cover
Contact Name
Maryadi Tirtana Siregar
Contact Email
jurnal@poltekapp.ac.id
Phone
+62217867382
Journal Mail Official
jurnal@poltekapp.ac.id
Editorial Address
Politeknik APP Jakarta Jln. Timbul No.34, Cipedak - Jagakarsa, Jakarta Selatan 12630, Indonesia Telp.: +62-21-7867382, +62-21-7867382, fax +62-21-7271847
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok
Published by Politeknik APP Jakarta
ISSN : 27980391     EISSN : 27979539     DOI : -
Core Subject :
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok merupakan wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok (SNMIP) yang diselenggarakan tahunan oleh Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik APP Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 171 Documents
ANALISIS STOK PRODUK BERDASARKAN PENGADAAN LOGISTIK DAN POLA PEMBELIAN KONSUMEN MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA APRIORI Heru Winarno; Maulana Zaidan
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 4 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 4th, Jakarta 202
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Toko DD Popok merupakan toko yang menjual peralatan bayi seperti pempes, minyak kayu putih, bedak, sampo, sabun, minyak telon, dan pasta gigi. Toko ini bertempat di mancak, serang, banten yang berdiri pada bulan oktober 2021, toko yang menawarkan berbagai jenis produk memerlukan informasi untuk menentukan produk mana yang paling banyak diminati atau yang kurang diminati untuk mengelola persediaan produk, dalam hal ini pihak toko beum bisa mengatur persediaan stok produk. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi pengadaan yang optimal dan produk yang paling banyak diminati dan kurang diminati. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode algoritma apriori, single exponential smoothing dan metode konsumsi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat mengetahui berapa jumlah pengadaan produk pada bulan berikutnya, dan diketahui bahwa produk yang paling banyak terjual adalah pampers baby happy, minyak telon dan pampers mamy poko.
KEBIJAKAN PENETAPAN HARGA TANDAN BUAH SEGAR (TBS) KELAPA SAWIT PROVINSI RIAU Defris Hatmaja; Seno Andri; Meyzi Heriyanto; Mayarni Mayarni
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 4 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 4th, Jakarta 202
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola pengelolaan usaha perkebunan kelapa sawit di Provinsi Riau dikembangkan dalam bentuk Perkebunan Besar Negara (PBN) 75.192 Ha, Perkebunan Besar Swasta (PBS) 3.750.433 Ha dan Perkebunan Rakyat 1,76 juta hektar. Dengan luasan perkebunan swadaya tersebut, diperlukan kemitraan untuk pengembangan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan dalam penetapan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. Pemerintah merumuskan regulasi penetapan harga TBS, namun harga tersebut berlaku bagi petani yang telah bermitra dengan pabrik kelapa sawit (PKS) baik petani plasma atau petani swadaya. Salah satu syarat untuk melakukan kemitraan adalah dengan membentuk kelompok (kelompok tani/koperasi). Persoalan muncul ketika banyak petani swadaya belum berkelompok. Dampaknya yaitu tidak dapat bermitra dengan PKS dan tidak masuk dalam anggota penetapan harga TBS kelapa sawit. Penelitian ini menggunakan pendekatan post positivism dengan metode kualitatif. Hasil penelitian yaitu: 1) Pasca terbitnya Permentan Nomor 01/Permentan/Kb.120/1/2018. Pemerintah Provinsi Riau membentuk tim penetapan harga pembelian TBS kelapa sawit mitra dengan anggota tim harga dari unsur perusahaan/PKS Mitra, pemerintah provinsi, pemerintah Kab/kota dan asosiasi pekebun, asosiasi pengusaha kelapa sawit, serta perwakilan kelembagaan petani yang bermitra. 2) Tim penetapan harga TBS melakukan kemitraan dengan akademisi dan aparat penegak hukum (Kejaksaan) sebagai pengawas eksternal di Tim harga.  Kata kunci: Kata Kunci: Kemitraan, Quadruple Helix, Tandan Buah Segar Kelapa Sawit
