Jurnal EMPATI
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Articles
1,454 Documents
PEMANFAATAN KECERDASAN BUATAN DALAM APLIKASI MODERATED ONLINE SOCIAL THERAPY UNTUK PEMULIHAN KESEHATAN MENTAL REMAJA
Clarissa Wijaya
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/empati.2024.47877
Intervensi digital menawarkan pendekatan yang menjanjikan dalam mendukung remaja yang rentan terhadap gangguan mental. Media ini juga dapat menjadi alternatif yang ekonomis dan menarik bagi para pengguna. Oleh karena itu, diperlukan adanya studi yang mengintegrasikan pengalaman pengguna dengan teknologi canggih dan terbaru untuk mendefinisikan kembali dampak dari intervensi daring dalam bidang kesehatan mental remaja. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan aplikasi web Moderated Online Social Therapy (MOST), sebuah platform media sosial interaktif yang dirancang untuk pemulihan kesehatan mental. Hingga sekarang, model MOST telah diimplementasikan secara efektif dalam enam studi, termasuk empat studi percontohan. Metode penelitian yang digunakan adalah evaluasi dan analisis tinjauan literatur yang diperoleh dari teori dan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan permasalahan yang menjadi bahasan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi MOST aman digunakan dan memiliki potensi manfaat terapeutik melalui aspek jejaring sosialnya. Namun, penelitian ini juga mengungkap beberapa tantangan dalam implementasi yang perlu diperhatikan.
PROPERTI PSIKOMETRI SKALA INTEGRITAS AKADEMIK MAHASISWA: APLIKASI MODEL RASCH
Prasetyo Budi Widodo
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/empati.2024.43889
Penelitian mengenai integritas akademik menjadi penting mengingat tuntutan akan integritas akademik terhadap sumber daya manusia di bidang pendidikan, utamanya peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan instrumen pengukuran integritas akademik dan menelaahnya dari kerangka pandang psikometri. Skala integritas akademik dalam penelitian ini disusun dengan menggunakan format situational judgement test. Pengujian properti psikometri terhadap skala integritas akademik untuk mahasiswa dengan total item sebanyak 30 butir menggunakan model Rasch karena model Rasch membantu peneliti mengembangkan skala dengan karakteristik psikometri yang kuat yang tidak tergantung pada sampel. Subjek dalam studi ini adalah 233 orang mahasiswa. Hasil analisis menunjukkan reliabilitas subjek secara keseluruhan sebesar .72 dan reliabilitas instrument sebesar .98. Terdapat 5 item yang tidak fit dengan model dan validitas skala menunjukkan adanya unidimensionalitas skala. Validitas skala peringkat ditunjukkan adanya pilihan 1 sampai 3 menyebabkan subjek secara tepat menyampaikan respon tentang integritas akademik diri mereka. Bias karena perbedaan jenis kelamin dan asal perguruan tinggi terjadi pada 2 dan 5 item. Hal ini membuktikan bahwa secara empiris skala integritas akademik mahaasiswa memiliki kualitas psikometri yang baik.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIR PADA SISWA KELAS XI SMAN 4 SEMARANG
Fadilla Risa Damayanti;
Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 4, Tahun 2025 (Agustus 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/empati.2025.39500
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi berprestasi dengan pengambilan keputusan karier pada siswa SMAN 4 Semarang. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XI SMAN 4 Semarang sebanyak 396 orang dengan sampel penelitian sebesar 196 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan yaitu Skala Motivasi Berprestasi (18 aitem, α = 0,871) dan Skala Pengambilan Keputusan Karier (33 aitem, α = 0,936). Uji hipotesis menggunakan analisis regresi sederhana dan menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan pengambilan keputusan karier (R = 0,450, p = 0,000 (p<0,05)), semakin tinggi motivasi berprestasi maka semakin tinggi pengambilan keputusan karier siswa. Motivasi berprestasi memberi kontribusi sebesar 20,3% terhadap peningkatan pengambilan keputusan karier siswa (R2 = 0,203).
