG Candra Difna Mutiara Wardani; Imam Setyawan
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.616 KB) | DOI: 10.14710/empati.2020.27702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap keberfungsian keluarga dengan penyesuaian diri pada remaja di SMAN 1 Batang. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja di SMAN 1 Batang (L= 82 remaja, P= 173 remaja) yang berjumlah 947 remaja(27 kelas) dengan sampel penelitian sebanyak 255 remaja (8 kelas). Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah adopsi Skala Family Assessment Device yang diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia dan digunakan untuk mengukur variabel persepsi terhadap keberfungsian keluarga (36 aitem, α=0,926) dan Skala Penyesuaian Diri (19 aitem, α=0,890). Analisis Spearman’s Rank menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara keberfungsian keluarga dengan penyesuaian diri pada remaja di SMAN 1 Batang (rxy= 0,561 dan p = 0,000). Hasil dari analisis tersebut menunjukkan bahwa semakin positif persepsi remaja terhadap keberfungsian keluarga maka semakin tinggi penyesuaian diri remaja.Sebaliknya, semakin negatif persepsi terhadap keberfungsian keluarga maka semakin rendah penyesuaian diri remaja. 
HUBUNGAN PERSEPSI TERHADAP DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PENDERITA PENYAKIT JANTUNG Prabandita Permata Widiyanti; Amalia Rahmandani
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.899 KB) | DOI: 10.14710/empati.2020.27697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Persepsi terhadap Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan pada Penderita Penyakit Jantung. Populasi penelitian ini berjumlah 78 pasien penyakit jantung di RSUD Tugurejo Semarang dengan sampel 45 orang yang diambil melalui quota sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Persepsi terhadap Dukungan Keluarga (19 aitem, α = 0,87) dan Skala Kecemasan bagi Penderita Penyakit Jantung(12 aitem, α = 0,77). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan nilai koefisienrxy= -0,356; p = 0,016 (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara Persepsi terhadap Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan pada Penderita Penyakit Jantung di RSUD Tugurejo Semarang. Persepsi terhadap Dukungan Keluarga memberikan sumbangan efektif sebesar 12,7% dalam memprediksi Kecemasan pada Penderita Penyakit Jantung, sisanya sebesar 87,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini. Analisis tambahan menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada variable Persepsi terhadap Dukungan Keluarga maupun Tingkat Kecemasan pada Pasien Penyakit Jantung apabila ditinjau dari jenis kelamin, usia, maupun tingkat pendidikan terakhir pasien.
HUBUNGAN ANTARA PSYCHOLOGICAL CAPITAL DENGAN INTENSI TURNOVER PADA KARYAWAN MATAHARI DEPARTMENT STORE JAVAMALL SEMARANG Annisa Aulia Rahmah; Harlina Nurtjahjanti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.094 KB) | DOI: 10.14710/empati.2020.27703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara psychological capital dengan intensi turnover pada karyawan Matahari Department Store Java Mall Semarang. Psychological capital merupakan kondisi kapasitas dasar individu berupa sifat positif yang dapat membantu individu untuk dapat berkembang. Intensi turnover adalah niat atau keinginan individu untuk meninggalkan pekerjaannya. Penelitian ini dilakukan pada karyawan Matahari Department Store Java Mall wilayah Kota Semarang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 70 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling. Alat ukur dalam pengambilan data menggunakan skala psychological capital (34 aitem α=0,917) dan skala intensi turvover (27 aitem α=0,914) yang sudah dilakukan uji coba pada 40 orang karyawan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi sederhana menunjukkan hasil nilai korelasi anntara psychological capital dengan intensi turnover sebesar rxy=0,405, dengan nilai p=0,001 (p<0,05), r2= 0,164, F= 13,318, dan β= -0,405. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara psychological capital dengan intensi turnover. Hipotesis dalam penelitian ini diterimadengan sumbangan efektif psychological capital sebesar 16,4% pada intensi turnover, kemudian 83,6% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain-lain di luar penelitian ini. 
BERTAHAN DALAM KETIDAKPASTIAN INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS PADA JURNALIS PEREMPUAN DI MEDIA CETAK Ellis Claudia Panggabean; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.723 KB) | DOI: 10.14710/empati.2020.27698

