cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalempati@live.undip.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Soedarto SH Tembalang Semarang Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal EMPATI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 2337375X     EISSN : 28291859     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATI is a scientific publication media that will be published six times a year in February, April, June, August, October, and December. Jurnal EMPATI is a scientific publication that accommodates scientific articles and empirical studies in Clinical Psychology, Developmental Psychology, Industrial & Organizational Psychology, Educational Psychology, Social Psychology, Psychometry, Experimental Psychology, and Applied Psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
PENGALAMAN PSIKOLOGIS PADA ATLET SEPAKBOLA PROFESIONAL YANG MENGALAMI PENUNGGAKAN GAJI Tirta Wahyu Prabowo; Hastaning Sakti
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.002 KB) | DOI: 10.14710/empati.2015.13137

Abstract

Dunia persepakbolaan kini sudah menjadi sebuah industri. Saat ini, sebuah klub sepakbola profesional dituntut harus berbadan hukum dan mandiri, yaitu lepas dari penggunaan dana APBD. Di Eropa, klub sepakbola telah menjadi sebuah perusahaan yang mandiri dan profesional dalam pengelolaannya. Pendanaannya pun berasal dari hasil klub itu sendiri melalui pendapatan dan sponsor sehingga menjadi layaknya perusahaan yang menghasilkan produk kemudian mendapatkan keuntungan dari hasil produk itu sendiri. Klub sepakbola ibarat ladang bisnis dengan manajemen yang modern dan profesional, klub mampu memperoleh keuntungan yang besar. Di Indonesia, fenomena penunggakan gaji yang terjadi pada atlet sepakbola profesional dijalani dengan cara berbeda, sehingga peneliti tertarik meneliti tentang pengalaman psikologis atlet sepakbola profesional tersebut. Penelitian dengan rancangan fenomenologis ini untuk memahami serta menggambarkan pengalaman psikologis atlet sepakbola profesional yang mengalami penunggakan gaji. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Pemilihan partisipan dilakukan dengan teknik snowball sampling yaitu subjek dipilih berdasarkan informasi dari subjek sebelumnya. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman psikologis atlet sepakbola profesional yang diakibatkan adanya penunggakan gaji membuat subjek tidak fokus terhadap pekerjaannya, motivasi menurun dan melakukan persepsi negatif kepada pihak manajemen klub. Namun, ketiga subjek tetap menjunjung profesionalisme ketika pertandingan dengan memberikan performa terbaik meskipun mengalami penunggakan gaji.
HUBUNGAN ANTARA KELEKATAN AMAN DENGAN IBU DAN REGULASI EMOSI SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 SALATIGA Nurhayati Isti’anah Larasati; Dinie Ratri Desiningrum
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.334 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.19741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelekatan aman dengan ibu dan regulasi emosi siswa SMA Negeri 3 Salatiga. Regulasi emosi adalah kemampuan untuk tetap tenang  di bawah tekanan. Populasi penelitian sebanyak 210 orang siswa kelas X SMA Negeri 3 Salatiga. Sampel penelitian adalah 73 orang siswa kelas X SMA Negeri 3 Salatiga. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah Skala Regulasi Emosi (23 aitem, α = 0,870) dan Skala Kelekatan Aman dengan Ibu (32 aitem, α = 0,922). Metode analisis data yang digunakan penelitian ini dengan analisis regresi sederhana. Hasil menunjukkan bahwa ada hubungan antara kelekatan aman dengan ibu dan regulasi emosi (rxy=0,325dengan p<0,001). Kelekatan aman dengan ibu memberikan sumbangan efektif sebesar 10,6% terhadap regulasi emosi.
ACADEMIC PROCRASTINATION REVIEWED FROM SEX DISTINCTION ON KEMENKES POLYTECHNIC STUDENT SEMARANG Kristiandani, Roy Hendra; Dewi, Endah Kumala
Empati Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi
Publisher : Empati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.859 KB)