MAPPING THE TEACHERS' PSYCHOLOGICAL COMPETENCIES: A BIBLIOMETRIC ANALYSIS OF COGNITIVE AND SOCIO-EMOTIONAL DOMAINS
Selvi Sumardin;
Dian Kusuma Hapsari
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 4, Tahun 2025 (Agustus 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/empati.2025.52660
The increasing demands of inclusive education have revealed critical gaps in pre-service teachers' psychological preparedness, necessitating a systematic investigation of core competency domains and their development trends. This study aims to address this gap by systematically analyzing 42 years (1983-2025) of global research on pre-service teachers' psychological competencies. Using bibliometric methods, we examined 911 Scopus-indexed publications with VOSviewer for co-citation and keyword co-occurrence analysis. This study identified four pivotal competency areas: (1) Emotional Regulation and Well-being (Clusters 2 & 5), highlighting the need for stress management and resilience training to address burnout risks; (2) Self-Efficacy and Professional Identity (Clusters 2 & 6), emphasizing cultural competence and reflective practices for diverse classrooms; (3) Cognitive-Metacognitive Strategies (Cluster 4), where self-regulated learning and adaptive teaching significantly enhance instructional outcomes; and (4) Motivational Competencies (Cluster 7), focusing on intrinsic motivation and autonomy-supportive techniques to sustain engagement. These findings provide a roadmap for integrating these four competency domains into teacher training programs, offering actionable insights for developing psychologically resilient educators equipped for inclusive education demands.
PENGARUH FEAR OF MISSING OUT TERHADAP QUARTER LIFE CRISIS PADA MAHASISWA AKHIR BIMBINGAN DAN KONSELING
Ni Kadek Su Wardani;
Nani Barorah Nasution
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 (Februari 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/empati.2025.49302
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) terhadap Quarter Life Crisis Pada Mahasiswa Bimbingan Konseling Angkatan 2021 FIP Universitas Negeri Medan Tahun Ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 169 mahasiswa, sehingga diambil sampel sebanyak 120 pada mahasiswa Bimbingan Konseling Angkatan 2021 FIP Universitas Negeri Medan menggunakan teknik simple random sampling. Uji validitas instrumen menggunakan rumus pearson correlations, sedangkan uji reliabilitas menggunakan teknik cronbach alpha. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana. Hasil analisis regresi diperoleh persamaan Y = 41,007 + 0,495X. Hasil uji t menunjukkan bahwa fear of missing out (FoMO) berpengaruh signifikan terhadap quarter life crisis dengan nilai Nilai t = 4,788 dan sig (p) 0,000 < 0,05. Sedangkan hasil uji koefisien determinasi (R²) sebesar 0,163. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Fear of Missing Out (FoMO) memberikan pengaruh signifikan terhadap quarter life crisis sebesar 16%.
PENILAIAN DAN PARTISIPASI POLITIK GENERASI Z DALAM PEMILIHAN UMUM PRESIDEN INDONESIA TAHUN 2024
Muhammad Zulfa Alfaruqy
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 5, Tahun 2025 (Oktober 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/empati.2025.53142
Pilpres tahun 2024 menjadi momentum penting bagi demokrasi elektoral Indonesia sekaligus menjadi kesempatan generasi Z sebagai pemilih baru dengan karakteristik psikososial yang khas. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana penilaian dan partisipasi politik generasi Z dalam Pilpres tahun 2024. Penelitian menggunakan metode survei terhadap 500 mahasiswa generasi Z yang berdomisili di Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi Z secara umum memberikan penilaian positif terhadap penyelenggaraan Pilpres, namun tetap kritis terhadap keputusan Mahkamah Konstitusi, isu netralitas presiden, serta manuver elite politik. Apa yang terjadi tersebut tidak menghalangi partisipasi mereka. Sebanyak 95% generasi Z menyatakan telah menggunakan hak pilih. Motivasi utama partisipasi adalah rasa tanggung jawab sebagai warga negara, kesadaran terhadap pentingnya kepemimpinan bagi masa depan bangsa, dan keinginan terlibat dalam proses demokrasi. Hal ini menunjukkan terpenuhinya kebutuhan otonomi dan keterkaitan. Sebagian kecil yang tidak berpartisipasi mengemukakan alasan seperti kendala domisili dan sikap negatif terhadap pemilu, yang menunjukkan adanya hambatan dalam pemenuhan kebutuhan psikologis dasar. Selain itu, pilihan terhadap pasangan capres-cawapres tidak selalu sejalan dengan penilaian kritis terhadap dinamika politik. Generasi Z cenderung merasionalisasi pilihannya guna mereduksi ketidaksesuaian antara sikap dan tindakan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya determinasi diri dan konsistensi kognitif dalam menjelaskan perilaku politik pemilih pemula.
