cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalempati@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Soedarto SH Tembalang Semarang Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal EMPATI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 2337375X     EISSN : 28291859     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS DENGAN INTENSI MEMBELI SMARTPHONE PADA REMAJA SMA KARANGTURI SEMARANG Julius Hammer; Sri Hartati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.806 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7582

Abstract

Intensi membeli yang tinggi smartphone, dapat menurunkan minat belajar, kemudahan mengakses gambar dan video porno membuat remaja lebih menyukai budaya barat tanpa melakukan proses filterisasi. Secara teoritis intensi membeli dipengaruhi oleh konformitas. Penelitian ini bertujuan menguji secara empiris hubungan konformitas dengan intensi membeli smartphone siswa SMA Karangturi Semarang. Penelitian ini merupakan korelasi dengan mengambil subjek dengan metode cluster sampling dan didapatkan sampel sebanyak 57 siswa. Metode penggalian data dengan menggunakan dua skala psikologi, Skala Intensi Membeli dengan 22 item valid (α = 0,880) dan Skala Konformitas dengan 22 item valid (α = 0,919). Analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil menunjukkan koefisien korelasi rxy = 0,686 dengan p = 0,000 (p
PENGALAMAN BIDAN MEMBANTU PERSALINAN YANG KRITIS: STUDI INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS Esti Eva Nurdina; Annastasia Ediati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.133 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.15191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman bidan dalam menghadapi situasi kritis pertolongan persalinan. Pengalaman bidan yang dimaksud lebih ditekankan pada gambaran peristiwa yang dialami bidan dalam situasi kritis dan bagaimana bidan mengatasi situasi kritis pertolongan persalinan. Subjek penelitian ini adalah tiga orang bidan yang pernah mengalami situasi kritis pertolongan persalinan. Ketiga bidan tersebut berusia antara 30-40 tahun dan memiliki pengalaman praktik selama 8 hingga 20 tahun. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA), karena pendekatan ini memiliki tujuan untuk mengeksplorasi pengalaman yang diperoleh subjek dalam kehidupan pribadi dan sosialnya. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan beberapa tema, yaitu (1) fokus pada menghadapi situasi kritis; (2) upaya mengatasi situasi kritis; (3) penanganan pasien; (4) perkembangan diri yang positif. Dalam menghadapi situasi kritis, kasus yang dialami subjek berbeda-beda dan membuat subjek memberikan respons tersendiri, mulai dari kecemasan, stres hingga trauma. Subjek juga mempunyai cara tersendiri dalam merawat pasien yang tentunya tidak terlepas dari kendala sosiokultural yang dihadapi. Dalam mengatasi situasi kritis, subjek mengambil keputusan dengan beragam upaya yang pada beberapa subjek memberikan dampak tersendiri. Peneliti juga menemukan dengan adanya pengalaman yang dimiliki subjek membuat subjek dapat mengambil pelajaran dan memiliki harapan terhadap profesinya.
THE RELATIONSHIP BETWEEN WORK EFFICACY WITHJOB INSECURITY ON PRODUCTION EMPLOYEESPT “X” SEMARANG Rini Sulistyawati; Harlina Nurtjahjanti; Unika Prihatsanti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.013 KB) | DOI: 10.14710/empati.2012.467

