cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalempati@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Soedarto SH Tembalang Semarang Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal EMPATI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 2337375X     EISSN : 28291859     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN CYBERBULLYING DI MEDIA SOSIAL TWITTER PADA SISWA SMAN 26 JAKARTA Rafidah Khairunnisa; Muhammad Zulfa Alfaruqy
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.0.36471

Abstract

Kecerdasan emosional adalah kemampuan individu dalam mengenali, memahami, dan merasakan emosinya sendiri maupun individu lain, serta menjaga keseimbangan dan pengungkapan emosi melalui empati, kesadaran, motivasi, pengendalian diri, dan keterampilan sosial. Cyberbullying merupakan penggunaan teknologi komunikasi oleh individu maupun kelompok untuk merugikan, menyakiti, atau mengancam individu lain serta dilakukan secara sengaja dan berulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan cyberbullying di media sosial Twitter pada siswa SMAN 26 Jakarta. Populasi penelitian adalah 172 siswa SMAN 26 Jakarta pengguna aktif Twitter. Sampel penelitian terdiri dari 120 siswa yang diperoleh dengan metode simple random sampling. Metode pengambilan data dilakukan menggunakan skala kecerdasan emosional (28 aitem, α = 0,880) dan skala cyberbullying (27 aitem, α = 0,908). Hasil pengolahan data dengan uji regresi sederhana diperoleh rxy = -0,441 dengan p = 0,000 (p < 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara kecerdasan emosional dengan cyberbullying. Semakin tinggi kecerdasan emosional maka semakin rendah cyberbullying, begitupun sebaliknya. Sumbangan efektif yang diberikan kecerdasan emosional terhadap cyberbullying sebesar 19,4%. Berdasarkan hasil penelitian, sekolah diharapkan dapat mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kecerdasan emosional siswa serta mengadakan sosialisasi mengenai dampak maupun bahaya cyberbullying sebagai upaya preventif.
REGULASI DIRI DAN KECANDUAN DALAM PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL PADA MAHASISWA GENERASI Z FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO Amran Hasbi Adityaputra; Salma Salma
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.0.36827

