cover
Contact Name
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara)
Contact Email
jman@untidar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jman@untidar.ac.id
Editorial Address
Department of Public Administration, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Tidar Jl. Barito 1 No.2, Kedungsari, Kec. Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah 56911 Indonesia
Location
Kota magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara)
Published by Universitas Tidar
ISSN : 26144220     EISSN : 26158825     DOI : https://doi.org/10.31002/jman
Core Subject :
This journal contains several issues and problems in the development of State Administration such as public policy, public management, development management, administrative ethics, leadership, administrative reform, community empowerment, e-government, organizational behavior, public sector governance, and others.
Arjuna Subject : -
Articles 135 Documents
EVALUASI KEBIJAKAN JOGO TONGGO DALAM PENANGANAN COVID-19 DI PROVINSI JAWA TENGAH Nur Rani; Elvira Yenistika Safarinda
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 4 No. 2 (2020): JURNAL MAHASISWA ADMINISTRASI NEGARA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v4i2.1078

Abstract

WHO menyatakan COVID-19 sebagai pandemi karena telah menyebar secara luas di dunia. Dampak yang dirasakan bukan hanya dibidang kesehatan namun juga bidang lainnya seperti ekonomi, sosial budaya, pendidikan hingga mempengaruhi kebijakan pemerintah. Di Indonesia, penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah dilakukan untuk pencegahan penyebaran COVID-19 dibeberapa daerah seperti DKI Jakarta dan Surabaya. Berbeda dengan Provinsi Jawa Tengah yang menerapkan kebijakan Jogo Tonggo sebuah kebijakan berbasis masyarakat di tingkat Rumah Warga (RW) dalam upaya penanganan COVID-19 yang memerlukan kolaborasi antara pemerintah dengan masyarakat. Namun, sudah enam bulan dalam implementasinya kasus di Jawa Tengah masih menyumbang angka yang cukup tinggi hingga 52,7%. Untuk itu, peneliti bermaksud melihat sejauh mana penerapan kebijakan tersebut dalam pencegahan dan penanganan COVID-19 di Provinsi Jawa Tengah. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan studi kepustakaan. Kebijakan Jogo Tonggo berdasarkan evaluasi bersifat politik yang meningkatkan citra dan elektabilitas kepala daerah, peran kolaborasi  dalam satgas Jogo Tonggo yang masih terdapat kendala dan evaluasi substansial mengenai berbagai replikasi Jogo Tonggo ke dalam kegiatan sosial yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan masing-masing kabupaten.Keywords : COVID-19, Jogo Tonggo, Evaluasi Kebijakan
MANAJEMEN BENCANA TANAH LONGSOR DI DESA SAMBUNGREJO KECAMATAN GRABAG KABUPATEN MAGELANG Rosyana Putri Tictona; Syaiful Bagus Marantika; Sapta Agus Hendriawan; Bagas Daifullah; Glagah Krisnawan; Yuni Kurniasih
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 4 No. 2 (2020): JURNAL MAHASISWA ADMINISTRASI NEGARA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v4i2.1079

Abstract

Manajemen bencana merupakan serangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka usaha pencegahan, mitigasi kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan yang berkaitan dengan terjadinya bencana. Manajemen bencana dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi kerugian dan risiko yang mungkin terjadi dan mempercepat proses pemulihan pasca bencana itu terjadi. Desa Sambungrejo yang berada di Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang menjadi salah satu desa yang mengalami bencana tanah longsor terbesar di Kabupaten Magelang yang merenggut tiga belas korban jiwa dan lima puluh rumah rata dengan tanah. Tujuan Penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis sejauh mana upaya pemerintah dan masyarakat dalam manajemen bencana tanah longsor khususnya di desa tersebut hingga saat ini. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen bencana dapat diawali dengan membentuk kesadaran masyarakat dan pemerintah  terhadap  akibat bencana alam, melakukan manajemen bencana dengan baik, sosialisasi dan simulasi kepada masyarakat di daerah rawan rencana, serta regulasi peraturan pemerintah terhadap manajemen bencana.Keywords: Manajemen Bencana, Bencana, Tanah Longsor
PENGEMBANGAN INDUSTRI RUMAH TANGGA MELALUI PEMANFAATAN HASIL PERTANIAN DI DESA SALAMSARI, KECAMATAN KEDU, KABUPATEN TEMANGGUNG Yusna Hidayat; RM Mahendradi
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 4 No. 2 (2020): JURNAL MAHASISWA ADMINISTRASI NEGARA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v4i2.1080

