cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalempati@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Soedarto SH Tembalang Semarang Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal EMPATI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 2337375X     EISSN : 28291859     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
Pengalaman Menjalin Hubungan dengan Lawan Jenis pada Anak Korban Perceraian (Studi Kualitatif Fenomenologis Dewasa Awal yang Mengalami Perceraian Orangtua) Yunita Laras Pradipta; Dinie Ratri Desiningrum
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.33 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.15187

Abstract

Anak seringkali menjadi korban dalam ketidakharmonisan dan perpecahan di dalam keluarga. Hal itu dapat membawa dampak negatif bagi anak tersebut ketika menginjak usia dewasa. Tujuan utama penelitian ini adalah memahamipengalaman individu yang mengalami peceraian orangtua ketika menjalin hubungan dengan lawan jenis. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis serta analisis serta analisis DFI(Descriptive Fenomenological Individual). Subjek berjumlah tiga orang yang diperoleh dengan teknik purposif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga subjek dalam menjalani hubungan dengan lawan jenisnya tidak terlepas dari pengalaman perceraian orangtua mereka. Konflik yang cukup rumit juga terjadi dalam perjalanan hubungan mereka. Dua subjek dalam penelitian ini mengalami konflik dengan sifat pasangan mereka, sementara satu subjek memiliki kriteria idaman yang cenderung menyulitkannya dalam menemukan pasangan yang sesuai untuk dirinya. Keterlibatan orangtua juga turut memberikan arahan kepada ketiga subjek dalam menjalin hubungan dengan lawan jenis.
THE WIFE’S FORGIVENESS TOWARD HUSBAND’S INFIDELITY Erika Miftakhu Sa'adah; Hastaning Sakti; Dian Veronika Sakti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.515 KB) | DOI: 10.14710/empati.2012.435

Abstract

The feelings of anger, hurt, disappointed, sadness felt by wifes who had husbands infidelity. Infidelity is a wrong thing but it does not mean that wife can not forgive it. The purpose of this study is to understand the process of wives forgiveness whose her husbands have affair, the factors that led to forgiveness, and benefit of forgiveness after they do it. The method that used in this study is qualitative with a phenomenological approach through snowball sampling technique.Participants consisted of three wifes whose have experienced infidelity of their husband in her marriage, has been or is in the process forgiving their husband. Interviews and observation is used to get informations, while the recording of the interview using field notes.The results found that participants performed forgiveness is a process that moves back and forth even repetitive. This process occurs under the influence of factors driving and inhibiting the occurrence of forgiveness. Husband apologizes, family supports and their cares of children help wife carry out the process of forgiveness. Forgiveness made by the participants provide benefits in the areas of physical health, mental, relational and spiritual.
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN PERILAKU KONSUMTIF TERHADAP PAKAIAN PADA SISWI KELAS XI SMAN 1 PATI Andaryanti, Bunga Candrarupa; Indrawati, Endang Sri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.176 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.23424

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan perilaku konsumtif terhadap pakaian pada siswi kelas XI SMAN 1 Pati. Perilaku konsumtif adalah kecendurangan dalam membeli barang yang berlebihan tanpa pertimbangan rasional yang disertai dengan emosi serta lebih mementingkan keinginan demi memenuhi kepuasan fisik yang bersifat berlebihan yang hanya untuk memperoleh pengakuan sosial. Konsep diri adalah gagasan tentang keyakinan, pandangan, dan penilaian seseorang terhadap dirinya sendiri.  Populasi penelitian yaitu siswa kelas XI SMAN 1 Pati dengan karakteristik subjek penelitian yaitu berjenis kelamin perempuan, terdaftar sebagai siswi kelas XI SMA Negeri 1 Pati, berusia 15-18 tahun. Sampel penelitian ini berjumlah 158 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala konsep diri (25 aitem valid dengan koefisien reliabilitas 0,906) dan skala perilaku konsumtif (34 aitem valid dengan koefisien reliabilitas 0,932). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara konsep diri dengan perilaku konsumtif dengan koefisien korelasi antar variabel sebesar – 0,490. Semakin positif konsep diri maka semakin rendah perilaku konsumtif dan semakin negatif konsep diri maka semakin tinggi perilaku konsumtif. Konsep diri memberikan sumbangan efektif terhadap perilaku konsumtif sebesar 24,1%.
KEBAHAGIAAN PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK DIFABEL Gilang Kartika Adi Perdana; Kartika Sari Dewi
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.904 KB) | DOI: 10.14710/empati.2015.13554

