cover
Contact Name
Luthfi Kurniawan
Contact Email
admin@optimaluntuknegeri.com
Phone
+6285353751546
Journal Mail Official
admin@optimaluntuknegeri.com
Editorial Address
Grand Slipi Tower LT. 5 Unif F, Jalan S. Parman, KAV / 22-24, Village / Sub-district Palmerah, Kec. Palmerah, City Adm. West Jakarta, DKI Jakarta Province.
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Optimal Midwife Journal
ISSN : -     EISSN : 30626765     DOI : 10.67717
Core Subject :
Optimal Midwifery Journal (OMJ) aims to serve as a platform for the latest research and development in midwifery. The journal emphasizes various aspects of midwifery to enhance holistic midwifery practices and contribute to our understanding of maternal, neonatal, and reproductive health. The journal aims to provide a comprehensive platform for researchers, practitioners, and educators to promote excellence in practice and advance knowledge in the health field.
Arjuna Subject : -
Articles 32 Documents
HUBUNGAN POLA MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI mayang chyntaka; Lutfiyah Irbah; Nanda Yansih Putri
Optimal Midwife Journal Volume 3, No 1, Juni 2026
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kementrian Kesehatan RI tahun 2023 prevalensi anemia untuk semua kelompok umur di Indonesia sebesar 16,2%, untuk gender Perempuan sebesar 18% & laki-laki 14,4%. Di provinsi jawa barat anemia pada remaja putri mencapai 40% atau sekitar 1,7 juta remaja. Pola menstruasi bisa disebut dengan serangkaian proses dimana terjadinya menstruasi pada wanita. Siklus menstruasi yang normal terjadi 21-35 hari, Lama menstruasi yang normal 2-8 hari dan jumlah darah yang dikeluarkan pada saat menstruasi yang normal 3-4 jam sekali (2-6 kali perhari ganti pembalut)..Tujuan: Mengetahui hubungan antara pola menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri kelas X di SMAN 1 Bongas tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 62 siswi dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil: Respoden memiliki kejadian anemia yang tidak anemia dengan pola menstruasi yang normal sebanyak 17 (27.4%), anemia ringan dengan pola menstruasi normal sebanyak 12 (19.4%), anemia sedang dengan pola menstruasi yang normal memiliki hasil yang sama yaitu sebanyak 8 (12.9%) & anemia berat dengan pola menstruasi yang normal sebanyak 7 (11.3%). Terdapat hubungan yang signifikan antara pola menstruasi dan kejadian anemia nilai p 0,011 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara pola menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Minat Penggunaan Kontrasepsi Implan Rizki Amalia; Adelia Lestari; Adelia Vannesa
Optimal Midwife Journal Volume 3, No 1, Juni 2026
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of long-acting reversible contraceptives (LARC), particularly implants, remains low despite their high effectiveness. This study aimed to analyze factors influencing the low interest in implant contraceptive use at Celikah Public Health Center. This research used a quantitative method with a cross-sectional design involving 305 respondents selected through proportional random sampling. Data were collected using structured questionnaires and analyzed using the Chi-square test. The results showed that 62.3% of respondents had low interest in using implant contraception. There was a significant relationship between knowledge (p=0.001), husband support (p=0.000), and fear of side effects (p=0.000) with interest in implant use. Respondents with low knowledge, lack of husband support, and high fear of side effects were more likely to have low interest. In conclusion, knowledge, husband support, and fear of side effects significantly influence the interest in using implant contraception. It is recommended to strengthen education and involve husbands in family planning programs.
Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Kontrasepsi IUD Pada Pasangan Usia Subur Erma Puspita Sari; Lisha Holillah; Naja Muniroh; Rizki Amalia
Optimal Midwife Journal Volume 3, No 1, Juni 2026
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of intrauterine devices (IUD) as a long-acting reversible contraceptive remains relatively low despite its high effectiveness. This study aimed to analyze factors influencing the selection of IUD contraception among reproductive-age couples at Karang Mukti Public Health Center, Banyuasin. This research used a quantitative method with a cross-sectional design involving 285 respondents selected through proportional random sampling from a population of 980 couples. Data were collected using structured questionnaires and analyzed using the Chi-square test. The results showed that most respondents did not choose IUD contraception. There was a significant relationship between knowledge (p=0.003), husband support (p=0.000), and perception of side effects (p=0.001) with IUD selection. Respondents with low knowledge, lack of husband support, and negative perceptions of side effects were less likely to choose IUD. In conclusion, knowledge, husband support, and perception of side effects significantly influence IUD contraceptive selection.
Pengaruh Kompres Dingin Terhadap Intensitas Nyeri Luka Perineum Pada Ibu Nifas Di Puskesmas Dradah Mariyatul Qiftiyah; Armi Sulistyowati
Optimal Midwife Journal Volume 3, No 1, Juni 2026
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah salah satu Negara yang masih belum bisa lepas dari angka kematian ibu (AKI) yang tinggi. Banyak faktor penyebab kematian ibu diantaranya adalah infeksi. Luka perineum harus ditangani dengan baik, jika tidak dapat menimbulkan masalah baru seperti infeksi dan nyeri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompres dingin terhadap intensitas nyeri luka perineum pada ibu pascapersalinan. . Salah satu cara nonfarmakologi yang paling sederhana yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri luka perineum adalah kompres dingin. Desain Penelitian ini adalah Pre-Experimental dengan Desain One Group Pretest-Posttest  dengan populasi 27 ibu nifas yang dipilih dengan Simple Random Sampling didapatkan 16 ibu nifas. Variabel independen adalah kompres dingin dan dependen adalah intensitas nyeri luka perineum yang diukur dengan pengumpulan dan data lembar observasi menggunakan analisa univariat dan bivariat (uji wilcoxon). Hasil penelitian sebelum diberikan kompres dingin sebagian tingkat nyeri yang dialami oleh ibu nifas dengan nyeri sedang yaitu  9 responden (56,25%), setelah diberikan kompres dingin tingkat nyeri berkurang menjadi nyeri ringan yaitu 10 responden (62,5 %). Setelah dianalisis menggunakan uji wilcoxon signed ranks test didapatkan nilai Z= -3,755 ρ= 0,000 (<0,05) yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima yaitu ada pengaruh kompres dingin terhadap intensitas nyeri luka perineum. disimpulkan bahwa pemberian kompres dingin merupakan metode non farmakologi yang dapat mengurangi nyeri perineum karena menimbulkan efek analgetik dengan memperlambat kecepatan hantaran saraf sehingga impuls nyeri yang mencapai otak lebih sedikit
Updating KIA Dalam Meningkatkan Pemahaman Etikolegal Pelayanan Kebidanan saidah nur; Siti Rochimatul Lailiyah
Optimal Midwife Journal Volume 3, No 1, Juni 2026
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

etika profesi dalam pelayanan kebidanan merupakan landasan bidan dalam memberikan pelayanan kebidanan baik individu, keluarga dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Updating KIA dalam meningkatkan pemahaman etikolegal pelayanan kebidanan. Jenis Penelitian ini analitik dengan desain eksperimen. Populasi yang digunakan adalah semua bidan yang ikut pelatihan updating KIA jumlah 22 peserta. Dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling total sampling. Data penelitian menggunakan data primer. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner yang selanjutnya di evaluasi nilai pre test dan post test setelah mengikuti pelatihan. Analisa data menggunakan uji komparatif ( uji t ). Hasil penelitian menunjukkan nilai Sig.0,001 < 0,05  maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan ha diterima yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar  antara sebelum pelatihan dan sesudah pelatihan. Kegiatan pelatihan yang diberikan memberikan pengaruh yang nyata kepada peserta pelatihan dalam meningkatkan kualitas pemahaman etikolegal kebidanan. Berdasarkan hasil tersebut, direkomendasikan agar Ikatan Bidan Indonesia secara rutin menyelenggarakan pelatihan dan pembaruan ilmu terkait etika profesi