Abstract

Fenomena semakin menurunnya pamor media cetak berdampak pada insan media, salah satunya jurnalis. Jurnalis merupakan individu yang secara aktif melakukan kegiatan jurnalistik. Jurnalis merupakan pekerjaan yang berat sehingga jarangdigeluti perempuan. Penelitian ini adalah penelitian fenomenologis yang bertujuan untuk memahami pengalaman jurnalis perempuan yang bekerja di media cetak. Pemilihan partisipan dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan kriteria perempuan berusia 30-50 tahun, sudah menikah, dan telah bekerja di media cetak setidaknya 10 tahun. Penelitian ini menggunakan wawancara semi terstruktur untuk memperoleh data dan Interpretative Phenomenological Analysis digunakan untuk analisis data. Penelitian ini menghasilkan tiga tema induk, yaitu (1) proses kerja jurnalis perempuan (2) proses menjalani peran ganda, dan (3) penguat untuk bertahan. Terdapat satu tema khusus yang hanya muncul pada partisipan RH, yaitu komitmen pada profesi. Penelitian ini memberi informasi penting tentang dinamika psikologis jurnalis perempuan yang bekerja di media cetak.
PUASA YANG MENAJUBKAN (STUDI FENOMENOLOGIS PENGALAMAN INDIVIDU YANG MENJALANKAN PUASA DAUD) Ikhda Izzatul Aqiilah
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.643 KB) | DOI: 10.14710/empati.2020.27704

Abstract

Sebagian umat manusia di dunia menjalankan ibadah puasa. Berbagai agama turut memerintahkan umatnya untuk menjalankan puasa sesuai dengan tata cara dan pelaksanaannya masing-masing dengan tujuan yang sama, yakni mendekatkan diri pada Sang Pencipta. Beberapa agama tidak hanya islam, memiliki ajaran-ajaran yang bertalian dengan keagamaan salah satunya adalah puasa. Puasa dalam Islam ada bermacam-macam salah satunya adalah Puasa Daud. Puasa Daud merupakan puasa yang dilakukan satu hari berpuasa dan satu hari berbuka. Fenomena yang menarik adalah ketika Puasa Daud dianggap berat bagi sebagian individu, tetapi ada beberapa individu yang menjalankannya bahkan hingga bertahun-tahun.  Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai individu yang menjalankan Puasa Daud, dinamika psikologis individu yang menjalankan Puasa Daud, serta bagaimana manfaat Puasa Daud terhadap individu yang menjalankan. Subjek penelitian berjumlah 4 orang dengan karakteristik sudah baligh, serta menjalankan Puasa Daud minimal selama 6 bulan. Penentuan subjek digunakan teknik purpossive sampling atau sampling bertujuan. Metode analisis yang digunakan, yaitu menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis dengan wawancara terstruktur. Hasil dari penelitian ini, yakni subjek mengalami proses dan dinamika psikologis berpuasa daud, serta puasa daud mempengaruhi subjek dalam hal makna puasa daud, kebahagiaan, kontrol diri, spiritualitas, religiusitas, emosi positif, regulasi emosi, pro-social behavior, interaksi sosial, relasi sosial, serta agresivitas.  

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 01, Tahun 2026 (Februari 2026) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 6, Tahun 2025 (Desember 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 5, Tahun 2025 (Oktober 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 4, Tahun 2025 (Agustus 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 3, Tahun 2025 (Juni 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 (April 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 (Februari 2025) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 3, Tahun 2024 (Juni 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 1, Tahun 2023 (Februari 2023) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 2, Tahun 2022 (April 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 4, Tahun 2021 (Agustus 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 3, Tahun 2021 (Juni 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 (April 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021) Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021 Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021 Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 3, Tahun 2020 (Juni 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019) Jurnal Empati, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020 Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019) Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 3, Agustus 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 2, April 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018) Jurnal Empati, Volume 7, Nomor 4, Oktober 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 3, Agustus 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018 Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016) Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015) Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015) Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 (Agustus 2014) Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014) Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 (April 2013) Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012) More Issue