cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalempati@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Soedarto SH Tembalang Semarang Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal EMPATI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 2337375X     EISSN : 28291859     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
HUBUNGAN ANTARA RESILIENSI DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK DENGAN GANGGUAN AUTIS Dhiya Athaya Purwanti; Erin Ratna Kustanti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.863 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.20219

Abstract

Kebahagiaan dalam keluarga tidak lengkap apabila tidak adanya kehadiran anak namun, tidak selamanya kebahagiaan akan menetap dikarenakan adanya kendala dalam kehidupan. Salah satu dari kendala tersebut disebabkan terdapat masalah dalam perkembangan anak, salah satunya adalah anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara resiliensi dengan psychological well-being pada ibu yang memiliki anak dengan gangguan autis di Jakarta Selatan. Penelitian ini dilakukan di Klinik Tumbuh Kembang Anak Yamet, Candradimuka Special Needs School, Sekolah Purba Adhika, SLB Sarana Terpadu, SLBC Winasis, Sekolah Dasar Pantara, Sekolah Alam Indonesia, dan Sekolah Citra Alam Ciganjur. Populasi penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak dengan gangguan autis di Jakarta Selatan sejumlah 101 ibu. Sampel penelitian berjumlah 48 ibu yang diperoleh dengan teknik cluster random sampling. Pengambilan data penelitian menggunakan Skala Psychological Well-Being (31 aitem, α =  0,906) dan Skala Resiliensi (35 aitem, α = 0,918), yang telah diujicobakan pada 39 ibu. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara resiliensi dan psychological well-being (rxy= 0,87; p < 0,001), artinya semakin tinggi kemampuan resiliensi ibu maka semakin tinggi pula psychological well-being ibu, dan sebaliknya. Resiliensi memberikan sumbangan sebesar 77% terhadap psychological well-being.  
HUBUNGAN ANTARA CITRA TUBUH DENGAN PERILAKU DIET PADA REMAJA PUTRI DI FITNESS CENTER SEMARANG Lidya Mercya Caroline; Hastaning Sakti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.229 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7595

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara citra tubuh dengan perilaku diet pada remaja putri di Fitness Center Semarang. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara citra tubuh dengan perilaku diet pada remaja putri. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota Fitness Center Semarang. Sampel penelitian berjumlah 60 remaja putri, yang diperoleh melalui teknik cluster random sampling. Alat pengumpulan data dalam penelitian adalah Skala Citra Tubuh (30 aitem valid dengan α= 0,859), yang telah diuji cobakan pada remaja putrid yang melakukan diet di Fitness Center. Hasil analisis regresi linier sederhana menunjukkan nilai koefisien korelasi antara citra tubuh dengan perilaku diet adalah sebesar 0,565 dengan p = 0,000 (p
PERBEDAAN MOTIVASI BELAJAR PADA PENYANDANG DISABILITAS NETRA DI BAREHSOS DISABILITAS NETRAPROVINSI JAWA TENGAH DITINJAU DARI RIWAYATDISABILITAS,TINGKAT DISABILITAS DAN JENIS KELAMIN Fany Hastari Larasati; Yeniar Indriana
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.301 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.15195

Abstract

Motivasi belajar merupakan dorongan pada diri individu untuk belajar yang dapat membawa individu mencapai tujuan.Motivasi belajar dibutuhkan oleh penyandang disabilitas netra untuk dapat mencapai kemandirian sesuai dengan undang-undang konvensi mengenai hak-hak bagi penyandang disabilitas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar pada penyandang disabilitas netra di Barehsos Disabilitas Netra Provinsi Jawa Tengah ditinjau dari riwayat disabilitas, tingkat disabilitas dan jenis kelamin.Subjek dalam penelitian ini sejumlah 102 penyandang disabilitas dari Barehsos Pendowo Kudus dan Penganthi Temanggung.Jumlah subjek uji coba sebanyak 49 penyandang disabilitas netra dan subjek penelitian sebanyak 53 penyandang disabilitas netra.Subjek penelitian dari setiap balai rehabilitasi ditentukan dengan metode simple ramdom sampling. Pengumpulan data menggunakan skala motivasi belajar yang terdiri dari 21 aitem α = 0,865. Analisa data menggunakan independent sample t-test yang menunjukkan hasil t riwayat disabilitas = -2.260 pada p = 0.028 (p<0.05), t tingkat disabilitas = 0,159 pada p = 0.875 (p>0.05) dan t jenis kelamin = 1,725 pada p = (p>0,091). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada motivasi belajar penyandang disabilitas netra ditinjau dari riwayat disabilitas, dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada motivasi belajar ditinjau dari tingkat disabilitas dan jenis kelamin. Faktor-faktor lain yang mempengaruhi perbedaan motivasi belajar tidak diungkapkan dalam penelitian ini.
LONELINESS SMARTPHONE USERS IN TERM OF GENDER DIFFERENCES IN CLASS XI STUDENTS OF SMA N 9 SEMARANG Yuli Triwidodo; Endah Kumala Dewi
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.036 KB) | DOI: 10.14710/empati.2012.481