Abstract

Tulisan ini bermaksud untuk memberikan gambaran mengenai strategi pengembangan industri rumah tangga berbasis komditas pertanian di Desa Salamsari Kabupaten Temanggung. Desa ini memiliki potensi berupa komoditas pertanian. Akan tetapi, dari hasil pertanian yang ada belum ada inisiatif dari masyarakat setempat untuk bekerja sama dengan pabrik rumahan yang ada di desa Salam Sari. Desa Salamsari juga memiliki ketersediaan tenaga kerja yang mencukupi, dikarenakan tingginya angka putus sekolah, sehingga meningkatkan kebutuhan lapangan kerja. Dengan adanya industri rumah tangga ini diharapkan dapat menyerap tenaga kerja baik berasal dari dalam maupun luar, sehingga angka pengangguran dapat ditekan dengan adanya industri rumah tangga. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah metode studi pustaka dengan analisis data kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa warga desa salamsari yang menerapkan industri rumah tangga berbasis komoditas pertanian hanya terdapat 1(satu.) orang saja yakni usaha keripik jamur. Untuk itu, industri rumah tangga berbasis komoditas pertanian perlu untuk dikembangkan mengingat pemberdayan masyarakat sangatlah penting untuk kedepannya.Keywords : Strategi Pengembangan Industri, Industri Rumah Tangga, Komoditas Pertanian.
TINGKAT EFEKTIVITAS PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA (RUSUNAWA) BAGI MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH (MBR) DI RUSUNAWA TANGGULREJO KECAMATAN TEMPURAN KABUPATEN MAGELANG Abietya Setyawan; Sujatmiko Sujatmiko; Fadlurahman Fadlurahman
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 4 No. 2 (2020): JURNAL MAHASISWA ADMINISTRASI NEGARA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v4i2.1081

Abstract

Salah satu unsur pokok kesejahteraan rakyat adalah terpenuhinya kebutuhan dasar yaitu rumah untuk bertempat. Rumah bukan haya berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian, rumah juga mempunyai fungsi strategis dalam pera nnya sebagai pusat pendidikan. Rumah atau hunian dapat berupa perumahan apartement dan rumah susun (Rusun). Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui tingkat efektivitas pada pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (RUSUNAWA) terutama untuk masyarakat yang memiliki pendapatan rendah. Masalah yang didapatkan dari hasil observasi ditemukan rusunawa yang mengalami kerusakan lumayan parah dan tidak terawat yang ditinggali oleh masyarakat berpenghasilan rendah. Pada hakikatnya pembangunan rumah susun umum yaitu memberikan hunian yang layak terutama kepada masyarakat berpenghasilan rendah. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk membahas tingkat efektivitas pembangunan rumah susun sederhana sewa (RUSUNAWA) di Tanggulrejo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Pengumpulan data penelitian ini melalui sumber data primer berupa kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini diantaranya yaitu tingkat efektivitas pembangunan rusunawa cukup efektivitas untuk memberikan hunian yang layak kepada masyarakat berpenghasilan rendah dengan harga terjangkau.Keywords : Efektivitas, Rumah Susun, Masyarakat Berpenghasilan Rendah
PENGARUH TINGKAT KEDISIPLINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PERHUBUNGAN KOTA MAGELANG Dinda Widiantari; Fidela Azaria; Linda Astika; Tazkia Athala Farhaturrahmah
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v5i1.1504

Abstract

ABSTRACTSebagai organisasi pemerintah yang memiliki tugas untuk melayani masyarakat dalam kebutuhan transportasi, Dinas Perhubungan Kota Magelang harus melakukan berbagai upaya untuk mengembangkan organisasi demi tercapainya kebutuhan masyarakat secara optimal. Salah satu upaya pengembangan organisasi adalah dengan melakukan manajemen sumber daya manusia. Oleh karenanya, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pengembangan organisasi pada Dinas Perhubungan Kota Magelang dalam manajemen sumber daya manusia terkhusus dalam pengoptimalan kinerja karyawan. Penelitian ini mengangkat pengaruh tingkat kedisiplinan dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas kinerja pegawai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kuantitatif dan studi literatur. Data penelitian dihimpun dari hasil kuesioner responden dan wawancara responden. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat kedisiplinan dan motivasi kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Perhubungan Kota Magelang. Kata Kunci: Kedisiplinan, Motivasi, Kinerja Pegawai
PELAYANAN PUBLIK BERBASIS E-GOVERNANCE MELALUI PENERAPAN APLIKASI ‘OGAN LOPIAN’ BIDANG PELAYANAN KESEHATAN DI KABUPATEN PURWAKARTA JAWA BARAT Septiana Wulan Hapsari; Erika Oktavianingtias; Betasari Zakiyah; Yuni Kurniasih
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v5i1.1505