Abstract

Post ACFTA, ASEAN harmonization program as an effort towards the ASEAN Economic Community (AEC) will be implemented in 2015. Integration will impact on various sectors include traditional herb medicine industry. The inability of the organization to face these conditions can lead to the threat of layoffs and made employees experience job insecurity. Therefore work efficacy to minimize the perceived job insecurity is needed by employees.The purpose of this research is to find out the relationship between work efficacy with job insecurity production employees of PT "X" Semarang. Study uses 56 production employees on PT "X" Semarang as a research subject. Determination of sample using incidental sampling technique. Methods of data collection using job insecurity scale consists of 32 aitem valid (α= 0.900) and Work Efficacy Scale consists of 28 aitem valid (α= 0.931).The results of the analysis with the simple regression analysis method get rxy = -0.644 with p = 0.000 (p <0.05), meaning that the research hypothesis is accepted and that there is a negative and significant correlation between work efficacy and job insecurity. Negative relationship between the two variables means the higher work efficacy, perceiving job insecurity on production employees will be low and vice versa. Work efficacy providing 41.5% effective contribution against job insecurity. These results indicate that there is 58.5% of another factor, which also contributed to job insecurity that are not disclosed in this study.
HUBUNGAN ANTARA IKLIM ORGANISASI DENGAN MOTIVASI KERJA PADA KARYAWAN PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH JAWA TENGAH WILAYAH KUDUS Anjasmara Adiel Saputra; Harlina Nurtjahjanti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.028 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.23426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara iklim organisasi dengan motivasi kerja pada karyawan PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah wilayah Kudus. Motivasi kerja adalah Sebuah intensitas yang menggerakkan perilaku karyawan, yang diungkap berdasarkan aspek intensitas, arah dan ketekunan. Motivasi kerja dipengaruhi oleh iklim organisasi, yaitu sebagai suatu persepsi penilaian individu mengenai lingkungan internal organisasi yang diukur melalui fleksibilitas, inovasi, fokus keluar, dan refleksivitas. Sampel penelitian berjumlah 70 dengan karakteristik subjek adalah karyawan PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah wilayah Kudus yang telah bekerja minimal 1 tahun. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik quota sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala Iklim Organisasi (29 aitem, α= 0,906) dan Motivasi Kerja (33 aitem, α= 0,935). Analisis regresi sederhana  menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara iklim organisasi dan motivasi kerja (rxy= 0,707 dengan p = 0,000) yang berarti bahwa semankin tinggi iklim organisasi semakin tinggi pula motivasi kerja. iklim organisasi memiliki sumbangan efektif sebesar 50% terhadap motivasi kerja.
POLA ASUH OTORITER ORANG TUA DAN SIKAP TERHADAP BULLYING PADA SISWA KELAS XI Fiska Nurzahra Susilo; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.131 KB) | DOI: 10.14710/empati.2015.13657

Abstract

Masa remaja merupakan salah satu fase perkembangan manusia. Masa ini merupakan masa transisis perkembangan individu dari anak-anak menuju masa dewasa yang mengalami perkembangan dan perubahan yang cukup signifikan baik biologis, kognitif, maupun sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh otoriter orang tua dan sikap terhadap bullying pada siswa kelas XI di SMA Negeri 5 Depok. Pola asuh otoriter orang tua adalah pola asuh yang menerapkan aturan dan batasan yang harus ditaati dan bersifat menghukum sehingga dapat membuat anak menjadi pribadi yang tidak percaya diri dan cenderung mencari perhatian dari orang lain. Sikap terhadap bullying adalah penilaian, perasaan, dan kecenderungan bertindak individu terhadap perilaku menyakiti, mengancam, dan menakuti fisik maupun psikis secara berulang-ulang yang dilakukan oleh individu lain secara pribadi atau berkelompok terhadap orang lain yang dianggap lemah, mudah diejek, dan tidak dapat membela diri. Populasi penelitian yaitu 408 siswa kelas XI yang terdiri dari 10 kelas dengan sampel penelitian adalah 165 siswa dari 4 kelas dan diperoleh dengan cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan Skala Pola Asuh Otoriter Orangtua (37 aitem; α = 0,86) dan Skala Sikap terhadap Bullying (41 aitem; α = 0,93). Hasil analisis regresi menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara pola asuh otoriter orang tua dengan sikap terhadap bullying (rxy = 0,28; p < 0,001). Pola asuh otoriter orang tua memberikan sumbangan efektif sebesar 8% terhadap sikap terhadap bullying.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA SANTRI DI PESANTREN TAHFIDZ DAARUL QUR’AN JAWA TENGAH Titis Pramesti Tunggadewi; Yeniar Indriana
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.995 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.19760