Abstract

Academic procrastination is delay which performed on the formal tasks related to academic assignments or academic performance. Procrastination which is done by the students is influenced by two factors, namely internal and external factors. Academic procrastination from the standpoint of gender isn’t escape from the factors that influence subjectdevelopment, i.e. student developments, covering the physical, psychological, social roles, gender roles, and religious developments.This research aimed to determine differences in the level of academic procrastination based on gender male and female in the Kemenkes Health Polytechnic Semarang students. Subjects in this research amounted 60 male and 60 female students.Sampling was done using proportional random sampling method. Data in this research were collected using psychological scales, i.e. scale of academic procrastination. Hypothesis test used T - test analysismethod.Based on the analysis of data obtained from t – test, result of t value = -3.718 at a significance level of 0.00 (p < 0.05). Based on the meanof difference level of academic procrastinationshowed the mean value of female students was 53.38 and male was 58.98 that is in the range of 47.25 to 67.5. This indicated that the hypothesis can be accepted, namely that male students have higher level of academic procrastination compared with female students.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN INTENSI AGRESI PADA REMAJA ANGGOTA KOMUNITAS MOTOR X SEMARANG Prastowo, Akbar Sakti Dyan; Indrawati, Endang Sri
Empati Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Empati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.824 KB)

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan intensi agresi pada remaja anggota komunitas motor x Semarang. Populasi penelitian sebanyak 66 remaja anggota komunitas motor x Semarang dengan karakteristik anggota yang masih remaja umur antara 19-21 tahun dan sudah resmi tergabung menjadi anggota komunitas. Uji coba diberikan kepada 32 remaja anggota komunitas motor x Semarang dan penelitian dilakukan kepada 34 remaja anggota komunitas motor x Semarang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simple random sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah skala intensi agresi ( 38 aitem valid dengan koefisien reliabilitas 0,924) dan skala kecerdasan emosional  ( 33 aitem valid dengan koefisien reliabilitas 0,928). Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini dengan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan intensi agresi ( r = -0,566 dengan p = 0,000). Nilai koefisien korelasi negatif menunjukkan adanya hubungan negatif antara kedua variabel dimana semakin tinggi kecerdasan emosional maka akan semakin rendah intensi agresi, dan semakin rendah kecerdasan emosional maka semakin tinggi intensi agresi. Kecerdasan emosional memberikan sumbangan efektif sebesar 32% terhadap intensi agresi.Kata Kunci:intensi agresi, kecerdasan emosional, remaja, komunitas.
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP BEBAN KERJA DENGAN CYBERLOAFING PADA KARYAWAN BIRO ADMINISTRASI UMUM DAN KEUANGAN UNIVERSITAS DIPONEGORO Ramadhan, Hafidz Ibnu; Nurtjahjanti, Harlina
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.982 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.15222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap beban kerja dengan cyberloafing pada karyawan biro administrasi umum dan keuangan Universitas Diponegoro. Cyberloafing merupakan perilaku menggunakan berbagai jenis gadget, baik milik instansi ataupun milik pribadi dengan tujuan yang tidak berkaitan dengan pekerjaan yang dilakukan secara sadar oleh karyawan ditempat dan saat jam kerja. Penelitian ini memiliki sampel sebanyak 45 karyawan untuk uji coba skala dan 60 karyawan untuk penelitian. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Penelitian ini menggunakan 2 skala sebagai alat ukur, yaitu Skala Persepsi terhadap Beban Kerja (33 aitem valid dengan α=0,893) dan Skala Cyberloafing (36 aitem valid dengan α=0,897). Berdasarkan metode analisis regresi sederhana didapatkan hasil rxy= -0,274 dengan p=0,000 (p<0,001). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara persepsi terhadap beban kerja dengan cyberloafing. Persepsi terhadap beban kerja memberikan sumbangan efektif sebesar 7,5% terhadap cyberloafing.
HUBUNGAN ANTARA PSYCHOLOGICAL EMPOWERMENT DENGAN PERILAKU KEWARGAAN ORGANISASI PADA KARYAWAN PERUSAHAAN DISTRIBUTOR PT. X Priski Apriliani Putri; Ika Zenita Ratnaningsih
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.544 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.20249