Abstract

Di jaman ini, individu bisa berkomunikasi dengan siapapun, dimanapun dan kapanpun melalui aplikasi media sosial. Selain memiliki dampak positif, media sosial juga memiliki dampak negatif. Penggunaan media sosial secara berlebihan bisa menyebabkan penggunanya mengalami kecanduan, yang berhubungan langsung dengan kesehatan mental individu. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa regulasi diri berperan negatif pada kecanduan media sosial, namun penelitian tersebut dilaksanakan hanya pada siswa SMK. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran regulasi diri terhadap kecanduan media sosial pada mahasiswa generasi Z. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro angkatan 2019 yang berjumlah 341 mahasiswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 172 mahasiswa yang ditentukan dengan teknik sampel random sederhana. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Skala Kecanduan Media Sosial (36 item; ????=0,938) dan Skala Regulasi Diri dalam Penggunaan Media Sosial (18 aitem; ????=0,841). Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa terdapat peran negatif regulasi diri terhadap kecanduan media sosial pada mahasiswa generasi Z Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (rxy=0,181; p=0,018). Artinya, semakin tinggi regulasi diri yang dimiliki mahasiswa generasi Z, maka semakin rendah tingkat kecanduan media sosial. Regulasi diri memberikan sumbangan efektif sebesar 3,3% terhadap kecanduan media sosial pada mahasiswa generasi Z Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro.
HUBUNGAN ANTARA KEHARMONISAN KELUARGA DAN MORALITAS PADA SISWA KELAS XI SMK MUHAMMADIYAH 3 WELERI Anggun Nur Anisa; Dian Veronika Sakti Kaloeti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.0.36462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keharmonisan keluarga dan moralitas pada siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 3 Weleri. Moralitas merupakan seluruh kualitas perbuatan manusia yang dikaitkan dengan nilai baik dan buruk yang mengajarkan bagaimana manusia harus hidup secara baik, serta memiliki pemahaman mengenai norma dan aturan untuk membedakan hal yang baik dan buruk agar dapat berperilaku yang sesuai di masyarakat. Keharmonisan keluarga merupakan keadaan di dalam keluarga yang terdapat kesadaran anggota keluarga (ayah dengan ibu, ibu dengan remaja, dan ayah dengan remaja, remaja dengan saudara kandung) sehingga terjalin hubungan yang baik, saling menghargai, pengertian, keterbukaan, dan diwarnai dengan kasih sayang disertai kegiatan pendidikan yang dapat dilaksanakan dengan efektif sehingga tercipta rasa aman dan saling melindungi sesama anggota keluarga. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 208 siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 3 Weleri dari keseluruhan sampel 495 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan dua skala alat ukur, yaitu Skala Keharmonisan Keluarga (34 aitem, α=0,894) dan Skala Moralitas (31 aitem, α=0,883). Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana diperoleh rxy=0,393 dengan p=0,000 (p>0,05). Artinya, semakin tinggi keharmonisan keluarga maka semakin tinggi pula moralitas yang dimiliki pada remaja, dan sebaliknya. Keharmonisan keluarga memberikan sumbangan efektif sebanyak 15,4% terhadap moralitas pada remaja.
PENGARUH PELATIHAN KETERAMPILAN MEMBUAT INFERENSI PADA PEMAHAMAN TEKS EKSPOSITORI Anita Listiara; Prasetyo Budi Widodo; Diana Rusmawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.0.36743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan keterampilan membuat inferensi terhadap pemahaman membaca dalam teks ekspositori. Pelatihan kelompok eksperimen dilakukan selama 1 x 30 menit. Ini menekankan mengaktifkan pengetahuan tentang latar belakang menggunakan metode think aloud dan pertanyaan inferensial. Kelompok kontrol tidak menerima pelatihan atau kegiatan lainnya. Kelompok eksperimen dan kontrol masing-masing terdiri dari tiga mahasiswa. Tes pemahaman membaca dibangun untuk penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan tidak meningkatkan pemahaman membaca teks ekspositori kelompok eksperimen. Penjelasan hasil dan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya dibahas
HUBUNGAN ANTARA HAPPINESS DENGAN ASERTIVITAS MAHASISWA YANG SEDANG MENGERJAKAN SKRIPSI DI FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS DIPONEGORO M. Yohanes Christian Aritonang; Siswati Siswati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2020.35291

Abstract

  Skripsi adalah suatu syarat yang harus diselesaikan untuk meraih gelar sarjana yang ditempuh oleh mahasiswa tingkat akhir dengan keterbukaan dalam berkomunikasi mengenai hal-hal yang diinginkan dan dipikirkan dalam mengerjakan skripsi. Asertivitas diartikan sebagai kemampuan individu dalam berkomunikasi yang jelas dan terbuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara happiness dengan asertivitas mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi. Populasi pada penelitian ini terdiri dari mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi angkatan 2015 di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. Jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 208 mahasiswa yang diperoleh dengan menggunakan teknik convenience sampling. Alat ukur menggunakan Skala happiness (24 aitem, α = 0,896) dan Skala Asertivitas (30 aitem, α = 0,915). Analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi sederhana, hasil analisis menunjukkan koefisien korelasi sebesar rxy = 0,550 dengan tingkat signifikansi p=0,000 (p<0,05), artinya terdapat hubungan positif yang signifikanantara happiness dengan asertivitas mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi. Sumbangan efektif happiness terhadap asertivitas sebesar 30,3%, sedangkan sisanya merupakan faktor lain yang tidak diungkap pada penelitian ini.
AKU MAU MELAYANIMU SEJAK MASA REMAJAKU” STUDI FENOMENOLOGIS DESKRIPTIF TENTANG PENGALAMAN REMAJA PENGURUS ORGANISASI REMAJA GEREJA DI GEREJA KRISTEN INDONESIA Julietta Engelbertha Wiraputri; Yohanis Franz La Kahija
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.0.36738