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Kolostrum Pada Hari Pertama Kelahiran Indrie Lutfiana; Kadek Agustina Puspa Ningrum
Optimal Midwife Journal Volume 3, No 1, Juni 2026
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Nutrition provided through Breast Milk (ASI) has substantial implications for the quality of a child's development. An observation conducted in the Postpartum Room indicated that some breastfeeding mothers do not provide colostrum to their babies. This occurs quite frequently, with factors such as knowledge, education, and family support being among the reasons for not providing colostrum. Method: This study adopts a quantitative paradigm through the design of an analytical survey with a cross-sectional design. The participants of this study included 250 postpartum mothers, with 80 mothers sampled using purposive sampling technique. The research location was in the postpartum ward the period of March 2026. The research instrument consisted of a questionnaire that collected participant demographic data, knowledge level, family support, and educational history. Univariate analysis focused on frequency distribution, while bivariate analysis applied the Spearman-rank test. Results: Of the 80 participants studied, the majority of respondents showed an adequate level of knowledge, comprising 66 mothers (82.5%), those with a high school education background numbering 66 mothers (82.5%), and family support assessed as sufficient by 50 mothers (62.5%). Statistical analysis using the Spearman-rank method yielded a p-value of 0.001, which is significantly lower than the established threshold (< 0.05), thus the alternative hypothesis (Ha) is accepted. This finding indicates a correlation between the knowledge level of breastfeeding mothers and the practice of colostrum feeding on the first day of birth in the postpartum room. Conclusion: There is a significant correlation between the knowledge level of breastfeeding mothers and the practice of colostrum administration on the first day of birth in the postpartum room. It is expected that health workers regularly provide education and counseling to breastfeeding mothers to improve colostrum administration on the first day of birth
Model Kepuasan Pasien Berbasis SERVQUAL Dalam Upaya Meningkatkan Bed Occupancy Rate (BOR) Rumah Sakit: Systematic Literature Review Edi Murwani Andrijan; Agus Dahana Dahana
Optimal Midwife Journal Volume 3, No 1, Juni 2026
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

https://docs.google.com/document/d/1NjUgYIQtruXA2xdoj62141iyxpsrgw3u/edit?usp=sharing&ouid=108500203702285515833&rtpof=true&sd=true
Pengaruh Akupresur Dalam Mengurangi Nyeri Saat Persalinan Di Pmb Bidan Dian Nendhiawati, S.Tr.Keb Yeti Yuwansyah; Ayu Ida Ningsih; Dea Suci Ati Pertiwi; Dhora Darojatin
Optimal Midwife Journal Volume 3, No 1, Juni 2026
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri saat melahirkan pada fase aktif tahap I adalah proses fisiologis yang rumit dan sering kali menimbulkan ketidaknyamanan yang cukup besar. Hal ini dapat memperpanjang waktu persalinan dan meningkatkan potensi terjadinya komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai seberapa efektif akupresur di titik SP6, LI4, dan BL32 dalam mengurangi tingkat nyeri saat melahirkan pada fase aktif tahap I di PMB Bidan Dian Nendhiawati, S. Tr. Keb. Dengan menggunakan desain quasi eksperimen dan pendekatan satu kelompok pretest-posttest, penelitian ini melibatkan 20 ibu yang sedang menjalani persalinan pada fase aktif tahap I. Akupresur dilakukan dalam tiga sesi, di mana masing-masing sesi berlangsung selama 15 menit dengan jeda 30 menit di antara sesi. Intensitas nyeri diukur dengan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah dilakukan intervensi, selanjutnya dianalisis menggunakan uji Wilcoxon karena distribusi data yang tidak normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan median intensitas nyeri yang signifikan, dari 7,00 sebelum intervensi menjadi 4,00 setelah akupresur (p = 0,000). Temuan ini memperkuat gagasan bahwa akupresur di titik-titik tersebut merupakan metode nonfarmakologis yang aman, mudah dilakukan, dan efektif dalam mengatasi nyeri saat melahirkan. Untuk penelitian yang akan datang, disarankan agar variabel lainnya yang memengaruhi efektivitas intervensi nonfarmakologis dievaluasi lebih dalam dan dilakukan analisis yang lebih menyeluruh.