Abstract

Perilaku Kewargaan Organisasi (PKO) merupakan perilaku pilihan karyawan yang berada di luar tugas formal karyawan yang berdampak pada meningkatnya efektifitas kerja perusahaan. Salah satu penyebab munculnya PKO dalam diri karyawan adalah ketika karyawan memiliki perasaan mampu akan kemampuan dirinya dalam menyelesaikan pekerjaan dan merasa memiliki pengaruh terhadap perusahaan, karyawan tersebut disebut sebagai karyawan dengan psychological empowerment yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara psychological empowerment dengan PKO pada karyawan perusahaan distributor PT. X. Subjek berjumlah 85 karyawan dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data menggunakan Skala Psychological Empowerment yang terdiri dari 22 aitem dengan nilai α = 0,869 dan Skala PKO yang terdiri dari 23 aitem dengan nilai α = 0,890. Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana yang menunjukkan hasil rxy = 0,349 dengan p = 0,001 (p<0,005) yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara kedua variabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karyawan PT. X memiliki tingkat PKO yang tinggi karena memiliki tingkat psychological empowerment yang tinggi pula. Psychological empowerment memberikan sumbangan efektif sebesar 12,2% pada variabel PKO, sedangkan 87,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.
SUBJECTIVE WELL-BEING PADA PENARI STUDIO SENI AMERTA LAKSITA SEMARANG Nimas Ayu Nawangsih; Ika Febrian Kristiana
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1049.281 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran subjective well-being pada penari studio seni Amerta Laksita Semarang. Subjective well-being menjadi hal yang menarik untuk dilihat pada profesi penari, dikarenakan berkaitan dengan evaluasi kognitif dan afektif penari terhadap profesi yang dijalaninya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif fenomenologis. Subjek dalam penelitian adalah tiga orang penari studio seni Amerta Laksita Semarang, dan berusia 20-30 tahun. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara mendalam (depth interview). Hasil wawancara mendalam kemudian dibuat dalam bentuk transkrip dan dianalisis dengan pendekatan fenomenologis. Temuan dari penelitian ini bahwa gambaran subjective well-being pada penari studio seni Amerta Laksita terlihat dari adanya afek positif dan kepuasan hidup. Faktor yang berpengaruh terhadap subjective well-being pada penari studio seni Amerta Laksita Semarang, meliputi faktor regulasi emosi, hubungan interpersonal yang intim, dukungan sosial keluarga, serta faktor ekonomi.
MENJALANI PERNIKAHAN ANTAR RAS (Studi Kualitatif Fenomenologis pada Wanita Pelaku Interracial Marriage) Desvita Rizka Imanda; Achmad Mujab Masykur
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.536 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.15227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengalaman wanita pelaku interracial marriage. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumen audio sebagai pendukung data. Subjek penelitian diperoleh menggunakan teknik purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman terbesar dalam pernikahan yang dijalani masing-masing subjek terjadi di awal-awal penyesuaian pernikahan. Wanita pelaku interracial marriage cenderung akan mengalami perubahan gaya hidup sejalan dengan berubahnya pola pergaulan setelah menikah. Pengalaman kurang menyenangkan secara verbal didapatkan ketiga subjek terkait pernikahan yang dijalani. Pengalaman penyesuaian juga terjadi dalam pola pengasuhan yang diterapkan pihak suami dan istri kepada anak-anak hasil interracial marriage dengan menggabungkan budaya negara asal suami dan istri. Makna kebahagiaan bagi subjek adalah kestabilan finansial, kestabilan emosional dan kestabilan spiritual.
THE CORRELATION OF ATTACHMENT TO PARENTS WITH COPING STRESS AMONG 7TH GRADE OF SECONDARY SCHOOL STUDENT AT PONDOK MODERN SELAMAT KENDAL Syani Masinta Suri; Prasetyo Budi Widodo; Imam Setyawan
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.692 KB) | DOI: 10.14710/empati.2013.5256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelekatan terhadap orangtua dengan koping stres pada siswa kelas VII SMP Pondok Modern Selamat Kendal. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara kelekatan terhadap orangtua dengan koping stres siswa.Populasi dalam penelitian ini 400 siswa kelas VII SMP Pondok Modern Selamat Kendal dengan sampel penelitian berjumlah 187 siswa yang diperoleh melalui cluster random sampling. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Koping Stres (41 aitem valid, α=0,898) dan Skala Kelekatan terhadap Orangtua (26 aitem valid, α=0,849), yang telah diuji cobakan pada 87 siswa kelas VII SMP Pondok Modern Selamat Kendal.Analisis regresi sederhana menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,658 dan p=0,000 (p<0,05). Nilai tersebut menunjukkan semakin positif kelekatan terhadap orangtua maka semakin tinggi koping stres siswa, dan sebaliknya. Sumbangan efektif kelekatan terhadap orangtua dengan koping stres siswa sebesar 43,3%. Hasil ini mengindikasikan bahwa 43,3% variasi koping stres siswa kelas VII SMP  Pondok Modern Selamat dipengaruhi oleh variasi kelekatan terhadap orangtua. Sisanya sebesar 56,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA CUSTOMER VALUE DENGAN IMPULSE BUYING PRODUK FASHION PADA MAHASISWI ANGKATAN 2017 PSIKOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO Sri Indah Vanettta; Endah Mujiasih
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.354 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.23439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara customer value dengan impulse buying pada mahasiswi angkatan 2017 Psikologi Universitas Diponegoro Semarang. Impulse buying didefinisikan sebagai pembelian yang tidak terancana dan terjadi secara spontan. Customer value merupakan penilaian subjektif berdasarkan persepsi pelanggan terhadap sejauh mana sebuah produk mampu memberikan kepuasan bagi pelanggan. Populasi penelitian ini sebanyak 177 mahasiswa angkatan 2017 Psikologi Universitas Diponegoro Semarang, dengan sampel penelitian sejumlah 116 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah Skala Impulse Buying (31 aitem; α = 0,932) dan Skala Customer Value (19 aitem; α = 0,873). Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara customer value dengan impulse buying  (r= 0,401; p<0,001). Customer value memberikan sumbangan efektif sebesar 16,1% terhadap impulse buying.