Abstract

Remaja merupakan masa perubahan dari kanak-kanak menuju dewasa dan dipenuhi berbagai pergolakan, termasuk dalam beragama. Namun, terdapat remaja yang berafiliasi erat dengan komunitas beragama, bahkan bersedia melayani sebagai pengurus organisasi remaja gereja. Penelitian ini bertujuan memahami pengalaman remaja yang menjadi pengurus organisasi remaja gereja. Penelitian dilakukan dengan tiga orang partisipan yang dipilih dengan metode purposive sampling. Data diambil dengan metode wawancara semi-terstruktur dan dianalisis dengan Descriptive Phenomenological Analysis (DPA). Terdapat delapan sintesis tema yang ditemukan, yaitu: (1) Dorongan dan dukungan untuk aktif melayani di organisasi; (2) Perasaan cemas dan ragu ketika melayani; (3) Konflik dengan rekan organisasi; (4) Pelayanan terbaik sebagai wujud syukur; (5) Kesenangan dan kepuasan dalam melayani; (6) Kepedulian pada regenerasi dan kemajuan organisasi; (7) Dorongan memiliki kehidupan rohani yang lebih baik, dan (8) Dampak melayani bagi kehidupan personal. Esensi yang dapat diambil adalah adanya kohesivitas dalam organisasi tersebut, sehingga individu yang tadinya pasif memiliki keinginan untuk aktif di dalamnya. Selain itu, adanya pertumbuhan kerohanian dan personal yang dirasakan oleh individu yang terlibat dalam organisasi remaja gereja. Temuan dari penelitian ini dapat menjadi masukan dalam psikologi agama, khususnya terkait agama dan remaja.
HUBUNGAN ANTARA KONGRUENSI KARIR REMAJA-ORANGTUA DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA MAHASISWA BIDIKMISI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG Dwi Aristiawan; Imam Setyawan
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.0.36834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kongruensi karir remaja-orangtua dengan motivasi belajar pada mahasiswa bidikmisi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang. Motivasi belajar adalah penggerak di dalam diri individu yang menimbulkan energi peserta didik untuk belajar, mempertahankan kegiatan belajar serta memberikan arah dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan. Kongruensi karir remaja-orangtua adalah kesesuaian antara remaja dengan orangtuanya dalam bidang karir. Populasi penelitian ini berjumlah 197 mahasiswa bidikmisi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang dan sampel penelitian berjumlah 127 mahasiswa yang diperoleh dengan teknik convenience sampling. Alat ukur dalam penelitian ini adalah Skala Motivasi Belajar (29 aitem, α = 0,914) dan Adolescent Parent Career Congruence Scale versi Bahasa Indonesia (11 aitem, α = 0,774). Analisis regresi sederhana menunjukkan nilai rxy = 0,401 dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara kongruensi karir remaja-orangtua dengan motivasi belajar. Semakin tinggi kongruensi karir, maka semakin tinggi motivasi belajar, begitupun sebaliknya. Kongruensi karir memberikan sumbangan efektif sebesar 16,1% dalam mempengaruhi motivasi belajar, sedangkan 83,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.
LELAH TAPI BERKAH: INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS PENGALAMAN PENGASUHAN PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK KEMBAR BEDA JENIS KELAMIN Lailatul Izzah; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.0.36472

Abstract

Pengasuhan merupakan salah satu proses pembentukan karakter pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami pengalaman pengasuhan anak kembar beda jenis kelamin. Penelitian ini melibatkan tiga partisipan dan menggunakan metode purposive dengan kriteria yaitu pelaku pengasuhan, memiliki anak kembar beda jenis kelamin, dan usia anak 6-12 tahun. Pengumpulan data menggunakan teknik in-depth interview dan dianalisis dengan metode Interpretative Phenomenological Analysis. Penelitian ini memperoleh tiga tema induk, yaitu : (1) pengalaman pengasuhan anak kembar beda jenis kelamin, yang terdiri dari pengasuhan ganda, dan dukungan keluarga, hambatan pengasuhan dan tantangan pengasuhan; (2) makna pengasuhan terdiri dari kebersyukuran, pembelajaran dan perjuangan; (3) harapan pengasuhan yang terdiri dari terbentuknya karakter anak dan dukungan masa depan. Partisipan L merasa lelah dalam mengasuh anak kembar, namun tetap merasa bersyukur karena diberikan anak kembar beda jenis kelamin. Partisipan M merasa anak kembarnya cukup menjadi beban secara finansial namun kehadiran anak kembarnya dianggap sebagai anugerah karena diberikan anak lakilaki dan perempuan dalam satu waktu. Sedangkan partisipan A merasa anak kembar merupakan sesuatu yang patut disyukuri karena tidak semua orang merasakannya.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIR PADA SISWA KELAS XI SMA PANGUDI LUHUR VAN LITH Yosef Aga Christian; Erin Ratna Kustanti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.0.36829

