cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalempati@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Soedarto SH Tembalang Semarang Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal EMPATI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 2337375X     EISSN : 28291859     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
PENGARUH BUKU HARIAN UNTUK MENINGKATKAN KEPATUHAN PADA PASIEN HIPERTENSI: Studi Kuasi Eksperimen pada Pasien Hipertensi Amilatul Khoiriyyah; Annastasia Ediati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.219 KB) | DOI: 10.14710/empati.2015.13087

Abstract

Kepatuhan merupakan faktor penting dalam keberhasilan program pengobatan penyakit kronis, termasuk hipertensi. Berbagai macam kondisi dan komplikasi penyakit, kecacatan dan kematian dapat dicegah melalui pengontrolan perilaku dan kepatuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh buku harian dalam meningkatkan kepatuhan pada pasien hipertensi. Desain eksperimen yang digunakan adalah nonrandomized pretest-posttest control group design. Subjek penelitian berjumlah 23 orang merupakan pasien rawat jalan di RSUD Kota Semarang. Pemilihan subjek dilakukan dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Skala Kepatuhan Hill-Bone High Blood Pressure. Perlakuan pada kelompok eksperimen berupa pemberian buku harian yang harus diisi oleh subjek setiap hari selama empat minggu berturut-turut. Hasil pengujian hipotesis dengan teknik statistik nonparametrik Wilcoxon Test pada kelompok eksperimen menunjukkan kepatuhan kelompok eksperimen lebih tinggi setelah menggunakan buku harian (MdnPretest=11; MdnPosttest=10; p=0,019). Hasil perhitungan Mann-Whitney U Test pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol menunjukkan kepatuhan kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol (MdnEksperimen=10; MdnKontrol=13; p=0,003). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan buku harian untuk membantu meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan hipertensi.
HUBUNGAN ANTARA LEADER MEMBER EXCHANGE (LMX) DENGAN WORK ENGAGEMENT PADA PERAWAT INSTALASI RAWAT INAP DI RSJD Dr. AMINO GONDOHUTOMO SEMARANG Wulandari, Saktiari Marieta; Ratnaningsih, Ika Zenita
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.62 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.15452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Leader Member Exchange (LMX) dengan Work Engagement pada perawat instalasi rawat inap di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang. Sampel berjumlah 105 perawat yang diperoleh dengan teknik cluster random sampling. Alat pengumpul data yang digunakan adalah Skala Work Engagement (28 aitem valid, α= 0, 918) dan Skala Leader Member Exchange (LMX) (26 aitem valid, α=0,932). Analisis korelasi Spearman’s menunjukkan nilai rxy = 0,648 dan p=0,000 (p<0,001). Hasil ini menunjukkan ada hubungan positif yang signifikan antara Leader Member Exchange (LMX) dengan work engagement. Semakin positif Leader Member Exchange (LMX) maka semakin tinggi pula Work Engagement. Leader Member Exchange (LMX) memberikan sumbangan efektif sebesar 42% terhadap work engagement, sedangkan sisanya sebesar 58% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.
PERBEDAAN CITRA TUBUH PADA MAHASISWI FAKULTAS EKSAKTA DAN FAKULTAS NON-EKSAKTA UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG Inti Pramestiwani Kusuma Ayu; Ika Febrian Kristiana
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.348 KB) | DOI: 10.14710/empati.2013.7406

Abstract

Citra tubuh adalah penilaian seseorang terhadap ukuran tubuhnya, berat ataupun aspek tubuh lain yang termanivestasi dalam bentuk persepsi, pikiran, dan perasaan tentang tubuhnya yang mengarah kepada perilaku menunjukkan penampilan fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan citra tubuh pada mahasiswi fakultas eksakta dan mahasiswi fakultas non-eksakta tahun kedua Universitas Diponegoro Semarang.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan Proportional Cluster Random Sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Sampel terdiri dari 236 mahasiswi tahun kedua fakultas eksakta dan fakultas non-eksakta Universitas Diponegoro. Metode pengumpulan data yaitu dengan memberikan skala kepada subjek penelitian dan memberi instruksi untuk mengisi skala citra tubuh.Hasil dari penelitian ini ditemukan nilai signifikansi p=0,099 (p>0,05) yang mengindikasikan bahwa tidak ada perbedaan pada citra tubuh mahasiswi fakultas eksakta dengan mahasiswi fakultas non-eksakta di Universitas Diponegoro Semarang.
PENGARUH TIDUR PAGI SETELAH SUBUH (HAILULLAH) TERHADAP TINGKAT STRES MAHASISWA Siti Miftahul Jannah; Rizki Gatot Febrian Gatot Febrian; Cindy Desy Ariyani; Darosy Endah Hyoscyamina
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.939 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.24403