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERAN KADER POSYANDU DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA DI KOTA SAMARINDA TAHUN 2026 Ega Ersya; Rahmawati Wahyuni; Siti Raihanah; Afiatun Rahmah; Pratiwi Puji Lestari
Optimal Midwife Journal Volume 3, No 1, Juni 2026
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Stunting masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia dengan prevalensi 21,6% pada tahun 2022, termasuk tinggi di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Kelurahan Bandara tercatat sebagai salah satu kelurahan dengan kasus stunting terbanyak di wilayah kerja Puskesmas Remaja. Kader posyandu berperan penting dalam pencegahan stunting melalui edukasi, pemantauan tumbuh kembang, dan deteksi dini, namun peran tersebut dipengaruhi oleh pengetahuan, pelatihan, dan lama kerja. Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan observasi. Sampel penelitian adalah kader Posyandu di Kelurahan Bandara. Analisis data dilakukan dengan uji statistik untuk mengetahui hubungan antara variabel independen (pengetahuan) dan variabel dependen (peran kader). Hasil: Hasil analisis uji chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan kader dengan peran kader dalam pencegahan stunting pada balita (p = 0,006). Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan kader memiliki pengaruh nyata terhadap peran kader dalam pencegahan stunting. Kader yang memiliki pengetahuan baik lebih aktif perannya sebagai pelaksana, pengelola, dan pemantau tumbuh kembang balita. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dengan peran kader posyandu dalam upaya pencegahan stunting pada balita (p = 0,006). Dengan demikian, pengetahuan berkontribusi penting terhadap optimalisasi peran kader posyandu dalam pencegahan stunting. 
PENGARUH PROGRAM APLIKASI CERDAS SEBAGAI MODEL PROMOSI KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PEREMPUAN DI KOTA BANDUNG Prassanti Widya; Hadi Susiarno
Optimal Midwife Journal Volume 3, No 1, Juni 2026
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa dan pemahaman tentang kesehatan reproduksi masih sangat terbatas. Remaja perempuan tersebut sedang dalam proses pertumbuhan dan perkembangan baik secara fisik, psikis dan psikososial. Apabila remaja perempuan tersebut dalam pengambilan keputusan yang salah tentang kesehatan reproduksi dapat berisiko terhadap kesehatan reproduksi remaja tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program aplikasi “CERDAS” sebagai model promosi kesehatan reproduksi terhadap tingkat pengetahuan remaja perempuan. Metode: Desain penelitian ini menggunakan desain quasi eksperiment dengan pendekatan pretest dan posttest with control group design. Analisis menggunakan uji wilcoxon dan uji mann-whitney Remaja. perempuan siswi SMP kelas VIII yang merupakan kelompok intervensi dan kelompok kontrol (n=79). Penelitian dilakukan di wilayah Kecamatan Cicendo Kota Bandung. Teknik pengambilan sampel secara simple random sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh edukasi menggunakan aplikasi “CERDAS” terhadap tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja dengan nilai p<0,000. Penggunaan aplikasi pada remaja perempuan dapat meningkatkan pengetahuan perubahan fisik pada masa pubertas sebesar 21,03%, anemia sebesar 9,74%, HIV/AIDS sebesar 14,34%, Infeksi Menular Seksual (IMS) sebesar 22,05% dan Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD) sebesar 20,08% Simpulan:  Penggunaan aplikasi CERDAS berpengaruh pada tingkat pengetahuan perubahan fisik pada masa pubertas, anemia, HIV/AIDS, Infeksi Menular Seksual (IMS), dan Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD)

Page 3 of 4 | Total Record : 32