cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalempati@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Soedarto SH Tembalang Semarang Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal EMPATI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 2337375X     EISSN : 28291859     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
ANALISIS REGRESI LOGISTIK ORDINAL PENGARUH SELF-ESTEEM TERHADAP ACADEMIC BURNOUT MAHASISWA FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS HASANUDDIN Muh. Rifky Satria Agung; Salmiah .; Novia Rahmadani; Aisyah Nur Rahmani; Sitti Sahriman; Anisa Kalondeng
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 3, Tahun 2025 (Juni 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.48404

Abstract

Self-esteem atau penghargaan diri merupakan elemen penting dalam evaluasi diri yang memengaruhi cara individu menilai kualitas diri mereka, termasuk bagaimana mereka mengelola tekanan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara self-esteem dan academic burnout pada mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Hasanuddin. Sampel penelitian sebanyak 100 mahasiswa dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala Self-Esteem yang terdiri dari 9 item dan skala academic burnout yang terdiri dari 8 item. Regresi logistik ordinal digunakan untuk menganalisis pengaruh self-esteem terhadap academic burnout. Hasil penelitian menunjukkan hubungan linier yang signifikan antara self-esteem dan burnout akademik, dengan self-esteem yang rendah meningkatkan risiko academic burnout yang lebih tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa self-esteem berperan penting dalam mengurangi risiko burnout akademik pada mahasiswa, dan intervensi untuk meningkatkan self-esteem dapat membantu mengurangi dampak academic burnout, sehingga meningkatkan kinerja akademik mahasiswa.
PENGARUH STRES BERKENDARA TERHADAP PERILAKU AGRESIF PENGENDARA SEPEDA MOTOR DI KOTA DEPOK Atika Rahmania El Barusi
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 01, Tahun 2026 (Februari 2026)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2026.54404

Abstract

Aggressive driving behavior is one of the contributing factors to the increasing number of traffic accidents, particularly in densely populated urban areas such as Depok City. High mobility in the city creates heavy and disorganized traffic conditions, which can trigger psychological pressure among motorcycle riders. This study aims to examine the effect of driving stress on aggressive driving behavior among motorcycle users in Depok City. A quantitative method with a cross-sectional design was employed. A total of 254 respondents aged 18–40 years were selected using purposive sampling. The instruments used were the Driving Stress Scale (DSS) and the Aggressive Driving Behavior Scale (ADBS). Data were analyzed using linear regression with the aid of SPSS 26. The results indicate that driving stress has a significant impact on aggressive driving behavior, accounting for 51.4% of the variance (R² = 0.514; p < 0.01). These findings indicate that the higher the level of driving stress experienced by riders, the greater their tendency to exhibit aggressive behavior on the road. This study emphasizes the importance of stress management efforts and road safety education in reducing the risk of aggressive driving behavior.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB TOXIC RELATIONSHIP PADA GEN Z DI KAMPUS ISLAM Rainatul Khalisah; Shanty Komalasari
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 (Februari 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.52523

Abstract

Hubungan pacaran merupakan hubungan yang dilakukan antara laki-laki dan perempuan yang terikat secara emosional. Ketidaksetaraan di dalamnya dapat menjadikan hubungan antara dua orang menjadi toxic bahkan dapat menimbulkan kekerasan. Jika dibiarkan akan berisiko dan membahayakan situasi fisik seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor yang dapat menimbulkan perilaku toxic di dalam suatu hubungan pacaran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik wawancara terstruktur. Subjek dalam penelitian ini yaitu 3 perempuan dan 1 laki-laki Gen Z yang berkuliah di Kampus Islam yang pernah menjalani hubungan toxic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat subjek pernah mengalami hubungan toxic yang mengarah pada kekerasan. Dua di antaranya mengalami kekerasan fisik, dan dua lainnya mengalami kekerasan psikis. Dalam penelitian didapatkan bahwa faktor yang menjadi penyebab kekerasan dalam hubungan ini, yaitu kepribadian pelaku, ketergantungan emosional oleh subjek, dan budaya patriarki. Implikasi dari penelitian ini adalah agar masyarakat bisa menyadari tentang faktor penyebab terjadinya hubungan toxic dan bisa meminimalisir terjadinya kekerasan yang terjadi di dalamnya.
LITERATURE REVIEW: THE ROLE OF PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT ON WORK ENGAGEMENT Shella Evitananda; Nayla Arifatun Nabila; Mudrika Munawaroh; Unika Prihatsanti; Prasetyo Budi Widodo
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 4, Tahun 2025 (Agustus 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.51192