Abstract

  Telah banyak penelitian yang mengungkapkan manfaat dari tidur khususnya tidur pada malam hari. Namun, belum banyak penelitian yang mengungkapkan tentang pengaruh tidur pagi terhadap kondisi seseorang. Peneliti tertarik untuk meneliti tingkat stres mahasiswa yang melakukan hailullah (tidur pagi setelah Sholat Subuh) dengan mahasiswa yang tidak melakukan hailullah (tidur pagi setelah Sholat Subuh), dikarenakan kebanyakan mahasiswa memilih untuk tidur setelah subuh dibandingkan waktu malam. Penelitian ini adalah penelitian non eksperimental dengan desain penelitian korelasi yang melibatkan 56 mahasiswa yang digunakan adalah skala DASS 21 (The Depression, Anxiety and Stress Scale - 21 Items). Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Perbedaan antara nilai pre test dan post test pada subjek kontrol tidak signifikan pada ketiga aspek dengan nilai signifikansi depresi, kecemasan dan stres adalah 0,816; 0,210; 0,543. Pada subjek eksperimen, terdapat perubahan yang signifikan pada nilai pre test dan post test pada kecemasan dan stres dengan nilai signifikansi masing-masing aspek yaitu 0,003 dan 0023, sedangkan pada tingkat depresi, tidak mengalami perubahan yang signifikan dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,173. Peneliti mengharapkan penelitian ini dapat dilanjutkan, baik dengan variabel yang sama maupun berbeda dan hasilnya dapat diterapkan kepada masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Dalam penelitian selanjutnya, diharapkan dapat menggunakan jumlah subjek lebih banyak sehingga dapat mewakili populasi. Selain itu, diharapkan juga menggunakan variabel kontrol yang lebih spesifik sehingga dihasilkan data yang lebih valid karena tidak dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang berbeda.
ADIKSI GAME ONLINE DAN KETRAMPILAN PENYESUAIAN SOSIAL PADA REMAJA Cesaria Septa Nirwanda; Annastasia Ediati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.785 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.14940

Abstract

Kemampuan remaja dalam melakukan penyesuaian dengan lingkungan sosial diperoleh dari proses belajar melalui pengalaman baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan adiksi game online dengan keterampilan penyesuaian sosial pada remaja di Semarang. Adiksi game online adalah pola penggunaan game yang berlebihan dan mengakibatkan gangguan pada hidup individu. Keterampilan penyesuaian sosial adalah kemampuan untuk menerima dan mengatasi perubahan keadaan yang terjadi dalam hidupnya. Hipotesis penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara adiksi game online dengan keterampilan penyesuaian sosial, artinya semakin tinggi adiksi remaja terhadap game online, maka semakin rendah keterampilan penyesuaian sosialnya, dan sebaliknya. Populasi penelitian ini adalah pelajar di Semarang dengan usia 13 – 23 tahun yang bermain game online. Sampel penelitian berjumlah 146 remaja yang sedang bermain di Game Center. Teknik pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini berupa dua skala, yaitu Skala Keterampilan Penyesuaian Sosial (22 aitem; α = 0,822) dan Skala Adiksi Game Online (43 aitem; α = 0,935). Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Product Moment dari Pearson. Berdasarkan analisis data yang dilakukan dapat disimpulkan ada hubungan negatif dan signifikan antara adiksi game online dengan keterampilan penyesuaian sosial pada remaja di Semarang (r = -0,153; p = 0,033).
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA DAN EFIKASI DIRI AKADEMIK DENGAN KECEMASAN DALAM MENGHADAPI UJIAN NASIONAL PADA SISWA KELAS XII SMA N 3 MAGELANG Amanda Luthfi Arumsari; Jati Ariati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.842 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.20184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial orangtua dan efikasi diri akademik dengan kecemasan dalam menghadapi Ujian Nasional pada siswa kelas XII SMAN 3 Magelang. Kecemasan menghadapi Ujian Nasional adalah kondisi atau keadaan individu  yang merasa takut atau khawatir jika suatu hal buruk akan terjadi pada saat menghadapi Ujian Nasional. Dukungan sosial orangtua adalah persepsi seseorang terhadap bantuan yang diterima individu yang berasal dari orangtua baik secara emosional, penghargaan, informasi, dan materil, dimana sikap tersebut dapat membuat individu merasa berharga dan dicintai oleh orangtuanya. Efikasi diri akademik adalah keyakinan individu terhadap kemampuan akademiknya dalam melakukan tugas akademik dan menghadapi hambatan untuk mencapai tujuan akademik yang diinginkan. Subjek penelitian 145 siswa kelas XII SMA N 3 Magelang dengan teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Kecemasan dalam Menghadapi Ujian Nasional (37 aitem, α = .915), Skala Dukungan Sosial Orangtua (37 aitem, α = .937), Skala Efikasi Diri Akademik (22 aitem, α = .889). Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda dan uji korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel dukungan sosial orangtua dan variabel efikasi diri akademik berhubungan negatif dan signifikan dengan variabel kecemasan menghadapi Ujian Nasional pada siswa kelas XII SMA N 3 Magelang dengan rxy = .381 dan p = .000 (p < .05) dengan sumbangan efektif 13.3%. Variabel dukungan sosial orangtua tidak signifikan dengan variabel kecemasan dalam menghadapi Ujian Nasional pada siswa kelas XII SMA N 3 Magelang, dengan rxy =-­­.109 dan nilai p = .199 (p > .05). Sedangkan variabel efikasi diri akademik berhubungan negatif dan signifikan dengan variabel kecemasan dalam menghadapi Ujian Nasional pada siswa kelas XII SMA N 3 Magelang dengan rxy =-.380  dan  p = .000 (p < .05). 
PENGALAMAN IBU DENGAN ANAK ADHD Estrelita Gracia Siburian; Yohanis Franz La Kahija
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.15 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7572