EVALUASI SOP PENANGANAN BARANG BERBAHAYA PADA GREEN TERMINAL CONTAINER TELUK LAMONG SURABAYA TAHUN 2023 Wynd Rizaldy; Lis Lesmini; Abdullah Ade Suryobuwono
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 4 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 4th, Jakarta 202
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk merencanakan, merancang dan menjaga keselamatan terkait dengan rantai pasokan logistik barang berbahaya dari pembuatan hingga pemuatan di kapal di Terminal peti kemas dan pelabuhan. Penelitian ini berlatar belakang adanya accident yang terjadi pada Terminal kontainer di Pelabuhan internasional Beirut, dan Tianjin, serta adanya hasil Logistik Performance Index Indonesia 2023 yang anjlok dari rangking 42 ke 64 sehinga Penulis dan tim berisinisiatif untuk  meninjau Prosedur Operasi standar penanganan barang berbahaya yang dapat mempengaruhi keselamatan di terminal peti kemas atau Pelabuhan dan secara spesifik pada Green Terminal Container Teluk Lamong, juga untuk memperbaiki kelemahan prosedur dan operasional sekaligus menerapkan Peraturan Nasional Peraturan Menteri nomor 16 tahun 2021 tentang pengelolaan penanganan barang berbahaya di pelabuhan dan Peraturan Kode International Maritime Dangerous Goods edisi 40- 20. Metode penulisan ini bersifat deskriptif-eksploratif dengan menggunakan sumber data kualitatif dan kuantitatif dari terminal peti kemas atau pelabuhan laut yang bersangkutan serta referensi literatur yang kemudian data tersebut akan dianalisis dan diolah dengan metode Business Process Improvement. Hasil tulisan ini mendorong pihak yang berkepentingan untuk menyesuaikan Standard Operating Procedure yang telah ada bila terdapat hal-hal baru dan baik untuk direkomendasikan dan diterapkan , sekaligus menjadi pilot project ke terminal peti kemas dan pelabuhan lainnya di Indonesia. Kesimpulan dari penelitian ini diperoleh hasil dua dari dua puluh tujuh  proses bisnis mengalami perubahan yang signifikan dari segi waktu , sumber daya dan faktor keselamatan lingkungan. Kata kunci: Standard Operating Procedure; Barang berbahaya ; Peraturan Nasional; Perbaikan Proses Bisnis
ANALISIS INTRA INDUSTRY TRADE PADA INDUSTRI REFRIGERATORS PADA 10 PARTNER DAGANG INDONESIA Intan Maria Lewiayu Virke; Syaiful Ahmar; Achmad Sanusi
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 4 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 4th, Jakarta 202
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya perdagangan internasional dalam konteks produk refrigerator menjadikan Intensitas Perdagangan Intra-Industri (IIT) sebagai instrumen yang sangat relevan. Dalam pengambilan kebijakan perdagangan internasional, terutama terkait produk refrigerator, IIT menjadi metode esensial untuk memahami dinamika ekonomi global, pola perdagangan, dan hubungan dagang antara Indonesia dengan mitra dagangnya. Penggunaan IIT dapat memberikan wawasan mendalam tentang sejauh mana terjadi pertukaran barang sejenis atau sejenis namun berbeda di antara negara-negara yang terlibat dalam perdagangan produk refrigerator. Oleh karena itu, fokus permasalahan dalam konteks ini adalah sejauh mana industri refrigerator Indonesia bergantung pada 10 mitra dagang dalam hal ekspor dan impor produk refrigerator serta bagaimana tingkat ketergantungan ini mempengaruhi stabilitas industri dalam menghadapi perubahan kondisi perdagangan global. Pada ekspor, India menjadi mitra dagang utama dengan kontribusi signifikan mengindikasikan ketergantungan yang perlu mendapat perhatian khusus. India juga mencuat sebagai pemasok utama, meskipun dengan tingkat ketergantungan yang lebih rendah. Untuk mengurangi risiko ketergantungan pada mitra dagang tertentu, diversifikasi pasar ekspor dan impor perlu diperhatikan. Analisis IIT juga dapat memberikan wawasan tentang daya saing produk Indonesia di pasar internasional. Keberhasilan ekspor dapat ditingkatkan dengan memahami dinamika perdagangan intra-industri. Keywords: Perdagangan Intra-Industri (IIT), Grubel-Lloyd Index, industry elektronika, refrigerator