Abstract

ABSTRACTPenyelenggaraan pelayanan publik merupakan sebuah upaya dari negara untuk memenuhi kewajibannya kepada masyarakat untuk memenuhi hak dan kebutuhan dasar warga negara. Hal ini didasari oleh amanat Undang – Undang Dasar Tahun 1945. Namun kondisi penyelenggaraan pelayanan publik masih belum efektif dan efisien, oleh karenanya pemerintah mulai menerapkan konsep E-Governance. Salah satu pemerintah daerah yang mulai menerapkan konsep ini adalah Kabupaten Purwakarta, yaitu dengan menciptakan aplikasi ‘Ogan Lopian’ sebagai upaya pelayanan publik di bidang kesehatan. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah untuk mengetahui bagaimana aplikasi ‘Ogan Lopian’ dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat Kabupaten Purwakarta dan mengetahui kelemahan serta kelebihan dari aplikasi ini, yang mana nantinya dapat diperbaiki serta dapat diadopsi oleh daerah lain. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan studi Pustaka. Hasil penelitian ini diketahui bahwa kualitas pelayanan publik dari aplikasi ‘Ogan Lopian’ di bidang kesehatan ini sudah memenuhi indikator pengukuran kualitas pelayanan publik yaitu responsiveness, responsibility dan accountability. Namun meskipun begitu, masih terdapat beberapa kekurangan dalam aplikasi ‘Ogan Lopian’ dikarenakan masih banyak masyarakat yang tidak paham dalam menggunakan aplikasi ini akibat dari minimnya sosialisasi yang diberikan.. Keywords Pelayanan Publik, E-Governance, ‘Ogan Lopian’.
PEMBERDAYAAN PERTANIAN MASYARAKAT MELALUI IMPLEMENTASI PROGRAM KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) DEMI TERCAPAINYA KETAHANAN PANGAN Rahmat Fauzi; RM Mahendradi
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v5i1.1506

Abstract

ABSTRACTAdanya otonomi daerah pada era globalisasi mendorong pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan yang lebih prima kepada masyarakat serta dapat memberdayakan masyarakat daerah khususnya dalam pertanian. Walaupun sektor pertanian dalam perkembangannya mengalami naik turun, namun pada sektor ini masih dapat diandalkan untuk mendorong pertumbuhan perekonomian nasional. Potensi yang cukup besar masih dapat digali di sektor pertanian, baik berupa ketersediaan sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Salah satu contoh adanya pemberdayaan yaitu dapat diwujudkan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis pola pemberdayaan pertanian yang tepat diterapkan melalui implementasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bertujuan untuk mewujudkan ketahanan pangan dalam masyarakat. Dengan adanya implementasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR), maka diharapkan masyarakat dapat berperan secara aktif dalam pembangunan pertanian untuk mewujudkan ketahanan pangan dan mendorong kemajuan daerahnya melalui pemberdayaan. Berkembangnya pertanian masyarakat akan berdampak terhadap pengembangan produk pertanian yang berdaya saing tinggi melalui pemberdayaan pertanian dalam program KUR, yang mana program ini menggunakan strategi yang efektif dan efisien dalam mendorong peningkatan hasil produksi pertanian dan akan membuat ketersediaan pangan masyarakat Indonesia menjadi tercukupi serta kemerataan dan ketahanan pangan dapat dicapai.  Keywords : Pemberdayaan, pertanian, implementasi, ketahanan pangan
PELAYANAN PUBLIK BERBASIS ELEKTRONIK MELALUI APLIKASI “ MONGGO LAPOR” DI SEKRETARIAT DAERAH KOTA MAGELANG Lisa Ratnasari; Arkan Valiant Azhnuri; Elma Aliya; Nabila Muzhiffarah; Tri Asih Wismaningtyas
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v5i1.1507