Abstract

Lonely teenager who access the smartphone is an individual's attempt to cope with their anxiety by accessing the Internet, especially social media to connect with others who are far away through smarphone that individuals have the result they ignore direct communication or face-to-face with people who are near the individual. It could be said that they are not lonely online but offline they feel lonely.This study aims to describe differences lonely teenager who access social media via smartphones. In addition, this study also aims to determine the differences lonely teenager who access social media via smartphones views of gender on students' high school N 9 Semarang. The study sample used by researchers is a class XI student of Semarang SMA N 9, 150 samples consisting of 75 boys and 75 girlsTesting this hypothesis using the Mann-Whitney test. The results of testing the validity of the items in this study moves from 0.302 to 0.792 with a reliability of 0.964. Based on the data analysis using the Mann-Whitney test. The results of hypothesis testing produces a significance value of 0.550 (p> 0.05). Based on these results we can conclude that there is no difference lonely teenager who access social media via smartphones in terms of gender.
HUBUNGAN ANTARA OPTIMISME DENGAN WORK-FAMILY ENRICHMENT PADA POLISI WANITA DI POLRESTABES SEMARANG Dewi, Irana; Prasetyo, Anggun Resdasari
Jurnal EMPATI Jurnal Empati, Volume 7, Nomor 4, Oktober 2018
Publisher : Jurnal EMPATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.899 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara optimisme dengan work-family enrichment pada polisi wanita di Polrestabes Semarang. Optimisme didefinisikan sebagai suatu keyakinan individu secara positif dalam menghadapi permasalahan di kehidupan, sementara itu work-family enrichment adalah kemampuan individu dalam menjalani perannya dalam pekerjaan dan keluarga yang saling berkontribusi positif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 125 polwan dengan sampel penelitian sebanyak 90 polwan. Karakteristik subjek penelitian dalam penelitian ini yaitu polwan dengan masa dinas diatas 1 tahun yang telah menikah. Teknik sampling yang digunakan adalah convinience sampling. Penelitian ini menggunakan Skala Optimisme (29 aitem α=0,937) dan Skala Work-Family Enrichment (35 aitem α=0,968). Berdasarkan metode analisis regresi sederhana didapatkan bahwa rxy= 0,730 dengan p = 0,000 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara optimisme dengan work-family enrichment. Optimisme memberikan sumbangan efektif sebesar 53,3%.
KECERDASAN SPIRITUAL DAN KECENDERUNGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA SISWA SMK Nur Indah Rachmawati; Anggun Resdasari Prasetyo
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.118 KB) | DOI: 10.14710/empati.2015.13664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan spiritual dengan kecenderungan perilaku seksual pranikah pada siswa di SMK Negeri 2 Jepara. Populasi penelitian ini adalah 247 siswa kelas X SMK Negeri 2 Jepara yang sudah pernah berpacaran. Sampel penelitian sebanyak 150 siswa (99 perempuan dan 51 laki-laki) yang diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan Skala Kecerdasan Spiritual (54 aitem; α = 0,896) dan Skala Kecenderungan Perilaku Seksual Pranikah (42 aitem, α = 0,939). Berdasarkan hasil analisis korelasi product moment disimpulkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kecerdasan spiritual dengan kecenderungan perilaku seksual pranikah siswa (r = -0,274; p = 0,001).
HUBUNGAN ANTARA WORK-FAMILY CONFLICT DENGAN KETERLIBATAN KERJA PADA KARYAWAN WANITA Irfan Abdurrahman; Harlina Nurtjahjanti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.029 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.19763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara work-family conflict dengan keterlibatan kerja pada karyawan wanita di Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN). Sampel berjumlah 123 orang karyawan wanita dengan karakteristik subjek penelitian yaitu telah menikah dan memiliki anak. Metode sampling yang digunakan adalah teknik convenience sampling. Pengumpulan data menggunakan Skala Work-FamilyConflict (N = 20 aitem, α = .86) dan Skala Keterlibatan Kerja (N = 22 aitem, α = .84). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan negatif dan signifikan antara work-family conflict dengan keterlibatan kerja (rxy = -.32 dengan p< .001) yang berarti bahwa semakin positif work-family conflict maka semakin rendah keterlibatan kerja. Work-family conflict memberikan sumbangan efektif sebesar 10% terhadap keterlibatan kerja. 
DAPATKAH AKU BERHENTI BERJUDI? Paula Widyaratna Wandita; Hastaning Sakti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.867 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7489