Abstract

The purpose of this study was to determine the relationship between perceived organizational support and work engagement among employees. Using the Systematic literature review method with PRISMA guidelines. The search for literature review data used the Scopus, Springer, ProQuest, and Cambridge databases from 2019 to 2023. Through screening and selection results, 6 articles were obtained that met the research inclusion criteria. The findings from this study are that perceived organizational support (POS) has a positive relationship with work engagement. Employees who feel perceived organizational support will increase work engagement and employee creativity more than employees with low levels of perceived organizational support.       
A SYSTEMATIC EVALUATION OF RYFF'S PSYCHOLOGICAL WELL-BEING SCALE AND THE IMPLICATIONS FOR CROSS-CULTURAL VALIDITY AS WELL AS SPIRITUAL VALUES Aditya Aryo Nur Kusumo
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 6, Tahun 2025 (Desember 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.54129

Abstract

This research aimed to discuss Ryff's psychological well-being (PWB) scale and looked at problems with making it valid and reliable for different cultures and groups. It also explains how Ryff's PWB scale has changed over time and gave ideas for what to do in future publications. The method used was a Systematic Literature Review (SLR), where articles were found, examined, and studied critically. Among 429 articles, only 29 met the criteria and were used for further checking. The results showed that the original 120-item scale was valid and reliable, but it was too long to use easily. A shorter version with 18 items did not have good enough validity. Some studies also said the six-factor model in Ryff's scale did not match the data, and new models were suggested instead. This research confirmed there was a need to check the examination across more cultures, make better items, and think about new theories. It also said the six-factor model could work well with Islamic values added to it.
ANALISIS ILMIAH BIBLIOMETRIK TERHADAP PERKEMBANGAN PADA FENOMENA IMPOSTOR SYNDROME DI KALANGAN MAHASISWA Dian Arya Hapsari; Prasetyo Budi Widodo
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 01, Tahun 2026 (Februari 2026)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2026.53869

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi mengenai Impostor Syndrome di kalangan mahasiswa. Impostor syndrome merupakan  kondisi psikologis di mana individu meragukan kompetensi diri meski memiliki bukti keberhasilan, memperburuk situasi ini dengan menimbulkan kecemasan, ketakutan akan kegagalan, dan persepsi kesuksesan sebagai kebetulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena  Impostor Syndrome di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi parameter, deskriptif publikasi, mengilustrasikan pola sitasi, mengekstrak kata kunci penulis, dan mengevaluasi kinerja penelitian dengan topik Fenomena Impostor Syndrome di Kalangan Mahasiswa. Data diperoleh dari basis data Google Schoolar sebanyak 996 artikel dengan mengeksplorasi tren penelitian impostor syndrome hingga tahun 2024. Analisis ini merupakan analisis bibliometrik yang dilakukan dengan bantuan program Publish and Perish dan VOSviewers. Hasil penelitian ini menggambarkan pemetaan penelitian terkait impostor syndrome dengan mengidentifikasi penulis yang paling berpengaruh, universitas, negara yang paling produktif terkait impostor syndrome, tren topik penelitian terkait impostor syndrome, dan perkembangan penelitian impostor syndrome. Tema penelitian meliputi pengukuran, faktor pada mahasiswa, dan dampak pada mahasiswa. Sumber literatur yang terbatas menekankan perlunya penelitian lebih lanjut. Hasil penelitian ini memetakan literatur, mengidentifikasi pada kalangan mahasiswa, dan dapat memberikan panduan untuk penelitian di masa depan.
ANALISIS DINAMIKA PSIKOLOGI LIRIK LAGU LAUHUL MAHFUDZ “YONO BAKRIE & RESTHA WIRANANDA” PERSPEKTIF SIGMUND FREUD Sirril Wafa
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 (April 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.46569