Page 90 of 146 | Total Record : 1454


Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Jurnal Empati: Volume 15, Nomor 01, Tahun 2026 (Februari 2026) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 6, Tahun 2025 (Desember 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 5, Tahun 2025 (Oktober 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 4, Tahun 2025 (Agustus 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 3, Tahun 2025 (Juni 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 (April 2025) Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 (Februari 2025) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 6, Tahun 2024 (Desember2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 5, Tahun 2024 (Oktober 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 4, Tahun 2024 (Agustus 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 3, Tahun 2024 (Juni 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 (April 2024) Jurnal Empati: Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 (Februari 2024) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023) Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 1, Tahun 2023 (Februari 2023) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 5, Tahun 2022 (Oktober 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 2, Tahun 2022 (April 2022) Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 5, Tahun 2021 (Oktober 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 4, Tahun 2021 (Agustus 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 3, Tahun 2021 (Juni 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 2, Tahun 2021 (April 2021) Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021) Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021 Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 05, Oktober 2021 Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 6, Tahun 2020 (Desember 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 5, Tahun 2020 (Oktober 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020 (Agustus 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 3, Tahun 2020 (Juni 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020 (April 2020) Jurnal Empati: Volume 9, Nomor 1, Tahun 2020 (Februari 2020) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 3, Tahun 2019 (Agustus 2019) Jurnal Empati, Volume 9, Nomor 1, Februari 2020 Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 2, Tahun 2019 (April 2019) Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019) Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 3, Agustus 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 2, April 2019 Jurnal Empati, Volume 8, Nomor 1, Januari 2019 Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018 (Oktober 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018) Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018) Jurnal Empati, Volume 7, Nomor 4, Oktober 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 3, Agustus 2018 Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017) Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 2, Tahun 2017 (April 2017) Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016 (Agustus 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016 (April 2016) Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016) Vol 4, No 4 (2015): Oktober 2015 Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015) Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 1, Tahun 2015 (Januari 2015) Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014) Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 (Agustus 2014) Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014 Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 (April 2014) Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 (Januari 2014) Vol 3, No 2 (2014): Empati Fak. Psikologi Vol 3, No 1 (2014): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013) Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 (April 2013) Vol 2, No 4 (2013): Empati Fak. Psikologi Vol 2, No 3 (2013): Empati Fak. Psikologi Jurnal Empati: Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012 (Oktober 2012) More Issue