Abstract

Perjudian bola memiliki banyak resiko dan menimbulkan banyak permasalahan. Keterbatasan serta tugas-tugas perkembangan pada masa dewasa awal juga menambah permasalahan dalam hidup. Permasalahan-permasalahan tersebut dapat membuat para dewasa awal yang melakukan perjudian bola menjadi tertekan. Berhenti berjudi bola dapat menjadi cara dalam menyelesaikan permasalahan yang dialami, namun berhenti berjudi tidaklah mudah bagi para penjudi. Banyak diantara mereka yang kemudian kembali lagi berjudi. Kembali berjudi tersebut dapat digambarkan dalam gambaran psikologis, neurologis, serta social ekomomi.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Subjek berjumlah tiga orang dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berjudi menimbulkan banyak permasalahan dan tekanan pada penjudi bola yang memasuki masa dewasa awal. Permasalahan dan tekanan tersebut sempat membuat mereka berhenti melakukan aktivitas perjudian namun hal tersebut tidaklah bertahan lama sampai pada kembalinya mereka dalam perjudian.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA JURUSAN SEJARAH FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS DIPONEGORO Salsabila, Wina Klarissa; Indrawati, Endang Sri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.324 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.26522

Abstract

are carried out in a repetitive and willful manner. Emotional intelligence is the ability to recognize and manage emotions that arise so that individuals put the emotions appropriately according to the situation in the environment. This study aims to determine whether there is a relationship between emotional intelligence with academic procrastination on the thesis of Historical Science Department student at the Faculty of Cultural Sciences, Diponegoro University. The population in this study is 108 students with research subjects 60 students using convenience sampling techniques.  This research using the Academic Procrastination Scale (30 items, α = 0.913) and the scale Emotional Intelligence (24 items, α = 0.896). This research uses analysis simple regression and indicate that there is a significant negative relationship between emotional intelligence and academic procrastination (r xy = -0,381 p = 0.001). The higher the emotional intelligence, the lower Student academic procrastination, on the contrary the lower the emotional intelligence, the higher the academic procrastination of students. Intelligence emotional contribute 14.5% to procrastination academic. Keywords: emotional intelligence, academic procrastination, students 
KONFORMITAS DAN MINAT BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA JURUSAN ADMINISTRSI BISNIS FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO Dyra Sri Amini; Harlina Nurtjahjanti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.921 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.15053

Abstract

Konformitas adalah perilaku individu untuk menyesuaikan diri dengan kelompok sesuai dengan harapan kelompok meskipun ada atau tidak ada permintaan langsung untuk mengikuti agar anggota dapat diterima di sebuah kelompok tersebut. Minat berwirausaha adalah keinginan, serta kesediaan untuk berkemauan keras memenuhi kebutuhan hidupnya tanpa merasa takut akan resiko yang akan dihadapi, serta senantiasa mengembangkan usaha yang diciptakannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara konformitas dan minat berwirausaha pada Mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro. Subjek penelitian berjumlah 100 mahasiswa dengan teknik pengambilan sampel convenience sampling. Pengambilan data menggunakan skala Konformitas (25 aitem, α =0,89) dan Skala Minat Berwirausaha (67 aitem, α =0,97). Berdasarkan hasil analisis regresi sederhana menunjukkan nilai koefisien korelasi antara konformitas dengan minat berwirausaha rxy= -0,27 dengan p = 0,01 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang dipaparkan peneliti ditolak. Pada penelitian ini konformitas memberikan sumbangan efektif sebesar 7,5% pada minat berwirausaha.

Page 70 of 146 | Total Record : 1454


Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 01, Tahun 2026 (Februari 2026) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 6, Tahun 2025 (Desember 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 5, Tahun 2025 (Oktober 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 4, Tahun 2025 (Agustus 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 3, Tahun 2025 (Juni 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 (April 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 (Februari 2025) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 3, Tahun 2024 (Juni 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 1, Tahun 2023 (Februari 2023) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 2, Tahun 2022 (April 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 4, Tahun 2021 (Agustus 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 3, Tahun 2021 (Juni 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 (April 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021) Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021 Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021 Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 3, Tahun 2020 (Juni 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019) Jurnal Empati, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020 Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019) Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 3, Agustus 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 2, April 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018) Jurnal Empati, Volume 7, Nomor 4, Oktober 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 3, Agustus 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018 Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015) Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015) Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014) Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 (Agustus 2014) Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014) Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 (April 2013) Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012) More Issue