HUBUNGAN SELF DISCLOSURE DENGAN RESILIENSI PADA REMAJA DI PANTI ASUHAN DAARUT TAQWA IHSANIYYA YOGYAKARTA
Ghina Imtinan;
Mutia Aini Ahmad
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 6, Tahun 2025 (Desember 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/empati.2025.51000
Pokok permasalahan dalam jurnal inii adalah mengenai kondisi remaja di Panti Asuhan Daarut Taqwa Ihsaniyya Yogyakarta yang menghadapi berbagai tantangan psikologis dan penyesuaian diri setelah kehilangan orang tua atau harus tinggal di Panti Asuhan. Keadaan remaja di Panti Asuhan menunjukkan bahwa beberapa remaja memiliki tingkat resiliensi (kemampuan bertahan menghadapi masalah) yang rendah, yang tercermin dari reaksi negatif mereka saat menghadapi masalah dan kesulitan mengungkapkan diri (self disclosure) kepada orang lain. Self disclosure atau keterbukaan diri merupakan salah satu aspek penting dalam membangun hubungan interpersonal yang sehat dan mendukung perkembangan psikologis remaja. Di sisi lain, resiliensi adalah kemampuan individu untuk bangkit dari tekanan dan kesulitan hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara self disclosure dengan resiliensi pada remaja di Panti Asuhan tersebut.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional untuk mengetahui hubungan antara variabel self disclosure dengan resiliensi. Jumlah populasi pada penelitian ini adalah sebanyak 69 remaja, dan pemilihan sampel menggunakan teknik total sampling sebanyak 65 remaja. Teknik pengumpulan data menggunakan skala model likert pada kedua variabel yaitu skala self disclosure dan skala resiliensi, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan teknik korelasion pearson produck moment melalui SPSS versi 26.Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara self disclosure dengan resiliensi pada remaja di panti asuhan (r = 0, 865; p > 0,05) dengan nilai corelation 0,22 (tidak berhubungan), yang artinya Ha (hipotesis alternatif) di tolak dan Ho (hipotesis null) di terima. Hal ini mengindikasikan bahwa self disclosure remaja tidak secara langsung memengaruhi resiliensi mereka. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan resiliensi pada remaja panti asuhan sebaiknya tidak hanya berfokus pada self disclosure, tetapi juga memperhatikan faktor-faktor lain yang berkontribusi pada kemampuan mereka untuk menghadapi tantangan hidup.