Abstract

Salah satu kebahagiaan terbesar dari suatu keluarga adalah saat seorang istri dinyatakan mengandung. Sebagai orangtua, ibu memiliki simbiosis emosional dengan anak sehingga dapat mengalami tingkat stres yang lebih tinggi saat mengasuhnya. Parenting stress adalah suatu rangkaian proses yang mengarah pada permasalahan kondisi psikologis dan munculnya reaksi fisiologis dari usaha adaptasi terhadap tuntutan sebagai orangtua. Penelitian ini bertujuan memahami pengalaman ibu yang memiliki anak dengan diagnosis attention deficit hyperactivity disorder (ADHD). Penelitian ini berguna untuk menggambarkan proses penyesuaian respons sosial dari ibu yang mengasuh anak ADHD dengan fluktuasi emosional. Peneliti kualitatif ini menggunakan metode fenomenologis dengan pengkhususan pada Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Pendekatan IPA dipilih karena fokusnya pada proses interpretatif dalam memahami pengalaman subjek secara idiografis. Subjek dalam penelitian ini berjumlah tiga ibu yang memiliki anak dengan dugaan ADHD dan berdomisili di Solo. Wawancara dilakukan secara semi terstruktur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipan mengalami fluktuasi emosional yang disebabkan oleh parenting stress selama menyesuaikan diri terhadap respons sosial. Transkrip wawancara dianalisis untuk mendapatkan tema-tema yang terdiri dari 12 tema super-ordinat yang kemudian dikelompokkan dalam empat tema pokok, diantaranya (1) upaya penanganan profesional; (2) pemahaman karakteristik hiperaktif; (3) fluktuasi emosional; serta (4) penyesuaian terhadap respons sosial.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KETERIKATAN KERJA PADA GURU SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI BERAKREDITASI A DI KECAMATAN NGALIYAN KOTA SEMARANG Wulandari, Eka; Ratnaningsih, Ika Zenita
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.097 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.15173