Abstract

Riset-riset sebelumnya membuktikan bahwa kebahagiaan berhubungan dengan kesehatan seseorang. Selain itu, kebahagiaan juga dapat mempengaruhi hubungan sosial individu. Oleh karena itu, orangtua yang dapat merasakan kebahagiaan, akan dapat melakukan tanggung jawabnya dengan baik sebagai ayah atau ibu serta dapat menjalin relasi yang baik dengan anggota keluarga lain maupun lingkungan sekitar, sehingga tercipta keluarga yang harmonis. Penelitian ini bermaksud memahami bagaimana kebahagiaan yang dialami oleh ibu dengan kondisi anaknya yang difabel. Pendekatan fenomenologis dalam penelitian ini menggunakan metode analisis IPA (Interpretative Phenomenological Analysis).  Prosedur tersebut bertitik fokus pada eksplorasi pengalaman yang diperoleh subjek melalui kehidupan pribadi dan sosialnya. Subjek yang terlibat dalam penelitian berjumlah tiga orang, yaitu ibu yang memiliki anak dengan kondisi difabel. Penelitian ini mengungkapkan bahwa ibu dengan anak difabel mengalami kebahagiaan ketika merasa mampu berperan dengan baik dalam proses membesarkan anak sehingga anak berhasil. Kebahagiaan yang dialami ibu muncul ketika ibu dapat menerima kondisi anaknya, yang kemudian memunculkan prioritas hidup pada ibu. Prioritas hidup tersebut akan memunculkan gambaran positif lingkungan dan emosi positif dalam diri ibu. Religiusitas serta dukungan keluarga merupakan faktor yang mempengaruhi munculnya penerimaan ibu terhadap kondisi anaknya yang difabel, sedangkan makna anak difabel bagi ibu adalah pemberian dari Tuhan. Penilaian ibu terhadap anak tersebut turut mempengaruhi penerimaan ibu terhadap kondisi anak.
HUBUNGAN ANTARA REGULASI DIRI DENGAN OPTIMISME PADA WARGA BINAAN YANG MENJADI PEKERJA PEMBANTU DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KLAS II A SEMARANG Listiyo Rini; Siswati Siswati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.452 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.19758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi diri dengan optimisme pada warga binaan yang menjadi pekerja pembantu di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Klas II A Semarang. Populasi berjumlah 91 pekerja pembantu dan sampel penelitian berjumlah 51 pekerja pembantu yang didapatkan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Optimisme (22 aitem; α = 0,882) dan Skala Regulasi Diri (30 aitem; α = 0,942). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara regulasi diri dan optimisme pada warga binaan yang menjadi pekerja pembantu di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Klas II A Semarang, artinya semakin tinggi regulasi diri, maka semakin tinggi optimisme, sebaliknya semakin rendah regulasi diri maka semakin rendah pula optimisme yang dimiliki oleh warga binaan yang menjadi pekerja pembantu di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Klas II A Semarang. Regulasi diri memberikan sumbangan efektif terhadap optimisme sebesar 39,7 %.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN EFIKASI DIRI AKADEMIK PADA SISWA KELAS XII DI SMA NEGERI 1 SEMARANG Irene Kristi Saragih; Yohanis Franz La Kahija
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.514 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7484