THE INFLUENCE OF TRUST ISSUES ON INTERPERSONAL RELATIONSHIPS OF UIN CYBER, SYEKH NURJATI CIREBON STUDENTS
ibnu Setiawan Pratama
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 01, Tahun 2026 (Februari 2026)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/empati.2026.52887
Interpersonal relationships are an important factor that affects the quality of life of students. However, in building Interpersonal relationships, Trust Issues are often an obstacle for students to connect and trust others around them. This study aims to analyze: 1) The level of Trust Issues On Interpersonal At the same time, Shaykh Nurjati Cirebon students were in attendance. 2) Factors that cause Trust Issues in students. 3) The impact of Trust Issues that occur on students. 4) Strategies and efforts in dealing with Trust Issues to students. This research uses a descriptive qualitative method. The data collection techniques applied in this study were interviews and questionnaire distribution. Through interview techniques with 7 students and the distribution of questionnaires to 42 respondents, it was found that 1) The level of Trust Issues in interpersonal relationships experienced as many as 40% of students have a low level of Trust Issues . 2) Factors that cause Trust Issues include bad experiences in the past, low emotional capacity, poor communication. 3) The impact that occurs due to Trust isssue in students including, feelings of overthinking, strained relationships, feeling lonely. 4) Strategies to deal with Trust Issues About Interpersonal relationships in students include honest communication, This can help build good relationships with others, accept risks, students are able to accept risks that occur in friendships and get to know new people, such as spending time to get to know others more deeply.
HUBUNGAN CITRA TUBUH NEGATIF DAN PERISAKAN TERHADAP KESEJAHTERAAN SPIRITUAL PADA SISWA SMP DAN SMA DI SALATIGA
Gabriela Lumban Gaol;
Bhatara Solimega Ritonga;
Elfrida Nila Sari Sinambela;
Yulius Yusak Ranimpi
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 (April 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/empati.2025.43871
Penelitian ini bertujuan untuk menngetahui apakah ada hubungan antara perasaan negatif terhadap citra tubuh yang kurang ideal dan perilaku perisakan terhadap kesejahteraan spiritual siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama dan Atas di Salatiga. Siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas merupakan individu yang sedang berada dalam masa remaja awal sampai pertengahan yang mengalami perubahan bentuk tubuh. Ketidaksesuaian antara bentuk tubuh yang dimiliki dengan standar ideal yang ada, menimbulkan perasaan negatif terhadap citra tubuh mereka. Ketidaksesuaian tersebut cenderung membuat mereka menjadi korban perilaku perisakan. Mereka berisiko memiliki hubungan yang renggang dengan pencipta-Nya, karena merasa dirinya diciptakan berbeda dengan orang lain dengan memiliki bentuk tubuh yang tidak sesuai dengan standar ideal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi korelasional. Subjek penelitian berjumlah 164 orang yang terdiri dari 38 siswa/i dari satu sekolah Sekolah Menengah Pertama dan 124 siswa/i Sekolah Menengah Atas. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala citra tubuh, skala perisakan dan skala kesejahteraan spiritual. Analisis data yang digunakan adalah teknik rank spearman rho. Hasil analisis menunjukkan bahwa citra tubuh negatif berhubungan dengan kesejahteraan spiritual dengan nilai signifikansi 0.001. Namun ditemukan juga bahwa perisakan tidak berhubungan dengan kesejahteraan spiritual dengan nilai signifikansi 0.138.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PADA MIXUE SUMURBOTO, TEMBALANG
Dinda Prameswari Putri;
Annisa Maraty Solekha;
Zahra Putri Aulia;
Afifah Zahra Wahdy
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/empati.2024.49064
Mixue merupakan gerai es krim terkenal di Indonesia dan sudah tersebar di berbagai daerah, namun bagaimana dengan kualitas pelayanan di cabang Sumurboto. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan di Mixue Sumurboto. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner yang peneliti sebar kepada para pelanggan Mixue Sumurboto dengan jumlah 18 item pertanyaan. Subjek pada penelitian ini berjumlah 35 orang. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan bantuan aplikasi software Jeffrey’s Amazing Statistics Program (JASP) 0.17.1. Hasil pada penelitian ini memperlihatkan bahwa kualitas pelayanan di Mixue Sumurboto secara garis besar sudah baik dengan nilai rata rata pada dimensi tangible 3.371, reliability sebesar 3.514, responsiveness 3.400, assurance 3.229 dan dimensi empathy 3.343.