Abstract

Musik sebagai salah satu media untuk mengungkapkan isi hati dengan diksi dan nada-nada indah, setiap lirik musik memiliki pesan dan dinamika psikologis tertentu yang ingin disampaikan kepada pendengar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang bertujuan menganalisis dinamika psikologis pada lirik lagu berjudul Lauhul Mahfudz dari penyanyi Yono Bakrie dengan menggunakan perspektif struktur kepribadian Id, Ego dan Super Ego Sigmund Freud. Hasil penelitian menunjukkan ada dinamika psikologis berupa elemen id, ego dan super Ego pada lirik lagu Lauhul Mahfudz, aspek id berupa pesan keinginan penyair untuk segera menemukan pasangan hidup (suami/istri), aspek ego berupa usaha yang dilakukan untuk menemukan pasangan hidup dengan cara meminta tolong kepada Tuhan Yme (berdoa), kemudian aspek super ego di akhir lirik penyair menyampaikan pesan bahwa ada sisi di luar kendali yang tidak bisa dikontrol termasuk keinginannya untuk segera bertemu pasangan hidup, sehingga satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah menunggu hasil dari setiap usaha yang telah diupayakan sebagaimana lirik “Aku menunggu Tuhan tuk semua rencana”.  Abstract Music is a medium for expressing one's heart with beautiful diction and tones. Each musical lyric has a certain message and psychological dynamics that it wants to convey to the listener. This research uses a descriptive qualitative approach that aims to analyze the psychological dynamics in the lyrics of the song Lauhul Mahfudz by singer Yono Bakrie using the perspective of Sigmund Freud Id, Ego, and Super Ego personality structures. The results of the research show that there are psychological dynamics in the form of id, ego and super ego elements in the lyrics of the song Lauhul Mahfudz, the id aspect is in the form of a message of the poet's desire to immediately find a life partner (husband/wife), the ego aspect is in the form of efforts made to find a life partner by asking please God Almighty (pray), then the super ego aspect at the end of the poet's lyrics conveys the message that there is a side beyond control that cannot be controlled, including his desire to immediately meet his life partner, so the only way that can be done is to wait for the results of every effort which has been attempted as in the lyrics " Aku menunggu Tuhan tuk semua rencana ".
PENGARUH PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE TERHADAP PENDIDIKAN ANAK USIA SEKOLAH: TINJAUAN LITERATUR Nathasya Easter Sinaga; Maharani Mahardhika Dealova; Vanessa Nediva
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2024.48000

Abstract

Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan anak usia sekolah dapat memperkaya pengalaman belajar dengan meningkatkan personalisasi dan menyediakan sumber daya yang interaktif, namun juga membawa risiko ketergantungan dan mengurangi interaksi sosial, sehingga penting bagi pendidik untuk mengelola penggunaan teknologi ini dengan bijak. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan telaah literatur mengenai analisis pengaruh penggunaan artificial intelligence terhadap pendidikan anak usia sekolah. Desain penelitian yang digunakan adalah systematic literature review menggunakan pedoman PRISMA untuk untuk menemukan pengaruh antara penggunaan artificial intelligence terhadap pendidikan anak usia sekolah. Database yang digunakan adalah  ProQuest, Scopus, JSTOR, ScienceDirect, SpringerLink dan Google Scholar. Kriteria inklusi dari penelitian adalah  1) artikel berkaitan dengan artificial intelligence dan pendidikan anak usia sekolah; 2) merupakan artikel penelitian; 3) artikel dipublikasi 10 tahun terakhir; 4) merupakan artikel berjenis open access; dan 5) dipublikasi dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia. Enam artikel yang dianalisis menunjukan bahwa penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan anak dapat membawa dampak positif dan negatif. AI dapat meningkatkan keterampilan kerja dan kemandirian anak, memberikan rasa aman untuk berdiskusi, mendorong pemikiran kritis, meningkatkan pemahaman terhadap buku, serta memperkaya pengalaman belajar pada anak. Di sisi lain, AI memiliki keterbatasan seperti fleksibilitas yang rendah dan risiko ketergantungan berlebihan, sehingga penting bagi guru dan orang tua untuk mengawasi penggunaannya agar menghindari bahaya seperti pelanggaran privasi dan penurunan interaksi sosial. Dengan pengawasan yang tepat, AI dapat menawarkan manfaat besar dalam pembelajaran.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN PEKERJA SOSIAL DENGAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA PENERIMA MANFAAT DI PANTI PELAYANAN SOSIAL PGOT MARDI UTOMO SEMARANG Adisty Rahma Putri; Endang Sri Indrawati; S Suparno
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 5, Tahun 2025 (Oktober 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.50955