Abstract

Kecerdasan emosional merupakan dasar untuk menjadi individu yang bertanggung jawab, penuh perhatian, serta optimis sehingga mampu mengatasi masalah dalam kehidupan. Keterikatan kerja adalah keadaan pikiran yang positif berkaitan dengan pekerjaan ditandai dengan adanya energi, dedikasi, dan penghayatan. Tujuan penelitian adalah mengamati apakah ada hubungan antara kecerdasan emosi dengan keterikatan kerja pada Guru Sekolah Menengah Atas berkareditasi A di kecamatan Ngaliyan kota Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah 112 guru, dengan sampel 62 guru yang diperoleh dengan teknik simple random sampling. Alat pengumpul data yang digunakan adalah Skala Keterikatan Kerja (33 aitem valid, α= 0,937) dan Skala Kecerdasan Emosional (43 aitem valid, α=0,944). Analisis regresi sederhana menunjukkan nilai rxy =0,703 dan p=0,000 (p<0,001). Hasil ini menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan keterikatan kerja. Semakin tinggi kecerdasan emosional maka semakin tinggi pula keterikatan kerja, dan sebaliknya. Kecerdasan emosional memberikan sumbangan efektif sebesar 49,4% dalam mempengaruhi keterikatan kerja, sedangkan sisanya sebesar 51,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.
MEMAHAMI KEBAHAGIAAN MELALUI PERJALANAN HIDUP MEMBIARA PARA RAHIB TRAPIS DI PERTAPAAN SANTA MARIA RAWASENENG Patricius Wisnu Widyantono; Annastasia Ediati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.742 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.21926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna kebahagiaan para rahib yang menjalani kehidupan membiara. Partisipan dalam penelitian ini adalah tiga rahib dari kongregasi trapis, Rawaseneng. Karakteristik dari partisipaan adalah sudah mengucapkan kaul kekal dan hidup membiara minimal selama 10 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Prosedur yang sistematis akan menghasilkan penjelasan yang mendalam terkait dengan latar belakang, pengalaman, dan pemikiran unik paartisipan yang didapatkan melalui wawancara semi terstruktur. Penelitian ini menghasilkan lima tema induk, yaitu (1) Komitmen sebagai rahib, (2) Memaknai setiap peristiwa, (3) Hidup berkomunitas, (4) Penghayatan iman, dan (5) Konsep kebahagiaan. Komitmen para rahib dalam hidup membiara dimulai saat pengucapan kaul. Hal itu berarti para rahib telah mengikrarkan janji untuk setia pada panggilan Tuhan. Sesuai dengan karakteristik biara Trapis, para rahib menerapkan hidup senobit, yakni hidup dalam suasana komunitas dan menetap di dalam biara. Mereka yang mau bertahan dalam hidup membiara akan memaknai setiap peristiwa yang dialami. Dalam proses pemaknaan tersebut, perkembangan iman semakin dirasakan dan dihayati. Hal ini mempengaruhi para rahib dalam mengevaluasi kehidupannya secara keseluruhan dan bagaimana mereka memaknai kebahagiaan yang dirasakan.
SELF ESTEEM DAN OPTIMISME RAIH KESUKSESAN KARIR PADA FRESH GRADUATE FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO Andi Rahmalia Putri; Frieda NRH
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.278 KB) | DOI: 10.14710/empati.2015.13398

Abstract

Saat ini fresh graduate yang belum bekerja dihadapkan pada fenomena sulitnya persaingan dalam mencari pekerjaan, sehingga fenomena tersebut dapat mempengaruhi cara berpikirnya terhadap kesuksesan karir di masa depan. Cara berpikir individu yang bersifat positif mengenai harapannya yang terjadi di masa mendatang disebut optimisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self esteem dengan optimisme meraih kesuksesan karir pada fresh graduate Fakultas Teknik Universitas Diponegoro serta mengetahui besarnya sumbangan efektif yang didapatkan. Hipotesis penelitian ini adalah ada hubungan positif antara self esteem dengan optimisme meraih kesuksesan karir pada fresh graduate Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. Sampel penelitian ini adalah wisudawan periode 138 Fakultas Teknik Fakultas di Universitas Diponegoro yang berjumlah 193 orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik insidental sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah skala psikologi, yaitu Skala Optimisme Meraih Kesuksesan Karir (35 aitem; α = 0,798) dan Skala Self Esteem (41 aitem; α = 0,819). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara self esteem dengan optimisme meraih kesuksesan karir pada fresh graduate (rxy = 0,586; p < 0,001). Semakin tinggi self esteem maka optimisme meraih kesuksesan karir pada fresh gradute semakin tinggi, dan sebaliknya. Sumbangan efektif variabel self esteem pada penelitian ini sebesar 34%, sedangkan 66% dipengaruhi faktor-faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.

Page 86 of 146 | Total Record : 1454


Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 01, Tahun 2026 (Februari 2026) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 6, Tahun 2025 (Desember 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 5, Tahun 2025 (Oktober 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 4, Tahun 2025 (Agustus 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 3, Tahun 2025 (Juni 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 (April 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 (Februari 2025) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 3, Tahun 2024 (Juni 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 1, Tahun 2023 (Februari 2023) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 2, Tahun 2022 (April 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 4, Tahun 2021 (Agustus 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 3, Tahun 2021 (Juni 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 (April 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021) Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021 Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021 Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 3, Tahun 2020 (Juni 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019) Jurnal Empati, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020 Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019) Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 3, Agustus 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 2, April 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018) Jurnal Empati, Volume 7, Nomor 4, Oktober 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 3, Agustus 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018 Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015) Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015) Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014) Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 (Agustus 2014) Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014) Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 (April 2013) Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012) More Issue