Abstract

Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan bertujuan untuk mengajarkan dan mengamalkan ilmu agama Islam dalam keseharian serta menekankan pentingnya moral dalam kehidupan bermasyarakat. Pesantren khalafi yaitu pesantren yang menerapkan sistem pendidikan klasikal yang memberikan ilmu agama dan pengetahuan umum, serta juga memberikan pendidikan keterampilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan motivasi belajar pada santri di Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an Jawa Tengah. Populasi pada penelitian ini adalah santri di Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an Jawa Tengah yang berjumlah 259 santri terbagi ke dalam 10 kelas. Teknik sampling menggunakan cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua skala model Likert, yaitu Skala Motivasi Belajar (41 aitem valid; α = .94) dan Skala Dukungan Sosial (29 aitem valid; α = .89). Hasil analisis data dengan menggunakan analisis regresi sederhana menunjukkan nilai koefisien korelasi rxy = .26 dengan p = .001 (p<.01) bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial dengan motivasi belajar pada santri di Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an Jawa Tengah. Dukungan sosial memberikan sumbangan efektif R2= .065 atau 6,5% terhadap motivasi belajar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi santri, pihak pondok pesantren, dan orangtua, mengenai motivasi belajar dan dukungan sosial, maupun sebagai referensi pendukung bagi peneliti selanjutnya.
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH AUTORITATIF DENGAN OPTIMISME AKADEMIK PADA SISWA SMA MARDISISWA SEMARANG Michael Sihaloho; Sri Hartati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.579 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7486

Abstract

Remaja masa kini menghadapi tekanan sosial dan akademik sehingga  menuntut remaja untuk bertanggung jawab dalam prestasi akademik, namun tidak semua siswa dapat mencapai prestasi belajar seperti yang telah ditetapkan. Optimisme dalam akademik dapat membantu remaja dalam memandang permasalahan sehingga dapat mengatasi ketidakberdayaan yang dialaminya. Pola asuh autoritatif dapat mempengaruhi remaja dalam mengembangkan optimisme akademik dalam dirinya karena pola asuh autoritatif menetapkan ekspektasi yang tinggi dan mendukung perilaku yang matang dari remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola asuh autoritatif dengan optimisme akademik pada siswa SMA Mardisiswa Semarang.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Mardisiswa Semarang dengan sampel penelitian sebanyak 128 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel secara cluster random sampling. Pengambilan data menggunakan dua skala psikologi, yaitu skala optimisme akademik dan skala pola asuh autoritatif. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana.Hasil analisis data menunjukkan nilai rxy=0,552 dan F=55,224 dengan p=0,000 (p<0,05) serta persamaan regresi Y = 0,360x + 34,513, yang berarti terdapat hubungan positif antara pola asuh autoritatif dengan optimisme akademik pada siswa SMA Mardisiswa Semarang. Sumbangan efektif variabel pola asuh autoritatif terhadap optimisme akademik adalah sebesar 30,5%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa optimisme akademik sebesar 30,5% ditentukan oleh pola asuh autoritatif, sedangkan sisanya sebesar 69,5% dijelaskan oleh faktor-faktor lain.
PENGALAMAN MENJALANI KARIER SEBAGAI SENIMAN LUKIS: SEBUAH INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS AMANDA ESTI SETIANIK; Siswati Siswati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.043 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.26519