HAMBATAN EKSPOR JALUR UDARA: STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN FREIGHT FORWARDING DI TANGERANG Cheryl Antika; Dedi Febrianto
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 4 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 4th, Jakarta 202
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami prosedur ekspor beserta hambatan penanganan dalam proses pengiriman barang ekspor melalui jalur udara yang dilakukan PT Y di Tangerang. Studi dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi yang dilakukan selama tiga bulan di PT Y yang merupakan perusahaan international freight forwarding di Tangerang. Wawancara juga dilakukan kepada karyawan yang menangani proses ekspor jalur udara di PT Y untuk menginvestigasi lebih jauh terkait kendala dalam penanganan ekspor jalur udara. Hasil studi menunjukkan bahwa terdapat beberapa hambatan dalam penanganan ekspor jalur udara di PT Y, yaitu dokumen ekspor yang tidak dikirim dengan lengkap oleh shipper sehingga kargo tertukar, adanya dangerous goods yang tidak diinformasikan, serta kargo yang melebihi batas ukuran maksimal sehingga tidak dapat dimuat ke dalam peti kemas kargo udara. Hambatan-hambatan tersebut telah diatasi dengan cara memperbaiki prosedur kerja dan komunikasi perusahaan dengan pelanggan terkait dokumen ekspor, melakukan konfirmasi ulang kepada shipper mengenai kargo ekspor dan meminta shipper untuk melakukan pengemasan ulang terhadap kargo yang melebihi batas peti kemas kargo udara. Studi ini memberi saran kepada PT Y untuk dapat meminta draft dokumen yang dibutuhkan pada awal pengiriman dokumen oleh shipper,  menegur shipper atau mengenakan denda apabila shipper melakukan kelalaian yang dapat merugikan perusahaan, dan memberikan panduan dimensi dari perusahaan supaya kargo tidak melebihi batas.Kata kunci: ekspor, jalur udara, prosedur, freight forwarding
ANALISIS SIMULASI KEBUTUHAN KONTAINER (STUDI KASUS DI PT. XYZ FORWARDING) Dian Retno Sari Dewi; Alvin Sutanto
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 4 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 4th, Jakarta 202
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen kontainer adalah salah satu hal yang paling penting dalam industri pelayaran. Ketersediaaan kontainer adalah sangat penting untuk dapat mengamankan muatan yang dipercayakan oleh konsumen. Perusahaan perkapalan harus dapat menyediakan kontainer dengan jumlah yang tepat serta pada waktu yang tepat karena operator perusahaan perkapalan harus memastikan bahwa kontainer yang kosomg akan tersedia untuk muatan konsumen yang selanjutnya. PT XYZ adalah perusahaan forwarding perkapalan yang mempunyai tanggung jawab kepada konsumen untuk memindahkan muatan konsumen dari titik awal konsumen menyerahkan sampai dengan sampai ke tempat yang dituju. Pengumpulan data, pemodelan waktu loading unloading, model simulasi, input data, penyusunan program simulasi untuk studi kasus, verifikasi dan validasi dan menjalankan program simulasi telah dilakukan untuk mengetahui berapa jumlah kontainer yang diperlukan untuk rute yang ada saat ini. Hasil dari simulasi diketahui utilitas kontainer dalam sistem sebesar 43.54% yang mana artinya adalah perusahaan dapat lebih lanjut mengembangkan penelitian ini untuk mengetahui berapa jumlah kontainer kosong yang bersikulasi dan diperlukan dalam sistem sehingga utilitas kontainer dalam sistem dapat ditingkatkan.  Kata kunci: manajemen kontainer, simulasi, utilitas, industri pelayaran
ANALISIS PEMILIHAN LOKASI GUDANG BARU DENGAN MENGGUNAKAN METODE GRAVITY LOCATION MODEL (STUDI KASUS: PT. MITRA BHAKTI INFORMASI) Feliks Prasepta Sejahtera Surbakti; Peter Bradley