Abstract

Banyaknya kendala dalam memenuhi tuntutan akademik pada siswa kelas XII perlu diatasi dengan strategi yang efektif yaitu dengan meningkatkan efikasi diri akademik siswa. Efikasi diri akademik dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu keadaan emosi. Kendala yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan tugas akademiknya dapat menyebabkan siswa tersebut cemas dan stres. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara kecerdasan emosional dengan efikasi diri akademik pada siswa kelas XII di SMA Negeri 1 Semarang. Populasi pada penelitian ini berjumlah 365 siswa dan sampel pada penelitian ini 60 siswa. Penentuan sampel menggunakan cluster random sampling. Alat ukur dalam penelitian ini terdiri dari dua buah skala yaitu skala kecerdasan emosional yang terdiri dari 26 aitem (α =  0,914) dan skala efikasi diri akademik terdiri dari 35 aitem (α = 0,935). Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,548 (rxy = 0,548) dengan signifikansi 0,000. Artinya, adanya hubungan positif antara kecerdasan emosional dengan efikasi diri akademik. Semakin tinggi kecerdasan emosional maka semakin tinggi juga efikasi diri akademiknya, dan sebaliknya. Hasil penelitian juga mendapatkan sumbangan efektif kecerdasan emosional terhadap efikasi diri akademik sebesar 30% yang diperoleh dari R square = 0,300.
HUBUNGAN ANTARA HARDINESS DENGAN EMOTIONAL LABOR PADA GURU SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) DI KOTA SEMARANG SIHOTANG, YESIKA OKTAVIA; Febriyanti, Dinni Asih
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.763 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.26517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hardiness dengan emotional labor pada guru sekolah luar biasa (SLB) di Kota Semarang. Hardines adalah kemampuan seseorang dalam menghadapi tekanan, yang ditandai dengan adanya kemampuan untuk mengontrol setiap kejadian-kejadian yang tidak menyenangkan, memiliki komitmen dari dalam diri, serta memandang secara positif setiap kejadian yang dialami oleh individu. Sedangkan emotional labor adalah kemampuan untuk menampilkan ekspresi emosi sesuai dengan tuntutan pekerjaan supaya mampu menimbulkan perasaan yang nyaman bagi orang lain. Sampel dalampenelitian ini berjumlah 53 guru SLB yang tersebar di tujuh SLB. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Hardiness (26 aitem;α= 0,920) dan Skala emotional labor (24 aitem;α=0,933). Analisis datamenggunakan teknik Spearman yang menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara hardiness dan emotional labor pada guru Sekolah Luar Biasa di Kota Semarang dengan (rs=0,869;p=<0,01). Artinyasemakin tinggi hardiness yang dimiliki maka semakin tinggi emotional labor seseorang, dan sebaliknya. Kata Kunci: hardiness, emotional labor, guru sekolah luar biasa
SPIRITUALITAS PADA WARIA (Sebuah Pendekatan Kualitatif Fenomenologi) Noviana Falista Milandria; Zaenal Abidin
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.277 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.15046

Abstract

Kaum waria tentunya memiliki pengalaman yang berbeda-beda mengenai kehidupan spiritualitas. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memahami spiritualitas yang terjadi pada individu waria. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang dianggap cocok untuk penelitian jenis ini. Ketiga subjek bertempat tinggal di kota Semarang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yaitu dengan teknik IPA (Interpretative Phenomenologycal Analysis). Pengambilan data dilakukan dengan proses wawancara. Analisis data dilakukan dengan cara membuat serangkaian tema yang didalamnya terdapat pengalaman-pengalaman subjek yang berkaitan dengan kehidupan spiritualitas. IPA digunakan dalam penelitian ini karena teknik ini merupakan metode fenomenologi yang berfokus pada proses pemahaman akan pengalaman individu. Hasil dari penelitian menemukan bahwa pengetahuan dan dan pemahaman pada nilai-nilai keagamaan mengenai ajaran agama berpengaruh pada perwujudan spiriritualitas mereka dalam bentuk pelaksanaan ritual keagamaan, upaya untuk memperbaiki diri agar lebih dekat dengan Tuhan dan agamanya, serta berusaha untuk menjalin hubungan baik dengan lingkungan masyarakat. Adanya pengahayatan spiritualitas pada masing-masing subjek yang dapat dirasakan melalui kenyamanan saat memanjatkan doa, karena mereka merasakan adanya kedekatan dengan Tuhan. Ketiga subjek berusaha meminta ampunan atas segala dosa-dosanya serta bersyukur dan berserah diri kepada Tuhan atas takdir yang terjadi pada hidup mereka.
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI AKADEMIK DENGAN PENYESUAIAN DIRI AKADEMIK PADA MAHASISWA RANTAU DARI INDONESIA BAGIAN TIMUR DI SEMARANG Rayhanatul Fitri; Erin Ratna Kustanti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.378 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.21669