Abstract

Subjective well-being penerima manfaat di Panti Pelayanan Sosial cenderung rendah. Salah satu faktor yang memengaruhi rendahnya subjective well-being adalah dukungan pekerja sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris ada atau tidaknya hubungan antara dukungan pekerja sosial dengan subjective well-being pada penerima manfaat di Panti Pelayanan Sosial PGOT Mardi Utomo Semarang. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif korelatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 55 penerima manfaat dengan karakteristik masih berstatus sebagai penerima manfaat di Panti Pelayanan Sosial PGOT Mardi Utomo selama penelitian berlangsung, berusia minimal 20 tahun, pendidikan terakhir minimal SD dan bersedia menjadi partisipan penelitian dengan menandatangani informed consent. Teknik sampling yang digunakan adalah Convenience Sampling. Alat ukur dalam pengambilan sampel yaitu Skala Dukungan Pekerja Sosial (42 aitem, α = 0,955) dan Subjective Well-Being (36 aitem, α = 0,946). Analisis data menggunakan metode analisis parametrik dengan program Jeffrey’s Amazing Statistics Program (JASP) versi 0.18.2. Hasil uji hipotesis menggunakan parametrik yaitu Analisis Regresi Sederhana menunjukkan hasil koefisien korelasi sebesar 0,531 dengan signifikansi p=0,001 yang artinya terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan pekerja sosial dengan subjective well-being pada penerima manfaat di Panti Pelayanan Sosial PGOT Mardi Utomo Semarang. Hasil menunjukkan besar subjek merasakan dukungan pekerja sosial yang tinggi yaitu 50 subjek (90,9%) dan sebanyak 41 subjek (74,5%) memiliki subjective well-being yang tinggi. Temuan ini menunjukkan pentingnya dukungan pekerja sosial untuk meningkatkan subjective well-being. Diharapkan penerima manfaat dapat memanfaatkan adanya dukungan pekerja sosial yang dirasakan dan terlibat aktif dalam berbagai kegiatan yang ada.  
EFEKTIVITAS SELF MONITORING DALAM MENINGKATKAN FREKUENSI MEMBACA HARIAN INDIVIDU Nida Azkia Akmala; Ghumaida Al Adila; Muhammad Jamaluddin
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 3, Tahun 2025 (Juni 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.51199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi self-monitoring dalam meningkatkan frekuensi membaca harian individu. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen single subject design, yang melibatkan satu partisipan berusia 19 tahun dengan frekuensi membaca rendah. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner frekuensi minat baca yang telah terbukti valid (r = 0,269) dan reliabel (α = 0,869), serta lembar self-monitoring harian. Intervensi dilakukan dalam tiga fase, yaitu baseline, intervensi, dan pasca-intervensi, masing-masing selama tujuh hari. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji One-Sample T-Test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam rata-rata durasi membaca harian, dari 30 menit (baseline), meningkat menjadi 115,71 menit (intervensi), dan tetap tinggi pada 102,86 menit (pasca-intervensi). Nilai signifikansi pada ketiga fase menunjukkan p = 0,000, yang berarti peningkatan tersebut bermakna secara statistik. Temuan ini menunjukkan bahwa self-monitoring efektif tidak hanya sebagai pendorong perubahan perilaku membaca selama intervensi, tetapi juga memiliki efek jangka panjang setelah intervensi dihentikan. Penelitian ini mengisi kekosongan studi sebelumnya yang lebih menekankan pada minat baca tanpa pengukuran langsung terhadap perilaku membaca harian

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 01, Tahun 2026 (Februari 2026) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 6, Tahun 2025 (Desember 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 5, Tahun 2025 (Oktober 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 4, Tahun 2025 (Agustus 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 3, Tahun 2025 (Juni 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 (April 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 (Februari 2025) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 3, Tahun 2024 (Juni 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 1, Tahun 2023 (Februari 2023) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 2, Tahun 2022 (April 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 4, Tahun 2021 (Agustus 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 3, Tahun 2021 (Juni 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 (April 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021) Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021 Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021 Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 3, Tahun 2020 (Juni 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019) Jurnal Empati, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020 Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019) Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 3, Agustus 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 2, April 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018) Jurnal Empati, Volume 7, Nomor 4, Oktober 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 3, Agustus 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018 Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016) Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015) Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014) Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 (Agustus 2014) Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014) Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 (April 2013) Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012) More Issue