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 4 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 4th, Jakarta 202
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan persaingan dalam berbisnis bagi perushaan-perusahaan sudah berkembang pesat mulai dari promosi-promosi yang di tawarkan terhadap produk atau jasa yang mereka jual, dan tentunya para konsumen akan memilih produk atau jasa yang bagi mereka adalah yang terbaik. Salah satu pertimbangannya adalah lokasi dari perusahaan tersebut. Saat ini PT. MITRA BHAKTI INFORMASI memiliki kekurangan tempat penyimpanan dan ingin menambahkan lokasi untuk tempat penyimpanan mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan calon lokasi penyimpanan paling optimal untuk perusahaan dengan menggunakan metode gravity location model dan pengaplikasian dengan menggunakan software lingo. Data yang digunakan pada penlitian ini adalah data pelanggan dari PT. MITRA BHAKTI INFORMASI yang berjumlah 31 pelanggan. Gravity location model adalah metode pembuat keputusan yang cara kerjanya adalah dengan mempertimbangkan titik lokasi para individu (pelanggan). Kemudian dilakukan juga pengaplikasian dengan menggunakan software lingo agar dapat membandingkan hasil dari kedua metode dan mencari calon lokasi yang terbaik. Dari hasil pengolahan data dan anilis yang telah dilakukan terdapat dua lokasi yang menjadi calon lokasi penyimpanan paling optimal bagi perusahaan, yaitu berada di daerah Senayan, Jakarta dan Sudirman, Jakarta. Tetapi dikarenakan di kedua titik tersebut tidak memungkinkan untuk dijadikan lokasi penyimpanan baru, maka dipilihlah empat lokasi yang masing-masing berada didekat kedua titik sebelumnya. Berdasarkan hasil analiis kembali, dipilihlah lokasi 18 PARC PLACE SCBD yang berada di daerah Sudirman, Jakarta dengan pertimbangan seperti biaya transport, luas bangunan dan harga sewa bangunan.  Kata kunci: pemilihan lokasi gudang; gravity location model, biaya transport, harga sewa bangunan
DESAIN APLIKASI BISNIS PENJUALAN DAN PENYALURAN BAHAN BAKAR MINYAK MENGGUNAKAN WEBSITE Bambang Sugito; Annisa Shafira
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 4 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 4th, Jakarta 202
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rancangan bisnis ini bertujuan untuk mengembangkan suatu sistem transaksi penjualan & penyaluran bahan bakar minyak yang didukung oleh platform berbasis web. Sistem ini dirancang untuk mempermudah dan mempercepat proses transaksi pembelian bahan bakar minyak bagi para pelanggan serta meningkatkan efisiensi operasional bagi penyedia layanan bahan bakar. Pada saat ini, industri bahan bakar minyak masih banyak mengandalkan metode transaksi konvensional yang melibatkan proses manual, seperti pembayaran tunai dan pembelian langsung. Hal ini sering kali memakan waktu, menyebabkan antrian yang tidak terkontrol, dan menyulitkan dalam manajemen persediaan bahan bakar. Oleh karena itu, penggunaan teknologi berbasis web dapat menjadi solusi yang efektif untuk mengatasi hal tersebut. Rancangan bisnis ini mencakup beberapa komponen penting, khususnya pembuatan platform web yang interaktif dan responsif untuk pelanggan, manajemen perusahaan dan transporter secara real time. Selain itu, rancangan ini merupakan penggabungan ilmu pengetahuan teknologi informasi dan bisnis penyaluran bahan bakkar minyak. Dengan adopsi sistem transaksi menggunakan web, diharapkan bahwa pelanggan akan dapat memesan bahan bakar minyak melalui platform secara online dan dari sisi transporter akan mendapat informasi akurat dan cepat serta perusahaan penyedia layanan juga akan mendapatkan manfaat dari efisiensi operasional yang meningkat, pemantauan persediaan yang akurat, dan peningkatan pengalaman pelanggan. Kata kunci: bisnis, transaksi, bahan bakar minyak, web.