Abstract

Penyesuaian diri akademik merupakan kemampuan individu dalam mengatasi tuntutan dan permasalahan pada lingkungan akademik agar mencapai keharmonisan dan keselarasan antara diri dengan lingkungan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri akademik dengan penyesuaian diri akademik pada mahasiswa rantau dari Indonesia Bagian Timur di Semarang. Hipotesis pada penelitian ini adalah ada hubungan positif dan signifikan antara efikasi diri akademik dengan penyesuaian diri akademik pada mahasiswa rantau Indonesia bagian Timur di Semarang. Populasi penelitian adalah 180 mahasiswa rantau asal Papua, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku Utara. Subjek Penelitian berjumlah 124 mahasiswa yang diperoleh dengan teknik proportional random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Efikasi Diri Akademik (38 aitem, α = 0,936) dan Penyesuaian Diri Akademik (27 aitem, α = 0,865). Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil analisis menunjukkan nilai (rxy) = 0,713 dengan p=0,000 (p<0,05), artinya terdapat hubungan positif dan signifikan antara variabel efikasi diri akademik dengan penyesuaian diri akademik. Efikasi diri akademik memberikan sumbangan efektif sebesar 50,8% terhadap penyesuaian diri akademik pada penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA METAKOGNISI DENGAN KREATIVITAS PADA MAHASISWA YANG SEDANG MENGERJAKAN TUGAS AKHIR DI JURUSAN ARSITEKTUR UNIVERSITAS DIPONEGORO Sri Qomaria Fajriyah; Prasetyo Budi Widodo
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.345 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7622

Abstract

Mahasiswa jurusan arsitektur merupakan cikal bakal pendorong perkembangan industri kreatif pada bidang arsitektur. Dalam pengerjaan tugas akhir, mahasiswa arsitektur dituntut untuk memiliki kreativitas yang tinggi agar dapat menghasilkan rancangan dan desain yang inovatif. Untuk meningkatkan kreativitas seseorang, dibutuhkan metakognisi yang tinggi agar dapat mengatur dan merencanakan strategi yang akan digunakan dalam menyelesaikan tugas yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara metakognisi dengan kreativitas pada mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir di Jurusan Arsitektur Universitas Diponegoro. Populasi penelitian adalah 69 mahasiswa Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Uniersitas Diponegoro yang sedang mengerjakan tugas akhir. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan menggunakan simple random sampling. Subjek uji coba berjumlah 32 orang dengan jumlah aitem skala metakognisi sebanyak 48 aitem. Subjek penelitian berjumlah 37 orang yang dipilih secara acak. Alat pengumpul data dalam penelitian adalah skala metakognisi (33 aitem valid, α = 0,911) dan Tes Kreativitas Figural (α = 0,989). Data yang diperoleh berdasarkan perhitungan statistik non-parametrik dengan menggunakan analisis korelasi Kendall menunjukkan besarnya hubungan antara metakognisi dengan kreativitas melalui τ = -0,112 dengan p = 0,338 (p > 0,05). Artinya, terdapat hubungan negatif yang tidak signifikan pada mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir di Jurusan Arsitektur Universitas Diponegoro.

Page 60 of 146 | Total Record : 1454


Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 01, Tahun 2026 (Februari 2026) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 6, Tahun 2025 (Desember 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 5, Tahun 2025 (Oktober 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 4, Tahun 2025 (Agustus 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 3, Tahun 2025 (Juni 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 (April 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 (Februari 2025) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 3, Tahun 2024 (Juni 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 1, Tahun 2023 (Februari 2023) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 2, Tahun 2022 (April 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 4, Tahun 2021 (Agustus 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 3, Tahun 2021 (Juni 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 (April 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021) Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021 Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021 Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 3, Tahun 2020 (Juni 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019) Jurnal Empati, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020 Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019) Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 3, Agustus 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 2, April 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018) Jurnal Empati, Volume 7, Nomor 4, Oktober 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 3, Agustus 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017) Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015) Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015) Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014) Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014 Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 (Agustus 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014) Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 (April 2013) Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012) More Issue