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memahami pengalaman dalam menjalani karier sebagai seniman lukis. Pengalaman dalam menjalani karier meliputi pengambilan keputusan karier serta perkembangan karier subjek. Seniman lukis adalah seseorang yang mampu menciptakan, mengerjakan dan menggelar karya berbentuk lukisan. Pengambilan keputusan karier adalah sebuah proses identifikasi permasalahan dengan berbagai kombinasi pengetahuan dan strategi oleh seseorang dalam membuat pilihan kerja. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif fenomenologis dengan metode analisis data Interpretative Phenomenologycal Analysis (IPA) dan pemilihan subjek menggunakan tehnik purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 orang seniman lukis autodidak dan telah menjalani profesi sebagai seorang pelukis selama lebih dari lima tahun. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa dorongan untuk menciptakan karya seni, stres kerja, konflik di tempat kerja dan kegagalan mengelola usaha menjadi penyebab subjek untuk beralih profesi. Ketiga subjek tetap memutuskan menjalani karier sebagai seniman lukis meski tidak mendapatkan dukungan dari keluarganya. Ketiga subjek mengalami flow, yaitu sebuah sensasi pengalaman puncak yang dialami ketika seseorang sedang melakukan aktivitas tertentu. Flow adalah keadaan ketika seseorang dapat melakukan efisiensi kognitif dan merasakan kenikmatan intrinsik hingga dirinya merasa menyatu dengan aktivitas yang sedang dilakukannya. Seiring dengan perkembangan kariernya, para subjek merasakan kepuasan dalam menjalani karier sebagai seniman lukis.
HUBUNGAN ANTARA BUDAYA ORGANISASI DENGAN STRES PADA TARUNA TINGKAT I AKADEMI KEPOLISIAN SEMARANG Jati Ariati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.142 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.15411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara budaya organisasi dengan stres pada taruna tingkat I Akademi Kepolisian Semarang. Populasi pada penelitian ini adalah taruna tingkat I Akademi Kepolisian Semarang. Sampel dari penelitian ini merupakan taruna tingkat I sejumlah 165 orang yang diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah skala psikologi yaitu Skala Budaya Organisasi (25 aitem, α= 0,926) dan Skala Stres (34 aitem, α= 0,924). Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi rxy = -0,688 dengan p = 0,000 (p < 0,001) yang berarti terdapat hubungan negatif antara budaya organisasi dengan stres. Hal ini berarti semakin budaya organisasi dipersepsikan secara positif, semakin rendah tingkat stres yang dialami. Budaya organisasi memberikan sumbangan efektif sebesar 47,3% terhadap tingkat stres yang dialami.
HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DENGAN INTENSI MENYONTEK PADA SISWA SMA KESATRIAN 2 SEMARANG Pradini Fauzia Wahyuningtyas; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.117 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.21671

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas teman sebaya dengan intensi menyontek pada siswa SMA Kesatrian 2 Semarang. Intensi Menyontek adalah niat atau keinginan siswa untuk melakukan perbuatan curang secara akademik dengan memanfaatkan orang lain tanpa perlu belajar terlebih dahulu. Konformitas Teman Sebaya adalah sikap siswa yang mengikuti teman-teman di sekolah guna untuk memperoleh pengakuan dari kelompok. Populasi penelitian yaitu siswa maupun siswi aktif bersekolah di SMA Kesatrian 2 Semarang dan berusia 15 hingga 17 tahun sebanyak 718 siswa. Sampel penelitian berjumlah 238 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala konformitas teman sebaya (28 aitem valid dengan koefisien reliabilitas 0,938) dan skala intensi menyontek (35 aitem valid dengan koefisien reliabilitas 0,954). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara konformitas teman sebaya dengan intensi menyontek (rᵪᵧ=0,634; p=0,000). Semakin tinggi konformitas teman sebaya maka semakin tinggi pula intensi menyontek, dan semakin rendah konformitas teman sebaya maka semakin rendah pula intensi menyontek. Konformitas teman sebaya memberikan sumbangan efektif sebesar 40,3% terhadap intensi menyontek. 

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 01, Tahun 2026 (Februari 2026) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 6, Tahun 2025 (Desember 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 5, Tahun 2025 (Oktober 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 4, Tahun 2025 (Agustus 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 3, Tahun 2025 (Juni 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 (April 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 (Februari 2025) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 3, Tahun 2024 (Juni 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 1, Tahun 2023 (Februari 2023) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 2, Tahun 2022 (April 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 4, Tahun 2021 (Agustus 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 3, Tahun 2021 (Juni 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 (April 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021) Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021 Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021 Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 3, Tahun 2020 (Juni 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019) Jurnal Empati, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020 Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019) Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 3, Agustus 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 2, April 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018) Jurnal Empati, Volume 7, Nomor 4, Oktober 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 3, Agustus 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017) Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015) Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015) Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014) Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014 Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 (Agustus 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014) Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 (April 2013) Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012) More Issue