Abstract

ABSTRACTSalah satu cara pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yakni dengan memanfaatkan teknologi informasi. Pemerintah Kota Magelang membuat sebuah aplikasi berbasis elektronik. Aplikasi tersebut bernama Monggo Lapor . Tujuan diciptakannya aplikasi Monggo Lapor untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan pengaduan online kepada pemerintah Kota Magelang. Masyarakat bisa dengan mudah menyampaikan aspirasi mereka dengan menggunakan aplikasi Monggo Lapor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif aplikasi Monggo Lapor sebagai implementasi E-Government dalam meningkatkan efisiensi pemerintahan dalam melayani masyarakat. Metode penelitian yang lakukan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian ini adalah melalui aplikasi ini sangat mudah dan memudahkan jika direalisasikan sesuai dengan tujuan awal dibentuk aplikasi ini. Dengan diberlakukannya pelayanan publik melalui aplikasi sebagai implementasi dari E-Government akan dapat menciptakan pemerintahan yang efisien dan saling menguntungkan antara pemerintah dan masyarakat. Keywords : aplikasi monggo lapor, pelayanan public
PEMBERDAYAAN PERTANIAN MASYARAKAT MELALUI IMPLEMENTASI PROGRAM KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) DEMI TERCAPAINYA KETAHANAN PANGAN Rahmat Fauzi
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v5i1.1595

Abstract

Adanya otonomi daerah pada era globalisasi mendorong pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan yang lebih prima kepada masyarakat serta dapat memberdayakan masyarakat daerah khususnya dalam pertanian. Walaupun sektor pertanian dalam perkembangannya mengalami naik turun, namun pada sektor ini masih dapat diandalkan untuk mendorong pertumbuhan perekonomian nasional. Potensi yang cukup besar masih dapat digali di sektor pertanian, baik berupa ketersediaan sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Salah satu contoh adanya pemberdayaan yaitu dapat diwujudkan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis pola pemberdayaan pertanian yang tepat diterapkan melalui implementasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bertujuan untuk mewujudkan ketahanan pangan dalam masyarakat. Dengan adanya implementasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR), maka diharapkan masyarakat dapat berperan secara aktif dalam pembangunan pertanian untuk mewujudkan ketahanan pangan dan mendorong kemajuan daerahnya melalui pemberdayaan. Berkembangnya pertanian masyarakat akan berdampak terhadap pengembangan produk pertanian yang berdaya saing tinggi melalui pemberdayaan pertanian dalam program KUR, yang mana program ini menggunakan strategi yang efektif dan efisien dalam mendorong peningkatan hasil produksi pertanian dan akan membuat ketersediaan pangan masyarakat Indonesia menjadi tercukupi serta kemerataan dan ketahanan pangan dapat dicapai.  Keywords : Pemberdayaan, pertanian, implementasi, ketahanan pangan
DAMPAK KEBIJAKAN PPDB SISTEM ZONASI DI KOTA MAGELANG BAGI SEKOLAH DAN PESERTA DIDIK Kintan Prasma Dewi
JMAN (Jurnal Mahasiswa Administrasi Negara) Vol. 5 No. 2 (2021): Jurnal Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jman.v5i2.1978

Abstract

Kebijakan PPDB melalui Sistem Zonasi di Kota Magelang merupakan kebijakan pendidikan yang dimaksudkan untuk percepatan pemerataan pendidikan di Kota Magelang. Pemberlakukan kebijakan sistem zonasi PPDB di Kota Magelang menuai pro dan kontra di beberapa sekolah dan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan dampak kebijakan akibat diberlakukannya kebijakan PPDB sistem zonasi di SMPN 1 dan SMPN 11 Kota Magelang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori gabungan dampak kebijakan Anderson (1979) dan Langbein (1994 : 38). Penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil dari penelitian mengungkapkan bahwa dampak kebijakan yang diharapkan pada SMPN 1 dan SMPN 11 Kota Magelang diantaranya adalah memberikan kesempatan pada calon siswa yang rumahnya dekat dengan sekolah untuk bersekolah disana. Untuk dampak kebijakan yang tidak diharapkan bagi SMPN 1 Kota Magelang yaitu penurunan kualitas sekolah dan akademis siswa dan bagi SMPN 11 Kota Magelang yaitu kekurangan siswa. Dampak untuk jangka pendek penerapan kebijakan zonasi bagi SMPN 1 dan SMPN 11 Kota Magelang adalah kekurangan murid. Sedangkan dampak pada jangka panjang adalah kebijakan zonasi merupakan kebijakan yang baik apabila dalam pelaksanaannya ada upaya perbaikan. Pada dampak kebijakan terhadap biaya tidak langsung pada penerapan kebijakan zonasi adalah orang tua menjadi lebih efisien.Keywords : Dampak Kebijakan, Zonasi, PPDB

Page 7 of 14 | Total Record : 135