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara dukungan sosial orangtua dengan pengambilan keputusan karier pada siswa kelas XI. Dukungan Sosial Orangtua adalah persepsi anak terhadap bantuan yang diberikan orangtua dalam bentuk verbal maupun nonverbal, intrumetal, emosional, dan pemodelan terkait karier sehingga anak merasa nyaman, dicintai, dihargai, dan dipedulikan sehingga anak dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki dalam memilih jalur karier yang diinginkan. Pengambilan Keputusan Karier merupakan kemampuan individu dalam membuat pilihan karier dengan melihat kemampuan diri, lingkungan pendidikan atau pekerjaan, serta merencanakan langkah-langkah dalam rangka mencapai tujuan karier tertentu. Populasi pada penelitian ini sebanyak 186 orang siswa kelas XI SMA Pangudi Luhur Van Lith, dengan sampel sebanyak 123 orang yang diambil melalui teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Dukungan Sosial Orangtua (37 aitem, α = 0,921) dan Skala Pengambilan Keputusan Karier (32 aitem, α = 0,914). Hasil analisis statistik dengan regresi sederhana menunjukan nilai rxy = 0,247, F = 7,886, dan p = 0,003 (p<0,05). Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial orangtua dan pengambilan keputusan karier pada siswa kelas XI. Dukungan sosial orangtua memberikan sumbangan efektif sebesar 6,1% terhadap pengambilan keputusan karier.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA DAN KEMATANGAN KARIR PADA SISWA KELAS X JURUSAN MULTIMEDIA DI SMK PERDANA SEMARANG Nadya Tiara Qur’ani; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.0.36465

Abstract

Penelitian ini dilakukan guna mengetahui korelasi antara dukungan sosial orangtua dan kematangan karir pada siswa kelas X jurusan Multimedia SMK Perdana Semarang. Hipotesis dalam penelitian ini yaitu terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial orangtua dengan kematangan karir. Populasi dalam penelitian ini adalah 110 siswa kelas X dengan sampel penelitian berjumlah 79 siswa. Teknik dalam pengambilan sampel penelitian menggunakan teknikcluster random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Dukungan Sosial Orangtua (41 aitem valid; α = .955) dan Skala Kematangan Karir (31 aitem valid; α = .934) yang telah diuji cobakan kepada 30 siswa. Analisis korelasi Rank Spearman menunjukkan nilai koefisien sebesar .345 dengan p = .002 (p< .05), yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial orangtua dan kematangan karir. Artinya, semakin tinggi dukungan sosial orangtua maka semakin tinggi pula kematangan karir, begitu pula sebaliknya semakin rendah dukungan sosial orangtua, maka semakin rendah pula kematangan karir.

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 01, Tahun 2026 (Februari 2026) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 6, Tahun 2025 (Desember 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 5, Tahun 2025 (Oktober 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 4, Tahun 2025 (Agustus 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 3, Tahun 2025 (Juni 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 (April 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 (Februari 2025) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 3, Tahun 2024 (Juni 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 1, Tahun 2023 (Februari 2023) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 2, Tahun 2022 (April 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 4, Tahun 2021 (Agustus 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 3, Tahun 2021 (Juni 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 (April 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021) Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021 Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021 Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 3, Tahun 2020 (Juni 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019) Jurnal Empati, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020 Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019) Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 3, Agustus 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 2, April 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018) Jurnal Empati, Volume 7, Nomor 4, Oktober 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 3, Agustus 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018 Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016) Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015) Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014) Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 (Agustus 2014) Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014) Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 (April 2013) Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012) More Issue