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN DAN CUSTOMER EXPERIENCE TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DI PELINDO III TANJUNG EMAS SEMARANG Agung Ari Kwartama; Titis Ari Wibowo
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 4 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 4th, Jakarta 202
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pelaksanaan aktivitas di pelabuhan diantaranya yaitu kegiatan bongkar muat yang meliputi stevedoring,cargodoring, receiving atau delivery. Metode survei yang digunakan adalah survei. Unit analisis yang digunakan untuk mengidentifikasi setiap masalah adalah analisis individu, atau pelanggan Pelindo III Cabang Pelabuhan Tanjung Emas. . Sepanjang tahun kedatangan peti kemas di SCT mengalami fluktuasi mengikuti perkembangan perdagangan dalam dan luar negeri. Pelabuhan sebagai salah satu sarana penting yang berperan dalam menfasilitasi transportasi laut, yang berujung pada peningkatan laju pertumbuhan ekonom. Kata kunci: Kualitas pelayanan, Customer experience management, Kepuasan pelanggan
PENGARUH PERILAKU KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT SUMBER BUMI GLOBAL NIAGA DI JAKARTA Agung Kwartama; Titis Ari Wibowo
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 4 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 4th, Jakarta 202
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem transportasi laut kini sedang mengalami kemajuan maka dari itu perusahaan pelayaran mengalami peran penting sebagai perusahaan yang menyediakan jasa transportasi laut baik untuk mengangkut manusia , barang , hewan dan tumbuhan. Peran perusahaan pelayaran juga mempengaruhi dalam proses kegiatan perekonomian negara. Dibutuhkannya armada-armada perkapalan adalah sebuah bukti bahwa telah terbukanya kesempatan untuk mengembangkan bisnis pelayaran.Sistem charter pada pola operasional PT. Untuk memenuhi kontrak dalam perjanjian yang telah disepakati dengan charterer diperlukan operasional kapal yang baik. Operasional kapal yang baik ditentukan dengan performa kapal yang baik pula. Kapal yang digunakan salah satunya adalah kapal jenis bulk carrier. Kapal ini utamanya untuk membawa kargo curah seperti batu bara. Setiap organisasi, lembaga atau perusahaan memerlukan sumber daya manusia untuk mencapai tujuannya. Sumber daya diperlukan untuk menciptakan daya, gerakan, aktivitas, kegiatan dan tindakan di atas kapal atau perusahaan. Sumber daya tersebut berupa sumber daya alam, sumber daya finansial, sumber daya manusia, sumber daya ilmu pengetahuan dan sumber daya teknologi. PT. Sumbebumi Global Niaga adalah sebuah perusahaan keluarga yang berupaya untuk membangun sistem SDM yang kuat secara terpadu dan bertahap baik secara kuantitas dan kualitas, pada unit bisnis utama maupun pendukung, yang berorientasi pada human capital. Proses perekrutan dan seleksi crew/anak buah kapal Perilaku kerja adalah perilaku karyawan yang berhubungan dengan pekerjaannya, contohnya perilaku kerja, perilaku yang disyaratkan dalam prosedur kerja dan kerja sama, komitmen terhadap tugas, ramah pada pelanggan, dll. Perilaku kerja juga bisa meliputi inisiatif yang dihasilkan untuk memecahkan permasalahan kerja, seperti ide atau tindakan yang dihasilkan, serta mampu untuk membuat alternatif solusi demi memperlancar pekerjaan, agar dapat menghasilkan kinerja tinggi. Perilaku kerja merupakan suatu sikap dan perilaku yang berniat untuk menaati segala peraturan organisasi yang didasari ataskesadaran diri untuk menyesuaikan diri dengan peraturan organisasi atau perusahann. Kerja sama adalah keinginan untuk bekerja sama dengan orang lain secara kooperatif dan menjadi bagian dari kelompok. Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja adalah dengan menciptakan perilaku kerja karyawan yang baik dengan pemberian motivasi pada kinerja karyawan yang tepat. Olehnya dibutuhkan sumber daya manusia yang terampil dan proaktif untuk mendukung faktor tersebut. Dalam suatu perusahaan, perilaku kerja merupakan fungsi operatif, karena semakin baik perilaku kerja karyawan, semakin tinggi prestasi kerja yang dapat dicapainya dan akan menciptakan karyawan yang berkualitas. Tanpa perilaku kerja karyawan yang baik, sulit bagi organisasi perusahaan untuk mencapai hasil yang optimal.

Page 10 of 18 | Total Record : 171